29 C
Medan
Saturday, January 17, 2026
Home Blog Page 13838

Kalahkan Murray, Ferderer Raih Tropi ke-72

Roger Federer meraih hasil sempurna pada akang ATP Dubai. Federer berhasil mengalahkan Andy Murray di babak final untuk meraih gelar kelimanya di ajang ini.

Federer yang di turnamen ini belum sekalipun kehilangan set, melanjutkan performa impresifnya saat berhadapan dengan Murray di partai puncak.
Petenis nomor tiga dunia ini kembali tak kehilangan set saat membungkam Murray, 7-5 6-4, Minggu (4/3).
Berhadapan dengan Murray yang tengah dalam kepercayaan diri usai menumbangkan petenis nomor wahid dunia, Novak Djokovic di semi final, Federer sempat kewalahan.

Setelah terus bertarung ketat di tiap game, Federer akhirnya mampu melepaskan diri dari tekanan dan unggul 5-6. Di game penentuan, FeEx sukses melakukan tiga servis yang tidak mampu dikembalikan Murray dan sejurus kemudian pukulan backhand Murray juga melebar. Set pertama pun jadi milik Federer (7-5).

Di set kedua, perjuangan Federer jauh lebih mudah dari set pertama. Sempat dibuat cemas lantaran Muray mampu mengejar ketertinggalan dari 1-3 menjadi 4-4, Federer akhirnya melahap dua set berikutnya untuk menang 6-4.

Bagi Federer, ini merupakan gelar kelimanya di ajang ATP Dubai dari tujuh laga final yang telah dilakoninya. Secara keseluruhan, ini merupakan trofi juara ke-72 yang diraih petenis pemegang rekor 16 gelar grand slam ini. (net/jpnn)

Blus Model Terbaru

MEDAN – Bagi wanita kantoran, baju blush menjadi pilihan utama karena kesan yang formal.  Selain itu, blush dapat dikenakan kemana saja dalam suasana apapun. Biasanya blush  memiliki desain yang sederhana, tapi tidak sedikit yang mempunyai variasi yang feminim seperti lipatan-lipatan, namun tetap nyaman dikenakan.

Dalam memilih blush, sebaiknya pilih yang nyaman  dikenakan. “ Jangan gunakan blush yang menyulitkan kita bergerak bebas. Jadi pastikan gunakan blush yang sesuai dengan aktivitas dan gaya berbusana Anda,” kata Tia selaku Fashion Consultan Accent.

Menurut Tia di toko Accent yang berada di lantai 2 Plaza Medan Fair, blush yang lagi ngetren yaitu blush dengan menggunakan corak kecil. “Di Accent selalu menyediakan blush dengan model yang terbaru. Saat ini model yang lagi tren itu ada corak-corak kecilnya. Kesan yang ditampilkannya tidak begitu feminim, tapi pemakainya tetap modis,” kata Tia lagi.

Sambungnya, blush yang terbuat dari bahan katun atau sutra sangat baik karena bahannya yang dingin. “Blush dengan corak kecil ini dingin bila dipakai. Jadi kita harus perhatikan bahannya. Sebaiknya blush menggunakan bahan yang mampu menyerap keringat dan nggak panas saat dikenakan, selain itu pemakainya tetap trendi,” jelasnya.

Pada umumnya, blush bisa dimodifikasi dengan memakai blazer supaya terkesan lebih rapi dan formal. “Jadi sesuai dikenakan pada wanita kantoran, karena Accent juga fokusnya kepada pakaian kantoran dan wanita karir. Biasanya, blush dikenakan dengan rok untuk ke kantor. Tapi tidak sedikit juga yang memadukannya dengan celana bahan atau jeans,” terangnya.

Untuk harga, blush dengan corak kecil dibandrol Rp 259.900 ribu. “Harganya bervariasi, tergantung coraknya juga. Semua barang kita pasok dari Jakarta. Harganya sudah standart, apalagi bahan dan coraknya juga bagus. Kualitas bahannya lebih baik. Apalagi blush rata-rata diberi diskon 20 persen,” bebernya. (mag-11)

Warga Tanjung Selamat Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

MEDAN- Warga dan kepala lingkungan (Kepling) serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Tanjung Selamat Kecamatan Medan Tuntungan bersama-sama bergotong royong membersihkan sampah di sepanjang Jalan Bunga Sakura dan Jalan Flamboyan Raya Medan, Sabtu (3/2) pagi.

