Home Blog Page 13648

Harus Menang

PSMS U-21 vs PSPS U-21

MEDAN-Pertandingan kedua bagi PSMS di ajang kompetisi U-21 Liga Indonesia 2012 akan menghadapi PSPS Pekanbaru, malam ini (12/4) sekira pukul 19.00 WIB. Pada pertandingan ini, target wajib menang diapungkan caretaker coach PSMS U-21 Zulfitri.

“Selagi kompetisi ini dilaksanakan di Medan, artinya kita tuan rumah. Jadi tak ada cerita, target menang di tiap laga itu suatu kewajiban. Karena kemungkinan besar putaran kedua bakal digelar di Jakarta,” ungkap caretaker coach PSMS U-21 Zulfitri, Rabu (11/4).

Persiapan yang dilakoni tim Ayam Kinantan Muda ini juga sudah maksimal. “Persiapan kita sudah matang. Meski bakal lawan kita (PSPS) kemarin (10/4) sudah dikalahkan Persija Jakarta dengan skor 2-0, tetap kita tak mau anggap remeh,” ujar Zulfitri lagi.

Menurut Zulfitri, yang perlu diwaspadai dari Asykar Bertuah Muda adalah permainan tik-taknya. “Permainan satu-dua mereka cukup baik. Hanya itu yang perlu kita waspadai. Selain itu, untuk memenangi laga, kita juga telah mengamati cara mereka (PSPS) bertanding. Kita sudah mengetahui letak titik lemah tim mereka,” tuturnya.

Menghadapi PSPS, ia mengaku bakal tetap mempraktikkan gaya khas anak-anak Medan. “Ya, rap-rap tak boleh luntur dari permainan anak-anak PSMS. Itu sudah menjadi ciri khas kita, dan dengan itu pula tim-tim lain akan menyegani PSMS,” kata Zulfitri.

Mengenai persiapan skuad, menurutnya bakal tak ada perubahan. “Sepertinya pola permainan dan skuad yang bakal kita turunkan tak berubah dari susunan saat meladeni PSAP Sigli. Karena beberapa pemain yang sempat cedera rigan sudah pulih, dan kemungkinan besar dapat kembali diturunkan,” tandasnya. (saz)

Bawakan Lagu Mantan Pacar

Tiwi T2

Duo T2, Tiwi dan Tika kembali mempromosikan single terbaru mereka berjudul ‘Tak Jodoh’. Lagu ini merupakan karya ciptaan mantan kekasih Tiwi, Ade ‘Govinda’. Tiwi tak keberatan membawakan lagu ciptaan mantannya, bahkan ia memuji keahlian mantan kekasihnya itu.

“Lagu ini menceritakan tentang cewek dan cowok yang mencintai tapi enggak jodoh, jadi pisah,” ujarnya Rabu, (11/4). Meski ini merupakan lagu ciptaan mantan kekasihnya, bagi Tiwi, inspirasi bisa datang dari mana saja. “Dia jago banget untuk soal urusan bikin lagu,” puji Tiwi.

Tiwi juga merasa tak canggung saat kembali bertemu dengan mantan kekasihnya itu. Namun, ia berusaha menutup telinga jika ada yang berpendapat bahwa lagu tersebut merupakan isi curahan hati sang mantan mengenai kisah cinta mereka terdahulu.

“Lagu itu dibikin sudah lama banget. Lagu itu bagus, Tika suka. Kami juga lagi cari materi lagu untuk single ketiga,”katanya.

Setelah putus dengan personel ‘Domino’, Tiwi ‘T2’ memilih menjalani hubungan dengan seorang anggota TNI bernama Letda (Inf) Abu Putera Bastian. Meski serius, Tiwi dan kekasihnya yang telah menjalani hubungan sejak 2011 lalu mengaku, hingga kini belum ada obrolan mengenai pernikahan.

“Dia juga belum mengajak nikah kok. Lebih dijalani dulu, yang utama itu bukan menikah, tapi menjadi perempuan yang lebih baik lagi. Karena, persiapan mental itu penting,” ujar Tiwi. (bbs/net)

UKM Basket UMSU Gelar Basket Antar Universitas

MEDAN-Turnamen basket antar universitas sudah jarang digelar dalam beberapa tahun belakangan. Yang marak saat ini tentu even basket antar pelajar SMP maupun SMA. Ini menjadi perhatian Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Basket Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Rencananya 16-21 mendatang, UKM UMSU akan menggelar turnamen basket antar kompetisi.

