Home Blog Page 13562

Gracies Pep…

BARCELONA- Nou Camp hening sesaat. Namun ketika Joseph Guardiola mulai mengucapkan sambutan perpisahannya bersama Barcelona, iringan tepuk tangan dari sekitar 89.000 fans terus mengiringi. Raut wajah mereka tak rela melepas pelatih bertalenta yang telah mempersembahkan 13 trofi dari lima tahun kebersamaannya bersama Lionel Messi dkk.

Usai mengandaskan Espanyol, musim ini Barca tak akan lagi memainkan laga kandang. Itulah saat terakhirnya di Nou Camp. Sadar itu laga terakhir Pep bersama Barca di kandang sendiri, Lionel Messi mencetak empat gol tak berbalas ke gawang Espanyol. Gol yang membuat Messi menorehkan sejarah baru. Dia kini sudah buat 50 gol di La Liga.

Pada sebuah video perpisahan Pep yang banyak beredar di Youtube, tampak publik Nou Camp terus memberinya tepuk tangan. Sayup-sayup tepuk tangan itu menderu melepasnya. Skuad Barca tak tinggal diam. Meski banyak yang tersenyum, namun senyum itu miris. Bahkan Lionel Messi tampak tak begitu bersemangat. Pada beberapa kesempatan, dia tampak memeluk Pep begitu erat.

Sedangkan kapten tim di dalam dan luar lapangan, Carles Puyol tampak mengkoordinir rekannya agar membentuk lingkaran tepat di tengah lapangan. Lalu mereka saling bergandengan tangan dan berkeliling beberapa kali. Tangan Pep tak henti melambai ke arah publik Nou Camp. Spanduk-spanduk bertuliskan Gracies Pep banyak dibawa para fans. Itu artinya kurang lebih terimakasih Pep.

“Terimakasih semuanya, terutama mereka yang paling dekat dengan saya, karena setiap hari kami telah bekerja keras bersama sehingga kalian dapat menonton dan menikmati kami bermain. Dan terima kasih juga kepada fans, yang mungkin belum begitu dekat, tetapi telah membuat kami merasakan dukungan kalian,” kata Pep dalam sambutannya.

“Kalian harus tahu bahwa saya akan sangat merindukan kalian. Saya orang yang paling merasa kehilangan, tetapi saya meninggalkan kalian di tangan yang terbaik – terutama bagi pemain. Tekanan yg saya rasakan sangatlah besar, saya perlu meringankan tekanan itu sedikit, tetapi kalian tidak perlu melakukan itu, tinggallah bersama kami, karena ini masih berlanjut. Semoga beruntung – kita akan bertemu kembali dan kalian tidak akan pernah kehilangan saya,” tutupnya.
Meski sudah berpisah di Nou Camp, namun Pep masih akan menemani Barca di dua laga sisa. Dan semuanya digelar di markas lawan. Setelah musim berakhir, Pep baru akan benar-benar meninggalkan Barcelona. Tito Vilanova asistennya selama ini akan ambil alih tugas Pep mengawal tim berlaga. (ful)

Bentrok, Warga Dilarikan ke Rumah Sakit

KARO- Dua kelompok pemuda lain desa berseteru. Akibatnya tiga orang harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Selanjutnya dirujuk ke RSU H Adam Malik Medan, karena mengalami luka cukup serius.

Informasi yang diperoleh Sumut Pos  dari Polsek Berastagi. Pemuda asal Desa Cinta Rakyat (Juma Raja) Kecamatan Merdeka, selisih paham dengan warga Desa Aji Buhara, Kecamatan Tiga Panah, di kawasan pemandian air belerang Desa Semangat Gunung (Raja Berneh), Kecamatan Simpang Empat, Sabtu (5/5).

Belum diketahui secara pasti  akar permasalahan kedua kelompok pemuda itu.

Namun, polemik yang berlangsung dapat diredam dan dirembukan esok harinya, Minggu (6/5).

