26 C
Medan
Friday, April 10, 2026
Home Blog Page 13651

Maicon Menanti Tawaran Inter

MILAN – Kontrak Maicon dengan Inter Milan tinggal tersisa semusim lagi. Bek asal Brasil itu pun menantikan tawaran kontrak baru dari La Beneamata.
Diungkapkan oleh sang agen, Maicon, yang akan berusia 31 tahun pda 26 Juli mendatang, juga akan mempertimbangkan tawaran dari klub lain. Meski demikian, Inter tetap menjadi prioritas utama.

“Saat ini, kami belum mendengar apa pun dari klub mengenai kontrak baru,” ujar sang agen, Roberto Calendo, kepada La Gazzetta dello Sport.
“Keputusannya akan dibuat sebelum bulan Juni. Kami juga melihat tawaran lainnya, tetapi Inter tetap menjadi yang utama.”
Maicon bergabung dengan Inter pada tahun 2006 setelah sebelumnya memperkuat AS Monaco selama dua tahun.

Di klub berkostum hitam-biru itu, merasakan empat titel juara Seri A, dua gelar juara Coppa Italia, dan satu gelar juara Liga Champions.
Di sisi lain, Inter Milan membenarkan bahwa mereka tertarik dengan pemain Manchester City Aleksandar Kolarov. Namun, kubu Nerrazzuri kembali menegaskan tak berniat membawa pulang Mario Balotelli.

Kini direktur olahraga klub, Marco Branca menjelaskan hal itu.  “Kolarov adalah seorang pemain yang membuat kami tertarik, itu benar,” ungkap Branca kepada FC Inter News.

“Kita bisa memindahkan kabar ini di akhir musim nanti. Balotelli? Dia bagus tapi dia tidak dalam rencana kami,” tegasnya. (bbs)

Gladbach Menang Meyakinkan

MONCHENGLADBACH – Borussia Monchengladbach memperoleh kemenangan meyakinkan saat tampil di depan publik sendiri, menjamu Cologne. Gladbach memenangi pertandingan dengan tiga gol tanpa balas.

Di Borussia Park dalam laga yang berakhir Senin (16/4) dini hari WIB, Juan Arango membuka skor di menit 19 lewat tendangan bebas. Keunggulan Gladbach 1-0 bertahan hingga akhir babak pertama.

Keunggulan Gladbach bertambah pada delapan menit pasca re-start. Tony Jantschke mengubah skor menjadi 2-0 setelah bola tandukannya menggetarkan gawang yang dijaga Michael Rensing usai memanfaatkan bola tendangan bebas Marco Reus.

Hanya berselang dua menit, Rensing kembali harus memungut bola dari gawangnya sendiri. Kali ini Reus mencatatkan namanya di papan skor usai meneruskan umpan Arango.

Dengan kemenangan 3-0 ini, Gladbach bertahan di posisi empat klasemen sementara dengan 56 poin hasil 31 kali bertanding sekaligus menyibak kans lolos ke Liga Champions musim depan.

Sebaliknya bagi Cologne, kekalahan ini semakin membenamkan mereka di zona degradasi dengan menghuni urutan 16 dengan perolehan 29 poin.
Sementara itu di partai lainnya, Freiburg ditahan imbang tanpa gol oleh tamunya, Hoffenheim dalam pertandingan di Mage Solar Stadium.
Dengan satu angka yang diperoleh, Freiburg tak beranjak dari posisi 13 dengan 36 poin dan Hoffenheim berada di urutan sembilan dengan 41 poin. (net)

Giochiamo Ancora Del Piero

TURIN – Dalam buku yang akan segera diterbitkan, ikon Juventus Alessandro Del Piero tampaknya seperti telah mengisyaratkan benar-benar bakal meninggalkan sepakbola Italia.

Dalam buku yang berjudul ‘Giochiamo ancora’ (Mari Kita Terus Bermain), dalam uraian pertama buku tersebut, terdapat kalimat “Setelah 20 tahun, ia meninggalkan sepak bola Italia.”

