31 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 13772

Sukseskan Kongres dan Reuni Akbar se-Dunia

Bakti Sosial Ikatan Alumni SMA Negeri 8 Medan di Binjai dan Tanjungmorawa

BAKTI sosial ini dipimpin Ketua Ikatan Alumni SMA Negeri 8 Medan yang juga Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumut Ir H Riadil Akhir Lubis MSi, Ketua Panitia yang juga Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Deli Serdang Hj Fatmawati, Bupati Deliserdang diwakili Camat Tanjung morawa Drs Zainal Abidin Hutagalung, dan undangan lainnya.

‘’Bakti sosial kita laksanakan buat masyarakat Binjai dan Deli Serdang diantaranya kepada kelompok masyarakat lanjut usia (lansia) di Binjai. Ada juga sunat massal, pengobatan gratis ceragem, sosialisasi bahaya HIv/AIDS, penyuluhan jaminan persalinan bagi ibu-ibu dan pemberian paketbantuan sosial kepada masyarakat dan anak sekolah, serta lomba masak,’’ kata Ketua Ikatan Alumni SMA Negeri 8 Medan Ir H Riadil Akhir Lubis MSi.
Selain di Deliserdang dan Medan lanjut Riadil, bakti sosial juga dilaksanakan di Binjai yakni kunjungan ke Panti Lansia. ‘’Kita sehari bersama lansia di Binjai dengan memberikan bantuan dan makan bersama dengan lansia,’’ kata Riadil yang juga Ketua Ikatan Alumni Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU).

Kepala Bappeda Sumut ini mengatakan, bakti sosial dilaksanakan dalam menyambut Kongres dan Reuni Akbar alumni SMA Negeri 8 Medan se-dunia yang akan diadakan di Tiara Convention Hall Jalan Imam Bonjol Medan pada 7 April 2012. ‘’Kita ajak dan undang semua alumni SMA Negeri 8 Medan di manapun berada untuk hadir dalam reuni akbar. SMA Negeri 8 Medan telah menghasilkan alumni sejak 1969 hingga 2011 untuk berpartisipasi dalam reuni akbar,’’ ajaknya.

Berkaitan dengan bakti sosial dan reuni akbar se-dunia, Riadil  mengatakan pendanaan berasal dari dukungan para alumni SMA Negeri 8 Medan yang tersebar di Indonesia. ‘’Kita juga bekerja sama dengan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemprovsu dan Pemkab Deliserdang, Pemko Binjai dan Pemko Medan termasuk Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Palang Merah Indonesia (PMI) dan beberapa sponsor.

‘’Kami dari Ikatan Alumni SMA Negeri 8 Medan dapat membantu pemerintah dalam bidang kesehatan, pendidikan, sosial dan sebagainya sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat dari para alumni SMA Negeri 8 Medan yang sudah tersebar di Indonesia dan mancanegara dengan berbagai bidang profesi,’’ terangnya.

Sedangkan Bupati Deliserdang diwakili Camat Tanjung Morawa Drs Zainal Abidin Hutagalung memberi apresiasi atas kiprah alumni SMA Negeri 8 Medan. Menurut Zainal, bakti sosial ini sangat membantu masyarakat kurang mampu terutama di Tanjung Morawa. ‘’Kita sampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian alumni SMA Negeri 8 Medan. Bupati menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap para alumni SMA Negeri 8 Medan,’’ katanya.

Zainal menyebutkan bakti sosial yang dilaksanakan SMA Negeri 8 Medan secara terintegrasi dengan beragam kegiatan ini merupakan yang pertama di Tanjung Morawa. ‘’Terima kasih atas kepercayaan menunjuk Tanjungmorawa sebagai lokasi bakti sosial alumni SMA Negeri 8 Medan,’’ ungkap Camat Tanjung Morawa yang juga alumni SMP Negeri 20 Medan yang sekarang menjadi SMP Negeri 22 Medan. (*)

Kesal Jalan Rusak, Warga Ramai-ramai Tanam Pohon Pisang

HAMPARAN PERAK- Puluhan warga Dusun I Desa Pauh, Kecamatan Hamparan Perak, Senin (26/3) siang, menanami Jalan Perintis Kemerdekaan, Hamparan Perak, dengan pohon pisang.

