29 C
Medan
Tuesday, April 7, 2026
Home Blog Page 1380

Imbauan Jelang Puncak Haji, Kurangi Ibadah Sunnah di Luar Hotel

RAMAI JAMAAH: Ribuan jamaah dari berbagai negara di dunia memadati masjidil haram jelang puncak haji.istimewa/sumut pos.

MAKKAH, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Arab Saudi memutuskan Idul Adha jatuh pada 28 Juni 2023. Itu artinya, jamaah haji bakal melakoni ibadah puncak, yaitu wukuf di padang Arafah pada 27 Juni atau satu pekan lagi. Pergerakan jamaah untuk prosesi puncak haji akan dimulai pada 8 Zulhijah 1444 H atau 26 Juni 2023.

Pada tanggal itu, jamaah haji akan diberangkatkan dari Makkah menuju Arafah. Pada 9 Zulhijah (27 Juni), jamaah akan wukuf di Arafah dan pada 10 Zulhijah (28 Juni) jamaah sudah bertolak untuk mabit di Mina selama dua sampai tiga hari untuk melempar jumrah.

“Wukuf di Padang Arafah berdasarkan hasil lembaga atau sidang isbat di badan Saudi memutuskan, insyaa Allah tanggal 9 Zulhijjah atau tanggal 27 Juni 2023. Informasinya sudah kami publish,” kata Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Khalilurrahman, di Makkah, kemarin.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, kata dia, mengingatkan kepada jamaah bahwa puncak haji tahun ini bertepatan dengan musim kemarau, suhu di Mekkah dan Arafah bisa mencapai 45 derajat Celsius dan jamaah diimbau tidak banyak ke luar ketika menjelang wukuf. “Misalnya lima hari sebelum wukuf, jamaah jangan banyak ke luar dari hotel, diharapkan semua jamaah haji istirahat total dari aktivitas fisik yang berlebihan,” katanya.

Kemudian ketika di Arafah, lanjut dia, diharapkan jamaah haji lebih banyak ibadah, karena tujuan mereka tiba di Arafah untuk ibadah. Jika tetap melakukan aktivitas fisik berlebihan dan banyak ke luar, kata Khalilurrahman, dikhawatirkan akan menghambat kondisi jamaah haji saat wukuf. “Jadi jangan banyak aktivitas ke luar karena itu akan mengurangi energi mereka dan bisa mempengaruhi kondisi jasmani mereka,” katanya.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan Liliek Marhaendro Susilo di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah juga meminta jamaah, khususnya yang lansia dan beresiko tinggi, lebih banyak di dalam hotel serta mengurangi aktivitas ibadah sunnah di luar hotel. Liliek mengatakan, petugas kesehatan terus melakukan skrining kondisi kesehatan jamaah. Rata-rata ada 50 orang jamaah di setiap kloter yang kategori beresiko tinggi dan masuk kategori safari wukuf.

Safari wukuf adalah layanan khusus untuk jamaah haji yang sakit saat pelaksanaan wukuf di Padang Arafah nanti. Mereka tidak melaksanakan wukuf bersama rombongan kloternya di tenda-tenda. Tetapi melakukan wukuf dari mobil yang diparkir di area Arafah. Untuk jamaah yang sakit lumayan parah, berada di mobil ambulan. Sedangkan jamaah yang agak mendingan, di mobil kesehatan lainnya.

Liliek mengatakan, di Makkah saat ini suhunya cukup tinggi. Jamaah berisiko tinggi diharapkan untuk tidak sering terpapar sinar matahari. “Cukup beraktivitas di penginapan saja. Ibadah juga kan ada di hotelnya,” katanya.

Selain itu ibadah sunnah juga bisa mulai dikurangi. Tujuannya adalah untuk menghemat tenaga jelang puncak ibadah haji.

Dia menjelaskan di Arafah nanti, ada tenda untuk pos kesehatan. Tenda kesehatan itu bisa melakukan perawatan sampai 20 ranjang. Diantaranya yang perlu perawatan biasanya jamaah yang terkena serangan heat stroke. Selain itu juga ada tenda pos kesehatan satelit yang berjumlah lima titik. “Di pos besar, fasilitasnya lebih lengkap,” jelasnya.

Sementara di pos kesehatan satelit, tidak terlalu lengkap. Karena tugasnya hanya untuk pemeriksaan kesehatan sementara. Jika ada jamaah yang memerlukan kesehatan lebih lanjut, dirujuk ke pos kesehatan utama atau pos kesehatan besar.

