26 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 13775

Pemilihan Sarat KKN

081376152xxx

Pak Bupati Deliserdang, pemilihan pengurus KPRI Dharma Husada Dinas Kesehatan Deliserdang periode I2 – I4 tanggal 22 Maret di Medistra Lubuk Pakam sarat KKN dan intervensi dari Kadis Kesehatan. Anggota banyak yang kecewa karena aspirasi tidak ditampung. Tolong Kadis Kesehatan dan pimpinan rapatnya di tindak karena tidak demokrasi.

Keputusan Terbanyak

Keputusan terbanyak itulah yang dianut organisasi.

Drs Umar Sitorus
Kabid Humas Dinas Infokom Deliserdang

Proyek PNPM Tidak Sesuai Standar

085762523xxx

Kepada Yth Bapak Bupati Deliserdang dan pihak terkait, tolong ditinjau proyek PNPM di Desa Sugau Kecamatan P Batu dengan biaya Rp190 juta. Pengerjaannya tidak sesuai de-ngan standar.

Laporkan dengan Bukti

Kalau bisa dibuktikan laporkan saja kepada camat dan Badan Pemberdayaan masyarakat Deliserdang.

Drs Umar Sitorus
Kabid Humas Dinas Infokom Deliserdang

Calon PKS, Bisa Saja Tifatul

MEDAN- Pelaksana Tugas (Plt) Gubsu, Gatot Pujo Nugroho sudah dinyatakan menjadi kandidat yang diusung PKS, untuk maju ke putaran Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2013 mendatang. Tapi ternyata, itu tidak bukan jaminan tidak akan adanya perubahan di last time atau waktu akhir pendaftaran calon di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut nantinya.

Pasalnya, sosok mantan presiden PKS yang saat ini menjabat Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) RI Tifatul Sembiring lebih menjual. Terlebih dari sisi kedaerahan atau putra daerah asli. Dan bisa dibilang juga, Tifatul lebih populer jika dibandingkan dengan Gatot.

Itu dibenarkan pengamat politik dari Universitas Sumatera Utara (USU) Ridwan Rangkuti kepada Sumut Pos, Minggu (25/3). “Ya, benar seperti itu. Berkaca pada penentuan calon yang diusung PKS di Pilgub DKI. Saat itu, nama Triwisaksana alias Sani yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI digembar-gemborkan akan diusung. Tapi di akhir-akhir mantan Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid yang resmi maju,” jelasnya.

Untuk Sumut, menurut Ridwan Rangkuti, Tifatul memiliki beberapa kelebihan dibanding Gatot. “Dari sisi popularitas, Tifatul lebih populer dari Gatot jika dibandingkan. Gatot pun dihadapkan dengan masalah bukan putera daerah, sebaliknya dengan Tifatul yang asli putera daerah dari etnis Karo. Gatot juga kurang memasyarakat dengan masyarakat Sumut secara keseluruhan. Kemudian, dari sisi agama juga Tifatul relatif lebih diuntungkan dengan etnis Karonya. Etnis Karo ini relatif lebih mengedepankan kekeluargaan dan kebersamaan, jika dibandingkan masalah agama,” ulasnya.

Namun, sambungnya, berkaca dari Pilgub DKI juga, kader PKS merupakan kader-kader yang patuh terhadap keputusan pimpinan partai terlebih dewan syuro partai. Dan itu pula tercermin pada Pilgub DKI, dimana Triwisaksana patuh terhadap keputusan dewan syuro PKS yang menjatuhkan pilihan kepada Hidayat Nur Wahid.

“PKS ini partai kader. Dalam konteks kepartaian, kader-kader PKS ini patuh terhadap keputusan pimpinan dan utamanya dewan syuro,” terangnya lagi.
Namun, bila pada kenyataannya peta politik yang akan terjadi di Sumut sama seperti di DKI, dimana akhirnya Tifatul Sembiring yang maju menggantikan Gatot, apa mungkin Gatot juga akan maju?

Menurutnya, itu bisa saja terjadi. Dasarnya adalah faktor kemampuan, survey dari masyarakat serta finansial atau keuangan. “Bisa saja, jika Gatot merasa mampu dan menganggap masyarakat masih memberi dukungan kepadanya. Kemudian masalah keuangan juga harus memadai. Bisa saja Gatot melompat ke partai lain, ya dengan konsekuensi terjadi persoalan dengan PKS. Bisa juga Gatot maju dari calon independent,” jelasnya lagi.
Sedangkan itu, Wakil Ketua DPRD Sumut dari Fraksi PKS Sigit Pramono Asri yang dikonfirmasi Sumut Pos menuturkan, keputusan yang telah ada dan seperti yang dikemukakan Presiden PKS adalah Plt Gubsu, Gatot Pujo Nugroho adalah yang diusung dari PKS.
“Seperti yang diberitakan, Presiden PKS menyatakan, Mas Gatotlah yang akan maju,” katanya.

