Home Blog Page 13670

Herdiyanto Cs Berlatih di Jaya Raya

MEDAN-Guna meningkatkan kualitas para pemain Pelatda Sumut cabang bulutangkis, Pengprov Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sumut segera mengirimkan tiga pebulutangkisnya berlatih di Jawa. PB Jaya Raya akan tempat yang dipilih untuk para pebulutangkis.

Seperti diketahui sebelumnya dari 16 pebulutangkis Sumut yang lolos ke PON 2012, hanya tiga atlet yang ikut Pelatda di Medan. Mereka adalah Herdiyanto, Teguh dan Lucas. Sementara 13 lainnya sudah berlatih di klub-klub Jawa maupun Pelatnas Cipayung.

Menurut Pelatih Pelatda Sumut, Hendra Gunawan, Senin (12/4) kemarin, para pebulutangkis yang berlatih di Sumut selama ini tidak mendapat sparing partner yang sepadan. Karena itu mereka pun dipersiapkan untuk berlatih di Jawa yang merupakan pusat pelatihan para pebulutangkis nasional. “Lebih baik begitu karena mereka tidak mendapat sparing partner di Medan. Kalau di Jawa kan mereka bisa bertemu lawan-lawan yang sepadan,” kata Hendra.
PB Jaya Raya Jakarta selama ini bukan tempat yang asing bagi Herdiyanto maupun Lucas. Keduanya pernah berlatih di Jaya Raya beberapa tahun lalu. “Herdiyanto dan Lucas memang pernah menjadi berlatih di Jaya Raya. Tapi tidak demikian dengan Teguh Putra. Kalau jadi dikirim ini baru pertama kali dia berlatih ke Jawa,” katanya.

Selama ini menurut Hendra karena tidak punya sparing, tiga pebulutangkis itu dikirim ke kejuaraan luar daerah. Seperti Herdiyanto cs baru-baru ini diterjunkan ke Djarum Sirkuit Nasional di Jambi. “

Jika jadi bergabung ke Jaya Raya, Herdiyanto cs akan bergabung dengan pebulutangkis Sumut lainnya yang lebih dulu berada yakni Subhan Hasan dan M Nur Rofiq, dan Rizky Amelia.

Atlet-atlet lain yang lebih dulu berlatih di Jawa antara lain Rizky Delynugraha, Anneke Feinya Agustin dan Millicent IW (Pelatnas Cipayung) Erwin Wihardi, Julia Josephin Santosa (PB Shamrock Chandra Wijaya Jakarta), Bayu Pangestu, Arindah Sari (Djarum Jawa Tengah), Andriani (PB Mutiara Bandung), Afni Fadillah (Ragunan Jakarta) dan Widya Tiffany (PB Tangkas Jakarta). (mag-18)

Paradigma Ekonomi Indonesia Perlu Dikoreksi

International Labour Organization (ILO) menilai pemerintah Indonesia sangat lemah merespon sejumlah hal baik terkait perlindungan atas buruh migran maupun pengawasan ketenagakerjaan di tanah air.

Padahal sebagaimana dikemukakan Rekson Silaban secara khusus kepada koran ini disela-sela pertemuan reguler governing body (pertemuan dewan pengurus lengkap) ILO lewat email, Senin (2/4), secara makro sebenarnya ILO melihat ekonomi Indonesia cukup berhasil.
“Mereka juga melihat Indonesia memiliki potensi besar sebagai negara raksasa dunia. Namun sayangnya,  Indonesia masih lemah merespon masalah yang ada,” ungkap tokoh buruh Asia ini.

Demikian juga terkait  masalah memburuknya dampak buruh kontrak dan out sourching, ILO menurut Rekson, juga menyorotinya dengan sangat serius. Apalagi terkait  banyaknya buruh dan rakyat yang tidak punya akses ke jaminan sosial.

“Saya sampaikan bahwa sistem atau paradigma ekonomi Indonesia perlu dikoreksi. Sebab, kenapa pertumbuhan ekonomi yang tinggi, tidak berkolerasi terhadap kesejahteraan rakyat,” imbuhnya.

