Home Blog Page 13769

Bertahun Lampu Jalan Mati

082162429xxx

Kpd Yth Bapak Kadis Pertamanan Kota Medan, tolong lampu jalan di depan gerbang Universitas Al Azhar tepatnya depan rumah Kepling 18 Jalan Pintu Air 4 dihidupkan. Sudah bertahun lampu mati dan sudah banyak korban.

Dalam Perbaikan

Sedang dalam perbaikan oleh Dinas Pertamanan Kota Medan. Terima kasih.

Enoh PT Tarigan
Lurah Kwala Bekala

Mencoreng Wajah Kota Medan

Kita harapkan Pemko Medan, melalui Dinas Pertamanan ke depan lebih memperhatikan jalan-jalan baik jalan protokol maupun jalan-jalan kecil juga setapak. Kita melihat jalan-jalan di Medan lampunya banyak yang mati dan berputusan dan tidak kunjung diperbaiki. Saya kira pengaduan masyarakat ini harus diperhatikan wali kota sebagai pemegang kebijakan. Wali kota juga harus memberikan perhatian serius kepada SKPDnya agar permasalahan lampu jalan tidak berlarut-larut. Karena kasus ini dapat mencoreng wajah Kota Medan bila pendatang sampai merasa sa-ngat tidak aman khususnya di malam hari.

Hasyim SE
Anggota Komisi C DPRD Medan

Libur Nyepi, Warga Tinggalkan Medan

MEDAN- Libur  Hari Raya Nyepi yang jatuh Jumat (23/3), jalanan di Kota Medan lengang.

Amatan wartawan Sumut Pos  jalan-jalan inti kota seperti Jalan Balai Kota, Jalan Sudirman, Jalan Putri Hijau, Jalan SM Raja, Jalan Patimura, Jalan HM Jhoni, Jalan AH Nasution, Jalan Jamin Ginting, Jalan Ahmad Yani, Jalan Imam Bonjol, Jalan Sudirman dan beberapa jalan lainnya yang biasanya macet terlihat lengang.

Sementara, arus lalulintas yang mengarah ke luar Kota Medan ramai dengan kendaraan pribadi dan angkutan umum.
“Arus lalulintas di jalur utama Kota Medan memang sepi. Tetapi kita tetap melakukan penjagaan di setiap persimpangan jalan dengan menurunkan personel,” kata Kasat Lantas Polresta Medan, Kompol M Risya Mustario, Jumat (23/3).

Dikatakannya, kondisi arus lalulintas di pusat kota yang mengalami kemacetan terjadi di pusat-pusat perbelanjaan.

Sedangkan kondisi arus lalulintas menuju ke luar Kota Medan, lanjut Risya, sangat ramai dengan kendaraan pribadi dan angkutan umum.
“Kalau untuk ke luar Kota Medan seperti Tebingtinggi dan Pancurbatu sangat ramai. Namun tetap aman dan lancar,” ucapnya.
Lonjakan penumpang di Terminal Amplas meningkat mencapai 25 persen. Kepala Terminal Amplas, Asli Perangin-angin menjelaskan, lonjakan penumpang dengan tujuan Siantar dan Prapat.

Hendrik (35), warga Medan yang ditemui di Simpang Jalan Kesawan mengatakan, mereka sekeluarga hendak pergi bertamasya ke Belawan karena libur hingga Minggu.

Mirna (29), warga Jalan Menteng Raya mengaku, mereka hendak pergi ke Berastagi. “Mumpung liburnya agak panjang, mendingan jalan-jalan sama keluarga,” jelasnya.

Humas PT KAI Sumut, Hasri menuturkan, pihaknya menyiagakan semua kereta yang ada sehubungan dengan libur panjang.
Kepala Distrik Batavia Air Medan, Marwan, mengatakan, harga tiket pesawat libur panjang  tak mengalami kenaikan.
Humas PT Angkasa Pura II Bandara Polonia Medan, Firdaus mengaku penumpang yang tiba di Bandara Polonia Medan kebanyakan dari luar Medan dan begitu juga sebaliknya.

