26 C
Medan
Friday, April 10, 2026
Home Blog Page 13793

KONI Sumut Pertahankan Tim Sepak Bola dan Futsal

Pemain Bisa Diganti jika Meninggal Dunia atau Ada Surat Pengunduran Diri

MEDAN-Pupus sudah mimpi kepengurusan PSSI Sumut versi Darwin Syamsul yang ingin mengambil alih sekaligus merombak tim sepak bola dan tim futsal yang akan berlaga pada PON XVIII mendatang.

Ini terkait dengan kebijakan KONI Sumut yang ingin mempertahankan tim sepak bola dan tim futsal yang telah terbentuk sejak 25 Juni 2010 itu.
Ketua Harian KONI Sumut, John Lubis kemarin mengatakan pihaknya sebenarnya tak ingin ikut campur dalam pusaran permasalahan yang ada di tubuh PSSI Sumut sekarang ini. Namun mengingat ini berkaitan dengan penyelenggaraan PON XVIII, maka KONI Sumut tak ingin masalah yang terjadi itu mengganggu persiapan para atlet.

“Tim PON ini kan kita yang menjalankan dan mendanainya. Semua cabang sudah kita daftarkan atletnya. Ada dua tahap yakni lewat jalur entry by number dan selanjutnya entry by name. Nah, saat ini baru tahap entry by number. Jadi dengan tim yang sudah cukup lama dibentuk dan digembleng kita akan pertahankan tim itu,” ujarnya, Rabu (21/3) kemarin menanggapi kabar adanya upaya merombak skuad yang sudah ada.

Menurut John Lubis, para pemain yang didaftarkan tentu tidak bisa diganggu gugat. Kecuali memang ada beberapa hal yang membuat atlet tersebut tidak bisa turun bertanding. “Sebenarnya dari peraturannya pemain yang sudah didaftarkan sudah mutlak. Jika kita mau menggantinya bisa-bisa saja tapi alasannya harus kuat. Cedera misalnya. Tapi sebenarnya peraturannya sangat ketat untuk itu bahwa atlet baru bisa diganti jika dia meninggal dunia. Artinya perjuangan atlet meloloskan tim ke PON itu harus dihargai,” tambah John.

Hal itu sebenarnya diberlakukan agar Pengprov-pengprov cabang olahraga tidak seenaknya mengganti atlet. “Peraturan itu gunanya untuk menghempang adanya kebijakan Pengprov soal suka atau tidak suka. Jadi kalau pun memang atlet tersebut akan diganti dengan yang lain harus dilampirkan surat pengunduran diri dari atlet yang bersangkutan,” tambahnya.

Lebih lanjut menurut John pihaknya tak ingin terlibat dalam konflik yang ada. “Kita tidak ingin ikut kemelut antara pengurus PSSI Sumut dengan pihak lain. Memang sampai saat ini KONI Sumut belum merekomendasikan PSSI Sumut dibawah kepemimpinan Darwin. Masalah PSSI Sumut itu masih masuk dalam Badan Arbitrase Nasional Indonesia. Jika nantinya mereka diakui, maka KONI Sumut siap mendukung. Tapi jika tidak, maka mereka jangan memaksakan kehendak,” pungkas Jhon Lubis. (mag-18/jun)

Warga Tioghoa Gelar Kejuaran Catur Gajah

LUBUK PAKAM-Warga keturunan Tionghoa yang bermukim di Lubuk Pakam akan mengelar kejuaran catur gajah laupa Xiang Qi Cup IV yang bertempat di Car Park Panitia Laupa Club Jalan T.Fahruddin Lubuk Pakam, Sabtu (24/3) – Selasa (3/4) mendatang.

Untuk pelaksanan kegiatan kejuaran itu, unsur panitia kejuaran melakukan audensi ke Camat Lubuk Pakam, Drs.Citra Efendy Capah M.SP, Jum’at (16/3) lalu. hadir pada audensi itu, Ketua Panitia Pelaksana Laupa Xioang Qi Cup IV, Kok Siong didampingi Hasan Halim dan Kok Fen  selaku Komisi Pertandingan dan Bendahara.

Bahkan dalam laporannya, kejuaraan kali ini akan diikuti sekira 60 peserta dari berbagai kecamatan di Deli Serdang dan Kabupaten Serdang Bedagai, dimana panitia membagi dua katagori peserta Senior (A) dan Junior (B).

