32 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 13817

Mavericks Penguasa Texas

DALLAS – Dallas Mavericks perlahan-lahan bangkit. Juara bertahan NBA ini membuktikan diri sebagai penguasa negara bagian Texas setelah sukses menyungkurkan rivalnya San Antonio Spurs 106-99.

Pahlawan kemenangan Mavericks adalah Dirk Nowitzki yang berhasil mengemas 27 poin—tertinggi di antara semua pemain. Point guard veteran Jason Kidd juga tampil luar biasa. Pemain berusia 38 tahun ini terlihat 10 tahun lebih muda berkat torehan double-double-nya 14 angka dan 10 assist. Itu merupakan double-double ke-486 sepanjang karier Kidd.

Laga sesama tim dari negara bagian Texas ini juga menjadi laga reguler ke-1.302 Kidd sepanjang kariernya. Catatan ini menjadikannya sebagai pemain terbanyak ke-11 yang tampil di NBA. Kidd kini menjadi pemain aktif dengan penampilan terbanyak di NBA dan menyamai rekor milik Elvin Hayes.
Kemenangan atas Spurs ini merupakan kemenangan ketiga Mavericks berturut-turut setelah di pekan ini juga mereka berhasil menekuk Washington Wizards dan Charlote Bobcats. Tiga kemenangan berturut-turut ini menjadi tanda kebangkitan Mavericks setelah dalam 12 hari sebelumnya mereka mencatat rekor yang sangat buruk, 2-7.

Dalam laga di American Airlines Center, Dallas, itu, Mavericks padahal tampil tanpa dua starternya, center Brandon Haywood dan small forward Shawn Marion yang tengah cedera. Beruntung, Jason Terry dan Rodrigue Beaubois tampil impresif dan masing-masing mampu mengemas 17 serta 16 angka.
Dari kubu Spurs, power forward gaek Tim Duncan dan shooting guard Daniel Green menjadi pengumpul angka terbanyak dengan 17 poin. Dua andalan Spurs lainnya, Tony Parker dan Manu Ginobili masing-masing menambahkan dengan 13 dan sembilan angka.

Dengan hasil ini, Mavericks kini bersaing dengan Memphis Grizzlies untuk memperebutkan posisi kelima Wilayah Barat. Sementara Spurs masih kokoh di posisi kedua Wilayah Barat. (net/jpnn)

Mariana Diarco Diputus karena Seksi

WINGER Atalanta, Ezequiel Schelotto dikabarkan terpaksa harus mengakhiri hubungannya dengan seorang model Argentina bernama Mariana Diarco.
Pemain yang patuh terhadap perintah orangtuanya itu harus merelakan cintanya kandas kerena mempunyai kekasih terlalu seksi.

Schelotto yang juga pemain kelahiran Argentina ternyata diprotes oleh kedua orang tuanya yang menilai, Diarco sebagai gadis yang terlalu seksi untuk anak mereka. Orang tua pemain berusia 22 tahun ini tampaknya risih dengan foto-foto topless pacar anaknya yang beredar bebas di dunia maya.
Hubungan Schelotto dan Diarco yang dirajut sejak Desember tahun lalu pun terpaksa harus putus.

Schelotto dikenal sebagai anak yang sangat patuh kepada orang tua dan selalu mendengarkan saran dari keduanya. Maka, tentu saja tak ada persetujuan dari mereka untuk hubungannya dengan Diarco.

Schelotto yang kini berkebangsaan Italia setelah membela Timnas Italia U-21 telah mencetaj satu gol dari 25 pertandingan yang dia jalani bersama Atalanta sejauh musim ini. (net/jpnn)

Bunga dari Ibra untuk Spadini

BEBERAPA waktu lalu, bomber AC Milan, Zlatan Ibrahimovic merasa jengkel atas wawancaranya dengan wartawan Sky Sport Italia Vera Spadini.
Striker jangkung itu marah-marah dan sempat menyentikkan ikat kepalanya pada reporter wanita itu sambil berteriak kata-kata kasar yang tak layak diucapkan ke seorang wanita, “What the f**k she was looking at?”.

