30 C
Medan
Thursday, April 9, 2026
Home Blog Page 13802

Olla Ramlan Tunda Umroh Bareng Aufar

Presenter cantik Olla Ramlan mengaku sangat hati-hati menjalani kasih dengan Muhammad Aufar.  Ia tidak ingin hubungan asmaranya dengan pengusaha kuliner itu diterpa berita tak sedap. Karena itu, ia terpaksa menunda keinginannya pergi umrah bersama Aufar.

“Kemarin pengennya sih bisa berangkat umroh bareng, tapi ditunda dulu. Kalau sudah resmi jadi suami istri baru berangkat haji. Nanti digosipin macem-macem lagi,” kata Olla saat ditemui di Kebon Jeruk, Jakarta, kemarin.

Namun, kini artis asal Banjarmasin ini tak lagi kesepian karena sang kekasih sudah kembali dari Tanah Suci.  Dengan berbinar-binar Olla menceritakan, selama di Tanah Suci, Aufar selalu mendoakannya.

“Mendoakan saya dan anak saya, supaya kami jodoh dan serius ke pernikahan. Kalau saya sih titip doa buat anak,” ujar Olla.
Aufar juga tak lupa memanjatkan doa agar mereka berjodoh hingga ke pernikahan. “Dia berdoa juga supaya kami jodoh dan serius ke pernikahan. Saya nggak mau takabur, jalanin saja,” harap janda Alex Tian itu.

Untuk bisa naik pelaminan, Olla pun sudah membuktikan kesungguhannya. Salah satunya dengan menghapus tato dari tubuhnya sesuai permintaan Aufar.

“Sudah tiga tato yang dihilangkan. Pakai laser nggak langsung hilang tatonya, tapi menunggu sampai lima minggu. Kalau nggak hilang setelah lima minggu, ya dilaser lagi. Ada yang tiga kali laser langsung hilang,” ujar pemilik 14 rajah ini.
Saat ditanya berapa biaya yang dikeluarkan untuk sekali menghilangkan tato, Olla enggan menyebutkan nilainya. Tapi yang pasti biayanya tidak murah.
“Ya, minta diskon lah, malah sampai memohon pada dokter supaya diberi diskon,” kelakar Olla.

Apakah menyesal pernah ditato?  Bintang film Suami-Suami Takut Istri The Movie itu menjawab tidak. “Semuanya proses hidup. Jatuhnya dan segala hal kejelekan kita itu bagian hidup kita. Saya terima konsekuensi untuk dihilangkan, karena saya pernah menatonya,” pungkas ibu dari Sean Michael Alexander ini. (rm/jpnn)

Lady Gaga Difatwa Haram, Konser Jalan Terus

Meski difatwa haram oleh Ketua MUI Kholil Ridwan, konser Lady Gaga yang akan digelar pada 3 Juni, tampaknya tak terpengaruh. Promotor Big Daddy, Michael Rusli, memastikan konser Lady Gaga tak akan dibatalkan meski tokoh MUI memfatwa haram konser tersebut.

Michael menyatakan pihaknya sudah memprediksi akan adanya kabar tersebut.Untuk menyiasatinya, kata Michael, dalam konsernya nanti Gaga akan memakai kostum sesuai kondisi lingkungan setempat. “Lady Gaga itu kan artis yang pintar. Dia cukup tahu budaya apa yang ada di setiap negara. Saya rasa untuk tampil di Asia dia akan lebih sopan dalam berpenampilan. Dia akan lebih konservatif dalam hal busananya,” jelasnya.

Seperti diketahui, Ketua MUI Kholil Ridwan menyatakan haram konser Lady Gaga yang akan digelar 30 Juni mendatang di Gelora Bung Karno Jakarta. Menurut Kholil, Gaga selalu mengenakan busana yang terlalu seksi, mengumbar aurat, dan dianggapnya bisa merusak moral bangsa.

Tak ayal, fatwa itu menuai berbagai macam komentar. Bahkan di twitter, topik Konser Lady Gaga Haram menjadi trending topic. Salah satu musisi Tanah Air yang ikut berkomentar adalah Vidi Aldiano. Ia mengingatkan bahwa fatwa tersebut bukan keputusan resmi MUI. “‘Personal opinion yah bukan MUI nya :),” tulisnya di @vidialdiano, kemarin.  (rm/jpnn)

Teuku Zacky Sibuk Urusi Bisnis

Makin jarang menghiasai layar kaca, Teuku Zacky ternyata kini tengah sibuk menggeluti bisnisnya. Namun, bukan berarti pria berusia 29 tahun itu meninggalkan dunia hiburan.

Suami dari model Ilmira Usmanova itu kini sedang sibuk berbisnis event organizer. Zacky ternyata sudah lima tahun bergelut dengan bisnis event organizer. “Saya sekarang lagi ada bisnis event organizer. Bisnis itu sudah lima tahunan,” ujarnya saat ditemui di Gedung Kesenian Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (19/3).

