24 C
Medan
Friday, April 3, 2026
Home Blog Page 13706

Balotelli Kencani Eks PSK Rooney

Ulah seorang Mario Balotelli seolah tiada habisnya. Yang terbaru ia diduga berkencan dengan PSK yang dulu pernah dikencani Wayne Rooney, hanya dua hari sebelum menunjukkan pesan cinta pada sang pacar, Raffaella Fico.

Penyerang Manchester City berusia 21 tahun itu, dilaporkan The Sun, meniduri Jennifer Thompson, pekerja seks komersial yang pernah dibayar Rooney untuk melakukan aksi threesome bersama wanita lainnya bernama Helen Wood di sebuah hotel di tahun 2010 lalu.

Ironisnya, dua hari setelah bercinta dengan Jennifer, Balotelli menunjukkan pesan cintanya pada sang pacar dengan kaus bertuliskan ‘Raffaella Ti Amo’ atau ‘Raffaella Aku Mencintaimu’ usai mencetak gol ke gawang Blackburn Rovers. Menurut laporan The Sun, hubungan tersebut awalnya justru bermula dari aksi Balotelli yang menggoda Jennifer serta menyindir perselingkuhannya dengan Rooney di sebuah restoran tahun lalu.

Setelah itu, Balotelli malah menjalin hubungan dengan gadis penghibur tersebut, bahkan ia disebut dua kali bercinta dengan Jennifer dalam lima kali pertemuan keduanya di belakang Raffaella.

Rekan dekatnya menyebut jika Jennifer tak mengetahui bahwa Balotelli sudah memiliki pacar, dan mereka kemudian sepakat mengakhiri hubungan terlarang tersebut setelah penyerang bengal itu mengungkapkan status Raffaella.
Sementara agen Balotelli, Mino Raiola tak berusaha membantah rumor tersebut dengan mengakui jika kliennya itu memiliki ‘hubungan singkat’ dengan Jennifer.

Raiola juga tampak memaklumi aksi Balotelli yang disebutnya masih muda dan impulsif dan kekayaan sang klien membuatnya menjadi target para gadis yang mengincar para pesepak bola.(bbs)

Wakarupam Tanjung Gusta Resmi Tersangka

Keroyok Anggota Brimob

MEDAN-Polisi menetapkan Wakil Kepala  Pengamanan Rutan (Wakarupam) Kelas I Tajung Gusta Medan berinisial R menjadi tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap Briptu Nimrod Sitorus, anggota Sat Brimob Polresta Siantar di Rutan Kelas I Tajung Gusta Medan.
Selain R lima pegawai rutan diantaranya DPG, HS, MHP, JJS dan GFP juga sudah menjadi tersangka karena terbukti melakukan penganiayaan secara bersama-sama.

“Keenam orang ini telah kita tetapkan sebagai tersangka yang sebelumnya kita juga telah melakukan pemeriksaan saksi-saksi sebanyak 25 orang dan mengumpulkan barang bukti,” kata Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Yoris Marzuki.

Menurutnya, dari hasil penyeledikan sementara penganiayaan dilakukan bersama-sama. Sedangkan motifnya karena korban saat itu tidak ikut apel pagi yang menjadi kegiatan rutin dalam rutan.

“Setiap pagi semua tahanan wajib apel pagi, tapi korban saat itu tidak ikut, karena itulah mereka menganiaya korban,” tambahnya.
Akibat perbuatannya, kata Yoris, keenam tersangka dijerat pasal 170 jo 351 dengan ancaman 5 tahun penjara karena melakukan penganiayaan bersama-sama. Sementara itu, Nimrod saat ini masih koma di Rumah Sakit Colombia Asia. (gus)

26 SKPD Ditegur Keras

MEDAN-26 pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemko Medan yang tidak menghadiri bimtek penatausahaan surat pertanggungjawaban SKPD Rabu (28/3) lalu, ditegur keras oleh inspektorat.

