28 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 13630

Ganja Rp2 Miliar Dibekuk

Dibawa Truk Fuso, Gunakan Jalur Darat dari Aceh

JAKARTA – Lalu lintas peredaran obat terlarang kembali digagalkan kepolisian. Polda Jambi berhasil membekuk kawanan distributor narkoba yang membawa ganja satu truk penuh dari Aceh pada Rabu (18/4) tengah malam. Rencananya mereka akan nge-drop ganja seberat 1,1 ton dengan nilai sekitar Rp2 miliar itu di Surabaya.

“Mereka ini sudah nekat membawa ganja lewat jalan darat di malam hari. Para bandar narkoba sudah berani,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Muhammad Taufik. Taufik menuturkan, truk fuso bernopol B 9215 QE itu membawa ganja kering dari Aceh. Mereka sengaja melalui jalur darat tapi hanya berjalan di malam hari dengan supir dan kernet YS dan R.

Apes dialami para tersangka, truk fuso tersebut harus berhadapan dengan patroli malam hari yang sedang giat dilakukan Direktorat Narkoba Polda Jambi. Mereka ditangkap tepat saat melintas di Pal 13 Muara Jambi. Taufik menuturkan, pihaknya sudah menerima informasi bahwa akan ada pengiriman barang besar.

Kepolisian lantas menindaklanjuti informasi tersebut dengan mengerahkan jajarannya untuk mencari truk yang diinformasikan. Supir dan kernet yang tidak menduga langsung menyerah tanpa perlawanan. (aga/jpnn)

Poster Ical Dibakar di Wisma Bakrie

JAKARTA – Rakyat tampaknya sangat geram dengan Aburizal Bakrie (Ical) dengan perusahaan PT Lapindo Brantas (Bakrie Group) di Porong, Jawa Timur yang telah menyengsarakan ribuan manusia di Sidoarjo.

Bertolak belakang dari kasus ini, puluhan massa yang menamakan diri Gerakan Rakyat Anti Aburizal Bakrie, Kamis, (19/4) menggelar aksi di depan gedung Wisma Bakrie 2 Jalan H.R Rasuna Said Kuningan, Jakarta Selatan.

Selain membawa spanduk Anti-Aburizal Bakrie, aksi massa yang dikawal sejumlah aparat kepolisian juga membakar poster Ketua Umum DPP Golkar yang akrab disapa Ical itu. Massa juga melempar telur busuk di depan gedung.

Korlap Gerakan Anti Aburizal Bakrie, Syafi Syamsudin menegaskan, kompensasi lumpur Lapindo yang digelontorkan dalam APBN – P 2012 sangat mengejutkan, terutama pasal 18 UU APBN yang membebani APBN tanpa rincian satuan yang jelas dalam menangani lumpur Lapindo.
“Padahal terjadinya kasus lumpur Lapindo merupakan human error  PT Lapindo Brantas (Bakrie Group) ,” tegas Syafi.

Kasus lumpur Lapindo jelas merugikan negara dan membenani anggaran, karena pemerintah mengalokasikan dana yang totalnya sudah mencapai Rp.7,2 triliun sejak tahun 2007 untuk menanggulangi semburan lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jatim.

“Hingga kini masih banyak tanggungjawab Bakrie Group yang belum terealisasi,” tegas Syafi. (Fat/jpnn)

Korsel Siagakan Rudal untuk Serang Korut

SEOUL – Kementerian Pertahanan Korea Selatan menyatakan bahwa militer di negeri gingseng itu telah mensiagakan rudal penjelajah yang mampu meledakkan rudal dan pangkalan senjata nuklir Korea Utara. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi serangan militer dari tetangga sekaligus musuh bebuyutan mereka tersebut.

Dilaporkan oleh AFP, Kamis (19/4), Korsel telah mengeluarkan video yang memamerkan kemampuan rudal jarak jauh tersebut dalam suatu sesi uji coba. Menurut mereka, rudal itu mampu mencapai target di lokasi manapun di Korut.

“Dengan kemampuan seperti itu, militer kami akan terus mampu melawan segala bentuk provokasi dari Korut dengan tegas dan menyeluruh. Kami sudah siap membela diri atau pun menyerang mereka,” kata Mayjen Shin Won-Sik , seorang pejabat di kementerian.