Insiden pertengkaran Ibrahimovic dengan Spadini terjadi di Stadion Giuseppe Meazza kala Milan mengalahkan tamunya Lecce 2-0, (11/03).
Seperti yang dipostingkan di twitter media Italia Calcio Online perihal kabar ini: “Wakil Presiden klub sepak bola Italia AC Milan, Adriano Galliani memastikan bahwa presenter wanita, Spadini akan menerima kiriman buket bunga mawar yang berjumlah 19 tangkai, yang tiap tangkainya menandakan gol-gol Ibrahimovic di Serie A sebagai simbol permintaan maaf kami.”

Setelah  ada klarifikasi lewat telepon, Spadini telah menerima 19 bunga mawar berwarna oranye dari pihak Galliani, yang setiap tangkainya merepresentasikan gol-gol indah yang telah dicetak Ibrahimovic  untuk musim ini. Kini Ibra menjadi  top skor sementara  Serie A dengan 19 gol. (bbs/jpnn)
Namun hingga saat ini belum ada kabar permintaan maaf secara langsung dari mulut Ibrahimovic, terlihat sekali, Ibra tak bisa meminta maaf tanpa menyertakan ego didalamnya. (net/jpnn)

Seksi Karena Kacang dan Sup

SARA Carbonero yang juga pacar kiper Real Madrid dan kapten tim nasional Spanyol, Iker Casillas berbagi resep kecantikan dan menjadi seksi. Sara juga mengaku sangat mudah untuk menjaga tubuh langsingnya. Menurut presenter TV Spanyol, Telecinco ini, resepnya sangat mudah. Terutama soal makanan atau diet yang dilakukannya selama ini.

“Saya tak makan macam-macam. Saya hanya makan pasta, kacang-kacangan dan sup,” kata Sara saat hadir dalam acara Pantene di Madrid kepada Kickette. Dengan diet itu, wanita 28 tahun ini bisa menjaga penampilannya. Ia terlihat selalu langsing dan seksi. Tak salah jika FHM Amerika Serikat menobatkan Sara sebagai Reporter Wanita Terseksi di Dunia pada Juli 2009.

Soal hubungannya dengan Casillas, Sara mengaku belum memikirkan untuk menjalaninya dengan serius atau melangkah ke pelaminan. Menurutnya, mereka masih menikmati hubungan apa adanya dan saling coba mengerti. “Kami belum memikirkan untuk melangkah ke sana. Meski saya sangat senang bila punya anak dan menjadi seorang ibu,” ucap Sara.

Hubungan Casillas-Sara mulai ramai menjadi perbincangan awak media di Piala Dunia 2010. Bahkan, beberapa media Inggris dan Spanyol menuduh wanita cantik ini mengganggu konsentrasi Casillas saat Spanyol kalah dari Swiss 0-1 di laga pembuka.

Seusai laga final Piala Dunia 2010, pasangan Casillas dan Carbonero kembali menyita perhatian. Casillas mencium Sara pada wawancara yang direkam kamera televisi seusai jumpa pers Spanyol menjadi juara di Afrika Selatan. (net/jpnn)

Terbenam ke Dasar Klasemen

PSMS vs Semen Padang

MEDAN-PSMS harus rela berbagi poin saat menjamu Semen Padang FC pada akhir putaran pertama IPL di Stadion Teladan, Minggu (18/3) sore.
Hasil 1-1 bagi skuad besutan Fabio Lopez dinilai positif,  karena bisa tetap meraih poin di tiga laga terakhir. Saat melawat ke Persiba Bantul dengan skor 2-2 dan saat dijamu Persijap Jepara dengan skor akhir 1-1.

