Home Blog Page 13728

20 Titik Pengawasan Macet

Pemko Medan segera mengembangkan teknologi kawasan lampu merah sistem kontrol terpadu Area Traffic Control System (ATCS) atau Traffic Light Digital Bercamera, dengan mengandalkan kemampuan kontrol digital komputer terpadu atau bisa disebut juga sebagai system pengawasan kemacetan lalulintas Seperti apa? Berikut pwawancara wartawan Sumut Pos, Adlansyah Nasution dengan Kepala Dinas Perhubungan (Kadihub) Medan, Syarif Armanysh Lubis.

Kapan akan dilakukan teknologi ATCS?
Pengembangan ATCS sendiri akan dimulai bertahap di tahun 2012. Anggaran dan pengadaannya berada di Kementerian Perhubungan RI, kita hanya mengusulkan dan menerima alatnya saja. Jadi, bukan kita pelaksana dan tidak menggunakan APBD.

Bagaimana dengan proses tender?
Tender yang dilaksanakan pusat jika sudah selesai akan langsung disampaikan ke Pemko Medan melalui Dishub Kota Medan. Perangkatnya, sendiri juga akan langsung dipasangkan oleh teknisi dari pemenang tender di Kementerian Perhubungan, selanjutnya pelaksanaan dan kontrol baru dilakukan oleh Dishub Kota Medan. Penggunaan secara teknis perangkatnya, baru kita yang jalankan termasuk kontrolnya. Untuk sementara ini seputaran inti kota dahulu kita pasang alat ini secara bertahap baru area lain. Di awal ini kita akan mulai di kawasan Jalan Imam Bonjol, Jalan Diponegoro Medan, sebanyak 15 sampai 20 titik. Jadi satu area dahulu kita mulai di tahap awal.

Apakah program ini masuk ke dalam master plan ota Medan 2012?
Bisa jadi masuk namun hal itu akan dilakukan jika nantinya penerapan ACTS dianggap perlu dan dibutuhkan di jalanan Kota Medan lainnya yang merupakan area-area vital. Sedangkan untuk sistem kontrol digital terpadu ACTS akan ditempatkan pada sebuah kantor di kawasan inti kota dekat Lapangan Merdeka. Sistem kontrol digital ini sendiri nantinya yang akan mengatur secara terpadu bagaimana pengaturan dan kontrol ACTS di lapangan.

Jadi, ACTS ini akan dikendalikan pada sebuah sistem digital terpadu pada sebuah tempat, secara online terkoneksi. Rencananya, tempat pengendalian, pengawasan dan pengontrolan ACTS ini akan bertempat di sebuah ruangan di Kantor Kesbanglinmas Kota Medan depan Lapangan Merdeka Medan. Di tempat itu nantinya akan menjadi tempat petugas kita mengontrol sistem ACTS.

Bagaimana dengan polisi?
Pengontrolan ACTS sendiri juga murni dilakukan Pemko Medan dan tidak melibatkan pihak Satlantas Polresta Medan. Namun, pengawasan dan pengaturannya di lapangan tetap berkordinasi dengan Satlantas Polresta Medan dan Dishub Kota Medan. Yang penting, sistem traffic light saat ini menggunakan timer juga akan diatur dengan kontrol sistem yang sama di tempat itu juga.

Jadi timer lampu merah saat ini, akan dinamis bergerak tidak kaku seperti saat ini. Jadi, kapan saja, jika kita melihat ada peluang rentan waktu yang cukup lama di satu titik lampu merah namun kendaraannya sedikit. Tapi di lampu merah didepannya kendaraan padat, bisa saja kita atur timernya lebih cepat. Yang jelas dinamislah.