Meski sibuk berbisnis, bukan berarti ia meninggalkan dunia hiburan. Bahkan Zacky baru saja menyelesaikan satu judul sinetron. “Kemarin baru selesai, terus baru sekitar dua bulanan lagi baru bisa main sinetron karena masih ada jadwal yang lain,” paparnya.
Di kesempatan yang sama,  Teuku Zacky mengaku sangat terhibur dengan pementasan Kabaret Oriental, Anak Emas Juragan Batik. Pementasan yang menggabungkan seni tari, teater, musik, dan lagu dengan sentuhan budaya China peranakan Indonesia itu membuat Zacky jadi ingin kembali bermain teater.

“Seru banget saya sampai ketawa-ketawa juga dan enjoy. Jadi kangen banget pingin main teater lagi,” ungkap Teuku Zacky usai menyaksikan pementasan yang mengangkat cerita tentang keluarga Hwang Cin Hin, pemilik usaha pabrik batik itu.

Kabaret oriental Anak Emas Juragan Batik dipentaskan di Gedung Kesenian Jakarta pada 19-24 Maret 2012 dengan didukung selebritis Sarah Sechan, Uly Hardinansyah, Chintya Lamusu, Bayu Oktara, Ary Kirana, kelompok Sahita serta EKI Dance Company. Pementasan berdurasi 90 menit, melibatkan lebih dari 300 pemain, penari, koreografer, penata artistik dan kru panggung.

“Aku main teater terakhir judulnya Sangkala. Tahun kemarin, yang produseri Mbak Maudy Koesnaedi. Itu juga tentang budaya etnik China, pementasannya kemarin di Graha Bakti Budaya TIM,” sambung Teuku Zacky. (bbs/net)

Peggy Melati Sukma Berharap Dapat Jodoh Lagi

Setelah resmi bercerai dengan suaminya Wisnu Tjandra, artis Peggy Melati Sukma kini memulai lembaran baru dalam kehidupannya. Peggy mengungkapkan keinginannya untuk kembali menjalani kehidupan seperti biasanya. Ia juga tak menutup diri dari kemungkinan untuk datangnya jodoh yang baru. “Jadi kembali kepada kehidupan yang sebelumnya, tapi bukan berarti menutup diri kehidupan yang baru, misalkan nanti ada jodoh lagi dari Allah,” ungkapnya saat ditemui  Selasa (20/3)

Gagal berumah tangga memang cukup menyakitkan bagi Peggy. Namun, ia mengaku tak ingin terlalu larut dalam kesedihan. Peggy pun kini tengah menyibukkan diri mengurus beberapa bisnisnya.  “Setiap manusia kalau sedang menghadapi masalah pasti ada beban ya, kalau masalah itu bisa dihadapi, dilewati dan dilewatkan perlahan-lahan beban itu terangkat, tinggal sekarang mengembalikan diri,” imbuhnya.

Sebelumnya pasca perceraian akhir tahun lalu,  Peggy membuat pengakuan yang mengejutkan. Peggy mengaku telah menjadi istri kedua dari mantan suaminya, Wisnu Tjandra. Mantan suaminya itu menurut Peggy memang telah menikah sebelumnya pada tahun 2000.

Ternyata pada saat menikah dengan Peggy Melati Sukma, Wisnu Tjandra tak membawa berkas-berkas bahwa ia sudah menikah sebelumnya. Peggy  dan Wisnu Tjandra menikah  tahun 2006. Selama pernikahan itu, mereka belum dikaruniai seorang anakpun. Namun ternyata diketahui Wisnu Tjandra memiliki seorang istri bernama Leenda. Wisnu Tjandra telah menikahi Leenda sejak tahun 2000. (bbs/net)

Meneg BUMN Mengamuk di Gerbang Tol

JAKARTA-Pagi masih dingin tapi hati Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan panas menyaksikan 30-an mobil mengantre di pintu masuk tol Semanggi. Pasalnya, dari tiga loket yang tersedia hanya satu yang ada petugasnya.

Kepala Publikasi Kementerian BUMN, Rudi Rusli menceritakan, saat itu jam 06.10 pagi Menteri BUMN Dahlan Iskan hendak pergi rapat ke kantor Garuda Indonesia di kawasan Bandara Soekarno Hatta. Berangkat dari apartemennya, The Capital Residence di kawasan SCBD, Dahlan harus melalui pintu tol Semanggi menuju Slipi. “Itu rapat rutin Selasaan jam 7 pagi di kantor Garuda,” ujarnya.

