32 C
Medan
Sunday, April 5, 2026
Home Blog Page 1373

Rampung Direnovasi Baznas Binjai, Wali Kota Serahkan 24 Unit Kunci Rumah Sehat kepada Warga

BERSAMA: Wali Kota Binjai Amir Hamzah, diabadikan bersama pengurus Baznas Kota Binjai dan penerima kunci rumah sehat layak huni.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Binjai Amir Hamzah, menyerahkan kunci 24 unit rumah sehat layak huni yang telah direnovasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Binjai di Kelurahan Berngam, Binjai Kota, baru-baru ini. Selain itu, juga diberikan kursi roda untuk penderita cerebal palsy dan pagar Masjid Al Ikhlas Tanjung Manggusta, Kelurahan Tanah Merah.

Pada kesempatan itu, Amir menjelaskan, rumah sehat layak huni bukan berarti harus mewah bagaikan istana. Namun rumah yang terawat.

“Hal ini berarti, rumah yang dibangun dengan senantiasa memperhatikan jenis bahan-bahan bangunan yang digunakan. Seperti tidak terbuat dari bahan yang dapat melepaskan zat-zat membahayakan kesehatan,” ungkap Amir.

Begitu juga dengan penataan ruang rumah, pencahayaan, kualitas udara, ventilasi, penyediaan air bersih, juga ruang tidur yang bersih.

“Saya sangat mengapresiasi program yang dilaksanakan oleh Baznas Binjai ini. Dan berharap agar selanjutnya pembangunan rumah sehat benar-benar maksimal dan tepat sasaran,” harap Amir.

Amir juga menyebutkan, program seperti ini benar-benar menyentuh masyarakat. Khususnya bagi masyarakat yang belum memiliki tempat tinggal layak huni.

“Semoga rumah ini dapat ditempati dan dimanfaatkan dengan baik, terutama untuk tempat tinggal yang aman dan nyaman, serta tempat beribadah. Saya juga berharap pembangunan ini dapat dimaksimalkan dan diawasi, agar benar-benar memberikan manfaat bagi penerima,” imbaunya.

Sementara itu, Ketua Baznas Sumut, Muhammad Hatta menyampaikan harapannya, agar Kota Binjai dapat terhindar dari rumah tidak layak huni. Dia pun mengapresiasi Baznas Kota Binjai yang telah berkolaborasi dengan Pemko Binjai dalam memberi dan mengelola zakat, infak, dan sedekah di Kota Binjai. “Kami sangat mengapresiasi upaya Baznas bersama Pemko Binjai, untuk menyejahterakan ma­syara­kat di daerah ini,” pungkas­nya. (ted/saz)

Unpar Bandung Buka Jalur Khusus Calon Maba Pakai Nilai UTBK 2023, Simak Syaratnya

SUMUTPOS.CO – Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung membuka penerimaan mahasiswa baru melalui Jalur Seleksi Khusus menggunakan nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) hingga 16 Juli 2023. Unpar pun memberikan benefit berupa gratis formulir pendaftaran dan peluang mendapatkan potongan 20% Biaya Awal Kuliah (s.d 10 juta) bagi 500 pendaftar pertama.

Seleksi Khusus Jalur UTBK ini memberi kemudahan bagi calon mahasiswa tanpa perlu tes dan proses seleksi hanya berdasarkan nilai UTBK yang diperoleh. Seleksi Khusus Jalur UTBK ini pun dibuka untuk semua Program Studi S1 dan DIII melalui laman pmb.unpar.ac.id.

Kepala Kantor Pemasaran dan Admisi (KPA) UNPAR Stefanus Edy Panca mengatakan, calon mahasiswa yang memenuhi kriteria dan persyaratan nilai UTBK yang ditentukan nantinya langsung dinyatakan lulus seleksi untuk melanjutkan studi di Unpar.