Belakangan muncul kabar Si Nyonya Tua sesungguhnya sudah menawarkan kontrak baru yang membuatnya tak akan pergi pada akhir musim ini, namun konon tawaran kontrak tersebut belum disentuh striker berusia 37 tahun ini, yang seolah-olah Ale telah siap untuk kehidupan yang berbeda di negara lain.
Buku yang rencananya akan diterbitkan 24 April 2012 juga membeberkan, Del Piero memiliki cara tersendiri saat dia ingin meninggalkan Italia, khususnya Bianconeri. Selain itu, kisah tentang pengorbanan, fair play, loyalitas, kerjasama tim dan bakatnya juga tersaji pada buku ini.

Apa yang tertera pada buku itu terlihat Del Piero memang benar-benar berencana untuk berkarier di negara lain. Dalam hal ini, kemungkinan besar, pemain yang membawa Italia juara Piala Dunia 2006 ini siap meniti karier di kompetisi Major League Soccer (MLS).

Montreal Impact, Los Angeles Galaxy dan New York Red Bulls adalah sederet klub-klub asal Amerika Serikat yang mau memakai jasa Del Piero. Jadi, mungkin Juventini harus siap-siap berpisah dengan salah satu legenda mereka ini.

Menurut Il Futuro Capitano Juventus, Claudio Marchisio memiliki pandangan spesial untuk Il Capitano saat ini, Alessandro Del Piero.
Gelandang kokoh yang digadang-gadang bakal menjadi kapten masa depan Bianconeri itu mengaku kagum dengan kepemimpinan Ale meski ia sudah jarang menjadi starter. Menurut Marchisio, Del Piero adalah seorang pemimpin sejati dengan apa yang selama ini ia tunjukkan di atas lapangan. (bbs)

Harga Rp3 Miliar Cuma Bikin Lima Gol, Bent Didepak

Mitra Kukar Rombak Skuad

TENGGARONG – Mantan pemain Liga Inggris Marcus Bent yang merumput di Mitra Kukar akhirnya didepak manajemen. Menurut pihak Mitra Kukar, harga Bent tak sesuai dengan kualitasnya. Selain mendepat Bent, Mitra Kukar juga membuang Pierre Njanka.

“Surat pemberhentian sebagai pemain Mitra Kukar hari ini sudah disampaikan Manajer Operasional (Suwanto) kepada Marcus Bent dan Pierre Njanka yang berada di Samarinda,” kata Ketua Umum Mitra Kukar, Endri Erawan.

Penyerang yang disebut-sebut berbanderol lebih dari Rp3 miliar itu dinilai tidak mampu memenuhi ambisi tim untuk menembus 3 besar klasemen ISL pada putaran pertama lalu.

“Tidak efisien Marcus Bent dengan harga segitu, harga mahal, dibanding kontribusinya terhadap klub yang menargetkan bisa menembus 3 besar,” ujar Endri.

Sementara Njanka disebut bersikap tidak profesional lantaran berpergian ke Prancis tanpa izin dari manajemen klub.

“Memang dia minta izin, mungkin untuk urusan keluarga, tapi tidak kita berikan izin berangkat ke Prancis. Njanka tetap ngotot berangkat ke Prancis,” ketus Endri.

“Selain itu, manajemen juga melihat Njanka sudah tidak bisa bermain maksimal. Dia terlihat seperti bermain setengah hati bermain di Indonesia.”

Dari 16 pertandingan Mitra Kukar, Bent beberapa kali absen karena cedera. Jumlah gol penyerang yang pernah memperkuat Ipswich Town, Leicester City, dan Wigan Athletic itu pun minim, hanya lima. (net)

Zaidan Saragih Merapat ke PSMS IPL

DUA pemain baru yang sempat disinggung-singgung telah bergabung ke PSMS akhirnya mengawali latihan perdana dipimpin pelatih PSMS Fabio Lopez di lapangan Thamrin Graha Metropolitan (TGM), Senin (16/4) sore.

