25 C
Medan
Friday, April 3, 2026
Home Blog Page 13705

Angsa Kadang Nakal

Swansea vs Newcastle

NEWCASTLE United sedang berlari meraih posisi tertinggi. Gambaran main di kompetisi Eropa musim depan sudah membayang di pikiran seluruh skuad. Agar langkah mulus, kemenangan demi kemenangan adalah harga mati. Termasuk ketika melawat ke kandang Angsa Hitam-julukan Swansea.

Meraih tiga kemenangan sekali seri dan sekali kalah dari lima laga terakhir di liga, membuat kubu Newcastle percaya diri. Apa lagi mereka sukses menundukkan klub sekelas Liverpool di laga terakhir. Kubu Alan Pardew pun gembira plus yakin anak asuhnya sedang berada di top performa saat melawat ke Liberty Stadium malam ini.

Bagaimana tak senang, hasil positif atas The Reds memastikan poin mereka sama dengan capaian Chelsea yang bertengger di posisi lima. Yakni 53 angka. Tapi Newcastle duduk di posisi enam karena kalah selisih gol saja.

Jika konsisten meraih angka penuh, maka peluang tetap di peringkat enam atau malah lebih bagus lagi jika sukses mengkudeta Chelsea, maka peluang main di kompetisi Eropa terbuka lebar karena tiket ke Europa League sudah di genggaman. Di Liga Inggris, jatah tiket ke kompetisi Eropa memang cukup banyak, yakini enam. Empat untuk melaju ke Liga Champions, sisanya dua tiket untuk Europa League.

Dan kebangkitan mengesankan Newcastle tak luput dari tajamnya striker yang baru didatangkan Januari lalu: Papiss Demba Cisse. Pemain yang didatangkan dari Freiburg itu merupakan rekan senegara Demba Ba yang kini tercatat sebagai pemain paling tajam di Newcastle dengan 16 golnya. Tak sulit bagi Papiss Cisse untuk beradaptasi. Dan sejak bergabung, dia total sudah menyumbang tujuh gol. Plus dua gol ke gawang The Reds.
“Ada gairah pada Papiss.  Anda bisa berkedip dan berpikir dia adalah Alan Shearer. Kinerja Papiss luar biasa ketika melawan Liverpool,” kata Alan Pardew seperti dilansir Soccerway. “Menyamakannya seperti Shearer adalah penghargaan tertinggi. Yang pasti Papiss maksimal bersama tim sejauh ini,” sambungnya.

Baiklah. Pede sih boleh, tapi jangan terlena. Swansea itu bahaya. Bermain di kandang, mereka sulit takluk. Bayangkan klub sedigdaya Manchester City hingga Arsenal saja takluk di sana.

Angsa Hitam kerap bertingkah nakal dalam keadaan terdesak. Dan jelas saja kini mereka sedang terdesak.

Berada di peringkat 11 tentu tak nyaman. Mengumpulkan 39 angka dari 31 laga juga tak cukup baik. Apalagi angka yang mereka kumpulkan sama dengan perolehan Fulham dan Norwich City.

Kalau mau mencari positifnya sih ada. Ya, mereka merupakan tim promosi musim lalu bersama Norwich dan QPR. Dari para kontestan promosi, Swansea yang terbilang paling stabil penampilannya.

Tapi yang jadi soal adalah posisi Brendan Rodgers di tim. Arsitek asal Irlandia ini dikabarkan bakal hengkang akhir musim ini. Tawaran dari Chelsea dan Tottenham kabarnya gencar datang.

Keadaan itu tentu saja mengganggu  tim meskipun isu itu sudah dibantah bos Swansea Huw Jenkins. “Spekulasi merupakan bagian dari sepak bola. Saya tidak bisa memprediksi masa depan tapi kami akan melakukan segalanya agar Rodgers tetap bersama kami,” kata Jenkins. (*)

Siap Mengarsiteki Klub Besar

ARSITEK Swansea Brendan Rodgers sedang naik daun. Membawa Swansea ke performa ciamik membuat pelatih asal Irlandia Utara itu diingin sejumlah klub. Sebut saja Chelsea dan Tottenham.

