26 C
Medan
Saturday, April 4, 2026
Home Blog Page 13681

Fadlan Cerai, Fadli Mendukung

Sebagai saudara kembar, Fadli dan Fadlan memang memiliki kedekatan yang erat. Meski dua model ganteng tersebut sudah sama-sama berkeluarga, mereka masih kerap bekerja bersama dan saling mendukung. Termasuk saat Fadlan harus menghadapi kenyataan bahwa dirinya harus bercerai dari sang istri, Sisca Magdalena.

Fadli sempat berusaha mencegah hal tersebut terjadi. Namun, akhirnya dia pasrah dengan keputusan saudara kembarnya. “Sebagai saudara, cuma bisa kasih advice dan saran, kenapa nggak bisa dipertahankan. Tapi kan, semua dia yang ngerasain dan ngejalanin. Jadi, apa pun keputusan dia, kami dukung,” ujar Fadli saat ditemui di Pacific Place kemarin (8/4).

Fadlan sendiri menyatakan, baru kali ini dirinya membuka kabar perceraiannya ke hadapan publik. Sebelumnya, model yang juga aktor sinetron tersebut memilih diam. Bahkan, dia menuturkan, dirinya merasa kecewa saat mendengar bahwa beberapa media berusaha mengorek kabar perceraiannya di pengadilan agama. Fadlan menuturkan, dirinya baru bisa terbuka setelah kasus perceraiannya diputus.

“Yah, waktu itu udah dengar ada yang ngorek-ngorek soal kabar cerai aku. Orang pengadilan agama yang ngomong sama aku. Kenapa aku tutupin, ya tolong hormati privasi aja. Yang jelas, aku sudah resmi cerai tahun ini,” jelasnya.

Fadlan menuturkan, kondisi rumah tangganya sudah mulai tidak harmonis sejak empat tahun lalu. Salah satu alasannya adalah perbedaan agama. Mantan istri Fadlan beragama Katolik, sedangkan dirinya Islam. Pernikahan tersebut, awalnya, ditentang keluarga besar mereka. Namun, akhirnya mereka mendapat restu. “Mulai empat tahun lalu udah banyak masalah. Ya alasannya karena perbedaan prinsip, sulit buat aku juga. Kebetulan, kami kan dari agama yang beda. Pertimbangannya juga ke sana. Semoga semua menjadi yang terbaik,” urai dia.

Sebenarnya, lanjut Fadlan, dirinya sudah berupaya mempertahankan rumah tangganya. Mereka sama-sama mencoba. Namun, akhirnya mereka memutuskan untuk bercerai. “Sambil berjalannya waktu, kami coba pertahankan. Akhirnya, masing-masing sampai saat kami pisah. Aku udah diskusi sama keluarga besar. Yang terbaik buat aku, ya cuma aku yang tahu,” katanya.

Soal anak, saat ini hak pengasuhan ada pada mantan istrinya. Meski begitu, Fadlan berupaya mendukung penuh kebutuhan buah hatinya. “Tiap bulan juga tetap support. Aku kasih mobil ke ibunya. Dia juga tinggal di rumah kami. Aku yang pindah. Aku memang bukan suami yang baik, tapi aku berusaha menjadi ayah yang baik,” tegasnya.

Disinggung soal kabar kedekatan dirinya dengan artis Lyra Virna, Fadlan langsung membantah. Bagi dia, Lyra tidak lebih dari sekadar rekan kerja. Keduanya pun kenal di lokasi syuting. Apalagi, Lyra sudah berkeluarga. “Aku temenan baik sama dia. Ya orang mau ngomong apa terserah. Kalau orang ngomong spesial, semua temen aku spesial. Aku  baru denger  ini,” ujarnya.  (ken/c14/any/jpnn)

Jalan di Gang Kolam Belum Diaspal

081263593xxx

Yth Bapak Wali Kota Medan. Mohon kiranya supaya jalan di Gang Kolam Jaka yang berada di Jalan Pintu Air IV Kecamatan Medan Johor dapat diaspal. Karena hanya jalan dalam gang tersebut yang belum diaspal. Terima kasih.

Sudah Diusulkan

Masalah ini sudah kita usulkan pada Musrenbang Kecamatan. Terima kasih.