Namun perjalanannya terhambat karena puluhan mobil mengantre di pintu masuk tol Semanggi. Diperkirakan ada lebih dari 30 mobil yang mengantre di tempat itu. Ini bertentangan dengan instruksi Dahlan agar antrean tol paling panjang lima mobil. “Menteri langsung turun dari mobil untuk mengecek,” ungkapnya.
Di pintu tol itu Dahlan melihat hanya satu loket manual yang dijaga petugas dan satu pintu otomatis yang buka. Dua loket lainnya yang harusnya ada petugasnya ternyata kosong. Dahlan langsung masuk loket itu dan membuang kursi yang ada di situ. Lalu masuk loket satunya dan juga membuang kursinya. “Tidak ada gunanya kursi ini,” kata Dahlan.
Sesaat kemudian Menteri BUMN melihat antrean mobil yang akan masuk tol Semanggi bertambah panjang. Secara cepat dia putuskan membuka penghalang pintu dan minta agar mobil yang antre segera masuk lewat loket yang kosong itu secara gratis. “Lebih dari 100 mobil disuruh lewat begitu saja tanpa bayar,” tambahnya.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar yang kebetulan lewat juga mengaku kaget melihat Dahlan Iskan berdiri mengatur lalu lintas di pintu tol Semanggi. Kebetulan dia akan menjadi tuan rumah rapat rutin BUMN. “Kebetulan saya lewat situ (gerbang tol Semanggi), ternyata ada Pak Dahlan nyuruh saya lewat begitu saja,” kata pria yang tinggal di Simprug itu.

Emir mengaku sempat bingung untuk beberapa saat dan sempat tidak percaya bahwa dirinya bisa masuk tol tanpa bayar. Oleh karena itu dia sempat menanyakan ke Dahlan. “Ada apa kok ngatur lalu lintas Pak? Bener ini gratis Pak?” tanya Emir.

Dahlan Iskan hanya mengiyakan dan menyuruhnya tetap melajukan kendaraan. Emir mengaku sebenarnya ingin membantu Pak Dahlan yang berdiri di pintu tol sendirian. Namun dia terpaksa harus terus melaju karena antrean mobil dibelakangnya cukup panjang. “Saya takut nanti kalau saya berhenti malah bikin macet, diklaksoni orang,” tukasnya sambil tertawa.

Setelah pintu tol sepi, Dahlan Iskan baru meninggalkan pintu tol menuju kantor Garuda untuk rapat mingguan dengan direksi BUMN. Siangnya, Dahlan Iskan langsung terbang ke China mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sekaligus untuk melakukan cek-up kesehatan. Dari China, Dahlan menanggapi kejadian pagi itu.

Menurut pria yang pernah ganti hati itu, dia tidak membanting kursi tapi hanya membuang ke jalan karena menganggap kursi itu tidak ada artinya karena tidak ada petugasnya. “Kursi itu betul-betul tidak ada gunanya karena orangnya tidak ada di loket di tengah-tengah antrean mobil masuk gerbang tol yang begitu panjang,” ungkapnya.

Dahlan juga mengaku ini juga bukan marah yang mendadak karena sudah tiga bulan dia minta agar antrean masuk tol jangan sampai menjengkelkan. “Hampir setiap minggu saya SMS direksi jasa marga mengingatkan komitmen kepada masyarakat yang harus kita penuhi. Setiap kali saya masuk gerbang tol yang antre panjang saya selalu SMS kepada direksi Jasa Marga. Tapi kok tidak ada tindakan nyata,” tegasnya.

“Saya tidak henti-hentinya mengingatkan itu. Pelayanan itu harus baik. Apalagi ini melayani orang yang mau membayar. Kalau melayani orang yang mau bayar saja tidak baik, bagaimana melayani masyarakat kecil yang tidak punya uang?” tambahnya.

Cambuk untuk Jasa Marga

Dikonfirmasi mengenai hal itu, Dirut PT Jasa Marga Tbk Adityawarman mengaku lalai, dan bertanggung jawab atas kejadian tersebut. “Kejadian ini benar-benar accident. Seharusnya karyawan Jasa Marga yang bertugas sudah berada di lokasi sejak pukul 05.00 WIB. Ada shift (petugas antar waktu), tapi hingga pukul 06.00 WIB petugas tidak ada sehingga terjadi kemacetan panjang,” tukasnya.

Adityawarman menilai tindakan Menteri itu akan menjadi cambuk bagi Jasa Marga untuk bekerja lebih baik lagi dimasa depan. Pria yang baru diangkat menjadi Dirut Jasa Marga kurang dari tiga bulan itu mengaku akan memberi sanksi kepada karyawan yang seharusnya bertugas pagi itu. “Tentu ada sangsinya,” ujarnya.

Dia menerangkan, Jasa Marga menerapkan petugas jaga pintu tol sebanyak tiga shift. Shift pertama akan bekerja pada pukul 05.00-13.00 WIB, shift kedua pukul 13.00-20.00 WIB dan shift ketiga pukul 20.00-05.00 WIB. “Kalau padat semua pintu pasti dibuka. Tapi kalau shift ketiga memang bisa hanya sebagian, tergantung kebutuhan,” tuturnya.

