26 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 13774

Siap Memangsa

Benfica vs Chelsea

LISBON – Jorge Jesus girang bukan kepalang setelah mengetahui hasil drawing perempat final Liga Champions di Nyon, Swiss, dua pekan lalu (16/3). Doa pelatih Benfica tersebut untuk dipertemukan dengan Chelsea akhirnya terkabul.

Dibandingkan klub most wanted di perempat final, APOEL Nicosia, Jesus memang lebih senang bertemu Chelsea. Alasannya sederhana, karena Chelsea adalah klub Inggris. Sebagai catatan, Benfica dan Chelsea belum pernah bertemu sebelumnya.

“Saya tidak akan mengubah opini. Saya memang lebih memilih menghadapi klub Inggris karena dalam pandangan saya, kami beradaptasi lebih baik ketika menghadapi klub Inggris,” kata Jesus sebagaimana dikutip AFP.

Pengalaman di fase grup menjadi parameter Jesus. Yakni, ketika Benfica bersua jagoan Britania Raya, Manchester United. Dari dua pertemuan, Benfica dua kali menahan seri United, masing-masing 1-1 di kandang sendiri, Estadio da Luz, dan 2-2 di Old Trafford.

Pengalaman itulah yang memotivasi si Elang “ sebutan Benfica “ untuk memangsa Chelsea di Da Luz dini hari nanti. “Jika kami mampu finis lebih baik dari Manchester United di fase grup, kami juga yakin bisa melakukannya melawan Chelsea,” koar gelandang bertaha Benfica Javi Garcia di situs resmi klub.
“Kami akan bermain home. Kami tentu saja tidak berharap seri. Kami akan memforsir kemenangan,” sahut Nicolas Gaitan, winger Benfica, kepada A Bola.
Gaitan bahkan optimistis Benfica menang clean sheet. Pemain 24 tahun asal Argentina itu menyoroti seretnya produktivitas striker-striker Chelsea seperti Didier Drogba, apalagi Fernando Torres, sepanjang musim ini. “Kami yakin bisa meredam serangan mereka sekalipun bakal sulit,” jelas pemain yang tengah diburu United tersebut.

Sebagai catatan, Drogba hanya mengemas sembilan gol musim ini. Pemain tersubur Chelsea musim ini, Frank Lampard, memiliki empat gol lebih banyak Tapi, itu masih kalah jauh dengan striker Benfica asal Paraguay, Oscar Cardozo, yang telah menjaringkan 26 gol.

Perbandingan lainnya, seperti performa home away di Liga Champions musim ini, juga lebih berpihak kepada Benfica. Si Elang tidak terkalahkan di Da Luz alias empat menang dan dua seri, sedangkan Chelsea tidak pernah menang alias dua seri dan dua kalah.

Namun, pelatih interim Chelsea Roberto Di Matteo mengatakan apabila dia memiliki kartu truf untuk menyulitkan Benfica. Yakni, keberadaan David Luiz dan Ramires. Kedua pemain asal Brazil adalah mantan Benfica.

Informasi dari Luiz dan Ramires sangat berharga karena Chelsea memang buta kekuatan Benfica. Faktor itulah yang membuat United kerepotan menghadapi si Elang di fase grup.

Sebagai catatan pula, raksasa Inggris Manchester City juga tersingkir di babak 16 besar Europa League setelah tidak mampu melewati hadangan klub Portugal lainnya, Sporting Lisbon. (dns/jpnn)

Mukjizat Melawan Kemapanan

APOEL vs Real Madrid

NICOSIA-  Perjalanan APOEL Nicosia di Liga Champion musim ini bak cerita dongeng. Tak diperhitungkan, mereka bangkit menerjang hingga akhirnya layak bersanding dengan klub-klub mapan Eropa. Lalu, apakah dongeng itu akan mengambil ending di tangan Real Madrid?
Banyak ulasan yang menyebutkan bahwa APOEL akan usai di babak ini saja. Tak ada lagi kisah menakjubkan. Klub asal Syprus ini memang fenomenal. Mereka mencatatkan diri sebagai tim pertama yang bisa beradu hingga babak knock out Liga Champion. Sebelumnya, klub-klub asal Syprus paling banter cuma sampai babak penyisihan.

