28 C
Medan
Friday, April 3, 2026
Home Blog Page 13687

Terkontaminasi Sayuran dan Makanan Saat Masa Kecil

Kanker Darah Stilyan Petrov Akibat Radiasi Nuklir Chernobyl

Terpaksa keputusan pensiun diambil kapten Aston Villa Stiliyan Petrov, 30 Maret lalu. Penyebabnya, dia terkena leukemia atau kanker darah. Apa yang menyebabkan dia terjangkit?

Begitu pertandingan antara Aston Villa melawan Arsenal di Emirates Stadium (24/3) berakhir dengan kekalahan 0-3, kapten Stiliyan Petrov terserang demam. Kemudian, selama beberapa hari tim medis Villa memberikan antivirus dan diminta beristirahat.

Ternyata, kondisinya tak kunjung membaik. Akhirnya dia dilarikan ke rumah sakit pada 28 Maret lalu. Setelah itu dia harus mendengar vonis yang mengerikan, dia terpaksa harus pensiun lebih cepat karena menderita penyakit leukemia.

Sangat menyakitkan bagi Petrov. Sebab, usianya masih 32 tahun, paling tidak dia masih bisa bertahan di level atas hingga dua tahun ke depan. Bahkan, bisa lebih. “Beginilah hidup. Saya harus kuat menjalaninya,” kata Petrov, seperti dikutip Goal.
Bila tidak ditangani dengan cepat, maka penyakitnya bisa membawa kematian. Makanya, Petrov langsung fokus pada pengobatan. Namun, yang menjadi pertanyaaan, dari mana penyakit itu menyerang Petrov dan sejak kapan?

Analisis mengejutkan disampaikan Mihail Iliev, dokter timnas Bulgaria. Menurut dia, penyebab dari leukemia yang dialaminya adalah karena efek radiasi nuklir dari meledaknya pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl di Ukraina pada 1986 lalu.

Ketika bencana nuklir Chernobyl terjadi, usia Petrov masih enam tahun. Diperkirakan racun radioaktifnya menyebar hingga Montana, tempat tinggal Petrov di masa kecil. Radiasi Chernobyl diperkirakan mencapai 1.000 sampai 1.300 di atas batas normal.

Iliev yang telah bertugas selama 20 tahun di timnas Bulgaria, menjelaskan, seperti dilansir The Sun, ketika itu pemerintah tidak melarang warganya untuk mengonsumsi hasil panennya. Padahal, diperkirakan  sudah terkontaminasi.

“Di Bulgaria saat itu musim semi. Seluruh  populasi memakan sayur dan makanan segar yang beradioaktif. Banyak anak-anak saat itu mengidap kanker karenanya,” jelas Iliev.

Bukan tanpa alasan Iliev mengambil kesimpulan seperti itu. “Kami pernah memeriksa beberapa anak-anak korban Chernobyl. Kebanyakan dari mereka lahir di daerah yang sama dengan Stiliyan,” bilang Iliev.

Wajar itu terjadi karena ibu kota Bulgaria, Sofia, memang hanya berjarak 1.046 km dari pusat ledakan Chernobyl. “Di keluarganya tidak ada yang pernah mengidap penyakit serupa. Itu kenapa saya pikir Stiliyan adalah korban dari rezim lama komunis. Rezim itu memberikan sedikit informasi ketika reaktor nuklir di Chernobyl meledak, dan awan radioaktif datang ke negara kami,” jelas Iliev. Bencana nuklir Chernobyl memang berakibat sangat fatal. Bahkan, dianggap sebagai bencana nuklir paling mengerikan. (ham/jpnn)

Inter Buka Pintu Untuk Mario Balotelli

MILAN- Mario Balotelli disebut-sebut akan kembali ke Italia dan berseragam Inter Milan. Soal spekulasi itu, Inter Milan menyatakan tak akan menutup pintu jika mantan strikernya itu kembali.

Balotelli meninggalkan Inter pada bursa transfer musim panas lalu dan bergabung dengan Manchester City. Selama di Inggris, ia tetap menghiasi pemberitaan dengan perilaku kontroversialnya.

Terakhir ia terlibat insiden dengan Aleksandr Kolarov di atas lapangan saat berebut tendangan bebas. Selain itu, ia juga dikabarkan berselisih dengan Yaya Toure.

Perselisihan dengan rekan setimnya itu makin mengencangkan kabar kembalinya Balotelli ke Italia. Rumor itu kian kencang ketika ia dengan tiba-tiba muncul di sesi konferensi pers Andrea Stramaccioni.

Marco Branca yang merupakan Direktur Teknik Inter menyebut jika La Beneamata tak akan menutup pintu jika Balotelli ingin kembali ke Giuseppe Meazza. Ia menyebut akan melihat kemungkinan itu dalam beberapa bulan.

“Kami akan lihat dalam beberapa bulan, tapi kami tidak pernah menutup pintu untuknya dan tidak akan pernah mengabaikan kemungkinannya untuk kembali,” sahut Branca pada Sky Sport Italia.

Jika Balotelli kembali, maka itu akan sejalan dengan keinginan Inter untuk melakukan perubahan di musim depan. Nerazzurri ingin mengombinasikan pemain muda dan pemain senior di skuadnya.

“Kami butuh perubahan di musim depan dan menemukan formula yang tepat antara pemain tua dan pemain baru, mencoba untuk mengerti apa yang akan kami punya di bursa transfer,” ungkapnya.