Ketua Panitia, Sobri kepada Sumut Pos, Rabu (11/4) mengatakan even ini merupakan kali pertama yang akan digelar dari UKM UMSU. “Ini pertama kali kita buat. Memang even basket untuk universitas sudah jarang di Medan. Jadi kita bersepakat mengundang kampus-kampus lain untuk ikut berpartisipasi dalam turnamen ini,” ujarnya.

Sobri berharap even ini dapat menjadi pembuka agar dapat digelar rutin setiap tahunnya. “Kita harapkan dapat menjadi kalender tahunan UKM Basket Sumut. Sehingga pembinaan basket tidak hanya berhenti di tingkat sekolah. Tapi juga universitas,” tambahnya.

Selain UMSU sebagai tuan rumah, universitas lain yang ikut berpartisipasi antara lain USU, STIE Harapan, Universitas Medan Area (UMA), Universitas Cendana, Universitas Prima Indonesia dan Mikroskill. “Untuk putra terdiri dari delapan kampus yang akan kami bagi dalam dua pool. Nantinya dua tim terbaik masing-masing grup akan bertarung di sistem gugur,” jelasnya.

Namun turnamen basket ini tidak hanya digelar untuk tim putra. Untuk putri juga digelar meski pesertanya tidak sebanyak putra. “Untuk putrid akan diikuti empat tim. Selain UMSU juga akan ada USU, Unimed, dan Cendana. Jadi tim dengan peringkat terbaik yang diambil,” tambahnya.

Menurut Sobri turnamen ini akan memperebutkan total hadiah 20 juta rupiah. (mag-18)

Cehc Belum Maksimal

MEDAN- Laga perdana bagi PSMS di ajang ISL saat meladeni PSPS Pekanbaru di Stadion Kuantan Singingi, 9 April lalu, ternyata menyisakan kekecewaan.

Khususnya bagi caretaker coach PSMS Suharto AD. Menurutnya, penampilan playmaker anyar asal Slovenia Nastja Cehc masih di bawah performa.
“Penampilannya (Nastja Cehc) memang masih belum seperti yang kita harapkan. Namun, saat ini kita masih bias mentolerirnya,” ungkap Suharto, Rabu (11/4).

Kenapa masih bisa ditolerir? Karena menurut Suharto, saat menghadapi PSPS kondisi mantan pemain Timnas Slovenia ini masih drop. “Sesampainya di Jakarta dari negara asalnya, ia harus berangkat lagi menuju Pekanbaru. Sementara dari bandara ke hotel membutuhkan waktu empat jam lagi. Dan itu sangat menguras tenaganya,” jelas pelatih berkepala plontos ini.

Tak hanya itu, menurutnya, belum padunya Nastja Cehc dengan formasi dan taktik yang juga baru dirubah oleh Suharto, merupakan satu penyebab tak maksimalnya performa Nastja Cehc. “Dengan tim ia belum padu, begitu pula dengan formasi, taktik serta strategi. Ini tentu membutuhkan adaptasi,” tutur  Suharto.

Dengan demikian, akan diturunkannya Nastja Cehc atau tidak saat meladeni Persija Jakarta pada partai kedua bagi PSMS di putaran kedua, masih menunggu kebugaran fisik pemain kelahiran 26 Januari 1978 Ptuj Slovenia itu. “Kita lihat dua hari ini. Kita bertanding pada 14 April. Kalau dalam dua hari ini dia terlihat sudah bugar, kita akan turunkan. Tapi, jika belum fit, kita tak akan porsir,” jelas Suharto lagi.

Selain itu, menghadapi Persija di Stadion Utama Gelora Bung Karno 14 April mendatang, kembali PSMS belum bisa diperkuat kiper utama Markus Haris Maulana. Santer kabar terdengar, mantan kiper Timnas Indonesia ini akan hengkang dari skuad Ayam Kinantan.

Namun, Suharto menampik kabar tersebut. “Enggak ah, saya belum dengar kabarnya. Saat mau berangkat ke Pekanbaru lalu, ia meminta izin untuk menyelesaikan urusan keluarga. Dia juga mengatakan ingin memulihkan cedera yang dideritanya saat melawan Persija di akhir putaran pertama lalu,” ujarnya.

