32 C
Medan
Friday, April 10, 2026
Home Blog Page 13788

Pererat Hubungan dengan Warga Tionghoa

Gathering Bersama BSM Tanjungbalai

BANK Syariah Mandiri (BSM) Cabang Pembantu Tanjungbalai adalah salah satu cabang pembantu di bawah koordinasi BSM Cabang Pematangsiantar yang telah dibuka sejak tujuh tahun lalu. Keberadaan BSM Cabang Pembantu Tanjungbalai ini telah   terus- menerus meningkatkan pelayanan terhadap nasabah.
Firmansyah selaku Kepala BSM Cabang Pembantu Tanjungbalai, Kamis (22/3) mengatakan, pihaknya telah melaksanakan business gathering bersama warga Tionghoa di Tanjungbalai. Acara digelar penuh kekeluargaan di Restaurant Bengawan Hotel pada tanggal 27 Februari 2012.

‘’Kita terus meningkatkan pelayanan terhadap nasabah Bank Syariah Mandiri di Tanjungbalai. Salah satu dengan mengadakan acara Business Gathering Etnis Tionghoa yang diadakan di Restaurant Bengawan Hotel pada akhir Februari 2012 lalu,’’ terang Firmansyah.

Acara Business Gathering Etnis Tionghoa ini, lanjut Firmansyah, merupakan salah satu program BSM untuk meningkatkan dan menjalin hubungan yang lebih baik dengan nasabah. ‘’Warga etnis Tionghoa merupakan komunitas yang menguasai hampir 50 persen dari perekonomian Kota Tanjungbalai. Pertemuan ini diharapkan dapat meningkatkan hubungan dengan warga Tionghoa,’’ imbuh Kepala BSM Cabang Pembantu. (*/dmp)

Sembilan Ruko dan Pagar Dibongkar

MEDAN-Tim terpadu Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan membongkar 9 unit bangunan rumah toko (ruko)  di Jalan Rahayu, Kelurahan Bantan, Medan Tembung, karena terbukti tidak memiliki Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB).

Pembongkaran dipimpin langsung Kabid Pemanfaatan dan Tata  Ruang, Ali Tohar. Menurutnya, bangunan tersebut telah melanggar  Perda No 9 Tahun 2002, tentang retribusi Izin Mendirikan Bangunan.

“Sebelumnya, Dinas TRTB Medan telah memberikan surat peringatan kepada pemilik bangunan. Meski telah dilayangkan surat peringatan tiga kali namun tak diindahkan. Itu sebabnya dilakukan pembongkaran paksa,” kata Ali Tohar.

Sementara, proses pembongkaran berjalan aman dan lancar, pemilik  maupun pengawas bangunan tidak berupaya untuk mencegah. Dengan menggunakan martil besar, tim membongkar dinding bangunan berlantai dua tersebut. Setelah  selesai dibongkar,  pekerja diminta untuk tidak melanjutkan pembangunan kembali sebelum memiliki SIMB.

Tim juga membongkar bangunan pagar sepanjang lebih kurang 48 meter, di Jalan Pertiwi, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung. Pembongkaran dilakukan karena tinggi pagar sekitar 3 meter, dipasang dengan kawat berduri dan keadaan tertutup.

“Sesuai ketentuan yang berlaku tinggi pagar tidak boleh melebihi 1,25 meter dan harus terbuka,” jelasnya.
Proses pembongkaran sempat dihalang pemilik pagar.(adl)

Bambang Sekarat Karena Kecelakaan

Bambang Hermanto (20) diboyong ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU dr Pirngadi Medan, Jumat (23/3). Pasalnya, warga Jalan Masjid, Lubukpakam itu sekarat, setelah mengalami kecelakaan di Pasar VIII Tembung beberapa waktu lalu.

Keterangan keluarga Bambang, R Nasution (45), anak bungsu dari tujuh bersaudara itu sebelumnya dirawat di RS Mitra Husada. Namun, karena rumah sakitn tak mempunyai peralatan medis Bambang pun terpaksa dirujuk di RSU dr Pirngadi Medan.

“Kami tak tahu pasti seperti apa kronologis kejadian yang menimpa Bambang. Yang kami tahu Bambang sudah dirujuk ke RSU dr Pirngadi Medan dari RS Mitra Husada,” jelasnya.

Menurutnya, mereka juga tak tahu siapa yang menabraknya.

