31 C
Medan
Saturday, April 18, 2026
Home Blog Page 13602

Nadal Menang Mudah

BARCELONA– Rafael Nadal tidak perlu mengeluarkan keringat terlalu banyak untuk melangkah ke putaran ketiga Barcelona Open. Petenis peringkat dua dunia ini hanya membutuhkan waktu satu jam dan 20 menit untuk menyudahi perlawanan Guillermo Garcia-Lopez dengan skor 6-1 dan 6-2.
Nadal, yang menempati unggulan pertama ini mengatakan kepada wartawan, lutut sebelah kirinya memang sempat kambuh lagi. Cedera itu sama seperti saat Nadal mundur dari turnamen Sony Ericsson Open.

Meski demikian, Nadal mengaku tidak perlu khawatir dengan cedera itu. “Memang lebih baik dari yang saya duga, saya memainkan sebuah pertandingan yang bagus,” ungkap Nadal selepas pertandingan.

“Saya memang membuat beberapa kesalahan, saya merasa nyaman dengan pukulan backhand saya dan saya tampil solid sepanjang pertandingan,” lanjut petenis asal Spanyol tersebut dilansir Reuters, Kamis (26/4).

Pada babak perempat final nanti, Nadal akan berhadapan dengan pemenang antara Pablo Andujar (Spanyol) atau Robert Farah (Kolombia). (net/bbs)

Stoner Abaikan Kecepatan Lorenzo

JEREZ– Keberhasilan Jorge Lorenzo menjuarai MotoGP Qatar memang mengejutkan. Namun, Casey Stoner sama sekali tidak khawatir dengan kecepatan motor Lorenzo.

Di arena MotoGP Qatar yang mana menjadi ajang pertama untuk kelas 1000cc, Lorenzo memang tampil gemilang. Pembalap Yamaha itu berhasil keluar menjadi pemenang mengalahkan Stoner.

“Saya melihat motor Yamaha dan bagaimana kinerja mereka. Saya melihat ada kesamaan kinerja dengan motor Honda. Itu membuat balapan menjadi mudah buat kami, hingga kami semakin dekat dalam meraih poin dan melakukan overtake,” kata Stoner.
“Saya mencoba untuk mempelajari hal yang sama di Honda. Cara Lorenzo membalap sama dengan Pedrosa dan saya menunggangi motor kami. Lorenzo tidak memiliki kecepatan saat tikungan seperti di masa lalu, tapi akselerasinya lebih baik,” sambungnya.

Faktanya, kecepatan motor Honda memang cukup menganggumkan. Kendati demikian, Stoner berharap kru Honda sedikit mempelajari data yang diperlihatkan Yamaha dalam balapan di Qatar, dua pekan lalu dan mencoba memperbaiki sejumlah masalah.

“Kami harus bekerja keras untuk membuat motor lebih baik. Meski motor masih belum sempurna, tapi saya masih berpeluang untuk meraih kemenangan dan anda seharusnya tidak perlu takut, kecuali jaraknya sangat jauh,” jelas Stoner.

“Jika demikian, maka harus takut untuk perebutan gelar juara. Dengan cara kinerja motor untuk sementara ini Honda, Yamaha dan Ducati, maka saya tidak merasa ada perbedaan yang jauh,” tutup pembalap asal Australia itu dilaporkan MCN, Kamis (26/4).

Sementara Manajer tim Wilco Zeelenberg mengaku yakin kalau Lorenzo bisa mencetak hattrick di Sirkuit Jerez. Lorenzo memang sangat mengenal baik Sirkuit Jerez. Selama dua tahun, pembalap asal Spanyol berhasil menjadi pembalap tercepat. Selain itu, performa Lorenzo di lintasan sepanjang 4.423 m itu pada sesi tes juga tidak mengecewakan.

Pada tes resmi MotoGP yang berlangsung Maret kemarin, Lorenzo hanya tertinggal 0.173 detik dari juara bertahan Casey Stoner, yang pada saat itu menguasai sesi tes resmi tersebut. Tim Lorenzo mengaku tidak sabar untuk balapan di Jerez.

“Saya sudah tidak sabar untuk melihat balapan di Jerez, selalu menyenangkan menggelar even di sana dengan begitu banyak penonton,” demikian kata Zeelenberg.

“Lorenzo sudah berhasil menang dua kali beruntun, target kami adalah meraih kemenangan ketiga secara beruntun. Setelah di Qatar, kami percaya diri dengan kemampuan paket motor,” sambung manajer Lorenzo itu.(net/bbs)

Rossi Buat Sejarah ke-200

Akhir pekan ini di GP Spanyol, Valentino Rossi bakal menjadi pebalap ketiga yang masuk jajaran anggota klub 200. Jika melakukan start di Sirkuit Jerez, Spanyol, Minggu (29/4), maka “The Doctor” membuat sejarah melakukan start ke-200 di kelas premier.

Mantan juara dunia kelas 125 cc dan 250 cc ini melakukan debutnya di kelas 500 cc pada tahun 2000 di Welkom di Afrika Selatan. Sejak itu, pebalap berusia 33 tahun asal Italia tersebut meraih prestasi tujuh kali juara dunia kelas premier, dan mencatat rekor 79 kali naik podium utama.

Tahun ini merupakan musim ke-13 Rossi di kelas premier, dan dia masih menjadi pebalap kelima dengan rekor kemenangan terpanjang. Sayang, sejak meninggalkan Yamaha pada 2010 untuk bergabung dengan Ducati, mantan pebalap Honda ini belum pernah menang lagi.