Damai Semuanya

Ketua Panitia Penyambutan Hari Raya Nyepi, Drs I Gusti Ngura Made Pastika mengatakan selama perayaan Nyepi, seluruh umat Hindu akan melaksanakan Amati Geni (tidak menyalakan api, termasuk melakukan upawasa atau berpuasa ), Amati Karya (tidak bekerja atau tidak melakukan aktifitas), Amati Lelungan (tidak berpergian atau meninggalkan rumah), Amati Lelanguan (tidak berfoya-foya atau tidak mengadakan hiburan).

Kemudian dilanjutkan Sabtu (24/3) dengan Ngembak Geni (Ngembak Api) adalah berakhirnya Brata Penyepian yang saat itu pula baru boleh melaksanakan aktifitas kembali sebagaimana biasanya. Juga dilengkapi dengan melaksanakan Dharma Santi dengan melakukan Sima Karma (silaturahmi) saling maaf memaafkan di antara umat satu sama yang lainnya.

“Umat Sedarma yang ada di seluruh Indonesia, khusunya di Kota Medan mari kita sama intropeksi diri dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi. Mudah-mudahan kita semua diberi kesehatan, panjang umur, murah rezeki serta selamat melaksanakan Hari Raya Nyepi 23 Maret tahun 2012. Semoga kedamaian menyertai kita, damai di hati, damai di dunia dan damai semuanya,” bebernya. (jon/adl)

Jalan Rusak Tanggung Jawab Siapa?

082162776xxx

Pak wali kota, jalan penghubung antara Kelurahan Siti Rejo 2 dengan Siti Rejo 3 Kecamatan Medan Amplas yang rusak itu sebenarnya tanggung jawab siapa? Kenapa pihak PNPM mandiri dan jajaran Pemko Medan saling lempar tanggung jawab? Haruskah warga mengorbankan nyawa dulu baru pemerintah mau perbaiki jalan itu? Kenapa pemerintah Kota Medan lebih utamakan perehaban rumah dinas wali kota dari pada perbaikan jalan yang rusak? Padahal potensi merenggut korban cukup tinggi akibat jalan yang rusak itu. Mohon dong perhatian semua pihak terkait.

Kami Koordinasikan ke Instansi Terkait

Lurah Sitirejo 2 sudah meninjau ke lokasi kemaren. Lurah juga sudah berkoordinasi dengan BKM PNPM setempat dan akan kami koordinasikan juga ke instansi terkait agar cepat ditangani. Terima kasih.

Emir Mahbob Lubis
Camat Medan Amplas

Air Sering Mati

085373930xxx

Kenapa air pam di daerah Jalan Pertahanan Patumbak Kampung Kabupaten Deliserdang airnya sering mati? Apakah karena lebih beruntung air pam disalurkan ke pabrik-pabrik dari pada kepada masyarakat? Kami minta kepada Bapak Bupati agar menyelidiki sebabnya dan apabila memang benar hanya ke pabrik-pabrik yang ada di situ, kami minta menindak tegas pimpinan pam dan pabrik-pabrik di daerah Bapak.

085361041xxx
Kepada Yth Bapak pimpinan PDAM Jalan Gereja Medan, kami warga Jalan Pertempuran, persisnya dari arah Helvetia ke Brayan menuju Jalan pertempuran sebelah kiri, tidak mendapatkan air sudah lama sekali. Warga Pertempuran resah, air pam tidak me-ngalir dan kami memakai mesin pompa air pun, air pun tidak me-ngalir sama sekali, sedangkan warga pertempuran sebelah kanan, dari Helvetia ke Brayan, air jalan terus tanpa menggunakan mesin pompa air. Bapak seharusnya cek di lapangan ke Jalan Pertempur-an. Jangan tahunya tiap bulan nagih rekening air, sementara solusi warga Pertempuran gak pernah ditanggapi sama sekali. Agar di tanggapi. Terima kasih.

Kami Tinjau ke Lapangan

Terima kasih atas informasinya, kami akan meninjau ke lapangan untuk memeriksa penyebabnya.