Dan atas isu itu, Rodgers mengaku siap jika memang ada klub yang lebih besar menghubunginya secara serius. “Aku tidak berpikir akan pergi dari Swansea secepat ini. Tapi kalau sudah tiba waktunya pasti aku akan ambil kesempatan,” kata Rodgers di Goal.

Pelatih berusia 39 tahun itu memantik perhatian sebab dia sukses membawa Swansea tampil konsisten. Tak hanya  konsisten, Swansea juga main menyerang dan cepat. Padahal skuad yang dipunya Swansea tak begitu mempuni.

“Aku merasakan periode paling sukses bersama Chelsea. Pengalaman di Liga Champions, final FA Cupkujalani. Dengan begitu, jika memang tawaran besar datang, aku akan sangat siap. Kini aku punya waktu untuk mengembangkan diri dan merenungkan setiap peluang,” pungkasnya. (ful)

Semua Cerita Barca

Chelsea vs Benfica

LONDON – Antusiasme tinggi untuk melawan Barcelona di semi final Liga Champions diperagakan kubu Chelsea. The Blues memastikan langkah ke semi final usai mengandaskan Benfica di leg dua perempat final dini hari kemarin dengan total agregat 3-1.

Main di Stamford Bridge, Benfica yang kalah 0-1 di leg pertama langsung menekan sejak babak pertama. Tapi mereka justru tertinggal 0-1 di babak pertama setelah penalti Frank Lam pard gagal dibendung Artur Moraes. Keadaan tak berjalan baik untuk Benfica ketika Maxi Perreira mendapatkan kartu kuning kedua sebelum babak pertama habis.

Meski bermain dengan 10 pemain, Benfica tetap tampil menekan di babak kedua. Mereka pun sempat menghadirkan ketegangan untuk pendukung Chelsea ketika Javi Garcia mencetak gol di menit ke-85 lewat tandukannya. Dengan kedudukan 1-1, Benfica hanya butuh satu gol lagi untuk lolos. Tetapi, pada akhirnya, gol Raul Meireles di masa injury time membuat Chelsea melenggang ke semi final.

Sadar bakal jumpa Barca, pihak chelsea sangat ingin menang. Ada misi balas dendam di laga itu. Terakhir kali bertemu Barcelona di Liga Champions, Chelsea mendapatkan pengalaman tidak mengenakkan.

Pertemuan Barca dan Chelsea adalah ulangan semi final musim 2008/2009. Meski skor agregat 1-1, Los Cules berhak lolos ke final berkat aturan gol tandang. Pada proses selanjutnya, pasukan Pep Guardiola akhirnya jadi juara setelah menaklukkan Manchester United di partai puncak. Namun, ada kisah tak menyenangkan di balik kekalahan Chelsea tiga tahun silam. Dalam laga leg kedua di Stamford Bridge yang berakhir 1-1, tim tuan rumah merasa dirugikan oleh keputusan-keputusan wasit Tom Henning Ovrebo. Empat klaim penalti yang mereka ajukan tak satu pun dikabulkan wasit asal Norwegia itu.

Kubu Chelsea murka kepada Ovrebo setelah laga tersebut. Didier Drogba bahkan tak bisa mengendalikan emosinya karena merasa dicurangi. Bahkan, Jose Bosingwa menyebut Ovrebo sudah “dibeli”.

“Semua orang punya urusan yang belum selesai dengan mereka (Barcelona),” ujar gelandang senior Chelsea, Frank Lampard seperti dikutip Soccernet. “Mereka adalah tim terhebat di dunia. Mereka akan jadi favorit, tapi kami punya keyakinan dalam diri kami,” imbuhnya.

