Home Blog Page 13614

Peluang Pemekaran Daerah di Sumut Masih Terbuka

MEDAN-  Meski moratorium belum dicabut, namun dipastikan peluang pemekaran sejumlah daerah di Sumatera Utara masih terbuka lebar. Baik itu kemungkinan lahirnya provinsi baru, maupun kabupaten-kabupaten yang selama ini ramai didengungkan.

Apalagi jika daerah-daerah yang dimaksud, memenuhi tiga syarat sebagaimana dikemukakan Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Raydonnyzar Moenek, dalam Lokakarya Pers di Lembang, Jawa Barat, kamarin.

Diantaranya yang paling memungkinkan saat ini bagi ibukota provinsi, yang masih terletak dan berlokasi di kecamatan dan itu diperintahkan undang-undang.

Selain itu antara Presiden dan DPR ungkapnya mereka telah sepakat daerah yang mungkin dimekarkan, yaitu bagi daerah-daerah perbatasan. Serta daerah dimana kepentingan strategis nasional terdapat didalamnya. Namun Donny belum bersedia membuka secara lebih luas maksud dari syarat ketiga ini. “Karena kalau dibuka, maka semua daerah akan berlomba-lomba untuk memekarkan daerahnya,” katanya.

Alasan ini tentunya masuk akal, karena sebelumnya pemerintah dan DPR sepakat membahas masalah pemekaran kembali dilakukan, setelah Undang-Undang Pemda yang baru lahir. Dimana rancangan revisinya saat ini tengah dibahas di DPR dan dipastikan dalam waktu dekat dapat diselesaikan. “Sebenarnya saat ini, itu terdapat 19 usulan pemekaran daerah yang telah diajukan DPR. Namun mengingat hasil evaluasi daerah otonomi baru, ternyata 65 persen daerah tersebut gagal meningkatkan pelayanan pada masyarakat. Akhirnya disepakati pembahasan pemekaran dilakukan setelah Undang-Undang Pemda lahir terlebih dahulu,”ungkapnya saat ditanya apakah moratorium terkait pemekaran masih terus berlanjut.

Menariknya meski kemungkinan pemekaran daerah kembali akan dibuka, dalam revisi yang diajukan pemerintah terdapat beberapa hal mendasar. Bahwa nantinya diusulkan, bagi daerah yang dimekarkan, akan terlebih dahulu menjalani masa persiapan selama tiga tahun. “Nah kalau memenuhi syarat, akan dimekarkan terus. Tapi kalau tidak, akan dibatalkan. Jadi ada masa transisi sebelum menjadi daerah otonom baru,” ungkapnya.

Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2007 sendiri sebelumnya diatur beberapa syarat sebuah daerah dimungkinkan untuk dimekarkan. Diantaranya, usulan tersebut harus merupakan aspirasi dari masyarakat yang diajukan ke DPRD terlebih dahulu. Baru kemudian dilakukan kajian daerah yang mana juga mendapat keputusan dan usulan tersebut dilayangkan ke gubernur. Syarat lainnya, harus juga dilengkapi dengan keputusan DPRD setempat, DPRD Provinsi, keputusan gubernur dan usulan gubernur ke Presiden melalui Menteri Dalam Negeri, dan dilengkapi rekomendasi Mendagri.(gir)

Warga Jalan Padang dan Tirtosari Bentrok

MEDAN- Warga yang bermukim tak jauh dari rel perlintasan kereta api Jalan Padang Medan Tembung Minggu (22/4) sekira pukul 00.30 WIB resah. Soalnya mereka baru saja bentrok dengan warga Jalan Tirtosari. Aparat kepolisian yang mencoba mengamankan kedua warga merasa kewalahan. Tak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Pantauan Posmetro Medan (grup Sumut Pos) sekira pukul 00.30 WIB, terlihat puluhan massa yang diduga berasal dari wilayah Perumnas Mandala dan bantaran rel kereta api menyerbu ke arah Jalan Padang.

