26 C
Medan
Saturday, April 4, 2026
Home Blog Page 1360

Sapi Kurban Presiden dibeli di Peternakan Hamparan Perak, Peternak Merasa Sedih dan Senang

HAMPARAN PERAK, SUMUTPOS.CO – Pada momen Idul Adha 1444 H mendatang, presiden Jokowi menyumbang sapi untuk dikurbankan di Kota Medan ke di Masjid Agung, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan. Sapi yang akan di kurbankan tersebut berjenis Limosin dengan bobot 1 ton 20 kilogram dengan usia 3 tahun 8 bulan yang dibandrol sebesar Rp90 juta.

Sapi tersebut di beli dari seorang peternak, Rahmat, di Desa Tandem Hilir, Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deliserdang.

Saat ditemui di Peternakannya, Rahmat merasa senang sapi peliharaannya terpilih sebagai sapi kurban untuk orang nomor satu di Indonesia.

Namun dibalik rasa senang tersebut, Rahmad mengaku sedih, karena sapi yang akan di kurbankan Presiden Jokowi tersebut merupakan sapi kesayangannya.

“Senang lah, sapi kita bisa untuk qurban bapak Presiden. Walaupun dari banyaknya sapi disini, ini lah sapi paling di sayang, jinak, nurut, cuman karena memang sudah waktunya di jual yah kita jual,” ujar Rahmat.

Dijelaksan Rahmat, sebelum terpilih, sapi kurbannya memiliki proses yang cukup panjang. Kurang lebih 20 hari proses pemeriksaan sapi ini.

“Awalnya mereka cuman lihat lihat sapi ini, lalu di timbang, udah itu uji lab. Uji labnya yang di periksa feses, air seni, lendir dan darah,” ungkapnya.

Rahmat mengatakan, sapi jenis Limosin tersebut sudah di rawat sejak kecil, yang mana sapi ini merupakan hasil ternaknya sendiri. Namun untuk mendapatkan kriteria sapi yang sangat bagus tersebut, Rahmat selalu memberikan pakan yang bernutrisi, dimana pakan tersebut di racik hingga memiliki asupan gizi yang sangat bagus untuk pertumbuhan sapi terbaik.

Sapi ini hasil ternak sendiri disini, induknya pun disini, jadi sapi ini pun lahir disini, dan untuk pakannya di sini menggunakan hijauan dan kosentrat (dedak dengan berbagai campuran nutrisi lainnya).

Setelah resmi sapi miliknya akan di kurbankan Presiden Jokowi, Rahmat mengatakan akan memberikan perawatan yang lebih dari pada sapi lainnya yang ada di peternakan tersebut.

Karena ia berniat untuk menambah bobot sapi tersebut, hingga nantinya di sembelih di Masjid Agung Kota Medan. (mag-1/ram)

Semesta Memberkahi Sipirok dengan Kopi, Bambang – Siti Meraciknya Menjadi ‘Tabo’

KOPI: Siti Muslihah (tengah memakai hijab dan topi hitam) bersama penggiat kopi lainnya mendemontrasi lahan kopi di Kecamatan Angkola Barat.

SUMUTPOS.CO – Sipirok di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara adalah salah satu kepingan tanah surga yang dihadiahkan semesta untuk penikmat kopi. Potensi sumber daya alam luar biasa ini bahkan sudah jadi incaran bangsa eropa saat menjajah bumi nusantara berabad-abad silam.

Alasan sipirok disebut sebagai kepingan tanah surga ini karena kualitas biji kopinya yang sudah mendunia. Penyelitian menyebutkan, biji kopi arabika terbaik biasanya dihasilkan dan tumbuh dari ketinggian di atas 1.000 meter dari permukaan laut (mdpl).

Di Sumatera Utara, salah satu daerah yang memiliki ciri ketinggian tersebut adalah Sipirok, di Kabupaten Tapanuli Selatan. Daerah yang berhawa sejuk dikelilingi lembah perbukitan dan daerahnya berketinggian antara 700 hingga 1.700 mdpl.

Tak ada yang meragukan kualitas kopi arabika Sipirok sejak zaman kolonial hingga menjadikannya sebagai hasil bumi unggulan menembus pasar eropa hingga saat ini.

Sipirok jugalah yang menyatukan Bambang dan Siti. Suami – istri itu mendedikasikan hidup mereka untuk meracik biji kopi Sipirok menjadi minuman yang nikmat. Kemudian mereka sepakat menamakan merk dagangan menjadi Tabo. Secara harfiah, Tabo dalam bahasa Tapanuli Selatan berarti enak.

Untuk menciptakan kopi Tabo sesuai dengan rasa dari pengakuan peminumnya, bukanlah hal yang mudah dan butuh proses yang panjang.

“Saya sudah tahu kualitas kopi Sipirok ini sejak lama. Cuma sepertinya belum ada yang mengolahnya dengan baik. Akhirnya saya dan suami memutuskan merantau ke sini, resign dari pekerjaan dan ingin membantu memasarkan nama kopi Sipirok menjadi lebih bernilai,” ujar Siti Muslihah kepada awak media (26/6).

