32 C
Medan
Friday, April 10, 2026
Home Blog Page 13787

Sutomo 1 Pertahankan Gelar

Turnamen Bola Basket Piala Lions Club 2012

MEDAN-Tim basket SMP Sutomo 1 sukses mempertahankan gelar juara turnamen basket antar SMP Piala Lions Club 2012 setelah di final, Jumat (23/2) kemarin menundukkan Wahidin 78-56 di GOR Angsapura, Jalan Logam Medan. Sukses itu memupus niat Wahidin revans atas kekalahan di final tahun lalu.

Sejatinya pertarungan final tersaji ketat. Sutomo 1 yang tampil dengan starting five, Kevin, Atnhony, Edrick, Stanley dan Kevin Chiuman mendapat hadangan ketat dari Wahidin yang tampil cukup ngotot. Kevin Chiuman bermain apik dengan beberapa kali sumbangan angka lewat lay up dan shooting terukurnya. 16 angka ditorehkan Sutomo 1, namun Wahidin mampu menjaga selisih lima angka.

Di kuarter selanjutnya, performa Wahidin menurun. Hanya 7 angka yang dihasilkan Suhendra cs. Ini dimanfaatkan Sutomo 1 untuk melesat cepat meninggal perolehan angka tim besutan Okim itu. 21 angka tambahan membuat Kevin dkk unggul 37-18.

Pasca itu, Wahidin yang mencoba memberi perlawanan sempat bangkit. Namun terhembat tiga pemainnya terkena foul trouble. Benar saja, Edison dan Kennedy harus keluar karena foul out di kuarter ketiga. Wahidin tertinggal 30-52. Harapan untuk mengejar defisit angka pupus menyusul Suhendra yang terkena foul out di kuarter pamungkas. Sutomo 1 semakin tak terbendung dan mengakhiri laga 78-56.

Keberhasilan Sutomo 1 tak lepas dari taktikal pelatih Sutomo 1, Heru Minardi yang menginstruksikan skuadnya mengunci pergerakanpeman kunci lawan. “Kita unggul fisik dan persiapan. Selain itu kita berhasil dengan full press mengunci pemain mereka. Beberapa pemain kunci mereka terkena foul out,” ujarnya.

Sementara kubu Wahidin cukup bijak menanggapi kekalahannya dan memuji materi pemain lawan. “Materi pemain mereka memang sangat bagus.
Selain itu kita tidak mungkin terus menerus mengandalkan nomor 13 (Suhendra Ardian-red). Tapi kita akan balas di Wahidin Cup Mei mendatang,” pungkasnya.

Sebelumnya pada perebutan tempat ketiga dimenangkan SMP Wiyata Dharma yang menundukkan Methodist 2, 68-51. Turnamen yang digelar sejak Senin (19/3) lalu ini resmi ditutup Ketua Perbasi Medan, Dr. Sofyan Tan. “Kita sambut positif adanya turnamen tingkat SMP yang sudah semakin jarang. Kita harapkan tetap digelar setiap tahun dan dari turnamen ini ada sumbangsih untuk lahirnya atlet-atlet basket potensial untuk Medan maupun Sumut,” pungkasnya. (mag-18)

Semua Informasi Korupsi Kita Terima

Kejatisu sedang sering didemo karena lamban menangani kasus korupsi. Bagaimana menghadapi pendemo? Berikut wawancara wartawan Sumut Pos, Rudiansyah dengan Kasi Penkum Kejatisu, Marcos Simaremare SH MH.

Apa yang Anda persiapan sebagai juru bicara Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara?

Untuk menanggapi konfirmasi masalah kasus yang ditanganin kita harus menguasai permasalahan. Yang jelas kita akan pertanyaan pada penyidik yang bersangkutan, apalagi masalah korupsi, tentunya atas seizin pimpinan.

Bagaimana Anda menghadapi pengunjukrasa?

Yang namanya aksi demo kita terima dengan baik aspirasi mereka untuk menjadi catatan kita. Kita melakukan jemput bola dengan memberikan keterangan kepada massa.

Apa tanggapan Anda soal adanya laporan  kasus korupsi?