“Pimpinan SKPD yang tidak hadir sudah kita undang dan diberikan pengarahan serta peringatan keras, agar tidak mengulanginya lagin
dalam surat kesepakatan bersama yang ditandatangani langsung oleh ke 26 pimpinan SKPD,” kata Inspektorat Pemko Medan, Faried Wajdi, Kamis (5/4).
“Bila ke depannya masih mengulanginya lagi, inspektorat akan langsung memberikan sanksi tegas kepada pimpinan SKPD itu. Itu Pak Wali,” jelasnya.
Menurutnya, alasan pimpinan SKPD tidak menghadiri acara tersebut bermacam-macam.

“Ada yang berlasan lagi menyelesaikan tugas di kantor dan ada yang mengtakan karena tidak diundang. Padahal, bintek tersebut sangat penting dan strategis menyangkut akuntabilitas keuangan Pemko Medan,” jelasnya.

Dijelaskannya, bintek bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan wawasan, khususnya bagi para bendahara. Oleh karenanya penyelenggaraan bimtek ini tentunya memiliki dasar-dasar pertimbangan yang kuat, sehingga  sangat penting dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan pemerintah daerah yang semakin berakuntabilitas. Ketidakhadiran itu menyebabkan pimpinan SKPD tidak mengetahui bagaimana penatausahaan SPJ-SKPD  yang baik dan benar.

Kondisi itu menyebabkan  pimpinan SKPD seringkali menyalahkan bendaharawan dalam pengeluaran. Padahal sesungguhnya tugas dan tanggungjawab bendaharawan sangat komplek meliputi aspek penatausahaan dan penerapan standar akutansi serta pertanggungjawaban keuangan daerah.
Di antara ke-26 pimpinan SKPD yang tidak hadir itu memilikii anggaran besar diantaranya Dinas Bina Marga, Dinas Perkim, Dinas Pertamanan, Disdukcapil, Dinsosnaker, Dispenda, Dinas P2K, Distanla, Disdikbud, Disperindag, Sekwan DPRD Medan, Dinas Koperasi dan Kepala Bagian jajaran Pemko Medan. Sedangkan yang hadir dalam acara itu Kadis Kesehatan dr Edwin Efendi, Kadis Kebersihan Pardamean Siregar dan Kepala BKD Pemko Medan.

Kadis Koperasi Medan, Qamarul Fattah yang ditemui usai diberikan pengarahan mengatakanm kalau dirinya tidak diundang dalam acara tersebut.
Sekakadar diketahui, penyelenggaraan bimtek menghabiskan anggaran sebesar Rp200 juta. Namun, anggaran ini dinilai tak maksimal dan sia-sia karena banyak pimpinan SKPD yang mangkir ketika kegiatan diselenggarakan.

Kinerja Pemko Medan Rendah

Sementara itu pencapaian kinerja dari sisi tata pemerintahan yang sudah dilakukan Pemko Medan masih rendah. Hal itu dapat dilihat masih banyaknya masalah yang berkaitan langsung dengan masyarakat belum bisa ditangani.

Berdasarkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) akhir tahun anggaran 2011 yang disampaikan Wali Kota Medan, Rahudman Harahap kepada DPRD Medan, ada beberapa masalah yang berkaitan langsung dengan masyarakat belum mampu ditangani dengan baik.
Seperti masalah infrastruktur yakni pengelolaan ketertiban dan kenyamanan lalulintas yang masih rendah, minimnya pengembangan pasar tradisional dan modern.

Rendahnya kualitas pembangunan dan rehabilitasi prasarana dan sarana pendidikan serta kesehatan, kemudian masih rendahnya stimulan dan insentif kepada usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan daya saing daerah yang belum mampu ditingkatkan.

“Kami mengakui masih banyak masalah kota yang belum terselesaikan. Aspirasi masyarakat juga masih sedikit bisa ditampung Pemko,” kata Rahudman, pada rapat paripurna DPRD Medan penyampaian LKPJ akhir tahun anggaran 2011 di Kantor DPRD Medan, Kamis (5/4).

Dikatakannya, masih rendahnya realisasi masalah-masalah yang berkaitan dengan masyarakat, bukan karena kurangnya perhatian Pemko tetapi karena keterbatasan sumber daya yang dimiliki.

Meski begitu, sebagai orang nomor satu di kota ini, dia akan terus berupaya mendorong kinerja seluruh SKPD sehingga bisa menangani berbagai permasalahan yang timbul khususnya berkaitan dengan masyarakat.

