31 C
Medan
Tuesday, April 7, 2026
Home Blog Page 13667

Guru MI Pakpak Bharat Dibina

PAKPAK BHARAT-Kementerian agama Kabupaten Pakpak Bharat melalui Seksi Kependidikan Agama Islam (Kependais) dan Pemberdayaan Masjid melaksanakan pembinaan guru mata pelajaran Madrasah Iftida’iah (MI). Acara dilakukan di MTs Sukarame, Selasa (10/4)  diikuti sebanyak 30 orang peserta terdiri guru mata pelajaran umum pada MI . Pembinaan  ini merupakan kegiatan pertama yang diselenggarakan oleh seksi Kependais dan Peminaan Masjid  mengawali  tahun anggaran 2012.

Hadir dalam acara dimaksud  Kakankemenag Kabupaten Pakpak Bharat Drs. Saidup Kudadiri, MM, Dra Farida Ros br Purba (Kasi Kependais dan Pembinaan Masjid), menghadirkan narasumber Drs Fahrizal dan Supriyanto Spd.

Acara pembukaan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh  Sihar Manik dilanjutkan dengan laporan Ketua Panitia Pelaksana oleh Dra Farida Ros Purba, M.pd. Dalam  laporannya beliau mengucapkan terima kasih atas kehadiran para peserta dalam pelaksanaan pembinaan ini.  Dia menegaskan bahwa guru dituntut harus kwalitatif, inovatif, aktif, kreatif, dan interaktif yang akhirnya menjadi guru yang profesional.

Dikatakannya guru merupakan profesi yang sangat mulia dalam membentuk akhlak serta moral bangsa, guru merupakan ujung tombak pendidikan. Maksud dan tujuan pembinaan  ini adalah untuk mewujudkan guru  yang profesional pada bidang ahlinya, meningkatkan kualitas pendidikan  mata pelajaran umum dan terlaksananya manajemen pendidikan dan administrasi pada Madrasah iftida’iah dengan baik dan benar.

Sementara itu Kakankemenag Drs Saidup Kudadiri, MM dalam sambutannya menjelaskan bahwa ada lima rencana strategis kementerian agama dalam rangka melaksanakan tugas, pokok dan fungsi (Tupoksi) yakni, peningkatan kehidupan beragama, peningkatan kerukunan umat beragama, peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan,  peningkatan kualitas pelayanan haji, dan tatakelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa.  Salah satu upaya peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan adalah dengan melakukan pembinaan dan pelatihan, diantaranya adalah pembinaan guru mata pelajaran maderasah iftida’iah.

Pembinaan ini sangat bermanfaat bagi guru mata pelajaran umum pada madrasah tingkat dasar (MI) untuk menambah pengetahuan dan wawasan serta pengalaman yang baru dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan mata pelajaran umum pada madrasah tingkat dasar serta meningkatkan kompetensi guru  dalam  penguasaan materi dan penerapan metode pembelajaran. Pada akhir  arahannya, Saidup mengajak seluruh peserta agar bersama-sama berjuang untuk mempertahankan dan mengobarkan kalimat Tauhid  dengan tetap mempertahankan keberadaan Madrasah. (mag-14)

Satu Tewas Terjatuh

Gempa Hajar Aceh, Warga Teringat Bencana 2004

MEDAN-Gempa hebat yang menghajar Aceh kemarin kembali membangunkan memori warga Indonesia pada bencana 2004 lalu. Medan yang terkena imbas goyangan bumi itu langsung membuat warga panik. Di Sumatera Barat, satu orang pun dinyatakan tewas setelah terkejut dan terjatuh akibat gempa kemarin.

Adalah Kutar (69) warga Sungai Sariak, Sungai Garian Malai Lima Suku, Kecamatan Batang Kasan, Kabupaten Padangpariaman, yang dinyatakan tewas. Saat gempa susulan dengan kekuatan 8,8 SR, dia panik dan ingin menyelamatkan diri. Kutar tewas terjatuh saat menyelamatkan diri ke daerah aman berjarak sekitar satu kilometer dari rumahnya.

Saat beristirahat, Kutar duduk di ujung sebuah jembatan. Nah, saat terjadi gempa susulan, korban terkejut lalu terjatuh masuk ke dalam sungai yang diperkirakan tingginya lima meter.

