29 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 13754

Atasi Kemacetan di Kota Medan

Dinas Perhubungan Medan Ikut Atur Lalulintas Saat Demo BBM

Demo menentang rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali terjadi di sejumlah lokasi di Medan, Kamis (29/3). Demo yang melibatkan berbagai elemen masyarakat ini terjadi antara lain di Gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan, Gedung DPRD Medan Jalan Maulana Lubis Medan, bundaran Majestik Jalan Gatot Subroto Medan, depan LBH Medan Jalan Hindu Medan dan Rahmat Galeri Jalan S Parman Medan.

PENGAMANAN demo yang telah berlangsung beberapa hari di Medan ini mendapat pengamanan ekstra ketat dari personel gabungan TNI/Polri dan tak ketinggalan personel Dinas Perhubungan Kota Medan. Kehadiran personel Dinas Perhubungan Kota Medan ini mampu mengatasi kemacetan di sejumlah ruas jalan yang dilintasi para pengunjukrasa dan lokasi unjukrasa.

Personel Dinas Perhubungan Kota Medan ditempatkan pada beberapa lokasi pengaturan di antaranya di Wisma Benteng, Lapangan Merdeka, Bundaran Majestik, Taman Ahmad Yani, Jalan SM Raja simpang Jalan Halat, Jalan SM Raja simpang Jalan HM Jhoni simpang Jalan Gedung Arca, Jalan SM Raja seputaran kampus UISU, DPRD Sumut dan DPRD Medan.

Mereka bergabung dengan personel Polantas, TNI dan pihak terkait guna melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalu lintas yang macat. Personel Dinas Perhubungan Kota Medan terlihat semangat agar titik-titik kemacetan dapat segera terurai sehingga masyarakat pengguna jalan dapat bepergian ke lokasi yang dituju.

Beberapa personel Dinas Perhubungan Kota Medan yang ditemui di depan Gedung DPRD Sumut dan Wisma Benteng terlihat sibuk mengatur lalu lintas. ‘’Kita atur lalu lintas agar pengguna jalan dapat melintas. Pengguna jalan dari Jalan Maulana Lubis yang hendak ke Jalan Imam Bonjol kita alihkan ke Jalan Raden Saleh seterusnya ke Jalan Balai Kota. Sebab Jalan Imam Bonjol depan DPRD Sumut ditutup karena dijadikan lokasi demo,’’ terang seorang personel Dinas Perhubungan Kota Medan.

Ungkapan senada diutarakan Ali Mukhtar, pimpinan regu Dinas Perhubungan Kota Medan di pos pengaturan Wisma Benteng. Ia mengatakan, dalam melaksanakan tugas harus dilaksanakan sesuai dengan aturan agar arus lalu lintas dapat lancar dari kemacetan. ‘’Meski panas, kita harus atur lalu lintas bersama pihak Polantas Medan agar masyarakat tidak terjebak macat,’’ ucap Ali Mukhtar.

Personel Dinas Perhubungan Kota Medan ini mengajak pengunjuk rasa dan masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas sehingga ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas di Kota Medan dapat tercipta dengan baik. ‘’Mari kita patuhi aturan lalu lintas sehingga jalanan tidak macet dan tidak terjadi kecelakaan lalu lintas,’’ ajaknya. (*)

Mendagri Tegur 21 Kepala Daerah Mbalela

Ikut Menolak Kenaikan Harga BBM

JAKARTA- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) merilis 21 kepala daerah penolak kenaikan harga BBM bersubsidi. Mayoritas kepala daerah itu berlatar PDIP sebagai partai pengusung dalam pilkada. Meski demikian, sebagian kepala daerah berasal dari partai koalisi, yakni Partai Golkar, PKB, bahkan Partai Demokrat.

Mendagri Gamawan Fauzi menegaskan, kepala daerah tersebut dianggap mbalela terhadap rencana kenaikan harga BBM yang merupakan kebijakan pemerintah pusat. Gamawan menyatakan, Kemendagri pasti akan menegur para kepala daerah tersebut. “Ada 21 (kepala daerah), itu melanggar etika. Tentu akan kami tegur. Itu dalam rangka kami melakukan pembinaan. Sebab, salah satu kewajiban kepala daerah adalah memelihara etika pemerintahan,” tutur Gamawan di kantornya, kemarin (29/3).

