Home Blog Page 13587

Meriahkan Hari Kartini ke 133 Pria Ditantang Masak Nasi Goreng

TEBING TINGGI- Memperingati Hari Kartini ke 133, PTPN III Gunung Pamela menggelar lomba memasak nasi goreng untuk kaum suami (pria) yang diikuti 7 Afdeling, tehnik, KTU dan APK di Aula Emplasment PTPN III Gunung Pamela, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (30/4).
Keluar sebagai juara 1 dari Afedeling V dengan tim pemasak Asisten Kepala (Askep) Ir Supangat didampingi Rudi Arianto sebagai asistennya. Dengan berpakaian ala koboi, kedua peserta ini menampilkan nasi goreng flora dan fauna dengan bahan baku campuran dari siput laut.

“Resepnya biasa, gaya masaknya yang lain. Waktu yang diberikan panitia selama 30 menit memasak nasi goreng untuk 10 piring sudah kita selesaikan dengan cita rasa tersendiri,” ujar Supangat penuh semangat.

Manejer PTPN III Kebun Gunung Pamela H Tambal Siregar yang juga sebagai juri mengungkapkan, kegiatan ini selain memperingati Hari Kartini, juga memberikan gambaran kepada suami (pria) bahwa zaman sekarang emansipansi dengan wanita tidak ada bedanya. “Suami harus bisa melayani dirinya sendiri terutama dalam urusan dapur, suami dituntut juga harus pintar memasak. Bagaimana kalau istri kita pergi mengurus anak ke Medan? apa yang bisa kita perbuat? berarti kalau kita bisa memasak ditinggal istri kan tidak menjadi kerepotan bagi diri kita sendiri,” ungkap Tambal.

Sambung dia, dalam kategori penilaian lomba memasak nasi goreng ini, pihaknya mengutamakan kekompakan tim, kebersihan, tepat waktu, bahan-bahan yang digunakan serta cita rasa. “Ini kita umpamakan dengan pendidikan manajemen kepemimpinan, kita dituntut untuk bisa mengerjakan semua dan jadikanlah diri kita contoh yang terbaik dikeluarga dan lingkungan,” ungkap Tambal Siregar.

Sementara itu, Ketua Ikatan Keluarga Besar Ibu (Ikbi) Perkebunan PTPN III Kebun Gunung Pamela, Nyonya Hj Masdewani Harahap, meminta kaum ibu menjadi contoh tauladan lingkungannya.

“Kita harus bisa seperti Ibu Kartini, yang mandiri,”  jelasnya.(mag-3)

Jaksa Dalami Dugaan Korupsi Calo Bansos

LANGKAT- Kejaksaan Negeri (Kejari) Stabat masih mendalami kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) berasal dari Pemprov Sumut, melalui jalur calo dengan mengamankan Wan Daud Baihaqi (40) warga Kecamatan Tanjung Pura, Langkat beberapa waktu lalu.

“Sementara kita masih memproses yang sudah ada (ditahan), untuk selanjutnya masih mendalami kasus dimaksud. Untuk tahapan selanjutnya, akan kita informasikan karena masih menjalankan tahapan-tahapan sesuai prosedural,” kata Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Stabat, Choirun Parapat.

Choirun ketika dihubungi Sumut Pos, Senin (30/4), mengaku sedang di Medan terkait hal dimaksud. Dirinya mengaku masih melakukan pendalaman dugaan korupsi bansos yang melibatkan jasa atau tenaga perantara (calo).

“Ok ya, kita agak sedikit repot ni. Ntar perkembangannya akan kita kabari,” pinta Kasi Pidsus menghentikan pembicaraan.
Sementara itu pada kesempatan lain, muncul dugaan selain pihak sekolah sebagai penerima sangat dimungkinkan keterlibatan pihak lain di permainan dimaksud.

“Menyikapi kasus ini, tidak tertutup kemungkinan terjadinya persekongkolan jahat sangat berantai. Bukan hanya calo sebagai pihak pengurus cairnya bansos, selain penerima juga terbuka kemungkinan ada pihak lain yang menggoreng guna lolosnya bantuan,” kata Misno Adi, Direktur Investigasi Lembaga Pengkajian Pelayanan Masyarakat (LPPM) Pusat.