Segala bentuk informasi kita terima apalagi menyangkut korupsi. Kita komitmen memberantas korupsi. (*)

Monte Carlo Minus Federer

PARIS-Mantan petenis nomor satu dunia, Roger Federer, menjadi satu-satunya “the big four” di arena tenis yang bakal absen pada turnamen Monte Carlo Masters bulan depan. Akan tetapi, superstar Swiss ini baru akan memberikan keputusan menjelang bergulirnya event lapangan tanah liat tersebut pada pertengahan April.

Direktur turnamen, Zeljko Franulovic, mengatakan pada Kamis (22/3), bahwa sang maestro masih memberikan sinyal akan bermain. Dalam waktu dekat, peraih 16 gelar grand slam tersebut akan memastikan bakal ambil bagian atau tidak dalam turnamen yang berlangsung 15-22 April, meskipun panitia sudah menyiapkan sebuah wild card untuk mencari pengganti.

“Kami sedang menjaga sebuah wild card untuk seorang petenis sebagai pengganti Roger,” ujar Franulovic. “Anda tidak pernah tahu, bahkan jika dia sudah banyak bermain sejak awal musim. Keputusan terhadapnya akan dilakukan pada menit terakhir,” tambahnya.

Federer, yang kini menempati peringkat ketiga dunia, sudah merengkuh enam gelar ATP World Tour dalam delapan turnamen terakhir yang diikutinya, termasuk ketika memenangi Indian Wells di Kalifornia pada pekan lalu. Gelar tersebut merupakan trofinya yang ketiga sepanjang tahun 2012, setelah juara di Amsterdam dan Dubai Open.

Jika Federer, yang jadi runner-up di sini pada 2006, 2007, dan 2008 belum pasti, lain halnya dengan pemain nomor satu dunia, Novak Djokovic, pemain nomor dua Rafael Nadal dan Andy Murray. (bbs/jpnn)

Polisi-TNI Adu Jotos

Gara-gara Cat Mobil Lecet

MEDAN-Anggota polisi yang bertugas di Sat Intel Polresta Medan, Briptu M adu jotos dengan anggota TNI, Serda E yang bertugas di Yon Zipur Kodam I/BB, di halaman parkir Macan Yohan, Jalan Merak Jingga Medan, Jumat (23/3) sekitar pukul 11.00 WIB.
Peristiwa itu sempat menjadi tontonan warga yang melintas di sekitar lokasi.

Beruntung petugas Denpom TNI AD dan personil Polresta Medan datang dan langsung membawa keduanya ke satuan masing-masing untuk menjalani pemeriksaan.

Keterangan yang dihimpun di lokasi, kejadian bermula Kamis (22/3) malam saat Briptu Murdan mengendarai mobil sedan warna biru dengan nomor polisi BK 1868 WN melintas di Jalan Merak Jingga, tepatnya di depan mini market Macan Yohan.

Saat melintas kebetulan kereta api melintas, sehingga seluruh kendaraan roda dua dan empat berhenti menunggu palang lintasan terbuka. Tiba-tiba kereta pengangkut barang membawa barang ke dalam mini market mundur sendiri dan mengantam banper depan mobil Briptu Murdan yang sedang berhenti di depan pintu masuk mini market.

Briptu Murdan langsung memarkirkan mobilnya dan langsung marah-marah kepada petugas satpam bernama Eko Syaputra, yang kebetulan sedang bertugas.

“Karena situasi sudah malam dan seluruh karyawan serta pimpinan sudah pulang satpam menyarankan untuk datang besok (Jumut) hari membicarakan masalah ini langsung ke pimpinan,” ungkap seorang karyawan Macan Yoahan yang melihat kejadian itu.

Jumat (23/3), Briptu Murdan kembali mendatangi Macan Yohan guna meminta pertanggung jawaban karena mobilnya lecet. Karena hari libur Nyepi seluruh pimpinan tidak ada yang masuk ke kantor.

Satpam malah dimaki-maki oleh oknum polisi itu dengan bahasa kotor dan membentaknya serta memukul meja yang ada di ruang manajemen.  Merasa tak senang dengan perlakuan arogansi polisi itu, Eko memanggil saudaranya yang bertugas di Zipur Kodam I/BB, Serda Edi.