Langkah mereka seperti dituntun mukjizat. Sebelum sampai ke penyisihan grup G, APOEL mesti melakukan perjalanan kompetisi melelahkan. Dimulai dari cobaan dari klub Albania Skenderbeu Korce di babak kedua penyisihan pada Juli 2011 lalu. Cobaan ini gampang saja karena APOEL mampu menang total 6-0 secara agregat.

Ada lagi hambatan ketika harus meladeni Slovan Bratislava di babak ketiga. APOEL pun menang setelah mengantongi dua gol di kandang Slovan setelah sebelumnya imbang di Strovolos-markas APOEL. Hasil itu tak serta membawa APOEL masuk penyisihan grup. Mereka harus melalui babak play off.
Di babak play off, APOEL ditantang Wisla Krakow dari Polandia. APOEL menang lagi dengan agregat 3-1. Kemenangan itulah yang mengantar mereka ke penyisihan grup G bersama Zenit, Porto dan Shakhtar Donetsk. Tak terduga, APOEL lolos ke perdelapan final sebagai juara grup dengan nilai sembilan unggul selisih gol dari Zenit. Di sini publik pemerhati bola Eropa mulai tercengang. Ah, pasti di perdelapan final-lah langkah mereka akan berakhir. Eh tak dinyana, ketika drawing memastikan mereka mesti ketemu Lyon, kemenangan lagi-lagi berpihak kepada klub yang berdiri pada 1926 itu. Agregat 1-1 dituntaskan lewat adu penalti.  Kini, mereka harus benar-benar butuh mukjizat ekstra jika ingin kembali menang atas Real Madrid.

Sang kiper, Dionisis Chiotis pernah bilang bahwa timnya sebenarnya siap melawan siapa saja dan berhak masuk final. Tapi sebelum drawing perdelapan final, Chiotis sempat berharap tak ketemu Real Madrid, Barcelona atau Munchen. Dan harapannya itu tak terkabul.

Kami telah mencapai perempat final, impian saya adalah melihat APOEL di final Liga Champions. Saya menyadari itu merupakan hal yang sangat sulit. Tetapi ketika Anda bermimpi langitlah yang menjadi batasnya,” kata Chiotis. “Tapi kami berharap tak bertemu Madrid, Barca atau Munchen,”  lanjutnya sehari sebelum drawing lalu.  Well, kenyataan sudah harus ditatap. Yang bakal menyerang gawang Chiotis ada lah pemain sekaliber Cristiano Ronaldo, Karim Benzema hingga Higuain. Belum lagi barisan lini tengah tingkat dewa  yang siap menyulitkan rekan-rekan Chiotis di lini pertahanan.

Kemapanan Real Madrid di Liga Champion tak perlu diragukan. Mereka sudah punya sembilan trofi itu di lemari prestasi klub.  Dan sial bagi APOEL, klub yang dikendalikan Jose Mourinho di Liga Champion tak pernah tersingkir di perempat final. Lihat saja Porto, Chelsea, Inter,  hingga Real Madrid. Bagaimana sekarang APOEL? (*)

Semua Mau Wembley

Sunderland vs Everton

SUNDERLAND- Perempat final FA Cup antara Sunderland versus Everton merupakan laga ulangan, karena di pertemuan sebelumnya di Goodison Park, Everton tak mampu menang atas Sunderland. Kini keduanya mesti tanding ulang di Stadium of Light demi satu tiket ke semi final yang digulirkan di Wembley Stadium.

Ya, seluruh kontestan perempat final FA Cup sangat ingin menjejak Wembley sebagai venue semi final dan final FA Cup. Yang sudah pasti menjejaknya adalah Liverpool dan Chelsea. Sisa tiket kini tengah diburu Sunderland-Everton dan Tottenham-Bolton. Laga dua tim terakhir juga harus digelar ulang juga karena insiden pingsannya gelandang Bolton, Fabrice Muamba, di saat skor 1-1.