“Kami akan mempromosikan empat atau lima pemain dari primavera dan mengevaluasi kemampuan mereka di latihan pramusim,” pungkasnya. (bbs)

Kemenangan Ganda

LAZIO vs Napoli

ROMA- Pelatih Lazio, Edoardo Reja, luar biasa gembira setelah timnya berhasil menaklukkan Napoli. Menurut Reja, kemenangan Gli Aquilotti ini bernilai ganda.

Lazio memetik kemenangan penting di Olimpico, Minggu (8/4) dinihari WIB. Gol-gol Antonio Candreva, Stefano Mauri, dan Cristian Ledesma membantu klub ibukota Italia ini menang 3-1 atas Napoli.

Kemenangan itu sangat penting bagi Lazio dalam upaya mereka merebut satu tiket ke Liga Champions musim depan. Kini, mereka ada di urutan ketiga dengan 54 poin, unggul tiga poin atas Udinese dan enam poin atas Napoli.

“Kemenangan ini bernilai ganda karena ini adalah head-to-head dan sekarang kami punya keunggulan enam poin atas Napoli,” seru Reja di Football Italia.
“Kami kesulitan di lini tengah pada babak pertama, tapi setelah jeda kami jauh lebih baik dengan Alejandro Gonzalez bermain di sisi kanan. Sejak saat itu, penampilan kami oke,” tambahnya.

“Napoli juga kehilangan ketajaman pada saat ini, yang tidak bisa dihindari ketika Anda harus bermain di Eropa selama berbulan-bulan. Sangat memuaskan bisa mengalahkan Napoli 3-1 dan kami harus merasa bangga,” ungkapnya.
Tiga angka yang diperoleh memantapkan Lazio di posisi tiga klasemen sementara dengan koleksi 54 poin hasil 31 kali bertanding. Sedangkan Napoli melorot ke urutan lima dengan 48 poin.

Lazio memimpin dengan peluang nyata pertama setelah menit kesembilan. Dari umpan silang Abdoullay Konko, Tommaso Rocchi mengirim bola kepada Antonio Candreva, yang melepas tembakan untuk menyarangkan bola di tiang dekat.

Edinson Cavani nyaris membawa Napoli menyamakan kedudukan setelah lolos dari jebatan offside. Namun, kiper Federico Marchetti langsung mencegatnya. Bola jatuh ke kaki Marek Hamsik tapi dari tembakannya belum tepat sasaran.

Napoli menyamakan skor di menit 34. Goran Pandev membobol gawang Lazio setelah mendapat umpan backheel dari Chrstian Lavezzi.
Babak pertama ditutup skor sementara menunjukkan Lazio masih diimbangi Napoli 1-1. Di awal babak pertama, pertandingan tidak terlalu ketat. Namun Stefano Mauri sukses membawa tim tuan rumah kembali unggul menjadi 2-1 di menit 68.

Dari sepak pojok Stefan Radu dilanjutkan dengan umpan silang. Mauri yang berdiri di tengah melepaskan tendangan overhead yang indah dan sukses bebuah gol.

Malang buat Napoli ketika mereka butuh menyamakan kedudukan malah justru terkena hukuman penalti setelah Miguel Bartos menjatuhkan pemain lawan.

Tak menyia-nyiakan tembakan ini, Cristian Ledesma , yang tampil sebagai aljogo dengan sukses menceploskan bola ke sudut kiri atas
Sampai tiga menit tambahan waktu, Napoli tidak mampu mencetak gol tambahan sehingga skor 3-1 untuk keunggulan Lazio bertahan hingga bubar. (bbs)

Judi Jakcpot dan Miras Oplosan Digerebek

12 Orang Diamankan

MEDAN-Tim Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Medan menggerebek lokasi permainan judi jackpot sekaligus tempat pembuatan minuman keras (miras) oplosan di Jalan Sunggal Besar, Pasar I, tepatnya perumahan Pasar I Indah, Minggu (8/4) sekitar pukul 07.00 WIB.

Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan 12 orang yang berada di lokasi, 53 mesin mesin jackpot beserta ribuan kupon undian yang bisa ditukar dengan uang.

Selain itu polisi juga menyita 528 botol miras merekn Mansion brandy beserta dua tong tempat pembuatan dan ribuan cukai palsu.
Kedua belas orang yang diamankan itu, berinisial JW, J, A, H, PBK, TD, T, BK, HN, HA, KG, SE yang semuanya merupakan warga Medan.

Infromasi yang diperoleh wartawan, pengerebekan yang dilakukan petugas itu berawal laporan masyarakat yang diterima polisi.  ”Awalnya kita hanya menerima info adanya lokasi judi di Jalan Sunggal Besar Pasar I,” kata Kapolresta Medan, Kombes Pol Monang Situmorang didampingi Kasat Reskrim, Kompol Yoris Masrzuki dalam konferensi pers di halaman Satuan Reskrim Polresta Medan, Minggu (8/4) siang.

Polresta Medan langsung membentuk tim yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Yoriz Masrzuki, Sabtu (7/4) sekitar pukul 23.00 WIB.

Tiba di lokasi sekitar pukul 00.00 WIB, petugas menyamar dan mencoba menerobos masuk ke lokasi judi. Sial, penyamaran yang dilakukan polisi diketahui oleh pengawas yang sedang memantau di sekitar lokasi judi.

“Kendati begitu, kami tidak menyerah karena sebagian anggota lainnya sudah ada yang mengendap di dalam,” jelas Monang.

