26 C
Medan
Sunday, April 5, 2026
Home Blog Page 13731

TPS di Medan Tembung Ganggu Pedagang

MEDAN- Tempat Pembuang Sampah (TPS) milik Kecamatan Medan Tembung menggangu lalu lintas jalan perbatasan antara Deli Serdang dengan Kota Medan di Jalan  Williem Iskandar Medan Estate Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang. Selian itu para ara pedagang di lokasi itu merasa terganggu sampah-sampah yang menumpuk itu.

“Bayangkan saja bau sampah yang dikeluarkan dari TPS itu sangat bau sekali, sehingga jualan kami jarang yang dibeli oleh para konsumen,” cetus Timbul Gultom Pedagang Buah Pasar Bengkok, Sabtu (31/3).

Padahal sambung Timbul, dirinya pernah menyampaikan kepada mandor agar meletakakn TPS ini tidak di depan jualan mereka. Nyatanya, sampai sekarang belum juga terealisasi. “Kalau begini terus yang kami rasakan setiap hari adalah bau sampah yang bisa mempengaruhi hasil dagangan kami,”tandasnya.
Timba berharap pemerintahan kota Medan atau Kecamatan Medan Tembung agar dapat meletakkan TPS tersebut di suatu tempat yang jauh dari keberadaan pedagang.  “ Bila TPS itu diletakkan dipinggir sungai Deli. Pasti akan lebih baik keberadaan. Ketimbang di sini (Jalan Williem Iskandar Medan Estate-red) diletakkan,” pintanya.

Camat Medan Tembung Hendra Asmilan menyebutkan bahwa keberadaan TPS itu, sebelumnya telah dikoordinasikan kepada pihak Kecamatan Percut Seituan. Dimana, peletakkan TPS itu diletatak mulai pukul 17.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Kemudiaan pada pukul 21.10 tong sampah akan diangkut dan dibuang ke penampungan lainnya. (omi)

35 Kasek Serahkan Barang Bukti

Duggaan Korupsi Pengadaan Buku di Dinas P dan P Binjai

BINJAI- Kasus dugaan korupsi pengadaan buku di Dinas Pendidikan dan Pengajaran (P dan P) Binjai senilai Rp2,2 miliar tahun anggaran 2011, hingga kini masih terus didalami Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai. Menurut Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Binjai Junaidi Lubis SH, pihaknya sudah memanggil 40 Kepala Sekolah (Kasek) tingkat SMP negeri maupaun swasta.

“Kepala sekolah yang kita panggil, tentunya sekolah yang menerima buku tersebut. Setelah kita periksa 40 kepala sekolah itu, kita meminta mereka untuk menyerahkan buku itu untuk melanjutkan penyelidikan yang kita lakukan,” terang Junaidi SH kepada wartawan Sumut Pos, akhir pekan lalu.

Junaidi juga mengungkapkan, dari 40 Kasek yang sudah menjalani pemeriksaan, sebanyak 35 Kasek sudah menyerahkan buku yang mereka terima dari Dinas P dan P Binjai. “Untuk saat ini, kita sedang melakukan pemeriksaan terhadap buku itu. Sebab, di dalam syarat atau petunjuk teknis (Juknis), judul setiap buku sudah ditentukan,” ungkap Junaidi di ruang kerjanya.

Namun, Junaidi belum dapat menyimpulkan, apakah dalam dugaan kasus ini, sudah ditemukan tindak pidana korupsinya. “Belum, sampai saat ini belum bisa kita simpulkan. Sebab, pemeriksaan terhadap buku ini masih berlanjut,” ucapnya.

Selain itu, Junaidi juga membeberkan kasus-kasus yang saat ini sedang ditanganinya, yakni, kasus dugaan korupsi pembangunan gedung baru Dinas Kesehatan (Dinkes) Binjai. “Di Koata Binjai, kita sedang lidik dua kasus, pertama pengadaan buku dan pembangunan kantor baru Dinkes Binjai. Tapi, dalam kasus pembangunan kantor Dinkes dengan anggaran sekitar Rp1,7 miliar ini, kta masih melakukan pemeriksaan saksi,” ucapnya, seraya menambahkan, saksi yang di periksa yakni, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Kadinkes, pengawas, dan panitia lelang.