Meskipun massa yang melakukan aksi penyerangan kepada warga Jalan Padang dan Tirtosari tersebut sudah mengatahui kehadiran polisi, namun mereka tetap saja menyerang.

Belakangan polisi memilih mundur dari pada menjadi korban pelemparan.  Terdengar dari kejauhan massa yang berbekalkan batu kerikil yang ada di bantaran rel kereta api, mengeluarkan ucapan yang tidak sopan kepada pihak kepolisian.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Maringan Simanjuntak ikut dalam pengamanan itu.  “Saya meminta kepada adik-adik dan seluruh warga untuk tidak terpancing,” katanya. (gus/smg)

Tekan Angka Pengangguran di Sumut

Wali Kota Medan Sambut Baik Digelarnya GPP dan Job Fair 2012

Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM menyambut baik digelarnya Gerakan Penanggulangan Pengangguran (GPP) di Sumatera Utara dan Job Fair  2012 di Perguruan Panca Budi, Jalan Gatot Subroto Medan, Sabtu (21/2) kemarin.

Acara yang dibuka langsung Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Republik Indonesia Drs H.A Muhaimin Iskandar MSi ini, diharapkan mampu meminimalisasi angka pengangguran di Sumut selama ini.

Dikatakan Rahudman, kegiatan ini harus ditingkatkan dan dikembangkan lagi jika ingin mengurangi angka pengangguran. Apalagi dalam kegiatan ini diisi dengan pelepasan tenaga magang ke Jepang. Untuk itu, seluruh tenaga magang harus benar-benar dilengkapi dengan skill dan kemampuan berbahasanya.
“Skill dan bahasa ini sangat menentukan sekali bagi kesuksesan pekerja. Karena itulah kita belakangan ini melakukan sosialisasi peluang tenaga kerja untuk lembaga-lembaga internasional. Ini membuka kesempatan bagi adik-adik kita untuk mendapatkan lapangan pekerjaan,” kata Rahudman.

Atas dasar itulah, Rahudman berharap agar kegiatan ini tidak hanya mampu menekan angka pengangguran di Sumatera Utara maupun Kota Medan tetapi juga memberikan solusi. Dengan begitu, persoalan pengangguran secara bertahap dapat dikurangi.

Menakertras Drs H A Muhaimin Iskandar menyampaikan, penghargaan setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih kepada Pemprovsu karena telah mendukung penyelenggaraan  GPP 2012. Dinilainya, itu sebagai wujud  komitmen dan tanggung jawab bersama. “Artinya, tidak hanya pemerintah pusat, pemerintah daerah juga ikut mencari solusi terkait permasalahan yang terkait dengan ketenagakerjaan dan ketransmigrasian,” jelasnya.

Dijelaskannya, pertumbuhan ekonomi di Indonesia dua tahun terakhir ini semakin membaik dan terjadi penuruanan tingkat pengangguran sebesar 6,6 persen. Namun secara absolute angka pengangguran cukup besar yakni 7,70 juta sehingga tetap merupakan masalah serius karena berdampak terhadap instabilitas ekonomi, politik, dan keamanan.

Ditambahkannya lagi, pertambahan angkatan kerja setiap tahunnya mencapai 2 juta orang, serta pengangguran yang belum mendapat pekerjaan (carry over) dan pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) cendrung lebih besar jumlahnya dibandingkan dengan kesempatan kerja  yang diciptakan. Kondisi inilah yang menyebabkan jumlah penganggur akan semakin meningkat.

“Untuk itu diperlukan suatu komitmen yang diimplementasikan dalam bentuk usaha yang sungguh-sungguh dari seluruh kalangan baik itu pemerintah, dunia usaha dan seluruh komponen masyarakat untuk mengatasi pengangguran yang dilakukan secara terencana, terkoordinasi, terpadu dan berkesimbungan,” ujar Muhaimin.

