31 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 13773

King Khan Inginkan Gelarnya Lagi

LONDON – Edisi kedua laga tarung Amir Khan vs Lamont Peterson akan menjadi pertaruhan dalam karier Khan. Setelah tuntutan tarung ulang diizinkan WBA, kini tekad untuk mengambil kembali gelar WBA dan IBF dari tangan Peterson kian membara.

King Khan – julukan Khan, sempat merasa ‘dipermainkan’ wasit yang memimpin laga tarung pertamanya dengan Peterson, tahun lalu. Kini, laga rematch akan diadakan 19 Mei mendatang dan Khan mengaku kondisi dirinya sudah berbeda dan siap untuk menuntut dua gelarnya dikembalikan.

“Saya akan menjadi petarung yang berbeda, karena sekarang saya lebih lapar kemenangan dan lebih fokus dari sebelumnya. Terkadang, saat segala hal tak seperti yang anda inginkan, keadaan itu akan membuat anda lebih tangguh,” seru petinju Inggris berdarah Pakistan itu.

“Saya menginginkan dua gelar saya kembali dan itulah alasan saya amat menginginkan tarung ulang ini,” tambahnya kepada Las Vegas Review-Journal, Minggu (25/3).

Sementara pelatih Khan, Freddie Roach tak kalah optimisnya dengan sang anak asuh. Roach sudah mengajarinya beberapa gerakan baru agar membuat gaya tarung Khan berbeda dari sebelumnya. (net/jpnn)

Woods Juara PGA Tour

ORLANDO- Berakhir sudah paceklik gelar yang dialami oleh Tiger  Woods. Setelah 30 bulan tak pernah memenangi turnamen PGA Tour, pegolf tenar itu akhirnya juara lagi.

Woods tampil sebagai kampiun di turnamen Arnold Palmer Invitational di Orlando, Minggu (25/3) waktu setempat. Ini adalah gelar PGA Tour pertama Woods sejak September 2009, kala dia memenangi BMW Championship.

Di turnamen Arnold Palmer Invitational, Woods secara total membukukan 275 pukulan, 13 di bawah par. Dia unggul lima pukulan atas  pegolf Irlandia Utara, Graeme McDowell.

“Ini terasa baik. Terasa sangat baik,” aku Woods seperti dikutip ESPN Star.

“Ini adalah hasil kerja yang sangat keras dan saya berterima kasih kepada banyak orang yang membantu saya. Mereka semua tahu siapa mereka,” imbuh pegolf berusia 36 tahun ini.

Woods sempat memasuki masa-masa suram saat dia tersangkut skandal seks pada tahun 2009. Dia ditinggal oleh beberapa sponsor dan sempat harus masuk panti rehabilitasi untuk mengobati kecanduan seks. Gara-gara skandal ini, dia bercerai dengan istrinya, Elin Nordegren.

Setelah kembali ke dunia golf, Woods juga tak bisa langsung moncer.  Sejumlah cedera juga membuat performanya merosot. (net/jpnn)

Beda Kasta Satu Pulau

PSMS vs PSPS

MEDAN-Sore ini (27/3) sekira pukul 15.30 WIB di Stadion Teladan, PSMS bakal meladeni tim sepulau dengan kasta lebih tinggi yakni PSPS Pekanbaru, pada lanjutan ISL.

Hingga pertandingan ke-15 jarak poin antara PSMS dengan PSPS Pekanbaru hanya selisih tiga angka. Di posisi 12 PSPS mengoleksi 20 poin dari hasil enam kali menang, dua kali seri dan menderita tujuh kekalahan. Sementara PSMS masih bertengger di peringkat 14 klasemen sementara ISL dengan torehan 17 poin, hasil dari empat kali menang, lima kali seri dan enam kali kalah.