Oleh sebab itu, menanggapi hal ini, ILO meminta Indonesia sebagai negara G20, segera merealisasi komitmen janji G20. Diantaranya  fokus terhadap penciptaan lapangan kerja, dengan tentunya pekerjaan yang layak. Dan juga memberi cakupan jaminan sosial kepada semua rakyat (universal social security coverage). (gir)

Wahidin dan Harapan Mandiri ke Semifinal

MEDAN-Liga Basket Pelajar Zona Medan 2012 mulai mempertandingkan babak enam besar demi memperebutkan empat tiket ke semifinal. Selasa (2/4) kemarin, SMA Wahidin membuka peluang dengan menundukkan SMA Husni Thamrin 60-14 di Lapangan Sutomo 1 Medan. Kemenangan ini sekaligus menghentikan langkah SMA Husni Thamrin yang telah menelan dua kali kekalahan dan tak berpeluang ke semifinal.

Tanda-tanda kemenangan Wahidin sudah terlihat di kuarter awal. Starting five, Jimmy, Tony, Ricky Kosasih, Chandra dan Andy di awal mampu meninggalkan lawannya 12 angka. Dominasi itu semakin jelas di kuarter berikutnya. Dibuka dua lay up Jimmy dan Tony, Wahidin mulai menjauh. Dua kali steal Ricky Kosasih yang diakhirinya dengan lay up memperbesar selisih Wahidin. 31 angka ditorehkan di kuarter kedua.

Di kuarter ketiga, Husni Thamrin yang tertinggal jauh masih menyimpan asa untuk mengejar ketertinggalan. Lay up Ati menandakan Husni Thamrin belum menyerah. Tapi semangat telat Ati, Taneza, Chrisdianda, Michael dan Lietras kembali luruh karena Wahidin terus memperbesar defisit dengan torehan 48 angka. Begitu juga di kuarter pamungkas para pemain rotasi mampu menjaga keunggulan hingga laga berakhir 60-14.

Pelatih Husni Thamrin, Ali Gunawan mengakui anak asuhnya didominasi para pemain baru grogi. “Anak-anak demam panggung. Di press sedikit sudah lemah. Lalu tidak bisa lagi dengar instruksi pelatih,” tambah pria yang akrab disapa Akai itu.

Sementara itu Pelatih Wahidin, Hidayat Natasasmita mengaku pertahanannya masih cukup rapuh untuk ditembus. “Defence masih banyak yang bolong. Tidak adanya komunikasi. Tukar pemain pun terlambat,” katanya.

Menghadapi SMA Harapan Mandiri yang sebelumnya juga menundukkan SMA Husni Thamrin 46-36. Hidayat tetap mewaspadai lawannya dalam upaya menempati juara grup A. “Peluang besar tapi kadang-kadang situasi suka beda. Kondisi lapangan outdoor membuat orang kecil shooting dari luar. Jadi kita ubah strategi dengan penetrasi ke dalam,” tandasnya.

Sementara grup lainnya yang ditempati SMA Sutomo 1, SMA Hang Kesturi, dan SMA Methodist 2 beberapa kali harus menunda game karena hujan. Laga perdana mempertandingkan SMA Methodist 2 kontra SMA Hang Kesturi Medan 56-46. (mag-18)

ASSBI Sumut Jaring 61 Pemain U-15 Dan U-16

MEDAN-Asosiasi Sekolah Sepak Bola Indonesia (ASSBI) Sumut telah memilih 6i pemain usia muda dari hasil seleksi selama satu hari di Stadion Teladan Medan, Sabtu (31/3). Dari 61 pemain tersebut, dibagi dalam dua kategori yakni U-15 dan U-16.

“Mereka lolos untuk mengikuti seleksi tahap kedua. Namun kita belum tentukan berapa jumlah pemain yang akan kita bina untuk mengikuti dua even berbeda,” ungkap Ketua Umum Komisariat Daerah (Komda) ASSBI Sumut H Sumantraji, SH bersama Penanggungjawab Seleksi Drs Azam Nasution dan Ketua Panitia Seleksi Heri Haryanto kepada wartawan, Sabtu kemarin.

Untuk melakukan seleksi atau penjaringan bakat (talent scouting), ASSBI Sumut menunjuk pelatih senior Parlin Siagian, pelatih dan asisten pelatih klub Pro Duta asal Argentina Roberto Biachi dan Becha Santos serta Zulkhairi Lubis. Mereka dibantu beberapa pelatih dan juga pengurus ASSBI lainnya.
Roberto Bianchi mengaku sulit sekali memilih pemain hanya dalam beberapa jam seleksi. Karena dalam waktu singkat, kemampuan pemain belum keluar secara optimal. Namun pihaknya harus memutuskan.