Dengan memakai baju dinas Serda Edi datang sendiri dan langsung menemui Briptu Murdan dan Eko Syaputra di ruangan. Setelah bertemu, Serda Edi langsung mempertanyakan Kartu Tanda Anggota (KTA) milik Briptu Murdan. Briptu Murdan bukan menunjukkan KTA malah menunjukkan senjata api (senpi) jenis colt miliknya yang dicabut dari pinggangnya. Akibatnya, keduanya terlibat adu mulut.

Karena tak ada penyelesaian, polisi itu meninggalkan oknum tentara dan satpam dengan mengancam.

“Sewaktu di dalam mobil polisi itu mengancam dengan menggatakan tidak takut dengan tentara, dan meminta untuk mengenali wajahnya karena polisi itu akan kembali lagi setelah libur,” kata karyawan itu.

Saat hendak mau pergi Briptu Murdan menabrak satpam Eko Syaputra, yang sedang berada di belakang mobilnya sehingga kakinya terkilir. Melihat itu, Serda Edi langsung emosi dan mencabut sangkur yang dipinggangnya dan mendatangi Briptu Murdan.

“Dengan menggunakan sangkurnya, oknum tentara itu langsung mengajak oknum polisi itu berkelahi dengan membuka baju dinasnya. Setelah keluar dari mobilnya perkelahian pun terjadi hingga polisi babak belur dihajar oknum tentara itu,” cetusnya.

Beruntung, petugas Denpom TNI AD dari Jalan Sena dan personel Polresta Medan yang mendapat informasi itu langsung datang ke lokasi dan mengamankan keduanya. Akhirnya, keduanya langsung diboyong.

“Oknum polisi (Briptu Murdan, Red) dibawa ke Mapolresta Medan. Sedangkan oknum TNI (Serda Edi) dan satpam dibawa ke Denpom,” saksi mata yang minta namanya tak ditulis.

Kasat Intelkam Polresta Medan,  Kompol Ahyan mengatakan tidak mengetahu masalah. (adl/gus)

Bertahun Lampu Jalan Mati

082162429xxx

Kpd Yth Bapak Kadis Pertamanan Kota Medan, tolong lampu jalan di depan gerbang Universitas Al Azhar tepatnya depan rumah Kepling 18 Jalan Pintu Air 4 dihidupkan. Sudah bertahun lampu mati dan sudah banyak korban.

Dalam Perbaikan

Sedang dalam perbaikan oleh Dinas Pertamanan Kota Medan. Terima kasih.

Enoh PT Tarigan
Lurah Kwala Bekala

Mencoreng Wajah Kota Medan

Kita harapkan Pemko Medan, melalui Dinas Pertamanan ke depan lebih memperhatikan jalan-jalan baik jalan protokol maupun jalan-jalan kecil juga setapak. Kita melihat jalan-jalan di Medan lampunya banyak yang mati dan berputusan dan tidak kunjung diperbaiki. Saya kira pengaduan masyarakat ini harus diperhatikan wali kota sebagai pemegang kebijakan. Wali kota juga harus memberikan perhatian serius kepada SKPDnya agar permasalahan lampu jalan tidak berlarut-larut. Karena kasus ini dapat mencoreng wajah Kota Medan bila pendatang sampai merasa sa-ngat tidak aman khususnya di malam hari.

Hasyim SE
Anggota Komisi C DPRD Medan

Libur Nyepi, Warga Tinggalkan Medan

MEDAN- Libur  Hari Raya Nyepi yang jatuh Jumat (23/3), jalanan di Kota Medan lengang.

Amatan wartawan Sumut Pos  jalan-jalan inti kota seperti Jalan Balai Kota, Jalan Sudirman, Jalan Putri Hijau, Jalan SM Raja, Jalan Patimura, Jalan HM Jhoni, Jalan AH Nasution, Jalan Jamin Ginting, Jalan Ahmad Yani, Jalan Imam Bonjol, Jalan Sudirman dan beberapa jalan lainnya yang biasanya macet terlihat lengang.

Sementara, arus lalulintas yang mengarah ke luar Kota Medan ramai dengan kendaraan pribadi dan angkutan umum.
“Arus lalulintas di jalur utama Kota Medan memang sepi. Tetapi kita tetap melakukan penjagaan di setiap persimpangan jalan dengan menurunkan personel,” kata Kasat Lantas Polresta Medan, Kompol M Risya Mustario, Jumat (23/3).

Dikatakannya, kondisi arus lalulintas di pusat kota yang mengalami kemacetan terjadi di pusat-pusat perbelanjaan.