“Kami harus tampil di level terbaik untuk menyingkirkan mereka dan kami yakin bisa melakukan itu,” kata Lampard. Sebelumnya Chelsea juga kerap dihantui pengalaman buruk kala bertemu klub asal Catalan itu. Di musim 2004/2005 meskipun mereka lolos ke semi final, tapi saat itu Jose Mourinho menyebut wasit Andres Frisk membantu Barca saat keduanya bertemu di Camp Nou. (bbs)

Rekor dan Catatan Gol Jelang Final

Jelang final Liga Champions musim ini, rekor gol tercipta. Dimulai dari rekpr 56 gol di babak perdelapan final dan catatan penurunan produktivitas gol di perempat final.

Pada Fase perdelapan final total ada 56 gol adalah jumlah yang disebut paling banyak di dalam fase tersebut.
Sebelum musim ini, catatan Infostrada menjelaskan jumlah gol terbanyak yang hadir di babak 16 besar Liga Champions adalah 47 gol, di musim 2004/05 dan 2009/10.

Dengan total 56 gol yang hadir di 16 besar musim ini, artinya ada rata-rata 3,5 gol per pertandingan yang tercipta di fase tersebut.
Partai Barcelona kontra Bayer Leverkusen yang berakhir dengan agregat 10-2 memberikan sumbangan gol terbesar, dengan bintang Barca Lionel Messi bikin enam gol. Pada musim 2004/05 silam agregat 10-2 juga hadir di laga Lyon versus Werder Bremen.

Sementara itu pertandingan APOEL Nicosia kontra Lyon musim ini menjadi duel di babak 16 besar yang paling minim gol, karena menghasilkan dua gol saja lewat agregat 1-1 walau akhirnya APOEL lolos lewat adu penalti.

Lalu di babak perempat final yang baru saja tuntas, produktivitas di fase ini terbilang sedikit dibandingkan dengan beberapa musim terakhir.
Pada fase ini total 22 gol tercipta. Artinya ada rata-rata 2,75 gol per partai. Jumlah itu memperlihatkan penurunan rata-rata gol dari fase 16 besar. Boleh jadi ini karena persaingan di babak perempat final kali ini sudah menjadi lebih sengit ketimbang babak sebelumnya.

Jumlah gol di perempat final musim ini juga menjadi yang paling sedikit kedua sejak musim 2006-07. Dalam periode itu, perempat final paling minim gol ada di musim 2007-08 dengan hanya tercipta 18 gol, musim 2010-11 melahirkan 26 gol, 2009-10 ada 24 gol, 2008-09 ada 28 gol, dan 2006-07 ada 26 gol.

Partai Real Madrid kontra APOEL dicatat menjadi penyumbang gol terbesar di babak perempatfinal kali ini dengan 10 gol, lewat agregat 8-2 untuk El Real. Jumlah ini dapat dikategorikan sebagai salah satu kemenangan dengan gol terbanyak di Liga Champions—di seluruh fase.
Sebelumnya, ada partai Bayern Munich vs Kaiserslautern (6-0, 1998-99), Bayern vs Basel (7-1, 2011-12), Barca vs Bayer Leverkusen (10-2, 2011-12), Lyon vs Werder Bremen (10-2, 2004-05), dan Bayern vs Sporting Lisbon (12-1, 2008-09). (bbs)

Sebut Rival Pasti ke Final

JOSE Mourinho kembali melontarkan pernyataan kontroversial terkait lolosnya rival klasik Barcelona ke semi final.  Menurut Mourinho, AC Milan adalah korban terbaru Barcelona di Liga Champions. “Chelsea, Inter Milan, Arsenal, Real Madrid, dan kini AC Milan yang menjadi korban. Makanya, saya sangat yakin mereka (Barcelona) sudah pasti tampil ke final,” sindir Mourinho melalui juru bicaranya Eladio Parames, seperti dikutip Reuters.
“Setiap tahun, kami belajar beberapa hal. Contohnya, sekarang kami tahu bahwa Anda bisa meniup peluit dan menjatuhkan penalti, bahkan sebelum bola jatuh ke area permainan,” lanjut mantan pelatih Chelsea dan Inter itu.

