26 C
Medan
Saturday, April 4, 2026
Home Blog Page 13682

PSG Samai Poin Montpellier

PARIS – Perombakan besar yang dilakukan Paris Saint-Germain (PSG) di jelang musim 2011-2012 mulai menunjukkan hasil positif. Peluang mereka untuk mengakhiri puasa gelar di Ligue1 musim ini makin mendekati kenyataan. Pekan ini, PSG sudah menyamai perolehan poin pemuncak klasemen Montpellier.

PSG memecundangi Marseille dengan 2-1 dalam pertandingan di Parc des Princes, Paris dinihari kemarin (9/4) WIB. Hasil tersebut membuat PSG dan Montpellier sama-sama mengoleksi 63 poin. Namun, Montpellier masih memiliki defisit satu laga dalam persaingan itu.

Kemenangan dalam laga Le Classique itu merupakan kemenangan pertama PSG dalam empat pekan terakhir. Sebelumnya, mereka meraih hasil dua kali imbang, melawan Caen dan Bordeaux, serta sekali kalah, dari Nancy. Hasil-hasil tersebut membuat PSG kehilangan takhta sementara Ligue1 dan disalip Montpellier.

“Melawan Marseille selalu menjadi pertarungan yang spesial. Saya kira kali ini kami punya hasrat untuk menang yang lebih besar. Bagian terbaiknya, kami terus memberi ancaman pada Montpellier,” beber Salvatore Sirigu, penjaga gawang PSG, pada Canal+.

Laga PSG melawan Marseille dijuluki sebagai laga Le Classique di Prancis. Kurang lebih sama dengan El Clasico antara Real Madrid melawan Barcelona di Spanyol.

PSG sudah unggul di menit keenam melalui Jeremy Menez. Marseille menyamakan kedudukan berkat sundulan pemain timnas Ghana Andre Ayew di menit ke-59. Namun, bek asal Brazil Alex memastikan keunggulan PSG dua menit setelah gol Ayew.

Les Parisiens, julukan PSG, harus mengakhiri laga dengan sepuluh pemain. Gelandang Mohamed Sissoko mendapatkan hukuman kartu kuning kedua saat laga masih menyisakan enam menit. Tapi, Marseille tak mampu memanfaatkan kelebihan pemain di sisa laga. Tim asuhan Didier Deschamps itu pun harus menerima sepuluh kekalahan dalam sebelas laga terakhirnya.

“Kami bermain cukup bagus dan (penjaga gawang) Steve Mandanda tak perlu melakukan banyak penyelamatan. Saya kira kami layak mendapatkan satu poin, kekalahan ini tidak fair jika melihat bagaimana kami bermain,” tutur Deschamps.

Marseille punya peran yang besar dalam pergeseran pimpinan klasemen sementara. Sebab, satu laga tersisa yang dimiliki Montpellier adalah menghadapi Marseille. Marseille menjadi tuan rumah untuk laga yang berlangsung besok (11/4) WIB. (ady/jpnn)

Pirlo Menggoda Nesta

KARIR Alessandro Nesta di AC Milan sejauh ini belum menemui titik terang. Sementara menunggu kejelasan nasib, Andrea Pirlo mengaku sudah berbicara dengan Nesta terkait masa depan bek senior itu.

Nesta, 36 tahun, kontraknya akan habis di sisa musim ini. Sempat dikabarkan bakal pulang ke Lazio, dia berkali-kali menegaskan akan terus bertahan bersama Milan.

Namun dengan pembicaraan kesepakatan baru tak kunjung datang, mantan bek internasional Italia itu mulai membuka opsi lain. Dan salah satu klub yang mungkin dia tuju musim depan adalah seteru Milan, Juventus.

Sejauh ini belum ada pembicaraan dilakukan Bianconeri dengan Nesta. Tapi Nesta sudah mulai berbicara dengan Pirlo soal kemungkinan dirinya pindah ke Turin. Pirlo baru musim ini memperkuat Juventus setelah 10 tahun berseragam Diavolo Rosso.

