28 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 13631

PPLP Sumut Tambah Cabang Tinju dan Judo

MEDAN- Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pelajar (PPLP) Sumatera Utara (Sumut) akan menambah atlet cabang olahraga tinju dan judo. Hal itu disampaikan Kepala Bidang olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut (Disporasu) Darwis, ketika dijumpai di kantornya, kemarin.

“Penambahan cabang olahraga itu sebagai salah satu persipan, mengingat Sumut akan menjadi tuan rumah PON 2020,” kata Darwis.

Selanjutnya, dia menambahkan, anggaran yang akan dikucurkan untuk penambahan dua cabor ini bersumber dari dana PSBD 2012 sekitar 742 juta rupiah yang terdiri dari honor pelatih selama satu tahun, pengdaan sarana dan prasarana tempat latihan, serta biaya kostum atlet.

Adapun jumlah atlet yang telah lolos selekssi dari kedua cabang olahraga itu berjumlah 12 orang. “Selain seleksi atlet, mudah-mudahan bulan ini semua yang berhubungan dengan pengadaan dua cabor ini rampung,” harapnya.(mag-10)

Cendana Tantang UMSU di Final Putri

Turnamen Basket UMSU Cup 2012

MEDAN- Tim basket putri UMSU dan Cendana akan saling unjuk gigi pada final turnamen basket antar universitas UMSU Cup 2012, Jumat (20/4) sore ini di Lapangan Basket UMSU. Keduanya menempati peringkat teratas di grup. Sejatinya keduanya sudah bertarung di babak penyisihan terakhir, Kamis (19/4) kemarin.

Namun, pertarungan kemarin bagi Cendana memutlakkan kemenangan sebagai harga mati untuk bisa melaju ke final. Apalagi USU secara mengejutkan tertunduk lesu di tangan Unimed 33-37 dan memastikan mereka tersisih.

Maka, duel pemanasan UMSU dan Cendana cukup ketat. Angelina, Yulia, Floris, Vivid an Jasoy meski sempat tertinggal di awal mampu mendominasi kuarter awal. Cendana berbalik menekan lewat fast break. Shooting Floris menutup kuarter awal dengan keunggulan 15-8. Di kuarter berikutnya UMSU yang sudah memastikan lolos dengan mengantongi dua kemenangan memberikan perlawanan ketat.

Three point shoot Ayu perlahan membangkitkan semangat UMSU. Lay up Imel dan lesatan Neli lewat fast break membuat tuan rumah menempel 17-19 hingga kuarter kedua berakhir. Cendana kembali bangkit di kuarter ketiga. Dua shoot terukur Mida sempat membuat UMSU hanya tertinggal setengah bola pada kedudukan 21-22.

Namun UMSU terancam tim foul dan bermain lebih berhati-hati. Kondisi ini membuat Cendana mulai meninggalkan UMSU 32-23.
Di kuarter pamungkas, UMSU yang tidak mau kalah di depan pendukungnya kembali menunjukkan determinasinya. Serangan balik cepat kembali menjadi senjata utama UMSU lewat Neli dan Ayu. Namun Cendana berhasil menjaga keunggulannya hingga laga berakhir 32-36.
Pelatih Cendana, Edi mengatakan ia menginstruksikan anak asuhnya bermain all out untuk meraih kemenangan. Pada sua berikutnya dengan UMSU di final hari ini, Edy akan lebih mewaspadai serangan balik cepat lawan.

Sementara Pelatih UMSU, Adi mengatakan sedikit berhati-hati dengan beberapa pemainnya yang cedera. Namun di final nanti ia berjanji akan memberikan sajian yang berbeda. “Pemain ada beberapa yang cedera kita simpan dan tidak mau kita paksakan. Di final nanti kita akan kembali ke permainan awal kita. Mengandalkan 2-3 zona defence,” pungkasnya.