Mereka adalah dua pemain tengah, Ronny Firmansyah dan James Zaidan Saragih. Ronny telah hadir dan menyaksikan pertandingan PSMS menghadapi Bontang FC, Sabtu (14/4) lalu. Menurut Fabio, kehadiran Ronny Firmansyah diharapkan mampu memperbaiki soliditas lini tengah PSMS. Posisinya sebagai gelandang serang diharapkan bisa mendistribusikan bola dengan baik ke lini depan.

“Kami akan lihat kemampuannya. Kami harap dia bisa beradaptasi dengan cepat di tim ini,” ujar Fabio usai sesi latihan.
Sementara James yang baru berusia 20 tahun diharapkan bisa menjadi aset PSMS di masa mendatang dan sebagai pemain cadangan yang bisa saja diturunkan sewaktu-waktu. (saz)

UN Hari Pertama di Kota Medan

Lembar Soal Kurang

MEDAN-Ujian Nasional (UN) SMA serentak digelar, Senin (16/4).  Di beberapa sekolah di Kota Medan kekurangan lembar soal.
Pengurus Komunitas Air Mata Guru, Abdi Saragih kepada Sumut Pos menilai, panitia penyelenggaraan UN tahun ini dan tahun sebelumnya tak ada bedanya, persiapannya tak matang.

“Dari pantauan kami tadi saat ujian di hari pertama masih terdapat naskah soal yang kurang,” kata Abdi.

Dikatakannya, dari pantauan Komunitas Air Mata Guru terdapat dua sekolah yang lembar soalnya kurang yakni di SMA Negeri 7 dan SMA Pencawan Medan. Abdi juga menegaskan, indikasi kecurangan tahun ini juga masih ditemukan.

“Dari pantauan kami di hari pertama UN tadi, kami masih melihat banyak siswa yang hadir ke sekolah sekitar pukul 05.30-06.00 WIB. Untuk apa siswa datang ke sekolah begitu pagi. Padahal, siswa baru boleh memasuki ruang kelas pukul 07.30 WIB. Ini satu indikasi kecurangan UN yang masih kami temukan,” jelas Abdi.

Sekda kota Medan, Syaiful Bahri  yang melakukan peninjaun UN di SMA Negeri 17 Medan dan SMA/SMK Swasta Pencawan juga mengakui kalau di SMA Pencawan ditemukan kekuranan soal dan lembar jawaban komputer (LJK).
“Tapi langsung dipenuhi sehingga tidak menjadi masalah,” terang Syaiful.

Dijelaskannya, di SMA Negeri 17 Medan di Jalan Jamin Ginting dan SMA/SMK Swasta Pencawan Jalan Bunga Ncole, SMA Negeri 17, siswa  yang mengikuti  UN sebanyak 265 siswa dan hadir semua.  Di SMA/SMK Pencawan, UN juga berjalan dengan lancar. Untuk SMA, siswa yang mengikuti UN berjumlah 60 orang, sedangkan siswa  SMK berjumlah 276 orang. Persentase kehadiran 100 persen dan tak ada kendala yang ditemukan.
Wali Kota Medan, Rahudman Harahap saat melakukan peninjauan UN di di SMA Negeri I Medan, Jalan Teuku Cik Ditiro dan SMA Swasta Methodist I Jalan Hang Tuah Medan, pelaksanaan UN berjalan lancar dan tidak ada kekurangan soal, diharapkannya pelaksanaan UN tahun ini berjalan dengan jujur dan berprestasi agar lebih baik dari tahun 2011.

“Kalau untuk prestasi harapan kita akan lebih baik dari tahun lalu,” kata Rahudman.

Rahudman menyebutkan, bagi siswa yang berprestasi akan diberikan apresiasi dari Pemko Medan. “Insya Allah pasti ada yang akan kita berikan,” ucap Rahudman tanpa menjelaskan secara rinci apa yang diberikan kepada siswa yang memiliki rangking terbaik dalam UN.

Diakuinya, pelaksanaan UN berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala sedikitpun. Soal ujian cukup dan kehadiran soal ujian di sekolah-sekolah tepat waktu. Untuk itu peninjauan akan terus dilakukan sampai pelaksanaan UN berakhir, Kamis (19/4) mendatang agar pelaksanaan UN berjalan lancar dan baik.