Untuk biaya pendaftaran program S1, Unpar menentukan biaya sebesar Rp 250.000. Sedangkan untuk program D3, biaya pendaftaran sebesar Rp 150.000. Calon mahasiswa dapat memilih sampai 3 pilihan program studi. Program Studi Manajemen, Ilmu Hukum, Ilmu Hubungan Internasional dan Arsitektur tidak dapat dijadikan pilihan ke-3.

Adapun persyaratan khusus, yaitu Program Studi Teknik Kimia dan Teknik Elektro: Tidak buta warna. Calon mahasiswa yang berminat masuk UNPAR melalui jalur nilai UTBK ini mesti menyiapkan beberapa berkas yang harus di-upload, antara lain:
Fotokopi Akta Kelahiran, Fotokopi Raport Kelas X – XII yang telah dilegalisir. Sertifikat perolehan hasil UTBK. Surat Keterangan Jurusan SMA/K atau Legalisir Ijazah SMA/K

Siswa yang bersekolah di sekolah internasional dinyatakan lolos, pada saat Daftar Ulang harus sudah memiliki penyetaraan ijazah (setara SMA)
Siswa yang berijazah Paket C jika dinyatakan lolos, pada saat Daftar Ulang wajib menyerahkan legalisir ijazah beserta fotocopy rapor kelas 1 s.d kelas 3.

Sementara alur pendaftaran Seleksi Khusus Jalur UTBK, peserta mendaftar melalui laman Unpar di pmb.unpar.ac.id/menu/penerimaan_khusus, Peserta bisa mengikuti langkah-langkah pengisian yang ada.

Jadwal Pelaksanaan Jalur Seleksi UTBK Unpar:

Pendaftaran peserta melalui pmb.unpar.ac.id: 20 Juni 2023 – 16 Juli 2023 paling lambat pukul 23.59 WIB. Pembayaran biaya pendaftaran: 20 Juni 2023 – 17 Juli 2023 paling lambat pukul 16.00 WIB.

Upload berkas pendaftaran dan cetak kartu tanda peserta: 20 Juni 2023 – 17 Juli 2023 paling lambat pukul 23.59 WIB. Ujian untuk yang memilih Program Studi Arsitektur dan Program Studi Humanitas dilakukan secara online: 18 Juli 2023. Pengumuman hasil seleksi UTBK dapat dicek di pmb.unpar.ac.id mulai pukul 18.00 WIB: 21 Juli 2023.

Unpar juga menyediakan berbagai program beasiswa bagi mahasiswa dan calon mahasiswa baru tahun akademik 2023/2024. Terdapat enam program beasiswa, termasuk skema KIP Kuliah yang dapat dipilih oleh lulusan SMA/sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di Unpar.

Program beasiswa ini menawarkan berbagai keuntungan, mulai dari keringanan hingga bantuan biaya studi. Informasi lebih lanjut dapat ditemukan di laman pmb.unpar.ac.id atau melalui akun media sosial resmi Unpar, yaitu @unparofficial (Instagram). Jika diperlukan, Layanan Informasi PMB Unpar juga dapat dihubungi melalui e-mail admisi@unpar.ac.id, telepon (022) 2032655, atau hotline PMB Unpar 0815-7010-000 (Chat Only). (rel/sih)

Golongan Jabatan Diturunkan, Eselon II ke III, Mantan Kadis PUPR Sumut Gugat Gubsu

Bambang Pardede.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumatera Utara Bambang Pardede menggugat secara hukum terhadap Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, terkait dengan Surat Keputusan (SK) penurunan golongan jabatan, dari eselon II ke eselon III.

Bambang mengatakan kalau dirinya menghargai dan menerima keputusan Gubsu dengan membebastugaskan dirinya jabatan Kadis PUPR Sumut. Namun yang membuat ia tidak terima adalah dengan SK penurunan jabatan golongan tersebut.

“Jangan ragu dengan kesetiaan saya sama Pak Edy. Saya itu sampai hari ini sangat menghormati yang namanya Pak Edy Rahmayadi. Sebenarnya waktu saya dibebastugaskan saya enggak ngomong, saya sudah pasrah. Artinya saya bersyukur sama Tuhan kalau memang ini yang terbaik saya terima,” ucap Bambang kepada wartawan, Rabu (21/6).