Usai kemarahan Menteri itu, Direktur Operasional Jasa Marga, Hasanudin mengaku pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi dengan Kepala Cabang se-Jabodetabek. Dalam rapat tersebut pihaknya meminta agar pada saat pukul 05.00WIB tepat, seluruh pintu masuk tol harus dibuka seluruhnya agar tidak terjadi lagi antrean. Dia mengaku akan berusaha sekuat tenaga untuk melaksanakan perintah Dahlan yang menargetkan seminggu lagi paling panjang antrean hanya lima mobil. “Insya Allah akan kita usahakan,” jelasnya.

Dari Medan, sikap tegas Dahlan Iskan mendapat apresiasi positif. Menurut anggota DPRD Sumut, Brillian Moktar sikap tersebut menunjukkan kalau Meneg BUMN tersebut tidak segan-segan untuk turun langsung ke lapangan. “Saya salut melihat dia (Dahlan Iskan, Red). Selama ini menteri atau pimpinan tidak mau turun dan selama ini menteri hanya terima laporan di kantor,” bebernya.

“Sudah tidak zamannya menteri hanya duduk-duduk saja. Sudah saatnya dibutuhkan atau ditempatkan menteri-menteri yang bersedia bekerja dengan sepenuh hati. Selama ini, tidak pernah ada yang seperti itu. Pihak Jasa marga harus ditegur dan diberi sanksi karena keteledoran itu,” timpal Surya Tarmizi Kasim, kepala jurusan Teknik Elektro Universitas Sumatera Utara.

Irwan Ray, seorang developer yang ada di Kota Medan juga memberi apresiasi positif dengan tingkah Meneg BUMN itu. “Setiap pagi, sekitar pukul 07.00 atau 08.00, saya gunakan jalan tol untuk melihat proyek yang ada di Tanjungmorawa atau Lubukpakam, lumayan sering mendapat antrean dipintu masuk,” ujar Irwan.

Antrean yang dipantaunya pun lebih dari 5 mobil.  “Bahkan pernah, saya mau masuk, lampu di gardu warna hijau. Tetapi, begitu mencapai pintu, tidak ada penjaga sama sekali. Terpaksa kita balik kanan, rusak lah jadinya lalu lintas, malah jadi macet,” tambah Irwan.

PT Jasa Marga Belmera mengakui penutupan beberapa pintu tol terjadi dikarenakan pihaknya kekurangan personel. “Penutupan gardu (pintu) tol seperti di Amplas dikarenakan personel yang jaga bergantian, sebab jumlah personel kita misalnya 5 orang sementara gadru yang mesti dijaga 6 unit,” kata Kepala Bagian (Kabag) Operasi PT Jasa Marga Belmera, Suhairi.

“Soal Pak Dahlan Iskan ngamuk di gardu tol Semanggi saya juga tahu, lihat beritanya tadi. Tapi kalau penutupan di gardu tol Belmera tidak semata-mata karena personel saja, tapi ada juga gardu tol yang tidak dioperasikan (ditutup) karena masih dalam kondisi perbaikkan,” tambahnya. (wir/jpnn/ari/ram/mag-17)

Wujud Pembinaan Akhlak Pegawai

PDAM Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara Gelar Khataman dan Haflah Al Quran

Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara, menggelar Khataman dan Haflah Al Quran di Masjid Ma’ul Hayah PDAM Tirtanadi di Jalan Sisingamangaraja Medan, Jumat (16/3) malam.

Kegiatan ini merupakan wujud bimbingan dan pembinaan akhlak kepada pegawai yang dilaksanakan pimpinan PDAM Tirtandi Provinsi Sumatera Utara agar dapat dijalankan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam melaksanakan pekerjaan melayani masyarakat. Hal ini dikatakan Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) PDAM Tirtanadi H Irsan Effendi Lubis S.Sos MM.

Dia juga berharap, agar kegiatan ini bisa dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya guna mempererat tali silaturahmi dan pembinaan akhlak bagi seluruh pimpinan dan pegawai di perusahaan air minum daerah Sumut tersebut.

Selain itu, Irsan mengungkapkan, mengaji Al Quran ini, bisa dilakukan dengan memanfaatkan waktu setelah melaksanakan salat fardu di Masjid Ma’ul Hayah di Komplek Kantor PDAM Tirtanadi setiap hari hingga khatam disela-sela kesibukan melaksanakan pekerjaan.

Adapun rangkaian kegiatan, lanjutnya, dimulai dari salat maghrib berjamaah, dilanjutkan makan malam bersama, salat isya berjamaah, baca Al Quran bersama, Haflah Al Quran oleh Drs H Fadlan Zainuddin, H Darwin Hasibuan SPdi, Ja’far Hasibuan SPdi dan Rika, dan dilengkapi dengan ceramah agama yang disampaikan Al Ustad Dr H Sofyan Saha MA.

Pada kegiatan itu, puluhan pegawai dan pimpinan PDAM Tirtanadi yang telah tamat membaca Al Quran, juga mengaji ulang untuk dikhatamkan.  Hadir dalam acara tersebut Dewan Pengawas PDAM Tirtanadi H Ahmad Ghazali Syam, Direktur Utama PDAM Tirtanadi Ir Azzam Rizal MEng, Direktur Adm/Keuangan H Ahmad Thamrin SE MPsi, Direktur Produksi/Perencana Ir H Tamsil Lubis, Seluruh Kepala Divisi, Kepala Cabang, Pegawai dan Kelurga Besar PDAM Tirtanadi.