Dia pun memperkirakan, pasca tertangkapnya Wan Muhammad Daud Baihaqi warga Bambu Runcing, Kecamatan Tanjungpura, Langkat yang mengaku oknum anggota LSM LP3SU sebagai calo bansos oleh Kejari Stabat awal tahun 2012 lalu, maka meringankan tugas penyidik membongkar keterlibatan pihak penerima keuntungan lainnya.(mag-4)

Tiga Warga China Ditangkap Petugas

TEBINGTINGGI- Tiga warga negara China, Ping Ying Mao (55) Liu Quin Quin (35), dan Zhang Tekyue (36), diamankan petugas Mapolres Tebingtinggi di PT Palem Piber Jalan Tebingtinggi Kisaran, tepatnya di Desa Paya Pasir, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten serdang Bedagai Senin (30/4).
Ketiganya diamankan petugas ke Mapolres Tebingtinggi karena tidak memiliki visa kerja dan hanya visa melancong (wisatawan) yang tidak bisa dipergunakan sebagai visa menetap di Indonesia sebagai tenaga kerja. Ping Ying Mao berprofesi sebagai Koordinator Pekerja di PT Palem Piber, Liu Quin Quin sebagai juru masak dan Zhang Tekyue sebagai mekanik.

Kasubag Humas Polres Tebingtinggi AKP Ngemat Surbakti dalam keterangannya mengatakan, ketiganya diamankan petugas untuk dimintai keterangannya di Kantor Mapolres Tebingtinggi, karena menyalahi aturan menyalahgunakan izin visa melancong.
Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Imigrasi Pematang Siantar untuk menyerahkan ketiga warga China ini untuk dideportasi ke negera asalnya. (mag-3)

Clas Mild Dukung Sidikalang Musik Blender

MEDAN- Sesuai dengan slogan Clas Mild ‘Talk Less do More’ yang berarti sedikit bicara banyak bekerja, terus menyambung event-event sebelumnya yang terus didukung oleh Clasmild dengan mengadakan pertujukan musik yang tak kalah seru dan meriahnya dengan event yang sebelumnya.
Kali ini, Clas Mild bekerja sama dengan Sidikalang Underground Community (SUC) dengan tema Sidikalang Musik Blender mengadakan Gebyar musik  yang  berlangsung, Sabtu (28/4) lalu di Gedung Olah Raga (GOR) Sidikalang.

Dengan mengahadirkan band-band dari Kota Sidikalang dan Kota Medan ini, memang sudah menjadi agenda tahunan untuk komunitas pemuda Sidikalang dalam mengexpresikan hoby sekaligus menjadi media pengekspresian generasi muda melalui seni.

“Dengan menampung kreativitas generasi muda dalam bidang seni, juga mempersatukan dan mempererat tali persaudaraan generasi muda. Hal itu dapat menumbuhkan semangat patriotisme dan nasionalisme melalui seni, dengan mengekspresikan semangat kepahlawanan,” kata Pardomuan Simbolon, selaku Ketua Panitia dalam acara ini, kemarin (30/4). (adl)

e-KTP, Satu Kartu Sejuta Manfaat

Tahap pertama program nasional perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) dilaksanakan secara massal di 197 kabupaten/kota yang tersebar di 2.348 kecamatan. Dalam pelakasanaannya dilakukan oleh pemerintah daaerah (Pemda) yakni pemerintan provinsi sebagai pendukung dan pemerintah kabupaten/pemerintah kota sebagai pelaksana.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Senin (23/4) di Makassar. Pada kesempatan itu, dia menggungkapkan, program e-KTP dilaksanakan sebagai bagian untuk pendataan identtitas warga dan menjawab banyaknya persoalan yang kerap dihadapi bangsa ini dikarenakkan ketidakakuratan data base kependudukan.

Gamawan mengatakan, program e-KTP dilaksanakan secara bertahap, pada tahap pertama dilaksanakan untuk 197 kabupaten/kota dan tahap kedua dilakukan di 300 kabupaten/kota dengan sebaran 3.886 kecamatan. Target sasaran dalam pelaksanaan e-KTP secara nasional adalah 172 juta penduduk dengan biaya sebesar Rp5,8 triliun.

Dia menerangkan, e-KTP adalah dokumen kependudukan yang memuat sistem keamanan/ pengendalian, baik dari sisi administrasi ataupun teknologi informasi dengan berbasis pada database kependudukan nasional. Dengan sistem e-KTP settiap penduduk hanya diperbolehkan memiliki 1 KTP yang tercantum Nomor Induk Kependudukan (NIK).

“NIK merupakan identitas tunggal setiap penduduk dan akan berlaku seumur hidup di seluruh Indonesia,” sebutnya.