Sebelumnya, dalam kasus dugaan korupsi pengadaan buku ini, Junaidi SH, sudah melakukan pemeriksaan terhadap, Ketua Panitia Tender  Pengadaan Buku Joni Maruli, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bagus Bangun dan PPTK Syahri Ginting. Selanjutnya, pihaknya akan segera memanggil Kadis P dan P Binjai Drs Dwi Anang Wibowo.(dan)

24 Karung Raskin Digondol Maling

TEBINGTINGGI- Kantor Lurah Tualang, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi tak aman lagi. Pasalnya, gudang kantor lurah tersebut dibobol maling pada Sabtu (31/3) lalu. Akibatnya, 24 karung beras miskin (raskin) yang akan dibagikan kepada warga miskin di kelurahan itu raib dibawa maling.
Selain beras raskin, pelaku juga membawa kabur satu unit monitor komputer merek LG bersama dua unit CPU Komputer serta wireless di kantor Lurah Tualang.

Menurut Lurah Tualang, Gunawan, pelaku beraksi menggunakan becak bermotor saat hujan turun dan penjaga kantor lurah sedang tidak berada di tempat. “Hal ini dibuktikan dengan adanya bekas yang dilalui becak bermotor di depan kantor lurah,” ungkap Gunawan.

Dikatakannya, pelaku masuk ke gudang setelah merusak kaca nako bagian samping. Mengetahui kantornya dibobol maling, Gunawan langsung membuat pengaduan ke Mapolres Tebingtinggi. Kasubag Humas Polres Tebingtinggi AKP Ngemat Surbakti mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.(mag-3)

Terlempar dari Boncengan, Tewas Digilas Truk

SERGAI- Gara-gara ban sepeda motor Smash BK 2987 ME yang dikendarai terpeleset saat hendak naik ke aspal, Evi Susanti (27) dan M Fiqri Wahdana (10) yang berada di boncengan tewas setelah tergilas truk. Sementara Sugiatik (56), pengemudi sepeda motor tersebut kritis dengan luka di bagian kepala dan patah kaki. Sedangkan truk yang menambrak mereka langsung kabur.

Nasib naas yang dialami ketiga warga Dusun Sona, Desa Kualang Tanjung, Batubara ini terjadi di Jalinsum Medan-Tebing Tinggi KM 46-47 Dusun III, Desa Sei Sejenggi, Kecamatan Perbaungan, Sergai, Sabtu (31/3) malam pukul 19.15 WIB.

Menurut informasi yang diperoleh di lapangan, saat itu sepeda motor yang dikendarai Sugiatik datang dari arah Tebingtinggi menuju Medan.
Sesampainya di lokasi kejadian, sepeda motor korban turun ke beram jalan. Ketika hendak naik ke badan jalan, ban sepeda motor tersebut terpeleset dan terjatuh. Akibatnya, Fiqri dan Evi terpental ke aspal. Naas, di saat bersamaan dari arah belakang meluncur truk colt diesel dan langsung menabrak keduanya.

Kedua korban tewas dengan kondisi cukup mengenaskan. Bagian kepala Fikri remuk, sedangkan Evi mengalami luka serius di kepala sehingga nyawanya tidak terselamatkan dan tewas di lokasi kejadian. Sementara Sugiatik kritis dengan luka dibagian kepala dan patah kaki.(mag-16)

PPP Diminta Komit Perjuangkan Aspirasi Umat

PALUTA-  Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) Drs H Kosim Pohan mengatakan, sosok Ketua DPW PPP Sumatera Utara H Fadly Nurzal SAg adalah seorang yang amanah, berwibawa dan bersahaja. Sehingga wajar jika ia dihormati dan disayangi masyarakat.
Hal itu dikatakan Kosim Pohan di sela-sela acara pelantikan dan Mukercab DPC PPP Paluta di Gunungtua, beberapa hari lalu. “Untuk itu, saya berdoa kepada Allah, semoga Fadly Nurzal tetap teguh melaksanakan amanah yang diberikan umat,” katanya.