“Ya, saya sudah mendiskusikan sebuah opsi dengan Nesta, tapi itu adalah persoalan personal. Dia bermain di tim yang hebat dan dia bebas menentukan keputusan yang nantinya akan dibuat. Kita lihat saja apa yang terjadi di akhir musim,” sahut Pirlo di Football Italia.
Jika tidak mengalami cedera, Nesta hingga kini masih jadi pilihan utama Milan di pusat pertahanan. Total sepanjang musim ini dia dia sudah bermain 11 kali di Seri A dan mencetak satu gol. (net)

Heat Jinakkan Pistons

MIAMI – Duo bintang Miami Heat LeBron James dan Chris Bosh tampil cemerlang dengan membawa timnya mempecundangi tamunya Detroit Pistons 98-75 pada lanjutan kompetisi NBA, Minggu (8/4) waktu setempat.

LeBron James mencetak 26 poin, Chris Bosh menyelesaikan pertandingan dengan raihan 22 poin dan sembilan rebound. Kemenangan ini juga diraih Heat tanpa diperkuat salah satu bintang mereka, Dwayne Wade yang mengalami nyeri pada pergelangan kaki kanannya.

James Jones turut membantu Heat meraih hasil maksimal usai menyumbang 18 poin bagi timnya. Dengan kemenangan ini, Heat masih berada di posisi kedua klasemen Wilayah Timur dengan rekor bertanding 43 kali menang dan 14 kali kalah sejauh musim ini.

Sementara itu, Brandon Knight menunjukkan performa cukup bagus pada laga itu, dengan status sebagai seorang rookie. Knight menjaringkan 16 poin untuk Pistons meski raihan tersebut tetap tak bisa menolong timnya dari  kekalahan.

Pada pertandingan NBA lainnya, San Antonio Spurs masih mengukuhkan posisinya di puncak klasemen Wilayah Barat setelah menundukkan Utah Jazz 114-104.

Guard Spurs, Tony Parker mencetak poin tertinggi pada laga ini dengan perolehan 28 poin. Disusul Manu Ginobili yang menyarangkan 23 poin, serta sumbangan double-double Tim Duncan yang mencetak 13 poin dan 16 rebound. (net)

Beli Pemain, Juventus Siapkan Rp900 Miliar

TORINO- Meski kini tengah memuncaki Liga Italia, pelatih Juventus Antonio Conte belum puas dengan skuad yang dimiliki. Mantan bek Juve tersebut, mengincar sejumlah pemain untuk ditarik ke Turin, guna membantu tim kuda zebra itu mengarungi musim depan.

Pasalnya  selain berkompetisi di liga domestik tahun depan Juventus telah memastikan diri untuk bersaing dalam Liga Champion. Hal inilah yang membuat manajemen Juve tak ingin gagal dalam persaingan musim mendatang.

Seperti dilansir Tribal Footbal, Senin (9/4) Juve kini telah menganggarkan 80 juta euro atau sekitar 900 miliar rupiah untuk belanja pemian musim musim panas mendatang.

Corriere dello Sport menyebut, selain dari kas, dana tersebut dapat bertambah dari hasil penjualan sejumlah pemain yang dikabarkan masuk dalam daftar jual. Mereka adalah  Felipe Melo, Eljero Elia dan Milos Krasic.

Sementara sejumlah pemain yang menjadi bidikan Si Nyonya Tua antara lain striker Manchester City, Edin Dzeko, Bomber Real Madrid Gonzalo Higuain, serta pemain Villareal Giuseppe Rossi. Nama ini belum termasuk beberapa nama alternatif yang telah dibidik Juve sejak bursa transfer lalu. (zul/jpnn)

Jembatan Sei Rakyat Rusak Berat

RANTAU– Jembatan Sei Rakyat di Desa Sungai Rakyat, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu, merupakan jembatan penghubung antara Rantauprapat dengan Panai Tengah, Panai Hulu dan Panai Hilir, kondisinya sangat memprihatinkan. Di mana banyak lobang menganga di lantai jembatan yang terbuat dari kayu. Warga berharap Pemkab Labuhanbatu mengusulkan ke Pemprovsu untuk melakukan perbaikan jembatan.