Dari tanah air, Kementerian Agama menyampaikan selama di Arafah, Mudzalifah, dan Mina, jamaah mendapatkan sejumlah menu siap saji. Koordinator Media Center Haji (MCH) PPIH Pusat Dodo Murtado mengatakan, menu tersebut diantaranya adalah mangut lele, rendang ayam, rendang daging, semur, dan gulai ikan. “Selain itu juga ada sajian bubur kacang hijau, kacang merah, dan ketan hitam,” jelasnya di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta kemarin.

Dodo mengatakan, sajian menu nusantara selama masa puncak haji itu, disiapkan oleh Masyariq atau Muassasah. Bukan oleh penyedia katering selama jamaah tinggal di hotel. Untuk memastikan cita rasa dan kualitas makanan, petugas dari PPIH Arab Saudi sudah melakukan uji rasa (meal test) olahannya.

Dodo mengatakan sampai dengan 19 Juni pukul 24.00 WIB, jumlah jamaah haji yang wafat mencapai 91 orang. Perinciannya adalah 56 orang meninggal di Makkah. Lalu ada 32 orang meninggal di Madinah dan tiga orang wafat di Jeddah. Untuk suhu di Makkah berkisar 32 derajat celcius sampai 42 derajat celcius.

Dia juga menyampaikan 19 Juni lalu, Menag Yaqut Cholil Qoumas bertolak ke Arab Saudi untuk menghadiri Muktamar Taisir. Muktamar itu untuk membahas fiqih ibadah haji dan diikuti Menteri Agama seluruh dunia. “Menteri Agama juga memanfaatkan waktu untuk mengecek persiapan menjelang puncak ibadah haji,” katanya.

Kepada para jamaah, Yaqut berpesan supaya fokus menjaga kesehatannya. “Jamaah diminta menghemat energi menyambut puncak ibadah haji,” tuturnya.

Diantaranya adalah mengurangi ibadah sunnah, supaya tidak kelelahan. Kemudian juga menjaga asupan makanan serta istirahat yang cukup dan teratur. Termasuk juga mengkonsumsi air minum untuk mencegah dehidrasi.

Yaqut juga merespon positif adanya layanan mobil golf untuk mobilisasi jamaah dari tenda menuju jamarat di Mina. Dia mengatakan mobil golf itu merupakan evaluasi dari penyelenggaraan haji sebelumnya. Kemenag menilai jarak dari tenda jamaah ke jamarat cukup jauh. Usulan layanan mobil golf sejatinya sudah sejak tahun lalu. Tetapi baru bisa diwujudkan tahun ini, sebanyak 15 unit mobil golf. (wan/jpg)

Turunkan Angka Stunting, Bobby Nasution Mendorong dari Perencanaan & Anggaran yang Tepat

PERNYATAAN: Wali Kota Medan Bobby Nasution didampingi Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu, menyaksikan Penandatanganan Surat Pernyataan Komitmen Pelaksanaan Percepatan Penurunan Stunting di Kota Medan di Hotel Santika Dyandra Premiere Medan, Rabu (21/6/2023). 

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Guna mendorong percepatan penurunan angka stunting, Wali Kota Medan Bobby Nasution terus mendorong kolaborasi antar perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan dengan para pemangku kepentingan.

 Rabu (21/6/2023), Pemko Medan menggelar Rembuk Stunting Tingkat Kota Medan Tahun 2023 sekaligus Penandatanganan Surat Pernyataan Komitmen Pelaksanaan Percepatan Penurunan Stunting di Kota Medan di Hotel Santika Dyandra Premiere Medan.

 Melalui kegiatan yang dilakukan tersebut, Bobby Nasution berharap agar target nasional prevalensi stunting sebesar 14 persen di tahun 2024 dapat terwujud. Optimisme menantu Presiden Joko Widodo tidak berlebihan, sebab penanganan yang dilakukan selama ini telah menunjukkan penurunan angka stunting di Kota Medan.

 Terbukti di tahun 2021, angka stunting di Kota Medan tercatat sebanyak 550 balita. Setelah penanganan masif dilakukan, angka stunting menurun menjadi 364 balita di Agustus 2022. Angka stunting yang disebabkan gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi ini kembali mengalami penurun menjadi 298 balita di Februari 2023.

 “Atas penurunan angka stunting ini, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemko Medan dan seluruh stakeholder yang telah berkolaborasi membantu Pemko Medan dalam menurunkan angka stunting di Kota Medan,” kata Bobby Nasution saat membuka Rembuk Stunting Tingkat Kota Medan Tahun 2023 sekaligus Penandatanganan Surat Pernyataan Komitmen Pelaksanaan Percepatan Penurunan Stunting di Kota Medan tersebut.

