Home Blog Page 13604

Jaga Kebersihan di Pasar Sukaramai

MEDAN- Sampah di kawasan Pasar Sukaramai Kecamatan Medan Area rutin diangkut petugas kebersihan. Jika tidak, maka sampah dari pedagang itu akan menumpuk di Pasar Sukaramai.

“Hampir setiap hari sampah di Pasar Sukaramai ini diangkut, mulai pukul 08.00 WIB, jika tidak maka sampah-sampah itu akan menumpuk,” bilang Rodiah, salah seorang pedagang di Pasar Sukaramai pada wartawan koran ini, Jumat (20/4).

Kata Rodiah banyak manfaat jika sampah-sampah itu cepat diangkut. Selain menghindari penimbunan sampah, bau yang menyengat dari sampah tidak sampai menyebar.

Untuk itu, Rodiah berharap kepada Dinas Kebersihan Kota Medan, agar terus berupaya pengangkutan sampah yang ada di kota Medan khususnya di pasar Sukaramai ini. “Bayangkan kalau sampah tidak diangkut di Pasar Sukaramai, entah seberapa banyak menumpuk, kalau pasar kita bersih tentunya masyarakat tidak merasa risih untuk berbelanja di sini,” ketusnya.

Hal serupa dikatakan Yuli, pedagang lainnya. Menurut wanita ini sebenarnya sampah yang berada di Pasar Sukaramai ini tak cuma pagi hari diangkut, siang hari tepatnya pukul 13.00 WIB dan sorenya, pukul 17. 00 WIB juga dilakukan yang sama.

“Saya melihat, tiga kali sehari sampah di Pasar Sukaramai selalu diangkut oleh petugas kebersihan,”  ujarnya.
Camat Medan Area Khoiruddin Rangkuti mengakui kalau sampah di sepanjang pingiran jalan ataupun di Pasar Sukaramai, selalu diangkut oleh pihak kebersihan Kota Medan maupun pihak penyisir kebersihan dari kecamatan. Ini dilakukan demi menciptakan kelestarian lingkungan dan kebersihan di kawasan Medan Area khusunya di Pasar Sukaramai.

“Sampah berserakan selalu tertuju di pasar-pasar, tapi kami pihak kecamatan selalu memerintahkan petugas Kecamatan Medan area untuk memantau kondisi kebersihan yang ada di Pasar Sukaramai,” terangnya.

Untuk itu, dia tetap menghimbau kepada warga agar tatap selalu menjaga kebersihan Pasar Sukaramai, dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan yakni di dalam tong sampah. Sehingga, petugas kebersihan mudah mengangkut sampahnya. (omi)

Minta Kepling Berdomisili di Wilayahnya

083198816xxx

Kepada Yth Bapak Camat Medan Johor dan instansi terkait khususnya Bapak Lurah Kwala Bekala. Kami warga lingkungan 16 tidak mau dipimpin oleh Kepling yang tidak berdomisili di Lingkungan 16. Jadi kami minta perhatian Bapak-Bapak dan instansi terkait untuk menanggapi hal ini dengan serius.

Saya Cek di Lapangan

Terima kasih, akan saya cek info ini di lapangan untuk diketahui permasalahan sebenarnya.

M Azwarlin Nasution
Camat Medan Johor

Berdomisili di Wilayah Tersebut

Setahu saya, dia (kepling lingkungan 16, red) berdomisili di wilayah tersebut yaitu lingkungan 16. Saya rasa dia juga aktif melayani masyarakat. Terima kasih.

Enoh P Tavip Tarigan
Lurah Kwala BekalaMinta

Acara Puncak Haul Tuan Syekh Babussalam

LANGKAT- Acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (Haul) ke-88 Tuan Syekh Babussalam Pertama Syekh H Abdul Wahab Rokan Al-Khalidi Naqsabandi, yang dilaksanakan di Perkampungan religius Babussalam, Langkat, Jumat (13/3) lalu berlangsung penuh hikmat.

Ketua DPW PPP Sumatera Utara Fadly Nurzal dan Sekretaris DPW PPP Sumut H Yulizar P Lubis turut hadir pada acara tersebut. Saat itu, Fadly Nurzal mendapat kehormatan bisa duduk berdampingan dengan Tuan Syekh Babussalam bersama mantan Wali Kota Medan Drs H Abdillah Ak MBA.
Pada acara itu disampaikan sejarah hidup Tuan Syekh Babussalam yang pertama, pelantikan para khalifah dari berbagai daerah, dan tausyiah yang disampaikan Prof Dr H Ramli Abdul Wahid, mewakil Rektor IAIN Sumut.