Kosim juga mengaku sangat mendukung sikap teguh PPP tetap menjadi partai Islam. Karenanya, ia berharap seluruh pengurus PPP, lebih meningkatkan kerja-kerja yang bersentuhan langsung dengan umat Islam.

“Ketika PPP komit memegang teguh Islam sebagai azas partai, konsekuensinya seluruh kader PPP harus mempraktekkan nilai-nilai dan ajaran Islam dalam setiap gerak langkah dan programnya,” imbuhnya.

Kosim juga mengajak umat Islam di Paluta untuk bersama-sama PPP memperjuangkan aspirasi umat Islam. Sebab, katanya, Allah tak akan mengubah nasib satu kaum, sebelum mereka berusaha mengubah nasibnya.(ade)

Sales Telur Dirampok, Uang Setoran Rp48 Juta Lewong

LUBUKPAKAM- Sudah dua hari ini Herdiansyah alias Mardian (38), warga Dusun 3, Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, mengerang menahan rasa sakit, akibat bekas luka bacokan di pinggang sebelah kanan, hidung dan pilipis kanannya. Luka bacokan ini dialaminya pada Jumat (30/3) dini hari pukul 02.30 WIB, saat dirinya dihadang perampok yang menggasak uang setoran penjualan telur milik tokenya senilai Rp48 juta.

Saat wartawan Sumut Pos mengunjungi rumahnya pada Minggu (1/4) sore pukul 15.30 WIB, Mardian masih terlihat lemas dan tergolek di atas sofa ruang tengah rumahnya. Mardian pun menceritakan kejadian yang dialaminya.

Saat itu, pria yang sudah sepuluh tahun berkerja sebagai sales penjualan telur itu baru pulang dari luar kota. Saat menuju rumahnya dengan berjalan kaki, tiba tiba dari arah belakang, dia dipukul  dengan pelepah kelapa sawit. Akibatnya, dia langsung tersungkur ke tanah.

Karena merasa terancam, Mardian lantas berteriak minta tolong sembari melakukan perlawanan. ”Saya kira hanya seorang, tapi dua temannya yang sembunyi di pepohonan sawit langsung menyerang, akibatnya pinggang saya disabit,” terangnya.

Tak puas, tiga perampok yang mengenakan sebo itu, lantas merampas tas yang disandang Mardian. Tas itu berisi uang hasil penjualn telur senilai Rp48 juta. Tak mau kehilangan uang setorannya, korban kembali melakukan perlawanan.

Tetapi upaya mempertahankan tas sandang itu gagal. Bahkan, korban kembali dipukul dengan pelepah kelapa sawit. Setelah korban tidak berdaya, ketiga pelaku meninggalkan korban. ”Saya sempat berdiri mengejar ketiga pelaku yang melarikan diri, namun tiba-tiba ketiganya kembali lagi dan hendak menyerang. Terpaksa saya mengurungkan niat, soalnya ketiganya sudah dipersenjatai parang panjang,” ujarnya.

Setelah ketiga pelaku kabur, baru warga Dusun 3 Desa Denai Lama berdatangan memberikan pertolongan serta mengejar ketiga kawanan perampok itu. Upaya warga itu pun gagal, karena ketiga perampok hilang di perkebunan sawit. Tapi, sekitar 20 meter arah depan rumah korban warga menemukan, tiga puntung rokok, dua botol minuman dan obat anti nyamuk. “Tampaknya perampokan ini telah direncanakan,” katanya. Rencananya, hari ini (2/4), Mardian membuat laporan ke Mapolsek Beringin. .(btr)

Sejarah Baru Dunia Pendidikan

Wali Kota Medan Cor Perdana Gedung FK UISU Senilai Rp70 Miliar

Pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara (FK UISU) merupakan suatu kebanggaan dan kebahagiaan bagi masyarakat Kota Medan. Sebab UISU telah mencetak sejarah baru bagi dunia pendidikan sebagai fakultas tertua di Sumatera dan telah memiliki akreditasi yang sama dengan perguruan tinggi negeri.