 Dalam melakukan penanganan dan penurunan stunting, kata Bobby Nasution yang hadir didampingi Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu, harus dimulai dari perencanaan dan anggaran yang tepat. Apalagi, penanganan stunting di beberapa kelurahan ada yang menggunakan dana kelurahan guna mendukung percepatan penurunan angka stunting.

 Di samping itu, menantu Presiden Joko Widodo ini minta kepada seluruh kelurahan dan kecamatan untuk kembali melakukan kroscek terhadap pemanfaatan dan penyebaran stunting ini. Diingatkannya, meskipun balita yang terkena stunting umumnya berasal dari keluarga tidak mampu namun tidak tertutup kemungkinan balita yang berasal dari keluarga mampu juga berisiko terkena stunting akibat kurangnya edukasi.

 Sebelumnya, Wakil Wali Kota Medan H Aulia Rachman sekaligus Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di Kota Medan dalam laporannya menyampaikan, tujuan dari pelaksanaan percepatan stunting adalah untuk mencapai target nasional prevalensi stunting sebesar 14 persen pada tahun 2024 yang dilakukan secara bersama-sama antar perangkat daerah penanggung jawab dan lintas sektoral. Di Kota Medan sendiri, ungkapnya, jumlah balita stunting secara umum mengalami penurunan setiap tahunnya.

 Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Medan, sebut Aulia, jumlah anak stunting di Februari 2022 sebanyak 550 balita dan mengalami penurunan di Agustus menjadi 364 balita. Di Februari 2023, jumlah balita stunting di Kota Medan kembali mengalami penurunan menjadi 298 balita atau sebesar 0,19 persen.

 “Selama tahun 2022, telah disusun rencana program maupun kegiatan intervensi penurunan stunting terintegrasi terdiri atas 15 program, 16 kegiatan dan 29 sub kegiatan yang dilaksanakan oleh 11 perangkat daerah dan 36 kelurahan,”  jelas Aulia Rachman.

 Tidak itu saja, bilang Aulia, Pemko Medan juga melakukan inovasi untuk menambahkan kegiatan intervensi efektif lainnya dengan melakukan sejumlah inovasi di sepanjang tahun 2022 seperti Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS) Kota Medan, Goes to Campus Cegah Stunting, Pondok Gizi Cegah stunting (Ceting), Si Kodak (Sistem Kolaborasi Dana Kelurahan), Bedah Rumah Keluarga Balita Stunting.

 Kemudian, kata Aulia, kecamatan juga melakukan inovasi untuk penanganan stunting di antaranya Kecamatan Medan Deli  dengan mengusung DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting), POTA CETING (Pojok Tanaman Cegah Stunting), KECAP CETING (Kesehatan Calon Pengantin Cegah Stunting), GO TU AS CETING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), AMAN BESTI (Anak Medan Deli Cegah Stunting).

 Dalam acara tersebut, Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu selanjutnya menandatangani Surat Pernyataan Komitmen Pelaksanaan Percepatan Penurunan Stunting di Kota Medan. Selain itu, Wakil Wali Kota Medan H Aulia Rachman, Sekda Wiriya Alrahman, Ketua DPRD Kota Medan Hasyim SE, Kepala Bappeda Benny Iskandar,  Kadis Kesehatan Kota Medan dr Taufik Ririansyah, Kadis Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Benny Iskandar Nasution, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Laksamana Putra Siregar, Kadis Kominfo Arrahmaan Pane, Kadis Sosial Khoiruddin Rangkuti, Plt Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Agus Suryono ikut melakukan penandatanganan.

 Begitu juga dengan Kadis Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat (P3APM) dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Edliaty, Kadis Perumahan Kawasan dan Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang Endar Sutan Lubis, Camat Medan Labuhan Khairun Nasyir, Lurah Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan Roy Sulaiman Batubara, PT. Pelindo dan Ketua PD Aisyiyah Kota Medan Kholisanni Nasution. (rel)

BCA Resmikan Gedung Baru KCU Bukit Barisan

GUNTING PITA: Direktur BCA Frengky Chandra Kusuma (2 kanan), Direktur BCA Lianawaty Suwono (2 kiri), Kepala OJK Regional 5 Sumut Bambang Mukti Riady (2 kanan), Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia wilayah Sumut Yura Djalins (tengah), Deputi Direktur Pengawasan LJK OJK Kantor Regional 5 Sumut Anton Purba (3 kanan), Kepala BCA Kantor Wilayah V Iwan Santoso Narto (kanan), dan Kepala BCA KCU Bukit Barisan Lily Siaw (kiri) gunting pita gedung baru KCU Bukit Barisan. (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kantor cabang merupakan salah satu bagian yang tidak terpisahkan dari sebuah layanan perbankan karena menjadi tempat berinteraksi antara nasabah atau calon nasabah dan insan perbankan. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sebagai bagian dari perbankan nasional pun mencermati kebutuhan kantor cabang yang memadai bagi nasabah.