Tetapi di hari perdamaian yang ditentukan sehari sebelumnya, tiga pemuda yang selisih paham itu malah terkena senjata tajam.
Akibatnya dua warga Desa Cinta Rakyat, Dedi Karo- Karo dan Oktavianus Sembiring serta  Pilip Pelawi penduduk Desa Aji Buhara menjadi korban.
Ketiganya dilarikan ke RSU Amanda Berastagi. Tetapi dikarenakan luka yang diderita korban cukup menghawatirkan, akhirnya dirujuk ke  Medan. Mendengar peristiwa tersebut, Kapolres Tanah Karo beserta unsur Muspika kedua Kecamatan (Simpang Empat dan Tiga Panah) segera  melakukan mediasi.

“Usai mendengar peristiwa, saya segera koordinasi dengan Kades Cinta Rakyat. Selanjutnya bergegas meredam  gejolak massa agar tidak saling menyerang. Malam harinya beserta rombongan Kapolres kami segera  menuju  desa untuk melakukan mediasi. Hasilnya warga dapat menerima,” ujar Camat Merdeka Kasman Sembiring, SH.

Usai melakukan kunjungan ke Desa Cinta Rakyat, Kapolres Tanah Karo, AKBP Marcelino Sampouw beserta rombongan  mendatangi Desa Aji Buhara.
Kepada penduduk dan keluarga  kedua belah pihak, Kapolres  menghimbau agar  dapat menahan gejolak. Selanjutnya, agar dilakukan musyawarah dan perdamaian secara adat-istiadat Karo. Intinya Marceimo berharap keamanan dan ketertiban masyarakat dapat ditingkatkan lagi. Artinya jangan ada lagi kerusuhan. (wan/mag-19)

3.246 Peserta Ikuti USBN SD

TEBING TINGGI- Sebanyak 3.246 peserta akan mengikuti ujian standar bertaraf  nasional (USBN), Senin (7/5). Jumlah itu masing-masing tingkat Sekolah Dasar (SD)  3.180 orang dan tingkat Madrasyah Iftidaiyah (MI)  66 orang.

Kadisdik Tebing Tinggi Drs Pardamean Siregar mengatakan, persiapan USBN ini sudah rampung. Soal-soal ujian sudah berada di Kantor Dinas Pendidikan sejak Kamis (3/5) lalu dengan pengawalan ketat dari kepolisian.

“Ya, kita tinggal melaksanakannya. Pelaksanaan UN mulai tanggal 7 hingga 9 Mei. Untuk ujian susulan mulai 14 hingga 16 Mei,” ujar Pardamean Minggu (6/5) melalui telepon selulernya.

Dia berharap para peserta dapat meningkatakan perolehan rata-rata nilai mata pelajaran yang diujikan seperti Matematika (MM), Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Bahasa Indonesia (BI). “Untuk kelulusan peserta UN ditetapkan sekolah melalui rapat dewan guru,” ungkapnya.

Kelulusan SD/MI dan SDLB kata Pardamean dinyatakan lulus apabila peserta didik telah memenuhi kriteria kelulusan yang ditetapkan oleh satuan pendidikan berdasarkan perolehan nilai semester. Nilai semester diperoleh dari rata-rata gabungan nilai ujian semester dengan nilai rata-rata rapor semester 7,8,9,10 dan 11 dengan pembobotan 60 persen untuk nilai ujian semester dan 40 persen untuk nilai rata-rata rapor.

“Nilai akhir (NA) diperoleh dari nilai rata-rata gabungan nilai semester dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dan nilai UN dengan formula 60 persen nilai UN dan 40 persen nilai semester,” terang Perdamean. (mag-3)

Telur Berlafaz Allah

KISARAN- Warga Jalan Panglima Polem Kelurahan Tegal Sari Kisaran mendadak heboh, ketika Nurhayati (40) pemilik warung di Jalan Panglima Polem persis di depan kantor PDAM Kisaran menemukan kuning telur bertulisikan lafaz ALLAH, Sabtu (5/5).

Kepada METRO ASAHAN, Nurhayati pemilik warung itu mengaku, kala itu dia hendak menggoreng telur. Lalu, dia mengambil telur dan memecahkannya.

Namun ketika hendak menggoreng telur yang sudah dikeluarkan dari cangkangnya, dia terkejut karena melihat kuning telur bertuliskan lafaz Allah.
“Aku perhatikan secara seksama, ternyata di kuning telur yang hampir dimasukkan ke dalam minyak ada barcak seperti membentuk lafaz Allah,” kata Nurhayati sembari menuturkan telur itu satu dari 10 butir yang pagi itu baru dibelinya.