Kemenangan pertama Rossi di kelas 500 cc terjadi pada tahun 2000, ketika naik podium nomor satu di Donington Park. Sedangkan kemenangan terakhir juara dunia sembilan kali grand prix ini di MotoGP terjadi pada tahun 2010, ketika memenangi GP Malaysia. Artinya, antara kemenangan pertama dan terakhir ada rentang waktu 10 tahun dan 93 hari.

Alex Barros, Phil Read, Giacomo Agostini, dan Loris Capirossi, menjadi pebalap dengan rekor kemenangan terpanjang di kelas premier. Tetapi jika Rossi berhasil meraih kemenangan lagi, maka dia akan membuat sebuah rekor baru untuk hal ini (kemenangan terpanjang). (net/bbs)

Aline Adita Duta Pemberdayaan Perajin Keramik

Perempuan seharusnya bisa menginspirasi sekitarnya. Seperti yang dilakukan para perempuan public figure ini. Mereka adalah Aline Adita, Adinia Wirasti, Ersa Mayori, Maudy Koesnaedi, Ghea Oktarin atau Ghea Idol, dan Olivia Lubis Jansen.

Mereka dipilih oleh Trinaya Media sebagai duta untuk mengemban tugas yang berkaitan dengan bidang budaya, kesehatan, ekonomi, lingkungan, dan pendidikan.  Penyerahan mandat tersebut dilakukan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Agum Gumelar di Plaza Senayan, Jakarta, kemarin (25/4).

Aline kebagian tugas untuk melakukan kegiatan pemberdayaan perajin keramik di Jogjakarta. Maudy bertugas melakukan pemberdayaan untuk perajin ikat, Ersa yang seorang ibu mendapat tugas untuk menyosialisasikan lagu anak-anak. Sedangkan Olivia mengajak perempuan muda untuk lebih waspada bahaya kanker serviks, lalu Ghea diminta untuk menyebarkan pesan kepada kaum muda supaya memiliki jiwa wirausaha.

Aline yang ditemui setelah acara menyatakan sangat excited ketika mendapat tugas tersebut. Selama satu tahun dia bakal semakin sering ke Jogjakarta. “Saya akan memberikan motivasi kepada para perajin supaya mereka lebih kreatif,” katanya. Untuk menunjang itu, mantan pacar Chef Juna Rorimpandey tersebut menjadi makin rajin mencari informasi tentang perkembangan industri keramik.

Lalu, Adinia Wirasti mendapat tugas yang sangat sesuai dengan hobinya. Bintang film Ada Apa dengan Cinta” itu sangat suka dengan kegiatan outdoor, terutama diving. Perempuan hitam manis yang akrab disapa Asti itu pun merasa mendapat paket lengkap saat diminta untuk melakukan kegiatan pelestarian taman nasional di Maluku.

Sementara tugas yang harus diemban Ersa ternyata justru dialami sendiri olehnya. Ibu dua anak itu juga bingung ketika anak-anaknya lebih menyukai lagu-lagu dewasa. “Anak saya malah suka lagu Katy Perry yang bukan untuk anak-anak,” ungkapnya.

Ghea pun tak mau kalah. Dia yang dikenal sebagai penyanyi ternyata mulai menekuni bisnis meski masih kecil-kecilan. Dia bersama teman-teman punya bisnis online. “Kami berjualan barang-barang milik artis. Kan banyak penggemar yang ingin memiliki barang-barang idolanya. Saya ingin mengajak anak-anak muda untuk punya jiwa wirausaha. Sebab, keuntungannya banyak banget,” terangnya. (jan/c4/tia/jpnn)

Trauma dengan Mantan-mantannya

Kirana Larasati

Kirana Larasati rupanya masih bermasalah dengan pria. Itu terjadi setelah hubungan asmaranya kandas di tengah jalan. Hatinya benar-benar terluka. Karena itu,  ia belum bisa membuka hatinya untuk lelaki, setidaknya dalam waktu dekat ini.
Karena pengalaman pahitnya tersebut,  wanita kelahiran Jakarta, 29 Agustus 1987 itu, tak mau kenal lagi dengan pria-pria masa lalunya.

“Saya trauma dengan laki-laki di masa lalu saya. Sama mereka semua saya tidak mau kenal lagi, saya bahkan tidak tahu namanya. Kalaupun melihat di jalan saya tidak akan kenal,” ungkap perempuan kelahiran 29 Agustus 1987 itu saat ditemui di Studio Hanggar, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (25/4)

Tidak hanya pria-pria dari masa lalunya saja. Kirana juga tidak mau berhubungan lagi dengan teman-teman perempuannya. “Bagi saya mereka adalah orang lain dan saya tidak mau kenal. Temen cewek aja nggak saya temenin sekarang, apalagi teman cowok, apalagi mantan enggak deh,” tambahnya.
Kirana mengaku kini sangat membatasi diri dan tidak membuka celah sedikit pun untuk siapa pun. Ia merasa sangat nyaman dengan kondisinya yang seperti itu.

“Alasannya karena saya kan sudah bersih, ngapain saya dekat-dekat dengan yang kotor. Selamannya saya akan menutup diri, kecuali yang datang ke saya yang bersih-bersih,” tutupnya. (bbs/net)

Banjir Lumpuhkan Medan-Berastagi

Antrean Kendaraan Mencapai 20 Km

KARO-Jalan lintas Sumatera (Jalinsum), Medan-Berastagi lumpuh total selama enam jam. Longsor di Kilometer 56 Desa Doulu Kecamatan Berastagi pun menyebabkan antrean kendaraan hingga 20 kilometer. Akibatnya, beberapa warga terpaksa berjalan kaki untuk melintasi kawasan itu.