“Mudah-mudahan hasil UN 2012 lebih baik dari 2011,” harapnya.

Kadis Pendidikan Kota Medan, Rajab Lubis mengatakan, siswa yang mengikuti UN di SMA Negeri 1 berjumlah 553 siswa.  Presentase kehadiran siswa 100 persen, artinya seluruh siswa hadir.  Mengenai pelaksanaan UN keseluruhannya, Rajab mengaku, tidak ada kendala dan berjalan dengan lancar. Seluruh soal telah didistribusikan ke sekolah-sekolah mulai pukul 05.00 WIB dan sampai tepat waktu.

Disinggung masih terdapatnya dua sekolah di Medan yang kekurangan naskah soal dan LJK, Rajab mengakuinya.

“Iya memang, tapi sudah kita antisipasi langsung. Sebelum ujian tadi ada sekitar 40 menit kita siagakan petugas untuk berangkat ke kantor mengambil kekurangan soal dan LJK, jadi tidak ada masalah,” terang Rajab, sembari menyebutkan kalau untuk tahun ini di Medan tidak ada peserta UN yang ujian di Rumah Sakit ataupun di Lapas.

Selain ke SMA Negeri 1 Medan, Rahudman juga meninjau pelaksanaan UN di SMA Swasta Methodist 1 Jalan Tuah Medan, sekitar 500 meter dari SMA Negeri 1. Di tempat itu jumlah siswa yang mengikuti UN sebanyak 220 siswa yang ditempatkan dalam 20 ruangan.

Wakil Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin juga meninjau penyelenggaraan UN di SMA Negeri 3, Jalan Budi Kemuliaan. Jumlah peserta UN 392 untuk IPA, sedangkan IPS 132 siswa. UN berjalan dengan lancar dan diawasi 20 pengawas dari rayon 3.

Sedangkan Kepala Inpektorat, Farid Wajedi juga meninjau pelaksanaan UN di SMA Negeri 4 Jalan Buku Medan. Di tempat itu, 432 siswa mengikuti UN dengan menempati 22 kelas. Selain siswa SMA Negeri 4, ada 3 siswa yang menumpang ujian dari SMA Swasta APIPSU.

Setelah itu dilanjutkan dengan peninjauan di SMA Negeri 15 Sunggal. Di sekolah itu,  331 siswa mengikuti UN ditambah dengan 19 siswa yang ikut menumpang ujian dari SMA Swasta Muhammadiyah 3, 18 siswa SMA Swasta Mayjen Sutoyo, 17 siswa SMA Swasta Rahmat Islamiyahdan 10 siswa dari SMA Swasta Harapan baru.

Rombongan Kepala Inspektorat bergerak menuju SMA SWasta Supriyadi di Jalan TB Simatupang Pinang Baris. Pelaksanaan ujian berjalan lancar, soal tidak ada yang kurang. Di tempat itu sebanyak 39 siswa mengikuti UN dan hadir seluruhnya.

Sementara, dari hasil kunjungan komisi B DPRD Medan pada pelaksanaan UN di hari pertama dengan mata ujian Bahasa Indonesia di Medan berjalan lancar. Namun, sejumlah  masukan dan kritikan untuk pelaksanaan UN ke depan ada beberapa hal yang perlu dievaluasi.
Ketua Komisi B DPRD Medan, Surianda Lubis mengaku, pihaknya membagi  tugas melakukan monitoring di tiga lokasi yakni SMAN 2, 3 dan 4 Medan tidak ada menemukan hambatan yang berarti.

Seperti di SMA N 2 Medan tidak ada mendapati pelaksanaan UN yang terganggu maupun curang. Bahkan, menurut Kepala Sekolah, M Abduh Siregar kepada wartawan, dari 460 jumlah siswa yang ikut ujian tidak satu pun yang absen. Begitu juga dengan kekurangan dan kerusakan kertas soal dan jawaban tidak dijumpai.