Tokoh Masyarakat Panai Hilir Syahrun Hasibuan (65), Senin (9/4) menegaskan, kondisi jembatan yang memiliki panjang 262 meter itu kini tidak bisa dilewati pengemudi kendaraan roda empat dan enam.

“Jembatan itu sangat mengkhawatirkan karena sudah tidak layak lagi dilewati kendaraan roda empat dan enam. Instasi terkait kami harapkan dapat turun ke lokasi jembatan untuk meninjau kondisi jembatan itu,” katanya.

Syahrun mengatakan, persoalan jembatan yang menghubungkan Kabupaten Labuhanbatu dengan daerah-daerah pesisir ini sudah lama dikeluhkan warga. Pasalnya hampir setiap hari kendaraan roda empat terperosok di jembatan tersebut. Namun hingga kini belum ada respon dari pihak pemerintah untuk melakukan perbaikan jembatan.

“Apakah mesti ada dulu korban jiwa tercebur ke sungai itu baru pemerintah memperbaikinya,” katanya.

Warga lainnya Kholik (25) mengatakan, jembatan yang dibangun tahun 1991 itu sudah berulangkali diperbaiki dengan swadaya masyarakat. Di mana warga selama ini memperbaiki lantai jembatan dari kayu. Namun, hal itu tidak dapat bertahan lama. Karena kayu yang pergunakan warga untuk lantai tak mampu menahan beban truk yang melintas di jembatan tersebut.

Terpisah, Ketua DPRD Labuhanbatu Elliya Rosa Siregar pernah mengharapkan agar pemerintah Provinsi Sumatera Utara dapat segera merenovasi jembatan tersebut. “Jembatan itu memiliki fungsi vital sebagai akses penghubung warga antar desa dan antar Kecamatan Panai Hulu, Panai Tengah, dan Panai Hilir. Terlebih lagi, sebagai prasarana pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan warga sekitar,” ungkap Elliya Rosa saat meninjau jembatan beberapa waktu lalu.

Dia berharap pihak Pempropsu segera memperbaiki dan menurunkan tim guna melakukan uji kelayakan kondisi fisik jembatan itu. (cr1/smg)

Gelar Pertama Lorenzo

LOSAIL – Pembalap Yamaha Jorge Lorenzo patut bersuka-cita merayakan podium utama yang diraihnya di seri Perdana MotoGP 2012 dini hari tadi di Sirkuit Losail Qatar. Kemenangan itu boleh dibilang sangat sensasional.

Lorenzo sempat tercecer jauh di belakang Stoner yang melesat sendirian di depan mulai lap ketiga hingga balapan tersisa tiga lap lagi. Namun Lorenzo sanggup mengejar defisit kecepatan dari rivalnya yang berstatus juara dunia di musim 2011 itu hingga merengkuh podium di Losail. Selain kemenangan diperoleh dengan perjuangan yang sengit, Lorenzo menorehkan rekornya sendiri, menang untuk pertama kalinya di GP Qatar.

“Balapan yang sangat luar biasa! Saya mengerahkan segalanya yang saya miliki, semua energi di atas trek hingga meraih kemenangan. Ini karena saya tidak pernah menyerah, terus berjuang dan mencoba,” kata Lorenzo seperti dikutip MotoGP.

Menurut Lorenzo, Stoner sangat bagus memulai balapan hingga bisa memperlebar gap cukup signifikan. Dia merasa beruntung, di akhir lomba,
situasi berubah bagi Stoner. Kecepatannya merosot hingga dapat terkejar.