Bagaimana untuk menerapan sistem tilang online?
Harus ditinjau ulang dari segala aspek. Yang penting, ACTS ini untuk optimum siclus kendaraan tidak terlalu menumpuk yang menjadi penyebab macet. Timer akan lebih flexibel diatur secara online, dan bisa berubah sesuai kondisi di jalan traffic light-nya. Kalau tilang online, itu Satlantas Polresta Medan, bukan kita. Fungsi ACTS, mengontrol arus lalu lintas yang murni dikelola Pemko. Kalau penerapan tilang online, perlu ditinjau ulang lagi segalanya termasuk aturan pendukung kebijakan itu.(*)

Menang atau Segunda

R. Santander v Sevila

SANTANDER- Klub-klub papan tengah ke bawah La Liga sedang galau. Kalau tak karena payah menang, paling mungkin karena selalu imbang. Parahnya, Racing Santander mewarisi keduanya. Kini, mereka kembali dihadapkan dengan klub yang juga tak kalah galau: Sevilla. Siapa yang paling galau?

Mulai sekarang, Santander yang kebetulan menjamu Sevilla di kandang sendiri, pinomat harus membawa tiga angka. Itu keniscayaan jika ingin tetap bertahan di Primera Division. Kalau tak menyudahi kekalahan, maka Segunda Division bakal jadi ruang berlaga musim depan.

Berada di peringkat tiga dari bawah, tentu nyaman. Apalagi poin yang dikemas baru 24 sama yang dicapai Gijon yang berada di bawahnya. Sedangkan juru kunci Zaragoza kumpulkan 19 angka. Untuk bergerak satu tingkat ke zona aman yang dihuni Villareal yang sudah kumpulkan 27 poin, Santander mesti menang. Itupun syaratnya Gijon tak menang dan Villareal tak menang. Tapi sayangnya, selisih gol Santander dengan Villarreal beda lima. Sungguh sulit.
Di saat kemenangan berarti bak harta, kiper yang juga kapten tim Antonio ‘Tono’ Rodriguez sedang tak berada dalam kondisi fit. Dia dipastikan alfa dan digantikan Fernandez.

Dalam kondisi sangat tertekan begini, sang entrenador Alvaro Cervera berharap dukungan fans tetap menggelora di El Sardinero. Itu payah, karena sebagian pendukung sudah malas ke stadion. Kalaupun masih ada, mereka lebih sering pulang cepat sebelum laga usai, karena sudah tahu lagi-lagi timnya kandas.

“Penggemar harus terus mempercayai tim ini. dukung kami untuk mendapatkan kemenangan di partai ini. Kondisi  kami sedang sulit, dan kami sadar hanya kemenangan yang bisa mengeluarkan dari masa sulit ini,” beber Cervera di Marca sesaat setelah dikandaskan Espanyol.

Melawan Sevilla, tentu lebih berat lagi. Dari kualitas skuad, kubu tamu agak lebih oke. Tapi jika melihat statistik pertemuan beberapa waktu belakangan, Santander masih unggul. Buktinya di laga pertama awal musim lalu, Santander bisa menahan imbang Sevilla 2-2. Pun dari lima laga terakhir, Santander sukses menang dua kali. Sedangkan Sevilla hanya sekali sisanya seri.

Cervera pening karena skuadnya lebih sering bertahan. Ketika menyerang, kedalaman bertahan malah lebih diperhatikan. Ujungnya, serangan selalu gagal. “Kami juga mudah sekali kehilangan bola. Kali ini, hal itu harus diperhatikan. Menyerang adalah keharusan jika ingin menang,” tambah Cervera yang baru bulan ini melatih Santander menggantikan Juan Jose Gonzalez.

Lalu bagaimana kubu Sevilla? “Aku sudah bilang ke skuad, bahwa kita butuh segera menang. Hasil buruk selama ini harus dilupakan, karena ada laga melawan Santander yang harus dijadikan kemenangan,” kata Michel, arsitek Sevilla. (ful)

Rehab Rumah Dinas Wali Kota Medan Ditender Akhir Maret

MEDAN-Pemko Medan tetap melaksanakan pembangunan renovasi rumah dinas Wali Kota Medan dan pembangunan tujuh rumah dinas camat di Medan. Bahkan, proses tender akan dilakukan 26 Maret mendatang.

“Tendernya baru akan kita lakukan akhir bulan ini tanggal 26. Anggarannya kan di atas Rp200 juta jadi kita tender dan itu terbuka tidak penunjukan langsung,” kata Plt Kadis Perkim Medan, Rizal Siregar, Rabu (21/3) siang.
Kabag Tata Pemerintahan Pemko Medan, M Sofyan mengakui kalau untuk tahun ini juga akan dibangun tujuh rumah dinas Camat di Medan.