UNGKAPAN ini dikemukakan Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM pada pengecoran pertama gedung FK UISU di Jalan STM Medan, Sabtu (31/3). Rahudman datang bersama Ketua DPRD Medan Amiruddin, dan mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Drs Hasan Basri MM.

Hadir dalam kegiatan ini Hj Sariani AS, seorang dari lima Pendiri UISU, Ketua Umum Yayasan UISU Prof Dr H Usman Pelly MA, Pengurus Yayasan UISU OK Nazaruddin Hisyam, Ir Iqbal Nasution MT, Ali Amran Tanjung SH MHum dan M Idris SH MHum, Pembantu Dekan II FK UISU yang juga Ketua Pembangunan Gedung FK UISU dr Suwarno Usman, Prof dr Joesoef Simbolon, Pembantu Dekan III FK UISU dr Syaiful Batubara dan Kabag Keuangan FK UISU Mhd Iwan Syahputra AMS SE, Kabag Humas UISU H Syahrial AMS SH, dosen, mahasiswa FK UISU dan sejumlah anak yatim dan undangan.

Sebagai alumni UISU, Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM mengungkapkan rasa bangga dan memberi apresiasi atas kemajuan yang telah dicapai FK UISU dibawah pimpinan Ketua Yayasan Prof Dr H Usman Pelly MA dan Rektor Dr Ir M Asaad MSi. “Seperti sama-sama sudah kita ketahui FK UISU sudah berada di Grade B setara dengan FK USU. Satu hal yang sangat membanggakan tenaga-tenaga kesehatan di Kota Medan pada umumnya adalah alumni FK UISU,” puji Rahudman.

Petinggi Pemko Medan ini berharap pembangunan Gedung FK UISU dilengkapi auditorium dapat selesai Desember 2012. “Dengan berdirinya Gedung Kuliah FK UISU di Jalan STM ini kita harapkan akan dapat meningkatkan kualitas FK UISU di masa mendatang,” harap Wali Kota Medan.
Dukungan terhadap pengembangan UISU juga disampaikan Ketua DPRD Medan Drs H Amiruddin. Ia mengatakan UISU sebagai lembaga pendidikan swasta tertua di Sumatera yang banyak melahirkan totok intelektual. ‘’Dengan dibangunannya Gedung FK UISU ini, atas nama Pimpinan DPRD Medan mengucapkan selamat dan memberi apresiasi yang setinggi-tingginya,’’ kata Amiruddin.

Ia yakin dengan berdirinya Gedung FK UISU akan meningkatkan kualitas lulusan FK UISU sekligus Kota Medan telah memiliki sejarah baru yaitu hadirnya FK swasta yang setara dengan perguruan tinggi negeri.

Sedangkan Ketua Umum Yayasan UISU Prof Dr H Usman Pelly MA dan Rektor Dr Ir M Asaad MSi dalam sambutannya mengatakan Milad ke-60 UISU ditandai dengan berbagai aktivitas syukuran, pengajian, sport, kerja bakti dan kesenian. ‘’Saat ini dilaksanakan kegiatan yang lebih monumental yaitu pengerocan pertama Gedung FK UISU yang memiliki basemen berlantai tujuh dengan luas lantai tujuh ribu meter persegi.

Usman menerangkan FK UISU merupakan fakultas kedokteran swasta tertua dan terbaik di luar Pulau Jawa, alumninya tersebar tidak hanya di Indonesia tetapi juga di Asia Tenggara. ‘’Islam memiliki tradisi kedokteran yang merupakan tonggak ilmu kesehatan modern di dunia. Dari sinilah barat kemudian mengembangkan ilmu kedokteran modern. Padahal Islam yang pertama kali melakukan modernisasi ilmu kedokteran. Sejarah panjang tersebut akan diteruskan kembali di FK UISU yang akan mengangkat kembali citra Ilmu Kedokteran Islam sebagai tonggak utama kiprah ilmiah UISU dalam sejarah bangsa,’’ katanya.