Zaman Karya Mendrofa
Humas PDAM Tirtanadi

Tempat Oknum Polisi Bermain Judi

083197444xxx

Kunjungi Jalan Pelaju Medan, tolong dicek di salah satu warkop Agam. Di situ setiap malamnya oknum-oknum Polisi ngumpul untuk bermain judi leng.

Dicek dan Diselidiki

Laporkan ke Polsek terdekat dengan informasi yang lengkap terhadap anggota Polri yang melakukan penyimpangan tersebut sehingga bisa dilakukan langkah tindak lanjut untuk dicek dan diselidiki. Karena Polda sumut tidak akan menutupi dan membiarkan bagi anggota yang menyimpang. Terima kasih.

Kombes Pol Raden Heru Prakoso
Kabid Humas Polda Sumut

Nonton Film Negeri 5 Menara, Foto Bareng Lulu Tobing

PT Pertamina Sumbangut I menggelar acara nonton bareng serta meet and great dengan artis pemeran film Negeri 5 Menara di Sun Plaza, Jumat (23/3).

Sebanyak 100 pelanggan Pertamax dan 50 konsumen Fastron mengikuti acara ini, bahkan para pelanggan juga diberi kesempatan untuk foto session dengan para pemeran utama dalam film ini, seperti Gazza Zubizereta yang berperan sebagai pemeran utama bernama Alif,  Lulu Tobing berperan sebagai ibunda Alif, dan Jiofani Lubis  berperan sebagai teman Alif .

Film yang diangkat dari kisah nyata yang dituangkan dalam sebuah novel ini mengisahkan anak desa bernama Alif Fikri, yang diperankan oleh Gazza Zubizereta merupakan keturunan Minang yang bercita-cita ingin sekolah hingga ke perguruan tinggi, tempat Habibie menimba ilmu  ITB (Institut Teknologi Bandung).

Keinginan sang ayah, yang menginkan Alif agar dapat menimba ilmu dalam bidang agama, sehingga memutuskannya agar  sekolah di sebuah pesantren.
Walau, awalnya sulit, tetapi kedekatan dengan teman sepesantren membuat Alif bentah dan tetap semangat dalam menjalankan tugasnya sebagai santri.
Di pesantren inilah mimpi Alif dan teman-temannya yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia mulai terbentukn
mimpi anak-anak muda setinggi langit yang diumpamakan layaknya menara masjid. Ujung menara yang terlihat hampir mencapai langit, dianggap sebagai jalan mereka untuk mencapai tujuannya.

Berjalan dengan waktu, keraguan yang melanda Alif dalam menunaikan tugasnya sebagai santri mulai pudar. Terutama saat salah satu sahabatnya dipesantren yang bernama Baso, harus kembali ke daerah dan mengurus neneknya yang sudah sakit-sakitan.

Dukungan terus datang ke Alif, salah satunya dari Ustadz (Donny Almasyah) yang memberikan dukungan berupa kalimat yang dikutip dari Al-Quran. Man Jadda Wajadah yang bermakna siap yang bersungguh-sungguh akan berhasil.

Hal yang unik adalah kehadiran dari salah satu aktris film Negeri 5 Menara yang telah lama vakum, Lulu Tobing. Salah satu menantu dari keturunan Cendana ini sudah 6 tahun tidak pernah muncul dalam di layar kaca. Tetapi, kerinduannya akan dunia yang membesarkan namanya ini, memutuskannya untuk ikut berperan serta dalam film asuhan Affandi Abdul Rachman ini.

“Sudah 6 tahun, bukan karena saya dilarang oleh suami, hanya saja ini karena saya memang merindukan berperan,” ujar Lulu.

Peran Lulu dalam film ini, tidak terlalu banyak, bahkan dia hanya muncul di awal-awal film saja. Tetapi, tugas yang harus diembannya cukup sulit, karena Lulu harus menggunakan dialog Minang. “Saya hanya diberi waktu 1 minggu untuk belajar bahasa Minang, sedangkan untuk syuting, hanya butuhkan waktu selama 3 hari, tetapi saya tinggal di Maninjau sekitar 5 hari,” ungkap Lulu.