Aksi tersebut dilakukan warga, karena kesal terhadap Pemkab Deliserdang yang tak kunjung memperbaiki infrastruktur jalan tersebut yang sudah rusak parah sejak beberapa tahun terakhir.

Supardi (60), salah seorang warga, mengatakan, aksi tanam pohon pisang ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang yang tak kunjung memperbaiki jalan rusak di wilayahnya itu.

Menurut dia, kerusakan jalan kabupaten yang menghubungkan Kabupaten Deliserdang dengan Kota Medan ini, sudah cukup lama rusak parah. Hal ini dikarenakan tipe jalan yang dibangun tidak sesuai dengan kendaraan yang melitas di atas badan jalan.
“Pemkab itu jangan hanya pandai memajang spanduk agar warga membayar pajak tepat waktu, tapi juga mesti memperhatikan kondisi parbaikkan jalan ini,” kesalnya.

Kepala Desa (Kades) Pauh, Kecamatan Hamparan Perak, Kholil Munawar, mengaku, pihaknya sudah mengupayakan kepada Pemkab Deliserdang agar jalan penghubung ini segera diperbaiki. “Kita sudah ajukan permohonan ke pemkab, tapi  belum  ada jawaban,” tandasnya.(mag-17)

Pasien Dapat Potongan Harga 50 Persen

Dalam Rangka HUT ke-33 RSIA Rosiva

MEDAN-Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian bagi pasiennya, Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Rosiva di Jalan Bangka Medan memberikan potongan harga pelayanan rumah sakit dari 10 sampai dengan 50 persen, sejak Jumat(23/5) hingga Minggu (25/3).

Potongan yang harga diberikan kepada pasien itu dalam rangka memperingati hari jadi RSIA Rosiva yang ke 33 tahun yang jatuh pada tanggal 25 Maret 2012.

“Dalam perayaan HUT RSIA Rosiva, sudah 28 pasien mendapat potongan harga dari 10 hingga 50 persen,” kata Direktur sekaligus pemilik RSIA Rosiva Prof. Dr. Djaffar Siddiq, Sp.OG (K) didampingi istrinya Silvia Tantriani Tan, Minggu (25/3).

Djaffar juga mengakui, selama 33 tahun RSIA Rosiva berdiri, rumah sakit itu terus melakukan pembenahan, tidak hanya sisi fasilitas rumah sakit termasuk juga peningkatan pelayanan pasien.

“RSIA Rosiva hingga usia 33 tahun ini mampu bertahan, berkat kerjasama dan peran dari tim yang terdiri dari pemilik, direktur, staf dan seluruh karyawan. Semua karyawan di sini menganggap semuanya penting dan rasa memiliki tinggi. Belum lagi rasa kekeluargaannya, sehingga RSIA Rosiva tetap eksis,” imbuhnya.

Bahkan Djaffar mengaku dalam meningkatkan kualitas mereka lakukan secara lima tahun. Mulai dari melakukan renovasi gedung, tenaga kerja, sistem (akreditasi) dan fungsi sosial. “Ini dipertahankan dengan bekerja keras, disiplin serta berkesinambungan,” ungkapnya.

Apalagi dirinya mengaku tidak pernah berfikir akan takut rugi ketika memberikan pelayanan yang terbaik bagi pasien.
“Apapun usaha kita, berikanlah yang terbaik, semua ini demi rasa kepuasan yang didapat konsumen dari Rosiva yang terus mampu memenuhi kebutuhan pasien,” terangnya.

Sementara itu, Ita, selaku Bidang Penanggungjawab Harian,  menambahkan, baiknya pelayanan yang diberikan RSIA Rosiva terhadap pasien dapat dilihat dari rasa nyaman, kepuasan pasien, angka kematian ibu dan anak. “Kematian ibu dan anak hampir tidak ada, dan karyawan yang bekerja di sini pun merasa bahagia dan dekat dengan masyarakat,” ungkapnya.