Penemuan kuning telur bertuliskan lafaz Allah itu pun, langsung menyebar dari mulut ke mulut, sehinga warga di daerah itu langsung berdatangan ke warung milik Nurhayati.

Saat menyaksikan kuning telur itu, banyak komentar-komentar dari warga. “Apa pun, bila Allah berkehendak dapat terjadi ya seperti ini,” tutur Alek salah seorang warga.

Terpisah H Syahrul, tokoh agama di daerah itu ketika dimintai komentar terkait penemuan kuning telur bertuliskan lafaz Allah itu menuturkan, hal itu merupakan tanda-tanda yang ditunjukkuan kepada manusia, bahwa kebesaran Allah yang muncul di dunia.

Dia menambahkan, sebagai umat Muslim hendaknya semakin banyak beribadah dan bertaubat dan menjauhi perbuatan keji dan munkar.(sus/smg)

Wali Kota Dituding Langgar Aturan

Pematangsiantar- Belum lama ini, Wali Kota Pematangsiantar Hulman Sitorus SE menyampaikan draf Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2011 ke DPRD setempat. Hanya saja, draf itu diserahkan tanpa menyertakan hasil audit BPK dan tanpa laporan realisasi keuangan untuk triwulan IV tahun 2011.

Hal itu disampaikan pemerhati anggaran di Kota Pematangsiantar, Direktur Eksekutif Fitra (Forum Transparansi Anggaran), Oktavianus Rumahorbo, Minggu (6/5), setelah mendapat informasi dari sejumlah anggota DPRD.

Menyikapi hal itu, Rumahorbo menuding Wali Kota melanggar Peraturan Pemerintah (PP) nomor 58 tahun 2005 tentang pedoman penyusunan dan pelaksanaan APBD dan melanggar PP nomor 16 tahun 2010 tentang pedoman penyusunan peraturan tata tertib DPRD.

“Itu melanggar PP 58 (tahun 2005) dan PP 16 (tahun 2010). Karena di peraturan itu disebutkan, LKPJ diserahkan untuk dibahas DPRD, disertai dengan hasil audit BPK,” sebut Oktavinaus Rumahorbo.

Diserahkannya LKPJ tanpa hasil audit BPK, diperkirakan pemerhati anggaran ini karena, Pemko Pematangsiantar diduga sedang menyembunyikan suatu agenda atau program kegiatan, yang akan dialokasikan anggarannya melalui Perubahan APBD tahun 2012 nanti.

Indikasi lainnya, draf LKPJ yang diserahkan sarat dengan masalah. Sehingga, untuk menghindari masalah yang muncul dari hasil audit BPK, membuat draf LKPJ buru buru diserahkan ke dewan. Kondisi seperti itu, bagi Rumahorbo, menunjukkan kesan penyelenggaran pemerintahan di Kota Pematangsiantar buruk. Seperti pelaksanaan kegiatan proyek di tahun 2011 yang amburadul. Dimana, kegiatan masih berlangsung hingga Maret 2012, namun anggaran biaya (dana proyek) sudah dicairkan di bulan Desember 2011. (mag-20/smg)

Mewujudkan Generasi Medan yang Sehat

Ribuan Warga Sumut Meriahkan Go Medan Fun Day 2012

RAMAI: Peserta yang ikut dalam acara Go Medan Fun Day 2012.

Even yang digelar Harian Sumut Pos bersama Yamaha, Sirup Kurnia dan sejumlah pendukung acara bertajuk Go Medan Fun Day 2012 menjadi momentum bersejarah di Kota Medan, Minggu (6/5).

RIBUAN warga Sumut terutama dari Medan, Deli Serdang dan Binjai tumpah ruah di Alfa Scorpii Jalan H Adam Malik Medan dan Lapangan Merdeka Jalan Balai Kota Medan. Kegiatan fun bike (sepeda santai) dan fun walk (jalan santai) beserta beragam acara menarik ini dimaksudkan mewujudkan generasi Medan yang sehat.

Mengenakan kaos seragam berwarna putih, mampu ‘memutihkan’ kawasan Jalan H Adam Malik Medan yang terpaksa ditutup sementara menjelang pelepasan peserta yang dilakukan Wapemred Sumut Pos Hirzan, Manager Operasional Yamaha Akademik Zainal Arifin Harahap dan pimpinan Sirup Kurnia Natalis.

