31 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 13816

Milan-Juve Adu Clean Sheet

ROMA – Juventus boleh tertinggal empat angka (56-60) dari AC Milan hingga giornata ke-28. Namun, Juve tidak mau kalah dengan Milan untuk urusan statistik. Seperti kemarin, kedua calon peraih scudetto itu sama-sama mencatat kemenangan clean sheet atas lawan-lawannya.

Ketika Rossoneri – sebutan Milan – mengakhiri lawatan melawan Parma dengan dua gol tanpa balas, masing-masing berkat gol penalti Zlatan Ibrahimovic pada menit ke-17 dan Urby Emanuelson (55’), Juve seolah tidak mau kalah. Nyonya Tua – sebutan Juve – yang bertandang ke Fiorentina mencatat skor lebih mentereng, lima gol tanpa balas.

Juve membuka skor melalui Mirko Vucinic pada menit ke-15. Kartu merah yang diterima gelandang Fiorentina Alessio Cerci karena menendang defender Juve Martin Caceres memudahkan tim tamu menambah empat gol berikutnya yang dibagi rata Arturo Vidal (27’), Claudio Marchisio (55’), Andrea Pirlo (67’), dan Simone Padoin (72’).

“Ini mungkin penampilan terbaik Juventus musim ini,” klaim Conte kepada Football Italia.

“Tidak mudah kembali ke jalur kemenangan karena Fiorentina biasanya sulit dikalahkan di kandang sendiri. Tapi, anak-anak telah bermain luar biasa,” jelas pelatih yang kemarin mendapat sindiran wig warna-warni dari fans tuan rumah tersebut.

Kemenangan clean sheet Juve juga dicatat tanpa keberadaan Giorgio Chiellini dan Andrea Barzagli, dua bek tengah langganan starter musim ini. Chiellini memang sudah ada di bench, tapi Conte memilih tidak mengusik kombinasi Caceres dan Leonardo Bonucci sepanjang pertandingan.

Di Ennio Tardini, allenatore Milan Massimiliano Allegri Milan kembali mengandalkan Daniele Bonera sebagai tandem Thiago Silva.  Hasilnya, Bonera mencatat clean sheet ketujuh dari sepuluh kali dimainkan sebagai starter. “Kami tidak pernah kebobolan dalam tiga laga terakhir dan itu menunjukkan kinerja luar biasa dari pertahanan kami, khususnya Daniele Bonera yang menjalankan tugasnya dengan baik,” kata Allegri kepada Sky Italia.

Bicara adu clean sheet kedua tim di Serie A musim ini, Juve lebih unggul daripada Milan dengan mencatat 14 kali berbanding 13 kali. Itu termasuk kemenangan 2-0 atas Milan di Turin (2/10/2011). Nyonya Tua juga mampu melakukannya lebih banyak di luar kandang (sembilan kali). Bandingkan dengan Milan yang baru kali kelima.  Namun, Milan unggul secara efektivitas. Rossoneri mampu mengonversikan clean sheet sebagai kemenangan lebih banyak (11 kali) dan Juve hanya 9 kali. (dns/bas/jpnn)

Satu Pekan Tiga Kali Pesta

Tim yang akan berhadapan dengan Bayern Munchen harus menyiapkan barisan pertahanan yang lebih solid.  Pasalnya, tim berjuluk FC Hollywood tersebut saat ini tengah ganas-ganasnya.  Untuk kali ketiga dalam sepekan, Bayern berhasil meraih kemenangan besar.

Setelah Minggu lalu (11/3) Bayern membantai Hoffenheim 7-1, kemudian melibas FC Basel 7-0 di Liga Champions (14/3), kemarin dini hari WIB giliran Hertha Berlin yang digasak dengan skor telak 6-0 (3-0)!

Kemenangan di Olympiastadion tersebut memang tak mempengaruhi posisi Bayern di klasemen sementara Bundesliga.