Di Sipirok Tapanuli Selatan (Tapsel), Siti menjalin kemitraan bersama dengan petani-petani kopi yang ada di sana. Dengan kualitas biji kopi arabika luar biasa, ia merasa belum ada management yang tepat untuk memasarkan kopi menjadi lebih bernilai tinggi.

Kemudian Siti berupaya menjalin hubungan emosional dan mendekati petani-petani kopi yang ladangnya dikelola warga langsung. Saat itu ia mengaku memiliki kendala, tak cukup hanya bermodalkan pengetahuan. Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) hadir menjadi solusi untuk urusan pembiayaan.

“Terpikirkan untuk modalnya itu dari program KUR di BRI. Alhamdulillah lancar dan sangat terbantu. Artinya, di sini BRI juga melihat prospek baik dari usaha yang akan saya jalankan,” tutur perempuan berusia 46 tahun ini.

Awalnya, Siti hanya bekolaborasi dengan Bambang, suaminya. Mereka memperkenalkan kopi Tabo hingga pelan-pelan menjadi kegemaran minuman kopi berkelas dan mendapat tempat di hati masyarakat.

Kini, mereka sudah bermitra dan membina para petani di 6 kecamatan di Tapsel yakni Angkola timur, Aek Bilah, Arse, Marancar, Saipar Dolok Hole dan Sipirok.

“Disamping itu, kami juga membagikan ilmu ini kepada petani agar mereka semangat memberdayakan dan bertani kopi. Diberikan pendampingan mulai dari pembibitan hingga panen,” ujar perempuan berhijab ini.

Produk akhirnya, serbuk dari olahan biji kopi Sipirok ini pun dikemas dan dijual dalam bentuk sachet. Bahkan kini sampai membus pasar eropa.

Saat ini kopi Tabo dapat memproduksi hingga 50 kg per harinya. Pemasarannya pun sudah mulai meluas. Mereka memanfaatkan media social dan e – commerce yang dinilai jadi cara pemasaran paling efektif.

“Pasar e-commerce saya serahkan ke anak saya yang kuliah di Kota Yogyakarta, dia lebih paham dan lebih menguasai perkembangan teknologi,” ujar Siti.

Harga di platform e -commerce bervariasi tergantung toko dan diskon yang ditawarkan. Harga kopi Tabo berkisar Rp40 – Rp57 ribu dengan kemasan 200 gram. Selain itu, Siti juga memanfaatkan media sosial sebagai upaya promosi produknya.

Selain sarana promosi diatas, BRI juga aktif ikut membantu pemasaran.”Kopi Tabo diajak untuk ikut dalam pergelaran pameran UMKM, sehingga saat ini merk Tabo cukup dikenal,” ujar pengusaha yang menamatkan SMA di Kota Pekanbaru ini.

Siti berharap produk kopi Tabo dari Sipirok bisa lebih berjaya. Sebab nama kopi hingga kualitas yang dijanjikannya itu tidak hanya dirasakan seorang diri. Banyak petani dan Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) sejenis yang mencoba berkreasi memasarkan produk yang sejenis ikut juga terbantu.

Ibu beranak 2 ini menjelaskan, sebenarnya tak hanya dirinya yang terbantu melalui KUR dar BRI. Banyak UMKM lain yang dilihatnya rata-rata mempercayakaan pembiayaan permodalan mereka di Bank Rakyat Indonesia.

“Kami sendiri yang mengalami bagaimana KUR di BRI tidak hanya memberikan bantuan modal namun mereka juga aktif ikut mendampingi pelaku usaha yang baru memulai bisnis ketika pertama kali kami mengembangkan kopi Tabo ini,” ucapnya.

Berencana Manifestasi Program Hyperlocal Tokopedia

Indonesia dikenal sebagai salah satu produsen kopi terbesar di dunia. Laporan 2023 Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi kopi Indonesia mencapai 794,8 ribu ton pada 2022, meningkat sekitar 1,1% dibandingkan 2021. Sumatra Utara (Sumut) menjadi provinsi ketiga penghasil kopi terbesar, yakni 212,4 ribu ton atau 26,72% dari total produksi kopi nasional.

Berdasarkan data internal Tokopedia pada Mei 2023 dibandingkan rata-rata Januari-April 2023, kopi gayo menjadi salah satu jenis kopi yang paling populer di tengah masyarakat Sumatera Utara, termasuk Medan dan sekitarnya, dengan kenaikan jumlah transaksi hampir 1,5 kali lipat.

Data yang berhasil dihimpun oleh crew Sumut Pos melalui keterangan pers Corporate Affairs Senior Lead Tokopedia, Rizky Juanita Azuz menjelaskan bahwa kopi lokal memiliki potensi ekonomi yang luar biasa. Di sisi lain, sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan jumlah pelaku usaha di Indonesia.

