Home Blog Page 13598

Tangguhkan Pembangunan Tower di Jalan Baru

082161147xxx

Yth Bapak Bupati Deli Serdang Kadis Informatika dan Komunikasi Kabupaten Deliserdang mohon kiranya dapat menangguhkan izin pembangunan tower di Jalan Baru Gang Baru/Sentosa Sukadono Tanjung Gusta Kecamatan Sunggal Kabupaten Deliserdang. Kami warga tidak pernah memberikan tanda tangan persetujuan untuk pembangunan tower khususnya kami yang hanya berjarak 4-10 meter dari tower. Pihak tower tidak pernah mengindahkan keluhan kami dan mereka terus membangun. Kami mohon kiranya Bapak dapat bertindak tegas dan melihat ke lapangan.

Buat Surat Keberatan Masyarakat

Kalau masyarakat keberatan dan kalau belum keluar izinnya, buat saja surat keberatan masyarakat. Tujukan kepada Bupati Deliserdang ditembuskan kepada camat. Terima kasih.

Drs Umar Sitorus
Kabid Humas Dinas Infokom Deliserdang

Hasilkan Sarjana Siap Kerja

Canangkan Gerakan Penanggulangan Pengangguran di Unpab

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Drs H Muhaimin Iskandar MSi mencanangkan Gerakan Penanggulangan Pengangguran (GPP) dan Job Fair 2012 di kampus Universitas Panca Budi (Unpab), Sabtu (21/4).

Hadir dalam acara yang dirangkai penyerahan bantuan bursa kerja, bantuan bina lingkungan, penyematan magang keluar negeri, penyerahan klaim asuransi dan aneka kegiatan lain yakni Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho ST, Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM, Rektor Unpab HM Isa Indrawan, Anggota DPD RI Parlindungan Purba SH MM, dosen dan mahasiswa Unpab dan undangan lain.

Menteri menilai keberadaan gerakan penanggulangan pengangguran ini menunjukan komitmen mendorong sarjana lulusan perguruan tinggi siap kerja dan mencari solusi mengatasi tingkat pengangguran mencapai 7,7 juta jiwa secara sistematis sehingga mampu memiliki daya saing.

Ia berharap semua pihak mampu mensinergikan semua potensi dalam menghasilkan lulusan perguruan tinggi. ‘’Juga menumbuhkan dan memfasilitasi bursa kerja yang transparan dan memiliki nilai timbal balik antara dunia usaha dan pencari kerja,’’ katanya.

Muhaimin juga memberi dukungan pengembangan wirausaha dengan mendayagunakan sumber daya yang ada. Ia prihatin apabila sarjana menganggur sehingga perlu dilakukan dua strategi pokok yakni mahasiswa dibekali perencanaan kerja yang matang.

‘’Sambil menuju sasaran pekerjaan yang tepat, semua sarjana diberi kesempatan memanfaatkan ilmunya dalam dunia pemagangan,’’ kata menteri sembari berpesan agar mahasiswa terus melatih kreativitas dan produktivitas sebagai suatu kegiatan terus menerus dan memberi fasilitasi.
Rektor Unpab Muhammad Isa Indrawan, mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk mengatasi pengangguran dengan bekerjasama dengan berbagai dunia usaha dan industri termasuk dengan membuka kesempatan magang dengan kegiatan bursa kerja dan GPP tersebut.

Dalam kunjungan di Unpab, menteri menerima ulos dari Wali Kota Medan dan Rektor Unpab. Menteri juga menerima plakat dari Plt Gubsu. Usai memukul gong pembukaan, menteri meninjau lokasi bursa kerja dan bersilaturahmi dengan civitas akademika Unpab. (*)

Menuju Kota Perdagangan Internasional

Sergai Expo 2012 Meriahkan Perhelatan MTQ ke-33

Pertama kalinya Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menggelar expo pameran produk unggulan dan investasi daerah bekerja sama dengan PT Intisari Aksi Semesta pada rangkaian acara Musabagah Tilawatil Quran (MTQ) tinggkat Provinsi Sumatera Utara ke -33 yang dilaksanakan 28 April – 5 Mei 2012  mendatang .

Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provsu ke -33 itu, akan dilaksanakan di Kelurahan Melati Kebun, Kecamatan Pegajahan, Sergai yang bersebelahan dengan lokasi pameran untuk memeriahkan perhelatan MTQ tersebut. Para pengunjung nantinya akan menikmati pameran yang dilaksanakan Dinas Perindagsar Sergai, mulai pembukaan MTQ sampai akhir penutupan dengan beragam pameran.

Sergai Expo, rancangan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar (Disperindagsar) ini, diharapkan mampu menarik pengunjung untuk melihat langsung potensi Sergai.

Menurut Kadis Perindagsar Sergai Drs. Indra Syahrin MSi, MTQ ke -33  merupakan event yang potensial dan dapat menjadi media promosi yang efektif bagi pemerintah kabupaten, karena ribuan masyarakat dari berbagai kabupaten/kota se Sumut, akan tumpah ruah di perhelatan akbar tersebut.
“Dalam hal ini, Sergai Expo akan memanjakan  dan sekaligus memberi perkenalan dalam bidang Perindustrian Perdagangan dan Pasar,” kata Indra Syahrin.