Dia menjelaskan, pemerintah daerah merupakan bagian atau subordinasi dari pemerintah pusat. “Jangan justru membawa massa. Di UU Nomor 32/2004 (tentang Pemerintahan Daerah) dinyatakan kepala daerah wajib menaati etika pemerintahan,” terang dia.

Mantan gubernur Sumbar itu menambahkan, jika nanti masih ada kepala daerah atau wakil kepala daerah yang berdemonstrasi menolak kenaikan harga BBM, akan dilakukan evaluasi terhadap mereka. “Kalau sudah menjadi UU, tapi masih juga seperti itu, tentu kami evaluasi lagi,” terang dia.

Menurut Gamawan, dari kajian Kemendagri, ada kepala daerah yang ikut demo karena dipaksa. “Ada yang dipaksa, ada yang menyelamatkan diri,” ujarnya.
Berdasarkan data yang dikeluarkan Pusat Penerangan (Puspen) Kemendagri, ada 21 kepala daerah dan wakil kepala daerah yang ikut aksi unjuk rasa. Tapi, Gamawan menyebut angka 21. Wali Kota Batam Ahmad Dahlan yang dulu diusung Demokrat dan ikut menolak kenaikan harga BBM tidak masuk daftar.(sam/jpnn/c11/agm)

Racun Tomcat Bisa Jadi Obat Kutil

JAKARTA – Muncul kabar baik di balik serangan tomcat. Racun kumbang berkaki enam itu bisa dijadikan obat kutil. Butuh penelitian lebih mendalam untuk memastikan manfaat itu.

Kabar ini dipaparkan Kepala Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin FKUI-RSCM Dr dr Tjut Nurul Alam Jacoeb SpKK (K) di kampus UI, Depok kemarin (29/3).

Dia menjelaskan, racun tomcat atau yang disebut peaderin ini memiliki sifat merusak sel kulit. Gejala kerusakan sel kulit itu antara lain, kulit melepuh seperti terbakar.

Nah, sifat racun tomcat itu menurut Tjut identik dengan racun cantharidin yang dihasilkan oleh kumbang Blister. Selama ini, dalam menjalankan tugasnya dokter kulit ada yang menggunakan obat berbahan dasar racun cantharidin tadi untuk menyembuhkan kutil. Obat ini dioleskan di kutil, beberapa hari kemudian kutil bisa copot.

Tjut menuturkan, sampai saat ini pupulasi kumbang Blister banyak terdapat di Eropa saja. Sehingga, obat yang berbahan racun cantharidin tadi hingga kini diproduksi di benua biru dan tergolong langka. “Akibatnya harganya sangat mahal jika sudah masuk Indonesia,” kata dia. Tjut memperkirakan, harga obat dari racun cantharidin itu mencapai Rp 1 juta untuk takaran 10 cc.

Analisa sementara, selain memiliki sifat yang sama, dua racun tadi juga berasal dari dua spesies kumbang yang masih kerabat dekat. Tomcat dan kumbang Blister ternyata berasal dari ordo yang sama. Yaitu ordo Coleoptera. “Tomcat dan kumbang Blister ini hanya berbeda Family. Ordonya sama, bisa jadi racunnya ada kesamaan,” kata dia.

Meski muncul dua faktor yang menguatkan dugaan racun tomcat bermanfaat layaknya racun kumbang Blister, Tjut belum berani menarik kesimpulan yang pasti. Dia meminta ada penelitian lebih dalam terkait kandungan racun tomcat.  (wan/jpnn)

Pasca Polisikan Hotman Meriam Bellina Tenangkan Diri

Meriam Bellina sepertinya hendak menarik diri dulu semenjak melaporkan teman istimewanya, pengacara Hotman Paris Hutapea ke Polda Metro Jaya. Bintang film ‘Get Merried 3’ itu langsung meninggalkan Jakarta menuju Bandung usai membuat laporan itu.