“Kami dapat informasi dari RS Mitra Husada saat akan dipindahkan ke RSU dr Pirngadi. Pihak rumah sakit menelpon saya menggunakan handphone Bambang,” sebutnya.

Bambang sudah tiga kali pindah rumah sakit, namun tetap tak sadarkan diri dengan kondisi patah tulang pada tangan, kepala bocor dan wajah lebam.
Seorang petugas medis di RSU dr Pirngadi Medan mengatakan, Bambang harus diperiksa intensif untuk mengetahui pasti dimana saja luka dan rasa sakitnya. Setelah dilakukan pemeriksaan, kepala korban juga harus di-scanning. (jon)

Gambara Photo Award 2012

MEDAN-Komunitas budaya visual dan fotografer nasional Gambara kembali mengadakan Photo Award dengan tema Flores Bangkit.

Pulau Flores yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur  sangat terkenal dengan pulau komodonya. Selain itu masyarakat Flores yang terdiri dari berbagai etnis dengan perbedaan budaya dan bahasa yang beragam sangat rentan dengan konflik, tetapi pada kenyataannya masyarakatnya tenang dan damai dengan memegang teguh prinsip Bhinneka Tunggal Ika. “Perbedaan ini merupakan realitas hidup yang jauh dari gambaran kita, mereka sangat ramah, dan saling menghargai, inilah yang ingin kita beritahukan ke masyarakat melalui foto,” ungkap Project Director Gambara Award, Trisakti Simorangkir, yang didampingi oleh Oscar Matuloh (Dewan juri) dan Riza Marlon (Dewan juri) dalam acara Konferensi Pers Gambara Photo Award 2012 dan Peluncuran Buku Gambara Nias.

Gambara Award 2012, diharapkan adapat mendulang sukses pada Gambara Award 2011 yang mengangkat tema Solidaritas Untuk Nias 6 Tahun Pasca Tsunami yang diikuti oleh ribuan pecinta fotografi yang ada di Indonesia. Bahkan, melalui program ini, banyak terekam sejarah yang selama ini tidak diketahui.

“Seperti situs sejarah atau artefak yang saat ini tidak diketahui keberadaaanya, kita bisa merekam ini, dan berbagai kebiasaan sosial dari masyarakat Nias yang tidak diketahui oleh masyarakat pada umumnya,” tambah Trisakti.

Sebagai kota pertama dalam peluncuran Gambara Photo Award 2012 dan buku Gambara Nias, diharapkan masyarakat dapat berpartisipasi dalam ajang ini.

“Ini bukan ajang kompetisi, tetapi juga untuk menyentuh kepekaan, karena itu diharapkan perasn serta masyarakat terutama fotografer jurnalis dapat berperan serta,” ungkap salah satu dewan juri, Oscar Motulah.

Selain peraihan award, Gambara Roadshow di Medan ini juga merupakan acara yang istimewa, karena akan ada diadakan talkshow mengenai artefak Sumatera Utara yang saat ini berada di luar negeri.

“Yang menjadi pembicara langsung dari Indonesia dan Sumut, pada 25 Maret mendatang di Swissbell medan,” ungkap Riza Marlon yang juga anggota Dewan juri Flores Bangkit.

Selain Talkshow tentang artefak, kehadiran mereka juga untuk peluncuran buku Gambara Nias, presentasi dari galeri foto jurnalistik mengenai pembuatan buku Batak: Perjalanan ke Tanah Leluhur.

Dalam project ini, setiap fotografer diharapkan dapat mengupload foto ke www.gambara.co.id hingga 8 Juli 2012, dengan tema kehidupan disekitar kita (yang tidak harus berasal dari Flores). Setiap peserta mengupload foto maksimal 5 buah dengan kategori Landscape, People, Arsitektur, Human Interest, dan Budaya. Dalam seleksi, akan terpilih 20 finalis untuk dibawa ke Flores pada 22 September hingga 1 Oktober 2012 mendatang, sehingga dapat mengabadikan kehidupan sosial masyarakat setempat. (ram)

Lindungi Masyarakat Banyak Manfaat

Wali Kota Siantar Sambut Kakanwil Jiwasraya Sumut-Aceh

WALI Kota Pematang Siantar, Hulman Sitorus SE menyambut kehadiran Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Sumut-Aceh Rotua Pasaribu di rumah dinas Wali Kota Pematang Siantar, Selasa (13/3).

Hulman dalam pertemuan penuh kekeluargaan itu didampingi Asisten III Kesra Setda Kota Pematang Siantar Leonardo H Simanjuntak dan Kabag Umum Setda Kota Pematang Siantar Daniel Siregar.