Dalam tausiyahnya, Ramli mengatakan, dalam proses mendekatkan diri kepada Allah SWT, melalui tariqat sama seperti jalan tol. Sementara berdasarkan syari’ah seperti jalan biasa. Karenanya, orang-orang yang telah menjalani tariqat sangat terjaga aqidah, iman dan moralitasnya.

Sementara itu, Fadly Nurzal usai mengikuti acara puncak, mengaku sangat terharu mengikuti acara Haul tersebut. Katanya, kepribadian dan pengabdian yang telah ditoreh Tuan Syekh Babussalam Pertama Syekh H. Abdul Wahab Rokan Al-Khalidi Naqsabandi, merupakan pelajaran berharga.
“Sosok Syekh Abdul Wahab Rokan merupakan inspirasi, bahwa kebaikan dan ilmu yang kita ajarkan akan tetap dikenang sepanjang masa,”katanya. (ade)

Belum Muncul Kematangan Berdemokrasi

MEDAN-Munculnya anarkisme dalam aksi-aksi demonstrasi maupun fenomena geng motor di Indoneisa akibat ketidakseimbangan antara produk kebebasan yang diperoleh di era reformasi dengan kesiapan masyarakat dalam mengejawantahkan kebebasan pascatumbangnya era Orde Baru.
Ungkapan ini disampaikan pakar resolusi konflik Universiti Sains Malaysia (USM) Pulau Pinang, Dr Mohamad Zaini Abu Bakar di kampus UMA disela-sela menyampaikan kuliah umum bertajuk “Manajemen Konflik dalam Komunitas Plural” di depan mahasiswa  Magister Administrasi Publik Universitas Medan Area (MAP UMA) beberapa waktu lalu.

Didampingi Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Program Pascasarjana (PPs) UMA Muazzul SH MHum dan Kepala Tata Usaha PPs UMA Isnaini SH MHum, Zaini Abu Bakar mengungkapkan, anarkisme yang muncul dalam aksi unjuk rasa adalah sebuah gambaran masyarakat Indonesia belum matang berdemokrasi.

Begitu juga fenomena geng motor yang melanda kota-kota di Indonesia merupakan gambaran, kebebasan masih diterjemahkan dalam bentuk boleh berbuat sesuka hati. Ia menilai kebebasan yang tidak bertanggung jawab akan menimbulkan konflik-konflik baru di masyarakat.
“Mestinya, demokrasi harus dimaknai sebagai kebebasan yang bertanggung jawab. Dengan demikian, demokrasi bisa memberi kebaikan bagi masyarakat. Yakni, bebas dari keterkurungan Orde Baru ke sebuah Orde Reformasi yang membawa kesejahteraan, bukan sebaliknya membawa keburukan,” ucap dosen tamu PPs UMA tersebut.

Di Malaysia, lanjut alumni Bradford University Inggris, juga ada demonstrasi dan geng motor. Tapi, demonstrasi yang dikawal oleh seperangkat peraturan dan perundang-undangan. Misal dalam demonstrasi tidak boleh membawa alat-alat yang dapat membahayakan dimana geng motor dibentuk untuk aksi-aksi sosial dan olahraga.

Demokrasi, menurut pakar Pusat Kajian Pengurusan Pembanguan Islam (ISDEV) USM, memiliki berbagai wajah karena cara berdemokrasi berbeda dalam setiap negara. Kebebasan harus ada kawalan peraturan dan perundang-undangan agar demokrasi tidak rusak. “Di Amerika Serikat sendiri yang disebut-sebut sebagai Bapak Demokrasi, tetap memiliki aturan dalam menyampaikan pendapat. Bagi pelanggar aturan akan mendapat sanksi hukum yang tegas,” ucap Zaini.