“Tokopedia terus menggencarkan inisiatif Hyperlocal agar lebih banyak pelaku usaha termasuk UMKM kopi bisa menciptakan peluang lewat pemanfaatan kanal digital,” ujarnya.

Salah satu manifestasi Hyperlocal Tokopedia adalah layanan pemenuhan pesanan (fulfillment) dilayani Tokopedia. Layanan ini memungkinkan penjual menitipkan produk di gudang pintar Tokopedia pada wilayah dengan permintaan tinggi agar penjual tidak perlu pindah ke ibukota untuk menjangkau pasar yang luas, dan pembeli bisa mendapatkan produk tersebut dengan lebih cepat dan efisien.

Contoh UMKM Medan yang memanfaatkan Dilayani Tokopedia adalah Coffeenatics. Usaha kopi yang didirikan oleh Harris Hartanto dan Norita Chai sejak 2015 ini telah merasakan banyak manfaat dari turunan inisiatif Hyperlocal Tokopedia, yaitu Dilayani Tokopedia, serta berhasil memberdayakan ratusan petani kopi lokal.

Ketika mengetahui informasi ada program Manifestasi Hyperlocal Tokopedia dari awak media, pengusaha kopi asal Sipirok mengatakan sangat tertarik dan akan menjajaki kerja sama dengan penyedia e-commerce ternama di tanah air ini.

“Rencana saya akan buka kerja sama programnya di wilayah Kota Jakarta, sebab permintaan di sana lebih banyak dibandingkan daerah lain. Wilayah Bekasi dan Tengerang juga akan terakomodir, jadi lebih cepat sampainya kalau ada gudang kami di sana,” jelas Siti.

Geografis Sipirok

Kondisi geografis Sipirok yang terletak di kaki Gunung Sibual-buali, termasuk dalam deretan Bukit Barisan, membuat wilayah ini cocok untuk ditanami pohon kopi. Disana juga dikenal dengan wisata rohani Masjid Agung Syahrun Nur yang juga berada di ketinggian Bukit Barisan.

Dengan sudah adanya indikasi geografis, tentu kami pengusaha kopi berharap di waktu mendatang akan lebih banyak kopi-kopi asal Indonesia yang bisa dengan jelas diketahui asal usul wilayah penanamannya. Dengan begitu, khazanah kopi Indonesia akan semakin kaya.

Pada 4 Mei 2023, Owner Kopi Tabo bercerita upayanya memperluas kebun kopi. Ia bersama mitra penggiat kopi lainnya mempercontohkan teknik domontration plot (demplot) kepada petani.

“Petani dapat melihat dan membuktikan terhadap objek yang didemontrasikan pada lahan percontohan,” ujar Siti.

Ciri Khas Kopi Sipirok

Meskipun kopi asal Sipirok tidak memiliki reputasi yang luas seperti beberapa daerah penghasil kopi terkenal di Indonesia, seperti Aceh. Namun Sumatera Utara secara keseluruhan merupakan daerah yang menghasilkan kopi dengan kualitas yang diakui. Bagi pecinta kopi, mencoba kopi lokal Sipirok bisa menjadi pengalaman menarik untuk mengeksplorasi keanekaragaman cita rasa kopi Indonesia.

Kopi ini mempunyai aroma flowery dan lemon segar saat diseduh. Kita bisa menemukan sensasi rasa lemon, rempah, chocolate dan kacang-kacangan saat menyeruput kopi ini. Namun tentu saja hal itu tergantung bagaimana cara kita menyeduh dan proses pasca panen dari biji yang kita gunakan.

Jika anda bukan pengemar kopi yang diseduh dengan cara pourover menggunakan dripper, dan fans kopi susu, biji kopi dari Sipirok juga bisa menjadi pilihan. Seperti karakter umum kopi asal Sumatera, “kopi Sipirok cocok digunakan untuk membuat cappucino, latte atau kopi kekinian dengan campuran susu dan gula aren,” pungkasnya. (dat/ram)

IOH Hadirkan Konsep Baru untuk 32 Gerai IM3

PITA: SVP Head of Channel Management Joko Twi Wibowo, Fahd Yudhanegoro selaku SVP Head of Region Sumatera, VP Head of Device Management Boy Aulia, VP Head of Sales Northern Sumatera Beni Iskandar, dan VP Head of Commercial Operation Region Sumatera Budiono saat menggunting pita saat peresmian Mini Gerai IM3 Medan di Jalan Perintis Kemerdekaan, Senin (26/6/2023).

SURABAYA, SUMUTPOS.CO – Setelah sukses pertama kali dilakukan di Gerai KPPTI Jakarta pada bulan Januari lalu, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) kembali menghadirkan konsep baru untuk 32 Gerai IM3 yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.

Pembaruan gerai ini dilakukan untuk memberikan pengalaman yang mengesankan (marvelous experience) bagi pelanggan setia IM3. Pembukaan Gerai IM3 dengan konsep baru ini secara simbolis dilaksanakan di Gerai IM3, Jalan Kayoon, Surabaya.