Menurutnya, hal itu dapat dilakukan dengan peningkatan SDM dengan membangun kompetensi seperti skill, knowledge dan attitude tenaga kerja, membangun sistem pendidikan dan pelatihan tenaga kerja, memfasilitasi  tumbuh dan berfungsinya mekanisme bursa kerja (job fair) serta memprakarsai program pengembangan kewirausahaan dengan mendayagunakan sumber daya Indonesia yang ada dan mendukung keberlangsungan usaha.
Sementara itu, Plt Gubsu H Gatot Pujonugroho dalam sambutannya mengatakan,  kondisi pengangguran terbuka di Sumut cukup bagus yakni 6,7 persen dan lebih kecil dibandingkan angka pengangguran rata-rata nasional. Hal ini diperoleh berkat kerja sama semua pihak baik itu pemerintah, stake holder dan dunia usaha yang terus menggeliatkan usaha sehingga menyerap tenaga kerja.

Meski demikian, Gatot dalam kesempatan itu minta bantuan Menakertrans terkait kurngnya pasokan gas di Sumatera Utara, termasuk Kota Medan. Kekurangan itu menyebabkan terganggunya kelangsungan dunia usaha. Diyakininya, jika ketersediakan gas cukup, maka angka pengangguran bisa ditekan lagi.  Karenanya, Gatot berharap agar Menakertrans bisa membantu  mengatasinya.(adl)

Kejar Eropa

Osasuna vs Malaga

SELAIN persaingan dua tim papan atas La Liga, Real Madrid dan Barcelona, ternyata tim-tim yang berada di bawah kedua tim ini pun kini berusaha melaju kencang guna memenuhi target yang ditetapkan di akhir musim kompetisi nanti Valencia, Malaga, Levante, Sevilla dan Osasuna adalah tim-tim yang berpeluang mentas di kompetisi Eropa, baik di ajang Liga Champions maupun di pentas Europa League, pada musim kompetisi mendatang.

Liga Champions tetap menjadi target prioritas oleh seluruh tim. Sayangnya, tak semua tim bisa berkompetisi di sana. Untuk ajang La Liga, dua  tim teratas berhak berlaga secara otomatis, sedangkan peringkat ketiga dan keempat harus melakoni babak penyisihan.

Real Madrid dan Barcelona tampaknya tak goyah menjadi dua wakil dari Spanyol yang lolos secara otomatis, sementara jatah dua tim yang berlaga lewat jalur playoff masih menjadi rebutan di antara lima tim seperti yang disebutkan tadi.

Nah, karena hal tersebut dua tim yang akan berlaga di Reyno de Navarra dini hari nanti, Osasuna dan Malaga sama-sama mengusung misi kemenangan.

Tuan rumah Osasuna yang kini menempati posisi ketujuh di bawah Sevilla bertekad meraih poin penuh agar menyalip posisi tim berjuluk Los Rojiblancos itu.

“Saya meyakini tim ini butuh target untuk dipenuhi, sehingga seluruh pemain memiliki motivasi untuk memenangi pertandingan. Jika kami bisa bermain bagus, maka saya optimis jika tim ini bisa mengakhiri musim ini dengan mendapatkan jatah untuk bermain di kompetisi Eropa musim depan,” kata José Luis Mendilibar, entrenador Osasuna.

Sayangnya, menatap laga nanti Mendilibar tak bisa menurunkan tujuh pemain pilarnya seperti Raul Garcia (kartu merah melawan Betis), Kike Sola (cedera), Masoud Shojaei (cedera), Sergio Fernandez (Olimpiade), Ibrahima Balde (Olimpiade), Marc Bertran (cedera betis) dan Ion Echaide (cedera).

“Harusnya jika dua pemain lainnya tak berlaga di ajang Olimpiade, pastinya tim ini dapat memanfaatkan tenaga mereka. Ini benar-benar masa yang sulit buat tim,” sesal Mendilibar.

Dengan kondisi ini bukan tak mungkin Malaga yang berambisi menempati peringkat ketiga dapat mencuri kemenangan di Reyno da Navarra.
Saat ini Malaga menempati peringkat keempat dengan poin 51, atau tertinggal satu angka dari Valencia. Artinya jika Valencia gagal meraih kemenangan saat menjamu Real Betis, sedang Malaga mengalahkan Osasuna, maka dengan sendirinya Valencia dan Malaga bertukar tempat di klasemen sementara La Liga.