Selain membersihkan, mereka membuat taman bunga, menanam bibit pohon, dan mengecat trotoar.

Dalam kesempatan itu, Lurah Tanjung Selamat, H Achyaruddin, SSos, mengatakan tujuan dilakukannya gotong royong itu guna menciptakan suasana nyaman, asri dan sehat di lingkungan Kelurahan Tanjung Selamat.

“Kalau lingkungan kita asri, indah dan nyaman, kita juga yang merasakannya,” blang Achyaruddin.

Menjaga lingkungan tetap sehat, menurut Achyaruddin sangat pen ting dilakukan, selain jauh dari kotor, masyarakat bisa terhindar dari penyakit. “Bayangkan saja bila sampah dibuang sembarangan tempat, itu bisa menjadi sarang nyamuk. Penyakit demam berdarah datang mengancam,” terangnya.
Untuk itu, Achyaruddin berharap kepada warganya agar bersama-sama menjaga keindahan kebersihan di lingkungan baik itu di kelurahan.

“Selain itu juga, yang terpenting buanglah sampah pada tempatnya sesuai jadwal yakni mulai pukul 06.00 WIB hingga 09.00 WIB,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua LPM Kelurahan Tanjung Selamat, Perukuren Sembiring mendukung kegiatan gotong royong tersebut. “ Selaku LPM, kita siap membantu kegiatan Kelurahan Tanjung Selamat,” katanya. (omi)
Kecamatan Medan Tuntungan ini,” ujarnya.(omi)

Juventus Jagoan Imbang

TURIN- Juventus memang tak terkalahkan musim ini. Namun hingga giornata 26 mereka tetap tak mampu kuasai klasemen. Itu dikarenakan Juve lebih sering imbang ketimbang menang. Terakhir, mereka ditahan Chievo 1-1 di Juventus Arena kemarin dini hari.

Pada laga itu, Juve tampil dominan di babak pertama. Tapi, mereka cuma bisa unggul satu gol lewat sundulan Paolo De Ceglie.
Babak kedua berjalan lebih seru dan Chievo lebih berani keluar menyerang. Usaha tak kenal lelah tim tamu akhirnya membuahkan hasil setelah Boukary Drame mencetak gol penyama.

Tambahan satu poin membuat Juve mengoleksi 51 poin dari 25 laga dan tetap berada di peringkat kedua klasemen sementara Seri A. Mereka kini tertinggal tiga poin dari AC Milan yang sudah bermain 26 kali. Sedangkan Chievo duduk manis di peringkat kesembilan dengan 34 poin dari 26 partai.
Hasil ini tentu tak bagus. Apalagi musim ini Juventus gagal curi tiga angka atas Chievo.  Terkait hasil tersebut, Arsitek Juve, Antonio Conte meminta fans tidak lekas kecewa dan menyoraki pemain karena Bianconeri masih terus berkembang.

Memang pada laga itu fans klub berjuluk Nyonya Tua itu mencemooh hasil kerja pemain-pemain di lapangan. Sadar dengan kekurangan yang masih ada dalam tim asuhannya, Conte pun meminta pendukung untuk bersabar.  (bbs/jpnn)

Warga Kalimantan Harus Jadi Teladan

PMKK Sumut Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW di Perbaungan

RATUSAN warga Paduan Masyarakat Kulawarga Kalimantan (PMKK) Sumut dan Serdang Bedagai serta masyarakat Desa Sukajadi, Kecamatan Perbaungan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di Desa Sukajadi, Minggu (4/3). Hadir dalam kegiatan ini, Ketua PMKK Sumut yang juga Anggota DPRD Sumut Hidayatullah SE, Ketua PMKK Serdang Bedagai H Ibrahim Khalil SPdI, Kepala Desa Sukajadi Abdul Haris, Ketua Panitia Abdul Rahman dan undangan lain. Sedangkan ceramah agama disampaikan Guru Besar Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumut yang juga Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Medan Prof Dr H Syahrin Harahap MA.

Syahrin Harahap yang juga Penasehat PMKK Sumut mengemukakan harapan agar warga Kalimantan dapat menjadi teladan di tengah-tengah masyarakat Sumut. Ia mengajak anggota PMKK menjadi orang-orang bertaqwa. ‘’Warga Banjar adalah keluarga Islam, maka keluarga Banjar adalah keluarga Rasullulah. Dan keluarga Rasullulah adalah keluarga teladan,’’ ucapnya.