Di laga putra, STMIK Mikroskill memastikan juara grup dengan menundukkan Harapan di penyisihan terakhir grup 44-39. Harapan akan menghadapi tuan rumah UMSU di semifinal. Sementara Mikroskill melawan USU. (mag-18)

Polisi Temukan Alat Isap Sabu di LP Binjai

BINJAI- Perangkat alat untuk mengisap sabu-sabu berupa botol, pipa kaca dan bungkusan plastik sabu-sabu berhasil diamankan dari Lapas Kelas II Binjai, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Binjai Selatan, Kamis (19/4) dinihari. Perangkat alat isap itu, ditemukan tepat di depan kamar nomor 13 Blok B.
Selain itu, petugas Sat Narkoba Polres Binjai yang langsung dipimpin Kapolres Binjai AKBP Musa Tampubolon, didampingi Kasat Narkoba AKP Achiruddin Hasibuan dan Kalapas Binjai Surung Pasaribu, serta beberapa anggota kepolisian dan Lapas juga menemukan pisau, gunting dan handphone.
Temuan itu terjadi saat melakukan razia di Lapas Kelas II Binjai. Razia sendiri dilakukan mulai pukul 21.00 WIB hingga pukul 12.30 dinihari. Petugas yang melakukan penggeledahan secara mendadak ini masuk ke seluruh ruangan kamar Lapas yang dihuni 850 orang itu.

Petugas mulai menggeledah setiap kamar dari setiap blok yang ada. Setiap lemari, kamar mandi dan seisi ruangan tidak lepas dari penggeledahan pertugas kepolisian didampingi petugas Lapas. Awalnya petugas tidak menemukan benda terlarang di Lapas tersebut.
Namun, ketika memasuki Blok B, petugas berhasil menemukan alat isap yang dimaksud di sebuah taman yang diduga sengaja disembuyikan. Setelah melakukan penggeledahan di setiap kamar, akhirnya petugas mengakhiri penggeledahan.

Kapolres Binjai AKBP Musa Tampubolon mengatakan, saat melakukan penggeledahan anggotanya berhasil menemukan benda-benda terlarang. “Kita menemukan satu pucuk pisau, satu perangkat pengisap sabu dan dua unit handphone. Semuanya ditemukan di luar kamar atau sel warga binaan Lapas,” kata Musa Tampubolon.

Ketika ditanya, dengan ditemukannya perangkat pengisap sabu itu, apakah pengamanan di LP tidak terjamin? Musa Tampubolon, enggan memberikan komentar. “Iya atau tidak pengamanan itu akan terjamin,” ungkapnya.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas II-A Binjai, Surung Pasaribu berjanji akan semakin meningkatkan kerjasama dengan kepolisian.
“Rambut sama hitam, tingkah laku siapa yang tahu. Jadi kita kadang tidak tahu bagaimana seseorang itu. Yang jelas kita tetap meminta kerjasama yang baik kepada Polres Binjai, agar terus meningkatkan pemberantasan narkoba sampai ke LP,” kata Surung Pasaribu, usai razia. (mag-4/smg)

Pasar Martubung Perlu Subsidi

LABUHAN- Sedikitnya 200 kios dan lots di Pasar Martubung Jalan Tangguk Sentosa Blok IV Griya Martubung Kecamatan Medan Labuhan hingga kini kondisinya kian memperihatinkan. Guna mengaktifkan serta menarik kembali minat pedagang untuk berjualan di pasar tersebut, perlu subsidi dari pemerintah kota untuk pedagang.

“Kalau tidak juga berfungsi ini namanya proyek buang anggaran, jadi untuk kembali mengaktifkan Pasar Martubung perlu adanya subsidi bagi pedagang, supaya pedagang tertarik untuk berjualan di sekitar pasar ,” kata Ketua Komisi C DPRD Medan, A Hie kepada Staf Pegawai PD Pasar Martubung, Mufti Haris saat melakukan reses kerja, Kamis (19/4) kemarin.

Menurut politis Partai Demokrat ini, pemberian bantuan subsidi tersebut dilakukan terhadap bahan pokok yang dijual para pedagang, yang dengan sendirinya hal itu akan menarik minat para pedagang untuk berjualan di areal Pasar Martubung.

“Misalnya, pemberian subsidi terhadap harga bahan pokok yang dijual pedagang seperti minyak goreng dalam per kilo gramnya disubsidi Rp1000. Dengan adanya daya tarik seperti ini justru akan memancing pedagang untuk kembali berdagang di pasar tersebut,” terangnya.

Sementara, Mufti Haris Staf Pegawai Pasar Tradisional Martubung mengaku, kondisi pasar tadisional Martubung saat ini memperihatikan.
Banyak bangunan yang sudah kopak-kapik akibat dari penjarahan yang dilakukan oknum masyarakat setempat. Meski peristiwa penjarahan tersebut telah dilaporkan ke aparat kepolisian, namun aksi penjarahan material bangunan di Pasar Martubung hingga kini masih terus berlanjut. (mag-17)

Suporter PSMS Bentrok

MARELAN- Dua kelompok suporter yang diduga sebagai pendukung tim PSMS Medan terlibat bentrok di Jalan Marelan Raya Pasar II Kecamatan Medan Marelan, Kamis (19/4) malam sekira pukul 20.00 WIB. Akibat bentrok tersebut dua pemuda, Syaiful (18) dan Rizal (19) warga Simpang Kantor Kecamatan Medan Labuhan, kritis akibat mengalami luka serius di bagian kepala dan dilarikan ke RSU Maya Sari, Marelan.