Gerai IM3 dengan konsep baru ini dirancang untuk memudahkan setiap aktivitas pelanggan dengan adanya agent in service desk maupun agent in express counter. Pelanggan juga akan mendapatkan nomor antrean layanan yang terdigitalisasi dan lebih mudah dengan cara memindai QR Code melalui smartphone. Serta hadirnya fasilitas high speed WiFi connection untuk mendukung komunikasi pelanggan selama berada di Gerai IM3, hingga area live demo unit yang menunjukan deretan pilihan smartphone terbaru dengan bundling paket Prime dari IM3 Postpaid.

Pembaruan Gerai IM3 mengusung konsep layanan Fast, Simple & Flexible, menghadirkan perangkat, sistem baru, dan solusi yang lebih cepat melalui pelayanan digital. Hal ini memberi kemudahan bagi pengunjung untuk mendapatkan solusi dan kualitas pelayanan yang lebih baik saat berkunjung. Inisiatif ini juga merupakan wujud dari visi Indosat untuk menjadi perusahaan telekomunikasi digital paling dipilih di Indonesia, serta memberikan pengalaman digital kelas dunia kepada para pelanggannya.

Ritesh Kumar Singh, Director and Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan IM3 meresmikan 32 gerai di seluruh Indonesia secara serentak dengan tampilan dan konsep baru serta layanan yang lebih terdigitalisasi. “Kami siap memberikan pelayanan yang jauh lebih baik dan nyaman bagi seluruh pelanggan setia, serta menghadirkan pengalaman digital kelas dunia lewat sistem layanan yang lebih modern,” katanya.

Pembaruan 32 Gerai IM3 yang dilakukan secara nasional siap menyapa pelanggan:
• Kalimantan: Balikpapan
• Jawa: Bandung, Bekasi, Bogor, Jakarta, Klaten, Kudus, Madiun, Magelang, Malang, Pekalongan, Purwokerto, Semarang, Sidoarjo, Solo, Surabaya, Sukabumi, Tangerang, Yogyakarta
• Bali: Denpasar
• Sulawesi: Makassar
• Sumatera: Medan, Palembang
• Nusa Tenggara: Mataram, Kupang

Kehadiran pembaruan Gerai IM3 akan semakin memberi kemudahan bagi masyarakat Indonesia untuk mendapatkan layanan dan berbagai produk IM3 yang sesuai dengan kebutuhan. (rel/ram)

Jaga Stabilitas Harga Jelang Idul Adha, Pemko Sibolga Gelar Pangan Murah

DIALOG: Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumbantobing berdialog dengan warga yang berbelanja di Gerakan Pangan Murah di depan Kantor Lurah Pancuran Bambu

SIBOLGA, SUMUTPOS.CO – Pemko Sibolga melalui Dinas Perikanan Ketahanan Pangan dan Pertanian bekerja sama dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dipusatkan di depan Kantor Lurah Pancuran Bambu, Senin (26/6/2023).

Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumbantobing menjelaskan, kegiatan yang diinisiasi Badan Pangan Nasional (Bapanas) ini digelar serentak di 342 titik di Indonesia.

Menurut Pantas Maruba Lumbantobing, gerakan pangan murah serentak nasional ini sebagai upaya pengendalian inflasi sekaligus menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan menjelang perayaan hari Iduladha 1444 H.

“Kegiatan yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia ini juga mendapatkan rekor MURI,” kata Pantas Maruba Lumbantobing.

Bahan pokok yang dijual ke masyarakat dalam GPM serentak ini seluruhnya didistribusikan oleh Bulog Sibolga, ada beras premium, beras medium, cabai merah, bawang merah, bawang putih, minyak goreng dan telur.

“Kita melihat, harganya lebih murah sedikit dari harga pasaran dan grosir, sehingga masyarakat mampu untuk membelinya,” kata Pantas.

Kepala Kantor Bulog Sibolga, M Khoiruddin menjelaskan, bahan pokok yang didistribusikan pada gerakan pangan murah serentak di Kota Sibolga di antaranya, beras medium 10 ton, gula pasir 500 kg, beras premium 500 kg, minyak goreng 500 liter dan lainnya.

Untuk beras premium harganya Rp62.000/5 kg, beras medium Rp45.000/5 kg, minyak goreng premium Rp17.500/kg, gula pasir Rp13.500/kg, cabai merah Rp20.000/kg, bawang merah Rp10.000-30.000/kg dan telur ayam Rp50.000-55.000/papan.

Sebelumnya, Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi dalam sambutannya secara virtual menjelaskan, kegiatan ini merupakan upaya pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan menjelang Iduladha tahun 2023.

“Launching Gerakan Pangan Murah serentak nasional pada hari ini menjadi aksi nyata bagi kita semua dalam menjaga inflasi pangan sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi pelaku usaha pangan, petani, dan peternak,” ujar Arief secara virtual.(mag-5/ram)

The Clinic Beautylosophy Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis dengan Pelayanan Terbaik

The Clinic Beautylosophy gelar bakti sosial bibir sumbing.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – The Clinic Beautylosophy menggelar bakti sosial bibir sumbing. Karena, setiap berhak memiliki hak dalam organ tubuh yang normal. Sehingga memberikan motivasi, untuk terus menunjukkan kelebihan dalam diri.