Namun, Sigit tidak membantah, ketika ditanya mengenai peluang terjadinya perubahan keputusan, jika nantinya ada perubahan konstelasi politik di Pilgubsu 2013, utamanya di ending-ending atau jelang akhir pendaftaran calon. “Ya bisa saja, namanya politik,” ungkapnya.
Bagaimana bila akhirnya Gatot tidak jadi diusung, dan digantikan dengan Tifatul Sembiring bila ada sosok yang lebih populer dari partai lain, kemudian Gatot maju dari jalur independen?

“Tidak ada PKS mengenal jalur independen. Jadi jika ada yang maju dari jalur independen, berarti bukan kader PKS,” tegasnya.(ari)

Wakil Ketua DPRD Senang Bantu Alumni

MEDAN-Senang membantu alumni. Inilah keinginan yang dimiliki Ir H Chaidir Ritonga MM yang aktivitas padat sebagai pimpinan legislatif DPRD Sumut, pimpinan perhimpunan masyarakat marga Ritonga dan aktivitas lain. Di balik kesibukan tadi, Chaidir Ritonga tak melupakan temanteman saat sekolah dan kuliah.

Ia pun aktif mengumpulkan teman-teman saat menuntut ilmu pengetahuan di sekolah dan perkuliahan untuk membentuk wadah berhimpun alumni. Chaidir yang alumni SMA Negeri 3 Padang Sidimpuan menjadi inisiator pembentukanIkatan Alumni SMA Negeri 3 Padang Sidempuan yang akan dideklarasikan pada akhir Maret 2012.

Tokoh masyarakat Tapanuli Selatan yang menamatkan jenjang pendidikan Strata-1 di Institut Pertanian Bogor (IPB) ini juga enjadi inisitaor pembentukan alumni Ikatan Mahasiswa Tapanuli Selatan (Imatapsel) Bogor yang menggelar pertemuan perdana mantan anggota Imatapsel di Pantai Cermin pada 11 Maret 2012.

Tak berhenti disitu saja. Chaidir Ritonga telah lebih dulu membantu alumni IPB asal Sumut melalui wadah Perhimpunan Ikatan Alumni IPB Sumut sebagai ketua. ‘’Para alumni harus saling memberi dukungan terhadapn

Tolong Diaspal Jalan Sederhana

081361724xxx

Yth Bapak Bupati Deliserdang tolong diaspal Jalan Sederhana Ujung Dusun X Raya Desa Sambirejo Timur Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deliserdang yang sejak merdeka belum pernah diaspal. Terima kasih.

Seharusnya Dibawa ke Musrembang

Kepala desanya seharusnya membawa masalah itu ke Musrenbang kecamatan untuk diteruskan pada Musrenbang kabupaten pada 2013 atau PAPBD 2012. Terima kasih

Drs Umar Sitorus
Kabid Humas Dinas Infokom Deliserdang

Langkah Arif Kapoldasu Jelang Kenaikan BBM

Kapoldasu Irjen Pol Drs Wisjnu Amat Sastro SH menyiapkan langkah arif menjelang kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) pada 1 April mendatang.  Seperti melakukan koordinasi dengan berbagai instansi dan elemen masyarakat guna mengantisipasi adanya gejolak dari kenaikan BBM tersebut.

“Merangkul seluruh elemen bangsa dan instansi menjelang kenaikan BBM harus kita lakukan demi menciptakan susana Kamtibmas di Sumatera Utara aman dan tentram,” tutur Kapoldasu kepada wartawan ini, Minggu (25/3).

Sebagai orang nomor satu di jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu), jenderal bintang dua  ini memiliki tanggungjawab  dalam memberikan perlindungan, kenyamanan dan keamanan kepada  masyarakat Sumatera Utara menjelang kenaikan BBM.

Seperti melakukan pertemuan dengan seluruh rektor dan mahasiswa seluruh Sumatera Utara di Hotel Hermes Palace di Jalan Pemuda, Jumat (23/3) malam. Dalam kesempatan itu Irjen Pol Drs Wisjnu Amat Sastro SH meminta kerjasama rektor dan mahasiswa untuk memberi kenyamanan kepada masyarakat menjelang kenaikan BBM.