Namun, raihan satu poin sama sekali tak memberikan arti apa-apa bagi skuad berjuluk Ayam Kinantan itu. Pasalnya, PSMS saat ini masih terjerembab di juru kunci klasemen sementara IPL dengan mengoleksi enam poin. Sementara Bontang FC yang berada di posisi 11 klasemen sementara sudah mengumpulkan 10 poin.

Pada awal babak pertama, PSMS langsung dikejutkan gol cepat yang dilesakkan gelandang Semen Padang Elie Aiboy menit 4. Usai gol tersebut, kedua tim saling melancarkan serangan. Namun, tak satupun yang berbuah gol. Hingga turun minum skor tetap 0-1.

Di babak kedua, permainan menjurus keras dan cepat. Terbukti ada sembilan kartu kuning dan satu kartu merah yang dibukukan wasit Faulur Rossi. Berbeda pada babak pertama yang hanya membukukan satu kartu kuning. Di menit 73 PSMS berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas gelandang asal Korea An Hya Yoen.

Bisa menyamakan kedudukan ternyata membuat pemain Semen Padang frustasi. Pada babak kedua intensitas penyerangan tim berjuluk Kabau Sirah ini bisa dikatakan nol. Permainan menjurus kasar terbukti pada menit 80 pemain belakang Tomy Rifka membukukan kartu kuning kedua karena tertangkap wasit menyikut striker PSMS Julio Alcorse.

Tomy yang tak terima dikartu merah oleh wasit langsung protes kepada hakim garis Arman. Pada insiden tersebut keduanya terlihat saling sundul. Wasit pemimpin pertandingan juga tak bisa melerai dan memerintahkan Tomy untuk keluar lapangan. Dan karena hal tersebut, pertandingan sempat dihentikan selama 15 menit.

Semen Padang bermain dengan 10 orang pemain di 10 menit jelang bubaran tak bisa dimanfaatkan PSMS untuk menggandakan gol. Hasil 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Pelatih PSMS Fabio Lopez usai laga menuturkan, tetap mensyukuri hasil seri ini. “Tiga laga terakhir kita tetap bisa mengoleksi poin, itu hasil positif dari laga yang berakhir draw ini,” ungkapnya.

Fabio sempat mengeluhkan tim besutannya yang tak pernah tampil full team. “Tiap laga pasti ada tiga pemain yang terkena kartu kuning. Laga berikutnya ada tiga pemain yang tak memperkuat tim, sekaligus ada lagi tiga pemain yang terkena kartu kuning. Ini sangat menghambat performa skuad untuk tampil maksimal,” tuturnya.

Ia juga menyesalkan keputusan wasit yang kurang tegas dalam menyikapi kartu merah yang diberikannya kepada pemain Semen Padang. “Kita kehilangan 15 menit di  sana. Anehnya, kenapa wasit malah memberikan waktu bagi pelatih Semen Padang untuk berembuk membicarakan hal tersebut,” tegas Fabio.

Menurut Fabio, yang masih kurang pada anak-anak asuhannya adalah mental juara yang belum terbentuk. “Pada 30 menit babak pertama mereka bermain cukup buruk. Di babak kedua sudah membaik dan bisa menyamakan kedudukan. Namun, mereka belum punya mental untuk menang,” katanya.
Pelatih Semen Padang Nil Maizar mengaku bersyukur sekaligus kecewa dengan hasil imbang ini. “Kita tetap bersyukur bisa meraih poin di Medan. Kita lihat PSMS bermain cukup baik,” katanya.

“Namun, hasil ini juga menimbulkan kekecewaan. Karena harusnya kita bisa menang di sini untuk bisa naik ke puncak klasemen pada paruh musim,” tandasnya. (saz)

Salomo Pardede Kembali Pimpin POBSI Sumut

MEDAN-Salomo TR Pardede SE secara aklamasi kembali memimpin Pengprov POBSI Sumut periode 2012-2016 untuk keduakalinya  melalui Musorprov yang berlangsung, Sabtu (17/3) malam di Pardede Hotel Jalan Juanda Medan.