Mantan Gubernur Sumatera Barat itu menerangkan, penerapan KTP berbasis NIK itu sesuai dengan pasal 6 Perpres No.26/2009 tentang penerapan KTP berbasis NIK secara Nasional Jo Perpres No. 35/2010 tentang perubahan atas Perpres No. 26/2009. Dalam perubahan Perpres tersebut diantaranya menyebutkan KTP berbasis NIK memuat kode keamanan dan rekaman elektronik sebagai alat verifikasi dan validasi data jati diri penduduk.
Dengan adanya aturan tersebut, pemerintah di bawah komando Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi dan didukung pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota menargetkan program selesai dalam waktu setahun lebih. Dimulai pada Oktober 2011 dan berakhir tahun 2012.

Target yang tergolong berani, mengingat negara lain membangun sistem kependudukan single identity number, padahal di India penyelesaiannya butuh waktu 5 tahun untuk mendata penduduknya dengan system NIK. Sedangkan di Jerman butuh dua tahun hanya untuk merekam data dengan jumlah 70 juta penduduk dan butuh enam tahun untuk menyelesaikannya secara keseluruhan.

Bila Indonesia sukses, maka akan menempatkan bangsa se-level dengan Jerman dengan kartu penduduk yang memiliki empat pengaman data diri yaitu sidik jari, nama, foto wajah dan iris mata. Dengan empat back-up pengamanan tersebut, maka hampir mustahil dilakukan pemalsuannya,  sehingga e-KTP dari segi keamanan masih berada di atas Malaysia, China dan India.

Di Sumatera Utara sendiri, perekaman data e-KTP pada tahap awal dilakukan di 14 kabuaten/kota yaitu Kabupaten Langkat, Deliserdang, Simalungun, Asahan, Labuhanbatu, Mandailing Natal, Sergai, Batubara, Labuhan Batu Selatan, Tapanuli Selatan, Medan, Pematang Siantar, Tanjung Balai dan Binjai. Di 14 kabupaten/kota itu perekaman berakhir 30 April 2012. Sedangkan daerah lainnya, di 19 kabupaten/kota di Sumut dimulai 1 Mei 2012.
Untuk memenuhi target pendataan e-KTP di Sumut, Plt Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho mengimbau warga masyarakat untuk berartisipasi. Dengan keterlibatan masyarakat menjadi penentu keberhasilan perekaman e-KTP.

“KTP Elektronik merupakan dasar penerbitan dokumen kependudukan seperti SIM, Paspor, NPWP, ATM, sertifikat tanah dan lain sebagainya. Karena  itu, KTP elektronik ini sangat dibutuhkan individu sebagai identitas resmi dan bukti diri autentik serta dokumen hukum perorangan,” sebutnya.(ril)

Demi Harga Diri

TAK ada lagi target maksimal yang ingin diraih Liverpool pada musim kompetisi tahun ini. Menjadi juara Premier League sudah tak mungkin. Mengejar kelompok empat besar agar dapat berkompetisi di Champions League tahun depan, juga tak realistis.

Mengejar Europa League? Selain kurang bergengsi bagi tim sebesar Liverpool, sesungguhnya raihan poin maksimal yang bisa dikumpulkan oleh Steven Gerarrd dkk   58 angka, karena kini mereka hanya memiliki poin 49, dan itu tak cukup untuk menyalip raihan poin yang sudah dikumpulkan tim berperingkat lima dan enam yang ditempati Newcastle dan Chelsea yang sudah mengumpulkan poin 62 dan 61.

Hanya saja, tetap ada alasan untuk menjagokan The Reds (julukan Liverpool) saat menjamu Fulham pada lanjutan Premier League matchday ke-36 yang berlangsung di Stadion Anfield, dini hari nanti.

Nah, menatap laga ini Liverpool memiliki modal yang sangat mentereng  pada beberapa pertandingan terakhir yang mereka lakoni. Pada pekan lalu, tiga gol yang dilesakkan Luis Suarez membawa tim ini meraih kemenangan 3-0 atas Norwich City.
“Kami memenangkan tiga pertandingan secara beruntun. Namun catatan itu seakan tak berarti apa-apa ketika mereka (WBA, Red) mempermalukan kami. Beruntung kemenangan atas Norwich telah memulihkan nama kami,” bilang Kenny Dalglsih, tactician Liverpool.