Direktur Utama PDAM Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara Ir H Azzam Rizal MEng mengatakan, dalam hal menciptkan pegawai yang memiliki akhlak yang baik dalam kinerja dan memberi pelayanan baik bagi masyarakat luas, sejak dini perlu dibimbing dan dibina akhlaknya melalui kegiatan  pengajian secara rutin .

Dia juga berharap agar seluruh pegawai dapat mengamalkan hikmah dari isi yang terkandung dalam Al Quran sebagai pedoman hidup sehari-hari. “Jangan tinggalkan air mata bagi anak cucu kita, tapi tinggalkan mata air untuk mereka,” katanya.

Sementara itu, dalam tausiyahnya Al Ustad Drs H Sofyan Saha MA mengajak dan mengingatkan seluruh pimpinan dan pegawai PDAM Tirtandi agar tetap bersatu dan mempererat kebersamaan untuk dapat memberikan pelayanan air yang terbaik bagi masyarakat dan tetap mengamalkan isi dari ayat-ayat suci Al Quran. (*)

Chairuman Incar Perahu PDIP

Ditengarai Tinggalkan Golkar karena Gus Irawan

JAKARTA-Diam-diam, pergerakan para tokoh yang mengincar kursi Sumut 1 sudah gencar dilakukan. Lobi untuk mendapatkan perahu partai pengusung juga sudah intens digalang. Sumber Sumut Pos di Jakarta menyebutkan, Chairuman Harahap termasuk salah satu kandidat yang mulai mendekati PDI Perjuangan.

Masih menurut sumber, langkah ini dilakukan Chairuman untuk mengantisipasi jika Partai Golkar ternyata lebih memilih Gus Irawan. Politisi senior PDIP, Yasonna H Laoly, tidak membantah kabar itu. Bahkan, menurutnya, bukan hanya Chairuman yang sudah bicara dengan PDIP. Mantan Pangkostrad Letjen TNI AY Nasution dan RE Nainggolan, kata Yasonna, juga sudah mendekati PDIP.

“Beberapa orang sudah menyampaikan, (mantan) Pangkostrad Pak Chairuman. Tapi itu belum resmi, belum formal,” ujar Yasonna, Selasa (20/3).

Dia mengatakan, pembicaraan mereka disampaikan ke pengurus DPD PDIP Sumut, juga ke petinggi DPP PDIP. Hanya saja, politisi asal Nias itu tidak menyebutkan siapa nama petinggi PDIP yang ditemui AY Nasution dan Chairuman.

Bagaimana dengan RE Nainggolan? Yasonna menyebut, mantan Sekdaprov Sumut itu juga sudah bicara dengan PDIP. “Chairuman, RE Nainggolan sudah bicara dengan Ketua DPD (PDIP Sumut),” terangnya.

Ditanya siapa yang paling berpeluang diusung banteng moncong putih? Yasonna mengatakan, semua masih punya peluang yang sama. Menurut anggota Komisi II DPR itu, merupakan hal yang biasa jika para kandidat kepala daerah mendekati partai. Yasonna juga menduga, baik RE Nainggolan, Chairuman, dan AY Nasution juga mendekati partai-partai lain selain PDIP.

“Pastilah mereka mencari dukungan ke berbagai parpol. Karena saya dengar Gus Irawan dari Golkar. Tapi mungkin juga ke partai lain,” ujar pria yang dikenal sebagai politisi pemikir di tubuh PDIP itu.

PDIP sendiri, lanjutnya, ada suara dari bawah agar mengusung kadernya sendiri untuk Pilgubs 2013 mendatang. Namun, kata Yasonna, kalau toh tidak ada kader PDIP yang memenuhi kualifikasi, maka bisa saja mengusung non kader. Terlebih, lanjutnya, PDIP tidak bisa sendirian mengusung calon, alias harus berkoalisi dengan partai lain.

Dengan alasan PDIP tak bisa sendirian mengusung calon, Yasonna berharap, kandidat cagub yang mendekati PDIP, sekalian saja menyodorkan nama yang akan menjadi pasangannya. “Dari sekarang setiap tokoh yang mau maju (dan mendekati PDIP, Red), harus juga sebut siapa partnernya,” kata Yasonna, yang selalu terlibat dalam pembahasan paket RUU politik di DPR.

Yasonna mengatakan, proses panjang pencalonan bisa saja berubah mendekati tenggat jam terakhir pendaftaran ke KPU Daerah. Begitu pun nanti calon yang akan diusung PDIP. Bisa saja, tiba-tiba muncul nama yang sebelumnya tidak diperhitungkan dalam bursa. “Itu strategi, membaca siapa lawan dan siapa yang kiranya calon dari kita yang bisa mengalahkannya,” ucap Yasonna.