Petugas yang berada di luar kesulitan untuk masuk ke dalam karena pintu terbuat dari besi dan terkunci. “Seluruh pemain mengetahui kedatangan kami dan kami pun kesulitan untuk masuk kedalam karena pintu besi itu terkunci dari dalam. Akhirnya kami berusaha mencari cara untuk bisa masuk ke dalam rumah, petugas lainnya sudah mengepung,” jelasnya.

Sekitar pukul 07.00 WIB, kata Kapolres, petugas baru bisa masuk ke dalam lokasi judi dengan cara merusak jendela lantai II setinggi 6 meter. “Dengan cara begitu lah kami bisa masuk dan mengepung lokasi judi. Saat berada di lokasi, seluruh mesin jackpot dalam keadaan hidup dan pemainnya sudah tidak ada lagi. Kami menyisir ke ruang lainnya dan melihat 12 orang sedang tidur di dalam kamar,” ungkapnya.

Polisi langsung mengamankan ke 12 orang tersebut yang diduga sebagai pemilik dan pekerja. Selain itu polisi menyita barang bukti 53 mesin jackpot serta ribuan kupon undian hasil kemenangan yang bisa ditukar dengan uang.

“Selain itu, kami juga menemukan 528 botol miras oplosan yang sudah tersusun rapi di dalam kamar beserta ribuan cukai palsu yang digunakan agar miras tersebut terlihat asli,” cetusnya.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, ke 12 tersangka beserta barang bukti di amankan ke Polresta Medan dengan menggunakan mobil truk sewaan sebanyak 2 unit. Namun sampai saat ini, penyelidikan polisi terhadap setatus ke 12 orang yang diamankan belum bisa ditetapkan. Begitu juga dengan miras oplosan yang diamankan di lokasi belum bisa dikembangkan secara luas.

“Kalau untuk setatus yang diamankan masih dilakukan pemeriksaan mendalam. Setelah mendapatkan keterangan, baru bisa ditetapkan setatusnya. Sistem yang digunakan mereka adalah berpindah-pindah mencari lokasi yang jauh dari pantauan polisi, sedangkan omset judi itu berkisar ratusan juta perharinya,” jelas Monang.

Sedangkan untuk pemasaran miras oplosan serta lokasi penggerebekan tersebut digunakan untuk meracik miras oplosan, sekali lagi Monang belum bisa menjelaskannya. “Itu akan dilakukan penyelidikan mendalam. Bisa saja semuanya satu paket, disitu ada judi dan juga ada tempat pembuatan miras oplosan. Yang penting kita kerja dahulu untuk menyelidiki lebih mendalam,” pungkasnya.(adl)

Juve Ingin Terdepan

PALERMO- Setelah sempat turun ke peringkat kedua dalam beberapa waktu terakhir, Juventus akhirnya naik lagi ke puncak klasemen. Menurut pelatih Antonio Conte, timnya memang lebih suka berada di posisi terdepan.

Juve kembali jadi capolista setelah meraih hasil yang lebih baik daripada AC Milan dalam dua laga terakhir. Bianconeri menang atas Napoli dan Palermo, sedangkan Rossoneri ditahan Catania dan kemudian kalah dari Fiorentina.

Kini, Juve memuncaki klasemen dengan 65 poin dari 31 laga, unggul satu poin atas Milan, dengan tujuh pertandingan tersisa.
“Bermain saat berada di puncak klasemen akan lebih baik. Saya berpengalaman soal itu sebagai manajer, bahkan di Seri B. Namun, saya selalu memilih berada di depan karena Anda akan mengendalikan nasib Anda sendiri,” ucap Conte di situs resmi klub.

Agar tak tergusur dari tempatnya sekarang, Juve dia minta untuk tak kehilangan fokus hingga musim berakhir.

“Kami telah berhasil mengambil keuntungan dari dua hasil tak maksimal Milan, tapi masih ada tujuh laga tersisa dan kami punya jadwal yang lebih sulit,” ujar Conte.

“Saya pikir Milan adalah klub yang luar biasa, namun kondisinya sekarang sedikit berbeda. Meski begitu, kami harus tetap fokus dan agresif sampai akhir,” tegasnya.

Saat pertandingan Juventus mendominasi jalannya babak pertama, tapi harus puas dengan skor 0-0 hingga jeda.
Bianconeri menciptakan banyak peluang di 45 menit pertama, di antaranya lewat sepakan jarak dekat Quagliarella, gocekan dan sontekan Vucinic, tendangan chip Caceres, serta hempasan jarak jauh Pirlo. Akan tetapi, tidak ada yang sanggup mengoyak gawang Palermo. Shot on target pertama Palermo di penghujung babak pertama lewat Edgar Barreto pun mudah diamankan oleh Gianluigi Buffon. Juventus melanjutkan dominasinya di babak kedua.(bbs)

Kido/Hendra Cukup 30 Menit

Australian Open GP Gold 2012

SYDNEY– Pasangan ganda putra Indonesia Markis Kido/Hendra Setiawan berhasil menjuarai Australian Open Grand Prix Gold 2012 usai di final mengalahkan pasangan asal Taiwan Fang Chieh Min/Lee Mu Sheng 21-16, 21-15.

Pasangan peraih medali emas Olimpiade 2008 ini hanya butuh waktu 30 menit untuk menundukkan lawannya yang ditempatkan sebagai unggulan ketiga itu. Kido/Hendra merupakan satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di Australia Open.