Ditambahkannya, meski Kabupaten Serdang Bedagai merupakan kabupaten pemekaran yang dipimpin H. T Erry Nuradi dan Ir Soekirman, tapi suatu keberuntungan Sergai bisa menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan MTQ ke -33 tingkat provinsi.
“Tentunya berbagai kegiatan pameran yang telah dirancang sekian lama oleh Disperindagsar Sergai akan memeriahkan perhelatan MTQ ke-33 itu,” sebutnya.

Indra Syahrin menuturkan, Bupati Kabupaten Serdang Bedagai H T Erry Nuradi MSi, sangat menyambut baik pelaksanaan Sergai Expo yang bertepatan dengan pelaksanaan MTQ ke-33 tingkat Provinsi Sumatera Utara itu.

Dalam hal tersebut, Indra Syahrin mengatakan, Bupati Sergai HT Erry Nuradi MSi berupaya untuk meningkatkan pelayanan di semua lini, termasuk di dalamnya mengajak  para  pedagang (traders), pembeli (buyers) dan para pemangku kepentingan (stakeholders) untuk memajukan Provinsi Sumatera Utara.

Lebih lanjut, rencana beroperasinya Bandara Kuala Namu juga menjadi perhatian penting bagi Kabupaten Sergai. Oleh karenanya, pelaksanaan Sergai Expo yang pertama kali dilakukan ini menjadi cikal bakal dalam mewujudkan  Kabupaten Sergai sebagai kota perdagangan Internasional nantinya.
“Karena jarak Kabupaten Sergai dengan Bandara Kuala Namu cukup dekat sehingga dapat memberikan peluang tersendiri bagi Kabupaten Sergai, untuk memajukan daerah pemekaran ini,” sebutnya.

Sergai Expo ini nantinya, akan menampilkan beragam karya mulai dari produk industri kecil dan menengah, teknologi informasi, property, furniture, informasi daerah tujuan wisata, informasi peluang investasi, produk hasil pertanian, perkebunan dan peternakan, produk hasil perikanan dan kelautan, produk unggulan berbagai daerah, hasil kerajinan dan aksesoris, kuliner, busana dan mainan.

Usaha kecil dan menengah atau lebih dikenal dengan nama UKM, sambung Indra, menjadi salah satu andalan dalam pameran nantinya, karena UKM di Sergai sedang giat-giatnya diberi dukungan oleh Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) melalui Disperindagsar untuk ikut memeriahkan Sergai Expo.

Masih Indra, Pameran ini mengangkat budaya kreatif dari berbagai unit  usaha kecil dan menengah dari seluruh Kabupaten/Kota se – Provinsi Sumatera Utara. Pameran ini sangat cocok didatangi untuk masyarakat yang ingin membeli, mengoleksi, atau pihak ketiga  yang sedang mencari mitra usaha.
Indra Syahrin menjamin, kalau produk yang dipamerkan merupakan produk asli dari seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara yang menonjol dan sudah dikembangkan sampai pasar Internasional.

Harapan yang diusung dari terselengaranya MTQ tingkat Provinsi Sumatera Utara ke -33 ini, adalah terangsangnya dan termotifasinya setiap industri kreatif, hingga menuju Kabupaten Serdang Bedagai sebagai kabupaten perdagangan Internasional.

Sebelumnya, Bupati Serdang Bedagai HT Erry Nuradi MSi, dalam hal ini diwakili Sekdakab Sergai Haris Fadillah MSi pada pertemuan yang turut dihadiri perwakilan dari beberapa Kabupaten/Kota dalam  acara Gathering Expo Serdang Bedagai di Hotel Grand Antares Medan, Rabu (4/4) lalu, mengimbau dan sangat mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sumut, BUMN/BUMD, Industri Pariwisata, Perusahaan Swasta Nasional dan Multinasional, Perbankan, Lembaga Pendidikan dan Industri Otomotif sekaligus pengusaha dan investor untuk berperan serta dalam expo ini.

Lebih lanjut, Sekda mengatakan, rencananya MTQ ke -33 ini akan dihadiri Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, Menteri Agama Suryadharma Ali dan 22 duta besar negara sahabat. MTQ ke -33 tingkat Provinsi Sumatera Utara ini, akan dibuka Sabtu, (28/4) pukul 20.00 WIB. Acara diawali dengan pawai ta’aruf dan pawai kendaraan hias diikuti sekitar 8.800 orang terdiri dari kontingen 33 Kabupaten/Kota dan para pelajar se-Sergai serta organisasi masyarakat pada Sabtu pagi (28/4) dari Kota Perbaungan menuju Desa Kebun Melati, Kecamatan Pegajahan.

Lebih lanjut dijelaskan Haris Fadillah, untuk menghindari kemacetan lalu lintas, Panitia Pelaksana MTQ ke -33 sudah berkoordinasi dengan pihak Poldasu untuk mengalihkan rute jalan dengan menggunakan jalur alternatif. Diimbau kepada pengemudi truk dan bus dapat menggunakan jalur alternatif melalui Lubuk Pakam – Galang – Dolok Masihul dan keluar di Kota Tebing Tinggi, demikian sebaliknya. Dan untuk kendaraan pribadi dan minibus dapat menggunakan jalur alternarif melalui Kecamatan Pantai Cermin menuju Kecamatan Tanjung Beringin dan keluar di Simpang Bedagai mulai pukul 08.00 – 12.00 WIB tepat pada pelaksanaan pawai ta’aruf.