Upaya menghadirkan service excellence tersebut dihadirkan oleh BCA melalui peresmian gedung baru Kantor Cabang Utama (KCU) Bukit Barisan, Medan.

Seremoni peresmian gedung baru KCU Bukit Barisan dihadiri oleh Direktur BCA Frengky Chandra Kusuma dan Lianawaty Suwono, Kepala OJK Regional 5 Sumatera Utara Bambang Mukti Riady, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia wilayah Sumatera Utara Yura Djalins, Deputi Direktur Pengawasan LJK OJK Kantor Regional 5 Sumatera Utara Anton Purba, Kepala BCA Kantor Wilayah V Iwan Santoso Narto, Kepala BCA KCU Bukit Barisan Lily Siaw, bersama segenap manajemen BCA lainnya di Medan, pada Senin (19/6).

“Konsistensi BCA dalam mewujudkan visi service excellence kepada nasabah kali ini diwujudkan melalui kehadiran gedung baru BCA KCU Bukit Barisan. Hari ini, secara resmi KCU Bukit Barisan beroperasi dan melayani kebutuhan transaksi perbankan nasabah. Kehadiran gedung baru ini akan memberikan layanan yang mudah, aman dan nyaman bagi nasabah dan calon nasabah yang ada di Medan,” ujar Frengky Chandra Kusuma.

BCA KCU Bukit Barisan merupakan kantor cabang BCA pertama di kota Medan yang telah melayani nasabah sejak 4 November 2002. Untuk memberikan layanan lebih baik kepada nasabah, perseroan melakukan renovasi agar dapat memberikan layanan lebih baik kepada nasabah, seperti banking hall yang lebih lega dan parkir yang lebih luas.

Berlokasi di titik nol kota Medan, BCA KCU Bukit Barisan berada dekat dengan Lapangan Merdeka, Kantor Pos, Bank Indonesia, pusat perbelanjaan, maupun hotel berbintang.

Kehadiran KCU Bukit Barisan menjadi sebuah jawaban bagi nasabah BCA di kawasan Medan yang membutuhkan layanan perbankan yang mudah dan dinamis.

Gedung baru BCA KCU Bukit Barisan ini menempati lahan seluas 2.840 m2 dan memiliki tiga lantai dengan satu lantai semi basement, serta area parkir yang luas. Kantor cabang yang baru ini memiliki banking hall yang luas dan memiliki beragam fasilitas, termasuk di antaranya CS Digital untuk penggantian kartu ATM, e-service untuk mencetak atau mengganti buku tabungan, STAR Teller untuk transaksi teller melalui mesin, hingga lounge Prioritas, membuat transaksi menjadi semakin memadai.

“Peresmian gedung baru ini sekiranya dapat lebih mengoptimalkan pelayanan kepada para nasabah setia BCA maupun calon nasabah BCA di Medan. BCA berterimakasih dan mengapresiasi atas dukungan yang diberikan sehingga peresmian KCU BCA Bukit Barisan pada hari ini dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan rencana,” tutup Frengky. (dek)

Drumband Sumut Bakal Pusatkan Latihan di Siosar

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengprov PDBI Sumut akan memusatkan latihan persiapan atlet drumband Sumut ke PON XXI/2024 Aceh Sumut di training camp Siosar. Dengan berlatih di Siosar, diharapkan akan meningkatkan kemampuan fisik atlet.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Pengprov PDBI Sumut, H. Baharuddin Siagian diwakili Wakil Ketua 1 Pengprov PDBI Sumut, Apri Sugiarto didampingi Sekretaris Pengprov PDBI Sumut, Fachrur Razi di Posko Publikasi PON XXI/2024 Wilayah Sumut, Selasa (20/6).

“Peningkatan kemampuan fisik sangat penting, karena dari 17 nomor yang akan dipertandingkan di PON 2024, 15 nomor pertandingan membutuhkan kemampuan fisik yang prima. Dalam meningkatkan fisik atlet akan berlatih beban, dan berlatih di Siosar,” kata Apri Sugiarto.

“Berlatih di dataran tinggi dikatakan sangat baik, Siosar dengan ketinggian 1.750 MDPL, bahkan lebih baik dan lebih tinggi dari daerah Pengalengan di Jabar,” tambah Apri.