Tersirat jika King Kenny (penggilan akrab Kenny Dalglish) kembali berambisi meraih kemenangan saat menjamu Fulham nanti. Namun sebelum menginstruksikan pemainnya untuk tampil all out, King Kenny harus berpikir keras untuk menyiasati agar pemainnya tak mengalami kelelahan apalagi cedera, karena pada akhir pekan nanti The Reds bakal melakoni babak final FA Cup menghadapi tim yang sedang naik daun, yang juga  finalis Liga Champions, Chelsea

“Pertandingan itu (final FA Cup, Red) sangat penting untuk dimenangkan. Namun kami tak ingin mendapat malu seperti ketika West Bromwich melakukannya. Kami  menginginkan kemenangan atas Fulham,” tandas King Kenny.

“Kami sudah kehilangan (Charlie) Adam dan Lucas (Leiva) pada beberapa pertandingan terakhir dan pada partai final (FA Cup, Red) nanti. Kami tak ingin pemain lainnya mengalami cedera sehingga membuat mereka absen pada partai final (FA Cup),” tegasnya lagi.

Beruntung bagi King Kenny karena disaat dirinya memiliki pilihan yang dilematis,  antara hasrat meraih kemenangan dengan menurunkan pemain terbaik atau justru melakukan rotasi sebagai persiapan menatap final FA Cup, ternyata Fulham memiliki catatan yang tak bagus setiap kali bertandang ke Anfiled.
Betapa tidak, dari 19 pertemuan yang sudah terjadi Anfield, ternyata prestasi terhebat yang ditorehkan The Cottagers adalah 6 kali memaksakan hasil imbang, sementara 13 pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan.

Ironisnya, di saat Martin Jol dihadapkan pada fakta yang tak menguntugkan itu, pelatih Fulham asal Belanda tadi mendapati jika empat pemainnya tidak cukup fit untuk diturunkan karena cedera. Keempat pemain tadi adalah Stephen Kelly (cedera ibu jari), Zdenek Grygera (cedera lutut), Bryan Ruiz (metatarsal patah) dan gelandang Steve Sidwell (hernia).

“Ini (cedera) menjadi salah satu penyebab kenapa tim ini sulit meraih hasil maksimal. Masalah lainnya adalah karena motivasi pemain yang tidak konsisten untuk memenangkan laga-laga penting seperti saat menghadapi Liverpool ataupun tim-tim besar lainnya,” tandas Jol (*)

Sulit Konsentrasi

MEDAN- Berbagai masalah internal yang menyambangi PSMS, diyakini berimbas ke lapangan. Hal itu pula yang menyebabkan Osas Saha dkk kerap kehilangan konsentrasi di pertandingan yang berujung kekalahan.

Di beberapa laga terakhir, PSMS bahkan kerap kebobolan di awal laga. Hal itu bisa dilihat pada laga kontra Sriwijaya belum lama ini.  Kiper PSMS Eddy Kurnia sudah dipaksa memungut bola dari gawangnya saat pertandingan baru berjalan empat menit.
Menurut karteker pelatih PSMS Suharto AD, yang kerap menghantui turunnya performa permainan anak-anak asuhnya yakni kurangnya koordinasi dan konsentrasi.

“Mereka kurang tenang bermainnya. Sehingga mereka sangat mudah kehilangan konsentrasi yang tentunya mengakibatkan koordinasi yang cukup lemah,” ungkapnya, Senin (30/4).

Parahnya, hal tersebut kerap terjadi di menit-menit awal. “Ini akan menjadi prioritas evaluasi kita untuk pertandingan-pertandingan berikutnya. Khusunya sektor pertahanan akan kita benahi, agar mereka bisa menghasilkan ritme permainan yang lebih stabil dengan menjaga konsentrasi pada 20 menit awal,” ujar pelatih berkepala plontos itu.

“Menjaga koordinasi antar lini per lini menjadi evaluasi berikutnya. Karena kestabilan performa yang menunjang taktik dan strategi muncul dari koordinasi yang baik dari masing-masing sektor,” tambah Suharto.

Menghadapi Persiba Balikpapan pada lanjutan tur tiga pulaunya 4 Mei mendatang,  skuad berjuluk Ayam Kinantan ini harus lebih waspada. Meski di putaran pertama anak-anak Medan bisa menghajar Beruang Madu, julukan Persiba, dengan skor 4-1 di Stadion Teladan, diharapkan PSMS kembali tak jumawa. Pasalnya Persiba saat ini menduduki peringkat kelima klasemen sementara ISL dengan torehan poin 33 dari 21 kali bertanding.
“Di putaran kedua Persiba tampak lebih siap. Mereka berbeda dengan putaran pertama lalu, mereka lebih disiplin dan mengalami peningkatan kolektivitas tim yang signifikan. Untuk itu, kita wajib mewaspadai tim ini pada pertandingan berikutnya,” tutur Suharto.