Untuk pelaksanaan acara yang bertema “Dengan Musabaqah Tilawatil Quran ke -33 Provinsi Sumatera Utara Kita Mantapkan Kehidupan Masyarakat Yang Religius dan Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama” akan dilaksanakan di 8 (delapan) lokasi yakni Mimbar Tilawah, Istana Replika, aula dan ruang belajar SMKN 1 Pegajahan, Wisma Juang Perbaungan, Masjid Sulaimaniyah Perbaungan dan Masjid Al-Mu’awarah PTPN IV Kebun Adolina. (mag-16)

Bertutur melalui Lensa

Ir Fendy PC Yeoh, Pengusaha Penghobi Fotografer yang Diakui Internasional

Bermula dari kecintaan atas seni foto semasa duduk di bangku SMA di Malaysia, Fendy PC Yeoh kini menjadi salah satu fotografer amatir Medan yang berkiprah di tingkat internasional. Sejak 2008, pria 63 tahun ini setidaknya sudah memiliki 235 foto yang diakui internasional.

Fendy PC Yeoh dengan semangat memperlihatkan karyanya berjudul Mom and Daughter. Fendy membidik kerutan di wajah dua wanita tua itu pada 2010 lalu. Mereka adalah ibu berusia 97 tahun dan anaknya yang sudah 65 tahun dan tinggal di sebuah gubuk Pantai Labu, Serdang Bedagai.

“Ini karya pertama saya yang dapat penghargaan internasional. Karya saya yang paling berkesan,” ujar Fendy lalu tersenyum.

Menurut ayah tiga anak ini, foto tersebut makin bernilai karena cerita di balik kerutan kedua wanita itu. Enam bulan setelah foto Mom and daughter meraih perunggu di Amerika Serikat, Fendy mendatangi ibu dan anak itu. Dengan perasaan senang, dia membawa buah tangan untuk diberikan kepada kedua ‘modelnya’ tersebut serta keluarga mereka. Ternyata ibunya sedang sakit keras. Keterbatasan dana membuat nenek tersebut hanya terbaring di dipan di rumahnya.
“Pulang dari sana, satu malam itu saya tidak bisa tidur,” ungkap Fendy Yeoh.

Ternyata kondisi nenek tersebut menggugah nuraninya. Beberapa hari berselang, ia kembali ke Pantai Labu dan membawa uang untuk biaya ke dokter dan diserahkan ke keluarga nenek tersebut. “Hati kecil saya puas setelah membantu mereka,” sebutnya.

Sayang, Fendy tidak bersedia salah satu bila foto masterpiecenya itu dikorankan. “Enggak enak sama keluarga mereka. Lagian nenek itu sudah tiada,” sebutnta.

Demikianlah Fendy menceritakan objek foto-foto lainnya. Hasil jepretan yang beberapa diantaranya sudah mengalami polesan di photoshop. “Saya memang penghobi foto salon,” katanya.

Hasil jepretan yang umumnya diambil dari perkampungan di Sumatera Utara dan Pulau Jawa dan daerah lain di Indonesia. Umumnya, Fendy memilih objek manusia atau mahluk hidup lain seperti ayam, orangutan. Untuk menguatkan cerita di foto, tak jarang ia menambahkan objek. Dari semua karya-karya itu, Fendy Yeoh merasa tidak perlu menuliskan latar belakang waku dan tempat, termasuk nama model dan objek. “Saya fotografer amatir, Cuma hobi dan tidak menjual foto,” ujarnya memberi alasan.

Hunting foto biasanya dilakukan di akhir pekan. Dengan kamera Nikon D 90nya, ia melepas kepenatan bekerja sambil melihat objek foto. “Berburu objek foto kalau saya tidak sedang main golf di Tuntungan,” kata pemilik usaha ofset tertua di Medan ini.

Kalau bepergian, Fendy lebih sering sendiri atau bergabung bersama rekan-rekannya pecinta fotografi. Sesekali ia ke Singapura, bertemu komunitas foto di sana. “Sekali sebulan, PSS (The Photographic Society of Singapore) melakukan kegiatan foto bersama. Objek, property dan lokasinya, pengurus yang sediakan,” sebutnya lagi.

Dari dua perkumpulan fotografer di Singapura itu pula Fendy Yeoh mendapat pengakuan hingga berhak menjadi juri lomba foto internasional. “Perkumpulan itu diakui oleh pemerintah Singapura dan perkumpulan internasional lain,” ungkapnya lagi. Saat ini, Fendy Yeoh sedang membidik pengakuan dari asosiasi fotografer Amerika Serikat. Jalan ke arah itu tampaknya sudah didapat. “Tinggal sedikit syarat lagi,” sebutnya. (tms)

Sosialisasi dengan Warga Desa

Ketertarikan Fendy Yeoh terhadap objek natural, membuatnya sering keluar-masuk perkampungan. Dia kerap menjadikan orang desa sebagai model. Dan untuk itu, Fendy harus melakukan pendekatan terlebih dahulu. “Bisa makan waktu berjam-jam,” sebutnya.