Ya, ketika wasit Bjorn Kuipers menjatuhkan penalti kedua untuk Milan saat bersua Barca-julukan Barcelona pada second leg perempat final lalu, memang banyak hal yang ganjil. Terutama ketika Sergio Busquets terjatuh di kotak penalti.  Kapten Barca Carles Puyol punya andil atas insiden yang berbuah penalti itu.  Jadi, bukan sepenuhnya kesalahan bek Milan Alessandro Nesta.

Menurut Mourinho, dari tahun ke tahun, semakin kentara adanya aroma dukungan dari ofisial pertandingan kepada Barcelona. “Bagi saya, sekarang pertanyaan terbesar di Liga Champions adalah siapa yang bermain di final melawan Barca. Apakah kami atau Bayern Munchen,” terang Mou, sapaan Mourinho.  (ham/bas/jpnn)

Juve Target Scudetto dan Coppa Italia

TURIN- Juventus dan AC Milan sedang terlibat persaingan sengit untuk memperebutkan gelar juara Seri A musim ini. Giorgio Chiellini menyatakan Bianconeri akan berjuang hingga pertandingan terakhir.

Tak diprediksi bakal menjadi kandidat kuat peraih scudetto, Juve justru menjadi penantang serius bagi Milan. Mengumpulkan 62 poin dari 30 laga, mereka menempati urutan kedua klasemen dan hanya tertinggal dua poin dari Rossoneri yang ada di puncak.

Dengan sisa delapan partai, kubu ‘Nyonya Tua’ tak mau menyerah dan bertekad menggusur Milan dari peringkat teratas.
“Saya memastikan Juventus akan bertarung sampai yang akhir untuk scudetto,” jelas Chiellini dikutip dari Football Italia. Akhir pekan ini, Juve akan dijamu oleh Palermo dalam lanjutan Seri A. Sementara itu, Milan akan menunggu kedatangan Fiorentina di San Siro.

Pelatih Juventus, Antonio Conte, mengatakan jika lolos ke Liga Champions adalah target utama tim saat ini. Tapi karena berpeluang besar juga merebut Scudetto dan Coppa Italia, ‘Si Nyonya Tua’ diminta untuk melakukannya.

“Aku diminta untuk membawa mereka kembali ke Liga Champions karena itu penting dari sudut pandang ekonomi, juga merupakan daya tarik untuk mendatangkan pemain besar. Kami perlu finis paling tidak di posisi dua. Liga Champions adalah kehidupan,” tutur Conte beberapa hari lalu.
Tapi pada faktnya Juve saat ini berada di posisi kedua dan hanya berselisih dua poin dari AC Milan yang ada di puncak, dengan Seri A menyisakan delapan pekan lagi.

Peluang merebut Scudetto pun masih terbuka lebar.

Tak hanya di Liga Italia, Juve juga punya kans merebut silverware lain di ajang Coppa Italia dengan berjumpa Napoli di partai final yang akan dihelat bulan depan.

Dengan kemungkinan mengakhiri puasa gelar sejak 2006 dengan dua titel sekaligus, ini merupakan prestasi tersendiri bagi Conte dan juga Juve yang di awal musim tak begitu difavoritkan.

Maka wajar jika salah salah satu petinggi Juve yang juga bos FIAT, John Elkan, meminta Bianconeri untuk menghadirkan dua trofi itu di akhir musim.
“Tim bermain baik di liga dan juga kompetisi piala lokal, tapi seperti Antonio Conte katakan, ini bukan saat yang tepat untuk kehilangan konsentrasi,” tukas Elkan seperti dilansir Football Italia.