Meski begitu, jika dilihat dari capaian laporan keuangan, pendapatan daerah tercatat sebesar Rp2,74 triliun atau tercapai 88,95 persen dari target. Selain itu, pertumbuhan ekonomi Medan juga semakin baik yaitu 7,9 persen dengan nilai PDRB atas dasar harga berlaku naik menjadi Rp93,1 triliun. Peningkatan tersebut mendorong peningkatan pendapatan per kapita menjadi Rp43,9 juta pada 2011.

Pengamat Pemerintahan dari Universitas Sumatera Utara (USU), Badaruddin mengatakan persoalan-persoalan berkaitan dengan masyarakat memang masih belum mampu ditangani dengan baik. Pemko tidak menangani persoalan-persoalan masyarakat secara tuntas.

Menurutnya, Pemko Medan seharusnya optimal dalam merealisasikan rencana strategis (renstra) yang akan dicapai setiap tahun. Dengan begitu realisasi kinerja pemerintahan bisa meningkat lebih tinggi.

Ketua DPRD Medan, Amiruddin mengatakan, pencapaian Pemko baik dari sisi keuangan maupun pemerintahan, akan dibahas oleh pansus.(adl)

Dicakar Pacar

Melda Ivo Yenni Sianipar, warga Jalan Setia Budi Kompleks Tasbi Blok PP membuat visum ke RSU dr Pirngadi Medan, Rabu (4/4) siang. Pasalnya, tangan gadis berusia 20 tahun itu luka dipukul pacarnya berinisial YS (21), di dalam mobilnya.

Pengakuan Melda, kejadian itu bermula saat dia pulang dari rumahn temannya, Selasa (3/4) malam. Di tengah jalan, tepatnya di Jalan Setia Budi menuju rumahnya, pacarnya YS mencegatnya.

“Saya disuruh masuk ke dalam mobil dan di dalam mobil kami bertengkar,” katanya.

Emosi, sambungnya, pacarnya YS memukul serta mencakar tangan kanan dan kirinya hingga luka-luka.
Tak terima dengan pelakuan YS dirinya membuat pengaduan ke polisi. “Polisi menyuruh saya membuat visum ke rumah sakit,” pungkasnya. (jon)

Biaya Kuliah di IAIN Sumut Rp1,2 Juta per Semester

MEDAN-Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumut menyepakati imbauan Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) Nursyam, bahwa seluruh perguruan tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) tetap mengikuti aturan yang ada dalam menetapkan besaran biaya pendidikan atau SPP.
“Untuk penetapan SPP kita berlakukan sesuai dengan SK Presiden. Untuk kisaran pasti biaya SPP akan ditetapkan IAIN, setelah adanya rapat pimpinan, atau awal Agustus mendatang,”ujar Kepala Humas IAIN, Abdulah Syah, saat dikonfirmasi, Rabu (4/4). Selain menentukan SPP, dalam Rapim itu juga akan menyepakati nilai besaran kewajiban swadana kampus yang akan dikenakan kepada mahasiswa tahun ajaran baru.

“Untuk biaya swadana yang dibebankan ke peserta didik memiliki variasi disesuaikan dengan daerah masing-masing,”terangnya.
Sementara biaya swadana ini, katanya, dipergunakan untuk penyediaan almamater, media kampus  dan kebutuhan lainnya. Imbauan tersebut, terkait dengan maraknya isu mengenai perguruan tinggi yang menaikan tarif biaya pendidikan menjelang penerimaan mahasiswa baru.

“Dalam penetapan SPP untuk perguruan tinggi Islam Negeri semuanya harus sesuai dengan SK Presiden. Sehingga, perguruan tinggi tidak bisa seenaknya menaikkan besaran SPP tersebut,” ungkap Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) Nursyam ketika dihubungi JPNN melalui telepon selularnya di Jakarta, Selasa (3/4).