Dari pengalamannya, orang-orang cenderung tidak mau diambil gambarnya kalau disebut foto itu untuk keperluan media massa. Setelah berbincang-bincang dan memperkenalkan diri sebagai penghobi foto, Fendy meminta modelnya melakukan kegiatan tertentu. “Bisa sampe 50 kali jepret,” katanya.

Di sebuah kampung di dekat Pantai Cermin, Fendy pernah membeli es krim dari merek ternama untuk diberikan kepada dua anak. “Kebetulan ada eskrim lewat,” sebutnya. Saat seorang anak menyeruput es dan dilihat oleh rekannya, Fendy mengambadikan momen tersebut. “Anak-anak posenya alami, tidak dibuat-buat. Tinggal kepekaan kita memilih momen yang bagus,” ujarnya. (tms)

Pandangan Fendy PC Yeoh tentang Fendy PC Yeoh

Pecinta seni foto semasa duduk di bangku SMA. Kamera adalah teman sejati yang selalu menenteng di bahu ketika bepergian. Walau masih duduk di bangku SMA kelas 3, telah menerima penghargaan di beberapa lomba foto pelajar internasional.

Setelah lulus kuliah di bidang teknik sipil, gantung kamera selama belasan tahun karena kesibukan pekerjaan. Angkat kamera kembali pada 2008 setelah bergabung dengan teman-teman sehobi di kota Medan. Saya sangat terhau oleh fotografer muda kota Medan yang penuh semangat dan antusias.

Selain aktif di Medan Digital Photographic Club MDPS), juga anggota Toba Photographer Club (TPC), Photographic Society of America (PSA), The Photographic Society of Singapore (PSS), dan Singapore Colour Photographic Society (SCPS).
Sejak 2010, meraih 235 kali accepted (diterima) oleh salon photo internasional dengan medali emas, perak, perunggu, penghargaan honorable mention dan lain-lain.(*)

 

Lahir Medan, 1949
Istri Nani Harifin (50 tahun)
Anak 1. Iin Meydi Winata (kuliah di Australia)
2. Ian Junardi (kuliah di Australia)
3. Irvin Dedy (SMA di Medan)
Pendidikan Teknik Sipil di University of Moneytoba
Pekerjaan Pemilik PT Pagi Tobacco Company

Masih di Zona Degradasi

PSMS vs PSM

MEDAN- PSMS berhasil melanjutkan tren positif hingga lima pertandingan terakhirnya. Menahan imbang PSM Makassar yang notabene klub papan atas IPL dengan skor 0-0 di Stadion Teladan, Sabtu (21/4) sore, merupakan hasil yang tak mengecewakan bagi sang pelatih Fabio Lopez.

Namun, dengan tambahan satu poin pada laga ini belum bisa mendongkrak PSMS dari posisi buncit klasemen sementara IPL dengan mengoleksi 10 poin dari 13 kali bertanding. Begitu juga PSM yang tak tergeser dari posisi kedua dengan torehan 23 poin hasil 14 kali bertanding.

Formasi lini depan yang diusung Fabio Lopez cukup baik mendobrak pertahanan Pasukan Ramang, namun sayang, lemahnya penyelesaian akhir menghambat pesta di Stadion Teladan. “Kami tak punya striker tengah sebagai pengganti Julio Cesar Alcorse. Kami memiliki peluang dan menembus ke kotak penalti PSM sampai empat kali, namun belum bisa menghasilkan gol,” ungkapnya usai laga.

“Pertimbangan saya, PSM berada di posisi kedua klasemen IPL, sementara kami paling bawah, seharusnya mereka bisa mencetak gol ke gawang PSMS,” ujarnya.
Menurutnya, hasil seri di kandang dengan kondisi timpang cukup baik. “Saya tidak suka ada yang menganggap seri di kandang artinya kalah. Ini mental. Ini bukan masalah saya, seharusnya PSM yang bisa memenangkan pertandingan dan meraih juara,” kata pelatih 38 tahun itu.

Sementara, bagi Petar Segrt, hasil seri menghadapi PSMS juga dianggap cukup baik, karena durasi jadwal PSM yang cukup padat. “Dalam 12 hari kami melakoni lima pertandingan. Perjalanan melelahkan, kami juga kehilangan lima pemain, dan ini merupakan satu kekurangan. Satu poin sudah baik buat kami,” tuturnya.

Dia juga memberikan kredit poin bagi kiper PSM Andi M Guntur yang menggantikan Denny Marcel yang sakit. “Guntur bermain baik, tidak kebobolan di penampilan pertama. Bermain bersih,” jelas Petar.
Mengawali babak pertama, jual-beli serangan mewarnai pertandingan tersebut. Permainan yang cukup berimbang, membuat bola hilir-mudik di lini tengah. Vagner Luis membangkitkan asa suporter PSMS menit ke 19. Sayang, tendangannya melayang di atas gawang lawan.

Selanjutunya PSMS kembali berpeluang. Nico Susanto, menit 21 gagal memaksimalkan. PSM juga sebenarnya memiliki peluang baik, namun rapatnya pertahanan Safrudin Tahar, Vagner Luis-Goran Gancev-Fadli Hariri membuat Andi Oddang dkk tidak bisa berbuat banyak. Babak pertama berakhir 0-0.