Sementara itu, sang sutradara merasa bahwa ini adalah film yang sukses, selain mendapat perhatian dari masyarakat, film yang mengangkat kisah hidup dari penulis novel Achmad Fuadi ini masih nongkrong di bioskop tanah air sejak penayangan perdana pada 1 Maret kemarin. “Saya pribadi anggap ini sebagai film yang sukses, karena mendapat respon positif dari masyarakat, terbukti masih nongkrong di bioskop. Dan yang pasti ini film ke-5 saya, sangat cocok dengan judulnya Negeri 5 Menara,” ungkap Affandi.

Audisi Casting Film Stay With Me

CRtv Production House yang merupakan sarana pendidikan dan pelatihan untuk mengembangkan bakat dan talenta melalui model, acting dan dance school akan menggebrak dunia perfiliman lokal dengan mengadakan audisi casting film Stay With Me, 6-8 April di Taman Budaya Medan.

“Kita akan melakukan pencarian bakat untuk para remaja yang memiliki potensi di Medan. Talenta anak Medan sendiri sangat besar, tapi kebanyakan mereka tidak terekspos. Produksi film ini memang baru pertama kita lakukan, nantinya akan kita ambil sekitar 27 pemain sesuai skenario. Film ini disutradarai Indra Taruna yang juga Ketua Artis Sumatera Utara,” kata Syahril Pemilik CRtv Production House, Jumat (22/3).

Film Stay With Me ini, kata Syahril, bercerita tentang kisah kehidupan seorang model yang tomboy yang berusaha dan memperjuangkan keinginannya untuk jadi artis terkenal. Film ini nantinya akan mengambil lokasi syuting dibeberapa tempat di Kota Medan dan tempat pariwisata seperti Berastagi.
“Medan memiliki artis-artis yang hebat dan layak tampil di televisi. CRtv sendiri, bergerak di produksi film, event organizer, divisi manajemen artis dan education training school untuk membangkitkan dan mengembangkan potensi, bakat masyarakat Medan di bidang seni peran,” ujarnya.

Menurutnya, CRtv Production House adalah pendidikan non formal yang semua orang dapat mengikutinya tanpa memandang fisik. “Disini ada kelas akting, model, dan dance. Kelas baru nantinya akan kita buka dipertengahan April 2012 mendatang. Tenaga pengajar nya juga profesional dan tidak sembarangan,” jelasnya.

Selain itu, tambahnya, anak didik akan diberi kesempatan untuk memproduksi film. “Mereka yang menjalani pendidikan di CRtv Production House kurang lebih 2 bulan kita beri kesempatan memproduksi film ini. Karena kita harap, anak-anak yang berbakat dibidang talent benar-benar mendapat pendidikan yang pas,” urainya.

Bahkan, CRtv Production House, akan meluncurkan program baru girl band dan boy band dengan konsep Indonesia asli. “Kita akan mencari remaja yang memiliki bakat nari dan menyanyi, karena kita ingin mengekspos kebudayaan Indonesia lewat tarian. Bakat yang dimiliki akan dikembangkan menjadi investasi besar buat mereka dan CRtv Production House selalu mengedepankan sisi kualitas,” bebernya. (ram/mag-11)

Warga Keluhkan Bau Sampah

MEDAN- Warga Kelurahan Pasar Merah Barat Kecamatan Medan Kota selalu menghirup bau sampah yang tak sedap dari Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang berada di Jalan Pencak Lingkungan VIII Kelurahan Pasar Merah Barat Kecamatan Medan Kota. “Kalau TPS-nya diletak di sini tidak masalah hanya saja baunya sangat mengganggu,” keluh Yanti kepada wartawan, Jumat (23/3).

Yanti berharap bau sampah itu bisa disiasati agar tidak mengganggu masyarakat di sekitar tempat berdirinya TPS. “Pasti ada cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan aroma bau sampah itu, seperti membersihkan tempat penampungan TPS itu,” katanya.