Nursyam menyebutkan, besaran SPP di perguruan tinggi Islam negeri cukup bervariasi. Yakni mulai dari Rp300 ribu per semester hingga Rp900 ribu per semester. “Akan tetapi, jika ditambah dengan biaya praktikum, maksimal mencapai Rp1,2 juta per semester per mahasiswa,” ujarnya.
Dijelaskan, secara nasional juga telah ditetapkan bahwa besaran biaya untuk program studi keagamaan dipatok sebesar Rp600 ribu. “Kalau untuk prodi yang membutuhkan pengayaan materi maka ada di antaranya bisa mencapai Rp900 ribu. Jadi ada variasi mengenai SPP itu,” imbuhnya. Nursyam menambahkan, imbauan melarang kenaikan besaran SPP itu tidak menggunakan surat edaran atau sejenisnya. Namun, pihaknya hanya mengkoordinasikan dengan para rektor PTAIN.

“Kami tidak akan mengintervensi apapun untuk mengantisipasti kenaikan besaran SPP. Semuanya sudah dikomunikasikan dengan para Rektor. Memang tidak ada ketentuan berupa surat edaran. Tapi sejauh yang saya tahu, penarikan SPP dan praktikum selain mengikuti SK Presiden, juga harus disetujui senat PT. Jadi ini sudah menjadi semacam ketetapan,” tutur Nursyam.(uma)

5 Kg Ganja Dikirim Lewat Paket Pos

MEDAN-Sekuriti Unit Bisnis Kargo (UBGK) Bandara Polonia Medan mengamankan 5 kg ganja tak bertuan yang dikemas dalam enam bungkusan, saat dilakukan pemeriksaan melalui X-Ray, Kamis (5/4) siang. Selanjutnya, ganja tersebut diserahkan ke Sat Narkoba Polda Sumut dan disaksikan oleh Bea dan Cukai Bandara Polonia Medan.

Ganja yang dikemas dalam kardus berwarna coklat itu rencananya akan dikirim ke Jambi melalui Jakarta dengan menggunakan jasa titipan barang PT Pos Indonesia. Ganja yang dikirim via PT Pos Indonesia itu dikirim melalui Paket Sinex atas nama Andianto, Koramil Nisam Antara No 31 Lhokseumawe.

Rencanannya, barang tersebut akan diterima oleh MMI, RT 33, Jalan Jeliunung, Kecamatan Jeluntung, Bandung. Ganja tersebut rencananya dikirim ke Jambi, namun karena tak ada penerbangan langsung, maka ganja tersebut harus dikirim ke Jakarta. Belum tiba di tempat tujuan sudah keburu berhasil diungkap oleh petugas sekuriti.

Pengakuan sekuriti, Tiram Barus, saat mereka melakukan pemeriksaan mereka menemukan paket yang mencurigkan dan diperiksa.
“Setelah kami cek ternyata ditemukan ganja,” katanya. Menurutnya, paket ganja tersebut rencananya dikirim dengan menggunakan maskapai penerbangan Garuda GA-183 tujuan Medan-Jakarta. (jon)

Unimed Fokus Peningkatan SDM

MEDAN-Universitas Negeri Medan (Unimed) terus memfokuskan meningkatan kualitas tenaga pengajar dan administrasi demi pelayanan yang optimal.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidik dan Peningkatan Mutu Pendidikan (BP SDMP-PMP), Prof Syawal Gultom menilai, masalah SDM kini menjadi sorotan dan tumpuan dalam pencapaian misi Unimed yakni implementasi charachter building.

SDM mempunyai peran utama dalam setiap kegiatan yang mendukung terselenggaranya tugas pokok dari fungsi Badan Administrasi Umum Kepegawaian (BAUK) Unimed.

“Walaupun di dukung dengan sarana dan prasarana serta sumber dana yang berlebihan, tetapi tanpa dukungan SDM yang handal, pelaksanaan tugas pokok dan fungsi pokok tersebut tidak akan terselesaikan dengan baik,”ujar Syawal, saat membuka pelatihan pengembangan diri dalam rangka implementasi Character Building bagi tenaga administrasi perguruan tinggi, di Biro Rektor Unimed, Kamis (5/4).

Gambaran tersebut, bilang Syawal, menunjukkan bahwa SDM merupakan kunci pokok yang harus diperhatikan dengan segala kebutuhannya.
Sebagai kunci pokok, SDM akan menentukan keberhasilan pelaksanaan kegiatan perusahaan.     Tuntutan instansi untuk memperoleh, mengembangkan dan mempertahankan SDM yang berkualitas semakin mendesak sesuai dengan dinamika lingkungan yang selalu berubah.