Sedangkan kondisi arus lalulintas menuju ke luar Kota Medan, lanjut Risya, sangat ramai dengan kendaraan pribadi dan angkutan umum.
“Kalau untuk ke luar Kota Medan seperti Tebingtinggi dan Pancurbatu sangat ramai. Namun tetap aman dan lancar,” ucapnya.
Lonjakan penumpang di Terminal Amplas meningkat mencapai 25 persen. Kepala Terminal Amplas, Asli Perangin-angin menjelaskan, lonjakan penumpang dengan tujuan Siantar dan Prapat.

Hendrik (35), warga Medan yang ditemui di Simpang Jalan Kesawan mengatakan, mereka sekeluarga hendak pergi bertamasya ke Belawan karena libur hingga Minggu.

Mirna (29), warga Jalan Menteng Raya mengaku, mereka hendak pergi ke Berastagi. “Mumpung liburnya agak panjang, mendingan jalan-jalan sama keluarga,” jelasnya.

Humas PT KAI Sumut, Hasri menuturkan, pihaknya menyiagakan semua kereta yang ada sehubungan dengan libur panjang.
Kepala Distrik Batavia Air Medan, Marwan, mengatakan, harga tiket pesawat libur panjang  tak mengalami kenaikan.
Humas PT Angkasa Pura II Bandara Polonia Medan, Firdaus mengaku penumpang yang tiba di Bandara Polonia Medan kebanyakan dari luar Medan dan begitu juga sebaliknya.

Damai Semuanya

Ketua Panitia Penyambutan Hari Raya Nyepi, Drs I Gusti Ngura Made Pastika mengatakan selama perayaan Nyepi, seluruh umat Hindu akan melaksanakan Amati Geni (tidak menyalakan api, termasuk melakukan upawasa atau berpuasa ), Amati Karya (tidak bekerja atau tidak melakukan aktifitas), Amati Lelungan (tidak berpergian atau meninggalkan rumah), Amati Lelanguan (tidak berfoya-foya atau tidak mengadakan hiburan).

Kemudian dilanjutkan Sabtu (24/3) dengan Ngembak Geni (Ngembak Api) adalah berakhirnya Brata Penyepian yang saat itu pula baru boleh melaksanakan aktifitas kembali sebagaimana biasanya. Juga dilengkapi dengan melaksanakan Dharma Santi dengan melakukan Sima Karma (silaturahmi) saling maaf memaafkan di antara umat satu sama yang lainnya.

“Umat Sedarma yang ada di seluruh Indonesia, khusunya di Kota Medan mari kita sama intropeksi diri dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi. Mudah-mudahan kita semua diberi kesehatan, panjang umur, murah rezeki serta selamat melaksanakan Hari Raya Nyepi 23 Maret tahun 2012. Semoga kedamaian menyertai kita, damai di hati, damai di dunia dan damai semuanya,” bebernya. (jon/adl)

Jalan Rusak Tanggung Jawab Siapa?

082162776xxx

Pak wali kota, jalan penghubung antara Kelurahan Siti Rejo 2 dengan Siti Rejo 3 Kecamatan Medan Amplas yang rusak itu sebenarnya tanggung jawab siapa? Kenapa pihak PNPM mandiri dan jajaran Pemko Medan saling lempar tanggung jawab? Haruskah warga mengorbankan nyawa dulu baru pemerintah mau perbaiki jalan itu? Kenapa pemerintah Kota Medan lebih utamakan perehaban rumah dinas wali kota dari pada perbaikan jalan yang rusak? Padahal potensi merenggut korban cukup tinggi akibat jalan yang rusak itu. Mohon dong perhatian semua pihak terkait.

Kami Koordinasikan ke Instansi Terkait

Lurah Sitirejo 2 sudah meninjau ke lokasi kemaren. Lurah juga sudah berkoordinasi dengan BKM PNPM setempat dan akan kami koordinasikan juga ke instansi terkait agar cepat ditangani. Terima kasih.

Emir Mahbob Lubis
Camat Medan Amplas

Air Sering Mati

085373930xxx

Kenapa air pam di daerah Jalan Pertahanan Patumbak Kampung Kabupaten Deliserdang airnya sering mati? Apakah karena lebih beruntung air pam disalurkan ke pabrik-pabrik dari pada kepada masyarakat? Kami minta kepada Bapak Bupati agar menyelidiki sebabnya dan apabila memang benar hanya ke pabrik-pabrik yang ada di situ, kami minta menindak tegas pimpinan pam dan pabrik-pabrik di daerah Bapak.