Namun Shin tidak menyebut secara pasti daya jelajah yang bisa dicapai rudal-rudal canggih mereka tersebut. Meski demikian, kantor berita pemerintah Korsel, Yonhap, menyebut rudal jelajah tipe terbaru tersebut dapat menempuh jarak lebih dari 1,000 kilometer. (AFP/ara/jpnn)

Sengaja Kalah

PSMS vs DELTRAS

MEDAN- Deltras FC Sidoarjo sukses mempecundangi PSMS dengan skor 1-3 pada lanjutan ISL di Stadion Teladan, Kamis (19/4) sore. Namun, kekalahan Ayam Kinantan ini menimbulkan isu tak sedap. Kabarnya, pemain sengaja kalah karena selama tiga bulan belum menerima gaji.

Indikasi ini menguat, karena penampilan PSMS pada laga kemarin tidak maksimal. Bahkan, anak-anak besutan karteker pelatih Suharto AD ini tidak bisa bermain lepas dan sering melakukan kesalahan, khususnya di lini belakang.

Namun, CEO PSMS Idris menampik hal tersebut. “Tidak benar itu, anak-anak sudah berjanji main total dan semangat. Saya juga sempat memotivasi mereka, jika menang saya sudah menjanjikan bonus,” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui telepon selular usai pertandingan.

Idris malah sempat membandingkan keadaan keuangan PSMS dengan beberapa klub yang berlaga di ajang ISL. “Semua klub memang sedang masa transisi. Dari yang dulu dibiayai APBD kini harus murni dari sponsorship. Ini berpengaruh kepada semua klub di ISL. Deltras sendiri sama sekali belum menggaji pemainnya selama enam bulan,” paparnya.

“Begitu juga Persib Bandung yang juga telah sebulan. Bahkan Sriwijaya FC yang notabene klub mapan juga terkena imbas, mereka belum menggaji pemain jalan dua bulan. Jadi isu itu tak mendasar,” tambah Idris lagi.

Sementara, seorang pemain PSMS yang dikonfirmasi via BBM mengaku, mereka sengaja kalah karena belum gajian. “Ya, sudah pasti, cuma itu pengaruhnya. Kalau gajian dua bulan saja, pasti semangat,” tulisnya dalam BBM kepada wartawan koran ini tadi malam pukul 20.10 WIB.
Sementara, pada perandingan kemarin, pendukung PSMS dikejutkan dengan gol Deltras di menit 14 melalui kaki pemain anyarnya James Koko Lomel. PSMS baru bisa menyamakan kedudukan di menit 36 melalui tendangan bebas ala Eropa dari playmaker asal Slovenia Nastja Ceh. Dan skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, tak diperkuat dua pemain pilar lini belakang Sasa Zecevic dan Denny Rumba, PSMS kelabakan menghadapi gencarnya counter attack cepat dari anak-anak Sidoarjo. Benar saja, di menit 79 melalui gol striker Deltras Sean Rooney, kembali mengungguli PSMS 1-2.

Keasyikan menyerang, tak butuh waktu lama bagi Deltras untuk semakin membenamkan semangat anak-anak Medan. Di menit 80, melalui kerjasama apik dua playmaker Deltras Fachrudin dan James Koko Lomel, mampu mengecoh wing back PSMS Rahmad yang tinggal sendiri di lini belakang. James Koko Lomel pun menceploskan bola ke gawang yang dikawal Eddy Kurnia. Skor 1-3 bertahan hingga pertandingan berakhir.

Menanggapi kekalahan tersebut, karteker pelatih PSMS Roekinoy mengakui, pemain PSMS bertanding seperti tanpa motivasi. “Tak terlihat semangat juang seperti yang biasa mereka peragakan. Ditambah, di lini belakang yang memang sejak awal cukup lemah,” tuturnya.

Ia juga mengatakan, anak-anak Sidoarjo mampu memanfaatkan titik lemah dari dua lini sayap belakang PSMS. “Mereka bisa membaca kelemahan di posisi Rahmad dan Zainal, dan mereka bisa mengefektifkan kelemahan tersebut sebagai jalan pencetak gol,” ujar Roekinoy.