“Kami datang ke sana untuk mancari kemenangan, karena itu (menang, Red) bisa mengantarkan kami memenuhi target yang diapungkan manajemen beberapa waktu lalu. Kami sudah berada di target itu dan kami ingin melewatinya dengan menempati peringkat ketiga,” bilang Manuel Pellegrini, entrenador Malaga.

Sebagai refrensi, dari 15 kali menjamu Malaga, tuan rumah Osasuna menang 6 kali, kalah 4 kali, sedang 5 pertandingan lainnya berakhir imbang. Pada pertemuan musim lalu di markas Osasuna, tim tuan rumah menang dengan skor 3-0. Nah, bagaimana hasil pada pertandingan kali ini? (*)

All Out

PSMS VS Persidafon

MEDAN- Usai dipecundangi Deltras FC Sidoarjo 1-3 di Stadion Teladan, Kamis (18/4) lalu, PSMS tak mau tersandung dua kali di depan pendukung fanatiknya. Menghadapi Persidafon Dafonsoro sore ini (23/4), Ayam Kinantan optimis bisa meraih poin penuh.

Karteker pelatih PSMS Roekinoy menuturkan, pertandingan bentrok Persidafon sangat penting. “Tiga pertandingan di awal putaran kedua ini, kita baru meraih satu poin. Ini tentu bukan hasil yang bisa dibanggakan. Kemenangan terhadap Persidafon mutlak kita perlukan untuk terus bisa bersaing menuju papan atas klasemen ISL,” ungkapnya, Minggu (22/4).

Namun, ia tetap tak mau anak-anak PSMS menganggap remeh Gabus Sentani, julukan Persidafon. “Kita sudah mempersiapkan semua, termasuk mengenai mental pemain. Tentu itu semua di luar masalah non teknis. Tapi tetap saja Persidafon tak bisa dipandang sebelah mata,” jelas Roekinoy.
“Besok (hari ini, Red) anak-anak sudah didoktrin agar bertanding all out atau dengan segala kemampuan terbaik mereka. Karena, saat kita bertanding di sana (Dafonsoro), hasilnya kita kalah. Ini saatnya kita membalas dengan meraih poin penuh, dan kita sudah melupakan kekalahan semalam (Terhadap Deltras). Kita belum habis,” tegas Roekinoy lagi.

Mengenai pemain pilar yang bakal absen memperkuat tim saat menghadapi Persidafon, Roekinoy memaparkan ada tiga pemain. “Yakni Zainal yang terkena hukuman akumulasi kartu kuning, selanjutnya Rahmad dan Denny Rumba karena cedera. Untuk itu, Wiganda akan kita plot mengisi posisi yang mereka tinggalkan,” katanya.

“Kita usahakan tak mengulangi kesalahan mendasar. Mengenai Shin Hyun Joon masih akan tetap kita cadangkan. Karena ia belum bisa menyesuaikan permainannya dengan karakter Medan,” tambah Roekinoy.
Mengenai masalah non teknis yang hingga kini dialami manajemen PSMS, diakuinya sungguh mempengaruhi keadaan tim. “Sebenarnya kondisi ini juga dialami klub-klub lain di ISL. Ada yang dijanjikan PT BLI mengenai subsidi 1,5 miliar, namun tak kunjung dicairkan. Kita sudah dan masih terus mendesak. Alternatif lain masalah gaji ini, mungkin kita akan upayakan pinjaman lagi kepada pemain,” ungkap manajer PSMS Benny.

Sementara asisten manajer Persidafon Sudirman mengatakan, menghadapi PSMS mereka membawa 19 pemain. “Kami juga sudah mempersiapkan diri dengan latihan-latihan. Kami sadar di sini adalah tamu. Tapi paling tidak kami bertekad akan membawa pulang satu poin,” jelasnya.