Anak asuh Jupp Heynckes tersebut  masih menempati peringkat kedua klasemen dengan koleksi 54 poin, atau tertinggal lima poin di belakang Borussia Dortmund.  Meski demikian, para penggawa Bayern optimistis timnya bisa meraih  prestasi jika mampu menjaga tren permainan.
“Ya, jika kami bisa terus bermain dengan fokus, kami pasti bisa meraih hasil yang hebat,” kata Toni Kroos, gelandang Bayern seperti dikutip AFP.
“Dalam tiga pertandingan terakhir, kami telah melihat dahsyatnya kualitas serangan tim ini.  Kami bisa membongkar ketatnya pertahanan tim lawan,” sambung Phillipp Lahm, bek sekaligus kapten Bayern.

Empat pemain punya andil atas pesta gol kemarin dini hari WIB.  Yakni Thomas Mueller (9’), Mario Gomez (penalti menit ke-50’), Kroos (51’),  dan Arjen Robben. Robben yang mencetak hat-trick pada menit ke-12, kemudian penalti pada menit ke-19 dan 67.
“Kami kesulitan mengatasi dua sayap mereka, yakni Robben dan Franck Ribery,” aku Pelatih Hertha Otto Rehhagel.
Pelatih yang sukses membawa Yunani menjadi jawara di Euro 2004 itu mengaku kalau dia sebetulnya sudah mengingatkan pemainnya untuk mematikan pergerakan dua winger Bayern tersebut.

“Saya sudah mengingatkan itu sebelumnya.  Tapi, kemudian Bayern bisa mencetak gol pertama di menit-menit awal.  Ini membuat pemain kami menjadi lebih inferior.  Situasi ini justru membuat Bayern semakin merajalela,” ungkapnya.
Kekalahan dari Bayern kemarin membuat Hertha harus berjuang lebih keras untuk lepas dari zona merah.  Saat ini Hertha menempati peringkat 17 klasemen dan baru mengumpulkan 23 poin. (bas/jpnn)

Musim Ini Barca tanpa Gelar La Liga

SEVILLA – Arsitek Barcelona lagi-lagi mengungkapkan bahwa timnya tak lagi berpeluang menjuarai La Liga. Hal itu dikatakannya usai mengandaskan Sevilla dini hari kemarin.

Terpaut 10 angka dari Real Madrid-jika kembali menang atas Malaga dini hari tadi, Barca hanya menguntit di peringkat dua. Kemenangan 2-0 Barca atas Sevilla, Minggu (18/3) dini hari WIB, membuat jarak poin mereka dengan Real Madrid menjadi tujuh poin.
Selisih angka yang terlalu jauh antara Madrid dan Barca membuat Guardiola tak lagi menyimpan optimisme. Ia menilai Madrid punya hasil yang lebih baik daripada Barca. “Lupakan, kami tidak akan memenangi liga ini,” sahut Guardiola di situs resmi Barca.(net)

Gelar Seremoni di Setiap Laga

KIEV – Seremoni di setiap kejuaraan sepak bola biasanya dilangsungkan di laga pembuka dan laga pengujung alias final. Tapi, di Euro 2012, bakal ada seremoni di setiap laga (31 laga). Hal itu diungkapkan ketua LOC (panitia lokal) Euro Markiyan Lubkivskyi.

Lubkivskyi mengatakan, seremoni pembukaan, final, dan laga lainnya memiliki waktu yang berbeda-beda. Untuk pembukaan di Stadion National (Narodowy) Warsawa (8/6) paling lama dilangsungkan selama 15 menit. Sedangkan untuk final di Stadion Olympiysky Kiev (1/7) sekitar 10-12 menit.  Nah, untuk laga lainnya, maksimal lima menit. “Seremoni akan menampilkan ikon atau budaya yang dimiliki di kota tuan rumah serta kehidupan sehari-hari warganya,” kata Lubkivskyi seperti dilansir Ukraine2012.  (dns/jpnn)

Muamba Mirip Foe dan Puerta

Kasus Muamba ini mengingatkan kita pada kasus yang dialami Mark Vivien Foe, Miklos Feher dan Antonio Puerta. Mereka bertiga tiba-tiba tak sadarkan diri di lapangan karena serangan jantung dan akhirnya meninggal dunia.