“Banyak salah passing dan lambat melakukan cover untuk counter attack cepat dari Deltras jadi faktor utama kekalahan kita sore ini (kemarin). Metode yang kita terapkan di latihan tak berjalan dengan maksimal,” tambahnya.

Saat kekalahan PSMS dikaitkan dengan masalah gaji yang hampir tiga bulan belum dibayar manajemen, ia sama sekali tak mau berkomentar. “No comment,” kata Roekinoy singkat.(saz)

Bismar Siregar Meninggal Dunia

JAKARTA- Mantan Hakim Agung Bismar Siregar, menghembuskan nafas terakhir di RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis (19/4) pukul 12.20 WIB. Ia meninggal setelah terbaring koma selama empat hari di rumah sakit.

Kemal Syah Siregar, anak Bismar Siregar kepada wartawan membenarkan informasi tersebut. Menurut Kemal, seluruh keluarga (istri, tujuh anak, dan semua cucu) mendampingi ketika hakim agung periode 1984-1985 ini tiada.

Rencananya, jenazah akan disemayamkan di rumah duka di Jalan Cilandak I Nomor 25, Jakarta Selatan. Jenazah akan disalatkan di Masjid Al Azhar dan dimakamkan di TPU Jeruk Purut.

Bismar koma sejak Senin lalu karena pendarahan otak. Hari itu juga dokter melakukan pembedahan untuk mengeluarkan cairan dari otak Bismar.
Rabu siang, Bismar sempat dikabarkan meninggal. Ketika itu, nadi Bismar sempat berhenti tetapi tubuh lelaki berusia 84 tahun itu merespon tindakan dokter.(net/jpnn)

Tiga Fraksi Masih Ngotot Interpelasi Dahlan

JAKARTA– Usulan penggunaan hak interpelasi pada Dahlan Iskan hampir kandas di tengah jalan. Beberapa fraksi besar di parlemen, yang awalnya mendukung sudah balik badan dan mengurungkan niatnya untuk melanjutkan usulan tersebut. Kini hanya tersisa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hanura dan Gerindra yang masih ngotot meloloskan hak interpelasi pada Meneg BUMN itu.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR yang juga Ketua DPP Partai Golkar, Priyo Budi Santoso mengatakan, interpelasi itu sebetulnya masalah biasa saja dan tidak pernah ditujukan untuk seorang menteri. Artinya, jika hak interpelasi itu ditujukan ditujukan hanya untuk seorang menteri tentunya hal ini akan terlalu kecil karena interpelasi sebenarnya ditujukan untuk presiden.

“Tetapi karena kemarin dianggap yang akan dipertanyakan pada menteri BUMN sudah terjawab, dianggap menteri BUMN sudah menarik dan mengganti Surat Keputusannya (SK). Maka pimpinan fraksi menarik dukungannya. Tapi kan itu pendapat fraksi, yang kadang berbeda dengan pendapat anggota. Jadi kita akan lihat apakah mereka akan resmi menarik atau tidak. Hari ini, tentunya belum bisa ketahuan karena masih reses, di sidang ke depan ketauan jadi menarik atau tidaknya,” jelasnya.

Karena itu, dirinya menganjurkan untuk mengurungkan niat interpelasi itu, karena hal yang akan akan ditanyakan pada presiden sudah dikoreksi. “Saya kira baik-baik saja. Mungkin tujuan menteri BUMN baik tapi DPR ingin memastikan tujuan baik itu tidak dilanggar secara serampangan. Jadi jangan disalahkan,” tegas Wakil Ketua DPR ini.

Lebih lanjut, Priyo juga melihat kehebohan soal interpelasi ini, justru disebabkan karena adanya pemberitaan yang menyebutkan bahwa Dahlan Iskan merupakan salah satu capres 2014. ”Konon Pak Dahlan kan disebut-sebut sebagai capres. Jadi wajar bisa heboh, dan persepsi politisi dari masyarakat juga jadi makin kental. Tapi menurut saya baik-baik saja. Saya melihat  beliau punya bakat untuk memberikan kejutan pada publik dengan caranya, dan harus dihormati itu,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu Priyo juga membantah bahwa persoalan interpelasi ini muncul bukan hanya karena soal Kepmen, tapi lebih karena keputusan menteri tersebut, maka kapling-kapling yang selama ini digunakan oleh Parpol sebagai salah satu sumber dana dengan menempatkan para direksi BUMN dari orang-orang parpol jadi tergerus. “Gak ada itu, gak ada kapling-kaplingan,” bantahnya.