Atmosfer pertandingan memanas di babak kedua. PSMS yang tidak mau malu di hadapan publik pendukung menciptakan beberapa peluang. Gelandang muda Kiki Lussisanto menit 53 gagal memaksimalkannya. Begitu juga peluang Nico menit 61, headingnya mengarah ke kanan gawang lawan.

Striker PSM Rahmat yang tidak dapat berbuat banyak akhirnya digantikan Kaharudin di menit 59. PSMS kembali gagal memaksimalkan peluang lewat Safrudin Tahar menit 62. Kiki yang cedera akhirnya ditarik keluar dan Abdul Kamil masuk menit 68.

Pergantian ini sedikit menyegarkan PSMS yang mengembalikan Andrea Abu Bakar dari striker sayap menjadi gelandang. Nico Susanto yang kurang maksimal di babak kedua keluar, digantikan Juanda Mayadi. Sayang, pergantian itu belum membuat PSMS mampu menambah pundit-pundi gol. Hingga peluit panjang babak kedua ditiupkan wasit Faulur Rosy, kedudukan imbang 0-0 tetap bertahan. (saz)

Iqbal Ingin Jadi Kebanggan Keluarga

MEDAN- M.Iqbal Daulay adalah salah satu siswa penjaga gawang andalan SSB Generasi Kosek yang mempunyai cita-cita menjadi penjaga gawang handal dengan bakat yang dimilikinya.

Anak dari pasangan Arifin Daulay dan Herlina Nasution itu sedang giat-giatnya menjalani latihan untuk mengasah kemampuan menjadi penjaga gawang handal.

“Dengan bakat yang saya miliki, saya akan berusaha berlatih lebih giat lagi sehingga dapat membahagiakan orangtua saya, ” katanya kepada wartawan ketika dijumpai di lapangan Lanud Polonia Medan usai bertanding pada laga di partai final kualifikasi Manchester United Premier Cup (MUPC) 2012, Sabtu (21/4).

Untuk pertama kalinya, dia akan menginjakkan kakinya di kota Jakarta dan menujukkan kemampuannya di ivent bergengsi itu karena dia beserta timnya dari SSB Generasi Kosek akan mengikuti kualifikasi MPUC tingkat nasional mei mendatang.

Meski begitu, anak yang mengidolakan Ikal Kasilas penjaga gawang dari klub luar itu mengaku masih butuh pembinaan yang lebih dalam walaupun sudah lima tahun menimba ilmu di SSB Generasi Kosek.

Dimata ibunya, Iqbal adalah seorang anak yang mempunyai sikap yang cukup baik dan niat belajar yang cukup tinggi.

“Walapun anak paling kecil di keluarga kami, Iqbal tidak pernah menunjukkan sikap manja. Malah dia kebanyakan menunjukkan sikap seperti anak yang paling besar ” katanya kepada wartawan ketika dijumpai di lapangan.

Herlina melihat bakat dalam bermain bola lebih dominan dari pada bagian yang lain, “Jadi, tidak apalah mengeluarkan biaya untuk meningkatkan motivasinya untuk menggapai cita-citanya,”

Hal senada juga disampaikan Sucipto Pelatih Kepala SSB Generasi Kosek, bahwa Iqbal adalah anak yang mempunyai kemauan yang cukup tinggi dalam belajar khususnya dalam bermain bola. “untuk seumuran Iqbal, dia termasuk siswa yang cukup mudah dalam menerima pelajaran yang kami berikan bersama pelatih lain, apabila itu tetap ditingkatkan, saya yakin dia bisa jadi penjaga gawang handal,” katanya mengakhiri (mag-10)

Tim Futsal Sumut Ikut Piala Emas

MEDAN- Guna meningkatkan jam terbang dan menguji perkembangan hasil pelatihan daerah, tim futsal Sumut berencana mengikuti turnamen Piala Emas di Jakarta pada 11-19 Mei mendatang. Laga yang digelar di GOR Ciracas Jakarta Timur (Jaktim) rencananya akan diikuti daerah-daerah pesaing di PON 2012 September mendatang.

Menurut Ketua Badan Futsal Daerah (BFD) Sumut, Rafriandi Nasution, tim futsal Sumut akan menjadikan ajang ini sebagai ajang try out. “Kita ikut Piala Emas tahun ini sebagai ajang ujicoba. Apalagi memang anak-anak sudah menunjukkan perkembangan signifikan dari hasil tes fisiknya dan harus diuji lewat ujicoba,” katanya, Sabtu (21/4) kemarin.

Keikutsertaan klub-klub di Jakarta dan mayoritas tim PON dari daerah lain yang kabarnya juga turut menerjunkan atletnya membuat Piala Emas ini cocok sebagai tolak ukur menguji kekuatan. “Klub-klub futsal di Jawa dan tim-tim PON di Jakarta ikut. Kita mengambil ini sebagai ajang ujicoba untuk menakar peta kekuatan sebenarnya,” tambah mantan anggota DPRD Sumut ini.