“Kami beruntung dia kesulitan di akhir lomba dan kecepatannya menurun, sedangkan saya bisa mempertahankannya dan akhirnya melampauinya. Saya sangat bersyukur kepada Yamaha karena mereka membuat lompatan besar di musim dingin untuk YZR-M1,” terangnya.

“Ini seperti balapan tahun 2010 bagi saya. Di pertengahan balapan, saya berpikir bahwa mustahil untuk memenangi balapan ini,” tambahnya. (bbs/jpnn)

Inspektorat Sergai tak Tahu Guru Dipungli

SERGAI- Terkait temuan hasil investigasi dan verifikasi Inspektorat Jenderal Kemdikbud, tentang adanya interfensi terhadap guru untuk kelulusan Ujian Kompetensi Awal (UKA)  dengan indikasi pengutipan biaya sebesar Rp2 juta kepada guru SD di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), membuat Kepala Inspektorat Sergai H Gustian SE, sedikit emosi ketika di konfirmasi Sumut Pos, Senin (9/4).

“Saya belum tahu adanya pengutipan untuk kelulusan Ujian Kompetensi Awal (UKA) kepada guru dilakukan dinas terkait  dan pihak Inspektorat Sergai belum ada merencanakan pemeriksaan, tahu pun tidak kita ada pengutipan, bagaimana pemeriksaannya?” ungkapnya.

Ketika disinggung Sumut Pos dengan hasil verifikasi Inspektorat Jenderal Kemdikbud tentang pungutan Rp2 juta untuk kelulusan ujian awal, dan saat dinyatakan lulus dilanjutkan membayar Rp20 Juta, H Gustian malah meminta Inspektorat Jendral Kemdikbud untuk memeriksa Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). “Kalau begitu sekalian saja periksa  Kabupaten Sergai (Sergai ) ini,” cetusnya.(mag-16)

Gagal jadi Anggota KPID Sumut, Kader Parpol Dilaporkan ke MA

Empat calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumut tidak terpilih, melakukan permohonan dan gugatan atas pelanggaran Undang-undang No 32 tahun 2002 tentang penyiran ke Mahkamag Agung (MA) Republik Indonesia.

Permohonan dan gugatan itu dilayangkan melalui Lambaga Bantuan Hukum (LBH) Medan, Jalan Hindu Medan, Senin (9/4), atas proses uji kepatutan dan kelayakan dilakukan Komisi A DPRD Sumut bertentangan dengan pasal 10 ayat 2 tentang keterbukaan, karena memilih Ispan Dahriyan Nasution, yang dianggap sebagai kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumut.

Gugatan itu langsung ditandatangani dan diserahkan oleh Usep Kurnia, S.Sos MA, Drs R.Muhammad Syahril M.SP, Drs Tohap Simamora dan Ramses Simanullang SE, M.SI yang diterima langsung Direktur LBH Medan Nuriyono SH.

Sementara itu, mantan anggota KPID Sumut Usep Kurnia pada wartawan di LBH Medan mengatakn, mereka melakukan gugatan ke Mahkamah Agung RI, karena DPRD Sumut sebagai penyelenggara uji kelayakan dan kepatutan (fit and profer tes) melanggar pasal 10 ayat 1 Undang-undang No 32 tahun 2002 tentang penyiaran.

“Berdasarkan UU No 32 tahun 2002 itu, kami memohon kepada MA untuk mengoreksi seleksi dilakukan Komisi A DPR Sumut, bahwa ada anggota partai politik yang lolos seleksi adminitrasi,” tegas Usep.

Bahkan, sambung Usep, anggota KPID yang lolos seleksi itu, pernah menjadi calon legeslatif dari PKS daerah pemilihan 4 Medan, nomor urut 7 pada tahun 2009. “Hal ini berdasarkan temuan di blog pribadi anggota partai politik itu yang menyatakan aktif di PKS. Selain itu, juga saat mendaftarkan diri ia tidak pernah menunjukan bukti pengunduran diri dari PKS atau diberhentikan oleh PKS,” tegasnya.