Ternyata masalah gaji pemain yang tersendat, Persidafon juga mengalaminya. “Soal gaji, itu sudah jadi rahasia umum. Meski secara psikologis pemain terpengaruh kondisi ini. Kami tetap mengharapkan loyalitas pemain,” tambah Sudirman.

“Kami tetap akan tampil offensif, meski Patrich Wanggai tidak bisa memperkuat tim. Semua pemain PSMS wajib diwaspadai. Tidak bisa per individu. Kita akan memanfaatkan kekompakan dan kerjasama tim untuk mengalahkan PSMS,” katanya lagi.

PSMS dan Persidafon sama-sama telah mengoleksi 22 poin. PSMS di posisi 12 dan Persidafon berada setingkat di bawahnya. Jika berhasil meraih poin penuh, PSMS bakal bisa merangsek ke posisi sembilan di atas PSPS Pekanbaru yang masih mengoleksi 24 poin di peringkat 10 klasemen sementara ISL. (saz)

Mikroskill Kampiun UMSU Cup 2012

MEDAN- Penampilan apik tim basket putra Mikroskill berbuah manis. Mikroskill menjadi juara Turnamen Basket UMSU Cup 2012 setelah di final, Minggu (22/4) kemarin malam, mengubur asa STIE Harapan dengan skor 60-45. Mikroskill pun berhak atas piala tetap dan bergilir Rektor UMSU.

Ini duel kedua kali pada turnamen setelah keduanya bentrok di penyisihan. Sejak awal dominasi Mikroskill sudah terlihat. Azrul, Hendrik, Evan, Yosafat dan Anggara mampu mengunci permainan lawan. Sebaliknya Harapan seperti tampil anti klimaks dengan performa yang melorot drastis. Dilengkapi dengan pemain andalannya Taufik yang cedera hingga tak dapat main maksimal. Azrul dan Hendri bergantian menyumbang angka hingga Mikroskill melaju dengan 17-8 di kuarter pertama.

Performa Harapan sedikit membaik di kuarter kedua. Suharto menjadi aktor kebangkitan Harapan untuk menempel perolehan angka lawan. Namun Harapan melakukan banyak turn over dan Hardi terkena foul trouble.

Laju angka Mikro sempat terhenti di angka 36. Namun Mikroskill bangkit di kuarter penentu dengan aksi Evan dan Hendrik. Mikroskill memantapkan keunggulannya 60-45 yang terjaga hingga akhir laga.

Sebelumnya di perebutan tempat ketiga, UMSU menundukkan USU 55-37. Irwan Fahmi cs pun sedikit terhibur dengan juara ketiga. Sementara tim putri Cendana lebih dulu memastikan juara untuk kategori putri setelah mengalahkan UMSU di final Sabtu (21/4) lalu.

Turnamen yang digelar sejak Minggu (15/4) lalu ini resmi ditutup rektorat diwakili Pembina olahraga UMSU, Hendra. Sementara Ketua Panitia, Sobri berharap kegiatan yang kali pertama digelar ini dapat terus digelar setiap tahunnya. (mag-18)

Baptista Dendam Claudio Ranieri

STRIKER asal Brazil Julio Baptista Malaga, Kamis setelah kembali ke ibukota Costa del Sol dari Brazil. Baptista pulang ke kampung halamannya untuk cedera yang dialaminya.

Baptista yang mengalami cedera retak kaki kiri pada Desember lalu telah menjalani operasi. Namun, belum lama pulih Baptista kembali mengalami cedera hamstring.

“Pemulihan berlangsung dengan baik. Sesungguhnya jika coach memberi kepercayaan kepada saya untuk menghadapi Osasuna, maka saya siap dimainkan,” bilang Baptista, entrenador Malaga.

Saat disinggung tentang karir sepak bola yang terlihat jalan di tempat, Baptista mengatakan bahwa semua itu merupakan tanggung jab Claudio Ranieri karena jarang memainkannya saat masih berkostum AS Roma.