“Scudetto atau Coppa Italia? Keduanya! Conte mengatakan kami harus bermain seperti 24 singa yang memainkan delapan laga final Seri A musim ini. Tapi aku lebih ingin mengatakan 24 singa yang bermain sebagai satu singa,” pungkasnya. (bbs)

Pato Akhiri Musim Lebih Cepat

MILAN- Nasib kurang baik dialami Alexandre Pato. Soalnya tim dokter AC Milan mengatakan  Pato cedera dan disarankan untuk tidak bermain.
“Kami harus melakukan proses pemulihan terhadap Pato,” tutur dokter tim, Jean Pierre Meersseman, kepada Gazetta dello Sport.

Seperti diketahui Pato kembali mendapat cedera saat melawan Barcelona di leg kedua perempatfinal dua hari lalu. Ia hanya bermain selama 13 menit karena mengalami masalah pada otot pahanya. Cedera yang sama sudah menimpa Pato di awal musim ini yang mengharuskannya absen selama sebulan lebih. Kini setelah mendapat masalah yang sama, Pato mau tak mau harus menuntaskan musim ini dengan lebih dini. “Tapi siapa yang akan berhak memainkannya kembali? Aku tidak tahu lagi siapa Malaikat yang harus kupercaya,” sambungnya.

Pato sejak dalam dua musim terakhir memang penampilannya diganggu oleh cedera. Total 14 cedera otot di sekitar paha dideritanya sejak Januari 2010. Musim ini ia baru tampil 11 kali dan mencetak satu gol.

Sudah berkali-kali striker asal Brasil itu berobat ke spesialis handal di berbagai negara, namun tetap saja rentan cedera. Untuk itu Milan pun kini lebih berhat-berhati untuk memainkannya dan berkonsentrasi pada penyembuhan pesepakbola 22 tahun itu. “Dia sudah pergi, dari Jerman ke Amerika, untuk mencari solusi soal ototnya yang rapuh,” tukasnya.

“Dia sudah diperiksa dan disembuhkan. Bahkan aku telah meminta guru spiritualku berdoa untuknya,” ungkapnya.  “Aku tidak tidur usai laga kontra Barcelona. Aku bertanggung jawab untuk menyembuhkan, meskipun tidak tahu jenis cedera itu,” ungkapnya.

“Aku tidak bisa menyelesaikan dalam waktu tiga minggu, cedera yang tidak bisa ditemukan solusinya dalam dua tahun,” katanya.
“Pato sudah dinyatakan fit sebanyak 13 kali, tapi kenyataannya dia belum pulih benar. Aku merasa sedih ketika melihatnya cedera di TV. Aku tidak mengira bakal seperti itu,” tutupnya.(bbs)

Kontrak Roma Gunakan Olimpico hingga 2015

ROMA- AS Roma mencapai kesepakatan dengan Komite Olimpiade Nasional Italia (CONI) terkait penggunaan Stadion Olimpico.
Roma akan menggunakan Olimpico sebagai kandangnya hingga tiga musim ke depan, sampai 10 Juni 2015.

Kesepakatan itu ditercapai Rabu (4/4) waktu setempat. Perjanjian itu mencakup ketentuan bagi CONI untuk mengerjakan renovasi di Olmpico.
“Kesepakatan mencakup ketentuan bagi CONI untuk mengerjakan renovasi di Stadio Olimpico, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas dari fasilitas dan mengatur inisiatif baru untuk publik,” tulis pernyataan di situs resmi Roma.

Roma telah menggunakan Olimpico sebagai kandangnya sejak musim 1953/1954 dengan menyewa dari CONI. Mereka berbagi kandang dengan klub ibukota lainnya, Lazio.

Namun sejak diambil alih Thomas Di Benedetto, Roma mulai mengambil langkah serius untuk membangun stadion milik sendiri. Langkah awal sudah diambil Di Benedetto dengan menjalin kerjasama dengan Cushman & Wakefield LLP, konsultan properti asal Amerika Serikat.