Hal itu, diungkapkan oleh dr Arya Tjipta Sp.BP-RE saat memberikan keterangan pada kegiatan bakti sosial operasi bibir sumbing gratis di The Clinic Beautylosophy, Jalan Sekip, Kota Medan, Sabtu (24/6) kemarin.

“Jadi yakinlah, bahwa mereka itu perlu diberikan motivasi agar potensi atau kelebihan mereka itu bisa muncul. Jangan justru kelainannya karena bibir sumbing membuatnya tertekan,” katanya dalam keterangan tertulis, Senin (26/6).

Dr Arya mengatakan, bakti sosial operasi bibir sumbing gratis merupakan yang kesekian kalinya mereka gelar di klinik miliknya tersebut. Meski kegiatan ini dilakukan dengan gratis, namun peralatan dan obat-obatan yang dipakai dipastikan berkualitas premium. Bahkan, ia sendiri yang langsung turun tangan untuk melakukan tindakan operasi tersebut.

“Meskipun ini gratis namun kita pastikan benang yang digunakan, bius dan peralatan lainnya adalah yang premium. Saya sendiri yang langsung turun melakukan tindakan operasi, karena untuk bibir sumbing ini harus dilakukan oleh dokter spesialis,” ujarnya.

Arya mengatakan, dirinya selalu terpanggil untuk melakukan bakti sosial terhadap para penderita bibir sumbing karena ingin keilmuannya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Menurutnya, sebagai seorang dokter spesialis, kemampuannya itu harus digunakan sebesarnya untuk membantu orang yang membutuhkan.

“Saya selalu merasa puas melihat mereka senang usai tindakan operasi. Karena tindakan ini kan langsung bisa terlihat hasilnya. Itu menjadi kepuasan tersendiri,” ungkapnya.

Arya bahkan sempat bercerita saat seorang peserta bakti sosial operasi bibir sumbing yang mereka lakukan beberapa tahun lalu datang kepadanya hanya untuk mengucapkan terima kasih.

“Namanya Ilham, dia datang hanya untuk mengucapkan terima kasih sudah saya bantu operasi. Dan dia pada akhirnya menjadi juara Qori Internasional. Kan, itu suatu hal yang memberikan rasa syukur tersendiri bagi saya. Artinya kehadiran saya bisa bermanfaat bagi mereka,” sebutnya.

The Clinic Beautylosophy menjadi salah satu klinik yang kerap melakukan kegiatan bakti sosial. Selain operasi bibir sumbing gratis, dalam kurun waktu lebih dari 2 tahun terakhir mereka juga kerap menggelar bakti sosial sunatan massal gratis.

“Untuk operasi bibir sumbing selama ini lebih sering kita targetkan kepada anak-anak. Dan inilah perdana untuk orang yang sudah dewasa. Kalau ditotal yang sudah kita lakukan tindakan untuk bibir sumbing dalam kurun 2 tahun sudah sektiar 150 orang sampai 200 gitu,” pungkasnya.(gus)

Disnaker Medan Segera Diskusikan Wacana Pembentukan Satgas Perlindungan Buruh ke Serikat Pekerja

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Medan, Ilyan Chandra Simbolon

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Medan, Ilyan Chandra Simbolon, angkat bicara atas usulan Komisi II DPRD Medan yang meminta pihaknya untuk segera membentuk Satgas Perlindungan Buruh Kota Medan.

Chandra mengatakan, Disnaker Kota Medan akan segera berkoordinasi dengan serikat pekerja ataupun serikat buruh tingkat Kota Medan atas rencana tersebut.

“Sesuai petunjuk dari pimpinan (Wali Kota Medan), kami akan rapatkan dengan serikat pekerja/buruh terlebih dahulu. Dalam waktu dekat akan kita bicarakan,” ucap Chandra kepada Sumut Pos, Senin (26/6/2023).

Dikatakan Chandra, pihaknya perlu membicarakan hal itu dengan serikat buruh untuk mendengarkan langsung keinginan mereka. Terkhusus, soal apakah memang Satgas Perlindungan Buruh tersebut memang dibutuhkan atau tidak.

“Jangan nanti justru mereka (serikat buruh) yang menolak dibentuknya Satgas (Perlindungan Buruh) itu. Sebab yang kita tahu, fungsi serikat buruh itu kan sebagai wadah memperjuangkan hak-hak mereka yang tidak terakomodir. Jadi jangan nanti mereka menilai Satgas ini punya fungsi yang tumpang tindih dengan serikat buruh,” ujarnya.

Namun, sambung Chandra, apabila serikat buruh mendukung dibentuknya Satgas Perlindungan Buruh guna mendukung serikat buruh dalam melindungi hak-haknya, maka Disnaker Kota Medan akan mempertimbangkan dibentuknya satgas tersebut.