Di set pertama laga yang berlangsung di Sydney Convention and Exhebition Centre pada Minggu (8/4) siang, Kido/Hendra tampil menyerang sejak awal. Smash-smash dari Kido/Hendra sukses membuat lawannya kocar-kacir.

Unggulan keenam ini langsung unggul 6-3 dan terus unggul 14-9, 17-12 tanpa bisa terkejar Fang/Lee. Permainan net dan smes-smes keras dari Kido/Hendra membuat mereka berhasil merebut set pertama dengan 21-16.

Pada set berikutnya, Kido/Hendra tak mengendurkan serangan dan langsung tancap gas dengan 11-3. Meski Fang/Lee sempat memperkecil menjadi 16-13, tetapi hanya sampai di situ saja perlawanan mereka sebelum akhirnya takluk 21-15.

Kemenangan ini menjadi modal berharga menjelang Olimpiade London 2012 karena pasangan Kido/Hendra hingga saat ini masih menempati peringkat ke-12. Olimpiade sendiri hanya menyediakan tiket bagi delapan pasangan teratas.

Selain Australia Open, dua turnamen lain yang menyediakan poin bagi London 2012 adalah Badminton Asia Championship dan India Open Super Series.(bbs)

Rossi Contek Settingan Hayden

Valentino Rossi gagal finish di 10 besar kualifikasi GP Qatar. Dia mengaku ada yang tak beres di settingan mesin tunggangannya. Untuk itu, dia berencana mencontek settingan rekan setimnya Nicky Hayden yang finish lebih baik.

“Tujuan saya adalah masuk baris kedua. Ternyata saya sangat jauh dari target karena problem yang kami alami sebelumnya memburuk,” aku Rossi seperti dikutip Crash.

“Ini sangat aneh karena kami cuma membuat perubahan kecil dibandingkan kemarin, tapi rasanya sangat berbeda. Setelah kami kembali ke settingan kemarin, saya merasa sedikit lebih cepat, tapi itu belum cukup untuk memperbaiki hasilnya,” kata The Doctor.
Diakui Rossi, untuk balapan, dia akan belajar dari settingan yang dipakai Hayden dan berharap bisa mendapatkan hasil lebih baik daripada posisi start-nya.

“Saya tak yakin soal apa yang harus diharapkan dari balapan. Tapi, tentu saja, saya berharap bisa melakukannya dengan lebih baik,” ujar Rossi.
“Nicky membuat pilihan settingan yang berbeda dan menjalani sesi yang bagus dengan kedua ban. Jadi, sekarang saya akan melihat datanya dan mencoba bekerja dengan lebih baik,” jelasnya.

Di sisi lain, Hayden menjelaskan bahwa balapan musim ini pasti akan lebih sulit.

“Target kami malam ini untuk masuk lima besar, dan saya senang karena kami telah mencapainya,” aku Hayden di Crash.
“Kita lihat saja apakah kami bisa ke sini dan mengubah itu menjadi hasil besok malam. Manajemen ban akan penting, oleh karena itu kami harus menemukan solusi yang tepat.”

“Saya kesulitan dengan chatter motor dan understeer, khususnya di sektor keempatm di mana tikungannya datar. Tapi, GP12 adalah Ducati tercepat yang pernah saya tunggangi, yang akan berguna dalam balapan.”

Diakui Hayden, dia masih perlu bekerja ekstra keras untuk mengejar Lorenzo dan Stoner. Kendati demikian, pembalap Amerika Serikat ini bertekad tampil maksimal.

“Saya pikir ini akan jadi balapan yang sulit, tapi saya benar-benar menantikannya. Ada selisih yang besar dengan dua pebalap teratas, tapi kami akan melakukan yang terbaik untuk membuat start yang bagus, masuk ke grup kedua, dan bertarung seperti anjing,” katanya.
“Semoga kami bisa pergi dengan sesuatu yang positif,” tandas mantan rider Honda ini. (bbs)

Kader AMPI Bisa jadi Pengusaha

OK Arwindo Terpilih Sebagai Ketua AMPI Deliserdang

MEDAN – Wakil Bendahara DPD Partai Golongan Karya Kabupaten Deliserdang OK Arwindo SH MBA, terpilih sebagai Ketua DPD AMPI Kabupaten Deliserdang periode 2012-2017. Arwindo terpilih secara aklamasi dalam Musda AMPI ke VI, yang digelar di Kantor DPD AMPI Sumut Sabtu (6/4) Jalan Palang Merah Medan.

Musyawarah DPD AMPI Kabupaten Deliserdang  langsung dibuka Ketua DPD AMPI Sumut HM Syaf Lubis, didampingi  Sekretaris AMPI Sumut M Faisal Djafar, Ketua DPD Golkar Kabupaten Deliserdang H T Ahmad Thalaah, dan Ketua AMPI Kota Medan H Isnanda Ramli.

Dalam Musda AMPI Kabupaten Deliserdang ini dihadiri 12 Rayon AMPI se Kabupaten Deliserdang, yang menyatakan setuju dan mendukung OK Arwindo SH MBA sebagai Ketua AMPI Deliserdang.

Dalam sidang paripurna ke III, dalam Musda tersebut staring commite langsung dipimpin Wakil Ketua DPD AMPI Sumut Sunardi Ali Bsc dan Lilik SH untuk pembagian komisi rapat komisi, rapat laporan sidang komisi, rapat tim formatur kompisisi calon formatur 2012.