“Ibunya nggak ada, sudah dari semalam ke Bandung,” ujar seorang penjaga rumah Meriam  Kamis (29/3)
Rumah Meriam yang terletak di Komplek Permata Puri I, Cimanggis, Depok, Jawa Barat tampak lengang. Rumah itu tampak sepi aktivitas. Penjaga rumah pun tak mengetahui kapan Meriam akan kembali ke kediamannya itu. “Nggak tahu kapan baliknya,” tutur pria paruh baya itu.
Meriam melaporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya atas dugaan penganiayaan dan perbuatan tak menyenangkan. Dalam laporan tersebut, Meriam mengaku dianiaya pada 10 April 2009 tepat hari ulang tahun Meriam ke-44.
Pelaporan Meriam Bellina ini membuat publik terhenyak.

Meriam mengaku ditampar, dicekik hingga dipukul. Meriam pun mengalami luka yang cukup serius akibat penganiayaan yang dilakukan Hotman pada April 2009 silam. Ada dugaan bahwa Hotman dan Meriam memang kerap bertengkar di kediaman milik Meriam di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Namun saat dikonfirmasi ke pihak Meriam, ia mengaku tak tahu hal tersebut.

“Nggak tahu kalau soal itu. Saya nggak ikut campur urusan Ibu,” kata Juaiy, asisten rumah tangga Meriam saat ditemui Kamis (29/3). Senada dengan Juaiy, pihak keamanan rumah Meriam pun mengaku juga tak mengetahui adanya pertengkaran.
Predikat pengacara handal yang melekat pada diri Hotman Paris tak menggetarkan tekad Meriam Bellina untuk melaporkannya atas tudingan penganiyayaan. Meriam pun menegaskan laporannya itu tidak main-main.

Kuasa hukum Meriam, Dwi Ria Latifa menjelaskan, dengan adanya penyataan resmi dari pihak Polda Metro Jaya, Meriam benar-benar serius melaporkan Hotman.

“Pokoknya gini aja ya saya sampaikan, seperti kemarin yang dijelakan oleh Kabid Humas Polisi saya pikir itu pernyataan yang secara resmi disampaikan pihak Polda,” tuturnya.

Mendengar tudingan penganiayaan dan perbuatan tidak menyenangkan, Hotman pun seperti santai menanggapinya. Ia menuturkan bahwa dirinya bukan sosok laki-laki yang sekejam dituduhkan. “Aku manusia yang nggak kejam,” ungkapnya. (bbs/net)

Berambisi jadi Sutradara

Lily Collins

Di usianya yang masih terbilang muda, aktris cantik Lily Collins ternyata memiliki beberapa ambisi. Sukses menata karier sebagai seorang aktris, putri penyanyi Phil Collins itu berharap bisa menjadi seorang penulis skenario dan sutradara.

“Akhir-akhir ini saya mulai menulis skenario karena saya senang menulis untuk koran serta majalah dan saya selalu menganggapnya berbeda dibanding skenario. Namun sejatinya sebuah cerita bisa diungkapkan dalam berbagai bentuk. Oleh karena itu saya ingin menulis skenario suatu saat,” ujar Collins. Mengenai keinginannya menjadi seorang sutradara, aktris berusia 23 tahun ini memang tertarik dengan hal-hal yang terkait di belakang layar. “Saya selalu mengajukan pertanyaan kepada kru karena hal itu menarik bagi saya dan saya akan sangat senang untuk menyutradarai,” ucapnya. Collins yang berperan sebagai putri salju dalam film ‘Mirror, Mirror’ itu juga mengaku ambisinya di dunia akting tidak ‘terorganisir’ dengan baik lantaran terlalu banyak genre film yang ia ingin coba.

Film terbaru Lily Collins segera tayang. Film berjudul Snow White ini rencananya akan dirilis tanggal 30 Maret.. Lily yang sejak kecil jatuh cinta dengan dunia dongeng lengkap dengan kerajaan dan putri, senang sekali bisa berperan sebagai Putri salju di film ini.  Selain sosok putri, dongeng juga mengingatkan kita sama pangeran tampan yang udah pasti pernah jadi bagian dalam khayalan kita. Daan, Lily punya tips yang bisa kita pratekan selama menunggu pangeran alias cowok idaman kita datang.