Seperti kegiatan sebelumnya panitia telah menyiapkan hadiah berupa Tropy, Tabanas dan souvenir  untuk Senior dan Junior.Kejuaraan itu direncanakan akan dihadiri oleh KONI Deli Serdang, Ketua Percasi DS, Pengurus Xiang Qi Profinsi Sumut dan Wasit Internasional Xiang Qi.
Kok Fen selaku Bendahara Panitia dalam kesempatan yang sama menyatakan, kalau pihaknya bertekad untuk menggelar kejuaraan ini untuk melestarikan olah raga tradisionil ini juga menyentuh pada masyarakat umum dan pelajar. Kemudian untuk menjauhkan regenerasi dari ancaman bahaya narkoba dan bentuk kenakalan kriminal lainnya.

Disebutkan, selain warga keturunan keturunan tionghoa, Kejuaraan Xiang Qi (Catur Gajah) diikuti oleh warga pribumi.”Pada kejuaraan Tiongkok Xiang Qi (RRC) Tahun 2010, Laupa Club telah mengirim dutanya  Muhamad Ali (Angik) warga Indonesia asli,” Kok Fen.(btr)

Sasa Zecevic Stres

MEDAN-Stopper PSMS Sasa Zecevic yang masih berada di negara asalnya Siberia, mengaku stres karena tak kunjung menerima gaji dari manajemen di Medan. Sementara, Markus dkk yang berada di Mess Kebun Bunga sudah mendapat uang cicilan gaji dari manajemen sekitar Rp10 jutaan, dari kewajiban manajemen yang menunggak hingga hampir tiga bulan gaji pemain.

Dari percakapan di social network Facebook, Sasa berharap uang yang diakui manajemen sudah dikirimkan ke rekeningnya masuk tepat waktu. “I hope money will come on time… I can buy ticket…,” ujar sepenggal kalimatnya, Kamis (22/3) pagi.

Menunggu kiriman gaji yang berusaha dicicil pihak manajemen ini memang diakui Sasa membuatnya uring-uringan, sementara fans di Medan juga sudah sangat merindukannya. “Sabar… Saya sama stres… I hope money will come on time… I can buy ticket… Soon I will come, when I will back…,” katanya.
Hingga saat ini, jadwal kepulangan stopper jangkung itu masih tak dapat diprediksi. Meski, Selasa (20/3) malam Sasa sudah kembali mengirimkan nomor rekening baru yang diperlukan manajemen untuk mengirimkan uang cicilan gaji.

Pelatih PSMS sementara Suharto AD mengatakan, manager PSMS telah mendapatkan nomor rekening baru dari Sasa. “Jadi, Rabu (21/3) siang manajemen sudah mengirimkan kembali cicilan gaji kepadanya. Manajemen juga sudah mendesak Sasa agar segera balik ke sini,” tuturnya, Kamis (22/3).

Menurut manager PSMS, Sasa sudah menerima uang pinjaman tersebut dan saat ini sedang mencari-cari tiket dan jadwal yang tepat untuk kembali bergabung dengan tim. “Sudah dipastikan dan ditanya kapan bisa pulang. Tapi Sasa masih car-cari tiket,” jelasnya.

Sementara, kepulangan Sasa juga sangat diharapkan Suharto. “Kalau memang dia sudah dijadwalkan pulang. Kita harap, ia bisa pulang besok (Hari ini) paling lambat,” tegasnya.

“Pasalnya, jika lewat waktu itu, kita tak yakin dia mampu melakukan recovery fisik untuk bisa memperkuat tim saat menjamu PSPS Pekanbaru nanti,” tambah Suharto.

Selain recovery fisik, ada hal yang lebih penting yang tak bisa ditinggalkan pemain menghadapi laga dalam waktu dekat. “Kalau dia datang terlalu lama, atau terlalu dekat dengan waktu pertandingan, takutnya dia tak bisa menguasai taktik yang sudah dibangun dalam tim selama latihan yang sudah digelar,” tutur Suharto lagi.

“Karena itu kita juga sudah melakukan antisipasi dengan mempersiapkan gantinya. Kita sudah persiapkan Ramadhan untuk mengisi posisi Sasa yang masih  belum memberi  kepastian,” tambah Suharto. (saz)

Olympiysky Dilengkapi 500 Kamera

KIEV – Stadion Olympiysky terpilih sebagai final Euro 2012 (1/7). Tidak heran apabila stadion yang saat Euro berkapasitas lebih dari 70 ribu penonton itu dilengkapi dengan sarana terbaik. Kamera misalnya. Olympisky telah meng-install lebih dari 500 kamera !

