Home Blog Page 13595

Pemkab Pakpak Bharat Bentuk FGD

PAKPAK BHARAT- Pemkab Pakpak Bharat membentuk Forum Group Discussion (FGD), Kamis (19/4). Hal ini seiring dengan penerapan Standar Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2008 guna meningkatkan pemahaman serta mengeksplorasi persoalan yang muncul.

Acara berlangsung hingga Jumat (20/4) di Aula Pemkab Pakpak Bharat itu merupakan kegiatan lanjutan dimana sebelumnya dilakukan peningkatan kapasitas dengan memberi muatan bagi peserta yang dilaksanakan di Medan (23-24/2) lalu.  Sebagai pemandu FGD ini didatangkan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara.

Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu MBA dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Drs Holler Sinamo menyampaikan penerapan sistem manajemen mutu berbasis SNI ISO 9001:2008 merupakan upaya Pemkab Pakpak Bharat untuk meningkatkan kinerja.

“Saya berkomitmen dan secara konsisten akan memantau penerapan SMM SNI ISO 9001:2008 di seluruh SKPD Kabupaten Pakpak Bharat,” tandas Bupati.
Sebelum mengahiri acara Forum Grup Diskusi( FGD) Sekretaris Daerah Kabupaten Pakpak Bharat Drs Holler Sinamo melalui Asisten Administrasi dan Pembangunan Ir Sutra Ginting menyampaikan  agar seluruh SKPD berkomitmen untuk menerapkan Sistem Manejemen Mutu (SMM) SNI ISO 9001:2008 dan membuat indeks kepuasan masyarakat  sehingga kegiatan ini adalah sebagai bagian untuk mempercepat perwujudan pelayanan publik yang prima dan percepatan perwujudan kesejahteraan masyarakat. (mag-14)

Dibacok Karena Knalpot

RANTAU- Cekcok gara-gara suara knalpot sepedamotor yang bising, kepala siswa SMK Pemda Rantau Selatan, Labuhanbatu, Mangaraja Doni (18) dibacok parang oleh IL (19), anak oknum polisi berpangkat Brigadir yang bertugas di Mapolres Labuhanbatu.

Informasi dihimpun METRO ASAHAN  (Grup Sumut Pos), peristiwa itu terjadi Jumat (20/4) sekitar pukul 18.00 WIB. Kala itu korban berada di rumahnya di Jalan Ki Hajar Dewantara, Rantau Selatan.

“Kejadiannya sebelum Magrib, waktu saya di rumah,” kata korban saat ditemui di ruang rawat inap RSU Rantauprapat, Jumat (20/4).
Menurutnya saat itu tiba-tiba IL datang ke rumah korban dan membawa sebilah parang.

“Penasaran dengan maksud dan tujuan IL, saya menghampirinya yang berdiri di depan rumah. Namun belum sempat berbicara panjang lebar, saya langsung diserang, dan kepala saya dibacok hingga berdarah,” kata Mangaraja.

Diakui korban, sebelum dibacok, dirinya memang sempat adu mulut dengan IL. Hal itu dipicu suara knalpot sepedamotor korban saat melintas di depan rumah IL, di Jalan Dewi Sartika, Rantau Selatan.(cr1/smg)

Tewas Ditikam Pemabuk

SERGAI- Rona M Pebri (20) warga Dusun Bahisan, Desa Kotarih, Kecamatan Kotarih Sergai tewas ditikam lelaki yang diguga sedang mabuk  di depan Masjid Jamik, Dusun Banten, Desa Kotarih, Sergai Minggu (22/4) dini hari sekitar pukul 00:20 WIB.

Merasa bersalah Pelaku Johan (25) warga Dusun Banten, Desa Kotarih Baru itu pun langsung menyerahkan diri ke  Mapolsek Kotarih, mengantisifasi  terjadinya amukan warga pihak kepolisian Polsek Kotarih langsung  menyerahkan ke Mapolres Sergai.

Kapolres Sergai  AKBP Arif Budiman, SIK.MH melalui Kasubag Humas Polres Sergai AKP ZN Siregar kepada Sumut Pos Minggu (22/4) mengatakan pelaku diduga dibawah alam sadar saat melakukan penikaman. Besadarkan hasil pemeriksaan sementara pelaku habis minum minuman keras sejenis tuak, nafasnya juga masih bau tuak.