Tim yang sudah berada di Balikpapan sejak Senin (30/4) malam sudah bakal memulai latihan pagi dan sore ini (1/5). “Kita sudah istirahat selama dua hari ini. Dan kita sudah melupakan kekalahan kemarin (Kontra Sriwijaya). Tapi bakal kehilangan Ledi Utomo yang terkena akumulasi kartu,” ujarnya.
Sementara dokter tim PSMS dr Raja menjelaskan, sejauh ini kondisi fisik anak-anak PSMS cukup baik. Hanya Zulkarnain yang harus menjalani fisioterapi untuk menyembuhkan cedera paha kanannya. “Secara umum semuanya fit. Tapi cedera lama Zulkarnain kambuh lagi. Namun, tak mengganggu kesiapan tim. Dia masih bisa memperkuat tim lawan Persiba nanti,” katanya. (saz)

Dekati Roy Hodgson, Inggris Pilih yang Gratis

Roy Hodgson, sepertinya, hanya menunggu waktu diresmikan sebagai pelatih baru timnas Inggris. Itu setelah Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menyatakan, hanya Hodgson satu-satunya pelatih yang didekati dan telah menjalani sesi wawancara kemarin.

Hodgson saat ini berstatus sebagai pelatih West Bromwich Albion dan kontrak pelatih berjuluk Uncle Roy itu habis akhir Juni nanti. Alhasil, FA disebut memilih Hodgson karena tidak perlu merogoh kocek besar sebagai biaya kompensasi kepada West Brom.

Bandingkan apabila FA memilih pelatih Tottenham Hotspur Harry Redknapp yang sebelumnya paling difavoritkan. Biaya kompensasi Redknapp saja mencapai 15 juta pounds (Rp223 miliar) plus gaji 4 juta pounds (Rp59 miliar) per tahun. Untuk Hodgson? FA hanya per lu membayarnya 2 juta pound (Rp29, 5 miliar) per tahun.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak di West Bromwich Albion, khususnya kepada Jeremy Peace (chairman West Brom, Red) karena memberi izin kepada Roy untuk menggelar pembicaraan dengan kami,” kata Chairman FA David Bernstein seperti dilansir Reuters.

Bernstein merupakan satu dari empat anggota tim panel FA yang akan memutuskan siapa pelatih baru Three Lions -sebutan timnas Inggris- atau pengganti Fabio Capello yang mundur awal Februari lalu. Anggota panel lainnya adalah sekretaris umum Alex Home, Direktur Pengembangan Sepak Bola Sir Trevor Brooking dan Direktur Manajemen Klub Inggris Adrian Bevington.

FA mematok apabila pengumuman pelatih baru Inggris paling lambat 10 Mei nanti. Di sisi lain, Three Lions akan menjalani pertandingan pemanasan Euro pertamanya melawan Norwegia pada 26 Mei mendatang.

“Kami yakin mendapatkan kepastian (pelatih baru) seusai waktu yang telah ditentukan,” tandas Bernstein.
Hodgson memang bukan pelatih populer di dunia. Tapi, dia memiliki jam terbang tinggi di pentas sepak bola internasional.
Tiga timnas pernah ditangani pelatih sulit senyum itu. Di antaranya Swiss, Uni Emirat Arab (UEA), dan Finlandia. Sedangkan di level klub, Hodgson pernah meraih sukses kala menangani klub Swedia seperti Halmstad dan Malmo FF. Tapi, hasil sebaliknya terjadi ketika dia mengadu nasib di Serie A Italia bersama Inter Milan dan Udinese.

Di negeri sendirinya, Hodgson juga sukses kala menangani klub minor macam West Brom dan Fulham. Klub terakhir malah dibawanya finis sebagai runner-up Europa League 2010.

“Saya pernah menangani beberapa timnas negeri orang lain, tapi saya belum pernah mendapat tawaran dari menangani timnas negeri saya sendiri. Tapi, saya tidak ambisius untuk itu,” tuturnya di situs resmi West Brom .(dns/jpnn)

Menatap Liga Champions

BUKAN hanya persaingan perebutan scudetto saja yang seru di Serie A Liga Italia. Justru perebutan tiga besar atau kouta Liga Champions lebih sengit dan mendebarkan. Apalagi kouta mereka berkurang musim depan jadi hanya tiga wakil.