Senada, manager PSMS Benny juga mengatakan alasan sama. “Belum ada dia ngomong ke saya. Juga belum ada surat pengunduran diri dari dia yang kita terima. Kalau hanya isu jangan terlalu ditanggapi,” tandasnya.(saz)

Korut Mulai Isi Bahan Bakar Roket

PYONGYANG- Korea Utara (Korut) mengabaikan protes dan desakan dunia internasional agar membatalkan rencananya meluncurkan roket jarak jauh. Bahkan, laporan terbaru menyebutkan, proses pengisian bahan bakar pada roket Unha-3 itu berlangsung kemarin (11/4). Itu bisa berarti, peluncurannya mungkin berlangsung hari ini (12/4).

Jika semua berjalan sesuai rencana, peluncuran tersebut akan melalui tiga tahapan. Pemisahan tahap pertama akan terjadi di atas laut yang memisahkan Semenanjung Korea dari Tiongkok sebelum satelit dilepas menuju orbit. Tahap pelepasan ketiga akan terjadi di perairan dekat Filipina.

Sejumlah kekuatan regional mengkhawatirkan, peluncuran roket kali ini akan menjadi awal dari persiapan Korut menguji coba nuklir berikutnya. Pola sama pernah dilakukan pada 2009.(rtr/cak/dwi/jpnn)

Masak Yuk!!!

Bersama Sumut Pos

Anda pecinta kuliner? Jangan lewatkan kesempatan ini. Bergabunglah di acara Masak Yuk !!! Bersama Sumut Pos.   Selebriti Chef Ranu Visudha akan berbagi resep praktis untuk Anda.  Nasi Bakar Praktis, Iga Bakar Madu Sambal Mangga Muda, Ayam Goreng Crispy, Sup Singkong Sehat dan Susu Sari Kedelai.

Tidak hanya mendemokan resep masakan, di acara yang digelar di Merica Food Center Millennium Plaza, Jl Kapten Muslim  Helvetia Medan   pada Sabtu 14 April 2012 ini,  Chef Ranu juga akan berbagi tip dan rahasia bisnis kuliner..

Pada kesempatan kali ini chef Ranu sengaja menyajikan menu kreatif yang praktis. ‘’Tidak seperti yang dibayangkan,  memasak itu sangat mudah.  Tidak mesti menggunakan bahan mahal, namun dengan bahan yang sangat sederhana, dapat menghasilkan sesuatu yang luar biasa dengan cita rasa yang tinggi,”ujar chef asal Surabaya ini.

Salah satu menu praktis yang akan diperkenalkan adalah Nasi Bakar Praktis.  Menu ini, menurut Ranu cocok bagi pebisnis kuliner. Selain disukai juga mudah pembuatannya, ‘’Karenanya kita ingin memperkenalkannya pada warga Medan,”sambungnya.

Selain Nasi Bakar Praktis menu lainnya Sup Singkong Sehat. ‘’Menu ini sangat  cocok bagi yang lagi diet,”sambungnya. Yang tak kalah seru Ranu akan mempraktekkan cara membuat Susu Sari Kedelai hanya dalam waktu 20 menit. (sih)

Rotasi Beto Sukses

MEDAN- Laga perdananya di ajang Piala Indonesia 2012 sukses dilalui Pro Duta FC Deliserdang dengan baik. Klub berjuluk Kuda Pegasus itu sukses menahan imbang Persitara di kandangnya Stadion Tugu Jakarta Utara dengan skor imbang 0-0. Hasil ini membuat Pro Duta lebih berpeluang di leg kedua pada 18 April mendatang di Stadion Baharoeddin Siregar Lubuk Pakam.

Tak ayal, Pelatih Pro Duta, Roberto Bianchi cukup puas dengan hasil ini. Ini sesuai dengan ekspektasinya meski bermain dengan skuad lapis kedua. ”Ya karena hari ini kita tidak menampilkan seluruh pemain reguler kita. Tanpa Toni, Faisal, Rahmad, Cris dan Ghozali yang istirahat hasil ini cukup baik.

Para pemain yang tidak banyak mendapat kesempatan bermain di kompetisi Divisi Utama saya berikan kesempatan dan cukup baik. Mereka sangat bekerja keras untuk hasil ini,” kata Beto dihubungi dari Medan.

Salah satu pemain yang mendapat pujian khusus dari Beto adalah Bambang. Pemain jebolan Medan United itu mampu menggantikan peran para pemain kunci yang diistirahatkan. “Bambang pemain muda yang bagus. Hari ini dia bermain di starting eleven untuk pertama kali. Saya senang dengan performanya,” kata pelatih asal tim Matador itu.