Normalnya, jumlah kamera di stadion Eropa hanya puluhan. Apalagi stadion di Indonesia yang paling-paling hanya belasan. Timur Kondratiev, direktur pelaksana Olympiysky, mengatakan apabila tiga perempat dari kamera dialokasikan di sekeliling lapangan.

“Sekitar 360 kamera akan meng-cover area lapangan, sedangkan lainnya di tribun penonton dan pintu-pintu masuk stadion,” kata Kondratiev kepada Kyiv Post.

“Semakin banyak kamera semakin bagus karena hal-hal detail yang terjadi di area stadion bisa terpantau,” sambungnya.

Banyaknya kamera sekaligus membantu tugas petugas keamanan mengawasi gerak-gerik penonton yang mungkin berulah. Sebagai catatan, pertandingan Euro di Olympiysky sedikitnya akan dikawal 1.500 polisi. Jumlahnya ditambah menjadi 7 ribu personel untuk final.Itu belum termasuk volunteer atau relawan yang disebar di semua area stadion. (dns/jpnn)

Pemain India Tewas di Lapangan

NEW DELHI – Seorang pesepakbola lokal India tewas setelah tak sadarkan diri di lapangan. Pesepakbola itu diketahui bernama D Venkatesh berusia 27 tahun dan bermain di klub Bangalore Mars.

Tragedi tersebut terjadi di menit-menit akhir pertandingan antara Bangalore Mars kontra South Western Railway di Stadion Sepak Bola Bangalore, Selasa (22/3) lalu.

D Venkatesh, yang baru masuk sebagai pemain pengganti di paruh kedua laga, tiba-tiba terjatuh di lapangan dan tidak sadarkan diri. Dengan diagnosis henti jantung mendadak. Ia langsung dilarikan dari stadion ke rumah sakit untuk mendapat perawatan lebih menyeluruh.

Sialnya, tidak ada ambulans yang dipersiapkan di stadion tersebut. Rekan-rekan setim Venkatesh terpaksa menyewa tuk-tuk (sejenis kendaraan bermotor mirip dengan angkutan bajaj—red) untuk membawanya ke rumah sakit setempat.

Nyawa Venkatesh rupanya sudah tidak tertolong lagi. Sesampainya di rumah sakit, pemain berusia 27 tahun itu dinyatakan meninggal dunia.
“Venkatesh turun sebagai pemain pengganti untuk klubnya di babak kedua laga melawan Western Railway di partai Divisi ‘A’ Distrik Bangalore dan pingsan beberapa saat sebelum pertandingan berakhir,” kata All India Football Federation (AIFF) di situs resminya yang dikutip Reuters. (net)

Thunder Puncaki Barat

OKLAHOMA CITY – Dengan diperkuat point guard veteran Derek Fisher, Oklahoma City Thunder berhasil menekuk tamunya LA Clippers 114-91 di Chesapeake Energy Arena.

Kunci keberhasilan Thunder adalah menutup ruang gerak center andalan Clippers Blake Griffin. Griffin tidak berhasil membuat satu dunk pun dan hanya mengemas tujuh poin dari 33 menit penampilannya.

Selain itu, kemenangan Thunder juga diraih berkat penampilan gemilang Kevin Durrant dan Russell Westbrook. Durrant menjadi pencetak angka terbanyak di pertandingan itu dengan 32 poin plus sembilan rebound, sementara Westbrook menambah dengan 19 angka.

Mengenakan kostum bernomor 37, sesuai usianya, Fisher tampil selama 20 menit dan membukukan lima poin, satu assist, dan satu rebound. Saat laga tersisa 6 menit 13 detik lagi di kuarter keempat, eks point guard LA Lakers ini berhasil menceploskan tiga angka untuk membawa Thunder unggul 100-81.
Sekitar dua menit kemudian, pelatih Clippers Vinny Del Nigro memutuskan memasukkan para pemain cadangan tanda menyerah. Chris Paul sukses menyumbang double-double dengan 13 poin dan 10 assist. Shooting guard Randy Foye ikut menyumbang 23 angka bagi Clippers.