“SDM yang berbakat, berkualitas, bermotivasi tinggi dan mau bekerjasama dalam tim akan menjadi kunci keberhasilan organisasi. Karena itu pimpinan harus dapat menetapkan sasaran kerja yang akan menghasilkan pegawai yang berkualitas tinggi, bermotivasi tinggi dan produktif,”sebutnya.

Masih menurut Syawal, penetapan target-target spesifik dalam kurun waktu tertentu tidak hanya bersifat kuantitatif tetapi juga bersifat kualitatif misalnya dengan pengembangan diri untuk meguasai pengetahuan dan keahlian yang diperlukan untuk pekerjaan dengan tingkat kompetensi yang semakin baik. “Melihat pentingnya pengembangan kualitas SDM maka diperlukan sebuah kegiatan pengembangan diri bagi para staf dalam rangka implementasi Character Building di Unimed. Inilah salah satu target mengapa pelatihan ini digelar,” katanya.(uma)

400 Penerbangan Dibatalkan

Texas Lumpuh karena Wizard of Oz, 47 Ribu Bangunan tanpa Listrik

LANCASTER- Di Dallas, 110 pesawat terbang yang sedang parkir di Bandara Internasional Dallas-Fort Worth mengalami kerusakan dalam beragam tingkat. Sebanyak 400 jadwal kedatangan dibatalkan serta lebih dari tiga lusin pesawat yang sedang dalam perjalanan ke salah satu bandara tersibuk di dunia itu harus dialihkan. Sementara itu, di Lancaster, sekitar 300 gedung dan rumah rusak. Jam malam pun diterapkan dan pemerintah kota membuka tempat pengungsian.

Ada pun Kennedale mengalami kerusakan tempat penampungan air utama dan Arlington sampai mengumumkan kondisi darurat bencana Itulah kota-kota di Dallas-Fort Worth Metroplex di Texas Utara, Amerika Serikat, yang mengalami kerusakan paling parah karena terjangan sekitar 13 topan tornado pada Selasa siang hingga sore lalu (3/4) waktu setempat (Rabu dini hari pagi WIB, 4/4). Total sekitar 47 ribu bangunan yang terdiri dari rumah dan perkantoran di kawasan yang berpenduduk lebih dari enam juta jiwa tersebut juga mengalami pemadaman listrik.

“Gambar-gambar yang saya dan Anda semua lihat sangat mengerikan. Kami mendapat laporan adanya sejumlah korban luka. Tapi, tak ada laporan korban meninggal sampai sekarang (kemarin WIB),” kata Wakil Gubernur Texas David Dewhurst kepada CNN.

Tak adanya korban tewas atau luka fatal itu sangat mungkin terjadi karena warga Texas mematuhi peringatan yang dikeluarkan Badan Cuaca Nasional. Peringatan tersebut, seperti dikutip AFP, berbunyi, “Darurat Tornado. Dua Tornado saat ini sedang menuju Dallas Fort-Worth Metroplex. Segeralah berlindung.” Warning tersebut berlaku sampai Selasa pukul 20.00 (Rabu pagi pukul 08.00 WIB).

Sejumlah saksi memang mengungkapkan betapa mengerikannya kekuatan terjangan tornado yang dua di antaranya sempat touch down alias menyentuh bumi itu.

“Tak ubahnya The Wizard of Oz (novel anak-anak yang sudah difilmkan yang bercerita tentang petualangan seorang gadis bernama Dorothy Gale di Land of Oz setelah tersapu badai dari kediamannya di Kansas, Red),” tutur Gwen Dabbs, seorang warga Dallas yang selamat setelah berlindung di salah satu lekukan rumahnya, kepada CNN.

Saksi lainnya, Jonathan Cook, tengah berada di sebuah pompa bensin saat tornado datang. “Awalnya, hujan mengguyur diselingi hujan batu es. Tapi, tiba-tiba hujan dan hujan es berhenti. Saat itulah kami melihat tornado touch down,” ungkapnya.