Sebenarnya Kuda Pegasus berpeluang menang. Tercatat tiga peluang menurut Beto harusnya bisa berbuah gol.
“Ada tiga peluang emas yang kami miliki. Bahkan salah satunya harusnya bisa diselesaikan Laakkad. Kami belum beruntung,” lanjut Mantan pelatih Batavia Union itu.

Namun Beto tak ingin menyalahkan pemainnya. Apalagi kondisi  lapangan Stadion Tugu Jakarta Utara  buruk. “Stadion Tugu sangat buruk. Kami kesulitan mengembangkan permainan,” tambahnya.(mag-18)

Ikuti Jejak Sang Ayah, Ingin Segera Pegang Setir

Musa Arjianshah, Putra Ketua IMI Sumut

Kehadiran Musa Arjianshah di dunia reli Sumut semakin mengamini pepatah buah tak jatuh jauh dari pohonnya. Putra sulung pereli andalan Sumut, Musa “Ijeck” Rajekshah yang juga Ketua IMI Sumut itu semakin mantap menekuni dunia reli. Di usianya yang sangat belia,14 tahun, ia tak terlihat gentar menggeber mobilnya dengan kecepatan tinggi.

DONI HERMAWAN-Medan

Keikutsertaan Arji-begitu ia disapa akrab- di ajang North Sumatera Rally Championship (NSRC) 2012 yang juga Kejuaraan Nasional Reli 2012 memang tak lepas dari sorotan. Ini keikutsertaannya yang kedua setelah tahun lalu juga ikut. Banyak yang meyakini Arji bakal meneruskan kelihaian ayahnya menaklukkan lintasan tanah penuh rintangan dengan mobil berkecepatan tinggi.

Siswa kelas II SMP Djuwita itu memang belum memegang kendali mobil. Ia masih berada di kokpit kiri sebagai navigator. Namun perlahan Arji belajar bagaimana menjadi driver yang baik untuk kemudian meneruskan jejak sang ayah lewat posisinya saat ini. “Jadi navigator itu kata papa sambil bisa memahami tekniknya juga bisa melihat kiat-kiat untuk membawa mobilnya. Intinya orang tua Arjie sangat mendukung,” kata navigator muda kelahiran 28 Oktober 1998 itu.

Kecintaaan Arji terhadap reli tentu tak lepas dari peran Ijeck. Sejak kecil Ijeck tak lupa mengikutsertakan Arji jika melakukan latihan dengan mobil Evo II-nya dulu. “Waktu itu masih kecil. Arji masih TK sekitar 5 tahun. Papa sering ajak Arji nonton reli dan sering bawa Arji naik mobil reli waktu latihan. Sejak itu Arjie suka sama reli. Memang reli itu seru dan menantang. Kita tidak bisa prediksi apa yang terjadi,” katanya.

Saat ini beranjak lebih besar, ia pun mulai menekuni Gokart. Balap dengan mobil mini ini merupakan basic bagi Arji belajar nyetir sekaligus mengasah mentalnya bertarung di lintasan.  “Dari gokart kan kita bisa belajar basic. Walaupun memang berbeda dengan reli. Kalau Papa memang ngajarin yang dasar-dasarnya dulu. Seperti bagaimana cara mengambil belokan,” tambahnya.

Menginjak usia 13 tahun, Arji mendapat surprise dari ayahnya. Mobil Proton menjadi hadiah ulang tahunnya sekaligus lampu hijau ia untuk masuk ke dunia reli. “Waktu diberikan mobil Proton itu Arji sangat senang sekali. Apalagi itu mobil reli pertama Arji. Langsung Arji latihan di trek Cemara Abadi,” jelas kakak dari tiga adik itu.

Dari situ ia diberi kesempatan untuk menjadi navigator pereli senior Andi Jachmon di kelas GR 2.1. Tak tanggung-tanggung ia langsung turun di Kejurda berlabel North Sumatera Rally Championship (NSRC) 2011 seri III di Sirkuit Cemara Abadi. Pasangan itu pun langsung menyabet peringkat kedua di kelasnya. Prestasi yang kembali diulanginya tahun ini di NSRC Seri I Langkat. Bahkan pasangan tua muda itu sempat masuk di 10 besar overall di hari pertama even yang juga kejurnas reli seri I 2012 itu.