Kegiatan Sumut Pos Go Medan Fun Day dengan mengambil tema Generasi Medan Sehat 2012 berlangsung meriah. Even ini diikuti tak kurang dari lima ribuan peserta. Kegiatan yang digelar antara lain fun bike, fun walk, fun aerobic, check up dan konsultasi kesehatan gratis, live band dan lucky draw.
Acara tersebut digelar tepat pukul 06.00 WIB. Titik kumpul peserta di Jalan Adam Malik Medan tepatnya di depan PT Alfa Scorpii. Acara pertama digelar yakni acara jalan santai dan fun bike. Peserta jalan santai dan fun bike dilepas Pemimpin Redaksi Harian Sumut Pos yang diwakili, Wakil Pemimpin Redaksi, Hirjan  didampingi Pimpinan Sirup Kurnia Jonas, PT Alfa Scorpii diwakili Zulkarnain Harahap dan seluruh sponsor.

SENAM: Para peserta Sumut Pos Go Medan Fun Day 2012 antusias ikuti senam sehat di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (6/5).

Sesuai titik-titik rute yang telah disiapkan, peserta jalan santai dan fun bike diiringi mobil ambulance, mobil loading, mobil panitia dari start berjalan menuju Bundaran Simpang Golden, Jalan Kapten Maulana Lubis, Jalan Imam Bonjol, lalu Jalan Palang Merah, Jalan Ahmad Yani, Jalan Balai Kota, hingga finish di Jalan Bukit Barisan. Kemudian peserta jalan santai dan fun bike memasuki Lapangan Merdeka Kota Medan.

Disini, seluruh peserta dikumpulkan untuk mengikuti senam fun aerobic dengan instruktur dari Asiafi (Asosiasi Instrutruktur dan Fitnes Indonesia) Sumut. Kemudian dilanjutkan dengan penukaran sobekan kupon ke dua tempat yang telah disediakan di antaranya stan Indofood dan Sumut Pos agar para peserta mendapat paket sarapan dan kupon lucky draw.

Ketua Panitia, Adnan Nainggolan mengatakan kegiatan ini diadakan agar warga Kota Medan dapat menikmati hiburan bersama keluarga. “Dengan acara ini, seluruh warga Kota Medan bisa menikmati hiburan dan olahraga pagi bersama. Dengan begitu suasana keakraban lebih terasa,” jelasnya.
Saat ini, katanya, Kota Medan belum memiliki hari khusus santai sembari menikmati hiburan bersama keluarga. Untuk itu, kegiatan ini direncanakan akan menjadi agenda bulanan dengan lokasi, kegiatan yang berbeda.

Wapemred Sumut Pos, Hirzan menambahkan kegiatan peduli kesehatan ini adah bentuk apresiasi Sumut Pos terhadap pembaca setianya. “Kegiatan ini kita gelar sebagai bentuk kepedulian Koran Sumut Pos sebagai koran ternama di Sumut terhadap pembaca setia. Kita juga akan merencanakan kegiatan sebagai agenda setiap bulan,” katanya.

SEPEDA: Peserta mendapatkan hadiah sepeda gunung dari sponsor.

Zainal, perwakilan Alfa Scorfii mengatakan, even ini tidak hanya untuk mempromosikan produk saja, namun sebagai bentuk kepedulian kita terhadap masyarakat Medan dalam membiasakan hidup sehat.

Dalam kesempatan yang sama,  Marketing Sirup Kurnia, Natales berharap kegiatan olahraga ini bisa bermanfaat untuk kesehatan dan penuh kesenangan.
“Semoga acara bisa berjalan baik dan menyenangkan sesuai tema kita Go Medan Funday-Generasi Medan Sehat,”sebutnya.

Pantauan di lokasi penyelenggaraan, ribuan iringan sepeda dengan terlihat rapi mengikuti rute yang ditetapkan oleh panitia. Kemudian, semua peserta finis di Lapangan Merdeka Medan.

Sementara itu, hasil lucky draw pada Even bertajuk Go Medan Funday-Generasi Medan Sehat 2012 berhasil mengundi 37 pemenang yang memperoleh hadiah hiburan dan tiga pemenang dengan hadiah utama. Untuk hadiah utama, satu unit sepeda motor matic Yamaha Mio dimenangkan oleh Darniah Warga Komplek TNI AU, Kecamatan Medan Polonia yang histeris mendapatkan hadiah utama tersebut.