“Kalau nanti hasil diskusi kita menyatakan memang perlu dibentuknya Satgas Perlindungan Buruh tersebut, maka akan kita sampaikan kepada pimpinan,” katanya.

Pun begitu, selama Satgas Perlindungan Buruh belum terbentuk Ilyan Chandra meminta buruh untuk tidak khawatir. Sebab untuk masalah pengaduan, Disnaker telah memfasilitasinya lewat aplikasi SiDuta.

Sebab, aplikasi SiDuta tidak hanya dibuat untuk memudahkan para pencari kerja dalam mendapatkan pekerjaan ataupun memudahkan perusahaan dalam mencari tenaga kerja. Akan tetapi, Aplikasi SiDuta juga dapat dimanfaatkan sebagai layanan pengaduan terkait perusahaan yang tidak memberikan hak-hak normatif karyawannya.

“Masalah layanan pengaduan terkait perusahaan yang tidak memberikan hak-hak normatif karyawannya, itu sudah tersedia di aplikasi SiDuta,” tuturnya.

Sementara, lanjut Chandra, terkait fungsi pengawasan terhadap perusahaan yang tidak memenuhi hak-hal normatif karyawannya, kewenangannya tidak berada di Disnaker Kota Medan. Melainkan, berada di Disnaker Provinsi Sumut.

“Tapi kalau ada aduan terkait perusahaan nakal yang tidak memenuhi hak-hak normatif karyawannya, tetap akan kita akomodir. Untuk masalah yang bisa diselesaikan di tingkat kota, maka akan kita selesaikan. Selebihnya tentu akan kita teruskan ke Disnaker Provinsi (Sumut),” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Komisi II DPRD Kota Medan, Sudari ST meminta Pemko) Medan melalui Disnaker untuk segera membentuk Satgas Perlindungan Buruh Kota Medan. Pasalnya hingga saat ini, masih sangat banyak buruh ataupun pekerja di Kota Medan yang tidak mendapatkan hak-hak normatifnya dari perusahaan tempatnya bekerja.

“Masih banyak pekerja di Kota Medan yang tidak mendapatkan hak normatifnya. Untuk itu, kita meminta Pemko Medan agar segera membentuk Satgas Perlindungan Buruh,” ucap Sudari kepada Sumut Pos, Kamis (22/6/2023).

Dijelaskan politisi PAN itu, adapun contoh-contoh hak normatif yang dimaksud, diantaranya upah minimal setara UMK, upah lembur, terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, dan sejumlah hak-hak lainnya.

“Faktanya masih sangat banyak pekerja yang dibayar di bawah UMK, lembur tidak dibayar, tidak punya BPJS Kesehatan, apalagi BPJS Ketenagakerjaan. Tentu ini telah melanggar aturan dan tidak boleh dibiarkan oleh Pemko Medan. Untuk itulah, Satgas Perlindungan Buruh harus segera dibentuk,” ujarnya.

Nantinya, sambung Sudari, Satgas Perlindungan Buruh harus membuat nomor layanan pengaduan atau call centre sebagai wadah yang memudahkan pekerja untuk mengadukan adanya hak pekerja yang tidak diberikan oleh perusahaan.

“Selama ini kan banyak pekerja yang takut melapor, karena mereka takut dipecat. Untuk itu lah harus ada call centre. Selain memudahkan untuk mengadu, pekerja juga dapat lebih berani dalam melaporkan adanya pelanggaran. Dan yang pasti, Disnaker harus segera menindaklanjuti setiap aduan yang masuk,” katanya.

Kemudian, lanjut Sudari, setiap perusahaan di Kota Medan juga tidak boleh menyalahartikan program Universal Health Coverage (UHC) yang diterapkan Pemko Medan.

Sebab sejak adanya program UHC, terdapat beberapa perusahaan yang tidak mendaftarkan ataupun membayarkan iuran BPJS Kesehatan pekerjanya, khususnya pekerja yang memiliki KTP Kota Medan. Dengan dalih, pekerja tersebut telah memiliki jaminan kesehatan berupa UHC.

“Padahal UHC diterapkan Pemko Medan untuk memberikan jaminan kesehatan kepada warga yang belum atau tidak memiliki jaminan kesehatan. Sementara yang berstatus sebagai tenaga kerja, wajib memiliki jaminan kesehatan yang ditanggung oleh perusahaan. Jadi, UHC ini jangan disalahartikan oleh perusahaan,” tutupnya. (map/ram)

Rizky Billar Bikin 6 Lagu

SUMUTPOS.CO – Artis yang sekaligus suami Lesti Kejora, Rizky Billar menciptakan 6 lagu. Dirinya menyadari, dirinya masih kurang dalam dunia tarik suara, tetapi dengan karya yang dibuatkan dirinya dapat menghasilkan uang.

Hal itu dikarenakan Rizky Billar sudah bosan disebut hanya menumpang hidup kepada Lesti Kejora karena tidak memiliki karya apapun sejauh ini.
Adapun lagu yang berjudul ‘jauh dari Sempurna’ ini yang dibuat berdasarkan pengalaman pribadinya.