Untuk mendalami posisinya sebagai navigator, ia banyak belajar dari para senior seperti Prihatin Kasiman, Uche, termasuk Harun Nasution. “Arji banyak belajar dari mereka. Tapi memang berbeda tingkat kesulitannya dari driver. Kalau driver tentu akan lebih sulit. Karena itu Arji memang belum berani kalau belum betul-betul siap. Kalau Arji sudah merasa siap pasti minta izin sama Ayah,” katanya.

Arji memang sudah tidak sabar lagi untuk memegang kendali utama mobil dari balik setir. Lantas melahap tropi demi tropi dengan mobilnya. “Secepatnya. 2014 mudah-mudahan sudah semakin mantap nyetir dan belajar teknik. Mudah-mudahan Arji sudah bisa jadi driver. Lalu menjadi yang terbaik,” pungkasnya. (*)

Pertama, Pameran Gajah Prasejarah di Asia

HONGKONG – Gajah purba atau mammoth tidak hanya bisa disaksikan dalam film animasi. Mulai hari ini (12/4). Mumi seekor bayi gajah prasejarah bisa disaksikan secara langsung dalam sebuah pameran di Hongkong. Pameran di bekas koloni Inggris ini merupakan yang pertama di Asia.

Jasad bayi mammoth yang telah diawetkan tersebut akan dipamerkan di Mal International Finance Center (IFC) Hongkong selama sebulan penuh. Sebelumnya, bayi gajah purba yang dinamai Lyuba (atau berarti cinta dalam bahasa Rusia) itu telah dipamerkan keliling Amerika Utara.

Anak-anak pun bisa melihat langsung gajah purba itu. Tak sekadar mengetahuinya dari buku atau film. Selama ini gambaran tentang mammoth itu bisa dilihat dari karakter Manny dalam film animasi Ice Age.

Hampir semua bagian tubuh Lyuba masih utuh. Jasad bayi mammoth itu ditemukan kali pertama di Semenanjung Yamal, Rusia, pada 2007. Seorang penggembala rusa kutub yang bernama Yuri Khudi menemukan bayi gajah purba betina tersebut terkubur di bawah es yang membeku secara permanen. (jpnn)

TNI AU Minta Bangunan Sekitar Polonia tak Sembarangan

JAKARTA – Mabes TNI memastikan, Pangkalan Udara TNI AU di Polonia tidak akan ikut pindah ke bandara Kualanamu. Pasalnya, lahan Polonia memang milik TNI AU.

“Kita tetap di Polonia, tak ikut pindah ke Kualanamu. Karena memang Pangkalan Udara Polonia itu milik TNI AU,” ujar Kadispen TNI AU, Marsekal Pertama, Asman Yunus, kepada koran ini di Jakarta, kemarin (11/4).

Dia mengatakan, jika nantinya penerbangan sipil semua pindah ke Kualanamu, maka Polonia murni hanya menjadi Pangkalan TNI AU.  Terkait dengan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP), Asman menjelaskan, ketentuannya sama dengan penerbangan sipil. Artinya, kawasan Polonia tetap harus steril dari bangunan-bangunan yang ketinggiannya mengganggu penerbangan.

“Pada prinsipnya sama (dengan ketentuan KKOP penerbangan sipil, red). Jadi tidak bisa membangun sembarangan. Dan pasti sudah ada Rencana Tata Ruang Tata Wilayah (RT-RW) di Pemda setempat,” ujarnya.

Dia yakin, Pemko Medan juga tidak akan memberikan ijin pendirian bangunan di sekitar Polonia, sekiranya menyalahi RT-RW. “Dimana pun, harus ada IMB, yang itu bisa diberikan jika terpenuhi persyaratannya, misal amdal dan tak mengganggu penerbangan,” jelas Asman.

Sebelumnya, Direktur Bandara, Kemenhub, Bambang Cahyono sudah mengatakan,  sejatinya Polonia itu merupakan milik TNI AU. Sedang penerbangan sipil lah yang justru mendompleng menggunakan bandara tersebut.

Logikanya, yang punya lahan, yakni TNI AU,  tentunya tidak akan ikut pindah ke Kualanamu bersama penerbangan sipil. “Untuk bandara Minangkabau di Padang, juga seperti itu. Penerbangan sipil pindah ke bandara baru itu, TNI AU tetap di yang lama. Begitu juga bandara Lombok, TNI AU juga tetap di yang lama,” ujar Bambang Cahyono kepada koran ini di Jakarta, Jumat (2/3). (sam)