Irfan, masyarakat lainnya juga mengatakan hal yang sama. Menurutnya aroma bau sampah berasal dari TPS itu telah lama dirasakannya dan sangat mengganggu. Apalagi sampah sisa dari makanan. Yang membuat munculnya rasa jijik bila kumpulan lalat menghinggapi sampah di TPS.
“ Mau dibilang apalagi, jalan satu-satunya pemerintah harus bisa mengatasi masalah ini,” harapnya. (omi)

10 Negara Asia Ikut Festival Barongsai

Wali Kota Cup Internation 2012 Digelar Juni

MEDAN- Majelis Klenteng Khonghucu Indonesia (MKKI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) bersama Pemerintah Kota (Pemko) Medan menggelar festival barongsai Wali Kota Cup Internasional tahun 2012. Dalam ajang ini akan dikuti sebanyak 10 negara di Asia.

Kegiatan yang digagas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) bersama MKKI Sumut dipastikan diikuti 15 tim. Festival tersebut dilanjutkan untuk mengirim tim ke Presiden Cup tingkat Nasional.

“Ini satu kegiatan bersama Pemko Medan. Awalnya kegiatan digagas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Medan, setelah itu menggandeng MKKI dan Pengurus Besar Persatuan Liong & Barongsai Seluruh Indonesia (PB PLBSI) untuk menyukseskannya, kegiatan ini juga sebagai wujud partisipasi untuk kesuksesan Visit Medan Years 2012,” ujar Ketua Ketua MKKI Sumut Andy Wiranata SE didampingi Ketua PB PLBSI Pusat Nurdin Purnomo dalam keterangan persnya kepada wartawan, Senin (19/3) di Hotel Asean sebelum berangkat ke Jakarta.

Nurdin menambahkan pagelaran Wali Kota Medan Cup akan dipusatkan di Kota Medan. Sementara untuk Presiden Cup Kejurnas sudah digelar bergilir setiap tahun oleh PB PLBSI dengan memperebutkan piala bergilir Piala Presiden ataupun Piala Menpora diberbagai lokasi berbeda-beda tiap tahunnya.

“Tahun ini  rencananya akan dipusatkan seluruhnya di Kota Medan, sekaligus pelaksanaan Wali Kota Cup. Nantinya, pemenang Presiden Cup berhak maju ke pertandingan dunia Wali Kota Cup. Dengan berbagai acara akan dipusatkan bersamaan dengan menyukseskan Festival Bakcang sebagai agenda Visit Medan Years 2012. Rencananya kegiatan akan digelar pada 22 Juni sampai 26 Juni 2012,” paparnya.

Lebih lanjut, dia menerangkan, selain itu, pihaknya akan menggelar 100 singa terpanjang, didalamnya termasuk seribu telur berdiri untuk memecahkan rekor dunia atau rekor MURI. Awalnya, pada 23 Juni 2012 akan digelar Presiden Cup yang dipastikan akan diikuti 15 tim dari 10 negara di Asia. Selanjutnya, pada 24 Juni 2012 akan digelar pertandingan Wali Kota Cup tingkat dunia.

“Konsepnya, Wali Kota Cup tingkat dunia ini akan digelar dengan nama Medan World Lion Dance Championship Major Cup, setelah itu pada 25 Juni 2012 akan kita buat city tour,” tambahnya.

Nurdin merinci, targetnya, satu tim barongsai terdiri dari 10 orang artinya jika 15 tim ada sekitar 150 orang yang sudah pasti datang. Ditambah official tim barongsai negara masing-masing termasuk teknisinya. Sekitar 300 orang, per tim saja bisa membawa sekitar 5 sampai 10 orang. Ditambah suporter tim barongsai negara masing-masing ditargetkan 500 sampai 1.000 orang wisatawan asing di negara Asia datang ke Medan.
Dia menyebutkan, rencananya tempatnya di Pardede Hall atau lokasi lain yang memiliki convention hall pertemuan besar lainnya. Untuk festival internasional tingkat dunia ini, merupakan yang pertama di Indonesia digelar dan pertama kalinya digelar di Kota Medan.