Mark Vivien Foe merupakan pemain timnas Kamerun kelahiran tahun 1975. Ia bermain di Olympique Lyonnais dan West Ham United dan kemudian pindah ke Manchester City.

Ia menjadi bagian dari timnas Kamerun di Piala Konfederasi tahun 2003. Setelah menghadapi Brasil dan Turki, Kamerun menghadapi Kolombia di semifinal pada 26 Juni 2003.

Saat pertandingan itu ia tiba-tiba terjatuh tak sadarkan diri pada menit ke-72. Setelah diotopsi penyebab kematiannya adalah Hypertrophic Cardiomyopathy.

Kemudian Miklos Feher yang meninggal saat membela klubnya Benfica menghadapi Vitoria Guimares, 25 Januari 2004. Kematiannya benar-benar tak terduga. Fehér, yang masuk sebagai pemain pengganti, menerima kartu kuning saat injury time dan maju beberapa langkah ke depan. Tiba-tiba saja ia terlihat kesakitan dan terjatuh. Pertolongan pun segera datang ke lapangan.

Ambulans datang ke lapangan dan membawanya ke rumah sakit. Saat tengah malam ia dipastikan meninggal. Nyawanya sudah tak tertolong lagi. Setelah diotopsi penyebab kematiannya adalah serangan jantung. Dia baru berusia 24 tahun.

Mungkin banyak orang tak lupa dengan senyuman terakhirnya, senyuman saat ia menerima kartu kuning sesaat sebelum ia terjatuh. Pertandingan dan senyum terakhir dalam hidupnya.

Terakhir Antonio Puerta. Dia merupakan pemain muda harapan Spanyol. Ia adalah pemain asli binaan Sevilla. Bakat besarnya telah membuat klub-klub besar tertarik. Real Madrid, Manchester United dan Arsenal mengincar Puerta. Pemain kelahiran 26 November 1984 meninggal saat membela klubnya Sevilla menghadapi Getafe di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, 25 Agustus 2007.

Kematiannya disebabkan Arrhythmogenic Right Ventricular Cardiomyopathy. Saat ia meninggal, pacarnya sedang mengandung anak pertamanya. Kematian yang sangat disesali penggemar tim Matador.

Simpati Muamba terus berdatangan. Kini giliran mantan klubnya, Arsenal, yang memberikan dukungan.  “Dukungan dan doa dari banyak rekan di Arsenal saat ini untuk Fabrice dan keluarganya,” tulis Arsenal dalam situsnya. (bbs)
dalam akun Twitter resminya.(bbs)

Jantungan, Muamba Kolaps

LONDON- Pertandingan perempatfinal Piala FA antara Tottenham Hotspur melawan Bolton Wanderers dihentikan pada menit 41. Gelandang Bolton, Fabrice Muamba tiba-tiba tergeletak tak sadarkan diri di lapangan. Saat insiden terjadi kedudukan sama kuat 1-1.
Muamba tiba-tiba tergeletak di tengah lapangan, jauh dari bola. Pemain 23 tahun ini langsung ditandu ke luar lapangan, diduga dia mengalami serangan jantung. Suasana sempat mencekam.

BBC Sport, melaporkan Muamba dalam kondisi sangat serius dan dilarikan ke rumah sakit. Dia sedang berjuang untuk hidupnya.
Sementara itu menurut laporan ESPN, Muamba mengenakan masker oksigen dan mendapat pertolongan dari staf medis Bolton saat meninggalkan lapangan. Para penonton terlihat tegang dengan yang mereka saksikan di lapangan.

Sebelum pertandingan Muamba  sempat “berkicau” di akun Twitternya, @fmuamba beberapa saat sebelum laga dimulai. Dirinya menuliskan, “Sudah sampai White Hart Lane, #coyw mari kita menangkan pertandingan ini.”