PDBI Sumut saat ini mempersiapkan 22 atlet mengikuti Pelatda. Meski, belum Pelatda penuh, para atlet mulai Jumat sampai Minggu dipanggil ke Medan latihan gabungan di kawasan Astaka. Kemampuan atlet drumband Sumut dikatakan cukup merata sehingga berasal dari berbagai kabupaten/kota. “Sebab itu setiap Jumat hingga Minggu atlet latihan bersama di Medan, pada hari lainnya berlatih di daerah masing-masing,” ungkap Apri.

Atlet Pelatda drumband Sumut akan ditangani enam orang pelatih, merupakan hasil seleksi dari Porprovsu dimana terjaring 100 atlet, sehingga PDBI Sumut SDM atlet yang cukup dan memiliki tiga lapis atlet.

Dari 17 nomor yang dipertandingkan, PDBI Sumut menargetkan untuk meraih 7 medali emas di PON 2024. Target medali dibidik dari nomor LBJP (5 emas plus 1 perak), LKKB (2 emas 2 perak), dan LBB dan Unjuk Gelar masing-masing ditargetkan perunggu.

Target 7 emas jauh lebih besar daripada Raihan emas PON Jabar, dimana drumband Sumut saat itu mempersembahkan 2 emas, 2 perak, dan 2 perunggu. Namun, Apri memperkirakan sejumlah provinsi akan menjadi rival Sumut dalam mewujudkan target, diantaranya DIY, Jatim dan Jabar.

Dalam mempersiapkan tim drumband Sumut, PDBI Sumut melakukan tahapan-tahapan seperti pembentukan character building, menerapkan sport science, melibatkan ahli gizi, terapi.masseur dan psikolog secara berkala.

Dikatakan, meski sebagai tuan rumah mendapat wildcard lolos PON, PDBI tetap akan mengikuti sejumlah kejuaraan yang menjadi babak kualifikasi PON, baik di Jabar dan Jogja. “Kita tetap ikut babak kualifikasi, dalam memantau kemampuan lawan,” sebutnya.

Sementara itu, Wasping KONI Sumut, Sofyan Mengapresiasi persiapan PDBI Sumut yang dipimpin H Baharuddin Siagian. “Menurut saya persiapan drumband Sumut luar biasa, apalagi dipimpin langsung Kadisporasu,” kata Sofyan.

PDBI Sumut bahkan sudah membawa atlet berlatih di training camp Siosar, dan nantinya latihan Pelatda penuh nantinya akan dilakukan ke Siosar. (dek)

PGN Usung Gas Bumi Sebagai Energi Transisi Dalam Pembangunan Infrastruktur Gas Bumi di IKN

BALIKPAPAN, SUMUTPOS.CO – PT PGN Tbk sebagai Subholding Gas Pertamina mendukung program strategis pemerintah dalam mengembangkan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur dan penyediaan energi yang bersih di IKN. PGN menerapkan kesetimbangan dari Tiga Pilar (Trilema) Energi dalam utilisasi gas bumi di IKN di mana gas bumi memiliki peran sebagai energi transisi menuju target Net Zero Emission.

Trilema Energi meliputi Energy Security (Secure& reliable), Energy Equity (Affordable& Available), dan Environmental Sustainability (Green& Clean). Dengan prinsip Energy Security, PGN mengelola pasokan energi dalam negeri yang distribusikan secara luas dan efektif, serta menjaga kehandalan infrastruktur energi untuk memenuhi kebutuhan masa kini dan masa depan.

Energy Equity, PGN ingin menciptakan kemudahan akses dan keterjangkauan pasokan gas bumi untuk masyarakat. Kemudian Environmental Sustainability, PGN menciptakan pemanfaatan energi gas bumi yang bersih dan ramah lingkungan.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Achmad Muchtasyar, mengungkapkan dalam Puncak Acara Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023 bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, bahwa pembangunan infrastruktur gas bumi oleh PGN dilaksanakan secara bertahap menjadi 5 (lima) tahapan pada area pengembangan IKN, berdasarkan tahapan pertumbuhan penduduk yang ditetapkan oleh Bappenas. Pembangunan ditujukan untuk pemenuhan energi sektor komersial dan rumah tangga.

“Pada tahap 1 dan tahap 2, pembangunan infrastruktur gas di IKN akan memanfaatkan moda beyond pipeline yaitu CNG atau LNG dan disebut dengan skenario bridging. Sedangkan pada tahap 3 hingga tahap 5, akan menggunakan pipa penyalur yang sumber gasnya berasal dari Pipa Senipah – Balikpapan sebagai skenario utama,” papar Achmad, (11/6/2023).