Ujicoba ke luar daerah memang dirasakan sangat diperlukan. Apalagi di Sumut tak lagi ada sparing yang sepadan. “Untuk level Sumut kita sudah tidak menemukan lawan lagi. Belum ada tim-tim di Sumut yang bisa mengalahkan tim PON. Tapi kita tidak ingin kondisi ini membuat anak-anak besar kepala. Kita tidak ingin mereka menjadi katak dalam tempurung. Satu-satunya cara adalah try out ke luar,” lanjutnya.
Tahun lalu tim futsal Sumut juga berpartisipasi dan sukses melaju hingga perempatfinal. Tahun ini tim futsal Sumut diharapkan meraih pencapaian yang lebih baik. “Kalau sebelumnya perempatfinal. Tahun ini kalau bisa semifinal atau bahkan juara,” tambahnya.

Rafriandi cukup optimis dengan perkembangan signifikan tim besutan Alpinus itu. “Tetap optimis. Perkembangan anak-anak segi fisik dan visi permainan sangat baik. Untuk kekompakan tim juga,” katanya.

Untuk Piala Emas nanti Sumut tidak akan diperkuat pemain andalan, Syahidan Lubis. Syahidan saat ini memperkuat timnas U-21 yang tengah berlaga di Piala AFF Thailand. “Iya Syahidan tidak bisa ikut karena memperkuat timnas U-21. Namun tidak masalah. Justru keberadaannya di timnas menjadi kebanggaan kita dan motivasi untuk pemain lainnya agar bisa lebih baik,” jelasnya.

Rafriandi berharap dukungan KONI Sumut dan pihak swasta untuk membantu pendanaan tim mengikuti ajang itu.”Dukungan dari KONI Sumut serta manajer dan pihak yg memiliki simpati untuk mendukung keberangkatan,” pungkasnya.(mag-18)

Pesawat Jatuh di Pakistan, Seluruh Penumpang Meninggal Dunia

120 Jenazah telah Ditemukan, tak Ada Tanda Kerusakan Pesawat

ISLAMABAD – Upaya pencarian terhadap para korban kecelakaan pesawat di Pakistan hingga kemarin (21/4) terus berlangsung. Tetapi, para pejabat Pakistan memastikan bahwa tidak ada yang selamat di antara 127 penumpang dan awak pesawat dalam musibah yang terjadi pada Jumat malam lalu (20/4) tersebut.

Pesawat Boeing 737-200 milik maskapai penerbangan domestik Bhoja Air jatuh beberapa saat sebelum mendarat di Bandara Internasional Benazir Bhutto, Islamabad. Lokasi jatuhnya pesawat itu berada di sebuah ladang gandum di pinggiran Kota Islamabad atau hanya sekitar 9,3 kilometer dari bandara. Ketika itu, pesawat yang terbang dari Bandara Internasional Jinnah, Karachi, selatan Pakistan, tersebut membawa 121 penumpang, termasuk 11 anak-anak, dan enam awak.
Menurut Otoritas Penerbangan Sipil Pakistan (PCAA), pesawat tersebut diduga kuat mengalami musibah akibat cuaca buruk. Saat itu cuaca mendung dan juga turun hujan. Laporan lain menyebutkan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kerusakan atau masalah mesin pada pesawat terbang tersebut.

Dirjen Manajemen Bencana Darurat pada Otoritas Pembangunan Ibu Kota Rawal Khan Maitla memastikan bahwa tidak ada yang selamat dalam musibah tersebut.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Pakistan A. Rehman Malik menyatakan bahwa sedikitnya 120 jenazah berhasil ditemukan dan kemudian dievakuasi. ’’Karena cuaca tidak mendukung, kami akan lanjutkan upaya pencarian dengan bantuan helikopter,’’ katanya saat meninjau lokasi kemarin.

Para kerabat korban yang berada di Karachi, tutur dia, sedang diterbangkan ke Islamabad. Hal itu dilakukan untuk membantu proses identifikasi korban kecelakaan tersebut.

Para petugas penyelamat tiba di lokasi dengan berjalan kaki di antara tumpukan lumpur yang tebal beberapa jam setelah musibah. Dalam kegelapan, mereka mencari korban dengan diterangi lampu senter atau cahaya dari telepon seluler.
Puing-puing pesawat, dompet, dan kacamata para korban berserakan. Beberapa bagian pesawat terlihat menyangkut di tiang dan kabel listrik. Sebagian di antaranya mengenai rumah atau permukiman warga. Tetapi, tidak ada laporan soal jatuhnya korban jiwa di kalangan penduduk.

Kecelakaan terjadi di dekat Pangkalan Udara Chaklala, fasilitas militer Angkatan Udara Pakistan, dan berbatasan dengan Bandara Internasional Benazir Bhuto. ’’Ketika musibah itu terjadi, langit terlihat membara karena kobaran api,’’ tutur seorang warga yang menjadi saksi mata.

Badan pesawat hancur berserakan di sekitar lokasi ketika tim SAR mencari dan mengevakuasi korban di wilayah padat penduduk. Empat desa terkena dampak kecelakaan tersebut. Bahkan, pecahan pesawat ditemukan dalam radius satu kilometer.
Dr Wasim Khawaja dari Pakistan Institute of Medical Science menjelaskan bahwa dengan bantuan keluarga dan sidik jari korban, pihaknya telah berhasil mengidentifikasi 73 jenazah. Iidentifikasi jenazah, yang sebagian dalam kondisi hancur, akan menemui kendala. Karena itulah, dia berharap teknologi DNA akan membantu proses tersebut.
Lebih dari 150 kantong jenazah yang berisi potongan dan bagian tubuh korban telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit di Islamabad. Farkhand Iqbal, petugas di kantor pemerintahan Kota Islamabad, menyatakan bahwa hampir semua rumah sakit ditugasi untuk mengidentifikasi korban.