Kegiatan ini merupakan agenda Disbudpar Kota Medan mendukung Visit Medan Years 2012 dibantu oleh MKKI Indonesia dan PB PLBSI. Selain itu, dibantu dari Kemenpora RI, Federasi Olahraga Masyarakat Indonesia (Formi) Pusat, Vihara Setiabudha Binjai, International Dragon dan Lion Dance Federation, Federation of Selangor & Federal Territory Dragon and Lion Dance Assosiation Malaysia, hingga Society of Indonesian Professional Convention Organizer (Sipco) Indonesia.

Sementara itu, Kadisbudpar Kota Medan Busral Manan didampingi Kabid Promosi Disbudpar Medan Agus menegaskan awalnya kegiatan ini merupakan agenda Festival Bakcang untuk menyukseskan Visit Medan Years 2012. Namun, dalam persiapan, pihaknya berkomunikasi dengan MKKI yang selanjutnya akan digelar lebih meriah, spektakuler dan tingkat dunia. (*/ril)

Pererat Hubungan dengan Warga Tionghoa

Gathering Bersama BSM Tanjungbalai

BANK Syariah Mandiri (BSM) Cabang Pembantu Tanjungbalai adalah salah satu cabang pembantu di bawah koordinasi BSM Cabang Pematangsiantar yang telah dibuka sejak tujuh tahun lalu. Keberadaan BSM Cabang Pembantu Tanjungbalai ini telah   terus- menerus meningkatkan pelayanan terhadap nasabah.
Firmansyah selaku Kepala BSM Cabang Pembantu Tanjungbalai, Kamis (22/3) mengatakan, pihaknya telah melaksanakan business gathering bersama warga Tionghoa di Tanjungbalai. Acara digelar penuh kekeluargaan di Restaurant Bengawan Hotel pada tanggal 27 Februari 2012.

‘’Kita terus meningkatkan pelayanan terhadap nasabah Bank Syariah Mandiri di Tanjungbalai. Salah satu dengan mengadakan acara Business Gathering Etnis Tionghoa yang diadakan di Restaurant Bengawan Hotel pada akhir Februari 2012 lalu,’’ terang Firmansyah.

Acara Business Gathering Etnis Tionghoa ini, lanjut Firmansyah, merupakan salah satu program BSM untuk meningkatkan dan menjalin hubungan yang lebih baik dengan nasabah. ‘’Warga etnis Tionghoa merupakan komunitas yang menguasai hampir 50 persen dari perekonomian Kota Tanjungbalai. Pertemuan ini diharapkan dapat meningkatkan hubungan dengan warga Tionghoa,’’ imbuh Kepala BSM Cabang Pembantu. (*/dmp)

Sembilan Ruko dan Pagar Dibongkar

MEDAN-Tim terpadu Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan membongkar 9 unit bangunan rumah toko (ruko)  di Jalan Rahayu, Kelurahan Bantan, Medan Tembung, karena terbukti tidak memiliki Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB).

Pembongkaran dipimpin langsung Kabid Pemanfaatan dan Tata  Ruang, Ali Tohar. Menurutnya, bangunan tersebut telah melanggar  Perda No 9 Tahun 2002, tentang retribusi Izin Mendirikan Bangunan.

“Sebelumnya, Dinas TRTB Medan telah memberikan surat peringatan kepada pemilik bangunan. Meski telah dilayangkan surat peringatan tiga kali namun tak diindahkan. Itu sebabnya dilakukan pembongkaran paksa,” kata Ali Tohar.

Sementara, proses pembongkaran berjalan aman dan lancar, pemilik  maupun pengawas bangunan tidak berupaya untuk mencegah. Dengan menggunakan martil besar, tim membongkar dinding bangunan berlantai dua tersebut. Setelah  selesai dibongkar,  pekerja diminta untuk tidak melanjutkan pembangunan kembali sebelum memiliki SIMB.

Tim juga membongkar bangunan pagar sepanjang lebih kurang 48 meter, di Jalan Pertiwi, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung. Pembongkaran dilakukan karena tinggi pagar sekitar 3 meter, dipasang dengan kawat berduri dan keadaan tertutup.

“Sesuai ketentuan yang berlaku tinggi pagar tidak boleh melebihi 1,25 meter dan harus terbuka,” jelasnya.
Proses pembongkaran sempat dihalang pemilik pagar.(adl)