Sama halnya dengan SMAN 3 Medan tidak ada menemukan hambatan bahkan kekurangan dalam proses pelaksanaan UN. Hanya saja, pihaknya banyak menerima laporan di beberapa sekolah dikarenakan banyak siswa yang datang terlalu cepat.

Sehingga kehadiran peserta ujian di lingkungan sekolah pukul 5.30 WIB menjadi perhatian masyarakat. Apalagi para siswa tersebut berkelompok seperti ada yang dicurigai.

“Ada apa siswa terlalu dini hadir ke sekolah. Ini perlu disikapi dinas pendidikan dan pihak sekolah,” tegas Yusuf.
Begitu juga di SMA N 4 Medan, tidak ada temuan kecurangan ataupun hambatan. Namun dari kunjungan dan perbincangan dengan Kasek SMAN 4 ada beberapa hal yang dinilai sangat penting untuk bahan pertimbangan pada pelaksanaan UN tahun mendatang.
Dikatakan Surianda, keluhan para guru dan siswa berhasil disimpulkan yakni tenggang waktu pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah (UAS) dengan UN dinilai terlalu lama sehingga kurang efektif, sehingga konsentrasi siswa tidak terfokus.

“Yang paling disayangkan yakni pelaksanaan UN yang berlangsung pada bulan April dan dinilai terlalu cepat. Sebab, pada bulan April ini diperhitungkan proses berjalannya diperkirakan baru mencapai 75 persen kurikulum yang terselesaikan,” beber Surianda.
Pengamanan pelaksanaan UN di Sumut melibatkan sebanyak 4.308 pengawas ujian.

Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Sumut, Syaiful Syafri saat mendampingi Pelaksana Tugas (Plt) Gubsu Gatot Pujo Nugroho, saat meninjau pelaksanaan UAN tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) hari pertama, Senin (16/4), di SMA Negeri 7 Jalan Timor Medan.

“Pengawasan penyelenggaraan UAN di Sumut selain melibatkan para guru-guru, pengawasan juga dibantu oleh 1.908  personel dari satuan pendidikan Unimed dan 2.400 personel kepolisian,” ungkap Syaiful Syafri.

Sementara itu, Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho kepada wartawan mengatakan, peserta UAN tingkat SLTA di Sumut berjumlah 195.002 ssiwa, yang mengikuti UAN di 1.808 sekolah yang ada.

Dikatakannya, sejauh ini belum dijumpai kendala yang serius dalam penyelenggaraan UAN yang dilaksanakan serempak secara nasional.
Dari hasil kunjungan pelaksanaan UAN hari pertama dengan bidang studi yang diujikan Bahasa Indonesia.

Dijelaskan Gatot, pihaknya dalam UAN tahun ini mengharapkan tingkat kelulusan bisa mencapai 100 persen. Karena tahun lalu hanya sekitar 99.8 persen.

“Bagi siswa yang tidak dapat mengikuti UAN hari ini dengan alasan yang dibenarkan, maka boleh mengikuti ujian susulan pada 23 April mendatang,” jelas Gatot. (adl/ari/uma)

Jaksa Gagal Hadirkan Marini

 Hakim: Bisa Ditahan Lagi 

MEDAN-Guru Perguruan Bodhicitta, Marini (22), tersangka penabrak 18 muridnya, bisa saja ditahan oleh hakim Pengadilan Negeri Medan.
“Memang berkasnya sudah kita terima. Dalam waktu dekat akan segera disidangkan, meskipun yang bersangkutan ditetapkan sebagai tahanan kota, PN Medan berhak melakukan penahanan, apabila kondisinya sudah baik, namun pastinya harus ada keterangan medis,” ujar Humas PN Medan, Ahmad Guntur, Senin (16/4).

Saat ini, sambung Ahmad Guntur, pihaknya sedang menyusun jadwal persidangan juga akan menetapkan siapa hakim yang akan menyidangkan perkara yang menghebohkan itu. “Hakimnya Pak Wahidin (Ketua Majelis). Penahanan kota sah-sah saja tapi melihat kepentingan dan kondisi terdakwa. Bisa saja Marini ditahan, kalau memang hakim menyatakan ditahan,” ucap Ahmad Guntur.