Keterangan yang dihimpun, sekelompok pemuda mendatangi suporter PSMS yang sedang duduk di warung es kelapa muda di Jalan Marelan Raya Pasar II Marelan. Mereka datang dengan membawa balok dan benda tumpul serta langsung melakukan penyerangan. Mendapat penyerangan secara mendadak membuat suporter PSMS yang sedang beristirahat sambil menikmati es kelapa muda langsung terkejut dan berhamburan keluar warung. Namun naas bagi kedua korban, Syaiful dan Rizal belum sempat beranjak dari tempat duduknya tiba-tiba sebuah kayu balok menghantam kepalanya hingga roboh bersimbah darah.

“Kami sempat kaget begitu diserang, bahkan kedua kawan ku (korban) yang duduk membelakangi jalan tak sadar kalau ada penyerangan,” ujar, Riko (19) salah seorang teman korban.

Tak cuma, Syaiful dan Rizal yang menjadi korban penyerangan. Aksi brutal puluhan pemuda tersebut juga mengakibatkan kondisi warung porak poranda. Usai melakukan penyerangan sekelompok pemuda bersepeda motor tersebut langsung kabur ke arah Tanah 600 Kecamatan Medan Marelan.    “Sebenarnya kelompok kami dan pelaku sama-sama suporter PSMS. Hanya saja dalam pertandingan sore tadi PSMS kalah 3-1 melawan Deltrans Sidoarjo dan kelompok kami terlibat saling ejek,” katanya.(mag-17)

Pensiunan Tuntut Dana SHT

LUBUK PAKAM- Meski telah menjalani masa pensiun selama tujuh tahun, 13 orang mantan karyawan PTPN 2 belum menerima uang santunan hari tua (SHT). Sejatinya, setiap karyawan yang memasuki masa pensiun harus menerima SHT.

Selain belum menerima pembayaran SHT dari perusahan plat merah itu, ke 13 pensiunan itu juga merasa dianak tirikan. Padahal beberapa waktu lalu PTPN 2 pernah membayarkan dana SHT kepada tujuh orang pensiunan lain yakni Ir Wibowo Imam Pamuji Cs.

“Ke 7 karyawan yang telah menerima pensiunan itu mulai tahun 2005, 2007 dan 2008,” bilang M Syahrul mewakili  istrinya Drg Evelyn Sinulingga pensiunan dari rumah sakit PTPN 2 Bangkatan Binjai.

Lanjutnya, dia bersama istrinya sudah berulang ulang kali menanyakan perihal pembayaran SHT itu ke pihak manejemen PTPN 2. Namun pembayaran SHT belum terealisasi. Diakuinya PTPN 2 pernah mencicil uang SHT sekitar Rp40 juta- an dari total  Rp200 juta. (btr)

Dua Pemuda Dibacok dan Ditikam

BINJAI- Kawanan pemuda yang mengendarai sepeda motor membacok dua pemuda yang sedang duduk-duduk di tanah Lapang Merdeka Binjai, Kamis (19/4).

Keduanya adalah Mardian Syahputra (20) warga Jalan Tamtama, Kelurahan Satria, Kecamatan Binjai Kota dan mengalami luka tusuk di tangan sebelah kiri. Serta Wanda (20), mengalami luka tusuk dan sabetan pada bagian punggung.

Informasi yang dihimpun Posmetro Medan (grup Sumut Pos), peristiwa naas yang menimpa kedua pemuda ini terjadi, Kamis (19/4) dinihari. Ketika itu, keduannya tengah asik duduk-duduk di tanah Lapang Merdeka Binjai.

Namun, saat asyik duduk-duduk, dari arah Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Binjai Kota, datang segerombolan pemuda dengan mengendarai sepeda motor. Pemuda itu ditaksir berjumlah enam orang.