PGN telah merambah wilayah Kalimantan Timur dalam utilisasi gas bumi, sehingga dalam pengembangannya dapat menjangkau IKN. Di wilayah Kalimantan Timur, PGN mengelola penyaluran gas secara terintegrasi meliputi Pipa Transmisi Senipah-Balikpapan (konstruksi 2022-2023), jargas Kota Samarinda, Jargas Kabupaten Kutai Kartanegara, Jargas Kota Bontang, Jargas Kota Balikpapan, Pipa Transmisi Tanjung Santan-KM53-SKG Bontang, SPBG Balikpapan, LNG Filling Station Bontang, dan LNG Retail ke Industri dan Komersial yang dimulai 2023.

Potensi demand gas bumi di IKN kurang lebih 12,6 BBTUD sampai dengan tahap 5 dan dapat menyumbang penurunan emisi CO2 mencapai 45.852 Ton CO² per tahun.

Achmad melanjutkan, untuk suplai gas di IKN, PGN akan menyediakan dari Lapangan Gas Kalimantan Timur yang dialirkan melalui pipa PGN Senipah-Balikpapan. Kemudian dapat menggunakam LNG Filling Station milik PGN dengan kapasitas 12,8 BBTUD dengan alokasi gas yang masih tersedia sebesar 4 – 7 BBTUD.

Sedangkan SPBG Balikpapan dioperasikan oleh Pertamina Retail memiliki kapasitas 1 BBTUD, dengan kapasitas yang masih tersedia sebesar 0,2 – 0,4 BBTUD. PGN juga memiliki alokasi LNG Kayan sebesar 5 BBTUD, alokasi yang masih tersedia sebesar 2,5 BBTUD.

Pemenuhan gas bumi di IKN oleh PGN mengacu pada Kebijakan Energi IKN Berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022, IKN direncanakan menggunakan “campuran gas hydrogen dan gas alam” sebagai sumber dari gas kota agar sejalan dengan visi IKN dengan konsep net zero emission.

“PGN selaku pelaksana penugasan Pertamina untuk pengembangan gas di IKN, siap berkolaborasi dengan Otorita IKN serta stakeholder lain untuk mengembangkan gas bumi di IKN secara khusus. PGN juga siap melayani dan menyalurkan gas bumi untuk sektor yang lainnya, di wilayah Kalimantan Timur,” ujar Achmad.

Gas bumi merupakan energi transisi yang lebih bersih dan ramah lingkungan, pemanfaatan gas bumi di IKN membawa manfaat positif serta, sejalan dengan visi Indonesia menuju Net Zero Emission pada tahun 2060.

“Gas bumi menghasilkan emisi CO2 yang lebih rendah dibanding dengan BBM. Selain itu, gas bumi berasal dari dalam negeri, maka devisa negara untuk kebutuhan impor energi dapat dihemat. Terakhir, konsumen akan mendapatkan produk dan layanan energi yang praktis, handal, nyaman dan aman. Harga gas juga lebih kompetitif dibanding energi lainnya,” tutup Achmad. (rel/ram)

Bank Muamalat Terima Pembayaran Sertifikasi Halal

SALAMAN: Direktur Keuangan dan Strategi PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Suhendar (kiri) dan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Muhammad Aqil Irham (kanan) bersalaman saat penandatanganan perjanjian kerja sama pembayaran sertifikasi halal di Jakarta, Senin (19/6/2023).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk ditunjuk oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) sebagai bank penerima pembayaran sertifikasi halal.

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Muamalat Suhendar mengatakan, pelaku usaha yang ingin melakukan pembayaran pengurusan sertifikasi halal dapat membayar melalui aplikasi mobile banking Muamalat DIN. Kerja sama ini juga diharapkan dapat meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK), Fee Based Income (FBI) perseroan, serta pertumbuhan jumlah customer baru.

“Kami berkomitmen untuk memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam melakukan pembayaran sertifikat halal yang efisien dan aman via Muamalat DIN. Adapun bagi Bank Muamalat, diharapkan jumlah nasabah baru dapat bertumbuh dan berdampak positif terhadap peningkatan DPK dan FBI,” ujarnya.

Untuk dapat melakukan pembayaran, pelaku usaha terlebih dahulu harus menjadi nasabah Bank Muamalat. Setelah itu, nasabah mengunduh aplikasi Muamalat DIN dan login. Selanjutnya, nasabah memilih menu “Bayar dan Isi Ulang” kemudian “Bayar”, pilih BPJPH, masukkan nomor akun virtual, dan terakhir konfirmasi Transaction Identification Number (TIN).