“Kepada mahasiswa jangan melakukan anarkis yang akhirnya merugikan masyarakat dan diri sendiri. Menjaga kerukunan sosial dan memelihara keamanan serta ketertiban masyarakat  menjadi dasar untuk menciptakan keamanan dari gangguan apapun. Jadi kita harus peduli,” kata Wisjnu dalam pertemuannya dengan para rektor saat itu.

Sebelumnya, Kapoldasu juga duduk bersama dengan organisasi buruh Sumatera Utara dan Wali Kota Medan Rahudman Harahap di Hotel Garuda Medan. Dalam pertemuan itu Kapoldasu dan Wali Kota medan meminta kepada seluruh organisasi buruh menjaga stabilitas keamanan dalam menghadapi kenaikan BBM.

Selain itu Kapoldasu beserta jajaran Pemprovsu menggelar pertemuan untuk membahas dampak kenaikan BBM di Sumut. Dalam pertemuan itu hadir Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho.

Tidak cuma itu saja. Kapoldasu yang pernah mengecap pendidikan di SMA Negeri 3 Medan ini juga mengunjungi beberapa sekolah di Medan. Dalam kunjungan itu, Kapoldasu memberi bimbingan dan arahan kepada seluruh siswa untuk tidak terjerumus dalam kegiatan yang bisa merusak masa depan siswa.

Irjen Pol Drs Wisjnu Amat Sastro SH menanggapi aspirasi masyarakat yang sangat resah atas dampak kenaikan BBM, seperti berimbas naiknya harga bahan pokok dan lainnya termasuk juga ongkos angkutan umum. Untuk itu, Kapoldasu kemarin melakukan koordinasi dengan Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sumut, Haposan Siallagan di Dit Lantas Poldasu di Jalan Putri Medan.

Dalam pertemuan itu, Kapoldasu berharap kenaikan ongkos pada angkutan umum tidak memberatkan masyarakat. Hal itu diterima Organda Sumut dan berjanji dalam mengambil kebijakan pro ke masyarakat. (*)

Densus Tembak Mati Tersangka Teror Aceh

JAKARTA- Lagi, Detasemen Khusus 88 menembak mati tersangka teror. Kali ini lokasinya di wilayah Polda Aceh. Korban bernama Maimun JF, salah satu kawanan tersangka yang membawa bom rakitan di kawasan Lhong. Maimun ditembak di Limpok, Darussalam, Banda Aceh, Sabtu (24/3) petang.
“Tersangka terpaksa dilumpuhkan,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen HM Taufik di Jakarta, kemarin. Maimun termasuk dalam kawanan tersangka pelaku teror menjelang Pilkada Aceh 2012.

Taufik menjelaskan, penembakan sudah melalui prosedur yang benar. “Pada Sabtu sore, sesuai informasi yang didapat dari masyarakat,” polisi menggerebek tempat persembunyian yang bersangkutan,” katanya.

Ketika tempat persembunyian tersangka disergap oleh tim gabungan Densus dan Polda Aceh, tersangka berusaha melarikan diri dengan memanjat tembok. Karena itu petugas melepaskan tembakan peringatan dua kali, namun tetap berusaha melarikan diri, sehingga petugas mengarahkan tembakan ke arah tangan dan kaki tersangka untuk melumpuhkan.

“Namun, dalam perjalanan ke Rumah Sakit Bhayangkara, Banda Aceh, tersangka kehabisan darah sehingga meninggal dunia,” kata jenderal bintang satu ini. Saat ini jenazah korban telah dikembalikan kepada keluarganya tadi pagi pukul 07.00 WIB, di Lhong, Aceh Besar, berdekatan dengan Geurute.
Selain Maimun, polisi kini masih memburu tersangka lain. Maimun terkait dengan enam tersangka yang sekarang diperiksa intensif di Mabes Polri. Mereka sudah dibawa Senin lalu.