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni yang dikonfirmasi soal itu, mengakui ada warganya yang meninggal ketika menyelamatkan diri ke daerah aman, usai gempa. “Meskipun masyarakat telah mencoba menyelamatkannya, tapi nyawa Kutar tetap tidak tertolong,” ujar ketika dihubungi Padang Ekspres (grup Sumut Pos), kemarin.

Warga Berhamburan tanpa Arah
Di Medan, aparat Pemko Medan dan Anggota DPRD Medan serta stafnya berhamburan keluar gedung saat gempa terjadi. “Kalau panik, ya, jelas paniklah!” ujar Sekdako Medan Ir Syaiful Bahri.

Sementara di luar kantor, sejumlah staf di Pemko Medan juga tampak panik. Mereka berdiri di luar gedung sambil berpegangan dengan temannya. “Lihat itu lampu hias di atas goyang-goyang. Keras kali ini gempanya,” imbuh seorang perempuan berjilbab menunjuk ke arah lampu yang berada di ruang tengah kantor Pemko Medan.

Kejadian serupa terlihat juga di  Sun Plaza. Sebagian besar para pegawai yang memakai seragam warna pink terlihat berkumpul di Jalan Diponegoro atau tepatnya di pintu samping Sun Plaza yang biasanya dijadikan sebagai pintu keluar. Bahkan, ada beberapa pengunjung yang sedang bersantai di kafe yang ada di Sun Plaza mencoba untuk kabur begitu saja. Tentu saja pelayan kafe tersebut tidak memperbolehkan sebelum membayar.

Dan dengan terburu-buru, mereka membayar lalu lari tunggang langgang. Bukan hanya di plaza, sebagian penghuni hotel di Grand Aston juga terlihat panik. Tetapi, karena hotel bintang 5 ini memiliki teknologi bangunan antigempa, sehingga pengamanan ini dapat meminimalisir akibat gempa.

“Kita memiliki safety saat gempa terjadi. Selain itu, kita juga memiliki titik kumpul saat gempa terjadi,” ujar Public Relation Office Grand Aston Hotel Medan, Cindi.

Pasien ICU hanya Bisa Pasrah
Peristiwa menyedihkan terjadi di beberapa rumah sakit di Medan. Sebut saja RS dr Pirngadi. Di rumah sakit miliki pemerintah ini pasien yang masih dirawat lari berhamburan keluar ruangan.

Suasana pun semakin kacau ketika pasien yang berada di lantai delapan ingin menyelamatkan diri dengan bantuan perawat atau keluarga mereka. Mereka berbondong-bondong keluar ruang perawatan menuju lift. Tapi, begitu saling berebut dan berdesakan masuk ke dalam lift, ternyata liftnya mati akibat gempa.

Mereka semakin kalut dan mencari jalan alternatif lain dengan menuruni tangga darurat. “Ayo cepat, ayo cepat!” teriak keluarga dan perawat.

Bagi pasien yang menggunakan kursi roda, terpaksa harus dibantu beberapa orang menuruni tangga satu per satu. Bahkan, karena banyaknya tangga yang dituruni, akhirnya pasien yang berada di kursi roda terpaksa digendong oleh pihak keluarganya.

Sedangkan pasien ICU yang berada di lantai empat, hanya bisa pasrah. Selain mereka tak menyadari gempa, kondisinya memang banyak yang koma dan tak sadarkan diri. Tapi, para keluarga pasien ICU yang berada di lantai empat memilih untuk menyelamatkan diri dan meninggalkan keluarga mereka yang tengah koma di ICU. Sedangkan para perawat jaga di ruangan ICU, lebih memilih pasrah dan tetap menjaga pasien mereka dengan wajah takut dan cemas.

Belum lagi para pasien patah kaki dan luka parah akibat korban kecelakaan. Pasien yang patah kaki hanya bisa berteriak-teriak menyebut nama Tuhan. Sebab, mereka tak mungkin diselamatkan keluar gedung karena kakinya menggunakan pen (untuk penyanggah tulang patah). Begitu juga pasien yang luka parah. Hanya keluarga yang menjaga mereka yang menyelamatkan diri keluar gedung.