M Azwarlin Nst SH
Camat Medan Johor

Air PAM di Sitirejo III Kotor

085373930xxx

Apa maksudnya dibayar rekening air tapi air PAM yang diminum oleh masyarakat Kota Medan kotor? Malahan masyarakat dicapekkan membersihkan bak penampungan air di rumah-rumah mereka. Salah satu contoh di daerah Jalan Syahruddin Kelurahan Sitirejo III Kecamatan Medan Amplas. Air di daerah ini kotor. Kran airnya dilapisi dengan kain putih tapi masih tetap kotor. Perusahaan Tirtanadi jangan hanya tahu duitnya saja tapi kesehatan masyarakat tidak mau tahu.

Kami Tinjau ke Lokasi

Terima kasih atas informasinya, kami akan segera meninjau ke lokasi untuk mencari penyebabnya dan memperbaikinya.

Zaman Karya Mendrofa
Humas PDAM Tirtanadi

Stiker Logo TNI di Plat Umum

085261001xxx

Pak kapolda dan Bapak Pangdam, saat ini di Medan banyak berkeliaran plat nomor kendaraan ditempeli stiker berlogo TNI. Yang saya ingin tanya apakah itu resmi dan boleh orang sipil menggunakan stiker tersebut di plat umun? Karena pada umumnya, plat nomor yang ada stiker logo TNI sangat arogan di jalan raya. Dan aparat Polantas pun justru takut bertindak bila yang melanggar lalu lintas plat nomornya ada stiker TNI. Tolong disikapi Pak. Kalau tidak, kota terkesan kota yang arogan.

Tidak Dibenarkan

Tidak dibenarkan. Informasi ini akan saya sampaikan kepada Dirlantas untuk ditindaklanjuti. Terima kasih.

Kombes Pol Raden Heru Prakoso
Kabid Humas Polda Sumut

32 Anak Disunat Massal

MEDAN-Menyambut Hari Kesehatan pada 7 April mendatang, PT XL Axiata Tbk Regional West menyelenggarakan sunatan massal. Acara yang bertema ‘XLalu Berbagi Bersama’ ini diadakan di Grha XL Jalan Diponegoro No 5 Medan, Minggu (1/4). “Sebanyak 32 anak dari warga sekitar kantor dan Rumah Zakat serta keluarga XL ikut di sunat. Sunatan massal ini sekalian memperingati Hari Kesehatan yang berketepatan pada tanggal 7 April mendatang,” kata General Manager Finance and MMS Regional West, Bambang Badra.

Selain memperingati hari kesehatan, kegiatan sunat massal ini salah satu program CSR (Corporate Social Responsibility) yang diselenggarakan XL sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

“XL tidak hanya sekadar memikirkan bisnis semata, tetapi juga ikut peduli terhadap warga lingkungan. Acara ini juga sekaligus menjalin tali silaturahmi kepada warga sekitar dan Rumah Zakat,” terang Bambang. Kepada anak-anak peserta sunatan massal akan diberikan bingkisan, sarung, serta uang saku.
Selain program sosial, XL bekerjasama dengan Gramedia menggelar bazaar buku murah. Bazaar Gramedia yang berlangsung hanya 1 hari ini bertempat di Basement di GrhaXL Medan. Bazaar buku murah ini juga salah satu sebagai bentuk apresiasi untuk membantu anak-anak yang kurang mampu yang masih duduk di bangku sekolah. (ila)

Revans Plus Teror Madrid

BARCELONA- Perlahan tapi pasti, Barcelona mendekati penguasa klasemen sementara La Liga, Real Madrid. Sejak dikalahkan Osasuna (12/2) lalu, Barca bangkit dengan koleksi sembilan kemenangan beruntun. Dan kemenangan ke-10 sedang mereka target kala menjamu Getafe dini hari nanti.
Tak hanya misi menang begitu saja, Barca membawa serta dua target pada laga itu. Pertama Barca ingin membalas kekalahan pada pertemuan pertama di kandang Getafe. Lalu, Lionel Messi cs juga ingin memastikan tekanan kepada rival abadinya; Real Madrid.

Unik menang. Ketika Barca sempat mandek beberapa waktu lalu, Real Madrid sebaliknya digdaya. Madrid sempat menang 10 kali beruntun. Lalu ketika klub raksasa asuhan Jose Mourinho itu mandek, giliran Barcelona yang digdaya. Dan selisih poin kedua tim yang awalnya 10 poin, kini tinggal empat poin saja. Wajar jika diam-diam kubu Barca ingin mendulang angka penuh dari Getafe.

Jika itu terjadi, maka jarak poin tinggal satu saja. Nah, sialnya Madrid harus melawat ke markas Atletico Madrid sehari setelah laga Barca versus Getafe. Tentu saja itu posisi sulit bagi Real Madrid.