Dia memberi contoh sikap DPP PKS di pilgub DKI Jakarta, yang di jam-jam terakhir pendaftaran, tiba-tiba mengusung mantan Presiden PKS Hidayat Nur Wahid. Padahal, sebelumnya yang dielus-elus PKS adalah Triwisaksana. “Hidayat Nur Wahid harus turun gunung karena dia yang dianggap populer di Jakarta,” ujar Yasonna.

Terkait dengan langkah Chairuman yang mendekati PDIP itu, sebelumnya pengamat politik Umar Syadat Hasibuan kepada JPNN, Senin (19/3), tetap yakin Golkar tidak punya pilihan lain selain Gus Irawan. Doktor ilmu politik lulusan Universitas Indonesia (UI) itu mengatakan, meski dari internal Golkar ada nama Chairuman Harahap, namun peluang mantan Ketua Komisi II DPR itu tipis.

Golkar diyakini tidak mau mengusung Chairuman. “Chairuman itu menurut saya dianggap bermasalah oleh internal Golkar. Buktinya dia dicopot sebagai ketua Komisi II DPR, apa pun alasannya,” ujar Umar, pria kelahiran Labuhan Batu itu.

Demokrat Bantah Bertemu PKS

Soal lobi-lobi, di Medan juga merebak kabar kalau Demokrat Sumut telah mengadakan pertemuan sebanyak 25 kali dengan PKS. Pertemuan itu dikabarkan guna membicarakan arah koalisi dan pengusungan calon yang akan dimajukan ke Pilgubsu 2013 mendatang. Namun, Sekretaris DPD Demokrat Sumut, Tahan Manahan Panggabean langsung membantah. “Belum ada. Saya tidak tahu itu,” ungkapnya, kemarin.

Dijelaskannya, saat ini PD Sumut tengah membentuk tim sembilan untuk bertugas melakukan polling kandidat, yang sebelumnya terlebih dahulu membuka pendaftaran bagi sosok atau tokoh yang akan maju ke Pilgubsu 2013. Dari hasil pooling tersebut, nantinya akan disampaikan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, untuk dibahas lebih lanjut dalam menentukan akhir siapa yang akan diusung.

Saat disinggung beberapa nama seperti RE Nainggolan, AY Nasution, dan HT Milwan yang akan maju dari Demokrat Sumut, Tahan tidak bersedia memastikan. “Tunggu proses yang ada dari polling dan pendaftaran yang dilakukan nanti,” katanya.

Sementara itu, fungsionaris Partai Golkar Sumut yang enggan disebutkan namanya kepada Sumut Pos, mengatakan DPD Partai Golkar Sumut baru akan berangkat ke Jakarta untuk bertemu dengan pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar untuk membahas masalah itu. “Belum ada. Kami juga baru mau ke Jakarta dipanggil membahas itu,” ungkapnya.

Saat ditanya, apakah Gus Irawan menjadi satu-satunya calon tunggal yang akan diusung Partai Golkar Sumut, sumber tersebut menyatakan belum juga ada kepastian terkait hal itu. “Belum diputuskan, masih mau rapat,” cetusnya lagi.

Saat ditanya siapa-siapa yang menjadi kandidat dari Partai Golkar, fungsionaris Partai Golkar Sumut tersebut mengatakan, akan memberitahukan hal itu seusai pertemuan di Jakarta. “Nantilah ya,” jawabnya lagi.(sam/ari)

Ciptakan Kesejukan, Kedamaian dan Ketentraman

Wali Kota Medan Buka Pembekalan Kamtibmas Kepling

Pembekalan 1.556 orang Kepling dibuka Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM didampingi Kapolresta Kombes Pol Monang Situmorang dan Ka SPN Polda Sumut, Kombes Pol Untung Sudarto di halaman SPN Sampali Medan, Selasa (20/3).

Dia mengatakan, pembekalan Kamtibmas yang dilaksanakan sesungguhnya bertujuan untuk lebih mengembangkan wawasan tentang berbagai aspek dinamika sosial yang berkembang. Sehingga para Kepling lebih siap, lebih sigap, lebih cepat dan lebih tanggap dalam mengenali, menyikapi dan mengantasipasi berbagai kondisi dilingkungan masing-masing.

Rahudman membeberkan, keberhasilan dalam pembangunan Kota Medan dapat diraih dengan cara memberikan dan menciptakan kesejukan serta kedamaian di tengah-tengah masyarakat.

“Hal ini tidak terlepas dari rasa aman, nyaman serta tertib sosial yang ada dalam masyarakat. Oleh karenanya, kita harus mengakui Kamtibmas merupakan satu pilar penting dalam pembangunan kota,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rahudman mengatakan, tidak akan dapat berjalan dengan baik bila ada gangguan keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat. Bahkan Kamtibmas merupakan satu hak-hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi oleh Negara.