Penyelamatan keluar gedung juga dilakukan terhadap beberapa pasien stroke. Salah seorang pasien bernama boru Pasaribu yang dirawat di lantai VII karena menderita stroke. Ia turun dari lantai VII dibantu salah seorang Satpam. Saat menuruni tangga, ia tak henti-hentinya menangis.

Begitu berhasil keluar gedung, wajahnya tampak lemas dan pucat. “Mungkin ibu saya merasa trauma karena menjadi salah seorang korban gempa dan tsunami di Aceh pada 2004 lalu,” ujar anaknya.

Sementara itu, Wadir Pelayanan Medis RSUD dr Pirngadi Medan dr Amran SpJP (K) membantah kalau perawat tidak mempedulikan para pasien saat terjadinya gempa tersebut. “Kalau perawat yang menyelamatkan diri itu adalah perawat yang bertugas di luar ruangan. Tapi, perawat di ruangan ICU,NICU,ICCU dan ruangan intensif lainnya tetap berada diruangan, mereka tidak keluar,” kata Amran.

Dilarang Beraktivitas di Jalan Tol
Selain di rumah sakit, kepanikan juga terjadi di Mapolresta Medan dan berbagai tempat lainnya. Praktis, seluruh Kota Medan dalam suasana panik. Dan, kepanikan itu tidak hanya terjadi di gedung, di jalan raya kepanikan juga tak hilang. Salah satunya di ruas jalan tol.

Seperti yang dialami wartawan koran ini saat hendak masuk ke pintu gerbang tol Tanjungmulia. Begitu wartawan koran ini masuk ke dalam gerbang tol tersebut dan berhasil mendapatkan karcis masuk tol, saat itu kekuatan gempa semakin terasa kencang.

Petugas PT Jasa Marga yang tadinya berada di dalam pintu loket karcis, langsung keluar dan berdiri di sisi samping untuk menghalau kendaraan yang akan masuk. Beberapa saat kemudian, petugas mengumumkan melalui pengeras suara kepada para pengemudi untuk tidak melanjutkan kendaraannya karena sedang gempa. “Kami mohon maaf kepada para pengemudi yang mau masuk pintu gerbang, harap bersabar dulu di tempatnya, karena saat ini sedang gempa,” ujar petugas loket tersebut memberi informasi.

Tak ayal, antrean panjang pun terjadi di pintu masuk tol karena menunggu gempa berhenti. Antrean panjang itu terjadi hingga ke pertigaan lampu merah antara Jalan Brayan-Jalan Cemara dan Jalan Tanjungmulia. Bunyi klakson bersahutan terdengar dari pengendara di pertigaan lampu merah tersebut karena jalan mereka terhalangi oleh kendaraan yang mengantre panjang menuju jalan tol Tanjungmulia. (rpg/adl/gus/ram/rud/mag-11/jon/ari/ila)

Dua Gempa Besar, 16 Kali Gempa Susulan

Menurut catatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Badann Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sedikitnya terjadi dua gempa dengan kekuatan diatas 8 skala ritcher (SR). Bersyukur, kejadian seperti tsunami 2004 tidak terulang.

Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan ada 16 kali gempa susulan dengan gempa awal berkekuatan 8,5 SR pada pukul 15.38. Dari gempa pertama itu lantas diikuti dengan lima gempa susulan yang kekuatannya lebih rendah. “Setelah itu, gempa susulan menguat menjadi 8,8 SR pukul 17.43,” ujarnya.

Nah, dari gempa kedua yang sangat besar itu diikuti dengan
gempa susulan sebanyak 11 kali. Tidak hanya BMKG, besarnya kekuatan gempa membuat beberapa instansi seperti Pacific Tsunami Warning System (PTWC) di Hawaii juga mengeluarkan peringatan dini Tsunami.

Peringatan untuk waspada dan menghindari daerah tepi laut juga berlaku di beberapa negara tetangga. Mulai dari Malaysia, Myanmar, Thailand, India, hingga Sri Lanka. Bersyukur, air bah tidak terjadi hingga dicabutnya peringatan tsunami menjelang malam. Namun, Sutopo mengatakan tsunami sempat terjadi meski kecil.