Longsor di Desa Doulu kali ini cukup besar. Setidaknya, jalinsum yang tertutup material longsoran sepanjang 75 meter. Tidak itu saja, longsor yang terjadi sejak Rabu (25/4) siang pukul 12.30 WIB tersebut memutus arus lalu lintas dua arah tujuan Medan, Berastagi, Dairi, Pakpak Bharat, dan ke Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Antrean panjang kenderaan pun terlihat dari Green Hill Deliserdang hingga Hotel Grand Mutiara Berastagi atau diperkirakan mencapai 20 kilometer.

Empat alat berat diterjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi longsoran tanah, kayu, dan bebatuan yang jatuh dari ketinggian 10 meter dari kawasan perbukitan Deleng Barus. Sekitar pukul 18.30 WIB, jalan yang tertutup lonsor mulai dapat dilalui. Kenderaan roda dua, empat, dan lebih melintas dengan perlahan. Aktivitas ini di bawah pengawalan  aparat kepolisian yang bekerjasama dengan TNI.

Pantauan Sumut Pos di lokasi, sebelum proses evakuasi, seribuan penumpang angkutan umum, khususnya antarkabupaten dan provinsi terhenti berjam-jam di tempat kejadian.  Sementara, penumpang tujuan Berastagi-Medan menyambung perjalanan dengan berjalan kaki. “Semoga di depan sana ada kenderaan yang berbalik arah, sehingga dapat melanjutkan perjalanan. Saya buru-buru, berhubung anak saya mau operasi caesar di rumah sakit di Medan,” ujar Beru Sembiring sambil menenteng sandal jepit dan tasnya melintasi kawasan longsoran.

Kabid Perhubungan Darat Dinas Perhubungan (Dishub) Sumut Darwin Purba mengaku sudah mendapat laporan lonsor tersebut sejak siang kemarin. “Longsor terjadi, tepatnya di kawasan dekat pemandian alam air panas Sidebu-debu. Jalan lintas Tanah Karo-Berastagi ke Kota Medan lumpuh total. Tidak bisa bergerak karena longsor menutupi jalan,” katanya, kemarin siang.

Dikatakan Darwin, pihak kepolisian di Polsek Pancur Batu sudah memperingatkan warga atau pengendara dari arah Medan yang hendak ke Berastagi bahwa telah terjadi longsor. “Sejauh ini laporan lengkap dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah belum ada. Tapi tadi dari Dinas Bina Marga Sumut sudah menurunkan alat berat untuk mengorek longsor.

Laporan mengenai transportasi umum masih kita himpun, kerugian pengusaha transportasi umum penumpang masih belum ada laporan ke kita,” ujarnya.
Darwin menjelaskan penumpang diminta untuk berjalan estafet dengan sistem lansir penumpang. “Bus kecil angkut penumpang seperti Sinabung itu, ya, harus estafet.

Penumpang turun dalu, lalu berjalan melewati longsor dan setelah itu dijemput lagi dengan bus atau angkutan lain dan di antar ke lokasi tujuan. Kalau tujuan ke Tanah Karo, ya pakai angkutan dari armada lain atau armada yang sama juga tapi dari pool bus yang di Tanah Karo, begitu sebaliknya,” jelasnya.

Kalau untuk angkutan hasil pertanian, lanjutnya, dari Tanah Karo ke Kota Medan dari laporannya belum ada gangguan. Sebab, hasil pertanian Tanah Karo baru mulai didistribusikan ke Pusat Pasar Kota Medan pada malam hari di atas pukul 23.00 WIB. “Mudah-mudahan sebelum jam itu, pengorekan longsor sudah selesai dilakukan,” cetusnya.

Kasat Lantas Polres Tanah Karo, AKP R Sembiring kepada Sumut Pos, melalui telepon selularnya sekitar pukul 21.00 WIB, menyatakan arus lalu lintas mulai berjalan normal seperti biasa. “Kita masih mengatur lalu lintas di TKP agar tidak terjadi kesemerawutan. 81 orang personel Sat Lantas dibantu Polsek Berastagi dan Polres Karo serta unsur TNI masih melakukan pengamanan. Diupayakan kemacetan teratasi sebelum tengah malam, malam ini, sehingga pengguna jalan esok hari tidak terganggu,” ucapnya.

Pengusaha Angkutan Rugi Puluhan Juta
Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sumut Haposan Siallagan yang dikonfirmasi mengaku ada dua atau tiga perusahaan bus tidak beroperasi karena batal berangkat. Namun, ada juga perusahaan bus yang berangkat, tapi memberi pengertian pada penumpang untuk berjalan estafet saat tiba di lokasi longsor.

“Kerugian sekitar puluhan juta. Tapi ada juga perusahaan angkutan umum yang tetap beroperasi, tapi diberitahukan pada penumpang untuk berjalan estafet di lokasi longsor. Tapi banyak penumpang yang menunda berangkat,” jelasnya.

Kerugian juga dirasakan sektor bisnis lain seperti dunia pariwisata dan komoditi pertanian. “3 grup tamu asal Medan dan luar negeri yang sampai pukul 17.00 WIB terpaksa menunggu di Hill Park Sibolangit karena jalur jalan belum dapat dilalui. Kondisi yang sama juga dipastikan dialami calon tamu lain yang telah maupun belum melakukan reservasi,” terang Ida,  Manajer FO Mickey Holiday & Resort.

Kelesuan di Mickey Holiday terlihat sama dengan pemandangan di hotel lain, semisal Grand Mutiara, Green Garden, Bukit Kubu Hotel, Sinabung Resort Hotel, Sibayak International Hotel, dan Berastagi Cottage.

Selain kerugian di pihak pengelola hotel, nasib serupa tampak di berbagai kawasan wisata antara lain Pemandian Air Panas Bawah Kaki Sibayak, Puncak Bukit Gundaling, dan Pasar Buah Berastagi. Sesuai keterangan penanggung jawab pos retribusi Gundaling, Piala Putera Tarigan, setelah longsoran terjadi, hampir tidak ada tamu yang berkunjung.