Pada Hari Ulang Tahun (HUT) ini juga, RSIA Rosiva juga menyantuni anak yatim. “Setiap acara besar Islam dan syukuran direktur selalu mengundang anak yatim ke rumah sakit. Ini juga rutin dilakukan,” ungkap Ita.

Hingga saat ini, sedikitnya 120 lebih pegawai di RSIA yang masih aktif. Sedangkan untuk jumlah dokter obgyn (kandungan) ada  24 orang, dan 6 dokter anasthesi untuk melayani 10 hingga 15 persalinan setiap harinya, serta seorang dokter gigi. (*/uma)

Rumah Miskin di Medan Johor Dibedah

Hasil Kerjasama LSM Habitat–BKM Suka Maju dan International School

MEDAN-LSM Habitat, Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Suka Maju Kecamatan Medan Johor dan International School bekerjasama membedah rumah warga miskin milik Banuri (40) di kawasan Jalan Suka Sabar, Lingkungan XII Kelurahan Suka Maju Kecamatan Medan Johor.
Rumah pedagang tahu keliling dibedah, Jumat (16/3) International School (warga asing) Skotlandia, Australia, Singapura, Indonesia yang dilakukan secara swadaya.

Proses pembangunan untuk rumah miskin tersebut dengan luas bangunan 4 x 7,5 meter, di atas tanah seluas 105 meter dengan biaya Rp12.500.000 yang berasal dari PT Kelantan.

Menurut Koordinator BKM Suka Maju Hisbullah Hasyim program semacam ini dimaksudkan untuk memberi motivasi kepada pemerintah maupun swasta agar lebih meningkatkan perhatiannya kepada warga miskin yang tidak memiliki tempat tinggal. Ia berharap ke depannya program bedah rumah itu mendapatkan perhatian yang lebih dari pemerintah maupun pengusaha. Menurutnya ini baru langkah awal dan akan berusaha secara maksimal untuk menggandeng semua pihak agar program berjalan berkesinambungan.

Senada dengan Hisbullah Hasyim, Kasipem Kelurahan Suka Maju Kecamatan Medan Johor Syamsul Anwar Can, juga menyambut positif program yang dilaksanakan LSM Habitat bekerjasama dengan BKM dan International School.

Dia mengaku terharu melihat begitu antusiasnya masyarakat bersama dengan sejumlah warga asing yang mau menyumbangkan tenaga secara swadaya melaksanakan kegiatan bedah rumah warga miskin tersebut.

“Pihak Kelurahan selalu siap mendukung program tersebut dan atas nama Kelurahan Suka Maju Kecamatan Medan Johor mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut berperan dalam  melaksanakan program ini,” katanya.

Banuri warga penerima bantuan bedah rumah ini mengaku sangat terkejut dan bersyukur atas adanya perhatian dari LSM Habitat bersama BKM Suka Maju dan Internasional School itu. Banuri mengaku mimpinya seperti terwujud untuk bisa memiliki rumah dan tempat tinggal yang layak.
Banuri juga berharap agar warga miskin lainnya juga bisa merasakan kebahagiaan seperti yang dirasakannya. (*/ril)

Pencuri BBM PLN Ditangkap

BELAWAN- Sahar (32), pelaku pengeboran jalur pipa bahan bakar minyak (BBM) milik PT (Persero) PLN di Jalan Young Panah Hijau, Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan, ditangkap satuan keamanan (Satpam), Senin (26/03).

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti dua drum BBM jenis solar dan plastik putih panjang ukuran 25 meter untuk menampung BBM.
Informasi dihimpun Sumut Pos menyebutkan, pelaku yang diketahui berdomisili di Perumahan Nelayan Indah Blok D Kelurahan Nelayan Indah, Medan Labuhan, dibekuk petugas Satpam PLN saat melakukan pengecekan ke TKP. Dari lokasi pinggiran Sungai Deli, petugas mendapati tersangka sedang mengumpulkan BBM dari pipa yang dilubangi ke dalam plastik berukuran besar. Sedangkan beberapa rekannya yang lain, berhasil melarikan diri.(mag-17)
Posma Situmeang, petugas Satpam PLN, ketika ditanyai membenarkan pihaknya telah mengamankan seorang pria berikut barang bukti ratusan liter BBM jenis solar. “Benar, tersangka diamankan setelah dipergoki melakukan pencurian BBM di jalur pipa distribusi PLN. Sekarang tersangka telah diserahkan ke Mapolsekta Medan Labuhan,” ujarnya.