“Saya berharap pemain yang tidak dipilih jangan putus asa. Kalian harus tetap semangat karena kalian masih muda dan punya banyak kesempatan untuk lebih baik lagi,” ungkap Bianchi dalam bahasa Argentina yang diterjemahkan asistennya Becha Santos.
Ketua Panitia Heri Haryanto mengatakan, seleksi diikuti lebih dari 500 pemain muda dari sekolah sepakbola se-Sumut.  (jun)

Jelajahi Objek Wisata dari Sabang Sampai Merauke

Adira Beauty X-Pedition

Kekayaan alam Indonesia nan indah yang terbentang dari Sabang hingga Merauke, belum tereksplor sepenuhnya. hal inilah yang akan diangkat Adira, salah satu perusahaan multifinance terkemuka di Indonesia, untuk mempromosikan panorama alam Indonesia.
Melalui program Adira Beauty X-Pedition, jelajah nusantara, Adira mencoba memberikan kontribusi nyata untuk bangsa dan negara, salah satunya dengan mempromosikan kekayaan dan keanekaragaman objek wisata nusantara.

“Ini merupakan bentuk kontribusi nyata kita bagi bangsa dan negara. Kita sadari alam Indonesia sangat menarik, tetapi belum diketahui secara menyeluruh di masyarakat kita,” ujar Wakil Kepala Wilayah Adira Finance Sumbagut, Achmad Effendy, kemarin.

Melalui Adira Beauty X-Pedition ini, Adira mengirimkan 8 orang dengan 3 mobil yang akan menjelajah Indonesia, mulai dari Sumatera hingga Sulawesi. Dengan waktu yang ditentukan lebih dari 3 bulan, atau tepatnya mulai 27 Maret (Sabang, Aceh) hingga Mei, atau sekitar 80 hari.

“Jarak yang kita tempuh sekitar 14 ribu Km dari Sabang hingga Merauke. Sedangkan untuk Sumut, kita akan menempuh jarak 700 Km,” kata Achmad.
Setelah menjelajah Aceh, kini tim dari Adira Beauty X-Pedition, sudah memasuki Sumut, dan akan menjelajah berbagai kekayaan alam Sumut, yang sudah terkenal di skala internasional.

Bertempat di Rumah Makan Koki Sunda, Senin (2/4) kemarin, petinggi Adira Finance melepas tim penjelajah ini. “Tim akan mulai menjelajahi berbagai daerah pariwisata, mulai dari Brastagi, Toba, Samosir, dan lainnya,” ungkap Ketua Tim Penjelajah Adira Finance, Dori.

Dirinya menjelaskan, nantinya tim ini akan menjelajah mulai dari Penangkaran Buaya, Gereja India, Istana Maimun, Air Terjun Sipiso-piso, Bukit Gundaling, Danau Lau Kawar, Samosir, dan Aek Buru yang terletak di Rantau Prapat. Dan setelah itu, tim akan menjelajah kawasan Pekan Baru.
“Bukan hanya menjelajah, kita juga akan menuliskan perjalanan dan objek wisata yang kita kunjungi, sehingga masyarakat semakin berminat mengunjungi daerah pariwisata di Indonesia. Dan hasil tulisan kita dapat dilihat di www.adirafacesofinddonesia.com,” ungkap Dori.
Bukan hanya tulisan, foto yang menarik juga dapat dilihat melalui website ini.

Pelaksanaan ekpedisi ini, selain sebagai bentuk menunjang pariwisata nasional, juga memberikan dampak positif bagi perusahaan multifinance ini. (ram)

Nazaruddin Dituntut Tujuh Tahun Penjara

JAKARTA- Terdakwa suap wisma atlet sea games M Nazaruddin harus membayar mahal sikap bengalnya. Oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), dia dituntut tujuh tahun penjara dan denda Rp300 juta subsider enam bulan kurungan. Salah satu faktor pemberat adalah tidak kooperatifnya mantan bendahara umum Partai Demokrat (PD) itu.

Dalam persidangan kemarin, Jaksa Kadek Wiradana menyebut beberapa pertimbangan kenapa tuntutan tujuh tahun penjara itu pantas untuk Nazaruddin. Dia bilang, tidak kooperatifnya Nazar dimulai sejak dia melarikan diri keluar negeri. “Negara keluar uang banyak untuk itu,” ujarnya di hadapan majelis hakim.