Yang terparah, kerugian di sektor perdagangan buah segar di Pasar Buah Berastagi. “Dari pagi kami tidak ada transaksi, kalau biasanya satu satu juta dapatlah. Tapi, kalau macet nanti baru selesai malam, kapan lagi tamunya datang, padahal baru tadi kami pesan tambahan buah “ keluh Beru Sitepu, seorang pedagang di sana.

Di Karo Harga Cabai Turun Drastis
Dampak longsoran juga mengiringi situasi perdagangan sayur mayur di Pajak Sayur, Merek, Berastagi. Beberapa harga komoditas pertanian anjlok cukup signifikan. cabai merah misalnya, dari harga Selasa ( 24/4) per kilogramnya berada di angka Rp17.000/kg, kemarin menjadi Rp13.000/kg. Ini dapat terjadi akibat tidak adanya kenderaan pengangkut sayur mayur berangkat ke Medan.

Longsor ini juga meresahkan pedagang yang ada di Medan. “Kalau seperti ini kejadiannya, akan berpengaruh pada harga sayuran dan buah. Karena sebagian besar pasokan sayuran dan buah pedagang kita berasal dari sana (Berastagi)” ujar Sekretaris Persatuan Pedagang Pasar Tradisional Sumatera Utara (P3TSU) Pusat Pasar, Fajri..

Fajri menambahkan, setiap harinya, transaksi sayuran di pusat pasar bila ditotalkan mencapai ratusan ton. “Selada, kol, bunga kol, dan cabe itu mayoritasnya dari Karo,” ungkapnya.

Longsor yang mengakibatkan putusnya jaan Lintas Medan-Brastagi ini juga diperkirakan akan mengakibatkan kenaikan harga beberapa komoditas di Medan, terutama sayuran. Bahkan, diprediksi mencapai 50 persen. “Kalau awal-awal mungkin sekitar 10 atau 20 persen, tetapi kalau sampai barang kosong bisa mencapai kenaikan harga 50 persen,” tambah Fajri.

Distributor cabe yang juga anggota DPRD Medan, Roma Simare-mare juga sependapat akan ada kenaikan harga cabe nantinya. “Ada kemungkinan seperti itu. Bila petani memutuskan untuk menjual panennya di pasar lokal atau pasar penampungan terdekat, atau menunda pengiriman atau panen. Maka, stok cabe di Medan kosong, ya jelas harga juga akan naik,” tambahnya.

Roma menambahkan, dampak harga yang paling mencolok nantinya akan terjadi antara kota Siantar dan Medan. Dikarenakan, Siantar menjadi jalur alternatif untuk menuju Medan dari Brastagi. “Paling jelas harganya di kota singgahan alternatif. Distributor pasti mengalihkan jalur, dari Seribu Dolok atau via Siantar, dan ini akan menambah biaya,” ungkapnya. (wan/adl/ram/jon/smg)

Doulu

Oleh: Valdesz J Nainggolan
Asisten Redaktur Pelaksana Sumut Pos

TEPAT empat hari lalu bumi merayakan ‘’Hari Bumi’’. Aktivis lingkungan di belahan manapun merayakan perayaaan ini dengan penuh tema. Dua hari lalu saya merekam ucapan budayawan Sudjiwo Tedjo di talkshow stasiun televisi. ‘’Jangan sesekali katakan bencana, itu gejala alam mencari keseimbangan.” Di Jakarta muncul tema ‘’Bersihkan Sampah, Tegakkan Kedaulatan Pangan, Air dan Energi’, lain di Yogyakarta yang memahami keseimbangan bumi lewat tema ‘’Ekspresikan Kreasimu untuk Bumi’’ Longsor yang terjadi di Desa Doulu yang terjadi kemarin menyentak kesadaran siapapun: tema lingkungan yang kita usung sudah terlampau progresif.

Banjir bandang yang menghancurkan sejumlah desa di Tanah Karo mengingatkan masalah lingkungan di negeri ini belum menyentuh substansinya. Jika kerusakan ini bagian dari alam mencari keseimbangan, ingatlah longsor di Desa Doulu ini bukan yang pertama. Ini kedua kali alam mencari keseimbangannya setelah kejadian serupa pada tahun 2008 silam.

Walhi Sumut pernah mengingatkannya! Apa sebetulnya yang terjadi di tanah subur penghasil sayur-mayur dan buah-buahan ini? Setelah para petani tak berdaya dihantam kejamnya liberalisasi pertanian, alam juga semakin menjauh dari mereka. Alih-alih melimpah kekayaan dari hasil tanahnya, mencari keseimbangan ekonomi pun semakin sulit rasanya.

Lihatlah bagaimana petani ramai-ramai melemparkan jagung ke kantor Gubsu. Belum lagi kentang dan jeruk yang diserakkan karena tak ada harganya. Pemerintah tak punya konsep yang jelas melindungi petani. Belum pula bicara infrastruktur yang melemahkan posisi tawar dalam kompetisi pasar yang serba-cepat. Harga merosot dan alam terus mencari keseimbangannya. Dalam ketidakseimbangan ini muncullah kantong kemiskinan.

Kendati banyak pihak mengatakan kawasan perkotaan sebagai kantong kemiskinan, data BPS mempertegas pedesaan tetap kawasan terbanyak penduduk miskinnya. Saat banyak orang miskin hidup di pinggir hutan justru inilah yang mengkhawatirkan.