Dari posisi di klasemen sementara, jelas PSPS berada di papan tengah dan PSMS masih berada di papan bawah. Dan sama-sama menyisakan dua laga hingga paruh musim nanti. Uniknya, kedua tim ini juga sama-sama memiliki target tembus ke posisi 10 besar.

Bedanya, jika PSMS mampu menyapu bersih poin pada dua laga sisa, maka PSMS hanya bisa menempati maksimal di posisi 10 klasemen sementara. Tapi jika PSPS melakukan hal sama, maka PSPS masih berpeluang masuk ke jajaran tim papan atas kompetisi atau menempati posisi enam klasemen sementara.
Jadi, pertandingan kali ini memang akan sangat mempengaruhi kondisi kedua kubu menatap laga berikutnya. Jika PSMS akan meladeni Persija Jakarta pada 30 Maret mendatang, maka PSPS akan melawat ke kandang PSAP Sigli di tanggal yang sama.

Pelatih sementara PSMS Suharto AD mengaku, semua pemain siap diturunkan. “Wawan dan Ledi serta Dong Soo memang sempat cedera saat latihan. Namun, kondisi Wawan sudah 97 persen fit. Kemungkinan besar dia akan kembali turun. Dong Soo masih sekitar 63 persen, namun, kita akan kembali tanya kepadanya, apakah mampu memperkuat tim atau tidak” ujarnya, Senin (26/3). (saz)

Pacaran Dengan Penyanyi Korea

Revalina S Temat

Pengalaman akting Revalina S Temat semakin terasah ketika disandingkan dengan penyanyi asal Korea Selatan, Tim, dalam sebuah sinetron. Namun kedekatan mereka kini bukan cuma urusan pekerjaan. Benarkah?

Ketika ditelusuri, Revalina menampik kabar tersebut. “Nggak kok. Kita kan cuma dekat, nggak segitunya (pacaran). Lagi pula pengaruh kedekatan kita ini kan karena urusan profesi saja. Seneng hanya saja di film aja, nggak kayak beneran,” ujar Revalina di Gedung Film, MT Haryono, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Tim merupakan penyanyi berdarah campuran Korea Selatan dan Amerika Serikat. Penyanyi bernama asli Hwang Young Min ini hanya numpang lahir di Korsel. Dia dibesarkan di Pennsylvania, AS. Tim memulai karier bernyanyinya sejak 2003. Namanya menjadi terkenal sejak single berjudul I Love You meledak dipasaran musik Korea.

Menurut salah satu produser dari Korea, pemilihan Tim sebagai lawan main bekas pacar Agus Ringgo Rahman di sinetron I Love You ini karena kegantengannya.

“Kami memilih Tim karena penampilan fisiknya yang sempurna, lancar berbahasa Inggris dan memiliki suara yang menarik,” ujar promotor Tim, Lune Communication.

Pria 30 tahun ini termasuk artis Korea multitalented. Tak heran  jika Tim didaulat menjadi artis Korea dengan bayaran yang tinggi.
Konsep sinetron I love You dikatakan berbeda dengan sinetron lainnya di Indonesia. Sinetron ini hanya tayang dalam 30 episode dan gambarnya akan diambil di Indonesia dan Korsel. Rencananya, drama itu akan disiarkan di Indosiar. (rm/jpnn)

SSB Samtim Jaya Juara

MEDAN- SSB Samtim keluar sebagai juara turnamen sepak bola  Medan Muda Community (MMC Cup-III 2012) memperebutkan Piala Gus Irawan, setelah di partai final yang berlangsung di Lapangan Gajah Mada Jalan Krakatau Medan Timur, Minggu (25/3) mengalahkan SSB PAB-13 dengan skor 1-0.
Gol semata wayang milik SSB besutan Subandi itu dicetak kapten tim Surya Andika pada menit ke-8.

Sebelumnya berlaga di babak final, pada babak penyisihan SSB Samtim bermain imbang 0-0 melawan SSB Tunas Remaja. Kemudian menang 3-0 atas SSB Putra Karo. Demikian seterusnya hingga babak final SSB Samtim Jaya tetap melaju hingga menggapai gelar juara.