Setelah terpilih menjadi Ketua DPD AMPI Kabupaten Deliserdang, yang selama ini adanya kevakuman di dalam kepengurusan yang lama, OK Arwindo SH MBA bertekad memajukan AMPI di Kabupaten Deliserdang dengan menjalin kerjasama dengan aparat pemerintahan, polri/TNI yang ada di kabupaten Deliserdang. “Saya akan bina jalur ke pemerintahan, Polres, Kodim, Pangliman, Poldasu, agar AMPI Deliserdang kian besar.Saya juga akan merubah paradigma, bahwa OKP bukan peminta-minta. Selama ini proyek itu mendapatkan kutipan, namun kali kita harus jadi pengusaha.

Jadi, perlu ada kerjasama dan persatuan. Saya mencalonkan diri Ketua AMPI Deliserdang dengan semangat dan persatuan lima tahun kedepan,” ujar OK Arwindo.
OK Juga menyatakan dirinya bertekad mempersatukan semua elemen pemerintah dengan AMPI dengan meningkatkan program kerja ke depan.
Sementara itu Ketua DPD Golkar Tingkat II HT.Drs  Ahmad Thalaah mengatakan dengan terpilihanya OK Arwindo, sebagai bentuk wujud dan kerjasama antara AMPI dan Golkar yang tidak dapat dipisahkan.

“Selaku ketua Golkar Kabupaten Deliserdang, saya mengucapkan selamat atasa terpilihnya ketua DPD AMPI Kabupaten Deliserdang, OK Arwindo terpilih sebagai ketua secara aklamasi. Cita-cita bung Arwin untuk mewujudkan jiwa kewirausahaan marilah kita dukung, seluruh kinerja ketua AMPI terilih untuk mewujudkan misi dan misi dalam pengembangan AMPI ke depan,” ucap Tengku Amek.

Sementara itu Ketua DPD AMPI Sumut HM Syaf Lubis meminta pada ketua yang baru terpilih untuk menjalin komunikasi pada seluruh kader AMPI. “Kita tidak akan bisa berbuat yang lebih baik tanpa komunikasi dan kebersamaan.Tidak ada yang tidak mungkin dalam meraihkan kesempatan, untuk menduduki masa jabatan yang penting di organisasi,” ujar Syaf Lubis.(rud)

Antre Semen sebelum Menyalip di Tikungan (1)

Dahlan Iskan

Saya berdiri di atas dermaga pelabuhan yang jauh menjorok ke laut. Saya hitung ada 13 kapal yang mengapung buang sauh di kejauhan sana. Kapal-kapal itu menunggu giliran dipanggil merapat ke dermaga untuk mengisi semen. Mereka antre semen. Kapal-kapal itu lama sekali menunggu dan menunggu di tengah laut Ada yang sampai mengapung di tengah laut dua minggu.

Tidak jauh dari pelabuhan itu sebuah proyek baru lagi dikebut penyelesaiannya. Itulah proyek pembangunan pabrik semen unit 5 PT Semen Tonasa di Sulawesi Selatan. Antrean kapal seperti itu masih terus terjadi sampai pabrik baru tersebut bisa berproduksi. Lima bulan lagi. Dengan pabrik baru ini Semen Tonasa bisa menambah kapasitas 3 juta ton lagi per tahun. Meski selama ini Semen Tonasa sudah mampu berproduksi 4 juta ton per tahun, rupanya belum mampu mengimbangi melonjaknya keperluan semen di Indonesia Timur.

Antrean kapal yang panjang itu memang menggambarkan banyak hal. Terjadi kekurangan semen yang luar biasa. Ini karena ekonomi lagi sangat baik. Di mana-mana orang membangun. Harga semen pun naik terus. Antrean kapal yang sampai dua minggu itu saja sudah menggambarkan bahwa biaya angkutan pasti meningkat.

Kalau pabrik baru Semen Tonasa sudah beroperasi, bisa dibayangkan sendiri: pembangunan akan semakin cepat di wilayah timur. Apalagi, banyak sekali pembangkit listrik ukuran besar (untuk ukuran Indonesia Timur) selesai pada 2012 ini: 2 x 50 MW di Barru, 2 x 100 MW di Jeneponto, 150 MW PLTA di Poso, dan beberapa lagi. Dua bahan baku utama pembangunan, semen dan listrik, tidak akan menjadi penghambat lagi.

Pabrik Semen Tonasa memang akan menjadi salah satu andalan pembangunan di wilayah timur. Setelah pabrik kelima ini beroperasi, harus segera diputuskan untuk membangun pabrik keenam. Cadangan bahan baku di Tonasa seperti tidak terbatas. Pabrik itu terletak di bibir gunung kapur yang menjadi bahan bakunya. Tidak perlu biaya pengangkutan sama sekali. “Bahan baku di sini bisa untuk keperluan ratusan tahun,” ujar M Sattar Taba, Dirut PT Semen Tonasa.

Penambahan kapasitas tidak hanya terjadi di Tonasa. Di Tuban, Jatim, Semen Gresik juga membangun pabrik baru. Bahkan, sudah hampir beroperasi. Insya Allah bulan depan. Pemasangan mesin-mesin dan komisioning sudah selesai.

Kamis minggu lalu saya ke Tuban untuk menyaksikan penyalaan api pertama pabrik baru itu. Berarti dari Tuban akan ada tambahan semen tiga juta ton lagi per tahun. Total menjadi 13 juta ton semen diproduksi di Tuban.