Pada tahun-tahun sebelumnya, Rizky Billar percaya dapat mengumpulkan uang tanpa harus menghasilkan sebuah karya. Namun, tahun ini ia memilih membuat karya dan telah menulis banyak lagu.

“Tahun lalu itu, orientasi saya adalah bagaimana bisa mengumpulkan pundi-pundi sebanyaknya. Dalam pikiran saya waktu itu yang penting gua bisa menghasilkan, nggak harus melahirkan sebuah karya gitu,” kata Rizky Billar saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, kemarin.

“Tapi tahun ini gue fokus ke karyanya nih. Terbukti di mana saya telah memiliki, sudah menulis 5-6 lagu sebenernya,” sambungnya

Rizky Billar mengaku masih banyak belajar untuk terjun ke dunia tarik suara. Meski demikian, ia berusaha belajar dan melatih kemampuan bernyanyinya.

“Saya menikmati, dan mulai, ini bagian dari proses ya, mungkin saya tidak memiliki suara seindah istri saya. Tapi pelan-pelan saya belajar improve skill saya,” ujar Rizky Billar.

Dalam waktu dekat, Rizky Billar berharap dapat merilis lagu-lagu yang telah ditulisnya itu.

“Mudah-mudahan bisa segera rilis tahun ini lagu lagu yang saya bikin. Mudah-mudahan tahun ini segala impian kita, segala wacana yang kita inginkan bisa berjalan sesuai dengan keinginan kita,” harap Rizky Billar. (bbs/ram)

Jeje Govinda Tetap Hadir di Keluarga Besar Syahnaz

Syahnaz sempat menghilang sejak isu selingkuhnya tersebar. Bahkan, adik Raffi Ahmad ini sempat menkosongkan kolom komentar di media sosialnya. Bukan hanya Syahnaz, sang suami, Jeje Govinda juga dicari untuk meminta keterangan.

Jeje Govinda disebutkan Lady Nayoan, istri Rendy Kjaernett mengetahui adanya dugaan perselingkuhan itu. Bahkan saat hubungan Syahnaz dan Rendy ketahuan, Gege yang membuat surat perjanjian kepada Lady Nayoan.

Hal itu terungkap dari bukti chat Jeje kepada Lady dan pengakuan Syahnaz dalam WhatsApp kepada istri Rendy Kjaernett itu.

Jeje dan Syahnaz Sadiqah terlihat muncul saat menonton pertandingan tenis yang diadakan Raffi Ahmad. Jeje Govinda duduk di samping Syahnaz.

Kehadiran Jeje Govinda juga tetap terlihat di tengah keakraban keluarga besar Syahnaz. Seperti yang terekam dalam unggahan Instagram Rieta Amilia yang diunggah kemarin.

Terlihat Jeje duduk pada satu meja bundar dengan Rieta Amilia, Amy Qanita, Gya P Sadiqah, Nissya Ahmad, Nagita Slavina, dan Syahnaz. Jeje asyik menyantap salah satu hidangan dan duduk di antara Nissya Ahmad serta Gya P Sadiqah.

Sedangkan Syahnaz duduk di samping Nagita Slavina yang berseberangan dengan Jeje.
Pada momen tersebut, Rieta Amilia memajang foto bersama. Lagi-lagi Syahnaz Sadiqah tak berdampingan. Susunan foto yang diunggah, yakni Nissya Ahmad, Amy Qanita, Syahnaz Sadiqah, Rieta Amilia, Jeje, Nagita Slavina, Raffi Ahmad, Caca Tengker, dan suaminya, Barry Tamin.

“Indahnya kebersamaan,” tulis Rieta Amilia dengan tiga emoji love berwarna merah.

Jeje Govinda memberikan balasan pada kolom komentar dengan kembali memberikan tiga emoji love berwarna merah.

Ditemui di kediaman Syahnaz, Nissya Ahmad bungkam soal kabar yang tengah merundung rumah tangga adiknya itu. Bahkan Raffi Ahmad juga memilih menghindar dan tidak bersuara ketika muncul dugaan Syahnaz selingkuh dengan Rendy Kjaernett. (bbs/ram)

Irjen Agung Setya jadi Kapolda Sumut

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merotasi tiga jabatan untuk posisi kepala polisi daerah (Kapolda). Hal itu tertuang dalam Surat Telegram nomor ST/1394/VI/KEP./2023.

Diketahui, tiga Polda yang diisi pucuk baru kepemimpinannya adalah Polda Sumatera Utara, Polda Sulawesi Barat dan Polda Bali.

Mengutip surat tersebut, untuk Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Kapolri menunjuk Irjen Agung Setya yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Operasi (Asops) Kapolri. Agung diketahui menggantikan posisi Irjen Panca Putra Simanjuntak.