Seorang pria yang telah menunggu kedatangan pesawat tersebut di Bandara Internasional Benazir Bhutto histeris ketika diberi tahu dan mendengar musibah itu. ’’Dua putri saya termasuk korban tewas,’’ ujarnya dengan histeris. Air matanya pun bercucuran. Karena terguncang, dia langsung merebahkan diri di lantai dan kemudian duduk tanpa suara. Para anggota keluarga korban lainnya berkerumun untuk melihat data para penumpang.
Qamar Abbas, paman dari sepasang saudara berumur 18 dan 20 tahun, bertutur bahwa keponakannya sebenarnya ingin pulang ke Islamabad kemarin (21/4). Namun, mereka kemudian terbang lebih awal karena ingin berjumpa dengan bibinya yang baru tiba dari London, Inggris. ’’Kami bahkan tidak tahu kapan atau di mana akan melihat jenazahnya,’’ katanya.

Dua di antara korban tewas adalah pasangan pengantin baru Sajjad Rizvi dan Sania Abbas. Saat keduanya naik dan masuk ke dalam pesawat, mereka langsung membayangkan suasana romantis bulan madu di sebuah resor di bukit dekat Islamabad. ’’Kami sebetulnya menikah bersama pada 28 Maret lalu. Tetapi, nasib berkata lain,’’ terang adik Sania, Zeeshan, di Bandara Islamabad.
Tidak jauh dari Zeeshan, sejumlah anggota keluarga para penumpang lain saling berpelukan dan menangis. Salah satu di antaranya terisak. ’’Anakku, anakku,’’ teriaknya. (cak/dwi/jpnn)

Ambisi Serigala Ibukota

Juventus vs AS Roma

ROMA- Persaingan di pentas Serie A kembali dimulai setelah sempat ditunda untuk menghormati meninggalnya gelandang Livorno Piermario Morosini (14/4). Sorotan kembali ditujukan kepada dua raksasa Juventus dan AC Milan yang hanya terpisah satu angka (68-67).

Menjadi satu-satunya tim yang tak terkalahkan di kompetisi top eropa, Juventus kini bertengger di puncak klasemen Seri A. Dari 32 partai yang sudah dilalui, Juve mengoleksi 18 kemenangan dan 14 kali seri. Begitupun di Coppa Italia, mereka melaju ke final tanpa sekalipun menderita kekalahan.

Ini merupakan prestasi gemilang bagi anak asuh Antonio Conte itu, karena mereka jadi satu-satunya tim yang mampu melakukannya sejauh ini di Eropa. Bahkan Barcelona, Real Madrid, atau Manchester United sudah beberapa kali merasakan kekalahan.

Nah, mematahkan rekor tak terkalahkan ‘Si Nyonya Tua’ inilah yang menjadi ambisi sang Serigala Ibukota, AS Roma kala bertandang ke Juventus Arena, Senin (23/4) dinihari WIB (Siaran Langsung Indosiar pukul 01.45 WIB). Mampukah?
“Kami 100 persen termotivasi dan Anda tidak boleh melakukan kesalahan ketika melawan Juve. Kami tidak lupa kekalahan 0-3 pada Coppa Italia di Juventus Stadium,” kata Luis Enrique, pelatih Roma, seperti dikutip Football Italia.
Meski pernah kalah telak, Enrique membantah skuadnya minder. Dia berjanji akan tetap menampilkan permainan terbuka. “Kedua tim terbiasa bermain terbuka dan kami mengetahui dengan jelas apa yang akan mereka lakukan,” lanjut Enrique.
Sayang, dini hari nanti Roma kehilangan Juan, Marco Cassetti, Bogdan Lobont, dan Nicolas Burdisso karena cedera. Karena itu, Daniele De Rossi yang aslinya gelandang bertahan bakal dimainkan sebagai bek tengah.
“De Rossi bisa menjadi opsi di jantung pertahanan. Tetapi, tugas utamanya tetap gelandang,” ujar mantan pelatih Barcelona B itu.

Gelandang Roma Miralem Pjanic mengaku optimis mampu menundukkan Juventus sekaligus membuka peluang mereka meraih tiket lolos ke Liga Champions musim depan.
“Roma akan jadi tim pertama yang mengalahkan Juventus musim ini,” seru Miralem Pjanic di Football Italia.

“Posisi tiga masih mungkin untuk kami, di mana masih ada enam laga penting tersisa dan Juventus bertarung untuk memperebutkan Scudetto, kami bertarung untuk posisi ketiga. Kami ingin tampil hebat dan berharap mengakhiri rekor tak terkalahkan mereka. Ini seperti partai Liga Champions,” lanjut Pjanic.

Namun dalam pertandingan penting tersebut, Roma kemungkinan tidak akan diperkuat Borini yang tampil cukup bagus sepanjang musim ini. Pemain pinjaman dari Parma ini sudah mencetak sembilan gol dalam 19 pertandingan di liga.
Pemain berusia 21 tahun itu menurut Il Corriere dello Sport, hanya menjalani latihan selama 15 menit, Jumat (20/4), karena harus menjalani perawatan setelah terkena cedera ringan.