Seperti yang dilaporkan The Sun, p ihak Bolton menyatakan jika dirinya tampak sehat. Karena itu manajer Owen Coyle memasukkannya ke tim inti. Bahkan, satu hari sebelum pertandingan, ia juga menuliskan pesan yang menunjukkan jika ia sama sekali tidak bermasalah dengan kesehatannya. “Dalam perjalanan menuju London setelah melakukan sesi latihan yang baik,” tulis Muamba pada 16 Maret 2012.

Hal yang sama juga diungkapnya Manajer Bolton Wanderers, Owen Coyle. Dia mengatakan pemain bertahannya itu masih berjuang untuk hidup. Muamba, meski sudah dirawat intensif di pusat serangan jantung di London Chest Hospital, masih dalam keadaan kritis.
Coyle, yang menemani  si pemain di ambulans dari stadion White Hart Lane sampai rumah sakit, memberi sedikit gambaran tentang kondisi terakhir Muamba.

“Ini sangat serius. Keadaannya masih seperti itu. Berkat kehendak Tuhan, dia melewati (fase genting di lapangan) itu,” tutur sang manajer seperti dilaporkan BBC.

“Fabrice dalam kondisi kritis. 24 jam ke depan akan menjadi sangat krusial,” sambungnya.
“Dalam nama FA, saya ingin mengirimkan doa dan dukungan untuk Fabrice Muamba dan keluarganya atas kejadian pada hari Sabtu,” sambung Ketua Umum FA, David Bernstein, pada situs resmi FA.

“Fabrice telah bermain 33 kali untuk Timnas Inggris U-21, menjadi kapten untuk skuad Stuart Pearce saat masih ambil bagian, dan yang terpenting karena kami sangat peduli padanya,” ungkapnya.

“Kami masih terus menjalin hubungan dengan Bolton menyangkut kondisi Fabrice dan masih menunggu kabar lebih lanjut,” tutup pernyataan tersebut.
Setelah dilarikan ke London Chest Hospital, para pemain Bolton langsung mengunjungi kolega mereka. Rombongan tersebut dikepalai oleh pelatih Bolton sendiri, Owen Coyle, yang tampak masih terpukul dengan kejadian semalam.

Muamba, lahir di Zaira pada 6 April 1988, hijrah ke Inggris dalam usia 11 tahun, menyusul bapaknya, yang meninggalkan negara Afrika itu lantaran kekacauan politik.

Dia memulai karir di Arsenal, Birmingham City, sebelum bergabung dengan Bolton pada 2008. Sejak itu pemain bertinggi 185 cm itu sudah 130 kali membela ‘The Trotters’.

“Inggris adalah negara angkatku,” kata Muamba tahun lalu. “Orang-orang telah membantuku, menyambutku dengan tangan terbuka dan memberiku kesempatan ini. Aku memperoleh kehidupan yang lebih layak dan nyaman. Aku sangat menghargai itu,” katanya.

Di dunia sepakbola Muamba masuk akademi Arsenal di tahun 2002 saat berumur 14 tahun. Namun ia hanya bermain dua kali untuk The Gunners di Piala Liga musim 2007/2008, sebelum kemudian dipinjamkan ke Birmingham di musim berikutnya. Ia dibeli Bolton pada Juni 2008 seharga lima juta poundsterling.

Saat pertandingan Bolton unggul lebih dulu saat pertandingan baru berjalan 6 menit lewat gol bunuh diri Gareth Bale.  Kemudian Bale membayar kekalahan itu dengan skor 1-1.(bbs)

Muamba Mirip Foe dan Puerta

Kasus Muamba ini mengingatkan kita pada kasus yang dialami Mark Vivien Foe, Miklos Feher dan Antonio Puerta. Mereka bertiga tiba-tiba tak sadarkan diri di lapangan karena serangan jantung dan akhirnya meninggal dunia.

Mark Vivien Foe merupakan pemain timnas Kamerun kelahiran tahun 1975. Ia bermain di Olympique Lyonnais dan West Ham United dan kemudian pindah ke Manchester City.

Ia menjadi bagian dari timnas Kamerun di Piala Konfederasi tahun 2003. Setelah menghadapi Brasil dan Turki, Kamerun menghadapi Kolombia di semifinal pada 26 Juni 2003.