085361041xxx
Kepada Yth Bapak pimpinan PDAM Jalan Gereja Medan, kami warga Jalan Pertempuran, persisnya dari arah Helvetia ke Brayan menuju Jalan pertempuran sebelah kiri, tidak mendapatkan air sudah lama sekali. Warga Pertempuran resah, air pam tidak me-ngalir dan kami memakai mesin pompa air pun, air pun tidak me-ngalir sama sekali, sedangkan warga pertempuran sebelah kanan, dari Helvetia ke Brayan, air jalan terus tanpa menggunakan mesin pompa air. Bapak seharusnya cek di lapangan ke Jalan Pertempur-an. Jangan tahunya tiap bulan nagih rekening air, sementara solusi warga Pertempuran gak pernah ditanggapi sama sekali. Agar di tanggapi. Terima kasih.

Kami Tinjau ke Lapangan

Terima kasih atas informasinya, kami akan meninjau ke lapangan untuk memeriksa penyebabnya.

Zaman Karya Mendrofa
Humas PDAM Tirtanadi

Tempat Oknum Polisi Bermain Judi

083197444xxx

Kunjungi Jalan Pelaju Medan, tolong dicek di salah satu warkop Agam. Di situ setiap malamnya oknum-oknum Polisi ngumpul untuk bermain judi leng.

Dicek dan Diselidiki

Laporkan ke Polsek terdekat dengan informasi yang lengkap terhadap anggota Polri yang melakukan penyimpangan tersebut sehingga bisa dilakukan langkah tindak lanjut untuk dicek dan diselidiki. Karena Polda sumut tidak akan menutupi dan membiarkan bagi anggota yang menyimpang. Terima kasih.

Kombes Pol Raden Heru Prakoso
Kabid Humas Polda Sumut

Nonton Film Negeri 5 Menara, Foto Bareng Lulu Tobing

PT Pertamina Sumbangut I menggelar acara nonton bareng serta meet and great dengan artis pemeran film Negeri 5 Menara di Sun Plaza, Jumat (23/3).

Sebanyak 100 pelanggan Pertamax dan 50 konsumen Fastron mengikuti acara ini, bahkan para pelanggan juga diberi kesempatan untuk foto session dengan para pemeran utama dalam film ini, seperti Gazza Zubizereta yang berperan sebagai pemeran utama bernama Alif,  Lulu Tobing berperan sebagai ibunda Alif, dan Jiofani Lubis  berperan sebagai teman Alif .

Film yang diangkat dari kisah nyata yang dituangkan dalam sebuah novel ini mengisahkan anak desa bernama Alif Fikri, yang diperankan oleh Gazza Zubizereta merupakan keturunan Minang yang bercita-cita ingin sekolah hingga ke perguruan tinggi, tempat Habibie menimba ilmu  ITB (Institut Teknologi Bandung).

Keinginan sang ayah, yang menginkan Alif agar dapat menimba ilmu dalam bidang agama, sehingga memutuskannya agar  sekolah di sebuah pesantren.
Walau, awalnya sulit, tetapi kedekatan dengan teman sepesantren membuat Alif bentah dan tetap semangat dalam menjalankan tugasnya sebagai santri.
Di pesantren inilah mimpi Alif dan teman-temannya yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia mulai terbentukn
mimpi anak-anak muda setinggi langit yang diumpamakan layaknya menara masjid. Ujung menara yang terlihat hampir mencapai langit, dianggap sebagai jalan mereka untuk mencapai tujuannya.

Berjalan dengan waktu, keraguan yang melanda Alif dalam menunaikan tugasnya sebagai santri mulai pudar. Terutama saat salah satu sahabatnya dipesantren yang bernama Baso, harus kembali ke daerah dan mengurus neneknya yang sudah sakit-sakitan.

Dukungan terus datang ke Alif, salah satunya dari Ustadz (Donny Almasyah) yang memberikan dukungan berupa kalimat yang dikutip dari Al-Quran. Man Jadda Wajadah yang bermakna siap yang bersungguh-sungguh akan berhasil.