“Saya bangga anak-anak bisa memenangkan pertandingan. Ini buah dari latihan intensif yang selama ini dilakukan pemain,” tutur Subandi Pelatih Kepala SSB Samtim Jaya kepada wartawan usai pertandingan.

Peringkat ketiga turnamen ini diraih SSB TGM, sedangkan gelar topskor diraih oleh Wahyu dari SSB Sinar Pagi.
Penutupan kompetisi MMC Cup itu dihadiri oleh Fahmi perwakilan Gus Irawan Dirut Bank Sumut Ketua Pendawa Sumut Ruslan SE, Legiran yang mewakili pimpinan kolam renang Deli.  (mag-10)

Kaget Disebut Anak Durhaka

Indah Dewi Pertiwi

Indah Dewi Pertiwi (IDP) bagai disambar petir di siang bolong ketika dia disebut tak mengakui ayah kandungnya, Rohdi.
“Awalnya kaget tentang berita ini. Aku langsung telepon bapakku. Dia juga nanya, kok jadi dikabarkan aneh-aneh,” ucapnya di Jakarta Selatan.
Sejak kariernya mulai menanjak di blantika musik, pelantun Teman Terindah itu memang jarang pulang ke rumah orangtuanya di Bogor, Jawa Barat. Meski begitu, dia tak pernah putus komunikasi dengan keluarga.

Selain itu, pemilik album Hipnotis ini juga menangkis rumor merenggangnya hubungan dengan keluarga lantaran sering pulang larut malam, bahkan terkadang tak pulang dalam waktu lama.

Penyuka bubur ayam ini mengaku dekat dengan bapaknya, bahkan setiap ada masalah, sang ayah menjadi teman curhatnya. Karena itu dengan tegas dia membantah tidak pernah jadi anak durhaka.

“Saya masih berhubungan baik dengan keluarga. Saya bingung bisa sampai ada berita seperti itu. Saya sekarang jarang ketemu karena banyak job,” jelas Indah.

Pengagum Ruth Sahanaya ini mengira isu tersebut dihembuskan karena ada yang iri dengan kariernya, sehingga ingin merusaknya.  “Ya aku anggap itu gosip murahan yang disebar orang nggak benar. Gosip-gosip ini semakin digosok semakin sip,” katanya cuek.

Meski sempat terganggu, tapi pemegang rekor MURI untuk kategoripenjualan album di atas 2 juta kopi ini tak tergoda untuk menanggapi isu itu.
“Itu terserah orang mau bilang apa soal keluarga, hanya Tuhan yang tahu. Sejauh ini saya masih berhubungan baik dengan Mama dan Papa,” tuturnya. (rm/jpnn)

Inkanas Boyong Piala Wali Kota Medan

MEDAN-Piala Bergilir Wali Kota Medan dipastikan menjadi milik Perguruan Institut Karate-Do Nasional (Inkanas) Sumut. Inkanas tampil sebagai juara umum Kejuaraan Karate Terbuka Forki Medan yang berakhir Minggu (25/3) kemarin di Gelanggang Remaja Sutomo Medan.

Inkanas tampil sangat dominan dengan koleksi 24 emas, 15 perak dan 14 perunggu dari 44 emas yang diperebutkan. Dominasi itu terlihat jelas karena peringkat dua dan tiga perolehan emasnya terpaut jauh.

Peringkat dua dan tiga diraih Inkai Medan dan Kei Shin Kan Karate-Do yang sama-sama menggondol 3 medali emas, diikuti Perguruan Tako dan Forki Tobasa dengan 2 emas. Selanjutnya Siantar KFK, Forki Tapsel, Lemkari, KKI, Forki Karo, Forki Taput, Pelaju Jaya, Forki Simalungun, dan Kandaga Prana, masing-masing meraih 1 medali emas.