Hal senada juga diungkapkan Wakil Ketua DPR, Taufik Kurniawan. Dirinya  berharap langkah Dahlan itu dapat memupus keinginan sejumlah anggota DPR yang mengusulkan penggunaan hak interpelasi. Pasalnya, kini SK Menteri BUMN yang dipersoalkan sejumlah anggota DPR telah direvisi. “Yang dipersoalkan itu kan persoalan pendelegasian kewenangan. Kalau sudah perbaiki, tentu tidak relevan lagi,” kata Taufik.

Taufik yang juga masih aktif duduk sebagai Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) itu menambahkan, langkah Dahlan yang telah merevisi SK juga patut diapresiasi. Sebaliknya, pengusung interpelasi di DPR juga perlu bersikap legowo. Sebab menurut dirinya, kegaduhan politk malah tak membawa manfaat. Meski demikian Taufik juga meminta semua pihak baik Menteri BUMN ataupun politisi DPR untuk bisa menarik sisi positifnya. “Tidak semua harus dipolitisasi. Kita terima kasih kalau semua legowo dan tidak diperpanjang lagi,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR Aria Bima yang juga termasuk pengusul interpelasi tersebut, mengatakan, tiga keputusan menteri BUMN yang baru diteken isinya bukan merevisi atau mencabut Kepmen No. 236/2011. Tiga kepmen baru itu hanya merinci kepmen yang memicu usul hak interpelasi DPR tersebut. “Menteri Dahlan Iskan sendiri kepada wartawan kan mengatakan begitu. Jadi, tiga kepmen baru itu malah meneguhkan Kepmen No. 236/2011 yang dinilai melanggar undang-undang. Karena itu, usul interpelasi jalan terus,” kata politisi PDI Perjuangan ini dalam releasenya.

Dirinya menyayangkan petinggi Partai Golkar dan PKS yang menyatakan akan mencabut dukungannya terhadap usul interpelasi.  “Kawan-kawan Partai Golkar dan PKS hanya salah paham. Mereka mengira Menteri BUMN telah merevisi atau mencabut Kepmen No. 236/2011 dengan menerbitkan tiga kepmen baru,” kata Aria Bima.

Sikap senada juga disampaikan Sekretaris Fraksi Partai Hanura, Saleh Husein. “Ini (interpelasi) hak anggota. Ini belum dilaporkan secara resmi ke fraksi. Tapi, fraksi mendukung sepenuhnya,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Menteri BUMN Dahlan Iskan telah mengeluarkan Kepmen No. 164/2012, No. 165/2012, dan No. 166/2012. Ketiga kepmen diteken 13 April 2012, menyusul adanya usul interpelasi DPR terkait Kepmen No. 236/2011 tentang pelimpahan wewenang menteri BUMN. (dms/jpnn)

Siap Amankan Poin, Hindari Degradasi

Jelang Laga PSMS vs PSM

MEDAN- PSMS Medan harus berjuang keras meraih tiga poin untuk menghindari jurang degradasi kala menjamu PSM Makasar di Stadion Teladan, Sabtu (21/4). Pasalnya, Juku Eja -julukan PSM saat ini sedang berada pada tren positif.

Lolos ke babak ketiga Piala Indonesia, tim besutan Segrt Petar meraih hasil cukup maksimal di dua laga terakhir kompetisi IPL. Menang atas Persijap 1-2 dan menekuk Persibo 2-1, membuat Andi Oddang dkk menduduki posisi kedua klasemen sementara IPL dengan 22 poin.

Tiba di Medan, Kamis (19/4), PSM membawa 20 pemain termasuk pemain yang mengikuti seleksi Timnas, Satrio Syam. Dengan begitu, tidak banyak yang berubah dari peta kekuatan tim Ayam Jantan dari Timur itu. Hanya lima pemain muda yang tidak turun lantaran harus melakoni seleksi Timnas U-23.
Sementara, striker PSMS Jecky Pasarela yang juga mengikuti seleksi Timnas, dipastikan bisa turun menghadapi bekas klubnya PSM, setelah diizinkan pulang.