“Aku punya saran untuk semua cewek yang sedang menunggu prince charming kalian masing-masing. Kita wajib jadi cewek yang berani mencoba hal baru. Coba deh kegiatan baru yang bikin kita jadi lebih kreatif. If you’re open to meeting new people and new adventures, then love will come along,” ucap Lily. (bbs/net)

Bolos Sekolah, Anak Dirantai ke Tiang Listrik

HANOI- Marah dan kecewa dirasakan pria Kamboja ini, ketika mendapati putranya bolos sekolah untuk bermain games di warnet. Saking marahnya, pria berumur 40 tahun tersebut merantai leher anaknya ke tiang listrik.

Hampir dua jam sang anak dihukum dengan cara seperti itu. Penderitaannya baru berakhir setelah para tetangga melaporkan kejadian di Kota Battambang, Kamboja Utara ke polisi. Polisi datang dengan membawa seorang tukang kunci untuk membebaskan anak laki-laki berumur 13 tahun itu.

“Si ayah sangat marah karena dia menemukan putranya di warnet, bukannya di sekolah. Dia pun merantainya di depan umum supaya orang-orang melihat, sebagai pelajaran untuknya,” kata Wakil Kepala Kepolisian Battambang, Cheth Vanny, kepada kantor berita AFP, Kamis (29/3).
Menurut Vanny, anak tersebut juga sempat dipukuli ayahnya.

Sang ayah, Sok Thoeun kabur dari lokasi setelah para tetangga melaporkan insiden yang terjadi Selasa (2/3) lalu. Dia kini diburu polisi atas tuduhan penyiksaan anak.

“Dia masih buron,” kata Vanny.(net/jpnn)

Harga Tiket Konser Super Junior

Setelah memberikan kabar resmi mengenai kedatangan boyband Super Junior di Jakarta minggu lalu, pihak promotor, Showmaxx Entertainment pun mengumumkan secara detail tentang konser bertajuk Super Junior World Tour Super Show4 in Jakarta.

Konser sendiri akan dihelat di Mata Elang International Stadium, Ancol, Jakarta pada tanggal 28-29 April 2009 nanti. “Ini beneran kalau mereka akan hadir disini. Akhirnya berhasil membawa Super Show 4 ke Jakarta, setelah bisa dibilang berdarah-darah kami berusaha. Terimakasih atas bantuan semuanya, juga fans Suju, ELF,” ucap Sherwin dari Showmaxx Entertainment di Electica Citos, Cilandak, Jakarta Selatan (29/3). Sedangkan tiket, oleh pihak promotor telah diklasifikasi menjadi 5 kelas, yaitu Super Box and Super Fest (free standing)-1,7 juta, Junior VIP Seat (numbered seating)-1,4 juta, Super VIP Seat (numbered seating)-2 juta, Super Sky Seat (numbered seating)-1 juta, dan Junior Sky Seat (free seating)-500 juta.

Tiket akan dijual pada tanggal 7 April 2012 di Twin Plaza Hotel, Slipi, Jakarta dalam dua tahapan sesuai dengan tanggal show Super Junior yang 2 hari tersebut. Penjualan untuk show hari pertama (28/4) akan dimulai dari jam 8 pagi sampai selesai. Sedangkan untuk hari kedua (29/4) akan dimulai dari pukul 1.30 siang.

‘’Kita udah siap jualan dan penjualan hanya akan berlangsung satu hari. Jadi kita lakukan penjualan offline selling khusus untuk Jabodetabek. Untuk fans di daerah kita telah alokasikan dan distribusikan melalui pihak dan partner resmi yang ditunjuk,” kata Sherwin.

Pembatasan tiket juga akan diberlakukan untuk konser Super Show4 dari boyband yang diawakli oleh LeeTeuk, Yesung, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Siwon, Ryewook, Kyuhyun tersebut. Oleh promotor, tiap orang hanya berhak mendapatkan maksimal 4 tiket. (bbs/net)

Saling Ejek Lalu Berakhir Salam Hangat

Dari Nobar Milanisti Medan dan FCBI Medan

Drawing Perempatfinal Liga Champions 2012 akhirnya kembali mempertemukan Barcelona dan AC Milan. Bentrok sebelumnya terjadi di penyisihan grup.

DONI HERMAWAN-MEDAN

Sua keduanya berarti reuni dua fans klub yang tergabung dalam Fans Club Barcelona Indonesia (FCBI) Regional Medan dan Milanisti Indonesia Sezione Medan pada gelaran nonton bareng, Kamis (29/3) dini hari kemarin di Warung Ayah Medan.