Selanjutnya dengan tegas Baptista mengecam mantan pelatihnya tadi dengan menyebutnya telah menghancurkan karirnya.

Seperti yang diketahui, Baptista memperkuat Roma tahun 2008 hingga Januari tahun 2011, ia mencetak 12 gol dalam 57 pertandingan.
“Ranieri adalah alasan utama mengapa saya gagal di Roma. Dia berusaha menghancurkan saya. Saya tidak pernah bermain. Di samping bermain atau tidak, hal yang paling penting bagi saya adalah rasa hormat dan kejujuran di antara  setiap orang,” bilang Baptista.

“Ranieri tidak sepenuhnya jujur kepada saya ataupun pemain lain, tetapi dia secara khusus bersikap buruk pada saya. Saya memulai dengan baik awalnya, tetapi setelah mengalami cedera, dia mulai meninggalkan saya. Ranieri tidak memperdulikan saya, saya bahkan tidak dipanggil ke skuad dan disingkirkan. Sungguh bukan cara yang benar untuk bersikap,” tandas Baptista. (bbs/jpnn)

Pep Menyerah

BARCELONA vs REAL MADRID

BARCELONA –  Barcelona harus menutup pekan ini dengan dua kekalahan menyakitkan. Setelah dikalahkan Chelsea 1-0 dalam semifinal Liga Champions, anak-anak Catalan tersebut, dipecundangi musuh bebuyutannya Real Madrid 2-1 dalam laga El Clasico, terakhir La Liga  musim ini, Minggu (22/4) dini hari.

Alhasil, peluang Barca untuk menjuarai La Liga musim ini semakin tipis. Terlebih lagi kini Madrid semakin mengokohkan diri di puncak klasemen dengan selisih tujuh poin dari Barca. Pelatih Barca, Pep Guardiola pun mengakui peluang Barca untuk juara telah berlalu.

“Sebuah kompetisi yang telah kami perjuangkan telah berlalu,” ujar Guardiola sebagaimana dilansir situs resmi Barcelona, usai laga El Clasico.  Namun demikian, Guardiola tak mau menyalahkan para pemainnya atas kekalahan menyakitkan ini.

Menurutnya, anak-anak asuh telah tampil maksimal. Hanya saja mereka kurang beruntung meski mampu menciptakan banyak peluang dan unggul dalam penguasaan bola.

“Kesan saya kami bermain bagus melawan tim yang tangguh. Kami mengontrol serangan mereka dengan baik dan mereka tidak bisa menciptakan banyak ancaman,” tambahnya.

Dalam pertandingan dini hari tadi, Barca memang lebih mendominasi dalam penguasaan bola. Namun justru tim tamu yang mampu mencuri gol pada menit ke-17 lewat sontekan Sami Kheidra yang berhasil memanfaatkan blunder Carles Puyol.
Tuan rumah baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-70 tatkala Alexis Sanchez berhasil menaklukkan Cassilas, setelah menuntaskan serangan beruntun yang dibangun Messi dan kawan-kawan.

Namun skor imbang ini tak bertahan lama. Menit ke-73, gelandang Madrid berkebangsaan Portugis, Cristiano Ronaldo membuat kecewa pendukung tuan rumah.

Melalui serangan balik cepat CR7 -julukan Ronaldo- berhasil menuntaskan umpan Mesut Ozil, Ronaldo pun sukses menaklukkan Valdez. Skor 1-2 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Meski harapan juara di La Liga menipis, tapi tuah Camp Nou masih mungkin mendatangkan tropi Liga Champions jika Barca mampu unggul dua gol dalam laga leg kedua semifinal yang digelar pertengahan pekan ini. Selain itu, Barca juga berpeluang menggondol Piala Raja alias Copa del Rey, mengingat merekalah kontestan yang berlaga di final nanti.

Ronaldo sendiri mengaku bangga bisa menang di Nou Camp.

“Kami sangat senang dengan kemenangan di Camp Nou dan memecahkan rekor,” ujar Ronaldo di situs resmi Madrid, menyinggung keberhasilan timnya mencatatkan rekor baru dengan mencetak 109 gol dalam satu musim.