Sebagai rasa syukur atas selesainya pembangunan pabrik unit 4 di Tuban ini, Dirut Semen Gresik Group Dwi Soetjipto mengadakan acara doa khusus. Dwi mengajak seluruh orang Tuban yang hafal Alquran (hufadz) berkumpul di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, Desa Jarorejo, untuk khataman. Di pesantren pimpinan KH Ashari inilah saya ikut acara khataman itu.

Grup Semen Gresik memang sedang berekspansi di segala penjuru Indonesia. Tidak hanya di Tuban dan Tonasa, tapi juga di Sumatera. Perencanaan ekspansi di Padang sudah selesai. Dana sudah siap. Tinggal penyelesaian masalah-masalah di daerah. Kalaupun ekspansi di Padang ini terhambat, bisa saja dialihkan ke Aceh. Pokoknya, harus di Sumatera. Ini untuk mendukung percepatan pembangunan di Sumatera yang sangat kaya tersebut. Penentuan lokasi itu sudah harus diputuskan pertengahan tahun ini. Dana triliunan rupiah yang sudah disiapkan sayang kalau tidak diinvestasikan.

Investasi BUMN tidak boleh ditunda, apalagi dibatalkan. Ini untuk mengemban misi negara dalam menjaga pertumbuhan ekonomi yang harus terus meningkat. Di saat banyak negara mengalami kesulitan ekonomi, saatnyalah Indonesia siap-siap menyalip di tikungan. Dengan investasi baru di Tuban dan Tonasa itu saja, Grup Semen Gresik sudah akan menjadi pabrik semen terbesar di Asia Tenggara.

Thailand sudah akan kita kalahkan beberapa bulan lagi. Siam Cement (Thailand) dengan kapasitas 25 juta ton per tahun sudah akan disalip Semen Gresik dengan kapasitas 26 juta ton per tahun. Apalagi, kalau proyek Semen Padang atau Aceh bisa dilakukan.

Grup Semen Gresik memang punya kemampuan luar biasa untuk melakukan ekspansi. Unit 4 Semen Tuban itu, misalnya, sama sekali tidak menggunakan dana dari bank. Semua menggunakan dana sendiri. Unit 5 Semen Tonasa yang semula direncanakan 70 persen dana perbankan, tidak jadi dipakai seluruhnya.

Dengan terus berinvestasi seperti itu, di segala bidang, pertumbuhan ekonomi akan terjaga. Ekonomi Indonesia harus terus berkembang di saat ekonomi dunia melesu. Kepercayaan diri kita sudah kuat untuk bisa satu per satu menyusul negara-negara lain dan bahkan melewatinya.

Apalagi, ekonomi kita mulai kebal terhadap gejolak politik. Heboh-heboh politik ternyata sangat kecil pengaruhnya. Pada saat seru-serunya demo BBM lalu, harga saham di pasar modal justru naik. Kalau investasi bisa terus dilakukan, target pertumbuhan ekonomi 6,5 persen akan tercapai. Ibarat balapan mobil, di saat pesaing lagi punya problem, Indonesia harus menginjak gas lebih dalam.

Ekspansi pabrik semen di Sumatera bukan hanya dilakukan Grup Semen Gresik (kelak berganti nama menjadi Grup Semen Garuda). Tapi, juga oleh BUMN lain: PT Semen Baturaja di Sumatera Selatan. PT Semen Baturaja tahun ini go public. PT ini punya kemampuan untuk ekspansi.

Semen Baturaja akan membangun pabrik kedua dengan kapasitas 1,5 juta ton per tahun. Pembangunannya harus dimulai tahun ini juga. Ini untuk mendorong perkembangan ekonomi Sumatera yang akan terus berkibar-kibar.

Apalagi, tahun depan banyak sekali pembangkit listrik yang sudah jadi. Dua hambatan dasar terbesar untuk pembangunan teratasi. Jalan tol pun mulai dibangun di Sumatera. Semua itu akan membuat pembangunan di Sumatera tidak bisa tertahan lagi.

Grup Semen Gresik memang sudah bisa menjadi contoh BUMN yang berkelas dunia. Bukan saja segera menjadi yang terbesar di Asia Tenggara, tapi juga punya kesiapan berkembang di segala bidang. Bahkan, mampu membangun pabrik modern dengan cara swakelola. Tidak perlu BOT, BOO, ataupun EPC.
Unit 4 Semen Tuban dan unit 5 Semen Tonasa yang termodern itu, misalnya, dibangun sendiri oleh orang-orang Grup Semen Gresik. Untuk mencapai tahap ini, BUMN seperti Pertamina atau PLN pun masih tertinggal jauh.

Tak ayal bila harga saham Semen Gresik, heemmm, terus melejit. Rekor baru terus dipecahkan. Terakhir mencapai rekor Rp 12.500 minggu lalu. Ini setara dengan Rp 120.000 per lembar seandainya lembar sahamnya tidak dipecah-pecah menjadi 10 lembar beberapa waktu lalu.
Tiga-empat tahun lagi, rasanya, banyak BUMN yang mencapai tingkatan itu. Karena itu, kalau selama ini kita dikenal sebagai negara yang “jual-jual-jual” BUMN ke asing, bisa jadi segera berubah menjadi “beli-beli-beli” di luar negeri. Tidak akan terjadi lagi privatisasi dengan cara lama: mencari strategic partner dari luar negeri. Kalaupun akan dilakukan strategic sale, pembeli strategisnya adalah BUMN sendiri!