Sama seperti pertemuan Milan dan Barca di pentas pertarungan klub Eropa itu tahun ini, tiga kali pula kedua fans club itu terlibat nobar. Suasana Warung Ayah, venue nobar pun mendadak ramai dan riuh dipenuh suporter kedua kubu. Dengan jersey andalan klub masing-masing bahkan beberapa fans Milanisti mewarnai wajahnya dengan logo atau warna merah hitam khas Rossoneri. Kubu Milanisti di kiri dan FCBI Medan menempatkan diri di sisi kanan layar lebar.

Saling mengusung ambisi melihat klubnya menang membuat gelaran nobar ini terasa menegangkan dan dalam suasana panas. Selain beradu chants (nyanyian-red) kedua kubu juga kerap terlibat dalam perang argumen. Tentu saja dalam upaya membela klub kesayangan masing-masing.
Sejak kick off, terlihat di layar lebar Barcelona yang bertindak sebagai tim tamu seperti biasa menerapkan permainan atraktif dan mengepung pertahanan Milan. Kubu FCBI Medan pun bersorak sorai bak di atas angin karena yakin gol tinggal menunggu waktu. Sementara kubu Milanisti sedari awal jantungnya terus berdebar-debar penuh kecemasan berharap Nesta cs mampu mempertahankan gawang Abbiati tetap perawan. Lantas mereka berteriak penuh kelegaan, ketika upaya Messi cs luput.

Seperti kejadian di menit 15, striker El Barca, Alexis Sanchez terjatuh di kotak enam belas. Sontak kubu FCBI Medan serentak meminta wasit menjatuhkan vonis penalti. Namun kontras dengan asa mereka, wasit Jonas Eriksson yang memimpin laga tak melihat itu sebagai pelanggaran. Gantian kubu Milanisti Medan bersorak sembari melayangkan cibiran kepada kubu FCBI Medan. “Diving itu. Memang Barca ini suka kali minta tolong ma wasit,” cibir salah seorang fans Milan.

Namun fans Barca juga tak kalah sengit membalas. “Striker Milan mana ya? Oh sudah pada jadi bek,” balas salah seorang fans Barca yang disambut tawa rekan-rekannya. Begitupun meski menyajikan suasana yang panas, kedua kubu tetap menganggap itu hal yang biasa di setiap kali nobar antar fans club. Laga akhirnya mencatatkan hasil imbang tanpa gol di leg pertama. Keduanya pun kembali mencair dengan saling bersalaman usai laga.
“Ini hasil yang adil. Apalagi beberapa pemain Milan cedera seperti Thiago Silva dan Nesta. Tapi kami yakin Milan bisa menang di leg berikutnya dan Milanisti bakal berpesta,” kata Ketua Milanisti Sezione Medan, Syaiful Amri Sambas.

Sementara fans Barcelona juga tidak kecewa dengan hasilimbang ini. Pekan depan giliran FCBI Medan yang menggelar nobar sebagai tuan rumah. “Kami yakin Barcelona akan menang di leg kedua nanti. Menang besar dan nobar nanti kami tuan rumahnya,” pungkas Ketua FCBI regional Medan, Hafazh. (*)

Polisi dan Puluhan Mahasiswa HMI Saling Dorong

BINJAI- Aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terus berlanjut. Kini, puluhan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Binjai menggelar aksi di bundaran Tugu Kota Binjai, Kamis (29/3).

Dalam aksi itu, puluhan mahasiswa itu sambil membawa poster yang bertuliskan beragam kritikan untuk Presiden SBY dan Boedino. Pemerintahan SBY dan Boediono dianggap gagal dalam memimpin negara ini.

Aksi yang semula berlangsung damai, tiba-tiba saja akses lalu lintas di Jalan T Amir Hamzah menjadi macat. Saat itulah, petugas polisi yang menertibkan lalu lintas terlibat saling dorong dengan puluhan mahasiswa.

Polisi mendorong mahasiswa karena aksi yang dilakukan itu membuat arus lalulintas menjadi macat. Tak senang ditertibkan, puluhan mahasiswa HMI sempat bersitegang dengan Kapolres Binjai.