Yang pasti, kini masanya Barca kembali di atas angin. Apalagi lawan yang akan ditantang adalah Getafe, yang notabanenya jauh di bawah kualitas Messi dkk. Tapi begitu, Getafe musim ini lumayan canggih. Dari enam laga terakhir, mereka sukses kumpulkan empat kemenangan sekali imbang dan sekali kalah. Dan Getafe pun duduk manis di posisi 10 dengan 42 angka dari 31 laga. Itu pencapaian yang sesuai target.

“Aku senang bisa mencapai target yang dicanangkan klub. Jika melihat posisi kami di klasemen dan peluang peringkat lebih baik, jujur saja kami sangat puas,” kata Luiz Garcia pelatih Getafe di Marca.

Ya, memang Getafe sangat mungkin melangkah ke zona Eropa sebab peringkat enam sementara yang dihuni Osasuna baru kumpulkan 43 poin. Dan dari peringkat sembilan hingga tujuh sama-sama punya poin 42.

Ada jajaran klub seperti Atletico Madrid hingga Sevilla yang berpeluang disalip oleh Getafe.

“Ah, kami tak layak disandingkan dengan Sevilla atau Atletico Madrid. Dari pendanaan saja kami sudah beda. Tapi ya kami cukup senanglah dibandingkan dengan tim seperti mereka,” lanjut Garcia.

Raihan positif enam laga terakhir berpeluang terhenti di tangan Barca. Bagimana? “Setelah melawan Barca nanti kami masih berharap bisa tersenyum dengan hasil yang kami capai. Tim sedang bahagia dan antusias. Kami akan melakukan sebisa kami untuk hasil terbaik,” pungkasnya.
Dari kubu Barca, Pep Guardiola sudah menekankan kepada skuadnya agak senantiasa menjaga konsentrasi. “Yang harus kami lakukan adalah beradaptasi dengan berbagai kondisi di hadapan anda. Kami harus fokus di semua sisa pertandingan,” kata Pep di Goal.

“Tak ada yang bisa dilakukan kecuali terus menekan. Melawan Getafe kami harus selangkah di depan,” pungkasnya. (*)

Mohon Perhatikan Jalan yang Belum Diaspal

081396758xxx

Yth Bapak Wali Kota Medan dimohonkan untuk memperhatikan jalan-jalan yang belum  diaspal di Simalingkar B yang tembus ke Perumnas Simalingkar. Terima kasih
Usulkan dalam Musrembang

Terima kasih atas informasinya. Untuk jalan-jalan yang belum diaspal dapat diusulkan ke camat dalam Musrembang yang nantinya diajukan ke Dinas Pertamanan Kota Medan untuk ditindaklanjuti.

Budi Haryono
Kabag Humas Pemko Medan

Tak Mendapat Pelayanan di RSUD Salak, Pasien Sesak Nafas Pulang

SALAK- Perlakuan tidak manusiawi diperagakan petugas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salak. Soalnya, seorang pasien sesak nafas A br Berutu (75) tak digubris pihak rumah sakit saat beobat ke rumah sakit pemerintah daerah itu.

Menurut Nurmala br Zega, kepada Sumut Pos di rumahnya di Salak, Kamis (5/4), mengatakan, Rabu (4/4) lalu sekira pukul 17.00 WIB, mereka menumpang becak membawa ibu mertuanya A br Berutu (75) berobat ke RSUD Salak, karena menderita penyakit sesak nafas dan batuk.

Sesampainya di IGD rumah sakit, petugas menyarankan kepada keluarga supaya menunjukkan kartu berobat, apakah pasien sudah pernah berobat di rumah sakit dimaksud atau belum.

Kerena terburu-buru, kata Nurmala, mereka tidak sempat membawa kartu dimaksud. Oleh petugas menyarankan pihak keluarga pasien untuk terlebih dulu mengurus kartu berobat di piket masuk.

“Petugas piket menanyakan kartu berobat mertua saya dan saya jawab tidak ada dan tolong buatkan kartu berobat dan saya bersedia membayar segala biaya administrasi asal ibu mertua saya bisa diobati karena kondisinya cukup mengkwatirkan,” pinta Nurmala mengiba.

Tapi, lanjutnya, petugas piket tidak menghiraukan sehingga Nurmala kembali melihat mertuanya di ruang IGD. Melihat kondisi itu, salah seorang kerabatnya Pasusi Cibro emosi. Dengan nada kesal sempat meneriaki petugas piket. “Mentang-mentang kami datang dengan naik becak (orang susah) kalian tidak perdulikan,” teriak Pasusi Cibro sambil mengajak keluarganya membawa pulang pasien untuk berobat ke tempat lain.