Sebanyak 13 Pengcab POBSI se-Sumut dengan bulat mendukung Salomo Pardede untuk kembali memimpin POBSI Sumut 4 tahun ke depan.Seluruh Pengcab menilai Salomo telah mampu membangkitkan prestasi Biliar di Sumut dalam kurun waktu 4 tahun terakhir.

Musorprov POBSI Sumut yang berlangsung lancar dan sukses tersebut dihadiri Sekjen PB POBSI Soedarianto,Ketua II Bidang Organisasi PB POBSI Lilik Hartono, Kadisporasu H Ristanto SH,Ketua Harian KONI Sumut John Ismadi Lubis, Tokoh Pemuda Sumut Syaf Lubis, Pengrov Cabang Olahraga serta undangan lainnya.

Dalam sidang pleno tentang laporan pertanggungjawaban Ketua Umum Pengprov POBSI Sumut Periode 2008-2012 secara bergantian 13 Pengcab menerima sekaligus mendukung Salomo Pardede untuk melanjutkan kepemimpinan POBSI Sumut periode 2012-2016.

Pengcab menilai Salomo Pardede telah meletakkan program pembinaan biliar Sumut di rel yang benar. Beberapa prestasi telah diraih selama 4 tahun kepengurusan. Diantaranya,sejak dilantik sebagai pengurus POBSI Sumut mampu meraih medali perunggu di PON XVII Kaltim 2008 lalu.
Saat itu Salomo baru memimpin 3 bulan, setelah itu beberapa even nasional selalu diikuti atlet Biliar Sumut dan pada kejurnas 2010 di Semarang POBSI Sumut meraih satu medali emas.

Kemudian POBSI Sumut kembali menunjukkan tajinya pada Kejurnas 2011 di Medan dengan meloloskan 8 atlet ke PON XVIII Pekanbaru Riau.
Fakta tersebut menjadi pertimbangan seluruh Pengcab POBSI untuk kembali mendukung Salomo Pardede agar tetap memimpin POBSI Sumut.
Pendapat dari seluruh Pengcab tersebut sejalan dengan apa yang disampaikan Ketua Umum KONI Sumut H Gus Irawan dalam pidatonya. Dikatakan, bahwa Salomo merupakan anak muda yang potensial dan sangat mencintai olaghraga terutama biliar. (jun)

NSRC/Seri I Kejurnas Reli 2012 Gengsi Lebih

MEDAN- Seri I North Sumatera Rally Championship (NSRC) 2012 di Langkat 6-8 April yang juga Putaran I Kejuaraan Nasional Reli 2012 akan memberikan gengsi lebih bagi seluruh peserta.

Demikian disampaikan Kisharyanto Pasaribu yang ditemui di Sekretariat IMI Sumut Jalan Taruma No 52 Medan, Sabtu (17/3). “Tentunya berbeda dari pelaksanaan sebelumnya. Mengingat beberapa pembalap nasional juga turun, tentu menjadi tantangan lebih bagi seluru peserta. Khususnya pereli Sumut sebagai tuan rumah,” ucap Ketua I Panpel NSRC 2012 ini.

Selain Subhan Aksa lanjutnya, pereli asal Jawa yang lain seperti Akbar Hadianto, Andry Tan, juga pereli asal Kalimantan Timur, Roy Nirwan sudah mengkonfirmasi keikutsertaannya. Bahkan nama-nama tadi dipastikan terus bertambah.

Untuk itu, panitia bersama Londom Sumatera (Lonsum) menggelar perubahan pada lintasan, memastikan jalannya lomba dengan total lintasan 160 kilo meter dalam 11 super stages (SS) ini akan semakin sengit.

“Kali ini kita menggunakan lintasan perkebunan milik Lonsum yang cukup menantang. Bahkan pihak Lonsum langsung terlibat dalam mempersiapkan lintasan sebaik mungkin untuk dilintasi para peserta,” tambahnya.