Dia menjelaskan, tsunami tersebut dilaporkan oleh Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal) terjadi pukul 17.00. Diawali dengan surutnya air laut di beberapa tempat lantas terjadi tsunami di Lahewa, Nias Utara setinggi 1 meter, dan Meulaboh 1,02 meter.

Sedangkan versi BMKG, di jam yang sama terdeteksi tsunami di Sabang setinggi 0,06 meter dan Meulaboh pukul 17.04 tidak lebih tinggi dari 0.8 meter. Di luar beberapa tempat itu dilaporkan tidak terjadi Tsunami. “Meski gempanya besar, tsunaminya tidak terlalu besar,” imbuhnya.

Bukan tanpa alasan kenapa air bah tidak menyapu beberapa lokasi di pantai barat Aceh dan Sumatera Barat. Kenapa? Berdasarkan analisis beberapa pakar gempa dari ITB dan Australia-Indonesia Facility for Disaster Reduction (AIFDR), gempa disebabkan sesar geser. Bukan sesar naik (bukan mega trust) sehingga potensi tsunami tidak terlalu besar.

Apalagi, lokasinya di bagian luar dari daerah pertemuan lempeng (outer rise earthquake). “Kejadian gempa 8,5 SR yang diikuti dengan gempa 8,8 SR dua jam kemudian terjadi di bagian lempeng Indo Australia. Makin menjauhnya gempa ke barat maka potensi tsunami juga berkurang,” tuturnya.

SBY Bersyukur Early Warning System Berjalan
Gempa bumi yang mengguncang Aceh menjadi bahan perbincangan saat pertemuan bilateral Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Perdana Menteri Inggris David Cameron. Saat gempa terjadi, Cameron baru saja tiba di Istana Merdeka dalam rangkaian kunjungan kenegaraannya.

“Saya ingin menyampaikan satu hal karena beliau menanyakan kepada saya seputar terjadinya gempa bumi yang terjadi di wilayah aceh atau tepatnya di baratdaya Aceh,” kata SBY di awal keterangan usai pertemuan bilateral.
SBY mengaku sudah bisa berkomunikasi dengan pangdam tidak lama setelah gempa terjadi. Namun belum berhasil menghubungi gubernur Aceh.

“Situasinya terkendali, under control. Memang ada sedikit kepanikan tapi masyarakat Aceh bisa menuju ke tempat-tempat yang aman,” katanya.
Presiden langsung menugaskan kepala BNPB segera terbang ke Aceh untuk memastikan situasi dan mengambil tindakan yang diperlukan. “Early warning system was working well,” katanya.

Saat giliran berbicara PM Cameron menyatakan kesiapannya untuk memberikan bantuan kepada Indonesia dalam musibah gempa bumi di Aceh. “Saya sangat concern dengan laporan gempa bumi di Aceh. Inggris siap membantu dan kita akan berdiri bersama rakyat Indonesia dan pemerintah Indonesia,” katanya. (dim/wir/fal)

Sewindu

Oleh: Ramadhan Batubara
Redaktur Pelaksana Sumut Pos

Riza Fauzi warga Pantonlabu, Aceh Utara, sewindu yang lalu nyaris tak bisa berkata. Riza yang saat itu masih menjadi mahasiswa Teknik Geodesi UGM Jogjakarta terdiam mendengar kabar. Banda Aceh hancur lebur akibat gempa dan tsunami. Ya, saat itu 26 Desember 2004.

Kampung Riza di Pantonlabu berjarak kurang lebih tujuh jam perjalanan dari ibu kota Nanggroe Aceh Darussalam itu, namun bukan berarti dia tidak panik. Di Kutaraja – nama lain Banda Aceh – ada pujaan hatinya. Seorang mahasiswa Teknik Kimia Unsyiah. Dan, sang kekasih tinggal di kawasan Darussalam yang jelas-jelas dikabarkan hancur.

Sekian waktu berjalan, sang kekasih juga tak memberi kabar. Riza terus mencari tahu, tapi kekasihnya itu bak ditelan bumi.