“Perlu saya tekankan, Kota Medan akan menjadi kota yang tertutup, kota sepi, kota yang tidak ingin dikunjungi. Bila kita tidak mampu mewujudkan rasa aman, nyaman dan tertib. Kambtimas yang kondusif merupakan harga mati bagi kita dalam menjaga keberlangsungan pembangunan Kota Medan,” bebernya.  Sedangkan berbagai isu kebijakan yang akhir-akhir ini muncul, yang juga menimbulkan pro kontra atau silang pendapat di tengah-tengah masyarakat, tentu dapat diterima sebagai bentuk ekspresi demokrasi.

“Akan tetapi, kita perlu terus membangun komunikasi serta memberikan pemahaman dan kesadaran bahwa ekspresi demokrasi dan ekspresi perbedaan pendapat tidak boleh sampai memunculkan bentuk-bentuk radikalisme ataupun hal-hal yang bersifat anarkis. Karena sesungguhnya, semua kelompok pembangunan memiliki tanggung jawab yang sama mewujudkan Kamtibmas,” cetusnya.

Dia menambahkan, Kepling yang merupakan perpanjangan tangan pemerintah sangat intens berada di tengah-tengah masyarakat secara langsung. Kepling harus bisa menjembatani komunikasi pembangunan di tengah-tengah masyarakat, sekaligus mendorong terciptanya tertib sosial dan kepatuhan bernegara di lingkungan masing-masing.

“Saya yakin, pembekalan Kamtibmas akan berlangsung efektif. Sebab didukung sepenuhnya oleh jajaran forum komunikasi pimpinan daerah, baik di tingkat kota, maupun kecamatan. Untuk itu saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para peserta dan instruktur sehingga pembekalan ini bermanfaat. Kepada seluruh Kepling agar sungguh-sungguh mengikutinya dengan sebaik-baiknya,” pintanya. (adl)

Keamanan Tanggung Jawab Bersama

Ketua Komisi A DPRD Medan, Ilhamsyah menegaskan kepada semua lapisan masyarakat tentang keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) merupakan tanggung jawab bersama.

Menurut politisi Partai Golkar ini, keamanan lingkungan bukan semata-mata tang gung jawab pihak kepolisian atau aparat penegak hukum. Melainkan rakyat boleh menjadi polisi bagi dirinya sendiri.

“Kamtibmas tanggungjawab kita semua,” katanya.

Dia membeberkan, Kota Medan secara umum masih dalam keadaan kondusif. Meskipun masih ada riak-riak, gejolak yang sering timbul di tengah masyarakat, masalah tersebut sebenarnya telah diselesaikan secara damai melalui komunikasi antar pihak terkait.

Terkait munculnya gejolak adanya isu kebijakan yang akhir-akhir muncul, Ilhamsyah menyebutkan, semua lapisan masyarakat terus membangun tatanan social, sehingga rasa aman dalam lingkungan bisa terjaga dengan baik.

“Jangan lengah terhadap ancaman isu-isu provokasi yang sengaja ditebar oknum, suatu waktu bisa mengancam keselamatan jiwa dan kerugian materi,”ujarnya.

Ilhamsyah mengatakan  bagi peserta pembekalan Kamtibmas harus mengikuti kegiatan secara utuh, karena masalah teroris perlu pemahaman secara benar. Kemudian, Kepling bisa bertindak sesuai prosedural dan terciptanya rasa aman bagi warga di lingkungannya.

Selain itu, tambah Ilhamsyah, Kamtibmas dapat ditingkatkan dengan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) agar bisa mencegah sedini mungkin terjadinya gangguan Kamtibmas di lingkungannya.
“Dalam menjaga ketertiban masyarakat, karena mitra kamtibmas adalah mitra yang paling depan membantu pihak kepolisian. Kepling harus tetap konsisten dalam membantu masyarakat, tanpa membedakan suku, ras, maupun agama,” ujarnya. (adl)

Duel Italiano

Man City vs CHELSEA 

ADA yang menarik saat Manchester City menjamu Chelsea di City of Manchester, dini hari nanti.

Ini bukan semata marwah kedua tim yang terus berupaya menyamai kebesaran Manchetser United di tanah Inggris. Lebih dari itu, kubu Manchester City yang diawali musim dibekali pundi-pundi berlimpah oleh sang owner Mansour bin Zayed Al Nahyan, kini telah lengser dari puncak klasemen.
Sejumlah pemain bintang yang didatangkan untuk memperkuat The Citizens ditengarai tak memiliki mental yang cukup kuat untuk bersaing dengan pemain The Red Devils.

Meski Roberto Mancini, tactician Manchester City memiliki pengalaman berlimpah serta segudang prestasi hebat, namun ternyata itu tak berarti apa-apa ketika dirinya menangani sebuah tim penuh ambisi, Manchester City.

Bayangkan, sebelum ini Mancio (panggilan akrab Roberto Mancini) sukses mempersembahkan gelar bagi tiga klub berbeda.
Diawal karir kepelatihanya di Fiorentiana, Mancio mempersembahkan gelar Coppa Italia untuk tim berjuluk La Viola itu. Selanjutnya pada tahun 2003, gelar yang sama dipersembahkannya kepada Lazio.