“Pelaku menusuk korban dengan pisau belati  tepat di belakang pinggul hingga tewas ditempat akibat kehabisan darah dan saat ini bersama barang bukti kita amankan di Mapolres Sergai unutk pemeriksaan lebih lanjut”  kata Regar.(mag-16)

Peluang Pemekaran Daerah di Sumut Masih Terbuka

MEDAN-  Meski moratorium belum dicabut, namun dipastikan peluang pemekaran sejumlah daerah di Sumatera Utara masih terbuka lebar. Baik itu kemungkinan lahirnya provinsi baru, maupun kabupaten-kabupaten yang selama ini ramai didengungkan.

Apalagi jika daerah-daerah yang dimaksud, memenuhi tiga syarat sebagaimana dikemukakan Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Raydonnyzar Moenek, dalam Lokakarya Pers di Lembang, Jawa Barat, kamarin.

Diantaranya yang paling memungkinkan saat ini bagi ibukota provinsi, yang masih terletak dan berlokasi di kecamatan dan itu diperintahkan undang-undang.

Selain itu antara Presiden dan DPR ungkapnya mereka telah sepakat daerah yang mungkin dimekarkan, yaitu bagi daerah-daerah perbatasan. Serta daerah dimana kepentingan strategis nasional terdapat didalamnya. Namun Donny belum bersedia membuka secara lebih luas maksud dari syarat ketiga ini. “Karena kalau dibuka, maka semua daerah akan berlomba-lomba untuk memekarkan daerahnya,” katanya.

Alasan ini tentunya masuk akal, karena sebelumnya pemerintah dan DPR sepakat membahas masalah pemekaran kembali dilakukan, setelah Undang-Undang Pemda yang baru lahir. Dimana rancangan revisinya saat ini tengah dibahas di DPR dan dipastikan dalam waktu dekat dapat diselesaikan. “Sebenarnya saat ini, itu terdapat 19 usulan pemekaran daerah yang telah diajukan DPR. Namun mengingat hasil evaluasi daerah otonomi baru, ternyata 65 persen daerah tersebut gagal meningkatkan pelayanan pada masyarakat. Akhirnya disepakati pembahasan pemekaran dilakukan setelah Undang-Undang Pemda lahir terlebih dahulu,”ungkapnya saat ditanya apakah moratorium terkait pemekaran masih terus berlanjut.

Menariknya meski kemungkinan pemekaran daerah kembali akan dibuka, dalam revisi yang diajukan pemerintah terdapat beberapa hal mendasar. Bahwa nantinya diusulkan, bagi daerah yang dimekarkan, akan terlebih dahulu menjalani masa persiapan selama tiga tahun. “Nah kalau memenuhi syarat, akan dimekarkan terus. Tapi kalau tidak, akan dibatalkan. Jadi ada masa transisi sebelum menjadi daerah otonom baru,” ungkapnya.

Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2007 sendiri sebelumnya diatur beberapa syarat sebuah daerah dimungkinkan untuk dimekarkan. Diantaranya, usulan tersebut harus merupakan aspirasi dari masyarakat yang diajukan ke DPRD terlebih dahulu. Baru kemudian dilakukan kajian daerah yang mana juga mendapat keputusan dan usulan tersebut dilayangkan ke gubernur. Syarat lainnya, harus juga dilengkapi dengan keputusan DPRD setempat, DPRD Provinsi, keputusan gubernur dan usulan gubernur ke Presiden melalui Menteri Dalam Negeri, dan dilengkapi rekomendasi Mendagri.(gir)

Warga Jalan Padang dan Tirtosari Bentrok

MEDAN- Warga yang bermukim tak jauh dari rel perlintasan kereta api Jalan Padang Medan Tembung Minggu (22/4) sekira pukul 00.30 WIB resah. Soalnya mereka baru saja bentrok dengan warga Jalan Tirtosari. Aparat kepolisian yang mencoba mengamankan kedua warga merasa kewalahan. Tak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Pantauan Posmetro Medan (grup Sumut Pos) sekira pukul 00.30 WIB, terlihat puluhan massa yang diduga berasal dari wilayah Perumnas Mandala dan bantaran rel kereta api menyerbu ke arah Jalan Padang.