Tentu kita tidak boleh terlalu menyalah-nyalahkan mengapa dulu kita melakukan “jual-jual-jual”. Kala itu negara kita memang lagi sangat lemah. Krisis ekonomi yang berat pada 1998 membuat pemerintah tidak memiliki anggaran untuk menjalankan roda pemerintahan. Negara dalam keadaan terancam. Seluruh APBN kita, waktu itu, hanya Rp300 triliun. Alangkah kecilnya. Hanya sama dengan anggaran pendidikan kita pada 2012 sekarang ini. Atau hanya sedikit lebih tinggi daripada anggaran subsidi yang kita hebohkan dua minggu lalu.

Kini dengan kemampuan pemerintah yang begitu kuat (tahun lalu ekonomi Indonesia sudah mengalahkan ekonomi Belanda), dengan APBN yang sudah Rp 1.500 triliun, dengan aset BUMN yang Rp3.000 triliun, privatisasi BUMN hanya boleh dilakukan melalui pasar modal.

Saya pun akan terus mendorong BUMN untuk masuk pasar modal. Agar pengelolaan BUMN lebih transparan, lebih terbuka, lebih akuntabel. Siapa tahu, dengan cara ini, kapitalisasi pasar modal kita pun tidak lama lagi sudah bisa mengalahkan Singapura! Kalau bisa, paling lambat tahun depan!
Sekarang ini kita tinggal kalah sedikiiiit lagi. Saatnya, di sektor ini pun kita menyalip di tikungan. Kalau kapitalisasi pasar modal kita sudah bisa mengalahkan Singapura tahun depan, sejarah akan terus berbalik. Satu per satu. Tidak bisa ditahan lagi. Ekonomi Indonesia berlari kencang. Lupakan politik. Kita kejar harga diri kita!

Kejadian 13 kapal yang antre semen telah berbicara banyak mengenai gambaran negara kita ke depan! (*)

* Penulis adalah Menteri BUMN

Warisan Budaya Lisan Manusia tak Berwujud

Pertunjukan Kebudayaan China Muslim Xinjiang

Integrasi lagu, musik dan tarian dari Qebiyat Mukham memiliki esensi berharga bagi suku Uygur Xinjiang China. Selain terkenal dengan tarian dan nyanyiannya, Mukham Uygur secara resmi mendapatkan pengakuan dari Unesco sebagai karya besar warisan budaya lisan manusia tak berwujud 25 November 2011.  

Adlansyah Nasution, Medan

Dengan mengucapkan Assalamualaikum sebagai kata pembuka, Yenny Marlim selaku MC dari grup  Budaya China pesona Xinjiang membuka penampilan dari Qebiyat Mukham yang merupakan bagian kedua dari 12 Mukham suku Uygur di Hall Persahabatan Xinzhou Daily, Gedung MITSU PSP, kampus Hijau STBA-PIA Jalan Kolonel Yos Sudarso, Glugur kota Medan, Jumat (6/4) malam.

Seni dan music yang mendapat pengakuan dari para pakar kesenian, baik dari China maupun dari negara lainnya. Sebanyak 12 Mukham Uygur secara garis besar dapat dikategorikan menjadi tiga bagian dari penampilan, nyanyian dan musiknya secara keseluruhan dibutuhkan waktu 24 jam.

“Oleh karena itu, mari kita saksikan set ke dua dari 12 Mukham yakni Qebiyat Mukham yang terdiri dari Mustazat, Jula Tisantastan dan Masirap yang akan dibawakan oleh actor dan aktris suku Uygur nasional level pertama,” kata Yenny dalam bahasa suku Uygur di translet ke dalam bahasa Indonesia oleh MC pembantu.

Penampilan dengan tarian yang diselingi suara musik alat tradisonal suku Uygur Xinjiang RRT mampu memukau pengunjung dengan kelentikan tubuh dari setiap penari dengan melompat dan berputar di atas panggung dengan busana beraneka ragam warna.

Penari yang terdiri dari kaum adam dan hawa berbalutkan busana bernuansa islami itu, menceritakan perjalanan cinta seorang pria kepada wanita-wanita suku Uygur yang berawal dari penolakan seorang wanita dan akhirnya diterima oleh wanita lainnya dengan symbol sekuntum mawar merah.
“Dengan menonjolkan penampilan dalam berpakaian, gerakan, bermain alat musik itu menjadi sangat penting yang semuanya di integrasi menjadi satu. Inilah penampilan yang paling utama set ke dua dari 12 Mukham Uygur,” ucapnya yang disambut tepuk tangan penonton dari berbagai multi etnis di Kota Medan.

Lanjut Yenny, untuk penampilan yang sangat spesial bagi group seni Budaya China pesona Xinjiang yang baru pertama tampil di Kota Medan adalah tarian Emas Dolan. “Tarian Emas Dolan yang menjadi special bagi kami, karena mempunyai arti yang bermakna,” ungkapnya tanpa menjelaskan makna tarian itu.

Sedangkan untuk penampilan di daerahnya kawasan strategis, mereka siap tampil dimana saja.”Kita tampil tidak pilih-pilih, tidak di acara Ramadan atau acara kebesaran Islam lainnya. Jadi disetiap ada acara yang mengundang kami, kami akan selalu siap untuk memberikan penampilan yang terbaik,” ujarnya mengakhiri.