Borini masih harus menjalani tes untuk memastikan apakah ia bisa diturunkan dalam pertandingan melawan Juve. Sementara itu, penjaga gawang Maarten Stekelenburg sudah pulih dari cedera dan siap diturunkan dalam laga di Turin nanti.
Meladeni Roma dini hari nanti, pelatih Juve Antonio Conte sepertinya akan kembali ke formasi 4-3-3. Sebelumnya dia sering memainkan 3-5-2. Alessandro Matri, Mirko Vucinic, dan Fabio Quagliarella bakal menjadi trisula di lini depan. Tetapi, Alessandro Del Piero juga punya peluang turun sebagai pengganti. Bila turun, ini menjadi potensi bentrok terakhir Del Piero dengan Francesco Totti di Serie A. Sebab, Del Piero tidak diperpanjang kontraknya musim depan. “Apakah ini akan menjadi pertemuan terakhir Totti dan Del Piero? Mereka telah melewati momen hebat di sepak bola Italia, sama-sama menang di Piala Dunia 2006, mereka telah melewati semuanya,” kata Marchisio.
Sementara Alessandro Matri menegaskan, Juventus tak boleh tersandung di sisa musim apabila ingin impian mencaplok gelar dobel, scudetto dan Coppa Italia. Apalagi, Si Nyonya Tua sudah cukup lama tak meraih scudetto karena sempat turun kasta ke Serie B menyusul skandal calciopoli 2006.

Walau mengaku pada awalnya tak menduga Bianconeri bakal begitu impresif musim ini, Matri tentu tak ingin Juventus membuang begitu saja kesempatan menjadi kampiun di dua ajang domestik.
“Pada awal musim akan sulit membayangkang memuncaki klasemen dengan enam laga tersisa dan menjadi finalis Coppa Italia,” kata striker 27 tahun itu kepada Juventus Channel.
“Tapi, seiring bulan-bulan yang berlalu, kami telah menyadari kekuatan dan hasrat kami untuk menempati posisi di mana kami berada sekarang. Saat ini adalah momen menentukan di musim ini dan kami tak boleh menyerah sekarang. Kami ingin merealisasikan kedua target dan memenuhi impian kami,” tegasnya.

“Laga melawan Roma akan menjadi pertarungan yang terbuka karena kedua tim berjuang mencapai target penting,” tutur eks bomber Cagliari itu.(ham/bas/jpnn)

Banjir Bandang Susulan Terjadi, Kota Pining Terisolasi

ACEH-Banjir bandang susulan, Jumat sore (20/4) kembali terjadi di Kecamatan Pining. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaporkan banjir datang lebih dahysat lagi. Kota Pining terisolasi 7 rumah hanyut, 10 rusak berat, 20 rusak ringan. Serta satu kantor Koramil, Kantor Kepala Desa, musala, pagar dan satu ruang belajar hanyut.

Kepala (BPBD) Drs Djamaluddin Ilyas menyebutkan, pada Kamis (19/4)-hingga Jumat (20/4) tim BPBD sedang bekerja menormalisasi sungai Benteng Pining. Pengerukan dilakukan mencapai seratus meter lebih ke arah hulu. Tetapi tiba-tiba Jumat sekitar jam 15.30, air bak membawa kayu dan batu-batuan kembali datang. Kali ini, menurut Djamal lebih besar datangnya air bah dibandingkan banjir sebelumnya.
Akibat banjir bandang susulan, warga desa Pining dan kota Pining yang sudah kembali kerumah kembali mengungsi ke tempat yang aman.

Kantor Koramil kemarin terendam sekarang sudah ambruk 50 persen. Kantor Kepala Desa dan musala serta gedung sekolah Taman Kanak-kanak yang sedang di bangun, dan satu ruang belajar, musala serta pagar SMP Negeri satu Pining hanyut.
Banjir bandang susulan juga telah mengisolasi Ibukota Kecamatan Pining.

Melalui perintah Pj Bupati Gayo Lues kepada Kepala BPBD untuk mengambil langkah-langkah darurat. “Saat ini kami telah menambah alat berat satu beko ekskapaltor dan satu louder,” katanya.
Kami berharap bisa mendapatkan bantuan bagi pengungsi berupa selimut tenda dan bahan makanan. Dirinya juga berharap gubernur bisa mendatangkan peralatan dari Pelita Nusa(Lukman CM) berupa alat berat.
Sementara Palang Merah Indonesia (PMI) telah membantu berupa selimut tetapi belum belum mencukupi. Pengungsi saat ini mengungsi ke Desa Pertik. Laki-laki saat ini ditempatkan ke tenda darurat yang di siapkan BPBD dan anak-anak serta kaum ibu mengungsi di rumah warga maupun di tempat saudara.

Camat Pining Nasiruddin, Sabtu (21/4) membenarkan adanya banjir susulan yuang lebih besar dari banjir sebelumnya. Saat ini jembatan yang sudah di normalisasi kembai tertutup. Air bercampur batu melebar ke perkampungan Pining, dan Kota Pining kini terisolasi. (jpnn)