Meskipun massa yang melakukan aksi penyerangan kepada warga Jalan Padang dan Tirtosari tersebut sudah mengatahui kehadiran polisi, namun mereka tetap saja menyerang.

Belakangan polisi memilih mundur dari pada menjadi korban pelemparan.  Terdengar dari kejauhan massa yang berbekalkan batu kerikil yang ada di bantaran rel kereta api, mengeluarkan ucapan yang tidak sopan kepada pihak kepolisian.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Maringan Simanjuntak ikut dalam pengamanan itu.  “Saya meminta kepada adik-adik dan seluruh warga untuk tidak terpancing,” katanya. (gus/smg)

Tekan Angka Pengangguran di Sumut

Wali Kota Medan Sambut Baik Digelarnya GPP dan Job Fair 2012

Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM menyambut baik digelarnya Gerakan Penanggulangan Pengangguran (GPP) di Sumatera Utara dan Job Fair  2012 di Perguruan Panca Budi, Jalan Gatot Subroto Medan, Sabtu (21/2) kemarin.

Acara yang dibuka langsung Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Republik Indonesia Drs H.A Muhaimin Iskandar MSi ini, diharapkan mampu meminimalisasi angka pengangguran di Sumut selama ini.

Dikatakan Rahudman, kegiatan ini harus ditingkatkan dan dikembangkan lagi jika ingin mengurangi angka pengangguran. Apalagi dalam kegiatan ini diisi dengan pelepasan tenaga magang ke Jepang. Untuk itu, seluruh tenaga magang harus benar-benar dilengkapi dengan skill dan kemampuan berbahasanya.
“Skill dan bahasa ini sangat menentukan sekali bagi kesuksesan pekerja. Karena itulah kita belakangan ini melakukan sosialisasi peluang tenaga kerja untuk lembaga-lembaga internasional. Ini membuka kesempatan bagi adik-adik kita untuk mendapatkan lapangan pekerjaan,” kata Rahudman.

Atas dasar itulah, Rahudman berharap agar kegiatan ini tidak hanya mampu menekan angka pengangguran di Sumatera Utara maupun Kota Medan tetapi juga memberikan solusi. Dengan begitu, persoalan pengangguran secara bertahap dapat dikurangi.

Menakertras Drs H A Muhaimin Iskandar menyampaikan, penghargaan setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih kepada Pemprovsu karena telah mendukung penyelenggaraan  GPP 2012. Dinilainya, itu sebagai wujud  komitmen dan tanggung jawab bersama. “Artinya, tidak hanya pemerintah pusat, pemerintah daerah juga ikut mencari solusi terkait permasalahan yang terkait dengan ketenagakerjaan dan ketransmigrasian,” jelasnya.

Dijelaskannya, pertumbuhan ekonomi di Indonesia dua tahun terakhir ini semakin membaik dan terjadi penuruanan tingkat pengangguran sebesar 6,6 persen. Namun secara absolute angka pengangguran cukup besar yakni 7,70 juta sehingga tetap merupakan masalah serius karena berdampak terhadap instabilitas ekonomi, politik, dan keamanan.

Ditambahkannya lagi, pertambahan angkatan kerja setiap tahunnya mencapai 2 juta orang, serta pengangguran yang belum mendapat pekerjaan (carry over) dan pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) cendrung lebih besar jumlahnya dibandingkan dengan kesempatan kerja  yang diciptakan. Kondisi inilah yang menyebabkan jumlah penganggur akan semakin meningkat.

“Untuk itu diperlukan suatu komitmen yang diimplementasikan dalam bentuk usaha yang sungguh-sungguh dari seluruh kalangan baik itu pemerintah, dunia usaha dan seluruh komponen masyarakat untuk mengatasi pengangguran yang dilakukan secara terencana, terkoordinasi, terpadu dan berkesimbungan,” ujar Muhaimin.