Khusus untuk laga ini, kubu Liverpool membeber kemungkinan terjadinya derby merseyside. Itu artinya, Everton yang bakal memenangi laga atas Sunderland, meskipun digelar di hadapan ribuan publik tuan rumah. Sebaliknya, pemenang antara Tottenham versus Bolton akan menghadapi Chelsea di semi final. Semi final sendiri akan digelar pada 14 dan 15 April mendatang.

“Melawan Sunderland tentu berat bagi Everton. Tapi kami memiliki keyakinan mereka bisa melewatinya dan bertemu kami di derby,” kata bos Liverpool Kenny Dalglish di BBC.

Sementara itu, keyakinan tuan rumah Sunderland tak bisa dianggap remeh. Pemain sayap James McClean, juga berharap timnya bisa melangkah ke Wembley. “Main di Wembley adalah kesempatan besar,” katanya. “Kami dalam kondisi percaya diri dan mudah-mudahan kami bisa menjalankan tugas dengan sempurna,” lanjutnya di  BBC. (ful)

Maling Kepergok di Warung

Aronius (19), warga Jalan Pelita I Medan ditangkap warga di sebuah warung di Jalan Pelita V Medan, Senin (26/3) sore. Usut punya usut ternyata Aronius ditangkap karena mencuri di rumah Firman (24) di Jalan Pelita IV, Medan Perjuangan.
Keterangan Firman, Aronius sebelumnya kedapatan mencuri handphone miliknya.

“Tapi perbuatan  pelakun masih kami maafkan. Tapi kembali diulangi dan kali ini uang dan beberapa pakaian yang disikat,” kata Firman.
Menurutnya, kejadiannya Jumat (23/3) pukul 05.00 WIB, tersangka masuki melalui pintu kamar mandi dengan cara merusak kunci. Kemudian tersangka masuk ke kamar mengambil uang Rp4.850.000 dan beberapa pakaian dalam lemari.

Selidik punya selidik ternyata Firman tahu kalau pelaku yang beraksi di rumahnya Firman. Dia kemudian mencari Firman dan bertemu di warung. Firman bersama warga kemudian menangkapnya dan menyerahkannya ke Mapolresta Medan. (gus)

Brimob Dianiaya di Rutan Tanjung Gusta, Polisi Jemput 9 Sipir

MEDAN-Unit Jahtanras Sat Reskrim Polresta Medan menjemput 9 sipir Rutan Kelas I Tajung Gusta Medan, terkait penganiyaan terhadap anggota Brimob Polresta Siantar Briptu Nimrot Situros (34), Senin (26/3) siang.

Pantauan Sumut Pos di lantai II Gedung Satuan Reskrim Mapolresta Medan, satu per satu petugas sipir masuk ruangan juru periksaan untuk dimintai keterangan.

Kanit Jahtanras Sat Reskrim Polresta Medan, AKP Yudi Priyanto mebenarkan pemeriksaan sembilan sipir Rutan Kelas I Tajung Gusta Medan. “Iya sedang kita periksa,” ungkapnya. Yudi mengatakan, polisi belum ada menetapkan tersangka, karena masih melakukan penyelidikan lebih dalam lagi. “Masih diperiksa sebagai saksi,” ujar Yudi.

Sekadar mengingatkan, anggota Brimob Polresta Siantar yang menjadi tahanan di Rutan Kelas I Medan, Briptu Nimrod Sitorus (27), sekarat dipukuli sipir penjara Rutan Klas I Tanjung Gusta, Sabtu (24/3).