Suhendar menambahkan bahwa pembayaran sertifikasi halal melalui Muamalat DIN memberikan fleksibilitas bagi nasabah individual karena menu BPJPH langsung ditampilkan di bagian depan menu pembayaran. Selain itu, untuk nasabah non-individual atau korporasi pun diberikan kemudahan dimana Bank Muamalat menyediakan kanal pembayaran SKN/RTGS, transfer online, BI Fast dan counter teller untuk pembayaran sertifikasi halal.

Sebagai informasi, saat ini lebih dari 90% transaksi nasabah perseroan sudah dilakukan melalui kanal digital dimana mayoritas melalui aplikasi Muamalat DIN. Per 31 Maret 2023, total pengguna aplikasi Muamalat DIN tercatat sekitar 400 ribu. Angka ini meningkat 23,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pionir bank syariah di Tanah Air ini juga telah meluncurkan fitur-fitur terbaru di aplikasi Muamalat DIN. Di antaranya Digital Customer On Board dimana calon nasabah Bank Muamalat dapat membuka rekening baru melalui aplikasi Muamalat DIN di smartphone tanpa perlu datang ke kantor cabang.

Sebagai informasi, BPJPH adalah lembaga pemerintah di Indonesia yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan sistem jaminan produk halal. Didirikan pada 11 Oktober 2017 berdasarkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH), BPJPH memiliki sejumlah kewenangan dalam penyelenggaraan JPH. Selain menerbitkan dan mencabut sertifikat halal, BPJPH juga bertugas untuk merumuskan dan menetapkan kebijakan JPH, menetapkan norma, standar, prosedur, dan kriteria JPH, melakukan registrasi sertifikat halal pada produk luar negeri, melakukan sosialisasi, edukasi, dan publikasi produk halal, melakukan akreditasi terhadap LPH. Juga, melakukan registrasi Auditor Halal, melakukan pengawasan terhadap JPH, melakukan pembinaan Auditor Halal, dan melakukan kerja sama dengan lembaga dalam dan luar negeri di bidang penyelenggaraan JPH

BPJPH memulai layanan sertifikasi halal sejak 17 Oktober 2019, sesuai amanat UU Nomor 33 Tahun 2014. Sejak saat itu, pengajuan sertifikat halal dilaksanakan secara satu pintu di BPJPH.

Penerbitan sertifikat halal juga hanya dilakukan oleh BPJPH. Semenjak berdirinya, BPJPH terus melakukan sejumlah upaya percepatan sertifikasi halal untuk menyambut kewajiban bersertifikat halal bagi produk yang beredar dan diperdagangkan di Indonesia yang akan diberlakukan secara bertahap. Penahapan pertama pemberlakuan kewajiban bersertifikat halal tersebut akan dimulai pada Oktober 2024 yang dikenakan bagi produk makanan, minuman, jasa penyembelihan dan hasil sembelihan.

Sejalan dengan semangat Undang Undang Cipta Kerja, salah satu program percepatan sertifikasi halal BPJPH juga menyasar pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) dengan memberikan program Sertifikasi Halal Gratis (Sehati).

Tahun 2023 ini, melalui Program Sehati BPJPH menyediakan 1 juta kuota sertifikat halal gratis bagi UMK. Selain menyediakan fasilitas gratis, Sehati juga memberikan bagi UMK kemudahan dalam melaksanakan sertifikasi halal melalui mekanisme sertifikasi halal self declare, di mana pelaku UMK dibantu dan dibimbing oleh Pendamping Proses Produk Halal (PPH). Mumpung kuota Sehati ini masih tersedia, BPJPH mendorong pelaku UMK untuk bersegera memanfaatkan program ini supaya produknya dapat bersertifikat halal. (rel/ram)

Bawa 2 Kg Sabu, 2 Terdakwa Divonis 14 Tahun Penjara

PUTUSAN: Majelis hakim membacakan putusan terhadap kedua terdakwa kasus sabu secara virtual, Selasa (20/6/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Terdakwa Junaidi alias Juned (36) warga asal Rokan Hilir dan Suroso alias Roso (50) warga asal Asahan divonis masing-masing 14 tahun penjara. Keduanya terbukti bersalah membawa sabu seberat 2 kilogram, dalam sidang virtual di Ruang Cakra 6 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (20/6/2023).

Majelis hakim diketuai As’sad Rahim Lubis dalam amar putusannya menyatakan, perbuatan kedua terdakwa terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) UURI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

“Menjatuhkan pidana kepada para terdakwa masing-masing oleh karenanya dengan pidana penjara 14 tahun dan denda Rp2 miliar, subsider 1 tahun penjara,” tegasnya.

Menurut hakim, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana narkotika. “Hal meringankan, terdakwa bersikap sopan dipersidangan,” kata hakim.