Selanjutnya pada pucuk kepemimpinan Polda Sulawesi Barat (Sulbar), Kapolri memilih Irjen Adang Ginanjar dan ketiga, pucuk kepemimpinan Polda Bali akan diisi oleh Brigjen Ida Bagus KD Putra Narendra.

Irjen Agung Setya tercatat memiliki total harta kekayaan Rp 1,6 miliar. Hal itu berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang dilaporkan pada 31 Desember 2022.

Dilihat dari situs e-LHKPN KPK, Senin (26/6/2023), Agung memiliki tanah dan bangunan senilai Rp 311.769.000. Tanah dan bangunan itu berada di Kota Salatiga dan Kota Bengkulu.

Agung juga tercatat memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp 271.000.000. Rinciannya, satu unit mobil Honda Freed tahun 2015 Rp 140 juta, mobil VL Micro/Minibus tahun 2015 Rp 50 juta.

Kemudian motor Piaggio Scooter tahun 2015 Rp 5 juta, Honda Revo Rp 6 juta dan sepeda S Works tahun 2022 Rp 70 juta. Dirinya juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 263.500.000 dan kas dan setara kas senilai Rp 783.751.935.

Sementara itu, Agung tercatat tidak memiliki utang. Dengan demikian, total harta kekayaan Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi senilai Rp 1.630.020.935.

Dibandingkan dengan LHKPN yang dilaporkan setahun sebelumnya, harta kekayaan Agung naik sekitar Rp 200 juta. Saat itu Agung mencatatkan LHKPN Rp 1.431.000.935.

Diketahui, Agung lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1988. Pria kelahiran Wonosobo, Jawa Tengah, pada 8 Maret 1967, ini tercatat pernah menduduki sejumlah jabatan strategis.

Agung tercatat pernah menjabat Dirtipideksus Bareskrim Polri, Deputi VI Bidang Intelijen Siber BIN, Kapolda Riau. Pada tahun 2021, Agung dimutasi menjadi Asisten Operasi (Asops) Kapolri. (bbs/ram)

Danau Toba Rally 2023, TPL Ucapkan Selamat kepada Seluruh Peserta

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Danau Toba Rally 2023 yang berlangsung di Hutan Tanaman Industri (HTI) Toba Pulp Lestari (TPL) Sektor Aek Nauli, resmi dengan kegembiraan para pemenang, Minggu, (25/6/2023)

Kejuaraan nasional Danau Toba Rally 2023 kali ini dimenangkan oleh Musa Rajekshah, atau yang akrab dipanggil Ijeck, Wakil Gubernur Sumatera Utara yang menyelesaikan pertandingan keseluruhan dengan waktu tercepat dari total 39 pereli yang bertanding dalam kejuaraan kali ini.

Ucapan selamat disampaikan oleh Sandeep Bala, mewakili management TPL yang di dampingi Linggom Dongoran, Deputy Social Capital Head TPL kepada para pemenang reli. Ia berharap di masa mendatang prestasi dapat terus diraih oleh para pereli dan efek berkelanjutan dari event ini dapat berdampak lebih baik lagi terhadap pariwisata Sumatera Utara, khususnya Danau Toba.

“Danau Toba Rally 2023 telah selesai dilaksanakan dan saya bersyukur kejuaraan ini berjalan dengan baik dengan cuaca yang mendukung. Izinkan saya menyampaikan selamat kepada para pemenang saya ucapkan selamat atas keberhasilannya menaklukkan rute di TPL Sektor Aek Nauli. Setelah kejuaraan nasional ini, kita dapat kembali optimis untuk menapaki kejuaraan tingkat Asia Pasifik pada bulan September dan November 2023 mendatang,” ujar Sandeep.

Ijeck dengan mobil Skoda Fabia R5 dan navigatornya, Hervian Soejono, menyelesaikan pertandingan dengan waktu 1:43:18,5, disusul pasangan H. Rahmat-Hade Mboi dengan total waktu 1:46:25,6 dan peringkat ketiga Bintang Barlean-Anondo Eko dengan total waktu 1:47:09,7.

“Kejurnas ini tidak mungkin bisa berhasil tanpa dukungan dari sponsor dan tim pendukung, khususnya saya ucapkan terimakasih banyak kepada TPL yang sudah dengan menyediakan lahan konsesi yang menjadi rute reli ini. Selanjutnya kita akan mempersiapkan diri untuk ajang Asia Pasifik Rally mendatang dan TPL tetap mendukung kegiatan ini untuk promosi wisata kawasan Danau Toba melalui sport tourism,” tutur Ijeck.

Selain memanjakan mata dengan keindahan alamnya, event Danau Toba Rally yang sudah berlangsung beberapa kali dalam kurun waktu 2 tahun terakhir, memang sangat diharapkan oleh berbagai pihak dapat meningkatkan perekonomian di wilayah Sumatera Utara.

Masyarakat, pelaku UMKM di sektor kuliner, souvenir, cenderamata, penginapan, hingga transportasi dan pengelola wisata di sekitar wilayah kawasan Danau Toba akan turut merasakan dampak ekonominya secara langsung. (rel/ram)