Briptu Nimrod Sitorus tahanan Polda Sumut terlibat kasus judi di titipkan di rutan. Saat apel pagi setiap hari rutin digelar di rutan untuk mengetahui jumlah tahanan, Briptu Nimrod Sitorus tidak ikut. Sipir penjara lantas mencari Briptu Nimrod di ruang tahanan. Akan tetapi Briptu Nimrod Sitorus tak bersedia mengikuti apel pagi. Sipir penjara pun emosi. Sipir penjara memukuli Briptu Nimrod Sitorus hingga wajahnya lebam dan hidungnya berdarah.(gus)

Rekor dan Air Mata Conte

TURIN – Juventus melanjutkan catatan gemilang mereka di pentas Serie A. Seiring kemenangan dua gol tanpa balas atas Inter Milan di Juventus Stadium kemarin, Nyonya Tua -sebutan Juve- meneruskan catatan unbeaten mereka menjadi 29 laga.

Kemenangan dalam derby d’Italia edisi 215 tersebut memang tidak mengubah konfigurasi dua besar dengan Juve tetap tertinggal empat angka (59-63) dari capolista AC Milan. Tapi, capaian itu membuahkan rekor baru. Yakni, keberhasilan allenatore Juve Antonio Conte memperbarui catatan tidak terkalahkan Nyonya Tua dalam 28 laga (18 menang, sepuluh imbang) pada musim 2005-2006. Kala itu, Juve di bawah asuhan Fabio Capello.
Seusai laga, Conte menitikkan air mata. Conte pun menolak apabila air mata itu merupakan tangis bahagia karena memecahkan rekor Capello. Juga, tentu saja, bukan bermaksud menyindir koleganya, pelatih Inter Milan Claudio Ranieri.

Lalu, kenapa? “Air mata ini karena saya sangat terkesan dengan dukungan fans Juve dalam derby d’Italia,” kata Conte kepada Sky Italia.
“Kami dituntut memenangkan pertandingan, sedangkan Inter bermain nothing lose. Kami juga tahu pertandingan bakal berjalan sulit mengingat kami kelelahan setelah bermain 120 menit di semi final Coppa Italia (20/3). Kemenangan ini untuk fans kami,” sambungnya.

 Juventus vs Inter Milan

Dukungan Juventini -sebutan fans Juve- membuahkan dua gol kemenangan yang masing-masing dicetak Martin Caceres pada menit ke-57 dan Alessandro Del Piero di menit ke-71. Bagi Del Piero, gol ke gawang Inter mengakhiri kebuntuannya di Serie A musim ini.

Conte juga mengungkapkan alasan lain di balik air matanya. “Saya baru saja kehilangan bibi saya. Bagi saya, dia seperti ibu kedua,” jelasnya.
Kendati meraih sukses dan rekor di derby d’Italia, Conte tidak mengubah pandangannya mengenai perburuan scudetto. Conte tetap menyebut Milan sebagai favorit setelah sang rival juga menang 2-1 atas AS Roma sehari sebelumnya. Belum lagi Juve kembali akan menjalani laga sulit lainnya pekan depan, yakni menjamu Napoli (1/4).

“Kuncinya masih di tangan Milan. Rossoneri (sebutan Milan) membuktikan apabila mereka tim yang sulit dikalahkan dan diuntungkan karena memiliki skuad besar dengan 34-35 pemain. Saya bahkan berdoa agar mereka mengalahkan Barcelona (di leg pertama perempat final Liga Champions, 28/3, Red,” jelas Conte.

Di pihak lain, Inter harus menelan pil pahit dengan kekalahan kemarin. Ambisi Nerazzurri -sebutan Inter- finis tiga besar alias merebut tiket ke Liga Champions musim depan mungkin tinggal mimpi. Inter yang belum beranjak dari peringkat kedelapan kini tertinggal sepuluh angka (41-51) dari peringkat ketiga Lazio dan kompetisi hanya tersisa sembilan laga.

“Kami tetap akan berjuang sampai akhir. Kami sebenarnya berharap menang (dalam derby d’Italia) sebagai dorongan besar atas perjalanan buruk kami sepanjang musim ini. Tapi, sekalipun kami berada di jalur rel yang bagus (tampil bagus, Red), kami salah menaiki kereta,” kata Ranieri kepada Football Italia. (dns/ang/jpnn)

Kata Davids, Barcelona Dihuni Para Dewa

Barcelona – Mantan  pemain Juventus yang sempat berkostum Barcelona, Edgar Davids menjelaskan bahwa Barcelona merupakan klub terbaik dunia yang dihuni para dewa mitologi.