Pakar USM ini memuji Indonesia yang telah memiliki regulasi dalam teknologi informasi seperti internet. Sedangkan Malaysia belum memiliki Undang-undang TI. “Indonesia sudah memiliki UU Informasi dan Transaksi Elektronik. Sedangkan Malaysia belum punya, ” tandasnya. Dalam kesempatan itu, Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan PPs UMA Muazzul mengatakan, kedatangan para pakar luar negeri di PPs UMA merupakan bentuk implikasi penguatan institusi dan komitmen perguruan tinggi ini sebagai universitas yang terus  dipercaya masyarakat untuk ikut serta dalam menyelesaikan persoalan pembangunan. (*/dmp)

Mei, Citilink Lepas dari Garuda

JAKARTA- Maskapai Citilink sebagai Unit Usaha Strategis dari PT Garuda Indonesia Tbk mulai akhir Mei 2012 dijadwalkan akan melepaskan diri (spin off) dari naungan induknya Garuda Indonesia.

“Sudah tinggal tahap terakhir, kalau menurut saya akhir Mei sudah siap,” ungkap Direktur Keuangan PT Garuda Indonesia Tbk, Elisa Lumbantoruan kepada wartawan seusai menghadiri peluncuran seragam baru pramugari Citilink di Cilandak Town Square, Jakarta, Jumat (20/4).
Menurut Elisa, untuk memenuhi ketentuan sebagai maskapai independen atau mandiri, Citilink dalam waktu 12 bulan setelah spin off harus memiliki 10 pesawat sesuai regulasi dari Kementerian Perhubungan.

“Sekarang ada 9 (pesawat), bulan ini sudah tambah 1. Sekarang lagi perjalanan pesawat airbus yang baru ke Indonesia. Jadi minggu depan sudah 10 aircraftnya (pesawat),” sebut Elisa.

Citilink pada tahun 2012 optimistis dapat mengangkut 4 juta penumpang pesawat. “Tahun 2012 target penumpang pesawat 4 juta penumpang yang diangkut oleh Citilink dari target tahun lalu 1,6 juta (penumpang),” katanya.

Selain itu, hingga tahun 2015 menargetkan memiliki hingga 50 pesawat dan untuk tahun 2012, Citilink juga akan membuka 3 rute penerbangan domestik baru yaitu dari Jakarta ke Jogjakarta, Padang, dan Pekanbaru. Menurut Elisa, dengan bertambahnya target penumpang dan rute baru ini, akan memperkuat posisi maskapai Garuda dan Citilink. “Garuda masuk ke premium market dan Citilink masuk ke LCC (low cost carrier/penerbangan berbiaya murah). Agar Garuda nggak terganggu oleh LCC,” sebutnya.

Meningkatnya frekuensi dan rute penerbangan serta bertambahnya armada pesawat Citilink, tidak membuat khawatir Garuda sebagai induk dari Citilink.
“Garuda dan citilink nggak akan pernah tabrakan. Kita buatkan Garuda ke Surabaya, Garuda 12 kali dan Citilink 7 kali, nggak ada masalah,” tutupnya.
Seperti diketahui, Citilink sebagai Unit Usaha Strategis (SBU) dari PT Garuda Indonesia Tbk, telah melayani 8 rute penerbangan harian domestik berbiaya murah (LCC) dari Jakarta dan Surabaya ke Batam, Banjarmasin, Denpasar, Balikpapan dan Makasar.

Citilink saat ini masih bagian dari Unit Usaha Strategis (SBU) dari PT Garuda Indonesia Tbk, dimana telah melayani 8 rute penerbangan harian domestik berbiaya murah (LCC) dari Jakarta dan Surabaya ke Batam, Banjarmasin, Denpasar, Balikpapan dan Makassar.(bbs)

Ekspor CPO ke Malaysia Menurun

JAKARTA- Surutnya permintaan ekspor dari Malaysia telah menggerus harga minyak sawit alias crude palm oil (CPO) dalam sepekan ini. Ini artinya, koreksi harga sudah berlangsung dalam dua pekan berturut-turut.

Kontrak CPO untuk pengiriman Juli di Malaysia Derivatives Exchange terpangkas 1 persen  ke posisi RM 3.444 (US$ 1.123) per metrik ton, sebelum bergulir ke level RM 3.455 pada pukul 16.56 waktu Kuala Lumpur. Jika dihitung dalam sepekan, harga minyak nabati ini telah tumbang 1,6 persem, melanjutkan koreksi di pekan sebelumnya yang mencapai 2,6 persen.