Lengkap atau tidaknya skuad Juku Eja, PSMS merasa lebih siap kali ini. Meski kalah dari PSM 2-1 di putaran pertama lalu, kali ini PSMS telah berubah.
Bek PSMS Goran Gancev mengatakan, PSMS siap mengamankan poin di laga tersebut. “Mau mereka lengkap atau tidak, kami siap. PSMS sekarang jauh lebih baik. Dengan gaya permainan yang kami mainkan sekarang, kami siap,” beber bek asal Makedonia pencetak satu gol bagi PSMS itu.
Dia mengatakan, kekalahan atas PSM di putaran pertama lalu semata-mata terjadi lantaran PSMS harus bermain dengan 10 pemain usai unggul 1-0 hingga menit 79. “Tapi tidak kali ini,” jelas Goran.

Dengan kekuatan yang dimiliki saat ini, mantan pemain liga Kroasia Inter Zapresic tersebut mengatakan tidak ada tim di IPL yang tidak bisa dikalahkan. “Saya rasa tidak ada satu tim pun di IPL yang tidak bisa kami kalahkan,” ungkapnya.

Diakuinya, PSM memiliki striker yang cukup kuat, namun, evaluasi telah dilakukan, dan kali ini PSMS lebih siap. “Kami tahu, striker PSM terutam wing-nya cukup bagus. Tapi kali ini kami juga lebih baik,” pungkas pemain 28 tahun itu. (saz)

Ananda Mikola Wakili Indonesia di Superstars

ROMA- Kehormatan didapatkan pembalap Indonesia Ananda Mikola di 2012 ini. Dia ditunjuk sebagai wakil Indonesia pada kejuaraan otomotif kelas dunia “Superstars”. Dia akan mengikuti seri balap yang diikuti para pembalap papan atas itu mulai seri kedua yang berlangsung di Sirkuit Monza, Italia, Minggu (22/4).

Ananda ditunjuk promotor kejuaraan, Flammini Grup karena dinilai memenuhi syarat yang salah satunya telah memiliki lisensi A. Selama ini di Indonesia hanya ada dua yang memiliki lisensi A yaitu Ananda Mikola dan Rio Haryanto. “Saya telah ditunjuk oleh promotor untuk turun di Superstars. Jelas ini sebuah kebanggaan bagi saya yang saat ini sudah tidak membalap lagi. Superstars adalah kompetisi hebat di Eropa,” kata Ananda.

Ajang balap Superstars musim 2012 bakal melalui 12 seri balap. Sesuai dengan jadwal yang ada, ajang touring car itu dimulai di Sirkuit Monza, Italia (1/4), Monza (22/4), Donington, Inggris (20/5), Mugello, Italia (3/6), Hungaroring, Hungaria(1/7), Spa, Belgia (15/7), Portimao, Portugal (16/9), Vallelunga, Italia (7/10) dan Sentul, Indonesia (11/11).

Pada Superstars International Series ini Anada Mikola akan berhadapan dengan pebalap-pebalap kelas dunia yang pernah turun di F1 maupun Nascar diantaranya Jean Alesi dan Johnny Herbert. Nama lain seperti Christian Fittipaldi, Mika Salo dan Vitantonio Liuzzi juga kenyang pengalaman di Formula 1.

Di Superstars 2012, Ananda bergabung dengan tim Ferlito Motors yang memakai mesin Jaguar XFR. Dia akan bermitra dengan dua pembalap Italia Max Pigoli dan Gian Maria Gabbiani. Dari dua balapan di seri perdana, pigoli menduduki posisi teratas di klasemen sementara dengan 39 poin diikuti Liuzzi dengan 34 poin.(ady/jpnn)

Emansipasi Dalam Perspektif Islam

Ahmad Ilyas SAg

“Wahai sekalian manusia, bertakwalah kepada Rabb kalian yang telah menciptakan kalian dari jiwa yang satu dan dari jiwa yang satu itu Dia menciptakan pasangannya, dan dari keduanya Dia memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak.” (An-Nisa: 1)

Berbicara masalah kewanitaan dalam Islam menjadi tema yang tak habis-habisnya disoroti oleh aktivis perempuan dan kalangan feminis. Dari soal kepemimpinan, “diskriminasi” peran, partisipasi yang “rendah” karena posisinya yang dianggap “subordinat”, hingga poligami. Semuanya bermuara pada sebuah gugatan bahwa wanita harus mempunyai hak yang sama alias sejajar dengan pria. Seolah-olah dalam agama ini terjadi pembedaan (yang membabi buta) antara pria dan wanita.