Mahasiswa akhirnya diberikan kesempatan untuk menyampaikan sikap sambil mengelilingi Bundara Tugu itu, Ketua Cabang HMI Binjai, Khairani meminta, pemerintah menyelesaikan kasus korupsi yang ada, agar dapat menutupi pengeluaran negara, pemerintah diminta untuk segera meyelesaikan setiap kasus nasional demi mewujudkan kestabilan nasional, dan mengecam tindakan represif aparat dalam menangani aksi penyampaian aspirasi mahasiswa dan masyarakat.

Setelah menyampaikan pernyataan sikap tersebut, puluhan HMI itupun langsung membubarkan diri. Selanjutnya, akses jalan kembali normal seperti biasa.

“Kami mengecam sikap Polres Binjai yang tidak mengeluarkan izin untuk menyampaikan aspirasi di muka umum. Padahal, untuk menyampaikan aspirasi diatur Undang-undang. Sehingga kami menilai, Kapolres Binjai tak patuh UU,” tegasnya.

Kapolres Binjai, AKBP Musa Tampubolon membenarkan, aksi puluhan HMI itu tidak memiliki izin.
“Kami tidak keluarkan izinnya karena tempat aksi unjuk rasa dilakukan, tepat di akses jalan utama. Lihat sendirilah, lalulintas macet. Kalau dalam aksi itu mereka anarkis, lebih memudahkan kita untuk menindaknya,” sebutnya. (dan)

Kader BM PAN Desak DPP Copot Zulkifli Husein

MEDAN-  Ratusan kader Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) di Sumatera Utara, Kamis (29/3) berunjukrasa di kantor DPW BM PAN Sumut, Jalan Krakatau Medan. Massa berasal dari kubu Anang Anas Azhar dan ‘Coki’ Iskandar  Sakty Batubara, DPD BM PAN dan DPC BM PAN se Kota Medan mendesak Ketua DPW BM PAN Sumut, Zulkifli Husein lengser dari jabatannya.

Amatan wartawan, puluhan kader BM PAN menyatakan kekecewaannya, sekaitan penundaan Muyawarah Wilayah (Muswil) ke IV BM PAN Sumut di Parapat, tanggal 1 April 2012, tanpa alasan yang jelas. Sejumlah DPD BM PAN, yang hadir dalam unjukrasa tersebut, Ketua DPD BM PAN Asahan Banda Harahap, Ketua DPD BM PAN Deliserdang M Sabri SSos, Sekretaris DPD BM PAN Kota Medan Ihwa Azwir, Sekretaris DPD BM PAN Langkat Ruslan, Ketua DPD BM PAN Karo Bali Ukur Ginting dan puluhan pengurus dan kader DPC BM PAN Kota Medan.

Kader BM PAN menilai, Zukifli Husein yang kini menjabat sebagai anggota Fraksi PAN di DPRD Sumut, tidak mampu memimpin BM PAN Sumut, sebab sikap yang ditunjukkannya  justru plin-plan dalam menakhodai BM PAN di Sumut. Sebagai bukti, Muswil ke IV BM PAN terus diulur-ulur, untuk memenangkan satu kandidat yang didukungnya.

Menurut pengunjukrasa, pelaksanaan Muswil ke IV yang sudah tertunda-tunda sampai sembilan kali penundaan, merupakan pembodohan bagi kader BM PAN di Sumut. Ini menunjukkan bahwa BM PAN Sumut, di bawah kepemimpinan Zulkifli Husein sangat lemah.

“Kita melihat Zulkifli Husein, tidak dapat berbuat banyak. Oleh karenanya, kita meminta Zulkifli Husein lengser dan mundur dari jabatannya, jika tidak mampu menggelar Muswil. DPP BM PAN harus mengambil alih,” kata M Sabri SSos Ketua DPD BM PAN Deliserdang.

Kader BM PAN Sumut tersebut diterima Ketua SC Muswil Wempy Saragih, dan Sekretaris SC Muswil Husni Hamid Lubis. Saat menerima kader BM PAN, Wempy berjanji menyampaikannya kepada DPW BM PAN Sumut. Sementara Zulkifli Husein  dan Ketua OC Muswil BM PAN Sumut, H Hendra Cipta,  tidak bersedia menemui pengunjukrasa. (ade)