“Kita bangun itu untuk mendekatkan camat dengan masyarakatnya, sehingga pelayanan akan lebih baik kepada masyarakat,” ucap Sofyan.
Dikatakan Sofyan, perwal camat harus tinggal di wilayah yang dipimpinnya itu sebenarnya sudah diberlakukan sejak dua tahun lalu.

Ketika disinggung kenapa hanya tujuh rumah camat tahun ini yang dibangun, Sofyan mengatakan, kalau teknisnya sebenarnya itu ada di Dinas Perkim Medan, namun kemungkinan akan dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran.

Dalam APBD Pemko Medan 2012 untuk pembangunan renovasi rumah dinas dianggarkan senilai Rp2,5 miliar. Selain itu, untuk pembangunan rumah dinas camat juga dianggarkan sebanyak Rp1,75 miliar. Di mana masing-masing biaya pembangunan setiap unit rumah dianggarkan sebesar Rp250 juta, yaitu untuk rumah Camat Medan Sunggal, Camat Medan Tembung, Medan Selayang, Medan Denai, Medan Deli, Medan Helvetia dan Medan Kota. Selain itu, akan ada tambahan bangunan ruang kerja Camat Medan Kota serta perluasan pembangunan kantor Camat Medan Sunggal sebesar Rp1,5 miliar.

Camat Medan Kota, Parlindungan Nasution membenarkan kalau tahun ini memang akan dibangun rumah dinas di kecamatannya. “Rumah dinasnya nanti dibangun bertingkat di areal kantor camat. Selama ini kan tidak ada rumah dinas camat di situ,” kata Parlindungan.

Dikatakannya, sebelum pengajuan rumah dinas, pihaknya mengajukan pembenahan ruang kantor senilai Rp200 juta. “Tapi dari pengajuan itu rupanya kita dibangunkan sekaligus, jadinya anggarannya sekitar Rp500 juta untuk pembangunan ruang kantor sekaligus membangun rumah dinas,” terang Parlindungan.

Sementara Camat Medan Sunggal, Fahri Matondang juga membenarkan adanya rencana pembangunan rumah dinas, namun dia tidak mengetahui secara rinci soal anggaran karena itu berada kewenangannya di Dinas Perkim. “Iya memang ada, pembangunannya rumah dinas bertingkat, renovasi musala dan pembenahan aula kantor camat,” terangnya.(adl)

Pecat Pelaku Granat Asap

LONDON – Masih ingat insiden granat asap di markas latihan Chelsea di Cobham, London, awal bulan lalu (2/3). Setelah melakukan investigasi hampir tiga pekan, Chelsea menemukan pelakunya sekaligus menjatuhkan sanksi kepada yang bersangkutan.

Jacob Mellis adalah nama dari “terpidana” insiden tersebut. gelandang 21 tahun asli Inggris. Sanksi yang diterima Mellis tidak tanggung-tanggung, yakni dipecat alias diputus kontraknya. “Terhitung sejak 19 Maret 2012, dia (Mellis) tidak lagi menjadi bagian klub,” Demikian rilis Chelsea di situs resmi klub.

Mellis bergabung dengan tim junior Chelsea pada usia 16 tahun setelah direkrut dari Sheffield United. Karirnya cukup bagus karena di usia 18 tahun atau minimal seorang pemain di Inggris boleh meneken kontrak profesional, Mellis promosi ke tim utama.

Mellis pun sempat sekali turun di era kepelatihan Carlo Ancelotti dua musim lalu. Yakni, sebagai pemain pengganti saat menghadapi MSK Zilina (Slovakia) di fase grup Liga Champions pada November 2010. Seiring ketatnya persaingan lini tengah, Mellis sempat dipinjamkan ke Southampton dan Barnsley. (dns/jpnn)

Dianiaya Teman Suami

MEDAN-Novita Sari Simanjuntak (29), warga Jalan Cemara mendatangi RSU dr Pirngadi Medan untuk membuat visum sebagai bukti laporan ke polisi.