“Kemenangan atas Barcelona membuat kami percaya diri dan kami bersemangat untuk meraih hasil bagus di hari Rabu nanti,” ucapnya.
Ya pada Rabu 25 April 2012, El Real akan menantang Bayern Munchen pada duel hidup mati leg kedua babak semifinal Liga Champions. Pada leg pertama pertengahan pekan ini, Madrid tumbang 1-2 di tangan FC Hollywood.

“Kami punya musim yang spektakuler dan kami harus menjaganya pada hari Rabu di Liga Champions. Bayern Munich punya skuad yang hebat, tapi kami akan menghadapi mereka di depan pendukung kami,” ucap Ronaldo. (zul/jpnn)

Lopez Masih Aman

MEDAN- Pertandingan PSMS bentrok PSM Makassar di Stadion Teladan yang berakhir imbang tanpa gol, Sabtu (21/4) lalu, menyisakan kisah menarik. Kehadiran mantan pelatih PSMS ISL Raja Isa yang menyaksikan pertandingan tersebut menimbulkan spekulasi kalau Raja Isa akan menggantikan posisi Fabio Lopez.

Betapa tidak, Raja Isa mengakui mendapatkan undangan langsung dari komisaris PSMS Arif Bargot Siregar. Spekulasi akan bergabung ke PSMS kemudian muncul karena saat ini, Raja Isa belum memiliki pekerjaan setelah didepak manajemen PSMS ISL usai hasil buruk di beberapa laga yang dijalani.
Namun CEO PSMS Freddy Hutabarat membantah spekulasi Fabio Lopez akan digantikan oleh pria yang sebelumnya pernah menangani Persiram Raja Ampat itu. “PSMS tidak akan mengganti pelatih sampai akhir kompetisi. Ini sudah komitmen manajemen. Aku pikir ini semua hanya  kebetulan saja. Saya juga ketemu dengan dia. Ada urusan lain dengan klub lain katanya. Dia hanya menonton,” ungkapnya, Minggu (22/4).

Freddy kembali menegaskan, tidak ada cerita Raja Isa akan ke PSMS IPL. “Cerita dia (Raja Isa) masuk ke sini itu tidak ada dan tidak pernah akan ada,” tambahnya.

Ia membantah pernyataan yang menyebutkan posisi Fabio di klub tidak aman. Dia menilai, semenjak ditangani pelatih asal Italia tersebut, PSMS cukup berkembang. (saz)

Anggaran Timnas Pasti Ditahan

JAKARTA- Untuk sementara, timnas PSSI harus rela gigit jari. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menegaskan tak akan mencairkan anggaran untuk timnas hingga PSSI bisa menyelesaikan masalah yang terjadi dalam pembentukan timnas terbaik.

“Anggaran akan cair pekan depan. Tapi, untuk timnas tidak bisa kami fasilitasi karena kami melihat masih ada diskriminasi,” kata Menpora Andi Mallarangeng usai menutup acara olahraga di Ciracas, Jakarta TImur, kemarin (22/4).

Dengan penegasan dari Menpora ini, maka anggaran yang sebelumnya telah diajukan PSSI sebesar Rp40-an miliar tidak bisa segera didapat. Namun, Andi menegaskan tidak sepenuhnya anggaran PSSI ditutup.

“Kalau masalah pembinaan sepak bola, kami masih akan tetap dukung pendanaannya. Asal untuk pembinaan, bukan yang lain,” tegasnya.
Bahkan, lanjut dia, PSSI bersama Kemenpora juga terus melakukan kerjasa sama agar program pembinaan bisa berjalan maksimal. Salah satunya adalah dalam pemantauan pemain berbakat. Andi menyebut pemain-pemain yang menurut PSSI potensial bisa mendapatkan beasiswa  dan masuk dalam psuat latihan dan pendidikan pelajar (PPLP) yang berkonsentrasi besar di Olahraga.(aam/jpnn)