Saat pertandingan itu ia tiba-tiba terjatuh tak sadarkan diri pada menit ke-72. Setelah diotopsi penyebab kematiannya adalah Hypertrophic Cardiomyopathy.

Kemudian Miklos Feher yang meninggal saat membela klubnya Benfica menghadapi Vitoria Guimares, 25 Januari 2004. Kematiannya benar-benar tak terduga. Fehér, yang masuk sebagai pemain pengganti, menerima kartu kuning saat injury time dan maju beberapa langkah ke depan. Tiba-tiba saja ia terlihat kesakitan dan terjatuh. Pertolongan pun segera datang ke lapangan.

Ambulans datang ke lapangan dan membawanya ke rumah sakit. Saat tengah malam ia dipastikan meninggal. Nyawanya sudah tak tertolong lagi. Setelah diotopsi penyebab kematiannya adalah serangan jantung. Dia baru berusia 24 tahun.

Mungkin banyak orang tak lupa dengan senyuman terakhirnya, senyuman saat ia menerima kartu kuning sesaat sebelum ia terjatuh. Pertandingan dan senyum terakhir dalam hidupnya.

Terakhir Antonio Puerta. Dia merupakan pemain muda harapan Spanyol. Ia adalah pemain asli binaan Sevilla. Bakat besarnya telah membuat klub-klub besar tertarik. Real Madrid, Manchester United dan Arsenal mengincar Puerta. Pemain kelahiran 26 November 1984 meninggal saat membela klubnya Sevilla menghadapi Getafe di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, 25 Agustus 2007.

Kematiannya disebabkan Arrhythmogenic Right Ventricular Cardiomyopathy. Saat ia meninggal, pacarnya sedang mengandung anak pertamanya. Kematian yang sangat disesali penggemar tim Matador.

Simpati Muamba terus berdatangan. Kini giliran mantan klubnya, Arsenal, yang memberikan dukungan.  “Dukungan dan doa dari banyak rekan di Arsenal saat ini untuk Fabrice dan keluarganya,” tulis Arsenal dalam situsnya. (bbs)
dalam akun Twitter resminya.(bbs)

Liverpool Harus Konsisten

LIVERPOOL- Meski sudah berhasil mendapatkan satu piala di musim ini, tapi Liverpool dinilai masih bermasalah dengan konsistensi. Dirk Kuyt menganalisis masa depan The Reds.

Dengan menjuarai Piala Liga Inggris bulan lalu, anak-anak Anfield sudah mengakhiri enam tahun paceklik gelar. Namun mereka masih tertinggal 10 angka dari tim peringkat keempat sementara Arsenal di liga, dan itu berarti mereka terancam untuk absen di Liga Champions untuk kali ketiga berturut-turut.
Skuad Kenny Dalglish masih berpeluang meraih satu titel lagi karena masih bertahan di Piala FA. Malam ini mereka akan bertempur melawan Stoke City di babak perempatfinal. Di pertanding liga di Anfield Januari lalu, The Kop ditahan imbang The Potters 0-0.

“Kami sudah punya banyak kemajuan. Tak pernah gampang jika banyak pemain baru bergabung. Anda harus menyesuaikan mereka ke dalam tim,” demikian Kuyt seperti dikutip AFP, Minggu (18/3). (bbs)

Swansea Sikat Fulham

WIGAN- Wigan masih harus berkutat di posisi terbawah klasemen Liga Primer Inggris. Sempat unggul lebih dulu, dan membuka asa meninggalkan zona maut, Wigan akhirnya harus puas dengan hasil imbang 1-1 lawan West Bromwich Albion.

Di DW Stadium, Sabtu (17/3), Wigan memimpin terlebih dulu atas West Brom melalui gol James McArthur pada menit 54. Gol tercipta setelah McArthur menuntaskan umpan silang Victor Moses.