Usep juga menganggap tim seleksi anggota Komisi A DPRD Sumut, tidak menjalankan amanah undang-undang dan tetap meloloskan yang bersangkutan ke proses uji kepatutan dan kelayakan di DPRD Sumut.

“Sebelum uji kepatutan dan kelayakan, ada juga masukan masyarakat yang menolak terhadap calon yang berasal dari partai politik, namun diabaikan oleh tim seleksi. Makanya gugatan ini kami layangkan,” tegas Usep.

Sementara itu, Direktur LBH Medan Nuriyono SH,  mengakui kalau mereka menerima pengaduan 4 calon anggota KPID Sumut.
“Laporan itu kita terima dan selanjutnya akan kita pelajari untuk meneruskan gugatan permohonan ke Mahkamah Agung. Kita akan melayangkan surat pada Mahkamah Agung RI dalam waktu dekat,” ujar Nuriyono. (rud)

Pola Makan Picu Risiko Diabetes

Persatuan Diabetes Cabang Medan Kunjungi Graha Pena

MEDAN-Untuk mewadahi penderita diabetes (sakit gula), medis dan masyarakat peduli diabetes, telah dibentuk Persatuan Diabetes (Persadia) Cabang Medan yang dipimpin Drs H Syafruddin Ritonga MSi. Organisasi ini memberikan wadah berkomunikasi para penderita diabetes, penderita dengan medis dan penderita dengan masyarakat.

‘’Pengurus Persadia Cabang Medan dilantik pada 10 Maret 2012 dimana kami berharap Sumut Pos sebagai media yang memiliki pangsa pasar terbesar di Sumut dapat mempublikasikan keberadaan Persadia dan penanganan penyakit, sehingga masyarakat dapat memahami bagaimana mencegah tidak menderita diabetes,’’ kata Ketua Persadia Cabang Medan, Drs H Syafruddin Ritonga MSi, saat berkunjung di Graha Pena, Senin (9/4).

Dalam kunjungan silaturahmi ini, Ritonga didampingi dr Syaiful M Sitompul (Ketua Bidang Organisasi), dr M Aron Pose (Ketua Diklat), Riswansyah (Humas) dan Laxroi Juita S (anggota). Mereka disambut dua Wakil Pemimpin Umum Sumut Pos, Goldian Purba dan Affan Bey Hutasuhut, jajaran redaksi, periklanan, keuangan dan event organizer.

Ritonga, dosen yang telah 20 tahun menderita diabetes mengutarakan, pola hidup terutama pola makanan seseorang mempengaruhi jumlah penderita diabetes.

‘’Konsumsi makan dalam jumlah besar dan tidak teratur berisiko terkena penyakit diabetes. Karenanya, kita harus dapat atur pola makan dengan 3 J yakni jumlah, jadwal dan jenis  makanan dan minuman yang akan dikonsumsi,’’ katanya.

Ketua Persadia ini mengatakan, organisasi yang dipimpinnya menggelar sejumlah kegiatan olahraga rutin terutama senam bersama yang diadakan setiap Selasa di RSU Haji Medan, Jumat di Jalan Katamso dan Sabtu di kantor Askes Medan.

‘’Kita juga akan menggelar jambore diabetes di Sibolangit pada 2-3 Juni 2012. Kita harap penderita diabetes untuk dapat bergabung dalam berbagai acara yang digelar Persadia,’’ katanya.

Direktur RSU Permata Bunda, dr Syaiful M Sitompul selaku Ketua Bidang Organisasi Persadia Cabang Medan mengatakan, dengan berhimpunya penderita, medis dan masyarakat dapat berperan di hulu dalam upaya pencegahan berkembangnya diabetes di Kota Medan dan membantu upaya rehabilitasi. Diakui Sitompul, penyakit diabetes tidak bisa disembuhkan namun kadar gula darah harus dapat dijaga tidak melebihi kisaran 200. Ia menyangkal adanya tuak dapat digunakan dalam penyembuhan penyakit diabetes tersebut.