Memang Davids hanya berkostum Barceloan selama enam bulan pada tahun 2004. Tapi dia sudah paham, bahwa Barca layak menjadi yang terbaik. Mantan pemain  yang kini berusia 39 tahun tersebut yakin bahwa Barca akan memenangkan Liga Champions dan La Liga meski mereka tengah tertinggal dari Real Madrid.

“Barcelona bukan tim yang normal namun sebuah tim yang penuh dengan dewa-dewa mitologi,” ujar Davids. “Mereka berada di tingkatan yang lain dari semua tim lain. Mereka akan kembali memenangkan Liga Champions.”

“Madrid masih memegang keunggulan dengan nyaman namun saya percaya bahwa (juara) liga itu takkan ditentukan hingga beberapa pertandingan terakhir.” “Barca akan berjuang hingga akhir dan sebuah kejutan bisa saja terjadi jika Madrid kembali mengalami kekalahan,” bebernya panjang lebar.
Dan memang demikian. Sempat berselisih 10 poin dari Madrid, jarak Barcelona kini menjadi hanya enam poin. Dan salah satu skuadnya Gerard Pique yakin jika peluang Los Cules mempertahankan gelar juara masih terbuka lebar.

Bek 24 tahun itu menilai timnya tak akan menyerah begitu saja menyerahkan trofi La Liga yang sudah tiga musim dipertahankan kepada rival abadinya itu. Semangat Barca saat mengalahkan Mallorca dengan 10 pemain jadi indikatornya.

“Sangat sulit untuk menang, khususnya dengan 10 pemain. Tiga poin sangat penting dan kami pantas mendapatkannya. Kami coba mengontrol pertandingan; mereka ingin menyamakan kedudukan, tapi kami bermain baik dengan 10 orang,” tukas Pique di Soccernet.
“Hal yang terpenting adalah harapan kami merebut titel juara tetaplah hidup. Yang terpenting adalah menang dan kami berusaha mendapakan kemenangan yang gemilang,” tuntas Pique. (bbs)

Zanetti Bisa Pensiun Juni

KAPTEN Inter Milan Javier Zanetti menyatakan siap mengakhiri karirnya akhir musim mendatang. Zanetti menegaskan, jika pihak klub meminta, dia akan segera gantung sepatu.

“Bermain melawan Juventus layaknya sebuah partai terakhir bagi saya. Jika klub meminta, saya akan berhenti pada Juni mendatang,” kata Zanetti seperti dilansir Football Italia.

Meski sudah berusia 38 tahun, Zanetti masih menjadi pemain yang tak tergantikan di lini tengah atau belakang Inter. Saat menghadapi Juventus kemarin, Zanetti masih fit, bermain penuh selama 90 menit.

Peran Zanetti di klub bukannya tanpa kritik. Pemain yang berlaga untuk I Nerazzurri sejak 1995 tersebut disebut sebagai simbol utama klub untuk mempertahankan pemain-pemain tua. Zanetti juga disebut sebagai patron bagi pemain Argentina di ruang ganti. Ini membuat gap dengan pemain dari negara lain menganga lebar.

“Jika klub meminta, saya akan pensiun. Saya tidak ragu untuk mematuhi instruksi itu. Namun saya masih ingin bertahan sebagai bagian penting dari klub ini. Sungguh,” lanjutnya.

Pemain kelahiran Buenos Aires itu sudah bermain selama 790 partai bersama Inter di semua kompetisi dan mencetak 13 gol di seri A. (nur/jpnn)

Gaun Malam, Anggun dan Elegan

Perkembangan Kota Medan sebagai kota metropolis, turut mendukung  perkembangan dunia fesyen. Berbagai butik yang menyediakan aneka model pakaian tersedia di kota ini. Untuk meyakinkan hal tersebut, Palladium Plaza yang terletak di Jalan Kapten Maulana Lubis Medan ini mengadakan acara Fashion Weeks yang menghadirkan berbagai jenis model pakaian yang dapat digunakan oleh masyarakat.