Atas putusan itu, hakim memberikan waktu 7 hari kepada penasehat hukum terdakwa untuk menyatakan menerima atau mengajukan banding. “Hal yang sama juga berlaku untuk penuntut umum,” pungkas hakim seraya mengetuk palu tiga kali.

Vonis hakim lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Erning Kosasih, yang semula menuntut kedua terdakwa masing-masing 17 tahun penjara, denda Rp2 miliar, subsider 1 tahun penjara.

Diketahui, terdakwa Junaidi dan Suroso ditangkap petugas Polda Sumut di Jalan Lintas Sumatera Kelurahan Sentang, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, pada 14 Februari 2023.

Keduanya ditangkap karena membawa sabu seberat 2 kg, menggunakan mobil pick up suruhan dari Parlianto (lidik). Saat ditangkap, petugas menemukan 2 bungkus sabu bertuliskan Guanyinwang dibawah bangku mobil. (man/ram)

Daihatsu Gelar Workshop Goes to Campus di Universitas Gadjah Mada

BERSAMA: Para narasumber berfoto bersama pada acara Daihatsu Goes to Campus di Universitas Gadjah Mada, Sabtu (17/6/2023).

YOGYAKARTA, SUMUTPOS.CO – Sejalan dengan tagline Daihatsu Sahabatku, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) selalu berusaha untuk dekat dan menjadi sahabat bagi masyarakat Indonesia. Salah satu usaha ini diwujudkan dengan komitmennya dalam berpatisipasi aktif meningkatkan kualitas sumber daya manusia bagi masyarakat sekitar melalui penyelenggaraan acara Daihatsu Goes to Campus (DGTC) 2023 yang diselenggarakan perdana di Grha Sabha Pramana, Universitas Gadjah Mada pada Sabtu, 17 Juni 2023, pukul 09:00–17:00 WIB.

Program ini terbuka dan dapat dinikmati oleh masyarakat, khususnya para mahasiswa. Melalui tema Amazing Career Starts Here, program ini bertujuan memberikan edukasi tentang cara mengembangkan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk memasuki dunia kerja. Sehingga, diharapkan dapat menambah pengalaman dan membuka wawasan peserta para mahasiswa agar lebih siap memasuki dunia kerja, serta memilih karir yang tepat sesuai minat dan bakat untuk masa depan lebih baik.

“Program ini merupakan komitmen Daihatsu dalam mencerdaskan bangsa melalui Goes To Campus dengan memberikan edukasi dan gambaran dunia kerja kepada para mahasiswa. Kami berharap, program ini dapat menambah pengetahuan para generasi muda dan membantu mereka memilih karir sesuai impian demi masa depan yang lebih baik, karena mereka adalah harapan dan masa depan bangsa.” ujar Rudy Ardiman, Domestic Marketing Division Head PT Astra Daihatsu Motor.

Pada acara ini, terdapat tiga aktivitas utama, yaitu Seminar tentang persiapan karir bagi mahasiswa, mulai dari tips dan trik bagaimana membuat resume atau CV yang baik, wawancara, hingga pentingnya meningkatkan soft skill yang sering kali diperlukan dalam dunia kerja, seperti jiwa kepemimpinan, etos kerja, serta manajemen waktu.

Acara DGTC 2023 ini juga menghadirkan pembicara yang diisi oleh berbagai kalangan professional, seperti tim Human Resource oleh Daihatsu, ditambah Samuel Ray yang berprofesi content creator HR Professional & Career. Selain itu, Daihatsu juga menghadirkan Bang Ogut yang biasa dikenal sebagai Creatorpreneur, yang aktif membagikan pengalamannya dalam menghasilkan cuan dari media sosial, mulai dari pembuatan konten, hingga digital marketing.

Acara ini juga menyajikan berbagai aktivitas interaktif, serta fasilitas test drive yang yang dapat dinikmati para mahasiswa untuk merasakan serunya berkendara dengan mobil Daihatsu, ditambah fasilitas SIM keliling yang berlaku juga untuk masyarakat umum. Kompetisi dan hiburan juga turut meramaikan acara ini, salah satunya kompetisi band yang menantang peserta dalam melakukan aransemen ulang jingle Daihatsu semenarik mungkin dan membawakan lagu tersebut menurut versi mereka sendiri saat event berlangsung dengan hadiah menarik.

Selain di Yogyakarta, program Daihatsu Goes To Campus 2023, juga akan kunjungi beberapa universitas lainnya, seperti Universitas Indonesia di Depok pada 22 Juni 2023 dan Institut Teknologi Bandung pada 24 Agustus 2023. (rel/ram)