Sedangkan Rotua membawa tim manajemen PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Kanwil Sumut-Aceh yakni Kabag Operasional Zainal Arifin dan Kabag Pertanggungan Febriana Koswara.

Hadir juga Instruktur Ediwardo Ritonga, Pematang Siantar Branch Manager  Junaidi Sitepu, Kasi Operasional Marganda dan Posman Sibarani.
Saat bertemu Wali Kota Pematang Siantar, Rotua Pasaribu memperkenalkan diri sebagai Kakanwil baru di PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang membawahi dua provinsi sekaligus yakni Sumatera Utara dan Aceh.

Rotua menyebut Jiwasraya sebagai satu-satunya perusahaan milik negara yang berdiri selama 152 tahun. ‘’Jiwasraya berusaha memperkuat bisnisnya dengan mempererat hubungan kepada pemerintah daerah,’’ kata Rotua dalam siaran pers di Medan, Rabu (21/3).
Untuk itu, Rotua berharap lembaga yang dipimpinnya mendapat dukungan dalam memberikan perlindungan asuransi bagi masyarakat dari semua kalangan di Pematang Siantar.

Menanggapi itu, Wali Kota Pematang Siantar Hulman Sitorus SE menyambut baik kedatangan rombongan Jiwasraya, Ia pun memberi kesempatan kepada Jiwasraya untuk mengembangkan asuransi di Pematang Siantar sehingga dapat memberi banyak manfaat kepada masyarakat Pematang Siantar. (*/dmp)

STIPAP Seleksi Mahasiswa Baru

MEDAN-Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Agrobisnis Perkebunan (STIPAP)  Medan membuka seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk tahun ajaran 2012-2013.

“Saat ini kita tengah melakukan seleksi gelombang pertama terhadap 137 pendaftar. Hanya saja seleksi awal ini baru diikuti oleh 91 calon mahasiswa, sedangkan selebihnya tidak bisa mengikuti ujian kemungkinantengah konsen mempersiapkan UN di sekolahnya, dan harus mengikuti seleksi pada gelombang berikutnya atau pada gelombang II yang akan berlangsung pada awal Mei nanti,”  kata Pembantu Ketua III Bidang Kemahasiswaan STIPAP, Sulthon Parinduri.

Menurut Sulthon ada tiga tahapan seleksi yang harus dilalui calon mahasiswa. Seleksi pertama calon mahasiswa harus menjalani uji pengetahuan diantaranya yakni psikotes, matematika, dan bahasa Inggris dasar.

Sedangkan seleksi tahap dua mahasiswa harus menjalani uji kesehaan yakni tes postur tubuh, pria minimal memiiki tinggi badan 160 cm  dan wanita 155 cm, serta menjalani medical check up.

“Uji terakhir atau tahap III yakni uji fisik dan jasamani dengan proses lari, push up, sit up dan uji ketahanan fisik lainnnya,”terang Sulthon.
Testing tiga tahapan ini dilakukan untuk mendapatkan calon mahasiswa yang memenuhi standar baik pengetahuan, kesehatan maupun fisik.
Setidaknya, sambungnya, pemenuhan standar ini sesuai dengan kebutuhan perusahaan perkebunan yang membutuhkan SDM yang berkualitas tamatan STIPAP.

“Setidaknya hingga saat ini dari 240 mahasiswa yang akan diwisuda, 30 diantaranya telah terikat kontrak kerja dengan beberapa perusahaan perkebunan besar yang ada di Indonesia. Sesuai target kita saat wisuda nanti yakni 90 persen mahasiswa sudah memiliki ikatan kerja khususnya dengan perusahaan perkebunan,”ucapnya.

Sulthon juga mengakui, beberapa tahun belakangan jumlah pendaftar di STIPAP terus mengalami peningkatan, dimana untuk tahun 2011 lalu jumlah peserta mencapai 700 calon mahasiswa.

“Untuk tahun ini kita tetap memberikan peluang besar bagi calon pendaftar namun tetap kita batasi hanya 260 mahasiswa saja. Karena sesuai dengan tujuan, bahwa STIPAP bukan hanya mencari kuantitas atau jumlah peserta didik yang besar saja, namun juga menciptkan tamatan yang berkualitas,”ungkap Sulthon.  (uma)

Jangan Abaikan Perawatan Seputar Mata

Perawatan diseputar area mata penting dilakukan untuk mendukung penampilan para wanita. Problem yang paling sering terjadi pada kulit seputar mata adalah kantung mata, kelopak mata sembab, kerutan, hingga lingkaran hitam.