Guru Besar IAIN Sumut ini mengutarakan, warga PMKK dapat santun dalam membina kehidupan, bekerja keras, menjaga budaya, mampu mengenali zaman dan istiqomah di jalannya. ‘’Mari kita tiru keteladanan Rasullullah. Hindarkan menjelekkan se-sama umat. Ajak istri, anak dan keluarga semakin mendekatkan diri kepada Allah,’’ katanya.

Ketua PMKK Sumut yang juga Anggota DPRD Sumut Hidayatullah SE mengajak anggotanya mampu meraih kebahagiaan dunia dan akhirat. ‘’Peringatan maulid yang dilaksanakan di beberapa tempat selama tiga bulan dapat mendorong kita meningkatkan ketaqwaan sebagaimana diatur dalam Al-Quran dan Al-Hadist,’’ katanya.
Ia mengatakan, peningkatan kesejahteraan umat Islam harus mendapat perhatian serius agar dapat meraih kebahagiaan dunia dan akhirat. ‘’Meningkatkan perekonomian anggota merupakan kewajiban para tokoh masyarakat Banjar. Kaya di dunia, masuk surga di akhirat,’’ katanya.
Dalam acara maulid ini sebelum dimulai dengan makan pagi bersama dan diakhir dengan makan siang bersama. Saat pembacaan marjanji selama lima menit berhasil dikumpulkan infaq maulid Rp1.410.000 dan infaq masjid Rp1.760.000. (*/dmp)

Nur Ainun dan Welman Pasaribu tercepat di pelajar

Lomba Lari Medan 10-K

MEDAN-Lesatan Nur Ainun dan Welman Pasaribu menaklukkan jarak tempuh 10 km menasbihkan keduanya menjuarai kategori pelajar lomba lari Medan 10-K, Minggu (4/4) kemarin dengan start dan finish di Stadion Teladan Medan. Menyelamatkan wajah atletik Sumut setelah juara kategori umum putra dan putri diraih pelari dari luar Sumut.

Nur Ainun yang juga atlet atletik PPLP Sumut asal SMAN 1 Tapsel menjadi yang tercepat di kelompok pelajar putri dengan catatan waktu 45 menit 27,47 detik. Mengungguli Prety Sihite (SMA Katolik Sibolga) di tempat kedua dengan catatan 46 menit 35,87 detik dan Hemaviton Siregar (SMAN 2 Medan) di tempat ketiga dengan catatan 48 menit 3,94 detik.

Sedangkan Welman Pasaribu asal SMKN 1 Siborong-borong tercepat di kategori pelajar putra dengan catatan waktu 36 menit 11,42 detik. Menyusul. Almarid ( SMA N 15 Medan) dengan 36 menit 55,10 detik di tempat kedua dan  Bambang Syahputra (SMKN Harapan Stabat) dengan catatan 36 menit 22,72 detik.

Laurensho Aditya. S, pelajar Josua 2 Medan, Sebelumnya para pelari Sumut gagal menjadi yang tercepat di kategori umum putra dan putri. Atlet PASI Maluku, Teri Junaidi tercepat dengan catatan waktu 36 menit, 00,82 detik. Disusul Gusti (Jawa Barat) dengan catatan 36 menit 2,76 detik. Sumut hanya menempatkan Tumpak Manik dari Kodam I/BB dengan catatan 36 menit 6,36 detik.

Kondisi yang sama terjadi di kategori umum putri. Pelari asal Kalimantan Timur,  Marianche Subnafeo melesat menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 39 menit 8,38 detik. Mengungguli Unik S asal  Lokomotif Club Salatiga, dengan waktu 41 menit, 21,57 detik disusul Nur Ainun dari Kabupaten Karo dengan waktu 43 menit, 43,48 detik atas Nur Ainun P dari Kab Karo.

Kegiatan yang diikuti sekitar 7000-an peserta ini sebelumnya dilepas start oleh Ketua Umum KONI Sumut Gus Irawan didampingi KONI Medan Zulhifzi Lubis.  Start dari depan Stadion Teladan, Jalan Gedung Arca, Jalan Halat, Jalan Ir Juanda, Jalan Brigjen Katamso, Jalan Alfalah, Jalan SM Raja, Jalan Turi dan finish di depan Stadion Teladan.