Menurut Kisharyanto, Pengurus Provinsi Ikatan Motor Indonesia Sumatera Utara (Pengprov IMI Sumut) tengah mengupayakan dua dari tiga seri Kejuaraan Daerah (Kejurda) NSRC 2012 ini dapat menjadi Kejurnas Reli 2012. Dengan demikian merupakan moment bagi pereli Sumut untuk mencatat namanya di papan prestasi reli nasional.

“Ini juga harapan Ketua Pengprov IMI Sumut Ijeck agar pereli Sumut dapat menoreh prestasi di tingkat nasional. Selain seri Langkat, masih diupayakan agar seri II atau seri III juga masuk pada kalender Kejurnas Reli 2012 ini,” bebernya.

Antusias pereli lokal juga akan menentukan penilaian akan kesiapan Sumut sebagai tuan rumah Asia Pasific Rally Championship (APRC) 2013 mendatang. Hal ini merupakan tahapan menuju pelaksanaan World Rally Championship (WRC). Sumut sendiri pernah menjadi tuan rumah WRC medio 1996/1997 silam dengan lintasan Rambong Sialang Kabupaten Serdangbedagai.

Menanggapi hal itu, pereli profesional asal Sumut Eddy WS/Syariful Adil pun menyampaikan apresiasi. Menurutnya, moment ini akan menjadi kaderisasi pereli Sumut dengan mental juara.

“Kita sangat bangga kepada IMI Sumut pimpinan Ijeck dengan semua upaya yang sudah dan akan dilakukan dalam mengangkat prestasi otomotif,” katanya.(jul)

PTPN IV Jajal PSMS

MEDAN- PSMS akan menjamu tim divisi II ISL PTPN IV, sore ini (19/3) di Stadion Teladan. Pertandingan uji coba ini sangat membantu tim besutan Suharto AD dalam melakukan recovery fisik.

Asisten pelatih PSMS Roekinoy membenarkan hal tersebut. Ia mengaku, sejak pulang dari tur Jawa Timur-Papua pada 8 Maret 2012, baru ini fisik pemain kembali pada performa terbaiknya. “Kita terus berikan latihan, setelah pulang dari Dafonsoro dan diliburkan lima hari, kini fisik mereka sudah kembali 100 persen,” ungkapnya, Minggu (18/3).

Menurut Roekinoy, Kamis (15/3) lalu performa tim berjuluk Ayam Kinantan ini masih mencapai 30 persen. “Namun, tetap saja masih ada beberapa pemain yang belum pada performa maksimal. Seperti Arie Supriatna, ia kan terlambat datang memulai latihan kemarin. Jadi tinggal dia dan beberapa pemain saja yang belum prima,” kata Roekinoy lagi.

Pertandingan uji coba ini dianggap Roekinoy merupakan bentuk evaluasi fisik kepada para pemain. “Fisik mereka harus terus dibentuk, meski belum harus menghadapi pertandingan dalam waktu dekat ini. Jadi uji coba ini memang sangat kita butuhkan,” paparnya.(saz)

PSMS Incar Elie Aiboy dan Mustofa Aji

MEDAN-Roekinoy yang ditemui wartawan di Stadion Teladan menonton laga PSMS IPL bentrok Semen Padang FC. Saat ditanya gerangan apa yang membawanya menyaksikan seteru timnya (PSMS ISL) itu, Roekinoy menjawab hanya memantau. “Kita mau liat-liat pemain dari Semen Padang. Bursa transfer paruh musim aka segera dibuka, jadi kita sedang memantau pemain-pemain yang berpotensi, baik dari ISL maupun IPL,” ujarnya.

Ia juga mengaku melakukan pantauan tersebut di Stadion Teladan tak sendiri, ia menemani pelatih sementara PSMS Suharto AD. “Bang Harto juga nonton, dia di ujung sana, dia masuk dari pintu Timur,” kata Roekinoy.