Pasalnya, Novita dipukul teman suaminya, Chandra Simamora di kediamannya, Rabu (21/3) siang Pengakuan Novita, siang itu dia didatangi Chandra di kediamannya. Novita selanjutnya menanyakan tujuan Chandra mendatanginya. Namun, bukannya mendapatkan jawaban yang bagus justru dirinya mendapatkan kata-kata kasar.

Tanpa basa-basi Chandra memukul serta melemparnya dengan batu. “Dia juga menjambak saya dan saya tak tahu masalahnya kenapa dia begitu. Padahal dia teman satu kerja dengan suami saya,” ujarnya.

Menurutnya, kalaupun Chandra mempunyai masalah dengan suaminya, seharusnya diselesaikan di tempat kerjaan mereka di bengkel dan bukannya dirinya menjadi sasaran.
“Dia dan suami saya satu kerjaan di bengkel dan kenapa saya yang kena imbasnya jika dia ada masalah dengan suaminya,” ujarnya.(jon)

Siap Huni, Lokasi Strategis

Perumahan Graha Sempurna

MEDAN- Kebutuhan akan rumah yang layak huni dan lokasi yang strategis memang sangat didambakan setiap orang. Tak hanya itu, rumah juga harus layak huni sesuai dengan keinginan dilihat dari bangunannya dan struktur serta kondisinya. Untuk mendapatkannya, tak salah memilih Kompleks Perumahan Graha Sempurna, Jalan Sempurna Desa Sambi Rejo Timur, Percut Seituan.

GM Kompleks Perumahan Graha Sempurna Deni Surya ST saat ditemui Sumut Pos mengatakan, kompleks perumahan ini mempunyai dua tipe diantaranya tipe 51 dan tipe 48, yang masing-masing tipe dilengkapi dengan dua kamar tidur dan dua kamar mandi.

“Untuk tipe 51, ukuran kamar tidurnya 3X3.5 Meter, kamar mandi 1.5X2 Meter. Untuk tipe 48, ukuran kamar tidurnya 3X3 Meter, kamar mandi 3X3.5 Meter. Yang berbeda itu terletak pada ruang tamu dan kamar tidur utama dimana perbedaannya selisih 1/2 Meter,” ujarnya yang didampingi GM Marketing Penjualan, Oni Kurniawan, Senin (19/3) di lokasi.

Dikatakannya, kompleks ini sendiri baru tahap pertama dengan bangunan 28 unit rumah dan sisanya pada tahap kedua. “Tahap kedua 30 unit dan yang tahap pertama saja sebanyak 28 unitnya sudah laku terjual 30 persen. Siapa pun bisa memiliki rumah disini karena syaratnya mudah saja,” tuturnya.

Bagi yang ingin memiliki perumahan satu ini, uang mukanya tergolong murah yakni Rp15 juta saja. Untuk booking feenya Rp2 juta dan DP Rp15 juta bisa dicicil sebanyak enam kali. “Cicilan perumahan juga tanpa ada dikenakan bunga sama sekali dan masalah harga paling murah dan kualitas bisa diadu,” jelasnya.

Deni Surya menerangkan, pihaknya juga memberikan diskon kepada para penghuni sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Jika pembelian rumah dalam 7 hari setelah berita dan iklan perumahan ini terbit maka akan diberikan diskon Rp10 juta dengan pembelian cash dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku yakni membawa brosur dan potongan serta berita perumahan ini dari koran ini ke pihak pemasaran. Intinya semuanya terjangkau oleh masyarakat dan rumah 30 persen sudah dipesan oleh para penghuni,” bilangnya.

Menurutnya, kelebihan dari kompleks ini sendiri dimana lokasinya letak perumahan sangat strategis. “Lokasinya 10 menit dari pintu gerbang Jalan Tol, 20 menit dari Bandara Kuala Namu. Tak hanya itu, para pembeli juga berhak mendapatkan hadiah satu unit lemari es (kulkas) dan satu unit kompor gas untuk pembelian pertama. Ditegaskannya, fasilitas di kompleks perumahan security berjaga 24 jam dengan dua ship, dilengkapi dengan listrik prabayar 900 watt, air bersih, jalan kompleks con blok, penerangan kompleks, pagar keliling.