Satu gol itu sebenarnya akan bikin Wigan naik ke posisi aman dan melepaskan diri dari jeratan degradasi. Tetapi kedudukan tidak bertahan.
Sekitar 10 menit usai gol McArthur, West Brom menyamakan melalui Paul Scharner. Dari sepak pojok, bola dilayangkan Chris Brunt untuk kemudian ditanduk Scharner dari jarak dekat.

Pertandingan pun tuntas dengan skor imbang 1-1.

Hasil tersebut bikin Wigan masih duduk di posisi buncit klasemen dengan poin 22 dari 29 laga. West Brom sementara itu naik ke peringkat 12 dengan poin 36.

Di partai lain, Swansea pulang dari lawatannya ke markas Fulham di Craven Cottage dengan kemenangan telak 3-0.
Gylfi Sigurdsson menyumbang sepasang gol pada menit 36 dan 65, sebelum Joe Allen memantapkan kemenangan Swansea pada menit 76.
Tambahan tiga angka membuat Swansea naik ke posisi delapan klasemen sementara dengan poin 39, atau terpaut tiga poin dari Liverpool yang menempati satu posisi lebih baik.

Sementara itu di DW Stadium, tuan rumah Wigan Athletic harus puas dengan hasil imbang 1-1 saat menghadapi West Bromwich Albion. Wigan unggul lebih dulu lewat gol McArthur menit 54. West Brom sukses membalas lewat gol Scharner menit 65. (bbs)

Melbourne Milik Button

MELBIURNE-Jenson Button memenangi seri pertama Grand Prix Formula 1 musim 2012. Pebalap McLaren itu mengalahkan juara bertahan Sebastian Vettel yang harus puas menjadi runner-up.

Pada balapan seru di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Minggu (18/3), Button tampil sempurna dengan menyalip Lewis Hamilton sebagai pemegang pole di tikungan pertama, dan terus mempertahankan posisinya di depan.

Ia menjadi yang terbaik sepanjang 58 lap dengan catatan waktu satu jam 34 menit 9,565 detik. Vettel, juara di Albert Park tahun lalu, dan start di urutan keenam, finish nomor dua dengan selisih 2,1 detik dengan Button, unggul dua detik dari Hamilton, yang berada di tempat ketiga.
Lomba berlangsung seru dan menarik, ditandai dengan beberapa insiden, salah satunya Pastor Maldonado yang menabrak dinding pembatas di lap terakhir, padahal posisinya cukup bagus untuk mendapatkan poin.

Empat mobil finish dalam jarak rapat yaitu Kamui Kobayashi, Kimi Raikkonen, Sergio Perez, dan Daniel Ricciardo.
Sembilan pebalap gagal menyelesaikan lomba termasuk Michael Schumacher, Felipe Massa, dan Romain Grosjean, yang start nomor tiga tapi langsung out di lap kedua setelah bersenggolan dengan Maldonado.

Terkait hasil yang diraihnya tersebut Button pun merasa senang dan menyebut kerja keras McLaren Mercedes sebagai kunci kemenangannya kali ini sekaligus bisa bertahan dari kejaran Sebastian Vettel.

Meski begitu Button enggan berlama-lama terlarut dalam kemenangan dan memilih segera berkonsentrasi untuk balapan pekan depan di Sepang.
“Ini sangat spesial. Memulai musim dengan kemenangan itu penting. Lewis kemarin mendapat pole position dan kemenangan hari ini, saya pikir itu sudah menempatkan kami di posisi yang bagus untuk beberapa balapan ke depan dan di jalur yang benar. Jadi terima kasih sebesar-besarnya untuk tim,” tukas Button.

“Saya sudah tak sabar menantikan balapan di Malaysia tapi tidak akan memikirkannya saat ini. Saya akan menikmati saat ini dengan teman-teman saya dan keluarga. Baru besok saya akan berkonsentrasi untuk Malaysia,” tuntasnya.
Button pun memenangi balapan ketiganya di Australia setelah dua kali pada 2009 dan 2010. Di tahun 2009 itu pula Button akhirnya merengkuh gelar juara dunia pertamanya. (bbs/jpnn)