Ketua KONI Medan, Zulhifzi Lubis usai lomba berharap kegiatan ini dapat rutin digelar untuk mencari bibit-bibit pelari potensial di Sumut. “Saya harapkan ini bisa digelar rutin setiap tahun karena dari sini bisa kita lihat pelari-pelari potensial,” pungkasnya. (mag-18)

Dojo Karya Juara Umum Kejurda Inkanas

MEDAN- Dojo Karya Medan kembali memastikan diri sebagai juara umum Kejuaraan Daerah Institut Karate-Do Nasional (Inkanas) Sumut yang berakhir Minggu (4/4) kemarin di Gelanggang Remaja Medan. Dojo Karya berhak atas piala bergilir Kasat Brimopdasu III 2012 dengan torehan 10 emas, 11 perak dan tujuh perunggu.

10 emas diperoleh lewat M.Zaki Abdullah yang menyumbangkan dua emas dari kelas Kata perorangan dan Kumite -52 kg kadet putra diikuti Mutia Putri yang menjuarai kumite -54 kg kadet putri. Di kategori junior putra,  M Rizki merajai kumite -61 kg dan M Zein Nugraha pada kumite -76 kg. Emas lainnya diraih dari kata perorangan junior putri lewat Indah dan kumite -59 kg lewat Tri Winarni juga Wan Nurul yang menjuarai kumite +59 kg. Emas terakhir disumbangkan Yulis Putri di kelas kumite -50 kg senior putri.

Dojo Deli Serdang harus puas di tempat kedua dengan 6 emas, 5 perak dan 15 perunggu diikuti Dojo Rajawali Medan dengan 5 emas, 3 perak dan 10 perunggu.

Dua karateka juga meraih Best of The Best (BOB) di kategori junior putri lewat Tri Winarni yang mengalahkan Tri Utami (Amir Hamzah) di final serta Zaki yang di kategori pemula dan kadet putra yang memenangkan pertarungan dari Fahmi (Merah Putih). BOB lainnya diraih Marliana Waysuri (SMAN 5 Medan) kategori pemula dan kadet putri, Nurul (rajawali) di senior putri, Ilham Halik (Merah Putih) di kategori senior putra, Ari Pratama (Amir Hamzah) di kategori junior putra, Samuel (Rajawali) di kategori usia dini dan pra pemula putra, serta Silvia Yuliata di kategori pemula putri.

Kejurda ditutup Kabid Organisasi Inkanas, Ir Tobrani yang pada sambutannya menyambut baik bermunculannya potensi-potensi atlet dari berbagai daerah di Sumut. “Saya senang dengan banyaknya atlet-atlet baru yang muncul dan akan membawa nama Sumut ke tingkat nasional.Saya harap ke depannya semakin serius berlatih,” ujarnya.

Sementara Kabid Binpres  Hadismar mengatakan para peraih juara I dan II akan mengikuti pemusatan latihan dalam menghadapi Piala Walikota pada akhir Maret mendatang, “Walikota Cup adalah even bergengsi yang diikuti seluruh perguruan dan pengcab Forki di Sumut dan akan dilakukan pemusatan latihan untuk para atlet berprestasi,” ,” pungkasnya. (mag-18)

Benny Pulangkan Pemain

MEDAN-Delapan pemain inti PSMS dipastikan absen pada laga kontra Persidafon Dafonsoro, Selasa (7/3) mendatang. Karena itu, dalam rangka efisiensi dana, manejer PSMS Benny Tomasoa memulangkan tujuh pemain serta Sekretaris Tim Fityan Hamdy.

Adapun ketujuh pemain tersebut yakni Inkyun Oh, Choi Dong Soo, Arie Supriatna dan Osas Saha dipulangkan ke Medan bersama Sektim. Sedangkan Sasa Zecevic singgah di Jakarta mengurus perpanjangan Kitas. Denny Rumba pulang ke Semarang dan Anton Samba ke Makassar.

Sementara kedelapan pemain yang absen yakni Anton Samba, Inkyun Oh dan Choi Dong Soo mengalami cedera. Sedangkan Markus Haris Maulana, Sasa Zecevic, Denny Rumba dan Osas Saha terkena akumulasi kartu kuning. Serta Arie Supriatna terkena hukuman kartu merah.