BMX: Atraksi tim BMX dari Wim Cycle memeriahkan acara.

Dirinya tidak menyangka akan mendapatkan hadiah utama. “Saya sudah sembahyang tahajud tadi malam, tadipun sedekah disekitar lapangan merdeka. Dalam doanya, saya meminta agar menang dan mendapat hadiah utama pada saat lucky draw,” kata Darniah dengan meneteskan airmata.
Dalam Even yang bertujuan untuk mengajak seluruh masyarakat Kota Medan menjaga kebugaran tubuh dengan mengikuti rangkaian kegiatan olahraga di pagi hari. Juga memberikan hadiah utama lainnya seperti dua buah sepeda gunung dan TV. Di samping itu juga banyak hadiah hiburan mulai dari kompor gas, payung, jaket, hingga sirup Kurnia.

HADIAH UTAMA: Damiah mendapatkan undian satu unit Sepeda Motor Yamaha.

Even ini juga didukung Dinas Pertamanan Kota Medan, Dinas Perhubungan Kota Medan, Sirup Kurnia, PT Alfa Scorpii, Asiafi Sumut, Janssen, PKPU Sumut, Wim Cycle, KSGS Sumut, ABI Sumut, Holisticare Ester C, Bank Sumut, Indomaret, Bank Bukopin, Fatigon Hydro, Sari Roti, Betadine, Fatigon, Indofood, Hotel Candi, Hotel Soechi, Toko Sportindo, PD Pasar, Wiro Sableng Elektronik, Plaza Millenium, Teh Pucuk Harum, Club Sejahtera, Walet Puti, Energen, Posmetro Medan, Radio Sonya, I Radio, Radio Dangdut Indonesia, Diabetasol, Myzone serta Ketua Komunitas Ontel Sumut Safwan Khayat. (*)

N+1 atau S-1, Jumlah Ideal Sepeda yang Harus Dimiliki

Gowes Bersama Joy Riders, Komunitas Sepeda Terbesar Singapura (2-Habis)

Jalanan Singapura bakal memuaskan penggemar sepeda balap. Jalan lebar, naik-turun menantang, dan kaya variasi belokan. Tapi hati-hati, lubang besar tetap siap menerkam setiap saat.

AZRUL ANANDA, Singapura

Joy Riders, komunitas sepeda terbesar di Singapura, punya lambang menarik. Nama ‘Joy’ tentu saja diambil dari nama pemrakarsanya: Joyce Leong.
Slogan Born to Ride juga didapat dari hari istimewa Joyce, yaitu ketika ada acara gowes bareng merayakan ulang tahunnya (hari born) ke-50. Kurang lebih saat itulah ‘enam tahun lalu’ komunitas tersebut terbentuk.

Lalu, ada gambar siput. Itu juga dari julukan Joyce, yaitu Snail Queen alias Ratu Siput. Ketika ditanya kenapa itu menjadi julukan, Joyce menjawab dengan cerita.

“Dulu itu saya pernah cedera parah. Tapi, tetap ingin bersepeda. Jadi, saya tanya teman-teman, ada nggak yang mau ikut saya bersepeda pelan-pelan seperti siput. Sejak saat itu saya punya julukan Snail Queen,” tutur pensiunan advertising sales tersebut.

Meski julukannya siput, jangan remehkan Joyce Leong. Dia mampu melaju kencang, dengan mudah mencapai rata-rata di atas 35 km per jam. Kalau kita meremehkan, bisa dipermalukan!

Selain siput, di lambang Joy Riders ada pula matahari hitam dengan tulisan angka ‘5’ di tengahnya. “Itu karena kami semua selalu berkumpul pukul 5 pagi, saat masih gelap,” jelas Joyce.

Kalau penasaran dengan Joy Riders, sangat mudah menemukan mereka di Singapura. Ya pukul 5 pagi itu datang saja ke Longhouse. Yaitu, sebuah pujasera di kawasan Upper Thomson, salah satu jalan utama di Singapura.

Di sana hampir setiap hari berkumpul ratusan ‘minimal puluhan’ anggota Joy Riders yang siap riding bersama. Total anggota lebih dari 1.000 orang, tapi tidak semua ikut setiap hari.