Namun masih banyak wanita yang melupakan perawatan di seputar area mata ini. Padahal di bagian matalah yang pertama akan menampakkan tanda-tanda penuaan.

“Kulit di daerah mata memang sangat tipis, sensitif, dan kandungan kelembabannya paling rendah dibanding bagian wajah lainnya. Pada daerah seputar mata ini juga muncul kerutan yang mengering akibat pertambahan usia yang menunjukkan tanda-tanda penuaan. Kurang tidur atau terlalu lama di depan komputer juga menyebabkan mata lelah dan muncul lingkaran hitam,” kata Dokter dan Konsultan di Klinik Perawatan Wajah VZ Skin Care Jalan Dr. Mansyur Medan, dr Dara Caprina.

Perlu diketahui, kata Dara, otot mata yang bergerak sekurang-kurangnya 100.000 kali dalam sehari, akan memudahkan munculnya kerutan, garis halus, lingkaran gelap di kantung mata, mata yang nampak sembab dan tidak segar. “Jadi untuk perawatannya sendiri dapat dilakukan dengan vz eye treatment, agar masalah tadi berkurang dan mata menjadi lebih segar,” ujarnya.

Treatment ini sendiri, tambahnya, dengan melakukan pijatan lembut diseputar daerah mata, mengoleskan serum phytogen, yaitu serum herbal yang bermanfaat untuk mengilangkan lingkaran hitam dan menggunakan eye collagen yang berfungsi untuk mencerahkan kulit di sekitar mata dan pemakaian masker mata yang mengandung green tea serta cucumber extract untuk revitalisasi kulit di sekitar mata. Masker mata didiamkan selama “15 menit setelah itu diangkat dan dibersihkan,” ungkapnya.

Namun yang lebih penting dalam treatment ini adalah penggunaan alat utrasonic eye treatment yang berguna mempercepat dan memaksimalkan penyerapan serum di kulit serta melancarkan aliran darah di sekitar mata. Dengan lancarnya aliran darah, kantung mata yang terjadi karena kelelahan atau sinar matahari bisa dikurangi.

“Selain itu, kita juga dapat melakukan perawatan ringan untuk daerah seputaran mata di rumah seperti penggunaan mentimun atau tomat yang ditempelkan di kelopak mata. Ini juga bisa mengurangi permasalahan pada seputaran mata yang kerap dialami wanita. Tapi perawatan ke klinik kecantikan juga sangat penting dilakukan minimal 2 minggu sekali,” beber Dara. (mag-11)

Afterplay tak Kalah Penting

Saat keinginan berhubungan seks hadir, biasanya Anda akan langsung melakukannya bersama pasangan tercinta. Tapi pernah nggak, Anda seperti merasakan hubungan seksual yang Anda jalani dengan pasangan seakan tanpa kesan yang berarti?

Misalnya, selesai bercinta, gairah yang mengebu-gebu telah surut, seolah-olah begitu hasrat terpenuhi, semuanya pun berakhir begitu saja. Seperti tanpa kesan berarti.

Seks yang dilakukan dengan cepat, bahkan hubungan seks yang terlalu cepat dilakukan umumnya hanya akan mengarah Anda dan pasangan pada rasa bosan.

Anda dan pasangan memerlukan variasi dalam hal berhubungan seksual, yang tujuannya tentu untuk menghindari kebosanan.
Anda dan pasangan bisa melakukan beberapa tips berikut ini, untuk mengatasi rasa bosan dalam hal hubungan seksual.

  1. Awalnya Anda dan pasangan harus membersihkan pikiran dari segala permasalah yang ada. Buatlah pikiran dan tubuh berada pada kondisi yang rileks, keinginan untuk menjalin kebersamaan pun juga akan lebih terarah.
  2. Coba untuk melakukan mandi bersama. Kemudian putar lagu romantis. Kebiasaan buruk yang selalu ingin cepat-cepat berhubungan seks, biasanya tidak akan memikirkan untuk melakukan foreplay. Padahal, foreplay atau pemanasan adalah pengantar hubungan seks yang dasyat.
  3. Mulailah dengan saling memberikan sentuhan, pijatan mesra, lalu berlanjut dengan ciuman. Konon ciuman membuat kita merasa lebih intim dari pada hubungan seks itu sendiri. Saat bercumbu, atur nafas agar selaras dengannya.
  4. Selanjutnya cobalah jelajahi tubuh pasangan Anda, begitu pula sebaliknya. Dengan demikian, Anda dan pasangan bisa mengetahui sejumlah daerah sensitive masing-masing.
  5. Usai bercinta, jangan langsung meninggalkan area permainan. Jalani afterplay dengan berbagai aktifitas seperti pelukan, kecupan dan dekapan mesra. Aktifitas afterplay ini tak kalah penting untuk menghangatkan hubungan dan memberi kesan positif pada hubungan cinta Anda. (bbs/net)