Ya, karena dropnya posisi Serie A dalam koefisien Eropa, membuat mereka terlempar dari tiga besar kompetisi terbaik Eropa. Posisinya diganti oleh Bundesliga Jerman. Musim depan, Bundesliga yang mengirim empat wakil ke Liga Champions.

Karena dua tiket sudah dipegang Juventus dan AC Milan yang tidak bisa lagi digeser dari dua besar, maka tinggal satu tiket Liga Champions yang diperebutkan. Dijamin seru karena ada empat tim dengan poin sama yang merebutkannya.

Di saat kompetisi tinggal tiga laga lagi, Napoli, Udinese, Inter Milan, dan Lazio, mengoleksi angka sama (55 poin). Lalu, di belakang mereka masih menguntit AS Roma dengan 51 poin. Hanya peluang Roma memang terlalu tipis.

Meski sama-sama punya 55 poin, tetapi peluang keempat tim tersebut beda. Napoli dan Udinese lebih berpeluang meraih satu tiket sisa ketimbang Inter dan Lazio. Penyebabnya adalah lawan yang akan mereka hadapi di tiga laga sisa. (ham/jpnn)

Believe in Napoli

NAPOLI vs PALERMO

NAPLES- Tak perlu mencari klub besar. Napoli masuk kriteria itu sekarang. Marek Hamsik yakin timnya bakal berbicara banyak di liga maupun kompetisi Eropa musim depan. Agar langkah mulus, Palermo mesti disingkirkan.

“Pada akhirnya aku memastikan bakal tetap di klub ini. Aku teken kontrak karena yakin di Napoli,” kata Hamsik seperti dilansir Goal tak lama usai menandantangi kontrak di Napoli hingga 2016 mendatang.

Hamsik lantas mengajak tim untuk fokus kepada seluruh pertandingan sisa di liga. “Kepercayaanku akan tim ini sejalan dengan proyek klub untuk mencapai yang terbaik,” lanjut pemain timnas Slovakia itu.

Yang sudah pasti bakal dilakukan anak asuh Walter Mazzarri itu adalah berusaha tetap di peringkat tiga klasemen sementara. Hal itu menjamin tiket ke Liga Champions musim depan. Untuk itu, kemenangan atas Palermo mesti dipastikan. “Gagal di Liga Champions musim ini sangat menyakitkan bagi kami. Secara keseluruhan kami menampilkan yang terbaik, dan yakin bisa melakukannya lagi musim depan,” lanjut gelandang 24 tahun itu.
“Intinya kami harus memenangi semua laga sisa untuk memastikan finish di posisi tiga,” pungkasnya.

Meladeni Palermo, kepercayaan diri Napoli cukup tinggi. Mengacu tiga laga terakhir, Napoli tak pernah kalah di kandangnya, San Paolo. Sementara bagi Palermo, melawat ke markas lawan tentu saja bukan pilihan menarik. Mereka gagal di lima laga terakhirnya di liga.

Untuk kekuatan kedua tim, tak ada yang begitu mengkhawatirkan. Dari kubu tuan rumah, yang bakal alfa adalah Rosati, Donadel dan Campagnaro. Namun pelapisnya sudah dicari Mazzarri. Sementara dari kubu lawan, yang bakal alfa pada laga itu Della Rocca, dan Balzaretti.

Di sisi lain, Presiden Palermo Maurizio Zamparini saat ini sedang senang karena sukses mendapatkan striker baru yang siap memperkuat tim musim depan. Dia adalah pemain muda asal Argentina, Paulo Dybala. Bahkan Zamparini menyebutnya sebagai Sergio Aguero baru.
“Kami telah mengamankan Paulo Dybala,” kata Zamparini di Sky Sport Italia. “Dia adalah Sergio Aguero baru,” lanjutnya.

Zamparini patut bangga karena timnya berhasil mengungguli sejumlah tim besar Eropa lainnya, dalam berburu tanda tangan Dybala. “Inter, Paris Saint-Germain dan Chelsea juga menginginkannya. Tapi kami yang mendapatkannya,” pungkas Zamparini.

Striker 18 tahun itu didatangkan dari Instituto, klub divisi dua Argentina. Musim ini Dybala menyumbangkan 17 gol dari 30 penampilan. (*)