18 Cabang Minta Selamatkan Ansor Sumut

MEDAN- Sebanyak 18 Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor se-Sumut meminta kepada Alumni Latihan Instruktur Kepemimpinan Nasional (Liknas) segera menyelamatkan GP Ansor Sumut. Mereka menilai, jika kondisi GP Ansor Sumut dibiarkan seperti ini, maka GP Ansor Sumut akan hancur.
Demikian ditegaskan juru bicara 18 PC GP Ansor se Sumut, Ibnu Hajar kepada wartawan, Senin (26/3). Ibnu Hajar yang juga Ketua PC GP Ansor Kota Medan itu mengatakan, GP Ansor Pusat sebaiknya segera mencopot Ketua GP Ansor Sumut agar persoalan di tubuh GP Ansor Sumut bisa secepatnya dipulihkan.
“Waktu terus berjalan, sementara keberadaan Fadli Yasir selaku Ketua GP Ansor di Sumut sudah tidak dipercayai oleh cabang-cabang. Artinya, akan terjadi stagnasi di tubuh GP Ansor Sumut ini. Karenanya, kami meminta kepada GP Ansor Pusat untuk segera menuntaskan persoalan di tubuh GP Ansor Sumut ini,” ujar Ibnu Hajar.

Ibnu mengungkapkan, Fadli Yasir terindikasi memalsukan SK PC GP Ansor Kota Tanjung Balai untuk memenuhi persyaratan maju sebagai Ketua GP Ansor Sumut. “Dengan adanya indikasi pemalsuan SK PC GP Ansor Kota Tanjung Balai itu, sesungguhnya Fadli Yasir sudah gugur menjadi Ketua GP Ansor Sumut, sebab tidak memenuhi persyaratan yang tertuang di alam Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga GP Ansor,” ujar Ibnu lagi.

Di tempat terpisah, Alumni Liknas Angkatan 85 GP Ansor T Syaiful Anhar mengaku mendukung gerakan mosi tidak percaya terhadap Fadli Yasir sebagai Ketua PW GP Ansor Sumut, sebab keberadaan Fadli Yasir hanya menimbulkan persoalan bagi GP Ansor Sumut.(ade)

Pakpak Bharat Dongkrak PAD Lewat Objek Wisata

PAKPAK BHARAT- Kabupaten Pakpak Bharat menyimpan banyak potensi wisata yang cukup menarik dan mempesona dengan berbagai keindahan alam maupun nilai sejarah yang memiliki nilai jual tinggi kepada wisatawan lokal maupun mancanegara.

Kepala Dinas Kebudayaan, Parawisata, Perhubungan, Pertamanan dan Kebersihan (Disbudparhubmansih) Pakpak Bharat, Mester Padang SPd kepada wartawan saat mengunjungi objek wisata air terjun Lae Mbilulu baru baru ini, mengatakan, sejumlah objek wisata yang dapat dinikmatasi wisatawan diantaranya, air terjun Lae Une di Desa Kecupak I Kecamatan PGGS, air terjun Lae Mbilulu di Desa Paronggil Kecamatan Tinada, objek wisata bahari, dan objek wisata sejarah dengan menelusuri kisah perjalanan maupun tempat persinggahan Sisingamangaraja ke XII dan Makam Mpu Bada sepanjang 12 meter.

Dengan terkelolanya objek wisata ini, dipastikan mampu mendongkrak jumlah pendapatan asli daerah (PAD) sebagaimana dilakukan Provinsi Bali, Kabupaten Karo dan Simalungun dengan Danau Toba-nya.

Dikatakannya, kendala maju mundurnya parawisata Pakpak Bharat, minimnya sarana dan prasarana yang memadai untuk akses menuju lokasi wisata dan belum terpublikasinya objek dimaksud.