Menurutnya, hal itu dapat dilakukan dengan peningkatan SDM dengan membangun kompetensi seperti skill, knowledge dan attitude tenaga kerja, membangun sistem pendidikan dan pelatihan tenaga kerja, memfasilitasi  tumbuh dan berfungsinya mekanisme bursa kerja (job fair) serta memprakarsai program pengembangan kewirausahaan dengan mendayagunakan sumber daya Indonesia yang ada dan mendukung keberlangsungan usaha.
Sementara itu, Plt Gubsu H Gatot Pujonugroho dalam sambutannya mengatakan,  kondisi pengangguran terbuka di Sumut cukup bagus yakni 6,7 persen dan lebih kecil dibandingkan angka pengangguran rata-rata nasional. Hal ini diperoleh berkat kerja sama semua pihak baik itu pemerintah, stake holder dan dunia usaha yang terus menggeliatkan usaha sehingga menyerap tenaga kerja.

Meski demikian, Gatot dalam kesempatan itu minta bantuan Menakertrans terkait kurngnya pasokan gas di Sumatera Utara, termasuk Kota Medan. Kekurangan itu menyebabkan terganggunya kelangsungan dunia usaha. Diyakininya, jika ketersediakan gas cukup, maka angka pengangguran bisa ditekan lagi.  Karenanya, Gatot berharap agar Menakertrans bisa membantu  mengatasinya.(adl)

Kejar Eropa

Osasuna vs Malaga

SELAIN persaingan dua tim papan atas La Liga, Real Madrid dan Barcelona, ternyata tim-tim yang berada di bawah kedua tim ini pun kini berusaha melaju kencang guna memenuhi target yang ditetapkan di akhir musim kompetisi nanti Valencia, Malaga, Levante, Sevilla dan Osasuna adalah tim-tim yang berpeluang mentas di kompetisi Eropa, baik di ajang Liga Champions maupun di pentas Europa League, pada musim kompetisi mendatang.

Liga Champions tetap menjadi target prioritas oleh seluruh tim. Sayangnya, tak semua tim bisa berkompetisi di sana. Untuk ajang La Liga, dua  tim teratas berhak berlaga secara otomatis, sedangkan peringkat ketiga dan keempat harus melakoni babak penyisihan.

Real Madrid dan Barcelona tampaknya tak goyah menjadi dua wakil dari Spanyol yang lolos secara otomatis, sementara jatah dua tim yang berlaga lewat jalur playoff masih menjadi rebutan di antara lima tim seperti yang disebutkan tadi.

Nah, karena hal tersebut dua tim yang akan berlaga di Reyno de Navarra dini hari nanti, Osasuna dan Malaga sama-sama mengusung misi kemenangan.

Tuan rumah Osasuna yang kini menempati posisi ketujuh di bawah Sevilla bertekad meraih poin penuh agar menyalip posisi tim berjuluk Los Rojiblancos itu.

“Saya meyakini tim ini butuh target untuk dipenuhi, sehingga seluruh pemain memiliki motivasi untuk memenangi pertandingan. Jika kami bisa bermain bagus, maka saya optimis jika tim ini bisa mengakhiri musim ini dengan mendapatkan jatah untuk bermain di kompetisi Eropa musim depan,” kata José Luis Mendilibar, entrenador Osasuna.

Sayangnya, menatap laga nanti Mendilibar tak bisa menurunkan tujuh pemain pilarnya seperti Raul Garcia (kartu merah melawan Betis), Kike Sola (cedera), Masoud Shojaei (cedera), Sergio Fernandez (Olimpiade), Ibrahima Balde (Olimpiade), Marc Bertran (cedera betis) dan Ion Echaide (cedera).

“Harusnya jika dua pemain lainnya tak berlaga di ajang Olimpiade, pastinya tim ini dapat memanfaatkan tenaga mereka. Ini benar-benar masa yang sulit buat tim,” sesal Mendilibar.

Dengan kondisi ini bukan tak mungkin Malaga yang berambisi menempati peringkat ketiga dapat mencuri kemenangan di Reyno da Navarra.
Saat ini Malaga menempati peringkat keempat dengan poin 51, atau tertinggal satu angka dari Valencia. Artinya jika Valencia gagal meraih kemenangan saat menjamu Real Betis, sedang Malaga mengalahkan Osasuna, maka dengan sendirinya Valencia dan Malaga bertukar tempat di klasemen sementara La Liga.

“Kami datang ke sana untuk mancari kemenangan, karena itu (menang, Red) bisa mengantarkan kami memenuhi target yang diapungkan manajemen beberapa waktu lalu. Kami sudah berada di target itu dan kami ingin melewatinya dengan menempati peringkat ketiga,” bilang Manuel Pellegrini, entrenador Malaga.