Proyek pembangunan stadion baru Roma masih dalam tahap awal dengan proses pemilihan area yang cocok. Setelah dilakukan analisis secara teknis, keputusan final akan diambil pada Juni 2012.

“Kesepakatan yang kami capai dengan CONI memungkinkan kami untuk menggunakan Stadion Olimpico untuk tiga musim ke depan, atau waktu minimal yang kami butuhkan untuk menyelesaikan proyek stadion baru,” ujar Claudio Fenucci Managing Director AS Roma.(bbs)

Del Piero Ditawari Nomor 10 Palermo

Fabrizio Miccoli berusaha meyakinkan Alessandro Del Piero agar mau bergabung dengan Palermo. Miccoli bahkan bersedia memberikan nomor 10 miliknya.

Del Piero, kan meninggalkan Juventus di akhir musim begitu kontraknya habis, dan Rosanero merupakan salah satu dari sekian klub yang berminat menggaet striker veteran tersebut.

“Saya akan berusaha meyakinkannya,” kata Miccoli kepada Sky Sport Italia jelang bentrokan Palermo kontra Juve di Serie A akhir pekan ini, Sabtu (7/4).
“Suasana di sini menyenangkan dan dia tidak membutuhkan kontrak bernilai besar. Jika dia mau datang, saya bahkan bersedia menyerahkan nomor 10 saya padanya,” ungkapnya.

Miccoli dan Del Piero merupakan rekan setim di Turin sebelum Miccoli hijrah ke Palermo pada tahun 2007 silam. (bbs)

Stoner-Lorenzo Pesaing Kuat

LOSAIL- Balapan MotoGP 2012 segera bergulir. Namun, Dani Pedrosa menilai Casey Stoner dan Jorge Lorenzo adalah dua pesaing terkuat dalam perebutan gelar MotoGP tahun ini.

Seperti diketahui, tahun lalu Stoner berhasil menjadi juara MotoGP dengan mendominasi balapan. Lorenzo dan Pedrosa tidak dapat berbuat banyak dalam membendung keperkasaan Stoner.

Tahun lalu, Pedrosa terpaksa absen selama empat lomba karena mengalami cedera patah tulang selangka. Tapi, pembalap andalan Repsol Honda itu mengatakan kondisinya sekarang lebih baik ketimbang tahun lalu.

“Stoner dan Lorenzo membalap dengan kondisi terbaik, dan begitu juga dengan saya. Stoner sangat cepat dan begitu juga Lorenzo, mereka adalah pesaing terkuat saat ini,” ungkap Pedrosa diwartakan Reuters, Kamis (5/4). Pedrosa juga mengomentari perubahan kapasitas mesin dari 800 cc menjadi 1000 cc. Menurut pembalap Repsol Honda itu, motor kali ini memiliki tenaga yang lebih kuat dan akan membuat balapan menjadi seru.
“Saya rasa perubahan di motor ini sangat positif. Tenaga motor lebih kuat, tangguh pada ban. Tapi, ini akan membuat balapan enak ditonton karena akan terjadi lebih banyak overtaking,” katanya.

Sementara itu Lorenzo sudah tak sabar untuk segera memulai musim baru MotoGP.

Ketika berlaga di 125 cc dan 250cc, Lorenzo pernah tiga kali berjaya di Losail—satu kali di 125cc (2004) dan dua kali di 250cc (2006 dan 2007). Akan tetapi, sejak turun di kelas MotoGP sedari tahun 2008, belum satu kalipun rider Yamaha itu menyudahi balapan di Losail di posisi terdepan.
Saat itu Lorenzo menjadi satu-satunya pebalap Yamaha yang finis di posisi lima besar Losail, yang didominasi Honda. Musim ini pun ia tahu Honda akan kembali tangguh meski Lorenzo tetap antusias untuk membalap di Losail dan memulai musim.