“Mudah-mudahan untuk tiga tahun ke depan, seluruh objek wisata di Pakpak Bharat dapat dikelola untuk menambah PAD kita,” sebut Mester. (mag-14)

GAB Melanjutkan Pemberdayaan Usaha Kecil di Indonesia

MEDAN-Gerakan Ayo Bangit (GAB), kembali melanjutkan prakarsa memberdayakan usaha kecil melalui serangkaian kegiatan pelatihan dan pendampingan di Hotel Sabty Garden Hotel Kisaran, Minggu (18/3). Kegiatan ini merupakan dukungan dari Bapak H. Aburizal Bakrie dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Propinsi Sumatera Utara, DPD Golkar Asahan, dan DPD Golkar Batubara
Di Sumatera Utara, pelatihan ini adalah pelatihan yang ke empat.

Ini merupakan tanggapan dan sekaligus komitmen Partai Golkar terhadap pengusaha kecil yang merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Partai Golkar percaya memberdayakan pengusaha kecil akan memberikan dampak pada penciptaan lapangan kerja, penanggulangan kemiskinan, dan pemberdayaan perempuan pengusaha.

Dalam sambutannya Ketua DPD Golkar Asahan, Benteng Panjaitan menyampaikan tanggal 1 April nanti Pemerintah berencana menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Kenaikan BBM akan menyebabkan efek domino di masyarakat. Kenaikan harga barang bisa dipastikan akan terjadi. Imbasnya adalah beban biaya hidup masyarakat semakin meningkat sehingga daya beli masyarakat menurun. Dari sisi pelaku usaha, kenaikan harga BBM menyebabkan naiknya biaya produksi. Kondisi seperti ini semakin menempatkan pengusaha kecil pada situasi sulit. Akan tetapi situasi seperti ini bukan berarti membuat pengusaha kecil kehilangan harapan dan semangat. Harapan dan kreatifitas untuk menyiasati kondisi yang ada akan senantiasa dilakukan.

Bagi para pengusaha kecil, harapan untuk bisa bangkit dari situasi yang sulit ini bisa dilakukan dengan memperbaiki manajemen usaha yang sedang ditekuni, memperluas pasar, maupun mengembangkan usaha secara horisontal maupun vertikal.

Selain itu, kondisi bangsa hari ini dimana Indeks Pembangunan Manusia untuk tahun 2011 menempatkan Indonesia di posisi yang masih rendah dan tertinggal dibandingkan beberapa negara di Asia Tenggara.

Hal ini semakin semakin memotivasi Partai Golkar untuk memberdayakan ekonomi masyarakat. “Sudah banyak program/bantuan yang diberikan oleh pemerintah dan berbagai pihak namun hasil akhirnya bisa kita lihat bersama belum seperti yang diharapkan,” tandasnya. (*)

Komitmen Berdayakan Perempuan Marginal

Bank Sumut Bantu Nasabah Mikro Korban Kebakaran

PT Bank Sumut memberikan bantuan masing-masing Rp3,5 juta kepada pelaku usaha mikro yang tertimpa musibah kebakaran di Jalan Samura, Gang Mesayang, Kabanjahe. Bantuan diserahkan langsung oleh Dirut Bank Sumut Gus Irawan di sela-sela silaturahmi dengan ratusan pelaku usaha mikro nasabah/debitur Kredit Sumut Sejahtera di Jambur Tuah Lopati, Kabanjahe, Kamis (15/3) lalu.

Korban kebakaran yang juga nasabah mikro Bank Sumut itu antara lain Ibu Rahma, Ibu Sri Kayeni, Ibu Dewi dan Ibu Nita. Keempat nasabah Bank Sumut itu kehilangan tempat usaha dan rumah sewanya akibat amukan si jago merah yang menghanguskan lima rumah kopel pada Selasa (13/3) malam lalu.
Bantuan ini diharapkankan dapat meringankan beban penderitaan keluarga korban kebakaran dan dapat digunakan untuk melanjutkan usaha mikro yang sempat terhenti akibat peristiwa kebakaran tersebut. “Semoga keluarga ibu-ibu diberi ketabahan dan kekuatan menghadapi musibah ini dan tidak patah semangat untuk terus menjalankan usaha keluarga,” ungkap Gus Irawan usai menyerahkan bantuan.