Hingga setelah beberapa pekan terlewati, Riza mendapat kabar. Kekasihnya itu terlihat di sebuah penampungan pengungsi yang ada di Banda Aceh. Seorang kerabat melihat kekasihnya itu duduk di depan tenda sambil memeluk boneka. Riza langsung pulang ke Aceh.

Selang sebulan, Riza kembali lagi ke Jogja. Meski tak berhasil menemukan, tapi dia yakin kekasihnya itu masih hidup. Dia menyerah mencari tapi tidak menyerah untuk menanti kabar. “Boneka yang dipeluknya itu, boneka yang kukasih,” kata Riza saat itu pada saya, matanya terlihat berkaca.
Sayang, ketika saya dan Riza berpisah empat tahun lalu, kekasihnya itu juga belum ditemukan.

Kini, setelah delapan tahun berlalu, gempa hebat kembali menghajar Aceh. Saya hubungi Riza, tetapi telepon selulernya tidak aktif. Saya mencari tahu kabarnya dari sekian kawan, juga nihil. Setahu saya, tempo hari dia telah diterima sebagai pegawai Negeri Sipil di Jakarta.

Begitulah, dua gempa hebat dan disusul sekian gempa lainnya yang terjadi kemarin langsung membangkitkan memori saya pada bencana 2004 lalu. Masih terbayang dalam ingatan saya bagaimana warga yang berlari, menaiki gedung, hingga berlindung di masjid. Belum lagi, korban yang mencapai ratusan ribu nyawa. Bayangkan, ratusan ribu nyawa!

Mungkin perasaan saya dirasakan sebagian besar warga di Medan. Setidaknya, saya melihat kepanikan yang luar biasa. Mereka yang ada di mal, hotel, gedung pemerintahan, dan gedung lainnya berhamburan. Wajar kalau ada gempa orang keluar gedung atau rumah, tapi suasana kemarin memang cukup berbeda.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun langsung buka suara. Dia yang melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Inggris, David Cameron, mengungkapkan kelegaannya karena kejadian tersebut tidak seperti 2004 lalu. “Situasinya terkendali, under control,” katanya.

Kenyataannya, warga Medan tetap saja panik. Memori 2004 memang masih terjaga baik di kepala. Pun, kisah yang dialami Riza tadi bagi saya. Dan, semua itu bagi saya adalah hal baik. Setidaknya, kejadian ini menyadarkan warga dan pemerintah kota kalau jalan untuk selamat adalah sesuatu yang penting. Tangga darurat atau pintu darurat di setiap gedung adalah mutlak. Itu saja. (*)

Berkat Tendangan Maut Muntari

VERONA- AC Milan sementara menguasai puncak klasemen usai menang 1-0 atas Chievo Verona. Gol kemenangan Rossoneri dicetak Sulley Muntari.
Dalam laga yang dihelat di Marc Antonio Bentegodi, Rabu (11/4) dinihari WIB, Muntari mencetak gol di menit ketujuh dan bertahan hingga laga usai.

Dengan raihan tiga poin ini Milan sementara berada di pucuk Seri A dengan 67 poin dari 32 laganya, unggul dua angka dari Juventus yang baru bertanding Kamis dinihari WIB nanti melawan Lazio. Sementara itu Chievo tertahan di urutan ke-9 dengan 42 poin.

Baru tujuh menit laga berjalan Milan sudah unggul. Dari sebuah serangan balik, bola mendarat di kaki Muntari dan usai 1-2 kali sentuhan, Muntari melepaskan sepakan kaki kiri keras dari jarak jauh dan menembus pojok kanan gawang Chievo.

Empat menit setelahnya Sergio Pellisier mengancam gawang Christian Abbiati lewat sebuah sepakan dari jarak 30 yard tapi masih melayang tipis di atas mistar.

Di menit 25 Abbiati kembali mendapat ancaman dari Chievo dan kali ini Alberto Paloschi melepaskan sepakan dari jarak dekat, tapi masih bisa ditepis oleh Abbiati.

Giliran Robinho yang punya peluang di menit 36. Meliuk-liuk di pertahanan Chievo, kemudian striker Brasil itu melepaskan sepakan keras yang masih terhadang kaki Stefan Sorrentino.

Lagi-lagi kiper 33 tahun itu jadi penyelamat gawang Milan lewat sebuah save di menit 42 atas tembakan Pellissier di dalam kotak penalti.