Entah apa motifnya mereka langsung turun dan memarkirkan sepeda motornya. Selanjutnnya, gerombolan pemuda tersebut mengejar kedua pemuda tersebut dan membacoknya. Lalu kedua korban dilarikan ke Rumah Sakit Arta Medica, Jalan Sammahuddin, Kecamatan Binjai Selatan, guna mendapatkan pertolongan.  Kanit Polsek Binjai Kota AKP Robin Ginting mengaku, pihaknya masih menyelidiki kasus ini. (mag-4/smg)

Polisi Kantongi Calon Tersangka Pelemparan Pelajar

LUBUK PAKAM- Pasca sehari aksi main lempar pelajar SMK Negeri 1 Lubuk Pakam terhadap rombongan pelajar SMK Istiqlal Deli Tua, kepolisian telah kantongi tiga nama pelaku utama. Ketiga nama itu, menjurus kepada tersangka.

Demikian disampaikan Kapolsek Lubuk Pakam AKP M Ikhwan Khalik,ketika dikonfirmasi Sumut Pos, Kamis (19/4) sekitar  pukul 13.30 WIB.
Disebutkanya, tiga nama yang kini telah dikantongi pihak penyidik itu, didapat berdasarkan keterangan para saksi- saksi, yang terdiri dari 9 pelajar SMK Istiqlal Deli Tua dan 7 pelajar SMK Negeri 1 Lubuk Pakam.

“Selain keterangan saksi tadi, penyidik memiliki foto persitiwa kejadian yang diperoleh dari warga yang sedang melintas saat kejadian,”bilang AKP M Ikhwan Khalik.

Masih kata AKP M Ikhwan Khalik, dari ketiga nama itu, bukan semuanya pelajar SMK Negeri 1 Lubuk Pakam. R pernah sekolah di SMK Negeri 1 Lubuk Pakam tetapi pindah ke sekolah swasta. Kemudian N bekas pelajar SMK Negeri 1 Lubuk Pakam dan S pelajar SMK Negeri 1 Lubuk Pakam.

Berdasarkan keterangan saksi serta dokumen berupa foto yang dimiliki polisi, ketiganya terlihat ditempat kejadian. Foto-foto itu ada yang menampilkan ketiga orang itu, sedang memenggang batu dan tongkat bambu.

“Bila ketiga orang itu ditangkap, kemungkinan bertambahnya pelaku  lain bisa saja. Polisi telah mengetahui kediaman orang tua ketiganya,”tambahnya.
Sementara itu, ke 9 saksi dari pelajar SMK Istiqlal Deli Tua dan 7 pelajar SMK Negeri 1 Lubuk Pakam, telah dikembalikan kepada orang tua masing masing.
Bahkan orang tua mereka telah diminta pihak kepolisian pernyataannya agar membimbing anak- anaknya, sehingga tidak mengulangi kembali perbuatan yang sama.

Disebutkan, pelajar yang terluka Yuliani Utari (17) warga Pantai Kasanova Patumbak dan Ria Pupiati (16) Pasar XIII Gang Iklas Marelan Medan, yang sempat mendapat perawatan di RSU Grand Medistra, Lubuk Pakam, telah dibawak pulang oleh orang tua masing masing.

Peristiwa penyerangan terhadap rombongan pelajar SMK Istiqlal Deli Tua, terjadi Rabu (18/4) sekira pukul 16.10 WIB. Rombongan itu diserang oleh SMK Negeri 1 Lubuk Pakam, saat melintas di Jalinsum Lubuk Pakam-Medan Desa Jati Sari Kecamatan Lubuk persisnya di depan Stadion Baharoeddin Lubuk Pakam

Akibat penyerangan itu 3 orang korban terluka,  diantaranya Yuliani Utari dan Ria Pupiati, beserta sopir angkot Hikma BK 1033 GD, Adi Syahputra Damanik (26) warga Jalan Bakti Deli Tua. Bahkan angkot Hikma mengalami kerusakan pada kaca depan, samping kanan, kiri dan belakang karena dihantam batu besar dan bambu.

Disebut sebut, aksi penyerangan itu dipicu karena sebelum di pantai Gudang Garam Desa Kualalama Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, kedua kelompok bersengolan.disana tidak terjadi aksi perkelahian, namun, satu kelompok mengintip lawanya untuk diserang. (btr)

Tingkatkan Kompetensi dan Profesional

BKKBN Gelar KOSI Lingkup Service Centre

Sebagai upaya pencapaian peningkatan pelayanan publik dalam mempercepat pencapaian sasaran pembangunan kependudukan dan keluarga berencana, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), gelar Pertemuan Konsultasi Nasional Eselon IV (KOSI) lingkup Service Centre BKKBN seluruh Indonesia yang dilaksanakan pada tanggal 18-21 April 2012 di Kota Medan Sumatera Utara.