Pangko Hanudnas Yakin Medan Bisa Lebih Maju

Pisah Sambut Pangkosek Hanudnas III

Acara jamuan makan malam, Rabu (21/3) di rumah dinas Wali Kota Medan dihadiri sejumlah unsur forum omunikasi pimpinan daerah, diantaranya Wakil Wali Kota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin Msi, Kajari Medan, Dandim Medan, Kapolresta Medan, Dewan Kota, unsur pimpinan DPRD Medan, Sekda Medan, Ir Syaiful Bahri, Dewan Kota, para pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Dalam sambutannya, Rahudman mengatakan selamat datang kepada Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional, Marsda JFP Sitompul dalam rangka serah terima jabatan Pangkosek Hanudnas III Medan dari Marsekal Pertama, Bonar Hutagaol SH  kepada Letkol Yuyuk Sutikna SE.
“Mudah-mudahan selama di Kota Medan mendapat ketenangan dan kenyamanan,” katanya.

Dia mengucapkan, terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Marsekal Pertama Bonar Hutagaol SH, yang telah  memberikan pengabdiannya begitu besar untuk turut serta membangun Kota Medan, khususnya dalam bidang kekuatan pertahanan negara.
“Dedikasi yang beliau berikan diakui mampu mendukung terwujudnya tatanan kehidupan sosial dan teritorial yang aman, tertib, tentram dan damai di Kota Medan yang kita cintai ini,” ucapnya.

Untuk Pangkosek yang baru, Letkol penerbang Yuyuk Sutikna SE menyatakan, kiranya betah bertugas di Kota Medan. Perlu diketahui, Kota Medan saat ini berpenduduk 2,7 juta jiwa dengan karakteristik penduduk yang multi etnis.  Secara ekonomi, Kota Medan didukung kegiatan ekonomi dengan Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp78,23 triliun.

Menurut Rahudman, Kemajuan ekonomi Kota Medan telah menjadikannya sebagai kota metropolitan. Dengan kondisi ini, sekaligus menjadi motor penggerak utama perekonomian di Provinsi Sumut dengan volume keluar masuk barang dan penumpang yang besar serta meningkatnya jumlah komuter.

“Kondisi itu membuktikan Kota Medan layak menyandang predikat sebagai pintu gerbang Indonesia bagian Barat,” sebutnya.
Setelah menyampaikan sambutannya, Rahudman memberikan ulos kepada Panglima Pertahanan Udara Nasional JFP Sitompul dan Pangkosek yang baru Letkol Penerbang Yuyuk Sutikna SE.

Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional JFP Sitompul mengaku sangat mengapresiasi atas perhatian Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM dalam kegiatan pisah sambut pertukaran Pangkosek Hanudnas III Medan, dari Marsekal Pertama Bonar Hutagaol SH kepada Letkol Penerbang Yuyuk Sutikna SE.

“Saya merasa yakin Kota Medan bisa lebih berkembang ke depan di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM, mengingat kerja kerasnya cukup tinggi,” ujarnya.

Dia mengatakan, Kosekhanudnas III Medan merupakan satu komando pelaksana operasi pertahanan udara nasional yang bertugas menyelenggarakan dan mengendalikan operasi pertahanan udara dalam rangka menegakkan kedaulatan negara di udara serta melindungi objek vital nasional yang berada di wilayah sotoritas mulai dari Provinsi Jambi, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Nangro Aceh Darusalam. Karena itu, Kosekhanudnas III Medan memiliki posisi yang sangat starategis di wilayah Batas Indonesia.

“Sesuai mekanisme sistem pertahanan udara nasional, Pangkosek Hanudnas III Medanmenerima pelimpahan wewenang dari panglima Kohanudnas untuk melaksanakakan pengendalian dalam penyelenggaraan operasi pertahanan udara di wilayahnya serta pembinaan kesiapan dan kemampuan unsur-unsur hanud (pertahanan udara, Red), baik aktif maupun pasif di jajarannya,” paparnya.