Touch down yang dimaksud Cook itu terjadi di sebuah pangkalan truk kontainer pengangkut kargo di bagian selatan Dallas. Rekaman tayangan di beberapa televisi setempat, sebagaimana dikutip CNN, memperlihatkan beberapa kontainer yang beratnya berton-ton itu diterbangkan bagai kapas. Namun, tak ada laporan korban luka dan tewas di tempat tersebut.

“Jumlah keseluruhan tornado yang menerjang Texas Utara antara enam sampai 13. Sampai diadakan survei lapangan, jumlah itu baru dalam tahap perkiraan,” kata Jesse Moore, meteorolog di Badan Cuaca Nasional di Dallas-Forth Worth.
Saat berita ini ditulis tadi malam WIB, tornado sudah berlalu. Tapi, otoritas di masing-masing kota pun sibuk membersihkan kota dari puing-puing serta mendata korban. Secara keseluruhan, Texas Utara masih terasa lumpuh.

Di Bandara Internasional Dallas-Fort Worth, sampai tadi malam WIB, American Airlines yang markas operasionalnya berada di bandara tersebut membatalkan seluruh penerbangan dari dan ke Dallas. Pengumuman itu disampaikan melalui Twitter dan sudah pasti berdampak terhadap bandara-bandara lain di seluruh AS.

Maskapai lainnya, Southwest Airlines, melakukan pembatalan serupa terhadap 40 penerbangan di bandara nomor dua Dallas, Dallas Love Field. Southwest menegaskan masih akan menunggu perkembangan sebelum mengumumkan kapan beroperasi normal lagi di Dallas.

Wali Kota Dallas Mike Rawlings memperkirakan, kerusakan dan kerugian yang tampak sekarang masih akan membengkak. “Kami sangat terpukul atas kerusakan yang terjadi. Tapi, yang membesarkan hati kami, tak ada korban jiwa dan tak ada laporan korban luka-luka parah. Itu sungguh seperti keajaiban,” ujar Rawlings kepada CNN.

Sementara itu, Wakil Gubernur Dewhurst mengingatkan seluruh warga agar tetap waspada. “Kita tengah berada di musim tornado. Jadi, tolong Anda semua berhati-hati dan perhatikan tiap peringatan dari badan resmi. Sementara ini upayakan berlindung di tempat yang aman,” katanya. (c5/ttg/jpnn)

Pilgubsu 2013 Rawan Tunda

KPUD Ajukan Rp121 Miliar, Cair hanya Rp60 Miliar

MEDAN-Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sumatera Utara (Sumut) baru menerima alokasi dana dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu), sebesar Rp60 miliar. Padahal, dana yang diajukan dalam rangka Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 7 Maret 2013 mendatang sebesar Rp121 miliar. Dana tersebut dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumut 2012.

“Patut dikhawatirkan kelancaran pelaksanaan Pilgubsu dengan perbedaan yang sangat mencolok antara usulan KPUD Sumut sesuai dengan kebutuhan dengan yang sudah tercantum pada APBD. Ini harus menjadi perhatian serius,” kata Anggota Komisi A DPRD Sumut Bustami, pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi A DPRD Sumut dengan KPUD Sumut, di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol No 5 Medan, Senin (2/4) lalu.

Dengan pencairan masih 50 persen tersebut, bukan tidak mungkin akan berpotensi menghambat atau tertundanya tahapan pelaksanaan Pilgubsu 2013. Dan, akan menjadi lebih riskan, bila pengesahan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Sumut 2012, dilakukan di atas September 2012.

Ditegaskan Bustami, prosesi Pilgubsu menjadi perhatian serius seluruh pihak karena masalah yang menyangkut hajat hidup orang banyak, yakni kepemimpinan Sumut lima tahun ke depan. “Dari Rp121 miliar, hanya dialokasikan Rp60 miliar. Sementara dalam P-APBD nanti masih belum bisa dipastikan kapan akan disahkan. Tentu harus ada solusinya dan saya mengusulkan agar hal ini dibicarakan dengan pihak terkait dan membahas secara rinci mengenai anggaran ini yang saya dengar bahkan totalnya hingga Rp496 miliar. Masih sangat besar defisitnya jadi perlu pembahasan lebih rinci,” lanjut politisi PPP ini.