Membicarakan emansipasi wanita merupakan diskursus yang menarik dalam berbagai diskusi. Karena di era digital ini sedang pikuk dengan emansipasi gerakan feminisme. Menurut Dra Susilaningsih Kuntowijoyo MA, bahwa gerakan feminisme erat kaitanya dengan women liberation movement (gerakan pembebasan wanita). Gerakan ini dikenal dengan sebutan Women’s Lib (WL) yang merupakan suatu gerakan sosial yang peduli terhadap perlunya perubahan peran dan status wanita.

Sebenarnya Islam sendiri sejak dahulu memperbolehkan wanita untuk ikut serta berkiprah dalam masyarakat sosial. Buktinya, secara histories telah tercatat banyak wanita muslimah terdahulu yang ikut andil dalam kegiatan bermasyarakat. Tapi mereka tetap menjaga sekat relasi sosialnya antara laki-laki dan wanita non mahram.  Mereka juga memakai pakaian yang menutupi aurat sesuai dengan perintah-Nya. Betapa naif jika para muslimah terpengaruh seruan negara Barat yang mengatakan bahwa wanita Islam adalah wanita yang kolot (terbelakang) karena hanya menyandang jabatan ibu rumah tangga.

Padahal jika benar-benar memahami agama yang fitrah ini,sesungguhnya menjadi ibu rumah tangga adalah pekerjaan yang mulia dibandingkan dengan pekerjaan mereka yang merasa bangga dan berlomba-lomba dalam meraih jabatan sekadar  untuk pamor. Sebenarnya boleh saja jika wanita ingin berkarier dan mengembangkan potensinya diluar rumah, dengan syarat: (1) Mendapat izin dari suami, (2) Tidak berikhtilath dan tabarruj dengan laki-laki non mahram, (3) Menutup aurat dengan hijab syar’i, (4) Menundukkan pandangan dan menjaga farji, (5) Tidak berdandan seperti wanita jahiliyah, (6) Tidak merubah kodratnya sebagai seorang wanita, (7) Bisa membagi waktu antara melayani suami dan mendidik anak.

Sesungguhnya Islam menempatkan wanita di tempat yang sesuai pada tiga bidang : Pertama, Bidang Kemanusiaan, Islam mengakui hak wanita sebagai manusia dengan sempurna sama dengan pria.

Kedua, bidang sosial, terbuka lebar bagi wanita di segala jenjang pendidikan, di antara mereka menempati jabatan-jabatan penting dan terhormat dalam masyarakat sesuai dengan tingkatan usianya, masa kanak-kanak sampai usia lanjut. Bahkan semakin bertambah usianya, semakin bertambah pula hak-hak wanita, usia kanak-kanak; kemudian sebagai seorang isteri, sampai menjadi seorang ibu yang menginjak lanjut usia (lansia), yang lebih membutuhkan cinta, kasih dan penghormatan. Ketiga, Bidang Hukum, Islam memberikan pada wanita hak memiliki harta dengan sempurna dalam mempergunakannya tatkala sudah mencapai usia dewasa dan tidak ada seorang pun yang berkuasa atasnya baik ayah, suami, atau kepala keluarga.
Secara lebih rinci, Penulis akan menjelaskan mengenai hukum Islam yang mengatur tentang emansipasi wanita yang konon diartikan sebagai tuntutan persamaan gender dengan pria. Satu diantara dalilnya adalah kedudukan wanita sama dengan pria dalam pandangan Allah.

“Sesungguhnya laki-laki dan perempuan muslim, laki-laki dan perempuan mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam keta’atannya, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu’, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan kepada mereka ampunan dan pahala yang besar”. (QS. Al-Ahzab : 35). (*)

Kaya untuk Miskin

“Jika kau ingin menemuiku, carilah aku di tengah-tengah orang miskin,” kata Nabi Muhammad SAW. Dan beliau wafat dengan meninggalkan utang gadai baju besi kepada seorang yahudi.