Hari ini, surveyor Intertek melaporkan, ekspor dari Malaysia dalam 20 hari pertama di bulan April turun 5,6 persen menjadi 844.453 ton dibanding periode yang sama bulan sebelumnya. Penurunan tersebut lebih rendah dibandingkan proyeksi 15 hari pertama yang mencapai 15 persen.
Ivy Ng, analis CIMB Group Holdings Bhd menyebut, data ekspor yang menunjukkan penurunan lebih kecil, mungkin sedikit positif. Tapi,  pengiriman tetap berkurang.  (bbs)

Penipu Honorer Beraksi di Taput

JAKARTA- Kepala Biro Humas dan Protokol Badan Kepegawaian Negara (BKN) Aris Windiyanto mengimbau kepada para honorer untuk tidak percaya terhadap oknum yang mengaku-ngaku sebagai pegawai Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan mengaku bisa membantu proses pengangkatan CPNS.
Pasalnya, banyak laporan masuk ke BKN soal perbuatan oknum yang mengaku pegawai BKN dan bisa membantu mengganti data honorer tertinggalnya.”Jadi di dalam data verifikasi dan validasi yang dipublikasikan itu ternyata ada yang sudah meninggal. Kejadiannya di Tapanuli Utara (Taput). Nah, ada yang mengaku bisa mengganti data tersebut dengan orang lain. Parahnya, orang itu ngakunya sebagai pegawai BKN,” kata Aris di Jakarta, Jumat (20/4).

Dijelaskannya, data hasil verifikasi dan validasi yang diumumkan saat ini bukan semata-mata dari BKN. Tapi juga dari unit pengelola kepegawaian baik pusat maupun daerah.

“Data hasil verifikasi dan validasi merupakan hasil kerja BKN dan BPKP dan kebenaran materiil ada pada instansi. Karena itu BKD bertanggung jawab penuh atas data tenaga honorer di daerahnya,” tegasnya.

Diapun meminta kepada pemda maupun masyarakat, apabila ada oknum yang mengaku pegawai BKN dan bisa mengganti nama hasil verifikasi serta validasi, segera laporkan ke polisi. “Jangan ragu-ragu untuk melaporkannya ke polisi. Sebab tidak ada kebijakan mengganti nama honorer yang sudah meninggal dengan nama honorer lainnya,” cetusnya.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Menpan-RB Azwar Abubakar telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 3/2012, sebagai jawaban atas banyaknya pengaduan masyarakat maupun pejabat tertentu terkait masih adanya dugaan pemalsuan dokumen pengangkatan sebagai tenaga honorer K1 yang telah lulus verifikasi dan validasi.

Di dalam SE tersebut mengamanatkan apabila dikemudian hari diketemukan data tenaga honorer yang palsu, maka dokumennya tidak dapat diproses sebagai dasar pengangkatan menjadi CPNS atau pengangkatanya dibatalkan. Sementara bagi pejabat yang menandatangani dokumen pengangkatan tenaga honorer yang terbukti telah memalsukan dikenakan tindakan administratif dan tindak pidana sesuai peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, di Serdang Bedagai (Sergai) ada sebanyak 746 orang pegawai honorer  di bidang pendidikan dan kesehatan  Pemkab Sergai  mengisi formulir. Para honorer itu diketahui akan mengikuti tes CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil)  kategori II, untuk direkomendasikan menjadi pegawai tetap di tahun ini.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sergai  H. Ahmad Zaki kepada Sumut Pos, Jumat ( 20/4) mengatakan sebanyak 746 orang tenaga honorer yang sudah melakukan pengisian formulir tidak semuanya diangkat menjadi PNS.

Menurut Zaki, tes pegawai honor kategori II dilakukan melalui analisa kebutuhan tenaga kerja sesuai surat  edaran Menpan ke Pemkab Sergai. (sam/mag16)

Dua SD Negeri Direndam Banjir Selama 4 Hari

SERGAI- Ratusan siwa di dia Sekolah Dasar (SD) Negeri 102041 dan 102020 di Dusun VIII, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Sergai tidak bisa belajar mengajar secara normal, sebab sekolahnya sudah empat  hari terendam banjir setinggi 20 centimeter, Jumat (20/4)

Seorang guru pengajar SD di 102020, Ida (28) mengatakan kondisi banjir ini sudah  4 hari sejak di guyur hujan selama 3 hari berturut,  terhitung pada Senin hingga Kamis (19/4)  kemarin, curah hujan tinggu membuat halaman sekolahnya terendam.

Akibat kondisi tersebut, paparnya proses belajar mengajar terganggu, sejumlah siswa lebih suka bermain air, pada saat jam istirahat. Bahkan, lebih suka  bermain air dan tak jarang baju seragamnya basah kuyup akibat bermain, dan tidak bisa  melanjutkan pelajaran.