Selain berhak atas Piala Wali kota Medan, Inkanas Sumut juga meraih uang tunai 30 juta rupiah.

Sumbangan 24 emas dari nomor kata beregu junior putra dan putri serta beberapa emas perorangan dari Choirul, Rohit Chandra, Azhari,  Raveena Chandra, Sonia, Dwi Fadhila, Nurul Azizah, M Fahmi, M Hardanu, Zaki, Mutia Putri, Marliana, Ari Pratama, Rahmad Ikwan, Puja Putri, Aini, Diah Putri, Kevin, Sindi Audina dan Sadilla.

Tak ayal sukses ini disambut sukacita kontingen Inkanas Sumut yang kali ini berkekuatan 68 atlet. Manajer Kontingen Atlet Inkanas Sumut, M Sugianto mengatakan hal itu positif untuk persiapan meghadapi Kejurnas junior Piala Mendagri, Mei mendatang.

“Kejuaraan ini kami jadikan sebagai gambaran kemampuan atlet sebelum tampil di Kejurnas Junior Piala Mendagri 2012. Dari event inilah para atlet dapat berkaca sudah sejauhmana mereka mempersiapkan diri,” katanya.

Selain itu bahan evaluasi adalah kegagalan para atlet junior yang diprioritaskan namun gagal. “Ini akan menjadi bahan evaluasi kami, jika mereka yang diprioritaskan meraih emas justru gagal, maka kita lihat saat training camp (TC) jelang Kejurnas Piala Mendagri nanti. Kalau memang tidak ada peningkatan,  maka mereka akan kita coret,” tegasnya. (mag-18)

Wujud Nyata Galakkan Olahraga dan Pariwisata

XTrim Sumatra Expedition II 2012

MEDAN-XTrim Indonesia, kembali menggelar kegiatan jelajah roda dua ‘XTrim Sumatra Expedition II’ Tahun 2012. Event yang berlangsung 18 dan 19 Mei ini akan melintasi hutan-hutan dan jalanan di lima Kabupaten/Kota di Sumut, dengan start dari Tuktuk, Kab. Samosir dan finish di Istana Maimun, Kota Medan.

Ketua XTrim (Expedition Trail Mania) Indonesia, Doddy, didampingi Ketua Panpel XTrim Sumatera Expedition (XSX) II Faisal Arif Nasution mengatakan di Medan, kemarin (26/3), digelarnya ajang offroad bagi penggemar trail ini, tak lepas dari komitmen XTrim, sebagai salah satu komunitas offroad roda dua di tanah air, yang ingin turut serta berpartisipasi dalam menggalakkan dunia otomotif, serta pariwisata di Sumut.
“Even ini adalah kelanjutan dari seri I tahun lalu, yang telah berhasil menggaet 378 peserta termasuk dari P.  Jawa. Untuk gelaran kedua ini, yang sudah menjadi kalender kegiatan trail mania di tanah air, seperti event di Bandung dan Malang, panitia hanya membatasi hingga hanya 500 peserta saja, demi lancarnya acara” ucap Doddy.

Panpel, kata Doddy, akan berupaya agar gelaran XSX II lebih ramai dan semarak dari kegiatan tahun lalu, karena telah belajar dari pengalaman penyelenggaraan pertama. Namun, tambahnya, sukses kegiatan tentu tak lepas dari peran serta dan dukungan Pemkab/Kota yang dilewati.
“Karenanya, kita tetap berharap mendapat dukungan serupa seperti tahun lalu dari Pemkab/Kota. Apalagi event ini tak lepas dari promosi pariwisata daerah ini, di mana daerah-daerah yang dilewati merupakan lokasi tujuan wisata di Sumut,” papar Doddy.