Memang, sebelum tertangkap, Nazaruddin sempat melarikan diri ke beberapa negara. Terakhir, dia akhirnya ditangkap di Cartagena, Kolombia. Dia ditangkap saat hendak menonton pertandingan sepak bola. Untuk memulangkan Nazaruddin dari Kolombia, KPK harus menyewa pesawat khusus seharga Rp4 miliar.

Selain itu, suami Neneng Sri Wahyuni itu juga dianggap tidak kooperatif di persidangan. Terutama sikapnya yang keras dan tidak mau mengakui perbuatannya meski jaksa memiliki banyak bukti. Terakhir, dia dinilai merusak citra DPR dengan melakukan tindakan tidak pidana korupsi.
Yang meringankan, lanjut Kadek, ada dua hal. Yakni, dia tidak pernah dihukum dan memiliki tanggungan keluarga. Atas alasan itulah Jaksa meminta kepada Majelis Hakim yang diketuai Dharmawati Ningsih untuk mengabulkan hukuman tujuh tahun penjara itu. “Terdakwa sudah terbukti secara sah dan meyakinkan,” imbuhnya.

Nazar sendiri hanya menunduk sambil sesekali melihat ke arah jaksa saat tuntutan itu dibacakan. Termasuk saat jaksa menguraikan seluruh fakta persidangan yang diakuinya. Seperti adanya pertemuan dengan Andi Mallarangeng, Angelina Sondakh, hingga Wafid Muharram di Kementerian Pemuda dan Olah Raga.

Pengakuan lain yang dibuat Nazaruddin adalah saat dia memperkenalkan Mindo Rosalina Manulang ke Angie dan Wafid. Dari pertemuan itu, Nazaruddin meminta agar Rosa dibantu memperoleh proyek wisma atlet dan Hambalang. “Permai Group mengeluarkan Rp16,7 miliar untuk perkara wisma atlet,” urainya.

Dari jumlah tersebut, disebutkan juga Rp5 miliar diberikan kepada kepada Badan Anggaran DPR. Penyerahannya dibagi dua termin, pertama Rp3 miliar dan selanjutnya Rp2 miliar. Penyerahannya sama-sama melalui Angie dan Wayan Koster. Disamping itu, ratusan ribu dollar AS juga mengalir ke mantan Sesmenpora, Wafid Muharram, melalui Paul Nelwan. Uang itu diberikan dalam beberapa tahap oleh Permai Group. Mulai dari US$ 450 ribu, US$ 50 ribu, US$ 200 ribu, Rp500 juta hingga US$ 400 ribu. Tidak hanya itu, ada juga uang yang mengalir ke panitia pembangunan Wisma Atlet di Palembang.

Nah, Nazaruddin sendiri kembali berulah dalam persidangan itu. Berulang kali dia menginterupsi jaksa yang sedang membaca tuntutannya. Hal tersebut dia lakukan karena merasa materi tuntutan terlalu luas. Tidak spesifik pada bagaimana peran dia saat menerima uang Rp 4,6 miliar.

“Sesuai permintaan klien kami harus ada fakta sendiri tentang tuduhan menerima uang,” ujar kuasa hukum Nazaruddin Rufinus Hutahuruk. Masalah pembuktian suap yang dilakukan kliennya memang terus dipermasalahkan. Akibatnya, proses pembacaan tuntutan harus berulang kali di stop karena protes Nazaruddin maupun kuasa hukumnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Nazaruddin didakwa menerima lima lembar cek senilai Rp 4,6 miliar dari PT Duta Graha Indah (DGI). Menjadi masalah karena fee tersebut merupakan hadiah atas sikap Nazar yang membantu perusahaan itu mendapat proyek Wisma Atlet.

Usai sidang, Nazar kembali meracau. Dia tidak terima dengan tuntutan itu dan menyebut dirinya hanya korban dari konspirasi besar. Salah satu alasannya adalah Anas Urbaningrum yang kerap dia sebut tapi tidak pernah dipermasalahkan jaksa. “Yang salah sejak awal Anas,” tegasnya. (dim/jpnn)