Sementara, Izzat Eliyas salah satu aktris penyanyi solo wanita group seni Budaya China pesona Xinjiang sangat mengagumi Indonesia, khusunya Kota Medan yang beragam multi etnis tetapi dapat hidup rukun dan damai.

Sebagai bentuk kekagumannya, Izzat yang seharusnya membawakan dua lagu suku Uygur yang sudah terjadwal oleh panitia dengan lagu berjudul “Bunga Mengapa Begitu Merah” digantinya dengan lagu nasional Indonesia berjudul “Bengawan Solo” sebagai lagu keduanya setelah lagu berjudul “Pemuda” dari suku Uygur.

“Saya mohon maaf bila ada kesalahan dalam penempatan liriknya yang kurang tepat, karena lagu ini baru saya hafal,” cetusnya dalam bahasa Indonesia yang tidak begitu jelas.

Usai menunjukkan penampilannya yang diterima pengunjung dengan memberikan aplus tepuk tangan. Sumut Pos kemudian menemuinya di depan pintu ruang ganti artis untuk wawancara alasan lagu “Bengawan Solo” dipilih untuk dinyanyikannya.

“Pertama mendengar lagu ini, saya sudah suka dibandingkan dengan lagu-lagu di Negara Asia yang saya ketahui saat searching dari Google. Dengan mempunyai liric dan syair yang begitu bagus, itu yang menjadi alasan saya untuk memnbawakan lagu Bengawan Solo untuk ditampilkan,” ungkap wanita berkulit putih yang memiliki hidung mancung itu.

Dikatakannya, liric lagu yang belum diketahui dengan instrumen musik alat traidional suku Uygur. Izzat sempat bertanya dengan teman-temannya. “Dalam waktu dua jam saya berlatih, akhirnya saya mendapatkan lirik dengan panduan alat musik tradisional suku Uygur Xinjiang,” tambahnya yang berharap warga kota Medan melakukan kunjungan ke daerah Xinjiang yang juga hidup harmonis dengan multietnis seperti di Kota Medan.
Acara yang tidak membosankan itu, semakin menarik perhatian seluruh pengunjung yang juga dihadiri pejabat di Sumatera Utara seperti Plt Gubsu, anggota DPR Sumut dan Ketua MUI Sumut dan Medan serta Konsul Jenderal RRT untuk Indonesia di Medan dan ketua MITSU-PSP yang juga ketua LIC Sumut.

Dengan penampilan, tarian solo wanita membawakan Tarian Rakyat Atu. Dilanjutkan dengan pertunjukan akrobat tangan oleh Hayrat Ezis yang telah mendapatkan mendali emas didalam even perlombaan nasional akrobat.

Kemudian, penampilan nyanyian solo pria dengan membawakan lagu berjudul
”The Select of Chargah Mukham” oleh Xirali Ubud. Dilanjutkan dengan tarian group dengan tema Nazirkom yang merupakan tarian kelompok rakyat Uygur, mengilustrasikan peniruan gerakan dan suara hewan.

“Tak puas rasanya, kalau dari penampilan ini tidak menonjolkan alat seni budaya suku Uygur Xinjiang RRT. Maka dari itu, kita saksikan permainan alat music dari lagu Ussak Mukham dan Xi Yangyang oleh Alimjian Abliz,” pinta Yenny Marlim yang semakin semangat membawakan acara.

Dengan menunjukan kebolehannya, para pemain alat music dari jenis Tambo yang menyerupai guitar dan Rabab yang mempunyai enam jenis sama seperti guitar. Kemudian Dab, alat music paling kuno yang merupakan alat pemukul dan suaranya sejenis drum.

Sekaligus menujukan kepiawaiannya dalam bermain alat music yang dikuasai setiap pemain, tak lupa alat music jenis Yangchi yang merupakan alat tradisional dari China juga meramaikan. Ditambah lagi dengan alat music jenis seruling yang dinamakan suku Uygur adalah Nem.Dilanjutkan dengan alat musik jenis Hi jet yang dapat mengeluarkan suara nada yang sangat tinggi dan Hi jet yang mengeluarkan suara menengah.

Setelah itu, penampilan dilanjutkan dengan nyayian solo wanita oleh Gulnur Kadir dengan membawakan lagu Musim Semi Telah Tiba dan Xinjiang yang Terindah. Kemudian, tarian mangkok yang sudah meraih medali emas dalam even perlombaan tari internasional sangat mengagumkan. Dimana, di akhir tarian yang membawa dua gelas yang satu gelasnya berisikan teh diputar-putar dan diakhiri dengan menuang air teh tersebut ke gelas satunya.

Pengunjung yang antusias, diajak menari dan berdansa bersama penyanyi solo pria, Nawlan Niyaz yang membawakan lagu “Kaum Wanita Kaskar”. “Lagunya akan lebih berkesan bila pengunjung ikut bergoyang dan berdansa bersama,” ajak Nawlan sambil turun ke bawah panggung menarik pengunjung.

Sebagai penampilan penutup, Tarian kelompok Uygur yang mengilustrasikan kehidupan pertanian di Xinjiang mengakhiri acara tersebut. “Kedatangan kami untuk mempersembahkan tarian Xinjiang yang khas yang khas dengan budaya China yang memiliki penduduk muslim yang banyak, berkarateristik. Saya berharap semua dapat terhibur dan kami menyambut kedatangan anda ke Xinjiang,” cetusnya.(*)