Hal yang unik adalah kehadiran dari salah satu aktris film Negeri 5 Menara yang telah lama vakum, Lulu Tobing. Salah satu menantu dari keturunan Cendana ini sudah 6 tahun tidak pernah muncul dalam di layar kaca. Tetapi, kerinduannya akan dunia yang membesarkan namanya ini, memutuskannya untuk ikut berperan serta dalam film asuhan Affandi Abdul Rachman ini.

“Sudah 6 tahun, bukan karena saya dilarang oleh suami, hanya saja ini karena saya memang merindukan berperan,” ujar Lulu.

Peran Lulu dalam film ini, tidak terlalu banyak, bahkan dia hanya muncul di awal-awal film saja. Tetapi, tugas yang harus diembannya cukup sulit, karena Lulu harus menggunakan dialog Minang. “Saya hanya diberi waktu 1 minggu untuk belajar bahasa Minang, sedangkan untuk syuting, hanya butuhkan waktu selama 3 hari, tetapi saya tinggal di Maninjau sekitar 5 hari,” ungkap Lulu.

Sementara itu, sang sutradara merasa bahwa ini adalah film yang sukses, selain mendapat perhatian dari masyarakat, film yang mengangkat kisah hidup dari penulis novel Achmad Fuadi ini masih nongkrong di bioskop tanah air sejak penayangan perdana pada 1 Maret kemarin. “Saya pribadi anggap ini sebagai film yang sukses, karena mendapat respon positif dari masyarakat, terbukti masih nongkrong di bioskop. Dan yang pasti ini film ke-5 saya, sangat cocok dengan judulnya Negeri 5 Menara,” ungkap Affandi.

Audisi Casting Film Stay With Me

CRtv Production House yang merupakan sarana pendidikan dan pelatihan untuk mengembangkan bakat dan talenta melalui model, acting dan dance school akan menggebrak dunia perfiliman lokal dengan mengadakan audisi casting film Stay With Me, 6-8 April di Taman Budaya Medan.

“Kita akan melakukan pencarian bakat untuk para remaja yang memiliki potensi di Medan. Talenta anak Medan sendiri sangat besar, tapi kebanyakan mereka tidak terekspos. Produksi film ini memang baru pertama kita lakukan, nantinya akan kita ambil sekitar 27 pemain sesuai skenario. Film ini disutradarai Indra Taruna yang juga Ketua Artis Sumatera Utara,” kata Syahril Pemilik CRtv Production House, Jumat (22/3).

Film Stay With Me ini, kata Syahril, bercerita tentang kisah kehidupan seorang model yang tomboy yang berusaha dan memperjuangkan keinginannya untuk jadi artis terkenal. Film ini nantinya akan mengambil lokasi syuting dibeberapa tempat di Kota Medan dan tempat pariwisata seperti Berastagi.
“Medan memiliki artis-artis yang hebat dan layak tampil di televisi. CRtv sendiri, bergerak di produksi film, event organizer, divisi manajemen artis dan education training school untuk membangkitkan dan mengembangkan potensi, bakat masyarakat Medan di bidang seni peran,” ujarnya.

Menurutnya, CRtv Production House adalah pendidikan non formal yang semua orang dapat mengikutinya tanpa memandang fisik. “Disini ada kelas akting, model, dan dance. Kelas baru nantinya akan kita buka dipertengahan April 2012 mendatang. Tenaga pengajar nya juga profesional dan tidak sembarangan,” jelasnya.

Selain itu, tambahnya, anak didik akan diberi kesempatan untuk memproduksi film. “Mereka yang menjalani pendidikan di CRtv Production House kurang lebih 2 bulan kita beri kesempatan memproduksi film ini. Karena kita harap, anak-anak yang berbakat dibidang talent benar-benar mendapat pendidikan yang pas,” urainya.

Bahkan, CRtv Production House, akan meluncurkan program baru girl band dan boy band dengan konsep Indonesia asli. “Kita akan mencari remaja yang memiliki bakat nari dan menyanyi, karena kita ingin mengekspos kebudayaan Indonesia lewat tarian. Bakat yang dimiliki akan dikembangkan menjadi investasi besar buat mereka dan CRtv Production House selalu mengedepankan sisi kualitas,” bebernya. (ram/mag-11)