Mengambil tema Melalui Pakta Integritas Kita Tingkatkan Pelayanan Publik yang Prima dalam Memepercepat Pencapaian Sasaran Pembangunan KKB, pertemuan tersebut diikuti sedikitnya 520 orang dari peserta Pusat dan Provinsi, 8 Balai Diklat di Pulau Jawa, serta narasumber dari Jakarta.

Ketua Panitia, H Nofrizal SP MA, dalam sambutannya mengatakan, selama lebih kurang empat hari peserta akan mendapatkan pengarahan umum dari Kepala BKKBN, pembekalan dari 7 pejabat Esselon I BKKBN baik mission maupun service center. “Sekaligus ceramah khusus dari Direktur Pendidikan Pelayanan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), serta fasilitasi dari 17 pejabat Esselon II BKKBN Pusat,” ujar Nofrizal pada acara pembukaan Pertemuan Konsultasi Nasional Eselon IV (KOSI) Lingkup Service Centre BKKBN, di Hotel Novotel Soechi, Rabu (18/4).

Selain itu, kata Nofrizal, pada hari ketiga, peserta akan melakukan diskusi teknis bersama dengan masing-masing jajaran eselon II lingkungan service center.

“Panitia juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk melakukan wisata lapangan ke Danau Toba dan Pulau Samosir,” tuturnya di hadapan peserta yang hadir.

Pada kesempatan itu juga, dilakukan penandatanganan dua naskah kesepakatan MoU antara Kepala BKKBN dan dengan Rektor IAIN Imam Bonjol Padang dan Rektor Universitas Negeri Medan (UNIMED).

“Penandatanganan ini dilakukan untuk memperkuat kerjasama pengembangan sumber daya manusia melalui program Kependudukan dan Keluarga Berencana di lingkungan Perguruan Tinggi,” ucapnya.

Kepala BKKBN pusat, DR dr Sugiri Syarief MPA, dalam sambutannnya sekaligus membuka acara KOSI secara resmi, mengakui jika Perguruan Tinggi memiliki peranan penting dalam mendorong program Kependudukan dan Keluarga Berencana.

Sehingga, dengan wawasan yang dimiliki para peserta didik di Perguruan Tinggi, diharapkan mampu mensosialisakan program keluarga berencana di Indonesia dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sugiri juga mengatakan, jika arus perubahan sudah dilakukan BKKBN sejak enam tahun yang lalu. Salah satu yang dilakukan adalah dengan menciptakan petugas BKKBN yang bersih dan transparan. “Saya berharap melalui fakta integritas ini, tidak ada lagi korupsi di tubuh BKKBN terutama di bagian Service Center, mengingat Service Center memiliki peranan penting. Salah satunya meningkatkan kompetensi, dan profesionalitas petugas BKKBN, sehingga ke depannya program KB bisa berjalan dengan sebaik-baiknya,” paparnya.

Sementara itu, Plt Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dalam sambutannnya yang diwakili oleh Sekdaprovsu Nurdin Lubis, memberikan apresiasi yang tinggi atas kepercayaan BKKBN Pusat untuk melaksanakan KOSI di Sumatera Utara, yakni di Kota Medan.
Kepercayaan ini juga, bilangnya, sebagai suatu kebanggaan karena dihadiri oleh peserta dari 32 Provinsi di Indonesia.

“Kiranya pertemuan konsultasi ini bisa berjalan lancar dan mencapai terobosan baru dalam mendorong program Kependudukan dan Keluarga Berencana di Indonesia,” harap Sekdaprovsu Nurdin.

Turut hadir dalam pelaksanaan KOSI tersebut di antaranya, Pangdam I Bukit Barisan, Ketua DPRD dan Anggota Forum Kordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Sumatera Utara, PLH Kepala Perwakilan BKKBN Sumut dan Pimpinan Perguruan Tinggi di Kota Medan serta Rektor IAIN Imam Bonjol Padang. (*)

Aspal Gang Kolam Jaka

081360049xxx

Kenapa jalan ke gang kami belum diaspal/semen? Padahal gang yang lain sudah pada disemen/aspal. Kami taat pajak Pak, tolong disikapi ya alamat Jalan Pintu Air IV Gang Kolam Jaka dengan Gang Pelangi 1 dan Pelangi 2 Simalingkar B.

Sudah Masuk Anggaran

Akan kami cek, karena kemungkinan sudah masuk anggaran tahun ini. Terima kasih atas informasinya.

Gelora
Camat Medan Tuntungan