Semenit sebelum turun minum Chievo nyaris saja membuat gol penyama kedudukan lewat kesempatan emas Luca Rigoni. Rigoni yang mendapat bola di kotak penalti melepaskan sepakan tapi sayang masih menyamping di sisi kiri gawang Abbiati.

Lima menit setelah restart tembakan keras Pellisier dari luar kotak penalti masih bisa terhadang kaki Abbiati dan selamatlah gawang Milan dari kebobolan.

Setelahnya Chievo berupaya mencetak gol dengan terus menggempur pertahanan Milan, sementara tim tamu sesekali melancarkan serangan balik. Di menit 75 Milan melalu Ibra mengancam gawang Chievo. Tapi tembakan melengkungnya masih tak menemui sasaran.

Hingga pertandingan berakhir skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Milan dan mereka sementara menduduki puncak klasemen dengan keunggulan dua poin dari Juventus.

Di tempat terpisah Kiper Chievo Stefano Sorrentino mengakui tendangan Sulley Muntari yang membobol gawangnya hampir mustahil dihentikan.(bbs)
“Tendangan yang dilepaskannya sangat keras,” ujar mantan kiper Torino tersebut. “Bola itu melesat dari kakinya ke gawang dalam waktu yang sangat singkat,” sambungnya.

Sorrentino sebenarnya tidak banyak ‘bekerja’ dalam laga di Marc’Antonio Bentegodi itu, karena Rossoneri hanya melepaskan lima tembakan, yang dua di antaranya mengarah ke gawangnya. Melihat kenyataan tersebut, ditambah dengan 13 peluang yang diciptakan timnya, Sorrentino merasa kekalahan 0-1 seharusnya tidak sampai terjadi.

“Sangat mengecewakan karena kami gagal mendapatkan setidaknya satu poin,” imbuhnya. “Kami bermain hebat, tapi kalah oleh gol yang tercipta dari tembakan pertama Milan di laga itu,” pungksnya. (bbs)

Kejar Poin

Bologna v Cagliari

BOLOGNA- Berada di posisi aman zona degradasi, Bologna dan Cagliari sama-sama ingin menambah poin dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Renato Dall’Arca, Jumat (13/4) WIB. Dengan kemenangan 3-1 atas Lazio di Roma beberapa waktu lalu menjadi modal untuk menghadapi Cagliari.

Dalam pertandingan itu Bologna meraih dua poin dari empat pertandingan mereka. Namun demikian, Bologna juga sempat kalah atas Palermo dengan skor 1-3 di kandang musim ini sebelum mereka kemudian bermain imbang 0-0 di Serie B Italia.

Pelatih Bologna Stefano Pioli mengatakan meskipun posisi mereka dalam keadaan aman, tapi kemenangan harus diraih. Ini bertujuan untuk menambah poin di klasemen sementara Liga Italia. Selain itu saat ini Stefano juga dipusingkan dengan beberapa pemainnya yang akan absen semisal Marco Di Vaio, Jose Angel Crespo, Federico Casarini, Mikael Antonsson dan Rene Khrin. Mereka semua tidak dimainkan saat menghadapi Cagliari dikarenakan mengalami cedera.

Sementara itu Cagliari juga termasuk tim kuat. Soalnya saat bermain dengan Inter Milan, Cagliari bisa menyamakan skor 2-2. Pelatih Cagliari Massimo Ficcadenti memuji karakter timnya yang tetap soal dalam setiap pertandingan.

Namun, pasca kartu merah yang diterima pemain andalannya Mauricio Pinilla, beberapa mental pemain juga agak lemah. Tapi hal itu tidak membuat semangat Cagliari menjadi kendor, melainkan membangun mental pemain yang baik dalam bermain.

Dalam pertandingan ini meskipun pemain andalannya Daniele Dessena, Rui Sampaio dan Sebastian Eriksson tidak dimainkan karena cedera, namun Cagliari optimis bisa menang saat menghadapi tuan rumah. Saat ini Bologan berada di posisi ke 14 klasemen sementara Liga Italia dengan poin 37, sementara Cagliari berada di posisi ke 12 dengan perolehan poin 38. (bbs)

480 Hari Tanpa Kekalahan

Andrea Pirlo mencatatkan sebuah prestasi hebat bersama Juventus, yaitu belum pernah tersentuh kekalahan sejak 18 Desember 2010.