Peserta XSX II akan menyusuri hutan-hutan dan lokasi wisata di Samosir, Dairi, Tanah Karo, Deliserdang dan finish di Kota Medan. Adapun rute yang dilintasi yakni, start dari Tuktuk menuju Ronggu Ni Huta, Pangururan, Pusuk Buhit, Hot Spring, Tongging, Sipiso-piso, Puncak 2000, Kabanjahe, Sibolangit, Danau Linting, Deliserdang dan finish di Medan.

Doddy juga menekankan, bahwa event XSX II bukan sebuah kompetisi, dan tidak ada pemilihan pemenang. Namun, XSX adalah wadah bagi para trail mania yang ingin menyalurkan hobby di arena offroad, sekaligus sebagai ajang silaturrahmi.

Ketua Panpel XSX I Faisal Nasution menambahkan, event kali ini pasti lebih menarik karena Panpel telah melakukan survei dan menyiapkan rute yang lebih menarik dan menantang bagi para peserta.

“Rute-yang bakal dilintasi sepenuhnya tetap mengakomodasi keinginan para offroader roda dua melewati hutan-hutan, tebing, anak sungai dan juga jalanan berlumpur,” ucap Faisal, seraya menambahkan, Panpel juga akan menggelar bakti sosial, dan penghijauan di arena lokasi event.
“Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap tentang XSX II, calon peserta dapat mengunjungi  www.xtrim-indonesia.com. (jun)

Bermain sambil Belajar, Merangsang Kreativitas Anak

Untuk mencipatakan suasana bermain dan belajar ni, dibutuhkan kreatifitas orangtua atau guru.  Dan ini, bukanlah hal yang mudah, mengingat anak juga memiliki sifat pembosan.  Untuk bermain, kita membutuhkan berbagai peralatan yang dapat dibuat dari apa saja. Seperti kain perca atau kain bekas, kayu bekas, kertas, atau bisa menggunakan alat tulis berwarna, seperti crayon, pensil warna, dan lainnya. “Kain perca dapat diinovasi menjadi berbagai macam, seperti boneka, bantal-bantalan, dan lainnya,” ujar Sekretaris dari Rite English School, Vincentia School yang ditemui saat acara perayaan 1 tahun Rite English School yang terletak di Jalan Amir Hamzah Medan 925/3) kemarin.

Sedangkan alat tulis berwarna, selain dapat mengajarkan anak tentang warna, juga dapat mengajarkan cara menulis, baik huruf maupun angka pada anak. “Warna sangat penting, terutama warna hidup atau ceria yang dapat menarik perhatian anak,” ungkap Vincentia. Warna ceria yang dimaksud seperti Hijau, merah, kuning, orange, biru langit, dan lainnya. Pengenalan warna-warna cerah bagi anak-anak sangat penting, karena dapat menambah daya ingat mereka. Sedangkan melukis, dapat mempertajam daya seni anak. “Melukis akan meningkatkan daya perhatian anak terhadap dunia seni, dan imajinasi anak,” ungkap Vincentia.

“Untuk memudahkan anak mengingat dalam bahasa Inggris, usahakan dalam menyebut berbagai perlengkapan tersebut dengan menggunakan bahasa Inggris. Jadi akan lebih mudah bagi anak mengingat. Satu lagi, jangan lupa ajak anak bergembira dengan menyanyi atau menari,” tambah Vincentia.
Bernyanyi dan menari juga sangat digemari oleh anak-anak, tetapi terkadang orangtua atau guru kehabisan ide, sehingga mengulang lagu yang sama. “Kalau begitu kejadiannya, cukup ganti lagu, dengan irama yang sama, sehingga lagu baru terus tercipta,” tambah Vincentia.

Tekhnik lain, untuk menciptakan suasana bermain saat belajar juga dapat dilakukan saat anak bermain saat anak bermain dengan menggunakan alat. “Misalnya, saat anak bermain perosotan atau ayunan, anak bisa didampingi dengan mengucapkan berbagai kata dari bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya,” ungkap Vincentia. Tekhnik ini cukup berhasil, mengingat anak suka berkomunikasi saat bermain.