Ahmad Guntur menyatakan rencananya Senin (16/4) kemarin sidang perdana, tapi  jaksa yangmenangani kasus itu Lila Nasution SH dan Antonius Simamora SH belum menghadirkan tersangka.

“Iya benar, berkas Marini sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Medan. Dan jaksanya adalah Lila Nasution dan Antonius Simamora,” kata Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Medan, Riki Septa Tarigan, Senin (16/4).

Menurutnya, dalam pelimpahan berkas Jaksa Penuntut Umum mendakwa Marini dengan Pasal 310 Undang-undang Lalulintas.
Sekadar mengingatkan, setelah diserahkan polisi, jaksa langsung melepaskan Marini dengan status tahanan kota, Rabu (3/4) petang.
“Tersangka kita kenakan wajib lapor setiap hari Selasa,” kata Kajari Medan, Bambang Riawan Pribadi kepada wartawan.

Alasannya, jaksa menetapkan status tahanan kota berdasarkan sejumlah pertimbangan. Salah satunya seluruh keluarga korban sudah berdamai dengan tersangka.

“Seluruh keluarga korban meminta agar tersangka tidak ditahan. Selain masih dibutuhkan pihak yayasan, dia seorang mahasiswi yang harus menyelesaikan ujian,” kata Bambang.

Pertimbangan lainnya adalah kondisi tersangka depresi berat. Ini dibuktikan saat berada di sel sementara, Marini membenturkan kepalanya ke dinding hingga berdarah dan mencakar-cakar tangannya sendiri.

“Hal ini diperkuat dengan hasil pemeriksaan psikologi yang menyatakan tersangka mengalami depresi afeksi kognitif psikomotorik yang ditandai dengan timbulnya paranoid,” papar Bambang.

Menurutnya, proses penetapan status tahanan kota ini sudah melalui proses panjang. Sebelumnya, kepolisian menolak menangguhkan penahanan tersangka karena kasus ini mendapat perhatian luas.

Saat diserahkan Marini mendadak berteriak histeris sambil mengantukkan kepalanya ke dinding ruang tahanan Kejari Medan di Jalan Adinegoro. Kejadian itu membuat heboh personel Satlantas Polresta Medan.

Marini menabrak kerumunan siswanya yang sedang senam pagi saat memundurkan mobil Toyota Avanza silver dengan nomor polisi BK 1272 FQ milikya di lapangan sekolah. Akibat kelalaiannya 18 siswanya harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif dari tim medis. (rud)

Perekaman e-KTP Massal

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Medan akan melakukan perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) secara massal. Sepertia apa? Berikut petikan wawancara wartawan Sumut Pos, Adlansyah Nasution dengan Kadisdukcapil Medan, Darusalam Pohan.

Bagaimana sosialisasinya ke masyarakat?
Disdukcapil sudah mengingatkan masyarakat untuk datang langsung ke kecamatan, terutama bagi masyarakat yang belum menerima undangan. Kalau belum terima undangan, datang saja langsung ke lapangan dengan menunjukkan KTP lama. Yang pasti kami menginginkan semuanya bisa terentri sesuai dengan data wajib KTP. Hingga Februari, jumlah wajib e-KTP yang sudah dilayani sudah mencapai 41,99 persen dengan total 911.267 orang wajib e-KTP dari jumlah wajib e-KTP sebanyak 2.170.400 orang dengan bantuan alat sebanyak 80 unit. Hingga akhir April 2012 diperkirakan jumlah data wajib KTP yang terekam sebanyak 1.366.400 orang.

Apa kendala yang dihadapi?
Selama ini, pihak kecamatan sudah berupaya semaksimal mungkin melakukan entri data. Walaupun target yang ditetapkan Wali Kota Medan tidak tercapai, namun kita tetap melayani perekaman e-KTP secara massal hingga akhir bulan ini. Untuk Kecamatan sudah melayani 200 orang wajib e-KTP per hari dengan 10 jam kerja selama empat menit per orang. Semuanya sudah berupaya maksimal.