Saat ditanya memantau siapa, Roekinoy pun nyeletuk. “PSMS tertarik sama gelandang Semen Padang yakni Elie Aiboy dan Mustofa Aji,” singkatnya, yang kemudian mengklarifikasi ia datang hanya untuk memantau-mantau saja.

Tak dimungkiri, minimnya gol yang dihasilkan anak-anak PSMS hingga dua laga sisa jelang paruh musim, karena kurang tajamnya lini depan skuad. Hal tersebut memaksa manajemen dan pelatih harus mencari-cari pemain yang bakal direkrut untuk memperkuat PSMS. (saz)

XL Uji Jaringan Pertama di Sungai

Dukung Gerakan Sungai Bersih Wisata Air

Mimpi Pemerintah Kota (Pemko) Medan dan Lembaga Peduli Sungai (LPS) untuk mengembangkan wisata air, cepat ditangkap sebagai peluang bisnis. PT XL Axiata Tbk mencoba membaca peluang itu dengan melakukan percobaan berkomunikasi di sekitar sungai.

“Saya membayangkan, seandainya wisata air di sungai-sungai di kota Medan benar-benar terwujud, dan Lembaga Peduli Sungai bisa menjadi motornya, maka kami sudah XLangkah Lebih Maju … sudah bisa dan siap berkomunikasi, berinternet ria, bersosial media di atas kapal atau perahu,” jelas Frenky Tobing, General Manager Network Northern Sumatera, PT XL Axiata Tbk, saat melakukan uji coba, Sabtu (17/3).

Memang unik, karena baru kali ini sebuah operator selularn berbekal perahu karet seperti yang biasa dipakai team SAR menggabungkan aktivitas peduli lingkungan dan sekaligus mengujicoba kemampuan Hot Rod 3G+.

“Selama ini kami sudah melakukan ujicoba jaringan di banyak tempat di Medan. Namun, baru kali ini, kami melakukan ujicoba jaringan di Sungai yang ada di kota Medan. Ujicoba tahap awal sudah kami lakukan, dan berlangsung mulus dan lancar. INi semua berkat Hot Rod 3G+, yang tidak hanya bisa dinikmati di mall-mall maupun pusat kota, tapi juga di Sungai Babura,” ujar Frenky tersenyum.

Ujicoba sederhana dilakukan dengan cara melakukan panggilan Video Call, dari Sungai Babura (antara Jalan Wolter Monginsidi dan Jalan Kejaksaan) ke kantor PT XL Axiata, Tbk, di Jalan Diponegoro.  Ujicoba kedua dilakukan dengan melakukan browsing di sepanjang sungai Babura, yang dapat disaksikan langsung oleh rekan wartawan di kantor XL.

Bambang Badra, General Manager Finance & Management Services, PT XL Axiata, Tbk, Regional Sumatera menyebut rencana mengembangkan wisata sungai sebagai hal yang luar biasa.

“Tanggal 22 Maret merupakan Hari Air Sedunia. PT XL Axiata, Tbk, mendukung niat dan rencana yang luar biasa dari Lembaga Peduli Sungai dan Pemerintah Kota Medan, untuk bersama-sama mewujudkan Sungai yang bersih,” tegas Bambang Badra.

Lebih dari sekadar menjaga lingkungan sebagai langkah awal, namun juga menghidupkan kembali kejayaan masa lalu untuk masa depan kota Medan. “Kami membayangkan, Sungai-sungai di kota Medan, apabila bersih dan terjaga, bisa menjadi tempat yang menarik sebagai Wisata Air. Berperahu menyusuri sungai yang bersih, melihat lingkungan di bantaran sungai yang tertata, tentu akan menarik sebagai Wisata Alternatif, untuk mendukung program pariwisata Visit Medan,” ungkap Faizal, Wakil Ketua LPS.

Semoga ini bukan hanya mimpi. Tindakan nyata akan membantu mewujudkan mimpi menjadi kenyataan. Perlu dukungan dari berbagai pihak untuk ikut menjaga dan berbuat. (red/ila)