Gelandang veteran yang direkrut La Vecchia Signora dari AC Milan musim panas kemarin itu terakhir kali merasakan kekalahan 480 hari lalu ketika Rossoneri ditaklukkan AS Roma 0-1 di San Siro.

Pencetak gol dalam laga tersebut adalah Marco Borriello, yang kini menjadi rekan setim Pirlo di Juventus Arena. Laga Milan-Roma itu diwasiti oleh Antonio Damato, wasit yang akan memimpin duel Juve-Lazio.

Juventus, yang belum terkalahkan di Serie A musim ini, terakhir kali tunduk dari lawannya adalah saat kalah 0-1 di kandang Parma pada 15 Mei 2011 silam.(bbs)

Pimpinan KPK dan Mabes Polri Dijadwalkan Jadi Pembicara

KPKPos dan Polri Watch Gelar Seminar Pencegahan Korupsi

MEDAN- Unsur Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadwalkan tampil menjadi pembicara dalam Seminar Nasional Pencegahan Tindak Pidana Korupsi Aparatur Negara, di Balai Citra Hotel Tiara, Medan , Sabtu (14/4).

Seminar yang selenggarakan Surat Kabar Mingguan KPKPos dan Polri Watch ini juga akan menghadirkan pembicara lainnya dari Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Indonesia Corruption Watch (ICW), dan Dr Eggi Sudjana SH Msi dari unsur advokat.

Ketua Panitia Seminar, Khomaidi Hambali didampingi Sekretaris Arie Nurwanto mengatakan, Plt Gubernur Sumatera Utara bersama Kapolda Sumatera Utara dan Kajati Sumatera Utara diharapkan hadir untuk memberikan kata sambutan di acara pembukaan seminar nantinya.

Seminar ini mengundang ratusan peserta dari unsur pemerintahan dan lembaga negara, pimpinan perguruan tinggi, partai politik, LSM, mahasiswa, dan pers.

“Sekitar 300-an undangan sudah kita sebar untuk seminar yang akan dimoderatori  advokat kondang, Dr Hinca Panjaitan ini, termasuk undangan kepada para bupati/wali kota, Kapolres, dan Kajari di Sumatera Utara,” sebut Khomaidi, Selasa (10/4).

Sementara itu Pimpinan Umum KPKPos Iskandar ST didampingi Ketua Lembaga Pemantau Kinerja Polri Polri Watch Ikhwaluddin Simatupang menjelaskan dasar pemikiran diadakannya seminar ini karena korupsi merupakan sebuah kejahatan yang memiliki dampak luar biasa terhadap segala tatanan kehidupan baik berbangsa dan bernegara maupun hidup dan kehidupan sosial kemasyarakatan.

“Bangsa Indonesia adalah salah satu bangsa dengan tingkat korupsi yang sangat tinggi. Dan sampai detik ini bangsa Indonesia belum juga mampu keluar dari lingkaran setan kejahatan korupsi. Budaya korupsi begitu menggurita di semua sendi kehidupan masyarakat terlebih di dalam pemerintahan,” bebernya.

Pemberantasan korupsi juga berjalan sangat lamban bahkan terkesan jalan di tempat. Tidak ada perubahan signifikan terhadap penurunan angka korupsi, justru yang terjadi angka korupsi semakin bertambah.

Atas keadaan-keadaan ini maka upaya pencegahan tindak pidana korupsi menjadi sangat signifikan dan relevan untuk selalu didiskusikan. Dibutuhkan inventarisasi faktor penyebab tindak pidana korupsi dan apa upaya untuk meniadakan faktor penyebab korupsi tersebut.

Melalui seminar nasional ini, diharapkan dapat menemukan metode pencegahan tindak pidana korupsi di tingkat aparatur negara dan meningkatkan sosial kontrol mayarakat dan aparatur negara dalam setiap kebijakan pengelolaan keuangan negara atau daerah.