Anggota Komisi A lainnya, Syamsul Hilal pada kesempatan itu mengatakan, dibutuhkan motivasi atau dorongan guna percepatan pengesahan P-APBD 2012. Dengan itu agar nantinya tahapan Pilgubsu tidak terganggu. “Ini harus disegerakan karena pengalaman yang sudah-sudah usulan yang sudah disampaikan saja kadang tidak dibahas dalam rapat anggaran. Perlu dorongan untuk percepatan pengesahan P-APBD agar Pilgubsu tetap terlaksana sesuai dengan jadwal,” tegas politisi PDI Perjuangan ini.

Ketua KPUD Sumut Irham Buana Nasution di kesempatan yang sama menyatakan, sejak awal pihaknya sudah mengusulkan penganggaran Pilgubsu 2013 ditampung dalam tiga APBD, yakni APBD 2011, 2012 dan 2013. Sayangnya, usulan itu tidak tertampung. Dan di APBD 2012, hanya tercantum Rp60 miliar dari kebutuhan sekitar Rp121 miliar. “Kalau memang akan ada penundaan karena anggaran belum ada, maka itu sepenuhnya tanggung jawab Pemda. Namun, saya tidak mau berandai-andai karena tahapan masih akan dimulai pada Agustus 2012 nanti,” katanya.

Apakah dana Rp60 miliar cukup untuk pelaksanaan tahapan Pilgubsu 2013 untuk tahapan-tahapan di tahun ini? Terkait hal itu, Irham menegaskan, pada prinsipnya kebutuhan di tahun 2012 sekitar Rp121 miliar. Informasi yang dia dapat Pemprovsu akan memasukkan tambahan lagi pada P-APBD 2012, namun dia berharap pengesahan P-APBD nantinya tidak lebih lambat dari tahapan awal pembentukan penyelenggaraan Pilgubsu pada Agustus 2012. “Itu baru bahaya,” ungkapnya.(ari)

Alot, Rapat Golkar Bahas Kisruh DPD Sumut

JAKARTA-Kisruh di tubuh Golkar Sumatera Utara makin tampak. Tadi malam, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar pun turun tangan. Pertemuan yang digelar di rumah dinas Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo dihadiri sejumlah petinggi DPD Partai Golkar Sumut.

Seakan tak mau diketahui umum, pertemuan itu tertutup. Dari pantauan Sumut Pos, pertemuan itu juga berjalan alot. Pasalnya, hingga pukul 23.05 WIB tadi malam pertemuan belum juga selesai “Masih rapat, saya lagi jadi moderator,”ungkap Wakil Sekjen DPP Partai Golkar, Leo Nababan, tadi malam.
Leo Nababan yang biasa gampang ditanyai, tadi malam terkesan dingin. Sumut Pos pun mencari tahu siapa saja yang dari Sumut yang hadir di pertemuan tersebut.  “Hampir semua pengurus datang, Bang,”ungkap seorang supir pejabat yang tidak bersedia menyebutkan namanya.

Selain keterangan itu, Sumut Pos secara langsung melihat kehadiran Ketua Partai Golkar Serdang Bedagai yang juga merupakan Bupati Sergai, T Erry Nuradi di Bilangan Widya Chandra, Jakarta itu. Sosok ini sempat dikatakan menjadi kandidat Ketua DPD Golkar Sumut jika Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) digelar. Selain Erry, ada empat nama lain.

Mereka adalah Bupati Tapanuli Selatan Syahrul Pasaribu, Anggota DPR-RI Chairuman Harahap, Anggota DPRD Sumut Ajib Shah, dan Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddinsyah Sitorus atau yang lebih dikenal dengan H Buyung.
Kelima nama ini kabarnya munculkan oleh 14 DPD Partai Golkar se-Kabupaten/Kota atau kelompok 55 yang pada Rabu malam lalu menggelar rapat di Hotel Polonia Medan. Kelompok ini dikomandoi Sekretaris DPD Partai Golkar Sumut Hardi Mulyono dan Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sumut Mahmudin Lubis.