Ketua Umum Yayasan UISU ini mengatakan, ke depan juga akan didirikan Rumah Sakit Islam Modern, di depan lapangan Gedung FK UISU. “Pengecoran pertama Gedung Kuliah FK UISU disamping merupakan proklamasi berdirinya UISU Baru, juga merupakan Kampus UISU ke-8. Terima kasih kepada H Zainuddin Tanjung, dr H Suwarno Usman MKT serta Ir Holid sebagai pelaksana pembangunan FK UISU,’’ ucapnya.

Sementara Panitia Pembangunan FK UISU dr H Suwarno Usman MKT mengatakan saat ini telah berdiri 600 tiang pancang sebagai awal berdirinya FK Kedokteran UISU. “Ruang kuliah FK UISU berdiri di atas tanah seluas satu hektar, memiliki tujuh tingkat dengan luas lantai tujuh ribu meter persegi.  Pelaksanaan pembangunan bekerjsama dengan PT Pembangunan Perumahan,” ujar Suwarno.

PD II FK UISU ini berharap dukungan baik moril maupun materil kepada undangan acara pengecoran perdana, alumni UISU dan masyarakat untuk pelaksanaan pembangunan di kawasan asri dan nyaman yang mudah dijangkau akses transportasi senilai Rp.70 milliar tersebut. ‘’Usai pengecoran perdana, mulai Senin (2/4) terus dibangun hingga selesai pembangunan struktur lima bulan, pembangunan bangun dan fasilitas 15 bulan. Pak Wali Kota Medan yang juga Ketua Ikatan Alumni Magister UISU janji memberikan dana hibah dan melaksanakan malam penggalangan dana pembangunan. Kita sangat terbuka bagi alumni dan masyarakat yang ingin memberikan bantuan yang dapat disampaikan ke Yayasan UISU,” katanya. (*)

Ika FISIP UMSU-Sumut Cemerlang Gelar Diskusi

KONDISI sebagian masyarakat Sumut semakin maju. Namun disisi lain masih banyak terlihat masyarakat tertinggal dan terbelakang. Banyak kebohongan yang dialami masyarakat sehingga saat ini dibutuhkan kejujuran sebagai sebuah kemestian.

Oleh karena itu kecerdasan adalah jawabannya. Bahwa di masa-masa rakyat merindukan pemimpin yang mampu memahami perasaan rakyat, maka pemimpin yang merakyat adalah hakikatnya. Kesimpulan ini mencuat pada Diskusi Publik Harapan dan Tantangan Menyonsong Pilgubsu 2013 di Hotel Madani Medan, Sabtu (31/3).

Diskusi publik yang diselenggarakan alumni FISIP UMSU dan Sumut Cemerlang ini dibuka Rektor UMSU Drs Agussani MAP dan menghadirkan pembicara Guru Besar IAIN Sumut Prof Hasyimsyah Nasution MA dan Pakar Otonomi Daerah dari USU, Drs M Ridwan Rangkuti.

Pertemuan ini juga menghasilkan rekomendasi agar masyarakat memilih Gubsu dengan pengalaman dan wawasan yang kuat di bidang ekonomi maupun politik. Ada pula rekomendasi agar Gubsu mendatang memiliki keberanian untuk melakukan terobosan konsep dan pengembangan asas dekosentrasi dan desentralisasi Provinsi Sumut demi terwujudnya perimbangan, pemerataan dan peningkatan pembangunan yang terpadu serta mengatasi hambatan-hambatan struktural dan kebijakan.

Diskusi juga mendesak agar kemajuan Sumut diberlukan figur Gubsu yang memiliki keberanian yang ditujukan bukan untuk diri sendiri melainkan untuk kepentingan dan kemaslahatan masyarakat luas, wawasan dan kecukupan intelektual yang mumpuni, integritas yang tinggi, inovatif dan kreatif serta jauh dari sikap primordialis, apalagi etnosentris.

Calon Gubsu yang dipilih mampu memiliki posisi yang lepas dari pengaruh partai politik sehingga objektivitas dan kemandirian akan menjadi sebuah garansi dari sikap independensi dan menjadikan posisinya sebagai pemimpin seluruh orang, kelompok dan golongan. Juga menyerukan kepada masyarakat Sumatera Utara bahwa di tengah kebohongan yang sering dialami masyarakat, maka kejujuran adalah sebuah kemestian. Bahwa di masa-masa rakyat merindukan pemimpin yang mampu memahami perasaan rakyat, maka pemimpin yang merakyat adalah hakikatnya yakni jujur, cerdas dan merakyat menuju Sumut Gemilang.