Riswansyah selaku Humas Persadia Cabang Medan menambahkan, kehadiran Persadia sudah dibentuk pada 90 cabang se-Indonesia termasuk di Medan, Sibolga, Rantau Prapat, Binjai dan Tebing Tinggi.

‘’Keberadaan organisasi ini semakin penting karena pada tahun 2025 diprediksi jumlah penderita diabetes mencapai 10 persen dari jumlah penduduk. Saat ini saja sudah ada 10 juta penderita diabetes yang mencatatkan Indonesia sebagai negara terbesar ke empat jumlah penderita diabetes di dunia,’’ ucapnya.

Sedangkan dr M Aron Pose, Ketua Diklat Persadia Cabang Medan menjelaskan keluhan khas penderita diabetes antara lain sering buang air kecil terutama di malam hari, sering haus, sering merasa lapar, penurunan berat badan drastis tanpa sebab.

‘’Ada juga keluhan badan terasa lemah, cepat lelah, mudah sakit, kaki dan tangan sering kesemutan, padangan kabur, disfungsi ereksi pada pria serta gatal-gatal pada daerah kemaluan.

Menanggapi berbagai harapan Persadia, Wakil Pemimpin Umum Sumut Pos Goldian Purba menaruh rasa empati terhadap kepedulian Persadia Cabang Medan dalam membina para penderita dan mencegah berkembangnya penyakit diabetes secara luas di Sumut. Goldian bahkan, siap membantu edukasi agar masyarakat Sumut dapat memahami penyakit diabetes sehingga tidak menambah jumlah penderita diabetes di Sumut. (dmp)

Rossi Mulai Khawatir

MUSIM perdana Valentino Rossi di Ducati berjalan mengecewakan. Dengan start yang buruk di Qatar, Rossi mengakui prestasinya pada musim ini bisa saja lebih mengecewakan.

Musim lalu, Rossi finis di urutan ketujuh klasemen akhir pebalap dengan 139 poin. Dari 18 seri, pebalap Italia ini cuma naik podium sekali. Rossi sempat optimistis akan mendapatkan hasil lebih oke pada musim ini.

Dengan kapasitas motor yang lebih besar, 1.000cc, dia yakin bisa lebih kompetitif. Apalagi, motor Desmosedici GP12 andalannya menunjukkan hasil lumayan di sejumlah sesi tes.

Akan tetapi, Rossi ternyata masih juga belum bisa melepaskan diri dari masalah dengan motornya. Di seri pembuka di Qatar, dia cuma finis di urutan kesepuluh. Capaiannya lebih jelek daripada rekan setimnya, Nicky Hayden, yang bisa menuntaskan lomba di posisi keenam.

“Saya tak bisa mengendarai motor ini, saya tak bisa membuat perbedaan. Saya bahkan tak bisa mengimbangi kecepatan Hayden, di mana biasanya saya bisa melakukan itu,” aku Rossi kepada Mediaset.

Diakui Rossi, dirinya kini pesimistis bisa bersaing dengan pebalap-pebalap top pada musim ini. Juara dunia tujuh kali ini malah khawatir prestasinya akan merosot.

“Mungkin kami akan lebih buruk dibandingkan musim lalu karena kami mengalami kemunduran. Apa yang bisa saya katakan. Saya ingin jujur. Saya tak bisa mengendarai motor ini dengan baik, bahkan dibandingkan dengan pebalap-pebalap Ducati lainnya,” ungkap Rossi.
“Kami kehabisan harapan tahun lalu. Tapi, saya tak ingin mengekspos diri saya seperti yang saya lakukan tahun lalu, dengan berpikir dan berharap  pengembangan sasis kedua akan menghasilkan kemajuan,” tandasnya. (bbs/jpnn)