“Dengan acara ini, kita mengharapkan, pintu mode bukan hanya dari Jawa, tetapi juga Sumatera Utara khususnya Medan,” ujar Budi sebagai panitia dalam acara yang diselenggarakan hingga 31 Maret mendatang.

Salah satu kegiatan dalam Fashion Weeks ini adalah fashion show yang menampilkan berbagai jenis model pakaian. Seperti kasual, formal, dan batik. “Model pakaian ini sangat dekat dengan masyarakat dan sering digunakan. Karena itu, fashion show ini kita dedikasikan untuk masyarakat,” tambah Budi.
Palladium Fashion Weeks yang juga disponsori oleh Sumut Pos ini didukung olah beberapa  butik yang ada di Palladium. Seperti Hanger, toko yang khusus menjual produk gaun. Pada kesempatan ini, Hanger memperkenalkan koleksi gaun malam yang bisa jadi pilihan pecinta fesyen di Medan. “Gaun malam sangat elegan. Dapat memberi kesan anggun dan mewah bagi pemakainya,”tambah Budi.

Lebih dari 10 gaun malam yang dipamerkan dalam acara fashion show ini. Dan semuanya memberikan kesan mewah bagi wanita yang menggunakannya. “Gaun malam jangan dipisahkan dari sepatu high heels, karena hak tinggi akan menambah kesan anggun,”ungkap Budi.

Dalam fashion show ini, ada sekitar 35 model baik cowok maupun cewek yang berpartisipasi  menampilkan berbagai jenis model pakaian. Selain fashion show, acara ini juga memberikan tawaran menarik bagi masyarakat, yaitu harga produk dengan tawaran harga yang terjangkau. (ram)

Aneka Aksesoris dari Cangkang Kerang

Cangkang/kulit kerang, bila tidak dimanfaatkan hanya menjadi limbah atau sampah yang berserakan mengotori jalan atau pekarangan. Namun berkat sentuhan tangan nan terampil, cangkang kerang itu bisa berubah menjadi kerajinan yang cantik dan indah. Seperti yang terlihat di stand Tanjung Balai dalam perayaan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU). Aneka aksesoris dari cangkang kerang dipamerkan disini. Seperti tempat kue kering, tempat tissue, vas bunga dan sebagainya.

Adalah Zubaidah Damanik, pengrajin yang menghasilkan berbagai aksesoris menarik ini. Pengrajin dari Tanjung Balai memanfaatkan cangkang kerang untuk dijadikan aksesoris.

Menurutnya, untuk menjadi pengrajin kulit kerang yang pertama kali harus dikuasai adalah keahlian menyesuaikan ukuran kerang sehinggga produk rangkaian tersebut tidak timpang. “Harus dikuasai ukuran kerang, cangkang kerang kan ada kanan dan kiri, harus disesuaikan ukurannya, agar hasil rangkaian kerang terlihat lebih rapi, dan lebih sedap dipandang,” ujar Zuraidah yang sudah 2 tahun menjadi pengrajin kulit kerang.
Untuk membuat hiasan kulit kerang hanya butuh waktu 15 menit hingga satu jam.

Zuraida menegaskan, model yang dikeluarkannya tidak terlalu besar. “Modal hanya cangkang kerang, 1 kilonya hanya Rp3 ribu. Kemudian, lem dan triplek,’’ tambah Zuraida.

Proses pembuatannya, sambung Zuraida, cangkang kerang dibersihkan. Pertama, direndam dengan air bersih selama 1 malam. Setelah itu direndam dengan kaporit sambil digosok, sehingga kotoran  hilang. Setelah itu, cangkang kerang  siap dirangkai  menjadi aksesoris  menarik dengan harga jual  Rp15 ribu hingga Rp500 ribuan. (ram)

Kecoa anjing
http://cektkp.com/showthread.php?t=13698390