Rektor UMSU Agussani mendukung diskusi publik yang membuktikan FISIP UMSU selangkah di depan dalam membicarakan Sumut. “FISIP dapat melahirkan kader-kader yang melakukan pencerahan di daerah. Selain itu, dengan adanya IKA FISIP juga dapat memberikan masukan kepada UMSU, Muhammadiyah dan pemerintahan daerah. FISIP is the best,” kata rektor yang juga alumni FISIP UMSU.

Prof Hasyimsyah Nasution mengatakan, calon Gubsu mendatang mesti memiliki keberanian. “Bukan untuk dirinya sendiri. Tapi untuk kepentingan masyarakat luas,” katanya. Selain berwawasan luas, dia juga mesti orang yang mandiri dan independen sehingga objektif dan bebas dalam melihat permasalahan di Sumut dimana harus lepas dari pengaruh partai politik sehingga lepas dalam memutuskan sesuatu,’’ katanya.

M Ridwan Rangkuti mengatakan keberanian dari calon Gubsu terutama ditujukan agar mampu menyoal pusat dan mengatasi hambatan struktural kebijakan. “Dibutuhkan kreativitas dan inovasi untuk mampu mencari solusi dari keterbatasan yang ada,” imbuhnya.

Ridwan juga menyoroti soal Undang-undang Nomor32 Tahun 2004 yang tidak memberikan ruang kepada daerah untuk maju karena terjadinya ketidakadilan. “UU itu membuat gubernur gamang karena berposisi ganda, dipilih langsung oleh rakyat daerah namun juga sebagai wakil pemerintah pusat,” jelas dia.

Ketua Sumut Cemerlang, Daudsyah didampingi Ketua SC Rafdinal MAP, Sekretaris Affan Al Quddus dan Dekan FISIP UMSU Drs R Koesnadi MAP menilai, untuk mencapai harapan besar masyarakat dibutuhkan calon pemimpin yang jujur, cerdas dan merakyat, menuju Sumut Gemilang,’’ imbuhnya.
Katanya, diskusi publik merupakan paket acara Mubes Ika FISIP UMSU yang digelar Minggu (1/4) di kampus III UMSU. Ia menyebut, seminar ini memang terbuka dan digagas untuk menjaring pemikiran yang  bisa menyelamatkan Sumut ke depannya. (*/dmp)

Bayar Klaim Lebih Rp96 Juta

MEDAN-PT Asuransi Jiwasraya (Persero) membayar klaim meninggal dunia kepada ahli waris Parulian Silalahi, peserta polis kumpulan PD Pasar Kota Medan pada tanggal 12 Maret 2012 lalu. Pembayaran klaim ini berjumlah Rp96.355.181.

Acara tersebut disaksikan oleh Direktur Utama PD Pasar Benny Sihotang dan jajaran Direksi Osman Manalu (Direktur Pengembangan dan SDM), Lely Amra Siregar (Direktur Administrasi Keuangan) serta Rotua Pasaribu selaku Kakanwil PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Wilayah Sumbagut Aceh dan Eko Fazra (Kabag Adm & Keu).

Demikian disampaikan Instruktur Kanwil PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Wilayah Sumbagut Aceh Ediwardo Ritonga di Medan, Jumat (30/3) sore. Menurut Ediwardo, pada pembayaran klaim ini, Dirut PD Pasar menyampaikan harapan agar Kanwil PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Wilayah Sumbagut Aceh meningkatkan kerjasama untuk kesejahteraan haritua karyawan di lingkungan PD Pasar Medan.