Dengan penurunan golongan jabatan tersebut, Bambang menilai membuat karirnya sebagai Aparatur Sipil Negera (ASN) mati alias pensiun. “Tapi SK selanjutnya itu yang buat saya gerah. Saya diturunkan eselon, otomatis saya pensiun, ini yang buat saya kesal,” ucap Bambang.

Pasca dicopot dari jabatannya sebagai Kadis PUPR Sumut, Bambang mengaku dirinya diajak kembali bergabung ke Kementerian PUPR. Namun hal tersebut tidak bisa dilanjutkan karena SK yang dikeluarkan Gubernur Edy Rahmayadi terkait penurunan jabatannya menjadi eselon III.

“Kalau lah tadi saya hanya dipindahkan ke staf ahli, saya sudah dipanggil Pak Menteri PUPR, sudah dipanggil Pak Dirjen. Tapi dengan saya diturunkan seperti itu, kan otomatis kan saya pensiun. Itu yang saya enggak terima,” ungkap Bambang yang bakalan pensiun sekitar 2 tahun ke depan.

Bambang mengungkapkan SK yang dikeluarkan Gubernur Edy Rahmayadi karena dipengaruhi oleh para pembisiknya. Sehingga, ada indikasi pelanggaran dalam SK tersebut.”Tapi, Pak Edy itu baik sama saya. Cuma karena pembisik-pembisiknya ini, yang Pak Edy terpengaruh,” jelas Bambang.

Untuk langkah hukum selanjutnya, Bambang menggunakan jasa pengacara untuk mendapatkan keadilan dalam kasus dialaminya tersebut.

Bambang menambahkan bahwa melalui kuasa hukumnya sudah pernah mengirimkan surat mempertanyakan terkait dengan penurunan golongan jabatan tersebut. Namun, tidak mendapatkan respon dari Gubsu.

Dalam hal ini, ia bersama kuasa hukumnya berencana melayangkan gugatan ke Gubsu Edy Rahmayadi melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan.

“Kenapa saya menghubungi pengacara? Supaya saya jangan salah. Karena saya inikan orang teknis. Gak ngerti hukum saya. Saya pesan ke lawyer, pokoknya aku sayang sama Pak Edy, aku hormat sama Pak Edy. Makanya waktu itu dia bersurat pribadi. Jadi sebelum surat resmi itu beliau sudah bersurat pribadi, tapi tidak pernah ditanggapi pak Edy,” pungkas Bambang.(gus/ila)

Tingkatkan Penjualan Essential Oil di Medan, Inisiatif Hyperlocal Tokopedia untuk UMKM

Inisiatif Hyperlocal Tokopedia untuk UMKM.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Selama hampir 14 tahun berdiri, Tokopedia terus berupaya mempermudah pelaku usaha di Indonesia, khususnya UMKM, memulai dan membangun bisnis.

“Sudah ada lebih dari 14 juta penjual di Tokopedia dan hampir 100% pelaku UMKM, termasuk dari Medan, Sumatra Utara. Untuk mendorong kemajuan belasan juta penjual ini, Tokopedia melakukan berbagai inisiatif, salah satunya Hyperlocal,” kata Kepala Divisi Corporate Affairs Tokopedia, Rizky Juanita Azuz dalam keterangan tertulis, Kamis (22/6).

Hyperlocal mendekatkan penjual dengan pembeli di mana pun berada, agar pelaku usaha punya kesempatan sama untuk tumbuh, tanpa harus pindah ke ibukota. Salah satu manifestasi Hyperlocal, yaitu Kumpulan Toko Pilihan (KTP) yang merupakan halaman kurasi produk penjual terdekat dari lokasi pembeli. Kehadiran inisiatif Hyperlocal Tokopedia telah berdampak positif bagi pelaku UMKM lokal.