Tekanan terhadap kawasan hutan dan lingkungan hidup makin tinggi. Hal ini senada dengan kekhawatiran Komisi Dunia Untuk Lingkungan dan Pembangunan PBB (1988). Mereka yang miskin dan kelaparan acapkali menghancurkan lingkungan sekitarnya demi kelangsungan hidup. Mereka akan menebang hutan, ternaknya akan menggunduli padang-padang rumput, mereka akan menggunakan lahan marginal secara berlebihan.

Mereka terpaksa memanfaatkan secara berlebihan basis sumber daya yang ada demi kelangsungan hidup mereka. Sasaran paling dekat adalah hutan. Mereka belum sempat berpikir tentang lingkungan, tentang pelestarian, tentang konservasi atau tentang rehabilitasi lahan. Paling parah manakala pemerintah justru terlibat di dalamnya.

Atas nama investasi Pemkab Karo menyumbang besar atas kerusakan di hutan lindung Simpang Doulu. Ada enam hektar hutan yang dirambah. Data menyebutkan perambahan ini atas rekomendasi pimpinan DPRD Kabupaten Karo Nomor 174/168/2002 tanggal 28 Februari 2002. Ini pasti bukan soal bertahan hidup. Dan, saat ini juga alam mencari keseimbangan kembali. Entah sampai kapan berhenti. (*)

Gatot & Rahudman Terima Anugerah K3

Juga Bupati Langkat dan Bupati Sergai

JAKARTA-Plt Gubernur Sumut Gatot Pujonugroho, Wali Kota Medan Rahudman Harahap, Bupati Langkat Ngogesa Sitepu, dan Bupati Serdang Bedagai, menerima penghargaan Anugerah K3 2012 dari Menakertrans Muhaimin Iskandar Medali penghargaan langsung dikalungkan Muhaimin kepada para kepala daerah penerima penghargaan, Rabu (25/4) malam di Jakarta.

Khusus untuk Rahudman, ini merupakan penghargaan kedua dari Menakertrans. Mereka dinilai berhasil sebagai pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) para pekerja di wilayahnya masing-masing.

Untuk tingkat gubernur, selain Sumut, ada 11 gubernur di provinsi lain yang juga menerima penghargaan. Sedangkan untuk tingkat kabupaten/kota, hanya ada 21 bupati/wali kota yang mendapat penghargaan, di mana tiga di antaranya dari Sumut.

Menanggapi pemberian anugerah ini, Rahudman Harahap mengatakan, penghargaan ini diberikan kepada Pemko Medan sebagai sebuah institusi. Menurutnya, tanpa peran para pengusaha dan pekerja, tidak mungkin bisa mendapatkan penghargaan itu.

“Karena selama ini ada kerja sama yang baik antara Pemko dengan perusahaan dan pekerja. Kita berkomunikasi secara baik,” ujar Rahudman kepada koran ini usai acara. Kadis Nakertrans Pemko Medan, Marah Husin Lubis, ikut mendampingi Rahudman.

Dia berharap, ke depan para pengusaha lebih intens lagi memperhatikan keselamatan dan kesehatan pekerja (K3). Namun, yang lebih penting lagi, kata Rahudman, adalah kesejahteraan pekerja. “Keselamatan kerja harus dijaga betul. Karena kalau terjadi kecelakaan, kasihan pekerja. Upah hanya UMK, kalau berobat mahal,” katanya.

Sedang Bupati Langkat Ngogesa Sitepu mengatakan, selama ini Kadis Tenaga Kerja Pemkab Langkat rajin melakukan sosialisasi mengenai K3 ke perusahaan-perusahaan yang ada di Langkat. “Seperti Pak Walikota, saya juga berharap para pengusaha memperhatikan keselamatan dan kesehatan pekerja, termasuk kesejahteraannya,” ujar Ngogesa.

Sementara, saat memberikan kata sambutan, Muhaimin Iskandar mengatakan, selain sejumlah kepala daerah, penghargaan juga diberikan kepada 739 perusahaan, dengan meraih predikat nihil kecelakaan (zero accident) pada 2012.

Muhaimin berharap, pada 2015 mendatang, K3 sudah menjadi budaya. “Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, merupakan hal yang wajib,” tegas Muhaimin. (sam)

Aria Bima dan Karolin Sanggah Video Porno

JAKARTA-Kontroversi beredarnya video porno mirip anggota DPR semakin menghangat. Politisi Senayan dari PDIP Aria Bima yang namanya ikut terseret, akhirnya angkat bicara “Ini adalah pembunuhan karakter,” kata Bima kepada wartawan di gedung DPR, kemarin (25/4).

Ketika memberikan penjelasan resmi di ruang rapat Fraksi PDIP yang berada di lantai 7 Gedung Nusantara I, Bima tidak didampingi satupun pimpinan atau anggota fraksi yang lain. “Tapi, saya mengklarifikasi ini atas perintah fraksi,” imbuh anggota Komisi VI DPR itu.

Pasca beredarnya video porno, Bima mengaku telah berkomunikasi dengan Karolin (sebelumnya ditulis Caroline) Magret Natasa yang disebut mirip dengan perempuan yang muncul dalam video memalukan itu. Bima mengontak Karolin terkait dengan rencananya melakukan klarifikasi kepada publik. Seperti Bima, Karolinjuga anggota fraksi PDIP, anggota Komisi IX.

Bima mengatakan, saat saling kontak itu, Karolin juga menegaskan kalau perempuan di video itu bukan dirinya. “Mbak Karol mengatakan gambar (porno) itu mengada-ada dan tidak benar. Sama Mas Adhy (Adhy Nugroho, Red) suaminya, saya juga tanyakan. Mas Adi juga mengatakan itu tidak benar. Nanti akan ada klarifikasi dengan pengacaranya,” ungkap Bima.