Ini merupakan kekalahan tandang keenam Clippers dari delapan laga tandang terakhir. Secara total, rekor tandang Clippers adalah 11 menang dan 12 kalah. Kini mereka mencatat rekor 26 menang dan 20 kalah serta menempati peringkat enam Wilayah Barat. Sementara Thunder kokoh di posisi pertama Wilayah Barat dengan rekor 35-12. (bbs/jpnn)

Button Makin Pede

KUALA LUMPUR – Balapan Formula One (F1) seri kedua akan berlangsung di Malaysia. Jenson Button percaya diri (pede) bisa meraih kemenangan dua kali secara beruntun.

McLaren memang membuat kejutan besar di Grand Prix Australia. Button berhasil meraih kemenangan pada serie pembuka F1 musim ini.  Sedangkan Lewis Hamilton menempati peringkat ketiga dibelakang Sebastian Vettel ada di peringkat kedua.

Kendati McLaren mendominasi jalannya lomba di Melbourne, tapi Button masih mewaspadai sejumlah tim yang bisa menjadi ganjalan Tim Silver Arrows dalam meraih kemenangan kedua kali secara beruntun.

“Saya rasa hasil lomba menunjukkan ada beberapa tim papan atas di Formula One, dan saya rasa kami bisa mengharapkan mereka untuk bertarung dalam meraih kemenangan di Malaysia,” tegas Button. “Dua pembalap Red Bull sangat cepat pada saat lomba. Selain itu, kami juga harus mewaspadai tim lain seperti Mercedes dan Lotus yang bisa sangat cepat dalam lomba pekan ini,” lanjutnya.

“Namun, kami tidak akan bersantai dan kami siap balapan di Malaysia untuk pertarungan yang sangat ketat,” tandas pembalap asal Inggris tersebut dilansir dari Autosport, Kamis (22/3). (bbs/jpnn)

Sutomo vs Wahidin, Final Ulangan

MEDAN-Turnamen Basket Antar SMP Piala Lions Club 2012 memasuki babak akhir. Dua tim terbaik Sutomo 1 dan Wahidin akhirnya bersua di final, Jumat (23/3) hari ini di GOR Angsapura, Jalan Logam Medan. Ini merupakan final ulangan tahun lalu. Ketika itu Sutomo 1 yang keluar sebagai pemenang.

Wahidin tentu tak ingin jatuh dua kali. Pelatih Wahidin, Okiem siap melakukan revans kepada musuh bebuyutannya itu. “Sutomo 1 punya materi yang bagus tahun ini. Bahkan mungkin lebih baik dari kami. Tapi tidak berarti kita akan menyerah. Tahun lalu kami  kalah. Kami tentu akan berusaha memenangkan pertarungan kali ini,” ujarnya.

Tak berbeda dengan timnya, Sutomo 1 juga menerapkan strategi full pressure. “Mereka juga pakai full pressure. Sama seperti kami. Agar lawan tidak leluasa untuk masuk ke area pertahanan kami,” lanjutnya.

Keperkasaan Wahidin pantas diperhitungkan Sutomo 1. Terlihat dari laga semifinal, Kamis (22/3) kemarin saat menumbangkan SMP Wiyata Dharma. Bermaterikan Tommy, Suhendra, Tommy Halim, Edison dan Anggrezy, Wahidin tak terbendung meski sempat tertinggal 9-16 di kuarter awal. Tambahan 13 angka di kuarter dua sekaligus memacetkan keran angka lawan yang hanya mampu menambah tiga angka membuat Wahidin berbalik memimpin.
Dua kuarter tersisa, duel berlangsung ketat. Terutama di kuarter pamungkas, Wiyata terus menjaga selisih angka tidak menjauh dari 10 angka lewat aksi John Albert yang melesat cepat menerobos zona lawan. Lay up Edy mengakhiri perjuangan Wiyata 48-60.

Laga semifinal lainnya, Sutomo 1 yang sejak awal diunggulkan tak terlalu kesulitan menumbangkan Methodist 2.

Diawali three point shoot kapten tim Gerry, seterusnya Sutomo 1 melesat meninggalkan Methodist 2. 30 angka diciptakan Kevin dkk di kuarter awal. Sementara Methodist 2 yang dimotori Michael hanya 11 kali menorehkan poin yang didominasi dari free throw.

Kuarter berikutnya, Methodist 2 mencoba bangkit. Tim besutan Jenny ini menggalang pertahanan ketat dan kerap memenangkan pertarungan rebound. Leonardo, Erick, Jordan, Salvian dan Michael memperkecil selisih 18-37.