Puncak prestasi Mancio ada bersama Inter Milan, sebab bersama klub berjkuluk Nerrazzuri itu Mancio 3 kali mempersembahkan gelar juara Serie A, dua kali Coppa Italia serta dua kali juara Supercoppa Italia.  Semua catatan di atas terlihat sangat kinclong dibandingkan dengan prestasi Roberto Di Matteo yang memulai karir kepelatihannya pada tahun 2008 bersama Milton Keynes Dons.

Namun perlu diingat, menatap laga menghadapi Manchester City nanti, Di Matteo punya bekal penting yang justru  tidak dimiliki Roberto Mancini. Apa itu?

“Dia (Roberto Mancini, Red) adalah pelatih hebat dengan segudang prestasi yang hebat pula. Namun saya tak gentar karena saya lebih memahami tim ini (Chelsea, Red) dari pada dia dengan timnya (Manchester City),” bilang Roberto Di Matteo, tactician Chelsea.

Ya, sebelum beralih menjadi peracik strategi, Di Matteo adalah seorang di antara sekian banyak pemain bintang yang dilabuhkan ke Chelsea. Di awal tahun 90 an, bersama Ruud Gullit, Gianluca Vialli dan Gianfranco Zola, dirinya menjadi cikal bakal kekuatan Chelsea hingga bisa seperti sekarang ini.
Sementara  Roberto Mancini, sebelum pensiun sempat menjadi ikon Sampdoria, selanjutnya menjadi roh kebangkitan Lazio pada musim 1999-2000 dengan memenangi Serie A, Copa Italia, Cup Winres Cup serta  Supercopa Italia.

Semua prestasi itu dipersembahkan Mancio setahun setelah Di Mateo meninggalkan Lazio untuk berlabuh ke Chelsea. Artinya, laga dini hari nanti menjadi ajang pertemuan sekaligus pembuktian dua Italiano dengan dua jalan hidup yang berbeda.

Mancio memiliki pengalaman yang cukup panjang di pentas sepak bola Eropa, sementara Roberto di Matteo memahami karakter permainan Chelsea, sesuatu yang justru tak mampu dilakukan Mancio meski di timnya (Manchester City)  dijejali sejumlah pemain bintang.
“Tidak ada pilihan bagi kami kecuali memenangkan pertandingan. Tim ini harus mampu memelihara peluang sekecil apapun. Setiap pertandingan adalah kemenangan. Itu harus benar-benar dipahami pemain,” bilang Roberto Mancini.

Jika kedua Italiano ini sama-sama yakin mampu meraih kemenangan pada laga dini hari nanti, lantas tim mana yang anda unggulkan sebagai pemenang? (*)

Bantah Lakukan Konspirasi

ROBERTO Di Matteo membantah isu dirinya menusuk Andre Villas-Boas dari belakang dan menyebabkan pria asal Portugal itu dipecat Chelsea. Dia mengaku sudah bekerja sebaik mungkin saat jadi asisten Villas-Boas.

Di Matteo bergabung dengan Chelsea pada musim panas lalu. Saat itu, Villas-Boas yang baru terpilih sebagai manajer The Blues memilihnya sebagai asisten.
Kombinasi Villas-Boas dan Di Matteo ternyata tak bisa mengantarkan Chelsea ke gerbang kejayaan. Akibatnya, Roman Abramovich yang kehilangan kesabaran mendepak Villas-Boas, tapi tetap mempertahankan Di Matteo.

Setelah Villas-Boas pergi, Di Matteo kemudian diangkat jadi caretaker manager. Di bawah kepemimpinan orang Italia ini, Chelsea bangkit dan selalu menang dalam empat laga terakhir. Selain itu, Fernando Torres yang lama mandul pun berhasil mencetak gol lagi.

Di balik keberhasilannya, ada tuduhan Di Matteo telah berkonspirasi menjatuhkan Villas-Boas. Namun, tuduhan ini disangkal oleh Di Matteo.
“Saya tidak berkonspirasi melawan dia dan semua keputusan yang kami ambil, kami putuskan bersama,” tegas Di Matteo di Mirror.
“Saya selalu berperilaku dengan profesionalisme maksimal dan loyalitas terhadap klub, staf, tim, dan fans. Dia (Villas-Boas) adalah manajer dan pribadi yang hebat. Saya akan selalu menghormatinya. Tapi saya tidak ragu-ragu ketika ditawari kesempatan ini. Saya layak mendapatkan peran baru ini. Bagaimana Anda bisa ragu saat ditawari memanajeri salah satu tim paling penting di dunia,” katanya.

“Semua manajer baru pasti menggantikan koleganya saat hal-hal berjalan tidak baik atau hasil tak sesuai dengan ekspektasi. Itu hal yang alami dalam sepakbola. Saya sudah melakukan yang terbaik dan Andre tahu itu,” tuntasnya. (net/jpnn)