Lebih lanjut, dia menyebutkan, dalam melaksanakan pengamatan udara, Kosekhanudnas III Medan mengoperasikan satuan-satuan radar hanud serta menjalin kerjasama dengan unsur radar sipil, seperti Dephub yang berada di bandara-bandara serta melakukan koordinasi dengan tentara udara negara tetangga dalam bentuk kerjasama informasi. (adl)

Intinya Jalin Komunikasi

Marsekal Pertama Bonar Hutagaol SH mengatakan Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM sangat luar biasa. Tanpa Rahudman jadi Wali Kota Medan, tentunya tidak mungkin bisa berkumpul di pendopo rumah dinas Wali Kota Medan.

Dalam kesempatan itu, Marsekal Pertama Bonar Hutagaol SH izin berpamitan pamitan kepada Wali Kota Medan serta jajarannya yang sudah bekerja keras memajukan pembangunan di ibukota Propinsi Sumut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Medan atas pelebaran jalan sekitar Bandara Polonia Medan sebagai wujud kerja keras memajukan pembangunan Kota Medan,” sebutnya.

Bonar Hutagaol juga mengatakan, sangat berterima kasih kepada warga dan pemerintah daerah, yang selama ini terjalin komunikasi sehingga dapat mudah mengemban tugas di Kota Medan.

“Semua bisa terlaksana karena komunikasi sangat penting di negara ini. Baik itu terhadap negara tetangga, kita juga selalu jalin komunikasi dan kerja sama. Malah kita saling komunikasi kalau ada terjadi pelanggaran udara,” ujarnya.

Dia menyebutkan, dengan adanya komunikas yang baik, banyak yang bisa diciptakan untuk kemaslahatan masyarakat.
“Bangun komunikasi dengan seluruh pihak, demi mewujudkan pembangunan daerah yang baik ,” katanya.  (adl)

/ketfoto:
istimewa for sumut pos
BERSAMA: Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM, Wakil Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin MSi pose bersama Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional JFP Sitompul beserta istri, Pangkosek Hanudnas III Medan, Letkol Penerbang Yuyuk Sutikna dan istri,  Marsekal Pertama  Bonar Hutagaol SH dan istri serta Sekda Kota Medan, Ir Syaiful Bahri.

Tertibkan Pedagang di Jalan Sutomo Ujung

083197077xxx

Yth Bapak wali kota/Kasat Pol PP Kota Medan mohon ditinjau dan ditertibkan kembali Jalan Sutomo Tugu yang sudah dikuasai lagi sama pedagang kaki lima dan diduga dimanfaatkan sejumlah oknum OKP untuk menjual lapak-lapak di badan jalan mulai dari pukul 23.00 WIB sampai pagi. Kami pengguna jalan resah karena macet total setiap pagi. Mohon ditertibkan, terima kasih.

Kami Teruskan

Terima kasih atas informasinya. Lapor-an ini akan kami teruskan ke dinas terkait dalam hal ini Dinas Sat Pol PP Kota Medan berkoordinasi dengan Muspika terkait untuk ditindak lanjuti.

Budi Haryono
Kabag Humas Pemko Medan

Segala Sesuatunya Harus Transparan

Segala sesuatunya harus transparan. Kalau memang tidak ada apa-apanya, mana mungkin penertiban itu tebang pi-lih. Kalau memang mau ditertibkan, harus ditertibkan semua. Jangan seperti itu. Katanya lagi, yang tidak ditertibkan itu ada semacam retribusi. Ini harus jelas, retribusi apa dan siapa yang mengutip?

Hubungannya secara langsung adalah pada kinerja Pemko Medan. Artinya, de-ngan hal-hal yang semestinya tidak terjadi ini, citra Kota Medan akan semakin menurun. Kita ketahui, dalam laporan pertanggungjawaban Pemko Medan pada Paripurna beberapa waktu lalu, pelayanan publik bagi masyarakat masih belum memuaskan.

Jangan sampai hal ini semakin memperburuk. Kita selalu ingin Pemko Medan memberikan yang terbaik bagi masyarakatnya. Ini demi penataan Kota Medan ke depan, yang digadang-gadang oleh Wali Kota Medan. Saat ini, dalam upaya penataan Kota Medan, kinerja yang ada sudah menunjukkan hasil.

Sabar Syamsurya Sitepu
Wakil Ketua DPRD Kota Medan