Riset Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat-Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) 2023 mencatat tiga alasan teratas penjual menggunakan Tokopedia, yaitu: (1) kemudahan memulai bisnis (84,01%), (2) meningkatkan jumlah penjualan dan pelanggan (65,13%) dan (3) mendapatkan fleksibilitas waktu (60,77%).

Riset ini juga mengungkapkan penjual baru di Tokopedia mengalami peningkatan rata-rata pendapatan per bulan menjadi Rp7.865.628, sementara penjual lama menjadi Rp10.783.999, di tahun 2022.

Salah satu UMKM Medan sekaligus penjual di Tokopedia adalah Fog Apothecary. Fog Apothecary menjual produk essential oil, perawatan tubuh dan wewangian rumah berbahan alami. Sejak bergabung dengan Tokopedia pada 2018 dan mengikuti beragam kampanye–seperti turunan Hyperlocal yaitu KTP–bisnis Fog Apothecary kian tumbuh dan berkembang.

UMKM Medan ‘Fog Apothecary’ Berdayakan Ratusan Petani, Buat Essential Oil Ramah Kulit Sensitif Essential oil adalah minyak hasil ekstraksi jenis tanaman tertentu. Essential oil digunakan dalam terapi alternatif aromaterapi karena mampu memberikan efek psikologis, seperti menenangkan pikiran.

“Essential oil dengan aroma woody dan floral tercatat sebagai varian essential oil paling banyak dibeli melalui Tokopedia pada wilayah Medan dan sekitarnya, dengan peningkatan jumlah transaksi masing-masing sebesar 2 kali lipat dan 5 kali lipat,” jelas Rizky.

Pada tahun 2017, pendiri salah satu UMKM Medan di Tokopedia Fog Apothecary, Vivi Tantri, melihat peluang usaha produk essentials oil masih terbuka lebar. Vivi memutuskan untuk membuat dan memasarkan beragam varian essentials oil yang memiliki berbagai kegunaan, seperti untuk perawatan kulit dan pewangi ruangan, semprotan anti tungau dan bakteri, serta masih banyak lagi.

Vivi belajar meracik essential oils secara autodidak. “Kami menggandeng ratusan petani lokal untuk mendapat bahan rempah alami dan berkualitas, seperti ekstrak jahe, cengkeh dan nilam. Kami meminimalkan penggunaan bahan kimia aditif sehingga aman untuk kulit sensitif,” jelas Vivi.

Vivi mempekerjakan dua karyawan dan semuanya perempuan. Fakta ini sejalan dengan hasil riset LPEM FEB UI 2023 dimana penjual di Tokopedia mempunyai rata-rata dua pekerja dan lebih dari setengah (58,47%) dari pekerja yang diberdayakan oleh penjual di Tokopedia adalah perempuan.

“Sejak bergabung dengan Tokopedia di 2018, bisnis kami terus bertumbuh. Selama kuartal I 2023, ada peningkatan jumlah transaksi Fog Apothecary lewat Tokopedia hampir 1,5 kali lipat dibandingkan kuartal I 2022. Omzet kami juga meningkat lebih dari 2 kali lipat dibandingkan sebelum memakai Tokopedia,” tutup Vivi.(gus)

Bobby Serahkan Bantuan Pendidikan kepada 125 Mahasiswa

BANTUAN:  Wali Kota Medan Bobby Nasution menyerahkan Bantuan Biaya Pendidikan Bagi Mahasiswa Kota Medan di Hotel Grand Mercure Medan, Selasa (20/6/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rasa bahagia dan haru terlihat di wajah 125 mahasiswa yang berasal dari sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta di Kota Medan tersebut. Di tengah ketidakmampuan orangtua membayar uang kuliah, mereka mendapatkan bantuan biaya pendidikan dari Pemko Medan. Dengan bantuan yang diberikan tersebut, para mahasiswa semakin termotivasi dalam menjalani perkuliahan sehingga selesai tepat waktu.