Direktur RSUD Salak dr. Pintar Manihuruk saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Kamis (5/4), mengaku, sangat kecewa terhadap tingkah laku anggotanya yang kurang tanggap dalam pelayanan terhadap pasien dan berjanji untuk menegur perawat yang bersangkutan.

“Saya mohon maaf kepada keluarga pasien atas pelayanan yang kurang baik di RSUD ini. Silahkan keluarga pasien kembali membawanya berobat ke sini,” pinta Pintar. (mag-14)

Kemenangan MU Digugat

MANCHESTER- Kemenangan Manchester United (MU) atas Queens Park Ranger (QPR) dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (8/4) malam masih menyisakan kontroversi. Yakni, kartu merah yang langsung diberikan wasit L Mason, kepada bek QPR Shaun Derry karena dianggap melanggar Ashley Young di kotak terlarang.

Meski dalam tayangan ulang Derry terlihat tak banyak bersentuhan dengan Young, Mason tetap mengusir dan memberikan hadiah penalti untuk MU. Keputusan inilah kini yang membuat QPR berang. Klub milik taipan Malaysia, Tony Fernandes ini, berencana mengajukan banding atas keputusan wasit tersebut.

“Ya, kami akan  banding atas kartu merah itu,” ujar pelatih QPR, Mark Hughes sebagaimana dilansir DailyMail, Minggu (8/4).
Pihak QPR merasa,  justru Young telah melakukan diving. Lebih dari itu dalam tayangan ulang, winger plontos itu terlihat telah terjebak off-side saat hendak menerima umpan.

“Anda harus percaya bahwa wasit  telah mengambil keputusan yang benar. Tapi akhir-akhir ini banyak manejer (pelatih) yang hilang kepercayaan terhadap mereka,” tambahnya.

Pertandingan yang berlangsung di Old Trafford,  Sabtu (7/4) sore waktu setempat ini sendiri akhirnya dimenangkan MU dengan skor 2-0. Selain gol penalti yang dicetak Rooney pada menit ke 15,  Scholes melengkapi kemenangan itu dengan golnya di menit ke 68. Kemenangan ini kemudian menjadi sangat berarti bagi MU, karena memperlebar jarak poin mereka dengan rival terdekatnya di klasemen sementara BPL, Manchester City. (zul/jpnn)

Mancini Ancam tak Mainkan Balotelli

LONDON- Selain harus menelan kekalahan 0-1 atas Arsenal dalam laga krusial di Emirates Stadium, Senin (9/8) dini hari kemarin, Pelatih Manchester City, Roberto Mancini harus menelan pil pahit setelah strikernya Mario Baloltelli diusir wasit.

Kartu merah diberikan atas serangkaian pelanggaran keras yang dilakukan striker Timnas Italia itu kala bertamu ke markas Gudang Peluru. Atas ulah Super Mario ini, Mancini mengancam takkan menurunkannya lagi dalam sisa pertandingan musim ini.

“Dia tidak  akan bermain dalam enam laga terakhir kami, kami punya sisa enam pertandingan,” ujar Mancini sebagaimana dikutip The Sun, Senin (9/4).
Dalam pertandingan tersebut Balotelli memang terlihat bermain kasar dan kerap melakukan takling-takling keras. Menit ke 11, wasit Martin Atkinson yang memimpin laga sudah memperingatinya setelah melanggar Song. Beruntung wasit masih mentolerir dan hanya memberikan tendangan bebas.
Menit ke 20, ia, kembali melakukan tackel keras. Sepatu bergeriginya mengarah  ke tulang kering song, dan membuat playmaker Arsenal itu tersungkur. Namun beruntung wasit tak begitu jelas melihat.

Menit ke 32, Mario kembali berulah dengan menekel Sagna. Tak berhenti disini menit ke 38, ia, kembali  mengganjal Sagna. Tapi kali ini wasit sudah kesal betul dengan ulahnya. Atkinson menghadiahi kartu kuning pertama.

Di babak kedua tepatnya di menit ke 90, kesabaran wasit mungkin telah habis. Mario kembali berulah dengan mengganjal Sagna untuk kali ketiga. Tanpa pikir panjang kartu kuning kedua keluar yang langsung berubah menjadi merah.

Menurut Mancini, seharusnya di menit ke 20, Balotelli sudah layak diusir wasit.
“Saya berharap dia  mengerti dia di jalan yang salah untuk masa depannya. Dia harusnya dapat mengubah kelakuannya di masa mendatang,” tambah Mancini. (zul/jpnn)