Atas permintaan ini, lanjut Ediwardo, pihak PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang diwakili Rotua Pasaribu menyambut baik. Kakanwil pun berkomitmen memberikan pelayanan prima kepada seluruh nasabah khususnya PD Pasar Kota Medan. (*/dmp)

Efektivitas Kuda Pegasus

Pro Duta vs PSSB Bireuen

LUBUKPAKAM- Pro Duta mengawali putaran kedua Divisi Utama Liga Prima Indonesia dengan manis. Berlaga di Stadion Baharoeddin Siregar Lubukpakam, Minggu (1/4) kemarin, Kuda Pegasus tampil perkasa dengan menekuk PSSB Bireuen 2-1.  Dua gol kemenangan Pro Duta diceploskan Ghozali dan Laakkad sementara PSSB hanya mampu menciptakan satu gol lewat kaki Carlos Alfredo.

Pro Duta yang tampil dengan wajah baru pemain belia, M Nur Adli yang ditempatkan bersama dua penyerang lainnya, Ghozali Muharram dan Abdelhadi Laakkad bermain efektif.

Meski memegang kendali bola, para pemain PSSB kesulitan masuk ke daerah lawan. Apalagi gelandang serangnya, Jose harus ditandu keluar lapangan di menit 5 pasca berebut bola dengan Ghozali. Pemain Portugal itu digantikan Taufik Aqsar.

Laga baru berjalan tujuh menit, Tuan rumah sudah unggul lewat Ghozali Muharram. Striker mungil itu lebih dulu mencuri bola dari kaki lawan lalu mengecoh dan melepaskan plessing dengan kaki kiri ke tiang jauh tanpa bisa dihalau kiper PSSB, Rahmanuddin. Ghozali pun terpaksa meninggalkan lapangan lebih dini karena cedera dan digantikan Arif Sajali.

Tertinggal satu gol, Laskar Kota Juang tersentak. Menit 14, kerjasama satu dua Carlitos dan Jawalandi sukses menembus kotak 16, Pro Duta. Namun sepakan Jawalandi melenceng tipis. Delapan menitberselang gantian Pro Duta mengancam lewat Laakkad namun sontekannya diblok dan hanya berujung sepak pojok. Namun di percobaan berikutnya Laakkad sukses mencetak gol keempatnya musim ini lewat sontekan terarah ke sudut kanan kiri gawang lawan. Rahmanuddin hanya bisa melongo melihat bola bergulir ke gawang. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Pasca jeda, Pro Duta kembali menggebrak. Laakkad sukses menembus kotak penalti di menit 49, namun sontekannya mampu diblok kiper lawan. PSSB Bireuen kembali menggempur Pro Duta. Namun duet Suyatno dan Antoni Soldevilla sigap membentengi.

Menit 65, usaha menembus kotak penalti sukses dilakukan Jawalandi. Namun tendangan kerasnya tak terarah. Gempuran kembali berlanjut lewat Carlitos. Namun tendangannya juga menyamping. Pro Duta yang mengandalkan serangan balik bahkan meninggalkan Laakkad sendirian di depan. Namun usaha pantang menyerah itu berbuah gol di menit 86, setelah umpan tarik Jawalandi diteruskan Carlitos. Gol itu menjadi gol penutup laga.

Pelatih Pro Duta, Roberto Bianchi mengakui timnya bermain buruk di babak kedua. “Ini satu kemenangan penting. Tiga poin kita bisa membuat kita kembali ke puncak klasemen. Memang waktu babak kedua kita bermain lebih buruk dari babak pertama. Di babak kedua kita lebih bertahan karena tidak pegang kendali bola,” katanya.

Sementara itu Pelatih PSSB, Simon Pablo menyebut kekalahannya dikarenakan kecolongan dua gol cepat di awal laga. “Kita kecolongan di 25 menit pertama. Tertinggal dua gol membuat kita sulit bangkit. Karena itu di babak kedua banyak pemain di posisi penyerang yang saya tempatkan sehingga meninggalkan  ruang kosong dibelakang. Tapi saya harus ambil resiko untuk cari seri,” katanya.

Selain itu cederanya playmaker asal Portugal, Jose juga membuat serangan timnya kurang greget. “Dia terlalu cepat cedera dan kurang beruntung. Itu cukup mempengaruhi,” pungkasnya. (mag-18)