Walau jumlahnya bisa ratusan, bukan berarti semua berangkat berbarengan. Harus terbagi dalam beberapa kelompok, masing-masing maksimal 20 orang. Kelompok cepat berangkat duluan, lalu kedua, ketiga, dan seterusnya. Kelompok newbie (peserta baru) berangkat terakhir, ditemani oleh anggota senior yang membantu memandu. Tidak ada police escort (forerider), cukup saling menjaga satu sama lain.

Anggota Joy Riders memang disiplin. Peserta wajib pakai helm, menyalakan lampu putih depan dan lampu merah belakang plus senyum! Disarankan pakai jersey seragam untuk kemudahan identifikasi. Wajib seragam saat weekend atau even khusus.

Disarankan juga membawa botol minum (tentu sangat penting!), ban dalam cadangan, uang minimal 20 dolar untuk jaga-jaga, telepon seluler, dan kalau bisa bawa pompa mini.

Larangan lain: Jangan memakai earphone dan mendengarkan musik, menelepon saat riding, atau sok pamer.

Tentu saja harus ikut aturan lalu lintas yang tertulis untuk pemakai sepeda. Termasuk berhenti saat lampu merah, mengalah kepada pejalan kaki yang menyeberang, hanya boleh memakai lajur paling kiri, maksimal berjajar dua baris, dan hanya boleh menyalip dari kanan.
Menariknya, sepeda boleh naik ke jalan tol atau jalan layang. Syaratnya ya itu tadi: harus tetap di lajur paling kiri.

Rutenya macam-macam. Setiap hari berbeda. Kalau Senin, tentu libur. Tidak ada acara resmi Joy Riders. Silakan latihan sendiri-sendiri kalau ingin latihan. Selasa dan Kamis adalah hari ‘serius’ dengan rute keliling Singapura, dengan jarak total sekitar 60 km.

Rabu dan Jumat adalah hari recovery alias santai. Jarak tempuh 35 sampai 50 km dengan kecepatan lebih rendah. Sabtu biasanya touring jauh, di atas 100 km.

Sabtu ini juga ada kelompok khusus berjulukan Secret Society (kelompok rahasia). Yaitu, berangkat lebih dulu, pukul 04.40, untuk bisa menempuh jarak sejauh mungkin. “Kami sangat suka memberi nama untuk segalanya. Supaya lebih menyenangkan,” jelas Joyce.Minggu hari santai, bersepeda ke tempat wisata atau menuju tempat makan.Joyce sendiri mengaku serius bersepeda untuk mengimbangi hobinya yang lain: makan. “Kalau saya banyak bersepeda, saya boleh banyak makan,” ucapnya, lantas tertawa.

Setiap hari rute berakhir di tempat makan pula. Joyce tampaknya suka minum Dinosaur setiap kali habis bersepeda. Yaitu, es Milo dengan tambahan bubuk ekstrabanyak!

***
Tiga kali ikut gowes bareng Joy Riders, rasanya memang mengasyikkan. Jalanan Singapura membuat bersepeda tidak membosankan. Jalan lebar-lebar, naik-turun menantang, belokan sangat variatif.

Kecepatan pun memuaskan. Saya tidak ikut kelompok cepat, yang secara konstan melaju di atas 35 km per jam (sering di atas 40 km per jam). Saya ikut kelompok kedua bersama Joyce. Di situs Joy Riders, kelompok kedua itu seharusnya melaju 33-35 km per jam. Tapi, jangan percaya tulisan begitu saja! Tetap saja kecepatan sering di atas 40 km per jam dan kalau sedang turunan (descent) dengan mudah bisa di atas 50 km per jam.

Terus terang, butuh semangat dan motivasi ekstra untuk bisa terus bersama kelompok kedua itu. Jarak tempuh 60 km diambil nyaris tanpa berhenti. Hanya sesekali berhenti kalau ada traffic light. Jangan sampai ‘putus’ dan malu. Apalagi, ada banyak anggota perempuan yang akan ‘melahap’ kita kalau kita mudah menyerah.

Pernah saya adu cepat dan ketahanan ‘lawan’ seorang perempuan umur akhir 20-an atau awal 30-an tahun. Dan dia mengaku baru saja enam pekan lalu melahirkan anak! Gile!