Apa solusinya?
Kita sudah meminta camat menyelesaikan sisa pelayanan e-KTP pada 15 April 2012 dapat tercapai. Sesuai dengan intruksi Pak Wali, seluruh camat membuat komitmen kesepakatan dalam pernyataan yang langsung ditandatangani camat agar dapat dipertanggungjawabkan menyelesaikan sisa pelayanan e-KTP paling lambat 15 hari sebelum tanggal 30 April 2012. Namun instruksi tersebut hanya berupa pernyataan komitmen agar proses pengentrian data bisa selesai lebih cepat dari target yang ditetapkan 30 April 2012. Jadi target utama tetap pada tanggal 30 April 2012. Keinginan kita dengan instruksi itu camat mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa entri data berakhir tanggal 15 April 2012, bukan akhir bulan sehingga masyarakat bisa hadir mengurus e-KTP di kantor camat.

Bagaiman jika tidak tercapai?
Pak Wali tidak menerapkan sanksi karena tujuannya hanya untuk mempercepat sebagai satu target akhir adalah pada akhir bulan ini. Pada akhir bulan nanti, masyarakat jangan dipersulit. Berikan layanan yang cepat agar mereka selalu datang sedangkan untuk operator juga harus bisa memberikan pelayanan dengan baik agar pelaksanaan e-KTP cepat selesai.(*)

Keracunan Ikan Tongkol, 5 Mahasiswa ATKP Masih Dirawat

Sampel Makanan Masih Diselidiki

MEDAN-Dari 91 mahasiswa Akademi Teknik dan Keperawatan Penerbangan (ATKP) Medan yang keracunan ikan tongkol, tinggal 5 orang yang masih menjalani perawatan. Empat orang dirawat di ICU RSU Mitra Sejati dan satu orang di RSUP H Adam Malik.

Hendrik (19), mahasiswa tingkat I masih dirawat di Ruang THT 10, Ruang Rindu A, Lantai III, RSUP H Adam Malik, kondisinya sudah membaik. Rencananya, Hendrik akan pulang Selasa (hari ini, Red).

Humas RSUP H Adam Malik, Sairi Saragih menuturkan, kondisi pasien sudah membaik.

“Selebihnya sudah pulang dan yang tinggal Hendrik dan kondisinya juga sudah membaik,” ujarnya.
Di RSU Mitra Sejati, dirawat intensif di Ruang ICU yakni Ayu Andina (18), Agung (30), Fiona (18) dan Juliana (20). Sedangkan Ayu Andina sudah pindah ruangan dari Ruang ICU ke ruangan umum.

Dokter yang menangani korban, dr Arih Ginting mengaku, semua pasien mendapatkan perawatan intensifn
Wakil Pembantu Direktur III RS Mitra Sejati, Akhwan mengaku, penyebabnya belum diketahui dan masih dalam penyelidikan.
Sementara itu, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Medan masih melakukan uji makanan yang menyebabkan keracunan. Kabid Pemeriksaan dan Penyidikan BBPOM Medan Setia Murni mengatakan, sampel makanan baru diterima dan akan dilakukan pengujiannya melalui uji laboratorium.

“Ada makanan seperti ikan tongkol, nasi, tempe, buncis dan lainnya yang akan diuji di laboratorium. Untuk melihat dari mana penyebabnya,” ujar Setia Murni.

Namun, karena makanan yang akan diuji sudah basi, maka tidak dilakukan dengan uji mikrobiologi.

“Tetapi akan dilihat melalui uji kimia apakah ada cemaran kimianya atau tidak. Jadi belum bisa disimpulkan apa hasilnya,” katanya.
“Kita hanya membantu melakukan uji laboratorium. Untuk pengujian membutuhkan waktu 3 hari. Untuk pengujian kimia ini minimal dalam waktu 3 hari hasilnya baru keluar,” jelasnya.