“Kondisi seperti ini bukan baru ini saja terjadi bahkan sekolah ini sudah menjadi langganan banjir setiap kalinya turun hujan di karenakan saluran pembuangan tumpat, para guru harus mengantisipasi jika hujan turun, pasti ruangan kelas terendam saat hanya sekitar 4 centimeter saja air masuk ke ruang kelas,” terang guru pengajar.

Camat Sei Rampah, Drs Fajar Simbolon mengatakan dirinya akan segera mengecek lokasi terendam banjir tersebut. “Saya belum mengatahui karena belum ada melaporkannya,” sebutnya. (mag-16)

Korban Laka Lantas Hilang Misterius

LANGKAT- Korban kecelakaan lalu lintas di pinggir Jalan Lintas Sumatera Pangkalan Brandan-Nangroe Aceh Darusalam (NAD), tepatnya di Kecamatan Seilepan, Langkat belum diketahui keberadaannya.

Insiden kecelakaan yang terjadi, Kamis (19/4) dinihari itu. Ketika itu, Yudi (19) warga Gang Singapur, Desa Pelawi Darat, Kecamatan Babalan Lengkat bersama rekannya Bakri (19) warga yang sama berboncengan.

Saat itu, keduanya bersama rekan lainnya berjumlah enam orang sambil membawa minuman keras (miras) hendak duduk di jalan baru tepatnya di Desa Alurdua Kecamata Sei Lepan.

Setiba di lokasi, keenam pemuda yang mengendarai tiga sepeda motornya sambil menikmati miras yang sudah dibeli tersebut. Waktu berlarut hingga malam menunjukan pukul 00:00 WIB, rekannya beranjak pulang. Sedangkan Bakri dan Yudi dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra melanjutkan perjalanan ke lokasi warung esek-esek, yang berada di Halban, Kecamatan Besitang.

Naas bagi kedua pemuda itu, setiba di jembatan Tangkahan Lagan, sepeda motor yang dikendarai di senggol mobil truk dari arah Pangkalan Brandan menuju NAD, sehingga sepeda motornya menabrak tiang trotoar jembatan.

“Tapi saya tidak tahu ke mana keberadaannya sampai saat ini,” sebutnya.

Kasat Lantas Polres Langkat, AKP Makmur Sitorus melalui Kapos Lantas Bukit I Aiptu Risman Tambunan, mengatakan, pada saat kejadian itu warga memberitahukan bahwa ada korban laka lantas terbaring di berem jalan jembatan Sei Lepan.  “Karena luka korban tidak parah, pihak kelurganya langsung membawa pulang, sementara keluarga Bakri curiga atas kejadian itu, bahkan tak tahu keberadaan Bakri,” kata Riswan. (jok/smg)
Kapolsek Pangkalan Brandan AKP H. Kosim S terkait misteri hilangnya korban laka lantas mengatakan, pihaknya masih melakukan penyidikan dan penyelidikan. (jok/smg)

Ditegur, Kadisdik Panggil Kacabdis

SERGAI-  Setelah mendapat teguran keras dari Inspektur Jeneral Inspektorat Kementerian Pendidikan terkait pungutan liar yang dilakukan oknum di Dinas Pendidikan, Serdang Bedagai (Sergai). Langsung dibantah Kepala Dinas Pendidikan Sergai, H Rifai’ Bakri Tanjung.

“Saya tidak ada memerintahkan melakukan pengutipan sejenis apapun, dan saya sudah perintahkan agar mengembalikan pungutan yang sudah dilakukan,” ujarnya saat menjawab pertanyaan wartawan Sumut Pois, Jumat (20/4).

Dia menegaskan, sesuai dengan perintah Bupati Sergai, HT Erry Nuradi uang yang telah dikutip agar segera dikembalikan. Tapi, dia mengingatkan, jika ada lagi pungutan yang dilakukan pihaknya. Maka oknum tersebut dipanggil dan segera diberikan sanksi.

“Mengenai yang kemarin disebutkan ada pungutan, saya akan panggil Pengawas dan Kepala Kantor Cabang (KCD),” tegasnya.
Disinggung mengenai, pungutan untuk kelancaran Ujian Kompetisi Awal (UKA) sebesar Rp2 juta, kemudian membayar Rp20 juta setelah dinyatakan lulus. “Itu tidak benar,” sebutnya. (mag-16)