Jalanan mulus? Secara keseluruhan iya. Tapi, tetap hati-hati dengan lubang. Pada salah satu perjalanan Kamis pekan lalu (3/5), yang semestinya menempuh jarak 60 km, saya dapat pengalaman tidak enak itu.

Rutenya hari itu asyik. Dari Longhouse, kami ke arah utara. Ke kawasan Kranji (kalau menyeberang sudah ke Johor, Malaysia!). Lalu, ke selatan lagi via jalan layang West Coast Highway, melewati Harbour Front. Kalau mau, dari situ kita sudah melihat Sentosa Island. Dari situ, tujuannya lewat Marina Bay sebelum finis lagi di tengah kota.

Karena jalan yang relatif selalu mulus, kelompok dengan mudah melaju di atas 35 km per jam. Di jalan layang West Coast Highway, tepat di sebelah pusat perbelanjaan kondang Vivo City, saya dikejutkan oleh sebuah lubang besar.
Brakk!!!!

Sepeda saya menghantam lubang itu saat melaju sekitar 38 km per jam. Ban belakang langsung pecah, untung tidak jatuh, wheelset-nya tidak apa-apa, dan frame karbon juga tidak apa-apa. Meski dudukan as belakang bengkok, itu dengan mudah bisa diganti.

Kenapa saya khawatir? Sebab, itu sepeda pinjaman dari teman saya, Prajna Murdaya. Ribet juga kalau sampai frame-nya patah, he he he.
Ketika tahu saya punya masalah, anggota lain ikut berhenti. Padahal, saat itu di atas jalan layang serta truk-truk dan mobil-mobil mulai ramai melintas. Salah satu anggota menemani saya berjalan menuntun ke tempat yang aman, lalu berusaha membantu membetulkan sepeda.

Di Joy Riders, ketika ada masalah, minimal satu anggota lain harus membantu. Khususnya yang hari itu tidak tergesa-gesa harus segera kembali dan bekerja.

Sayang, waktu itu tidak sempat dilakukan perbaikan. Akhirnya, dia menemani saya turun jalan layang, mencari bus stop, dan mencari taksi!
Ini enaknya di Indonesia, ada tukang tambal ban di mana-mana!

Kata Prajna, kita memang harus benar-benar berhati-hati dengan lubang jalanan di Singapura. “Lubang bisa tiba-tiba menerkam begitu saja,” ujarnya.
Siangnya, saya pun membawa sepeda itu ke toko/bengkel sepeda yang sesuai. Dan di Singapura, ada puluhan toko sepeda mengasyikkan. Jadi, senang-senang saja pergi ke toko-toko itu!

***
Seperti ditulis di atas, setiap acara gowes bareng berakhir di kawasan makan. Misalnya, pujasera di Newton Square, dekat kawasan Bukit Timah. Di sana tentu saja semua asyik ngobrol seputar sepeda.

Salah satu tema: rencana touring bareng ke luar negeri, seperti ke Malaysia, Tiongkok, atau Spanyol.

Tema lain: urusan beli sepeda baru. David Lavery, seorang pengacara asal Kanada, mengaku baru saja berbuat ‘dosa’ dan membeli sepeda baru.
Dia menyampaikan gurauan, menyampaikan ungkapan dari sebuah komunitas serius di Italia soal jumlah sepeda yang harus kita miliki. “Ada dua pegangan soal jumlah sepeda yang harus kita punyai. Satu adalah N + 1, di mana N adalah jumlah sepeda yang kita miliki sekarang. Jadi, intinya, kita harus selalu menambah sepeda!” katanya, lantas tertawa.

“Yang satu lagi adalah S – 1,” tambah Lavery. “S adalah jumlah sepeda yang dimiliki yang akhirnya mengakibatkan kita bercerai dengan istri atau suami,” lanjutnya, disambut tawa yang lain.

Meski bicara soal sepeda baru, harus ditegaskan bahwa Joy Riders sangat tidak gengsi-gengsian. Road bike yang dipakai sangat beragam, kebanyakan justru yang masuk kategori harga terjangkau.