“Aku sangat antusias untuk membalap lagi dan melihat bagaimana posisi kami dibandingkan dengan para rival,” ujar Lorenzo di situs MotoGP.
“Tahun lalu Qatar adalah balapan yang bagus buat kami tapi aku pikir musim ini kami akan memiliki motor yang sedikit lebih kompetitif jadi aku mengharapkan hasil bagus,” lanjut juara dunia MotoGP 2010 itu.

Lorenzo menutup musim lalu dengan absen di tiga seri terakhir karena cedera. Ini membuatnya kian tak sabar beraksi lagi, terlebih ia mengaku sudah sangat maksimal melakukan persiapan untuk musim ini.

“Karena cedera tanganku, sudah cukup lama sejak aku mengikuti sebuah balapan jadi aku sangat antusias menanti hari Minggu. Aku sudah banyak berlatih untuk musim ini; aku merasa amat baik dan juga sangat senang dengan motornya,” simpul Lorenzo yang menyudahi musim lalu sebagai runner-up.

Di tempat terpisah hasil tes pramusim itu membuat Stoner percaya diri jelang dimulainya musim balap 2012. Meski demikian ia memprediksi musim ini akan berjalan lebih seru karena akan ada lebih banyak kompetitor.

“Setelah tes pramusim yang bagus di Sepang dan Jerez, kami menuju Qatar dengan perasaan yang positif,” sahut pebalap asal Australia ini seperti dikutip oleh Autosport.  “Aku tidak sabar untuk memulai musim dan berjuang untuk gelar juara dunia,”  katanya. (bbs)

Lakers Menangi Perang Saudara

LOS ANGELES– Los Angeles Lakers mampu menjadi penguasa kota Los Angeles setelah menundukkan saudara sekotanya, Los Angeles Clippers 113-108 dalam pertandingan lanjutan NBA, Rabu (4/4) malam waktu setempat.

Duo Lakers, Andrew Bynum dan Kobe Bryant tampil menggila dalam laga tersebut. Bynum menyelesaikan pertandingan mencetak 36 poin, sementara Kobe dengan menjaringkan 31 poin.

Dalam pertandingan yang berjalan sengit tersebut, guard Lakers Ramon Sessions juga ikut menyumbang 16 poin, ditambah raihan 12 poin dari forward Paul Gasol.

Sementara di kubu Clippers, Caron Butler memimpin perolehan poin timnya dengan 28 poin. Kendati Clippers kalah, Chris Paul dan Blake Griffin mampu mencetak double-double, Paul menyumbang 22 poin dan 16 asisst, sedangkan Griffin dengan raihan 15 poin serta 14 rebound. Ini menjadi kemenangan keempat Lakers secara berturut-turut, sedangkan untuk Clippers, kekalahan ini mengakhiri catatan enam kemenangan beruntun mereka. Lakers dan Clippers saat ini menjadi dua tim teratas di Divisi Pasifik, namun menempati peringkat tiga dan empat pada klasemen Wilayah Barat.
Di pertandingan NBA lainnya, New Jersey Nets harus menyerah di tangan tuan rumah Portland Trail Blazers dengan 101-88. LaMarcus Aldridge menjadi bintang lapangan dengan menjaringkan 24 poin untuk Blazers.

Nicola Batum mencetak double-double untuk Blazers dengan perolehan 20 poin dan 10 rebound, disusul J.J. Hickson yang ikut menyarangkan 18 poin. Sementara di kubu Nets, Kris Humphries menyumbang 21 poin dan 11 rebound.

Duet pemain Nets yang datang dari bangku cadangan, Gerald Green dan Anthony Morrow masing-masing menjaringkan 20 poin. (bbs)
Meski begitu, perolehan tersebut tetap tak bisa menyelamatkan timnya dari kekalahan.(bbs)