Call Center Kartu HALO Berubah Menjadi 133

Mulai 1 April 2012, kode akses customer care by online (Caroline) atau call center 111 dan 128 untuk pelanggan paska bayar Telkomsel/kartuHALO berubah menjadi 133. Perubahan ini dilakukan sebagai wujud kepatuhan Telkomsel terhadap peraturan Pemerintah tentang penataan kode akses layanan di Indonesia. Sebelumnya call center prabayar Telkomsel 116 juga sudah berubah menjadi 155 sejak 1 Februari 2012.Perubahan kode akses call center bagi pelanggan paskabayar (postpaid) ini merupakan kepatuhan Telkomsel terhadap Keputusan Menteri Perhubungan Nomor: KM 4 Tahun 2001 tentang Penetapan Rencana Dasar Teknis Nasional 2000 (Fundamental Technical Plan National 2000) Pembangunan Telekomunikasi Nasional sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 9/PER/M.KOMINFO/06/2010.
Dalam Peraturan tersebut, pemerintah telah menetapkan kode akses dengan format penomoran 11X hanya diperuntukkan bagi layanan darurat (emergency call) bagi masyarakat.

Dengan demikian, mulai 1 April 2012, akses call center Telkomsel paska bayar/kartuHALO akan berubah dari 111 menjadi 133. Sebelumnya, sejak 1 Februari 2012, Telkomsel juga telah merubah kode akses call center simPATI dan kartu As dari 116 menjadi 155.

Menurut Head of Corporate Communications Division Telkomsel, Ricardo Indra, mengatakn,  call center 133 merupakan pusat layanan informasi untuk seluruh pelanggan kartuHALO yang membutuhkan berbagai macam informasi produk dan layanan Telkomsel. Call center 133 ini merupakan layanan pelanggan yang tidak berbayar atau gratis seperti layanan 111  sebelumnya. Melalui call center 133 ini, pelanggan kartuHALO berhubungan langsung dengan petugas call center apabila menghendaki layanan yang lebih spesifik.

“Call center 133 ini adalah salah satu alternatif solusi layanan pelanggan yang mudah dan tepat bagi seluruh pelanggan kartuHALO,” pungkasnya. (sih)

Malaysia Siap Pulangkan Buron Koruptor RI

JAKARTA- Janji manis disampaikan Jaksa Agung (Peguam) Malaysia Tan Sri Abdul Gani yang berkunjung ke Gerdung Bundar Kejaksaan Agung kemarin. Dia bertekad memulangkan semua buron kasus korupsi yang tertangkap di Malaysia.

“Nowhere to run. Tak ada tempat buat mereka di Malaysia,” katanya disambut senyum Jaksa Agung Basrief Arief. Hadir dalam acara itu Kapolri Jenderal Timur Pradopo dan Menkopolhukam Djoko Suyanto.

“Saya beri garansi, beri jaminan, tentu jika ada permintaan resmi dari Indonesia, pasti dilaksanakan,” katanya. Sebaliknya, buron-buron Malaysia juga diminta untuk dikembalikan ke Kuala Lumpur. “Kita ini ibarat saudara kandung, kakak adik,” katanya dengan logat melayu yang khas.

Selain soal korupsi, Tan Sri Abdul Gani yang memegang jabatan Peguam sejak 2002 itu juga berjanji akan memberitahukan WNI yang divonis hukuman mati ke pemerintah Indonesia. Mereka juga akan diberikan kuasa hukum yang mendampingi selama proses pengadilan.

“Orang yang dituduh perkara-perkara serius seperti hukuman mati, kalau orang itu kena tuduh, maka kami akan memberitahu di mana dia akan diberi seorang lawyer dan juga saya bertanggung jawab memberitahu kepada Pak Basrief,”kata pejabat kelahiran 6 Oktober 1955 ini.

Jaksa Agung Basrief Arief menjelaskan, penandatanganan kerjasama dengan Kejagung Malaysia sangat penting. “Ada perkembangan signifikan dalam kejahatan lintas negara,” ujarnya. Sebagai negara bertetangga, lanjutnya, tentu masalah yang terkait dengan kedua negara sangat kompleks dan memerlukan penyelesaian bersama.

Setelah MoU tersebut ditandatangani, selanjutnya kedua negara akan menindaklanjuti dan melakukan joint committee meeting mengenai permasalahan-permasalahan lintas batas kedua negara. Masalah pelik seperti sengketa Tenaga Kerja Indonesia (TKI), illegal fishing, illegal logging, terorisme dan narkoba. “Masalah-masalah itu yang menjadi topik-topik pembicaraan kedua negara,” jelasnya. (rdl/jpnn)

Staff Khusus Menkominfo: Tifatul Bekerja Profesional

JAKARTA- Staf khusus Menkominfo Mabruri Ak mengatakan, sejak ditugaskan di pos Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring bekerja secara profesional dan tidak mencampur adukkan antara urusan kementerian dengan partai. Hal ini disampaikan Mabruri terkait adanya tudingan, Menkominfo dalam keadaan dilematis, karena berbeda pendapat dengan Fraksi PKS di DPR RI, terkait isu kenaikan harga BBM belakangan ini.