Akses masuk hanya satu pintu sehingga bisa diawasi siapa saja yang masuk juga dilengkapi dengan CCTV dan keamanan dalam kompleks perumahan juga terjamin.
Cat rumah juga menggunakan cat berkualitas tinggi. Tak hanya itu, diskon 10 persen bagi yang membeli cash (kontan) dan rumah terbuat dari bahan-bahan alami sehingga rumah tahan lama.

Sedangkan Oni Kurniawan mengatakan, konstruksi rumah juga terbuat dari bahan bangunan yang diambil dari alam langsung dan batu batanya dibuat dengan mesin sehingga batunya tak sembarangan. “Setiap rumah juga dilengkapi dengan taman dibelakang rumah, lahan terbuka, camfort, komplek 1/2 meter dari badan jalan raya, jarak dengan rumah ibadah 100 meter, jarak dengan sekolah SD, SLTP dan SMU berjarak 200 meter, lantai keramik,” ungkapnya.

Diterangkan Oni, angkutan umum seperti bus Angkot KPUM 09 juga masuk sampai ke depan kompleks dan lokasi perumahan merupakan jalan penghubung Medan-Bt.Kuis dan Tj Morawa. Oni menambahkan, jalan alternatif menuju Bandara Kuala Namu juga melalui depan kompleks perumahan. “Pokoknya lokasinya sangat strategis dan rumah siap huni. Para penghuni tinggal membawa kelengkapan rumah tangga saja didalam kompleks. Semunya sudah siap,” tegasnya. (jon)

Danau Toba Jadi Ikon Wisata Dunia

MEDAN-Danau Toba diusulkan menjadi satu ikon pariwisata Global Geopark Network (GGN), yang ditetapkan UNESCO. Usulan itu dilakukan karena Danau Toba dianggap sebagai satu keajaiban geologi di dunia yang memiliki ragam cerita.

Hal tersebut terungkap dalam sosialisasi Geopark Danau Toba yang diselenggarakan Kementeria Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Rabu (21/3) di Ruang Beringin Lt VIII, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan. “Danau Toba sudah sangat luar biasa,” kata Prof Ibrahim Komoo, anggota tim asesor UNESCO.

Dia menyebutkan, terakhir kali kunjungannya ke Danau Toba sekitar 10 tahun lalu. Saat itu, bukan hanya keindahan alam yang dikagumi, melainkan misteri yang terkandung di dalamnya sangat luar biasa. Sejak itu banyak tulisan dan cerita yang dikumpulkannya terkait awal mula terbentuknya Danau Toba.

Hanya saja menurutnya kelemahan yang biasa dimiliki orang-orang Timur, kurang memiliki komitmen kuat dalam meyakinkan dan mendokumentasikan penelitian dan tulisan-tulisan terkait potensi geopark yang ada. Sehingga untuk tingkat Asia Tenggara, baru pada 2007 geopark pertama yang berhasil ditetapkan UNESCO yaitu Langkawi, Malaysia.

Berbeda dengan Eropa yang sudah memiliki puluhan geopark. Padahal umumnya hanya satu atau dua batu saja yang ada di sana. Tapi para ahlinya dapat menceritakan dan lihai dalam meyakinkan potensi batuan tersebut dalam berbagai informasi sehingga seolah-olah bantuan tersebut merupakan yang pertama di dunia. “Kini sudah ada 87 geopark yang tergabung dalam GGN. Setiap tahunnya ada 5 sampai 10 geopark diperkenalkan,” ujarnya.

Dia menyarankan ke depannya usulan Geopark Danau Toba berhasil ditetapkan oleh UNESCO. Sementara itu, Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Firmansyah Rahim mengatakan usulan Geopark Danau Toba dimasukkan ke UNESCO pada September mendatang. Sehingga, pada 2013
diharapkan danau vulkanik tersebut sudah bisa ditetapkan sebagai GGN. “Kami berharap sekarang sudah ada 87 GGN, Danau Toba tidak lebih dari yang ke-100,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi itu dihadiri, Plt Gubernur Sumut H Gatot Pujo Nugroho ST, Pakar Geologi dari Malaysia Prof Ibrahim Komoo,  Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Firmansyah Rahim, Sekretaris Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Achyaruddin, Bupati Samosir Mangindar Simbolon, Asisten Ekonomi Pembangunan Dzaili Azwar, dan Kepala Dinas Pariwisata Sumut Nuruddin Dalimunthe, serta para ahli geologi dari Sumut.