Sejauh ini, dari pengakuan tersangka, selain terlibat dalam bom pipa, pelaku juga pernah terlibat dalam aksi kriminalitas di Aceh. Kawanan ini juga siap meledakkan bom pipa tersebut akan dalam iring-iringan salah satu kandidat calon Gubernur Aceh di Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Lhong, Kabupaten Aceh Besar yang menuju ke Meulaboh, Aceh Barat. “Untuk pengungkapan teror di Aceh memang gabungan, dari Mabes ada Densus yang berkoordinasi dengan Polda Aceh,” jelasnya. (rdl/jpnn)

Gaji Kecil, Hakim Ancam Mogok

JAKARTA- Ada-ada saja cara yang dilakukan hakim daerah supaya penghasilannya naik. Rencananya, pengadil di meja hijau itu akan mogok bersidang jika tidak ada remunerasi dalam waktu dekat. Alasannya, sudah empat tahun gaji hakim tidak naik dan sebelas tahun tunjangan tidak meningkat.
Kalau sampai mogok terjadi, tentu saja proses pengadilan akan macet dan menambah masalah baru. Oleh sebab itu, Mahkamah Agung (MA) meminta agar para hakim bersabar. Termasuk tidak melakukan tindakan menyimpang karena penghasilan minim. “Diharapkan caranya elegan,” ujar Hakim Agung Gayus Lumbun kepada Jawa Pos (grup Sumut Pos) kemarin.

Lebih lanjut dia menjelaskan, MA memang tidak mendukung aksi mogok, namun kesejahteraan hakim harus diperjuangkan. Sebab, faktanya kehidupan para para hakim daerah terutama di kawasan terpecil sangat susah. Selain itu, dibandingkan dengan gaji pengawai negeri sipil, pendapatan hakim jauh tertinggal.

Dia lantas membandingkan kondisi gaji pokok PNS sudah naik sebelas kali sejak PP No 11 tahun 2011 diterbitkan. Sedangkan gaji pokok hakim yang juga PNS tetapi diatur PP No. 8  tahun 2000 tidak lagi pernah mengalami kenaikan sejak 4 tahun lalu.

Akibatnya, gaji pokok hakim yang awalnya lebih besar dibanding gaji pokok PNS dengan selisih kurang lebih Rp 200 ribu kini jauh tertinggal. Mantan anggota DPR itu memastikan jika gaji hakim saat ini memang perlu dinaikkan. “MA memperjuangkan kenaikannya secara wajar,” imbuhnya.
Janji untuk memperjuangkan kesejahteraan hakim itulah yang membuat Gayus memperingatkan hakim agar tak melakukan tindakan menyimpang. Sampai kapan pun, menerima suap dengan alasan penghasilan minim tak pernah ditoleransi.(dim/jpnn)

Kapal Sisa Tsunami Jepang Terapung di Kanada

KANADA- Sebuah kapal tanpa awak sisa Tsunami Jepang, ditemukan mengapung di lautan tak jauh dari British Columbia di barat Kanada. Kapal penangkap ini diyakini terhepas gempa 9 skala richter yang kemudian memicu tsunami pada Maret 2011 lalu. Dimana saat bencana terjadi posisi kapal berada di pelabuhan Hachinohe di Prefektur Aomori, Jepang.

Artinya, dari lokasinya yang sekarang, kapal ini terhempas sekitar 4000 mil di lautan. Para petugas meyakini kapal ini adalah satu dari jutaan ton puing-puing yang tersapu gelombang tsunami.

Kini, kementerian  Transportasi Kanada tengah mengawasi kapal rongsok ini untuk mencegah polusi di perairan serta agar tidak menggangu alur transportasi laut.

Para ahli memperkirakan Tsunami Jepang lalu, menyisakan 25 juta ton puing-puing. Sekitar empat sampai delapan juta ton diantaranya terbuang ke laut. Kini sekitar satu atau dua ton diperkirakan masih mengambang di permukaan laut.

Senator  Amerika Maria Cantwell, memperkirakan kapal ini akan bergerak perlahan ke utara selatan. “Pada lintasan saat ini dan kecepatan, kapal tidak akan mendarat sekitar 50 hari,”  ujar Cantwell sebagaimana dikutip BBC, Sabtu (24/3).

Seperti diketahui gempa dan tsunami tersebut menyebabkan 15.839 orang meninggal dunia, 5.950 luka-luka dan sekitar 3.642 lainnya dinyatakan hilang.(zul/jpnn)

Awasi Parkir hingga Malam

085370430xxx

Ada oknum petugas parkir di kantor cabang Bank BRI di Jalan Rakyat Simpang Pasar 3 yang masih tetap meminta uang parkir walaupun telah lewat jam kerja hingga malam hari. Padahal hanya mengambil uang lewat ATM. Tidak jarang juga oknum tersebut tetap meminta uang parkir pada hari Minggu mulai siang hingga malam harinya. Apa hal ini diperbolehkan?

Kami Teruskan

Terima kasih atas informasinya, laporan ini akan kami teruskan ke dinas terkait dalam hal ini Kabid Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Medan untuk segera ditindaklanjuti.

Budi Haryono
Kabag Humas Pemko Medan