“Soal sosialisasi kenaikan harga BBM sudah dilakukan oleh Menkominfo di bawah koordinasi Wapres. Jadi Kemenkominfo lah yang mengatur tampilnya menteri-menteri terkait di TVRI, RRI dan televise-televisi swasta lainnya. Kementerian juga memasang iklan di beberapa media. Pak Tif bahkan memberikan kultwit di sosial media dengan followers beliau yang hampir 350 ribu orang,” ujar Mabruri. Mabruri juga mengingatkan, keberadaan Kemenkominfo saat ini jangan disamakan dengan Departemen Penerangan masa lalu. Kemenkominfo sekarang hanya memfasilitasi komunikasi publik dan menteri-menteri terkait menyampaikan substansinya.

“Kalau soal pendapat, Pak Tifatul itu ikut arahanPresiden kok. Beliau tidak pernah menentang kebijakan pemerintah. Tapi soal hubungan dengan partai, itukan lain. Ada mekanismenya sendiri. Jangan dicampur aduk dong,” tegas Mabruri.

Sebagaimana kerap diberitakan, memang benar bahwa terkadang Presiden SBY juga meminta para menteri yang berasal dari parpol agar menyampaikan pesan-pesan pemerintah kepada DPP partai masing-masing.

“Jadi tidak benar ada dilema. Tifatul profesional. Bukan dalam isu BBM saja, tapi banyak hal sudah disosialisasikan kepada masyarakat, seperti Asean Summit, KUR, Susu Formula, Tanggap Bencana, Sail Aakatobi-Belitong dan lainnya. Semua sesuai arahan,” kata Mabruri.

Namun Mabruri juga mengakui, dalam sosialisasi kenaikan harga BBM tidaklah mudah. Opini dan pemberitaan media yang sudah membentuk mindset publik, tidak mudah untuk dijelaskan. “Anda juga harus lihat fakta, media begitu dahsyat mengangkat berita BBM ini. Isunya memang seksi, mudah menyulut emosi orang,” terang Mabruri yang juga seorang pakar sosial media.

Pada sisi lain, banyak kementerian lainnya belum menyiapkan anggaran sosialisasi kenaikan harga BBM ini, dikarenakan masalah ini datang tiba-tiba, dan belum diantisipasi dalam penyusunan anggaran pada tahun sebelumnnya. “Jadi Ibu Andi Nurpati, soal Kemenkominfo tenang saja. Kami bekerja profesional. Woles (santai) saja Bu,” tutup Mabruri. (rel)

Truk Developer Rusak Jalan Santun Ujung

081376127xxx

Camat Medan Kota tolong tindak developer perumahan Jalan Santun Ujung Desa Sudirejo 1 Kecamatan Medan Kota karena memasukkan material tanah pakai truk, sementara lebar jalan 3,5 meter. Apa sudah ada izinnya? Jalan kami rusak parah dan kami sangat tergangu.

Warga Harus Proaktif

Terima kasih atas informasinya. Akan kita beritahu developernya sesuai dengan ketentuan dan mohon bantuan warga untuk proaktif mengawasi.

Parlindungan SSos
Camat Medan Kota

Dishub Harus Segera Menertibkan

Terobosan kebijakan yang dikeluarkan Pemko Medan dalam membatasi kendaraan bertonase tinggi, khususnya dum truk patut kita dukung. Namun kita sangat menyayangkan Dishub gagal menjalankan amanah Perda Nomor 14 Tahun 2007, tentang kelebihan muatan ini. Ketidakmampuan Dishub dalam mengontrol kenderaan tonase tinggi setiap melewati jembatan timbang sangat berdampak terhadap kerusakan jalan di Kota Medan. Harusnya, Dinas Perhubungan Kota Medan bersama Dinas Perhubungan Provinsi mengatur dan menertibkan keadaan ini, sehingga truk-truk tonase tinggi tidak lagi sembarangan melintas dan memasuki sehingga menyebabkan rusaknya jalan-jalan di Kota Medan.

Budiman Panjaitan
Anggota Komisi D DPRD Medan