Joyce selalu menyampaikan ungkapan ini di e-mail-nya: “The happiest people don”t have the best of everything. They just made the best of everything.”
Artinya: Orang paling bahagia bukanlah orang yang memiliki segala hal yang terbaik. Melainkan, orang yang mampu memaksimalkan segala hal yang mereka miliki”. (*)

Warga Terganggu Asap Pembakaran Limbah Medis

085296383xxx

Meski ditentang warga dusun 2 Jalan Karya Darma Ujung (Cebang-cebuk), namun pembakaran limbah medis dan pembangunan rumah sakit dan klinik oleh pengelola PT Arah Environment Indonesia Medan, tetap berjalan.

Protes pun telah dilimpahkan ke Kades Tanjung Morawa B, tapi tak direspon. Malah kepala dusun 2 Tanjung Morawa B Bapak Suheri Sembiring yang mendukung warga diberikan surat peringatan oleh Kades Tanjung Morawa B.

Asap dan bau dari pembakaran limbah medis itu sangat mengganggu warga, karena sangat dekat dengan pemukiman.

Akan Koordinasikan dengan Camat

Terima kasih atas informasi yang diberikan. Selanjutnya kami akan menindaklanjuti hal ini.
Dengan mengecek keberadaan pembangunan dan pembakaran limbah medis yang dilakukan tersebut. Kita akan cek dan mengkoordinasikan hal itu melalui camat yang berwenang di daerah tersebut.

Neken Ketaren
Kadis Infokom Pemkab Deli Serdang

Pekerja Tewas Tersedot Mesin Pembuat Ombak

Kolam Renang Hotel Hermes Palace Makan Korban

MEDAN-Seorang pekerja kolam renang, Erwin Lumban Tobing (21) tewas tersedot mesin pembuat ombak di Draco Water Park, Hotel Hermes Palace Polonia, Jalan Monginsidi, Medan, Minggu (6/5) sekitar pukul 13.30 WIB.

Keterangan yang diperoleh, Erwin yang merupakan pekerja di wahana permainan air bermaksud mengambil kalung milik pengunjung yang jatuh di areal wave pool, kolam ombak.

“Tanpa diketahui dengan jelas, Erwin terhisap mesin pembuat ombak itu dan tewas di kolam. Ada koyak di bagian kaki kiri dekat pinggul, dan luka lain ditubuhnya. Diduga korban meninggal karena terhisap pusaran air,” ucap seorang karyawan yang meminta namanya tidak disebutkan. Jenazah korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Prof Dr Boloni di Jalan Monginsidi, yang berada tak jauh dari hotel tersebut. Otopsi masih belum dilakukan karena pihak keluarga berencana segera membawa jenazah korban untuk disemayamkan di rumah keluarga di Hutabalang, Kecamatan Badiri, Tapanuli Tengah.

“Rencana keluarga, hari ini juga mau dibawa jenazahnya,” ucap Ratna Juwita, tantenya saat ditemui di ruang jenazah RSU Boloni.

Pihak kepolisian dari Polsekta Medan Baru yang turun ke lokasi langsung memasang garis polisi di lokasi dan terus mengumpulkan keterangan.
Sedangkan pihak manajemen Hotel Hermes Palace yang dikonfirmasi enggan memberikan komentar.

“Aduh bang, jangan tanya kami lah. Langsung saja ke pimpinan,” cetus karyawan lainnya.

Sementara itu, walaupun ada korban tewas, kolam renang itu tetap beroperasi. Sedikitnya, ada 100 pengunjung tetap bermain di kolam renang tersebut dengan gembira. (adl)

Perbaiki Jalan Setia Bhakti Sunggal Kanan

08126019xxx

Kepada Yth Pemkab Deliserdang. Mohon segera perbaiki baik berupa menambal Jalan Setia Bhakti Desa Sunggal Kanan/SB Sekata Komplek Srigunting yang makin hancur. Jalan itu diaspal waktu kampanye Bupati Deli Serdang Periode kedua, atau 4 tahun yang lalu. Terima kasih.

Akan Dianggarkan Tahun Berikutnya

Terima kasih atas inrformasinya. Hal ini akan kita sampaikan ke dinas terkait yakni Dinas PU Deliserdang.
Namun, anggaran yang dialokasikan untuk membenahi jalan akan kembali dianggarkan untuk tahun 2013 mendatang pada rencana pengembangan daerah Deliserdang.

Umar Sitorus
Kabid Humas Dinas
Infokom Deliserdang