Sebagai refrensi, dari 15 kali menjamu Malaga, tuan rumah Osasuna menang 6 kali, kalah 4 kali, sedang 5 pertandingan lainnya berakhir imbang. Pada pertemuan musim lalu di markas Osasuna, tim tuan rumah menang dengan skor 3-0. Nah, bagaimana hasil pada pertandingan kali ini? (*)

All Out

PSMS VS Persidafon

MEDAN- Usai dipecundangi Deltras FC Sidoarjo 1-3 di Stadion Teladan, Kamis (18/4) lalu, PSMS tak mau tersandung dua kali di depan pendukung fanatiknya. Menghadapi Persidafon Dafonsoro sore ini (23/4), Ayam Kinantan optimis bisa meraih poin penuh.

Karteker pelatih PSMS Roekinoy menuturkan, pertandingan bentrok Persidafon sangat penting. “Tiga pertandingan di awal putaran kedua ini, kita baru meraih satu poin. Ini tentu bukan hasil yang bisa dibanggakan. Kemenangan terhadap Persidafon mutlak kita perlukan untuk terus bisa bersaing menuju papan atas klasemen ISL,” ungkapnya, Minggu (22/4).

Namun, ia tetap tak mau anak-anak PSMS menganggap remeh Gabus Sentani, julukan Persidafon. “Kita sudah mempersiapkan semua, termasuk mengenai mental pemain. Tentu itu semua di luar masalah non teknis. Tapi tetap saja Persidafon tak bisa dipandang sebelah mata,” jelas Roekinoy.
“Besok (hari ini, Red) anak-anak sudah didoktrin agar bertanding all out atau dengan segala kemampuan terbaik mereka. Karena, saat kita bertanding di sana (Dafonsoro), hasilnya kita kalah. Ini saatnya kita membalas dengan meraih poin penuh, dan kita sudah melupakan kekalahan semalam (Terhadap Deltras). Kita belum habis,” tegas Roekinoy lagi.

Mengenai pemain pilar yang bakal absen memperkuat tim saat menghadapi Persidafon, Roekinoy memaparkan ada tiga pemain. “Yakni Zainal yang terkena hukuman akumulasi kartu kuning, selanjutnya Rahmad dan Denny Rumba karena cedera. Untuk itu, Wiganda akan kita plot mengisi posisi yang mereka tinggalkan,” katanya.

“Kita usahakan tak mengulangi kesalahan mendasar. Mengenai Shin Hyun Joon masih akan tetap kita cadangkan. Karena ia belum bisa menyesuaikan permainannya dengan karakter Medan,” tambah Roekinoy.
Mengenai masalah non teknis yang hingga kini dialami manajemen PSMS, diakuinya sungguh mempengaruhi keadaan tim. “Sebenarnya kondisi ini juga dialami klub-klub lain di ISL. Ada yang dijanjikan PT BLI mengenai subsidi 1,5 miliar, namun tak kunjung dicairkan. Kita sudah dan masih terus mendesak. Alternatif lain masalah gaji ini, mungkin kita akan upayakan pinjaman lagi kepada pemain,” ungkap manajer PSMS Benny.

Sementara asisten manajer Persidafon Sudirman mengatakan, menghadapi PSMS mereka membawa 19 pemain. “Kami juga sudah mempersiapkan diri dengan latihan-latihan. Kami sadar di sini adalah tamu. Tapi paling tidak kami bertekad akan membawa pulang satu poin,” jelasnya.

Ternyata masalah gaji pemain yang tersendat, Persidafon juga mengalaminya. “Soal gaji, itu sudah jadi rahasia umum. Meski secara psikologis pemain terpengaruh kondisi ini. Kami tetap mengharapkan loyalitas pemain,” tambah Sudirman.

“Kami tetap akan tampil offensif, meski Patrich Wanggai tidak bisa memperkuat tim. Semua pemain PSMS wajib diwaspadai. Tidak bisa per individu. Kita akan memanfaatkan kekompakan dan kerjasama tim untuk mengalahkan PSMS,” katanya lagi.