Sebelumnya, anggota DPR dari Partai Demokrat Roy Suryo sudah mempelajari sejumlah kolase foto adegan yang diambil dari source asli video porno tersebut. Menurut dia, tidak ada rekayasa atau editing apapun terhadap sosok perempuan yang terlihat dalam kolase foto itu. Sedangkan, sosok pasangan prianya memang tidak terlihat.
“Sulit dibantah atau disangkal kalau perempuan itu memang yang disebut-sebut anggota DPR,” tegas anggota Komisi I, itu.

Saat pemilu lalu, Karolin yang maju di daerah pemilihan (dapil) Kalbar itu meraih suara terbanyak ketiga secara nasional, yakni 222.021 suara. Perolehan suara Karolin tepat di bawah Edhi Baskoro Yudhoyono (Partai Demokrat) yang maju di dapil Jatim VII dengan perolehan 327.097 suara dan Puan Maharani (PDIP) yang maju di dapil Jateng V dengan 242.504 suara.

Bima membantah keras isu yang menyebut kalau dirinya memiliki hubungan spesial dengan Karolin yang tak lain adalah putri Gubernur Kalimantan Barat Cornelis. “Saya? Nggak ada (hubungan spesial, Red). Makanya, boro-boro hubungan cinta, saya dibilang punya anak. Gila ini,” katanya.

Dia justru menyebut komunikasinya dengan keluarga Karolin sangat baik. “Saya dengan Karolin, Mas Adhy, putranya juga dekat. Kita-kita ini saling tahu,” tegas Bima yang terpilih dari dapil Jawa Tengah V, itu.

Sebelum terjun aktif ke dunia politik, Karolin yang lahir di Menpawah, Kalimantan Barat, pada 12 Maret 1982, itu merupakan seorang dokter. Dia adalah alumni Fakultas Kedokteran Universitas Atmajaya pada 2007. Suami Karolin, yakni Adhy Nugroho juga berprofesi sebagai dokter.

“Saya menyampaikan (kepada Karolin, Red), masalah yang keluar ini mau saya klarifikasi, karena menyangkut nama diri saya. Saya juga tidak melihat bahwa gambar ini benar. Saya hargai privasi dia dan keluarganya, seperti privasi saya dan keluarga saya,” kata Bima.

Bima sangat berang dengan situs www.kilikitik.net yang pertama kali mengedarkan video porno itu. Termasuk portal indonesiarayanews.com yang kemudian memberitakannya secara ‘provokatif’. Dengan mengutip www.kilikitik.com dalam pemberitaannya, indonesiarayanews.com menyebut pelaku dalam video porno yang beredar itu adalah perempuan anggota Komisi IX DPR Karolin Margret Natasa dan Aria Bima.

Tidak hanya itu, www.indonesiarayanews.com juga menyebut dari hubungan Karolin dan Bima telah lahir satu anak. Keduanya juga urunan membeli apartemen di komplek Thamrin Residence. Di apartemen itulah hubungan panas layaknya suami istri antara Karolin dan Bima terjadi.

Bima sebenarnya hendak melaporkan pemilik www.kilikitik.com dan  www.indonesiarayanews.com atas tuduhan pencemaran nama baik ke Polda Metro Jaya. Bahkan, Bima telah menyiapkan draf laporan lengkap dengan sehelai materai. Dalam situs www.indonesiarayanews.com dicantumkan di kolom dewan redaksi bahwa pimpinan redaksi media online yang beralamat di Jalan Iskandarsyah I  No.15, Kebayoran Baru, Jakarta itu, adalah mantan KSAD Jenderal (purn) George Toisutta.

Tapi, Bima mengurungkan niatnya. Dia beralasan dalam salah satu media online, yakni beritasatu.com, sudah ada sumber yang menyebut kalau pria dalam video itu memang bukan AB atau Aria Bima. Melainkan EGM yang tak lain pemilik dari www.kilikitik.net sendiri. “Inisialnya EGM. Dia juga punya website www.egm.com,” ungkapnya.

Bima mengaku tidak kenal dengan EGM yang belakangan diakuinya sebagai Sekjen Persatuan Rakyat Desa (Parade) Nusantara Elya Geeraldy Muskitta. “Durung (belum, Red) kenal, durung tahu (belum pernah, Red) ketemu orang itu. Punya masalah juga nggak pernah,” katanya.

Bima tidak begitu memahami mengapa justru dalam www.kilikitik.net justru menyebut dirinya dan Karolin yang muncul di video itu. “Kenapa saya? Saya nggak tahu. Saya orang politik, mikirnya secara politik. Silahkan aparat menindaklanjuti, mengapa saya yang disebut (www.kilikitik.net)? Kenapa media itu yang memuat pertama (www.indonesiarayanews.com)? Punya siapa media itu? “ kata Bima.

Dikutip dari beritasatu.com, ada seorang sumber yang menceritakan kalau pria yang berada dalam video syur itu adalah Elya Geeraldy Muskitta. Bahkan, video itu direkam sendiri oleh Elya dengan sepengetahuan Karolin. Elya juga mantan Ketua Wilayah Ormas Nasional Demokrat Maluku yang belakangan sudah dipecat.

Peristiwa yang terjadi di ruang penginapan untuk tamu VIP di kantor Gubernur Kalimantan Barat itu, direkam menggunakan Macbook. Mulanya Elya dan Karolin bekerjasama membuat perusahaan bersama dengan nama Advance Borneo. Belakangan terjadi cek-cok di antara keduanya dan perusahaan di mana Elya banyak berinvestasi itu bubar. Konon, Karolin sampai melarang Elya masuk ke wilayah Kalimantan Barat.