Namun dua kuarter berikutnya, Sutomo 1 semakin menggila menambah angka. Selain Jason, Anthony juga tampil produktif membawa Sutomo 1 memimpin 52-28 sebelum akhirnya mengakhiri laga 65-41 untuk tiket final.

Pelatih Sutomo 1, Heru Minardi mengatakan lawannya di final kali ini memang tak lagi asing. Namun pihaknya mewaspadai tiga pemain Wahidin yang dianggap mengancam timnya dan akan mendapat perhatian ekstra. (mag-18)

Warga Tioghoa Gelar Kejuaran Catur Gajah

LUBUK PAKAM-Warga keturunan Tionghoa yang bermukim di Lubuk Pakam akan mengelar kejuaran catur gajah laupa Xiang Qi Cup IV yang bertempat di Car Park Panitia Laupa Club Jalan T.Fahruddin Lubuk Pakam, Sabtu (24/3) – Selasa (3/4) mendatang.

Untuk pelaksanan kegiatan kejuaran itu, unsur panitia kejuaran melakukan audensi ke Camat Lubuk Pakam, Drs.Citra Efendy Capah M.SP, Jum’at (16/3) lalu. hadir pada audensi itu, Ketua Panitia Pelaksana Laupa Xioang Qi Cup IV, Kok Siong didampingi Hasan Halim dan Kok Fen  selaku Komisi Pertandingan dan Bendahara.

Bahkan dalam laporannya, kejuaraan kali ini akan diikuti sekira 60 peserta dari berbagai kecamatan di Deli Serdang dan Kabupaten Serdang Bedagai, dimana panitia membagi dua katagori peserta Senior (A) dan Junior (B).

Seperti kegiatan sebelumnya panitia telah menyiapkan hadiah berupa Tropy, Tabanas dan souvenir  untuk Senior dan Junior.Kejuaraan itu direncanakan akan dihadiri oleh KONI Deli Serdang, Ketua Percasi DS, Pengurus Xiang Qi Profinsi Sumut dan Wasit Internasional Xiang Qi.

Kok Fen selaku Bendahara Panitia dalam kesempatan yang sama menyatakan, kalau pihaknya bertekad untuk menggelar kejuaraan ini untuk melestarikan olah raga tradisionil ini juga menyentuh pada masyarakat umum dan pelajar. Kemudian untuk menjauhkan regenerasi dari ancaman bahaya narkoba dan bentuk kenakalan kriminal lainnya.

Disebutkan, selain warga keturunan keturunan tionghoa, Kejuaraan Xiang Qi (Catur Gajah) diikuti oleh warga pribumi.”Pada kejuaraan Tiongkok Xiang Qi (RRC) Tahun 2010, Laupa Club telah mengirim dutanya  Muhamad Ali (Angik) warga Indonesia asli,” Kok Fen.(btr)

Mike Tyson Kejutkan Rossie O’Donnell

DI ulang tahunnya yang ke-50 tahun, Rossie O’Donnell mendapat kejutan manis dari Mike Tyson. Mantan juara tinju kelas berat itu muncul ruang atas Paris Club Studio di Chicago pada Senin malam (19/3).

Ketika kue sudah disajikan, Tyson memimpin banyak orang untuk menyanyikan lagu Happy Birthday. Mantan petinju berusia 45 tahun tersebut juga turut membawa serta istri, anak dan keponakannya.

Tyson juga sempat memposting status di twitter jika dia senang berada di pesta tersebut. Posting itupun langsung di reply oleh Rossie dengan: “I will be there – u r quite lovely with such an open heart – ur family is beautiful – so r u – xxx see u in Vegas!!!”

Di acara ulang tahunnya, Rossie O’Donnell turut mengundang sang tunangan Michelle Rounds, staf dari acara The Rossie Show. Acara ulang tahun ke-50 itu diawali dengan pembatalan program The Rossie Show supaya tim produksi acara tersebut bisa mempunyai banyak waktu.

Dilansir melalui People, acara ulang tahun tersebut akan ditayangkan di acara talk show milik Rossie. Selain itu, wanita berambut gelap ini juga terlihat menyanyikan ulang lagu Sixteen Candless berjudul Don’t Stop Believing dan Jesse’s Girl. (bbs/jpnn)