Pada kesempatan sama ia mengungkapkan, Bank Sumut tetap berkomitmen memberdayakan kaum perempuan marginal melalui pemberian kredit modal usaha tanpa agunan, sekalipun nanti dirinya tidak lagi memimpin Bank Sumut.

Sebagaimana diberitakan, Gus Irawan yang telah tiga periode (12 tahun) menjadi Direktur Utama Bank Sumut akan mengakhiri jabatannya pada Juni 2012 dan menegaskan dirinya tidak akan memperpanjang lagi jabatannya di bank kebanggaan masyarakat Sumataera Utara itu karena telah betekad untuk mengabdikan dirinya di luar Bank Sumut.

“Bank Sumut juga sudah menyiapkan program lanjutan dari Kredit Sumut Sejahtera  atau SS-1, yakni Kredit Mikro Sumut Sejahrera atau SS-2. Kalau pada SS-1 model kreditnya bersifat berkelompok dan tanpa agunan dengan plafon mulai Rp500 ribu sampai tahap Rp5 juta, pada SS-2 peminjamnya bersifat perseorangan dengan plafon Rp5 juta sampai dengan Rp50 juta,” terang Gus Irawan.

Meski disyaratkan dengan agunan, namun bagi nasabah yang tak memiliki sertifikat tanah dapat menjadikan barang dagangnnya sebagai agunan. “Nasabah mikro juga dibebaskan dari beban biaya notaris. Kebijakan yang mempermudah akses pembiayaan itu sebagai wujud komitmen kami memberdayakan pelaku usaha mikro,” tambahnya.

Para ibu menyampaikan terimakasih kepada Gus Irawan sebagai bankir yang sangat  memperhatikan nasib rakyat kecil dengan tidak bosan-bosannya mendorong mereka  untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga melalui semangat kemandirian kewirausahan. (saz)

Mapancas Sumut akan Gelar Musda ke-IX

MEDAN- Mahasiswa Pancasila (Mapancas) Sumatera Utara akan mengelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-IX yang berlangsung di Asrama Haji Medan Jalan Abdul Haris Nasution pada 31 Maret 2012 nanti.

Ketua Pantia Musda, Safrial menuturkan pada wartawan koran ini, Senin (26/3) bahwa Musda yang akan di digelar nantinya akan dibuka oleh Ketua DPP Mapancas Bung Sahchrial didampingi Sekretaris Bambang W. Genindra. Kemudian akan dihadiri  24 DPD Mapancas se-kabupaten/kota Sumutera Utara
Untuk itu, Safrial berharap kiranya musda yang akan dilakukan nantinya dapat berjalan dengan lancar dan baik serta tanpa hambatan.
“Kita tidak ingin dalam musda nanti akan terjadi kendala pertentangan. Pasalnya, dengan Musda  kita juga dapat menjalin silaturahmi,”terangnya
Sementara itu, Abdul Ketua Panitia Seleksi Berkas menjelaskan tentang pendaftaran calon ketua untuk periode 2012-2015 bisa dilakukan mulai tanggal 28 Maret hingga 30 Maret 2012 nanti.

Dimana, pendafatran bisa langsung dilakukan di kantor sekretariat panitia di Jalan Bukit Barisan Nomor 3 Medan atau bisa langsung menghubungi saudara Abdul Nanaf di nomor 082161336666.

“ Masalah untuk persyaratan yang akan dilakukan dalam pendaftaran calon Ketua Mapancas bisa langsung dijelaskan saat berkunjung atau mengkonfirmasikannya ke nomor telpon seluler yang telah tercantum di atas,” terangnya.
Dilanjutkan pria yang kerap disapa Manaf, tujuan dilakukan musda untuk mencari para pemimpin yang bisa mengibarkan atau menumbuhkan kembali semangat pemuda yang ada di Sumatera Utara.(*/omi)