Lantas apa yang memicu kemarahan Elya sampai menyebarkan foto-foto dan video seks mereka melalui website-nya sendiri? Sumber Jawa Pos menyebut Karolin dianggap mulai membangun hubungan yang cukup dekat dengan Aria Bima. Karena itulah, Elya yang sakit hati menyebarkan videonya dengan label Karolin dan Aria Bima.
Menanggapi soal itu, Bima hanya tertawa. “Saingan cinta? he…he,” ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Umum Parade Nusantara Sudir Santoso mengatakan Elya Geeraldy Muskitta telah menjadi sekjen di organisasinya para kepala dan perangkat desa itu selama enam bulan terakhir. “Tapi, aktif sebagai sekjen secara betulan belum lebih dari tiga bulan dan yang membawanya adalah Mas Budiman Sujatmiko,” katanya.

Sebagai Sekjen Parade Nusantara, menurut Sudir, Elya secara khusus menangani program pemberdayaan. “Karena latar belakangnya konsultan selama lebih dari lima tahun di Amerika,” tuturnya.

Pembina Utama Parade Nusantara Budiman Sudjatmiko mengatakan sudah hampir dua bulan terakhir ini tidak saling kontak dengan Elya. “Malah saya tidak tahu nomor handphone dia sekarang,” kata anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDIP, itu.

Apakah Budiman yang memperkenalkan Elya kepada Karolin? “Tidak benar. Saya diajak ikut sebuah meeeting dengan mereka di Senayan City. Saya kaget ternyata mereka sudah kenal satu sama lain,” tutur Budiman.

Menurut dia, pertemuan itu untuk membicarakan isu RUU Badan Penyelenggara Jasa Sosial atau BPJS. Bagi Karolin yang duduk di Komisi IX, kehadirannya memiliki relevansi. Tapi, apa hubungannya Elya dengan RUU BPKS?

“Elya ini dulu sempat aktif dalam pemberdayaan petani rumput laut di Maluku. Jadi, dia ngomongin kemiskinan di desa,” jawab Budiman. Pada tahun 2007, Elya memang menjadi koordinator Tim Advance Maluku untuk Program Kemandirian Desa di Sektor Energi yang dilakukan oleh Kantor Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat.

Sampai tadi malam, nomor 08124052xxxx dan 08212436xxxx milik Elya masih tak aktif. Sehingga, belum bisa diperoleh tanggapannya. (pri/bay/fal/jpnn)

Sopir : 6,2 Ton BBM Rain per Hari

Oknum Pengisi dan Pengukur Tonase Minta Upeti

BELAWAN-Pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi ke truk tangki pengangkutan dari Depot Pertamina Medan Group, di Jalan KL Yos Sudarso km 20 Medan Labuhan diduga melebihi tonase Setiap harinya ada 125 truk tangki milik PT Elnusa yang mengangkut BBM jatahnya diduga dilebihkan. Setiap truk bisa sampai berlebih 100 liter. Belum lagi yang bolak-balik. Sehingga diperkirakan 6,2 ton BBM milik negara raib per hari.

Pengakuan sejumlah sopir, praktek permainan penggelapan BBM bersubsidi disimpan ke lokasi-lokasi penampungan tak resmi atau milik mafia. Dalam setiap pengisian dari depot ke tangki truk pengangkutan, oknum petugas pengisian diduga sengaja melebihkan takaran muatan BBM yang akan dipasok ke SPBU di sekitar Kota Medan dan Pantai Timur Sumut.

“Kalau tak dilebihkan bagaimana truk tangki bisa ‘kencing’ di jalan, sedangkan muatan sudah dilebihkan saja terkadang pasokan ke SPBU berkurang. Karena saat ‘kencing’ di lokasi muatan BBM tak ditakar lagi,” kata sopir truk tangki Pertamina berinisial Ar.

Untuk mendapatkan pengisian BBM di depot pertamina, bebernya, para sopir truk tangki diwajibkan memberikan uang tunai sebesar Rp50 ribu hingga Rp150 ribu, tergantung dari banyaknya kelebihan muatan yang dimasukan ke dalam truk tangki oleh oknum petugas PT Mesran, yang menangani soal pengisian BBM di depot Pertamina.

“Uang yang diberikan ke petugas pengisian dan pengukur tonase (takaran) tergantung jumlah kelebihan muatan. Bila lebihnya banyak atau sampai 100 liter, sopir harus memberi uang Rp150 ribu,” ujarnya.
Dia menyebutkan, bila sopir tidak menyetorkan uang, maka truk tangki disuruh balik dan muatan dibongkar kembali.

“Kami jadi repot, padahal kelebihan pengisian itu sengaja dilakukan,” katanya.
Cerita Ar , praktik pungutan tak resmi di lingkungan Depot PT Pertamina itu sudah berlangsung sejak lama. Bahkan, aktivitas pungli tersebut tak hanya terjadi di bagian pengisian, melainkan sejumlah petugas keamanan di areal depot harus diberi uang.

“Untuk pengutipan oleh oknum petugas keamanan baik di dalam maupun di pintu masuk depot, nilainya bervariasi, ada yang Rp3 ribu per orang dan ada yang Rp5 ribu per orangnya. Makanya saat mau pengisian sopir harus bawa uang sekitar Rp250 ribu, karena banyak yang mau diberikan,” bebernya.

Tak cuma di areal dalam depot sopir-sopir truk tangki pengangkut BBM PT Pertamina harus memberi ‘upeti’, tapi di bagian luar depot sopir kembali dipungli oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan pemuda setempat (PS).
“Kalaupun tak ada kali uang, bisa dihitung hutang, nanti begitu truk tangki balik ke depot baru di bayar sopir,” sebutnya.