Adapun syarat Danau Toba bisa ditetapkan menjadi GGN-UNESCO antara lain menyediakan program pendidikan formal dalam membangun kesadaran akan warisan geologi dan kaitanhya dengan aspek lain seperti budaya dan alam. Memiliki sarana dalam menumbuhkan industri kreatif lokal serta membuka lapangan kerja baru agar
meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal lainnya yang perlu dilengkapi yakni memiliki pusta informasi terpadu, museum, restoran dengan menu khas daerah, fasilitas kebersihan serta toilet yang memadai, kios cenderamata, dan lahan parkir yang berada di luar kawasan, serta memiliki pemandu di lapangan yang kreatif dan inovatif. (ril/ari)

Prospek Pertanian Makin Menjanjikan

Magister Agribisnis PPs UMA Lihat Budidaya dan Pengolahan Sawit di Sei Mangkei

Sebanyak 30 mahasiswa Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Medan Area (PPs UMA) melaksanakan field trip ke Kawasan Industri Sei Mangkei Simalungun, Sabtu (17/3). Kunjungan ilmiah ini bertujuan melihat budidaya dan pengolahan kelapa sawit dengan beragam produk.

ROMBONGAN mahasiswa Magister Agribisnis PPs UMA ini dipimpin Direktur PPs UMA Prof Dr Ir Hj Retna Astuti Kusmawardani MS, Wakil Direktur I PPs UMA Ir Erwin Pane MP, Ketua Program Studi (Prodi) Magister Agribisnis PPs UMA Ir E Harso Kardhinata MSc dan Sekretaris Prodi Magister Agribisnis PPs UMA Ir Abdul Rahman MSi.

Dosen dan mahasiswa Magister Agribisnis PPs UMA disambut Drs Wagino, perwakilan Manajemen PKS Sei Mangkei bersama sejumlah pegawai lain. ‘’Kunjungan ini untuk meningkatkan wawasan mahasiswa dimana selain belajar ilmu juga melihat ke lapangan terutama dalam pengembangan peluang agribisnis di Sumut,’’ kata Ketua Prodi Magister Agribisnis PPs UMA Ir E Harso Kardhinata MSc.

Harso mengatakan, Sei Mangkei dipilih karena pemerintah melalui Keputusan Presiden (Keppres ditetapkan sebagai daerah otonom khusus yang menangani sawit yang diharapkan dapat memberi nilai tambah produk pertanian. ‘’Pertanian bukan lagi sekadar hal sepele dan ekonomi warisan. Pertanian mampu menghasilkan produk turunan pertanian yang memiliki nilai ekonomi lebih tambah,’’ ujar alumni Strata-1 Institut Pertanian Bogor (IPB) tahun 1984 tersebut.

Magister lulusan Alabama A&M University (Amerika Serikat tahun 1995 menjelaskan mahasiswa dapat langsung melihat penamanan, pemeliharaan dan pengolahan sawit menjadi minyak, bio etanol hingga pengolahan limbah.

‘’Ini sangat menambah wawasan mahasiswa dalam mengembangkan ilmu dan ide meningkatkan nilai tambah produk pertanian lain. Indonesia sebagai negara agraris dengan lahan yang luas pada segala musim dengan penduduk yang besar, membuat peluang pertanian masih terbuka luas. Disinilah alumni Pertanian dapat semakin berkiprah,’’ ungkap Harso.

Melalui field trip, Harso yang juga kandidat Doktor (S-3) Universitas Sumatera Utara ini berharap mahasiswa Magsiter Agribisnis PPs UMA memikirkan ide atau terobosan baru dalam mengembangkan nilai tambah produk pertanian. ‘’Bisa dituangkan dalam bentuk tesis atau penelitian ilmiah,’’ katanya.(*)

KBRI di Prancis Dibom

JAKARTA- Sebuah bom meledak dekat Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Paris, Prancis, Rabu (21/3), pukul 05.00 waktu setempat atau pukul 11.00 WIB. Ledakan itu mengakibatkan kaca-kaca jendela gedung KBRI pecah. Ledakan juga membakar dua mobil.