Saat bermain, terkadang orangtua mengalami badmood atau perasaan yang kurang enak, dan untuk mengatasi hal ini, usahakan orangtua untuk mendengar musik yang disenangi, atau mendengar musik yang ceria. “Bisa juga mengambil waktu rehat sebentar, ini untuk memudahkan orangtua menyikapi sifat anak,” tambah  Vincentia lagi.

Tehknik bermain dan belajar ini merupakan tekhnik yang diterapkan di Rite English School yang berasal dari Singapura yang merupakan sekolah kursus bahasa Inggris, Mandarin, dan Melukis. Tehnik belajar dan mengajar dalam kursus ini mengutamakan praktek dan teori sekaligus. Selain itu, disekolah ini juga meningkatkan kemandirian anak. “Salah satu cara untuk meningkatkan kemandirian anak, kita menyediakan toilet dengan ukuran anak sesuai dengan tinggi anak, sehingga memudahkan mereka untuk menggunakan toilet,” ujar Vincentia. (ram)

Pool Bus Liar Makin Merajalela

MEDAN-Pool bus liar makin merajelela di sepanjang Jalan SM Raja Medan, Jalan Asia, Jalan Letda Sujono, Jalan Jamin Ginting.  Pool bus liar ini sebenarnya merupakan loket pembelian tiket, namun disalahgunakan dan dijadikan lokasi untuk menaikkan dan menurunkan penumpang. Akibatnya, menimbulkan kemacetan karena banyaknya bus yang parkir di pinggir jalan.

Penertiban pool bus liar sudah pernah dilakukan secara berkesinambungan oleh tim yang dibentuk Pemko Medan. Bahkan, dari aksi penertiban yang dilakukan ini beberapa plang pool bus liar yang tak berizin langsung diturunkan dan beberapa armada juga sudah diamankan di gudang Kayu Putih.
Kabid Lalulintas Dishub Medan, Toga Aruan mengaku kalau saat ini pool bus liar memang kembali beroperasi. Dia juga mengakui penertiban yang pernah dilakukan pihaknya juga tidak efektif.

“Itulah sulitnya kita. Kita kan tidak bisa menjaga mereka setiap hari. Tapi nanti akan kembali kita tertibkan,” terang Toga Aruan.
Toga menyebutkan, loket yang dijadikan pool bus itu jelas telah melanggar SK Wali Kota Medan. Sebab, loket seharusnya digunakan untuk membeli tiket dan bukan disalahgunakan menjadi tempat untuk menaikkan dan menurunkan penumpang.

“Iya kita tahu salah, tapi bagaimana kita mau menurunkan dan menaikkan penumpang di Terminal Amplas. Fasilitasnya tak ada, penumpang pun tak nyaman naik dan turun di sana,” kata Mandor CV Sartika Group, M Sirait.

Selain itu, kata Sirait, terminal juga tak sanggup menampung penumpangnya, karena dalam sehari CV Sartika mengoperasikan 107 bus dan jika dirata-ratakan satu bus bisa ditumpangi 17 penumpang. Jumlah ini tidak akan dapat ditampung Terminal Amplas.
Sirait mengungkapkan pihaknya tidak akan melanggar aturan kalau fasilitas di Terminal Amplas memadai.

Tapi, Toga Aruan mengatakan itu hanya alasan klise. “Selama ini selalu begitu alasan mereka. Padahal, kasatlantas sudah mengatakan sesuai dengan perintah Kapoldasu, pihaknya akan rutin menurunkan intel di terminal-terminal di Medan. Kita juga terus berupaya melakukan pembenahan dan renovasi,” tegas Toga.

“Seharusnya dishub memiliki program untuk menuntaskan masalah ini hingga tuntas. Kalau sekadar ditertibkan lalu kembali dibiarkan, tentunya masalah ini tidak akan pernah selesai,” tegas Mont.(adl)