 Suasana ini tergambar saat Wali Kota Medan Bobby Nasution menyerahkan Bantuan Biaya Pendidikan Bagi Mahasiswa Kota Medan di Hotel Grand Mercure Medan, Selasa (20/6/2023). Pemberian bantuan ini dilakukan sebagai wujud perhatian Pemko Medan guna mengatasi ketidakpastian pendidikan bagi para mahasiswa yang terkendala dalam persoalan pembiayaan.

 Rafika Adha, salah satunya, mahasiswa Stikes Husada Medan ini sangat bahagia dan terharu mendapat bantuan biaya Pendidikan tersebut. Atas nama mahasiswa penerima bantuan, Rafika mengucapkan terima kasih kepada menantu Presiden Joko Widodo ini karena dinilai sangat peduli terhadap mahasiswa yang terkendala dengan persoalan biaya perkuliahan tersebut.

 “Sejak Kota Medan dipimpin Bapak Wali Kota Bobby Nasution, baru kali ini saya mendapatkan bantuan biaya pendidikan  bagi mahasiswa Kota Medan dari Pemko Medan. Atas nama pribadi dan teman-teman yang menerima bantuan, saya mengucapkan terima kasih. Kami sangat Bahagia dan terharu menerima bantuan ini,” kata Rafika Adha.

 Dengan bantuan biaya pendidikan yang diberikan tersebut, Rafika mengaku, dirinya bersama mahasiswa penerima bantuan sangat terbantu sekali. Selain memotivasi untuk meraih prestasi, bantuan yang diberikan ini tentunya sangat membantu kami dalam mewujudkan cita-cita. “Tidak itu saja, bantuan yang diberikan ini juga sangat membantu orang tua kami yang tidak mampu dalam biaya pendidikan,” ungkapnya haru.

 Sementara itu, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengungkapkan, bantuan biaya pendidikan yang diberikan sebagai bentuk dukungan yang diberikan Pemko Medan guna mensukses program Pemerintah Pusat yakni Indonesia Emas tahun 2045. Pemko Medan ingin ikut serta mensukseskan program tersebut dengan cara mempersiapkan generasi muda melalui program beasiswa ini.

 “Pemko Medan sangat ingin membantu masyarakat Kota Medan yang memiliki anak di tingkat kuliah untuk mendapatkan kepastian pendidikan yang terkendala dalam persoalan pembiayaan. Kami hadir disini bukan hanya membantu mahasiswa saja tetapi juga orang tua mereka. Kalau anaknya mendapatkan pendidikan yang layak, tentunya cita-cita mewujudkan Indonesia Emas di tahun 2045 akan dapat tercapai,” ujar Bobby Nasution.

 Di sela-sela pemberian bantuan, orang nomor satu di Pemko Medan ini selanjutnya menggelar dialog dengan para mahasiswa. Suami Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu itu pun menanyakan, setelah lulus kuliah, para mahasiswa selanjutnya mau menjadi apa. Sontak para mahasiswa berbondong-bondong mengangkat tangan,  salah satu yang terpilih adalah Noval. Dengan penuh percaya diri, ia mengaku ingin membuka usaha sepatu.

 Bobby Nasution langsung merespon jawaban Noval tersebut. “Nanti saya akan bertemu dengan owner pengusaha sepatu lokal dari Surabaya. Kalau benar-benar ingin membuka usaha sepatu, ayo ikut untuk bertemu dengannya. Setelah itu, jika ingin membuka usaha dan bergabung dengan mereka, saya berikan modalnya,” jelasnya yang langsung disambut tepuk tangan seluruh mahasiswa.

 Sebelumnya, Kadis Sosial Khoiruddin Rangkuti dalam laporannya menyampaikan, tujuan diberikannya bantuan biaya Pendidikan bagi mahasiswa Kota Medan sebagai bentuk kepedulian Pemko Medan, khususnya Wali Kota untuk menjamin keberlangsungan pendidikan bagi mahasiswa karena ketidakmampuan membayar uang kuliah.