Nah, hasil pertemuan rapat internal tersebut melahirkan tiga opsi. Pertama, DPD meminta pada DPP Partai Golkar untuk mengembalikan Syamsul Arifin sebagai Ketua DPD. Kedua, meminta DPP untuk menggantikan Plt Ketua DPD Golkar Sumut Andi Ahmad Dara atau Adai karena dianggap tidak koperatif. Dan ketiga, meminta DPP segera melaksanakan Musdalub untuk memilih ketua baru menggantikan posisi Syamsul Arifin yang tersandung dalam perkara korupsi. Hasil kesepakatan kelompok 55 ini, ditandatangani secara bersama-sama untuk segera di sampaikan pada Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie.

Pertemuan di rumah Cicip tadi malam ditengarai membahas hal itu. Sayang, Golkar cenderung menutup diri. Ketika Sumut Pos mencari tahu hal-hal apa saja yang menjadi pokok pembahasan, sejumlah aparat kepolisian yang berjaga-jaga, dengan tegas memastikan bahwa rapat ini tertutup.

Sementara itu, dari rutan Salemba, Jakarta, Ketua DPD Golkar Sumut nonaktif, Syamsul Arifin, terus mengikuti perkembangan konflik di tubuh Golkar Sumut. Syamsul juga mengikuti pertemuan jajaran pengurus DPD Golkar Sumut di kediaman Cicip, lewat orang-orang kepercayaannya.

Untuk saat ini, Syamsul belum mau memberikan komentar apa pun terkait persoalan yang terjadi di tubuh partainya. “Tunggu perkembangan saja lah,” ujar Syamsul saat dihubungi salah satu orang dekatnya, kemarin.
Syamsul juga belum bisa dimintai komentar mengenai kabar yang menyebutkan dia telah merestui lima nama yang akan menggantikannya memimpin Golkar Sumut.

Ramai-ramai Bantah Pecah
Dari Medan, fungsionaris Golkar Sumut ramai-ramai membantah isu perpecahan yang terjadi di tubuh partai mereka. Wakil Ketua DPD PG Sumut, Wagirin Arman, yang didampingi Wakil Ketua Bidang Pemuda PG Sumut, Nazarudin Sihombing, menegaskan, adanya perbedaan pendapat dan faksi-faksi di tubuh Golkar merupakan hal yang biasa.

“Tidak ada perpecahan di Golkar. Partai ini adalah partai besar dan terbuka. Partai Golkar adalah partai yang berpengalaman untuk memecahkan masalah. Perbedaan pendapat itu biasa di sebuah partai besar seperti Golkar. Jadi, tidak ada perpecahan di  tubuh Golkar,” tegasnya.

Lebih lanjut, pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Deli Serdang ini mengaku tidak tahu ketika ditanya mengenai adanya rapat internal PG Sumut yang diikuti 14 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PG Kabupaten/Kota, di Hotel Polonia Medan. Apalagi soal adanya lima nama yang akan menjadi pengganti Ketua DPD PG Sumut nonaktif, Syamsul Arifin.”Syamsul Arifin masih sebagai Ketua Golkar dan tidak bisa menjalankan tugasnya. Jadi ditunjuklah Plt Ketua. Dan, itu biasa karena ada petunjuk organisasi, mekanisme dan aturan di Partai Golkar. Kita menghormati proses hukum itu. Dan semuanya diserahkan ke DPP,” jelasnya.

Apakah ada kaitannya dengan putaran Pilgubsu 2013? Terkait hal itu, Wagirin menegaskan, sejauh ini Golkar Sumut belum ada membahas hal itu. “Partai Golkar terbuka bagi siapapun untuk mendaftar. Mau dari kader, pengusaha atau birokrat dan lainnya. Mau Gus Irawan mendaftar silahkan, Gatot Pujo Nugroho silahkan, Chairuman Harahap silahkan. Nantinya juga pada tahapannya akan ada survey dari DPP,” terangnya.

Sedangkan itu, fungsionaris PG Sumut lainnya, Chaidir Ritonga yang ditanya Sumut Pos terkait adanya lima nama pengganti Syamsul Arifin, serta menyangkut pertemuan internal PG Sumut di Hotel Polonia, membantah hal tersebut. “Itu tidak ada. Datuk (Syamsul Arifin, Red) saja belum diberhentikan, mana mungkin Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub),” jawabnya.(gir/sam/ari)