Wasiat Rasulullah itulah yang membuat Shalahuddin Al Ayyubi memilih miskin hingga akhir hayat. Pada 1193, Sang Penakluk Aqsha (1192), meninggal dunia.

Ketika peti harta warisan Shalahuddin dibuka, isinya nyaris kosong. Bahkan sekadar untuk biaya pemakamannya pun tak cukup. Gaji, bagian ghanimah maupun fa’i yang diterima Jendral Shalahuddin semasa hidupnya, habis dibagikan kepada kaum dhuafa.

Demikianlah, Sholahuddin Al Ayyubi adalah Orang Kaya yang Kaya. Seperti dikatakan Rasulullah: Bukanlah orang kaya itu yang banyak harta-benda, tapi sejatinya orang kaya adalah yang kaya jiwanya (HR Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah).

Orang kaya macam Shalahuddin Al Ayyubi “tidak punya waktu” untuk menikmati kekayaan harta-bendanya sendiri. Dia kaya untuk miskin. Kaum dhuafa lah yang menikmati kekayaan beliau.

Sesuai kata Nabi Muhammad SAW, sebaik-baik kekayaan adalah di tangan Muslim yang dermawan. Yakni, kata Abu Ishaq as Sabi’i dalam Kitab Mukhtashar Minhajul Qashidin, yang memandang keluasan harta benda sebagai penolong agama.

Orang berjiwa kaya seperti Shalahuddin Al Ayyubi, bahkan bisa disebut sebagai “egois” bila tidak berusaha mencari harta sebanyak-banyaknya.
Seandainya kita mau memikirkan kepentingan keluarga lainnya, baik keluarga sedarah maupun keluarga seiman yang dhuafa dan membutuhkan bantuan finansial, maka kita tidak akan pernah merasa cukup meskipun penghasilan kita Rp 1 Milyar perbulan!

Penghasilan Rp5 juta atau 10 juta perbulan, mungkin cukup untuk makan kita dan keluarga, pendidikan anak, cicilan rumah, mobil, zakat/infaq dan sedikit tabungan.

Cukup memang jika kita hanya memikirkan diri dan keluarga kita saja. Tapi kita harus berusaha mendapatkan lebih banyak lagi, karena terlalu banyak umat Islam yang harus dibantu secara finansial. Maka, sebanyak-banyaknya uang harus kita hasilkan, dan sebanyak-banyaknya orang harus menikmati manfaat dari yang kita hasilkan.

Tapi hati-hati, jangan sebaliknya malah menjadi Orang Kaya yang Miskin. Yang sudah diberi kelebihan materi, namun tidak pernah merasa cukup dan selalu merasa kurang. Bagaikan meminum air laut. Itulah yang menyebabkannya miskin.

Memang, setiap manusia berpotensi untuk kemaruk harta. “Dan kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihan” (QS Al-Fajr: 20).
Rasulullah SAW pun telah memperingatkan: “Seandainya anak Adam memiliki dua lembah yang dipenuhi harta kekayaan, dia pasti menginginkan lembah yang ketiga” (HR Tirmidzi dari Ibnu Abbas).

Selanjutnya, kerakusan biasanya berjalin-kelindan dengan kebakhilan. “Dan sungguh dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta” (QS. Al-Adiyat: 8). Dia sewa sepasukan bodyguard untuk melindunginya dari sentuhan kaum dhuafa. Belum cukup setengah lusin satpam yang bertugas 2 shift siang-malam menjaga rumahnya, dia bangun pagar rumah senilai milyaran rupiah.

Kerakusan secara manusiawi bahkan mengikuti laju usianya. Seperti diingatkan Nabi, “Hati orang tua yang telah lanjut usia cenderung pada dua hal, yaitu umur panjang dan banyak harta” (HR Tirmidzi dari Abu Hurairah).

Orang yang kaya-rakus-bakhil, sejatinya dia orang miskin. Dia dengan segenap kekayaannya tidaklah menakutkan, tapi menyedihkan. (bbs)