 “Dengan pemberian bantuan biaya pendidikan ini, diharapkan dapat mendorong mahasiswa lebih serius lagi dalam menjalankan pendidikan sehingga mereka nantinya menyelesaikan perkuliahan tepat waktu,” papar Khoiruddin. (rel)

Wisuda 1.256 Magister dan Sarjana, Unpab PTS Terbaik di Sumut

WISUDA UNPAB: Gubsu H Edy Rahmayadi dan Rektor Unpab Dr H Muhammad Isa Indrawan SE MM beserta undangan bersama peserta wisuda ke-70 Unpab, Rabu (21/6). (DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS

UNIVERSITAS Pembangunan Panca Budi (Unpab) mewisuda 1.256 lulusan magister dan sarjana di Gedung Selecta Medan pada 21-22 Juni.

Dalam acara ini, Gubsu H Edy Rahmayadi menghadiri acara wisuda ke-70 Unpab bersama Ketua Pengadilan Tinggi Medan Dr H Panusunan Harahap MH, Kabidkum Poldasu Kombes Pol Andry Setiawan SIK, Staf Ahli Bupati Langkat Drs H Rudi Kinandung MAP dan Kepala LLDikti Sumut Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD.

Turut hadir dalam acara wisuda ini, Hj Sri Hayati (pembina Yayasan Prof DR H Kadirun Yahya), Dra Hj Yasmin Siti Khadijah (mewakili Yayasan Prof DR H Kadirun Yahya), Kadis Pendidikan Sumut Dr H Asren Nasution MA, Sekretaris Kopertais Sumut Dr Zulkarnain Nasution, perwakilan sultan Deli, mewakili ketua MUI dan Medan, senat Unpab, keluarga wisudawan/wisudawati undangan lainnya.

Rektor Unpab Dr H Muhammad Isa Indrawan SE MM mengemukakan sivitas akademika Unpab berperan aktif membangun desa. ”Membangun desa, membangun Indonesia,” katanya.
Untuk itu mahasiswa Umpab melakukan tugas akhir di desa, termasuk 1.500 mahasiswa pada 100 desa di Kabupaten Langkat,” katanya.

Muhammad Isa Indrawan mengutarakan bahwa Unpab yang saat ini terdapat 21 program studi dengan 17 ribu mahasiswa. merupakan perguruan tinggi swasta terbaik I di Sumut untuk tahun 2023 dan urutan 84 secara nasional.

Wisuda tahun depan, lanjut rektor, wisuda akan dilaksanakan di kampus seiring akan selesainya aula yang dibangun atas bantuan hibah dari Pemprovsu.

Kepada para wisudawan/wisudawati Umpab, Gubsu H Edy Rahmayadi menyampaikan ucapan selamat wisuda. Ia pun menanti kiprah dan pengabdian untuk memajukan bangsa termasuk Sumut.

Edy Rahmayadi pun berharap alumni Unpab nantinya bisa membuka lapangan kerja dan berpesan agar alumni berpegang teguh pada kejujuran dan pantang menyerah.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Sumut Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD juga menyampaikan selamat wisuda yang diharapkan perannya untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD
mengapresiasi kemajuan pendidikan Unpab sehingga banyak program studi unggul. Apresiasi juga disampaikan atas kerja sama Unpab dengan berbagai perguruan tinggi luar negeri dan kerja sama lain.

Sebelumnya Dra Hj Yasmin Siti Khadijah (mewakili Yayasan Prof DR H Kadirun Yahya) mengapresiasi kesuksesan sivitas akademika Unpab dalam menyelesaikan pendidikannya.

Ia menegaskan bahwa institut pendidikan menghasilkan kader-kader bangsa yang memiliki semangat toleransi, berpikiran luas, memiliki kompetensi, keterampilan, kreativitas dan inovasi sehingga membawa perubahan pada masyarakat.

Untuk itu, lanjut Yasmin Siti Khadijah, Unpab memiliki desa binaan untuk alih ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi dan peningkatan tata kelola. Ia pun mengapresiasi kemajuan desa terutama desa wisata di tanah air yang membawa kesejahteraan pada masyarakat. (dmp)