Guna menutupi kerugian akibat aktivitas pungli di lingkungan Depot PT Pertamina, dalam perjalanan menuju ke SPBU, Ar menyebutkan, biasanya truk tangki pertamina menyinggahi sejumlah lokasi penampungan tak resmi di sepanjang Jalan KL Yos Sudarso, Medan Labuhan dan di Jalan Kapten Rahmad Buddin Kelurahan Terjun, Marelan hingga beberapa lokasi lainnya di kawasan Bulu China dan Tandem Hamparan Perak.
“Kalau harga jual per liter tergantung nego sama pemilik lokasi, kalau aku biasanya per kaleng ukuran 20 liter dibayar Rp70 ribu atau sekitar Rp3.500 per liternya,” katanya.

Tapi, paparnya mengenai muatan yang dibuang bisa sampi 5 hingga 6 kaleng bahkan bisa lebih. Tergantung jumlah muatannya, bahkan terkadang sebagian muatan milik SPBU ikut ‘dikencingkan’, maka sering terjadi komplain.

erkait sopir penah mendapat ancaman atau pemukulan dari pihak pengawas lokasi, pria yang mengaku telah lebih dari tiga tahun bekerja sebagai sopir truk tangki itu tidak membantahnya.

“Ada juga pihak di lokasi marah kalau sopir tak mau ‘kencing’, bahkan ada juga sopir yang dicegat dan dipukuli karena tak mau singgah ke lokasi penampungan. Kejadian itu pernah dilaporkan ke polisi. Hasilnya malah uang sopir yang habis keluar, sedangkan pelakunya belum ditangkap,” ungkapnya.

Di bawah tekanan oknum dan adanya celah dari kelebihan muatan dari Depot PT Pertamina, akhirnya membuat para sopir truk tangki berani serta terang-terangan menyinggahi lokasi penampungan tak resmi yang kerap mendapat pengawalan dari oknum aparat keamanan.

“Kami (sopir) berani ‘kencing’ karena ada oknum aparatnya yang berjaga di sekitar lokasi, jadi tak perlu takut digerebek sama polisi,” cetusnya.

Sementara, PT Elnusa Petrofin Medan saat dikonfirmasi terkait kelebihan muatan terhadap truk tangki pertamina mengaku tidak mengetahuinya. “Kami hanya perusahaan yang menangani transportasi saja, sedangkan soal pengisian BBM di depot itu pihak PT Mesran dan pengukuran muatan di lakukan petugas Pertamina. Jadi itu bukan kewenangan Elnusa, silahkan tanyakan langsung ke yang bersangkutan,” kata, Hendrik, Staf Humas dan Pengawasan PT Elnusa Petrofin Medan saat dihubungi Sumut Pos.

Menurut dia, perusahaan Elnusa hanya merupakan perusahaan yang dipercaya untuk mengelola transportasi milik Pertamina, serta melakukan pendistribusian BBM subsidi.
“Itu pun tak semua truk tangki di Depot PT Pertamina kami kelola, karena Pertamina cuma mempercayakan sekitar 125 unit truk tangkinya. Selebihnya milik perusahaan lain yang dikontrak PT Pertamina dengan sistem pola tarif,” terangnya.

Truk Tangki PT DAA Diamankan
Sementara pelaku pencurian dengan modus mengurangi isi muatan tangki BBM yang populer disebut dengan istilah ‘tangki kencing’ diamankan petugas Satuan Pengamanan PT (Persero) Pertamina UPMS I Medan, dari kawasan Jalan KL Yos Sudarso, Simpang Kantor, Kecamatan Medan Labuhan, Rabu (25/4) sore sekira pukul 14.30 WIB.

Dalam penangkapan tersebut truk tangki bernopol BL 9233 L milik PT DAA berikut seorang pria berinisial Rah (35) diamankan.
Kepala Satuan Pengaman PT (Persero) Pertamina UPMS I Medan, Suparman ketika dikonfirmasi membenarkan.

“Kita amankan saat sedang membuang muatan solar di lokasi penampungan di Simpang Kantor, Medan Labuhan,” kata Parman saat dihubungi.

Penangkapan truk tangki BBM yang kedapatan sedang ‘kencing’ di lokasi tersebut, bermula dari pengintaian yang dilakukan petugas keamanan pertamina terkait sorotan media tentang maraknya aktivitas penampungan BBM tak resmi di Jalan KL Yos Sudarso, Medan Labuhan.

“Saat ini sopir tangkinya masih dalam proses sanksi menejemen,” ujarnya.
Terkait atas penangkapan dimaksud, Parman mengaku, pihak Pertamina telah melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian di Mapoldasu untuk diproses hukum lebih lanjut.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Poldasu agar ditindaklanjuti sesuai peraturan yang berlaku,” tandas dia.

Terpisah, PT Elnusa Petrofin Medan juga menindak truk tangki bernopol BL 9034 F dikemudikan seorang pria berinisial Hen (34), warga asal Aceh. Penangkapan sopir truk tangki dimaksud atas sangkaan melakukan penyelewengan BBM subsidi ke lokasi penampungan di Jalan KL Yos Sudarso Km 16,5 Medan Labuhan.

“Saat ini sopir sudah kita skor, dan masih menjalani proses pemeriksaan. Dia (sopir) diamankan atas sangkaan melakukan penurunan muatan secara ilegal pada beberapa hari lalu,” terang, Hendrik, Staf Pengawas PT Elnusa Petrofin Medan.

Diamankannya sopir tangki tersebut dia sempat mendapat telepon dari seorang oknum petugas yang meminta agar sopir bersangkutan dibebaskan dari sanksi dan tidak diberhentikan oleh menejemen perusahaan.

“Tadi pagi sekitar jam 10.00 WIB  ada yang menghubungi menanyakan soal itu, dan kejadian seperti ini selalu terjadi apabila kita melakukan pengamanan terhadap sopir yang terbukti nakal,” pungkasnya.(mag-17)