PSMS dan Persidafon sama-sama telah mengoleksi 22 poin. PSMS di posisi 12 dan Persidafon berada setingkat di bawahnya. Jika berhasil meraih poin penuh, PSMS bakal bisa merangsek ke posisi sembilan di atas PSPS Pekanbaru yang masih mengoleksi 24 poin di peringkat 10 klasemen sementara ISL. (saz)

Mikroskill Kampiun UMSU Cup 2012

MEDAN- Penampilan apik tim basket putra Mikroskill berbuah manis. Mikroskill menjadi juara Turnamen Basket UMSU Cup 2012 setelah di final, Minggu (22/4) kemarin malam, mengubur asa STIE Harapan dengan skor 60-45. Mikroskill pun berhak atas piala tetap dan bergilir Rektor UMSU.

Ini duel kedua kali pada turnamen setelah keduanya bentrok di penyisihan. Sejak awal dominasi Mikroskill sudah terlihat. Azrul, Hendrik, Evan, Yosafat dan Anggara mampu mengunci permainan lawan. Sebaliknya Harapan seperti tampil anti klimaks dengan performa yang melorot drastis. Dilengkapi dengan pemain andalannya Taufik yang cedera hingga tak dapat main maksimal. Azrul dan Hendri bergantian menyumbang angka hingga Mikroskill melaju dengan 17-8 di kuarter pertama.

Performa Harapan sedikit membaik di kuarter kedua. Suharto menjadi aktor kebangkitan Harapan untuk menempel perolehan angka lawan. Namun Harapan melakukan banyak turn over dan Hardi terkena foul trouble.

Laju angka Mikro sempat terhenti di angka 36. Namun Mikroskill bangkit di kuarter penentu dengan aksi Evan dan Hendrik. Mikroskill memantapkan keunggulannya 60-45 yang terjaga hingga akhir laga.

Sebelumnya di perebutan tempat ketiga, UMSU menundukkan USU 55-37. Irwan Fahmi cs pun sedikit terhibur dengan juara ketiga. Sementara tim putri Cendana lebih dulu memastikan juara untuk kategori putri setelah mengalahkan UMSU di final Sabtu (21/4) lalu.

Turnamen yang digelar sejak Minggu (15/4) lalu ini resmi ditutup rektorat diwakili Pembina olahraga UMSU, Hendra. Sementara Ketua Panitia, Sobri berharap kegiatan yang kali pertama digelar ini dapat terus digelar setiap tahunnya. (mag-18)

Baptista Dendam Claudio Ranieri

STRIKER asal Brazil Julio Baptista Malaga, Kamis setelah kembali ke ibukota Costa del Sol dari Brazil. Baptista pulang ke kampung halamannya untuk cedera yang dialaminya.

Baptista yang mengalami cedera retak kaki kiri pada Desember lalu telah menjalani operasi. Namun, belum lama pulih Baptista kembali mengalami cedera hamstring.

“Pemulihan berlangsung dengan baik. Sesungguhnya jika coach memberi kepercayaan kepada saya untuk menghadapi Osasuna, maka saya siap dimainkan,” bilang Baptista, entrenador Malaga.

Saat disinggung tentang karir sepak bola yang terlihat jalan di tempat, Baptista mengatakan bahwa semua itu merupakan tanggung jab Claudio Ranieri karena jarang memainkannya saat masih berkostum AS Roma.

Selanjutnya dengan tegas Baptista mengecam mantan pelatihnya tadi dengan menyebutnya telah menghancurkan karirnya.

Seperti yang diketahui, Baptista memperkuat Roma tahun 2008 hingga Januari tahun 2011, ia mencetak 12 gol dalam 57 pertandingan.
“Ranieri adalah alasan utama mengapa saya gagal di Roma. Dia berusaha menghancurkan saya. Saya tidak pernah bermain. Di samping bermain atau tidak, hal yang paling penting bagi saya adalah rasa hormat dan kejujuran di antara  setiap orang,” bilang Baptista.

“Ranieri tidak sepenuhnya jujur kepada saya ataupun pemain lain, tetapi dia secara khusus bersikap buruk pada saya. Saya memulai dengan baik awalnya, tetapi setelah mengalami cedera, dia mulai meninggalkan saya. Ranieri tidak memperdulikan saya, saya bahkan tidak dipanggil ke skuad dan disingkirkan. Sungguh bukan cara yang benar untuk bersikap,” tandas Baptista. (bbs/jpnn)