Kepala kepolisian Perancis Michel Gaudin yang meninjau lokasi mengatakan, seorang petugas yang hendak mengosongkan tong sampah melihat sebuah tas di bawah jendela gedung KBRI.

“Dia melihat tas itu, membukanya, dan menduga isinya bom karena di situ ada kaleng yang terhubung dengan kabel. Dia menjatuhkannya dan meninggalkan tempat itu untuk menelepon polisi. Saat itulah bungkusan itu meledak,” papar Jean-Louis Fiamenghi, kepala kepolisian Paris.

“Tidak ada yang terluka, namun penghuni apartemen di sekitar lokasi cukup terkejut,” ujar Fiamenghi yang menambahkan bom itu diperkirakan mengandung beberapa kilo bahan peledak.

Menko Polhukam Djoko Suyanto mengatakan, ledakan bom tersebut tak mempengaruhi pelayanan di gedung KBRI. “Meski hanya berjarak sekitar 10 hingga 15 meter dari gedung KBRI, namun dipastikan pelayanan tetap berjalan normal dan tidak terganggu dengan ledakan tersebut,” kata Menko Polhukam Djoko Suyanto setelah sidang kabinet di Kantor Presiden, kemarin.

Menurutnya, pihak KBRI sudah melakukan komunikasi dengan kepolisian Perancis. Salah satu yang akan digunakan untuk mengungkap ledakan itu adalah CCTV yang ada di KBRI. “Belum dipastikan peledakan dilakukan oleh siapa dan ditujukan kepada siapa,” kata Djoko.

Menlu Marty Natalegawa menambahkan, KBRI juga memastikan WNI di Perancis selalu mendapatkan informasi cukup untuk mengantisipasi kemungkinan buruk yang terjadi. Dia mengakui, peristiwa ledakan di dekat KBRI tersebut merupakan yang kedua terjadi. Sebelumnya, ledakan pernah terjadi pada 2004.
“Saat itu pun tidak ada korban jiwa yang diakibatkan dan tidak ada hasil investigasi yang konklusif,” tutur pria yang pernah menjadi dubes di Inggris dan PBB.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen Marciano Norman mengatakan, pihaknya ikut melakukan koordinasi dengan kepolisian dan intelijen Perancis. Marciano tidak yakin bom tersebut ditujukan khusus ke kantor KBRI. “Itu sedang dalam pendalaman, tapi saya tidak yakin kalau (bom) itu ditujukan untuk kedubes RI,” katanya. (fal/jpnn)

Parkir Merdeka Walk Rp2 Ribu?

085261121xxx
Pak Kadis Perhubungan Medan apakah parkir roda dua di pelatar-an Merdeka Walk tepatnya sebelah pintu masuk Merdeka Walk sebesar Rp2 ribu? Mohon ditindak lanjuti.

Kirimkan Petugas ke Lapangan
Terima kasih atas informasinya, saya akan turunkan petugas memeriksa langsung ke lapangan.

Fahmi Harahap
Kabid Parkir Dishub Kota Medan

——

Evaluasi Kabid Perparkiran
Kita melihat kinerja Kabid Perparkiran kinerjanya buruk, me- ngingat realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari parkir pada tahun 2011 hanya mencapai Rp12 miliar. Jauh dari target yang ditetapkan senilai Rp32 miliar lebih. Padahal di lapangan, masyarakat dipungut uang parkir dalam jumlah besar seperti yang disampaikan melalui Publik Interaktif Harian Sumut Pos ini.

Sangat pantas kalau jabatannya di evaluasi. Kita meminta Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Medan, Syarif Armansyah Lubis untuk mengevaluasi Kabid Perparkiran karena dinilai lemah de-ngan belum juga dilaporkannya Perintah Tugas (SPT) parkir tahun 2011.

Muslim Maksum Yusuf
Sekretaris Komisi D DPRD Kota Medan