Lewat seminar ini juga diharapkan tumbuh kesadaran semua elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah tindak pidana korupsi, terutama para aparatur negara lebih termotivasi untuk mengontrol kinerjanya dari tindakan-tindakan yang mengarah pada tindak pidana korupsi. (ari)

Luis Enrique Enggan Mundur

Luis Enrique tidak akan mengundurkan diri dari posisinya sebagai pelatih AS Roma. Soalnya hingga saat ini dia masih masih merasa mendapatkan kepercayaan para pemain.

Giallorossi dipermalukan tim papan bawah Lecce 4-2 akhir pekan kemarin, dan menyulut spekulasi jika pelatih asal Spanyol itu bakal mundur, namun Luis Enrique dengan tegas membantahnya.

“Para pemain masih mengikuti saya sebagaimana sebelumnya. Saat di mana saya paham jika mereka tak lagi bersama saya, maka Anda tak akan melihat saya ada di sini lagi,” ucapnya.

“Saya tak tertarik dengan kisah tentang pengunduran diri saya ini. Saya tak akan mundur jadi kalian bisa berhenti berhenti menanyakannya,” ungkapnya.
“Kalian di media ingin menciptakan perang antara saya dan direktur klub, tapi tak tertarik dengannya. Saat dibutuhkan pembicaraan dengan direktur, saya akan melakukannya secara pribadi. Saya hanya memikirkan membenahi tim,” bebernya.

“Saya tak malu dengan apapun. Saya bangga dengan pemain saya atas cara mereka berlatih dan juga atas kekecewaan yang saya lihat di wajah mereka ketika kalah dalam sebuah pertandingan,” tegas eks pelatih Barcelona B itu.

“Tak seorang pun bisa mengatakan tim ini tak bakal melakukan hal penting di masa depan. Semua pemain saya tampil baik, mereka tumbuh dan dalam waktu dua atau tiga tahun mereka akan tampil baik dengan siapapun pelatihnya,” ujarnya. (bbs)

Bulls Seruduk Knicks

CHICAGO – Memastikan satu tiket play-off, tak menjadikan permainan Chicago Bulls, lembek kala menjamu New York Knicks di United Center. Sementara, Philadelphia 76ers akhirnya menutup paceklik keterpurukan dengan mengalahkan New Jersey Nets.

Bulls yang bermain tanpa bintangnya, Derrick Rose, yang terkena cedera engkel kanan, tak kehabisan amunisi mumpuni untuk terus menggempur ring milik Knicks. Tapi, Bulls sempat dibikin bertekuk lutut di kuarter pertama, dengan kekalahan 22-25.

Tapi, tanduk Bulls baru mulai unjuk kemampuan di kuarter kedua. Knicks dibuat kocar-kacir dan merebut kuarter kedua, dengan skor 47-35. Hingga akhirnya ditutup kuarter keempat, Bulls menunaikan targetnya untuk bertahan di puncak klasemen wilayah Timur, dengan kemenangan 98-86.

Richard Hamilton dan Luo Deng, menjadi bintang Bulls, pagi ini (malam waktu setempat). Hamilton mengoleksi 20 poin, sementara Luo Deng mendulang 19 poin dan 10 rebound. Sedangkan di pihak Knicks, nampak Carmelo Anthony menjadi satu-satunya ‘New Yorker’ yang bisa membuat Bulls kesulitan dengan raihan 29 poin.

Beralih ke Prudential Center – kandang Nets, tak disangka 76ers mampu merebut kemenangan di markas lawan. 76ers juga akhirnya menghentikan catatan minor mereka di empat pertandingan terakhir.

76ers yang membawa serta pilar mereka – Kris Humphries, sempat mengimbangi tuan rumah di 25 menit pertama. Bahkan skor keduanya hingga kuarter pertama berakhir, berhenti di titik 20-20.

Tapi keadaan yang berbeda jauh, terjadi di kuarter kedua. Dengan fantastis, 76ers mempermalukan si empunya stadion, dengan menutup 25 menit kedua dengan skor 52-43. Hingga kuarter ketiga dan keempat, Nets gagal untuk menyalip perolehan angka 76ers, hingga akhirnya, pertandingan ditutup dengan angka 107-88 untuk kemenangan tim tamu. (bbs/jpnn)