Sementara, Pengamat Kesehatan, dr Delyuzar menambahkan belum bisa dipastikan apakah makanan tercemar bakteri atau bahan kimia berbahaya.
“Keracunan ada dua macam. Ada disebabkan bakteri dan ada juga karena makanan mengandung zat kimia berbahaya,” terangnya.
Untuk itu perlu dilakukan uji sample makanan di laboratorium.

“Memastikannya harus di laboratorium agar diketahui apa penyebabnya dan bagaimana makanan itu bisa tercemar. Namun yang pasti, ikan tongkol tidak ada mengandung racun. Kemungkinan, cara penyajian makanannya atau saat proses memasaknya yang tidak baik,” ucapnya lagi.

Namun, perlu diketahui tanda-tanda makanan yang telah terkontaminasi bakteri misalnya daging atau ikan yang sudah berbau, tampilan makanan yang lain dari biasanya. Contohnya, masakan yang mengandung kadar air tinggi, biasanya menyebabkan munculnya jamur.

“Untuk para penyuka makanan setengah masak, juga harus berhati-hati. Tidak semua olahan makanan yang masih mentah bagus untuk badan karena masih mengandung bakteri yang belum hancur selama proses memasak. Makanan juga bisa terkontaminasi bakteri, meski ada batas pemakaian di produk makanan,” bebernya. (jon/mag-11)

Dijemput Maut Usai Kencan

Ponidi (41), warga Sei Rotan, Dusun VI, Percut Sei Tuan, ditemukan tewas di dalam kamar Hotel Citra, Jalan Letda Sudjono, Senin (16/4) dini hari.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, pria berbadan gemuk itu masuk hotel, Minggu (15/4) sekira pukul 10.00 WIB dengan teman wanitanya bernama Julia (15), juga warga Sei Rotan, Dusun VI, Percut Sei Tuan.

Namun, Senin pukul 00.10 WIB Ponidi sudah ditemukan tewas di dalam kamar Hotel Citra 405 di lantai IV.  Sementara teman wanita Ponidi, Julia mengaku, datang ke hotel untuk menginap sekaligus bercinta dengan Ponidi.

“Setelah membayar uang penginapan hotel kami berdua langsung masuk ke kamar yang berada di lantai IV. Setelah berada di dalam kamar, Ponidi rebahan sejenak sambil mengobrol kepada saya. Usai mengobrol Ponidi mengeluarkan Viagra dan jamu berbentuk tablet (2 tablet). Setelah meminum Viagra Ponidi pun mengajak saya untuk melakukan hubungan intim,” ujar wanita bertubuh langsing itu.

Menurut Julia, selama satu jam melakukan hubungan intim hingga beberapa kali, Ponidi istirahat selama setengah jam. Selang setengah jam kemudian, setelah staminanya kembali pulih Ponidi kembali mengajak untuk bercinta dengan menyalurkan sahwatnya untuk kesekian kalinya. “Setengah jam berlalu, Ponidi berhenti selama lima menit. Kemudian Ponidi pergi ke kamar mandi. Seusai dari kamar mandi Ponidi beristirahat di atas tempat tidur. Kemudian, saat tertidur saya terkejut mengapa tubuhnya kejang-kejang. Saya panik dan mencoba untuk membangunkannya. Karena tidak ada respon saya langsung memanggil resepsionis hotel bernama Agam (32). Agam pun langsung menuju ke kamar kami. Agam juga terlihat panik dan memanggil polisi,” tutur Julia.   Kapolsekta Percut Sei Tuan, Maringan Simajuntak melalui Kanit Reskrim, AKP Faidhir Chan mengatakan, korban ditemukan sudah meninggal dunia dengan posisi telentang di tempat tidur, mulut mengeluarkan busa dan wajah sudah membiru.

“Saksi sudah tiga orang kita periksa yakni, pemilik hotel bernama Acai (52) reseptionis hotel Agam dan teman kencannya, Julia. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap korban tidak ada tanda-tanda penganiayaan atau pun kekerasan. Tidak ada barang bukti apapun yang kita ambil dari lokasi kejadian. Namun kasus ini terus kita selidiki apakah korban meninggal akibat mengkomsumsi obat kuat,” pungkasnya. (gus)