Dari data tersebut, berarti Markus yang juga dipastikan absen tetap dibawa ke Dafonsoro. “Markus masih kita perlukan untuk membimbing Edi Kurnia sebagai penggantinya di bawah mistar gawang. Lagi pula, kita sudah membeli 16 tiket untuk pemain.

Sementara dengan sisa pemain yang kita bawa pada tour Jawa Timur-Papua hanya ada 13 orang dan kita juga telah memanggil dua pemain dari Medan, jadi totalnya baru 15 pemain. “Hal itu yang menyebabkan Markus tak dipulangkan,” ujar Benny, Minggu (4/3). (saz)

Puing-puing St Paul’s yang Terkenal

Travel Tour Hongkong-Macau (6)

Oleh: DAME AMBARITA
Pemimpin Redaksi Sumut Pos

Lewat imigrasi di gedung perbelanjaan yang sama, peserta sudah sampai Macao. Ketemu tour guide baru bernama Pauline.
Macau adalah koloni Eropa tertua di Tiongkok, sejak abad ke-16. Pemerintahan Portugal menyerahkan kedaulatan Macau kepada Republik Rakyat Tiongkok di tahun 1999. Sejak itu Macau menjadi Daerah Administratif Khusus Tiongkok.

Mempunyai luas sekitar 6 mil persegi, Macau terletak di70 km sebelah barat daya Hongkong dan 145 km dari Guangzhou. Sebagai bekas jajahan Portugis, nuansa Portugis masih sangat kental di wilayah Macau. Karena itu, meski penduduk Macau kebanyakan bertutur dalam bahasa Kantonis -seperti juga masyarakat Hongkong, bahasa Portugis adalah bahasa resmi lain. Maka tulisan yang terpampang di instansi resmi maupun toko menggunakan dua bahasa, Tiongkok dan Portugis.

Karena sudah malam, Pauline langsung membawa peserta ke hotel, dan mengumumkan morning call esok paginya pukul 8. Pukul 8.30 sarapan, dan pukul 10 sudah siap-siap berangkat. Kali ini peserta tak perlu packing koper, karena untuk kali pertama peserta menginap selama 2 malam di kota dan hotel yang sama. Seppp…

Hari pertama, peserta dibawa melihat patung A-ma, tempat sembahyang umat Buddha tertua di Macao. Selanjutnya ke Senado Square seluas 3.700 meter per segi, yang dilapisi dengan batu-batu mosaik berwarna-warni dengan ombak, karya para ahli Portugis.

Nikmatnya udara sejuk, air mancur di tengah dan arsitektur yang kental dengan suasana Eropa, membuat kita serasa mampir sejenak di dunia Barat. Usai foto-foto, peserta dipandu jalan kaki ke Ruins of St. Paul’s, surganya para pejalan kaki. Ribuan orang hilir mudik jalan kaki di sana. Ada yang naik ke puing ada yang turun. Sepanjang jalan, berdiri toko-toko yang menjual jajanan. Boleh cicip jika mau.

Dan tibalah di depan puing-puing St Paul’s yang terkenal. Puing yang tersisa tinggal dinding depan gedung yang dahulunya universitas, terbuat dari pahatan batu. Kata Pauline, St Paul’s ini sudah tiga kali terbakar. Yang tersisa dari gereja terhebat Macau ini hanyalah halaman depan batunya yang luar biasa dan anak tangganya yang mengagumkan.

Setelah dua kali terbakar, gereja ini kembali dibangun tahun 1602 bertetanggaan dengan Universitas Jesuit St. Paul. Universitas ini merupakan universitas barat pertama di timur jauh, di mana para misionaris seperti Matteo Ricci dan Adam Schall belajar segala sesuatu tentang China, sebelum bekerja di Ming Court di Beijing sebagai astronomer dan ahli Matematika.

Menurut pengunjung terdahulu, gereja ini terbuat dari taipa dan kayu, didekorasi dan diberi perabotan yang indah. Dinding depannya yang terbuat dari batu ukiran dibangun pada 1602 oleh pelarian Kristen Jepang dan tukang kerajinan setempat, di bawah pengarahan Jesuit Italia Carlo Spinola.
Setelah mengusir para Jesuit, universitas tersebut digunakan sebagai barak tentara dan pada tahun 1835 api membakar dapur dan menghancurkan universitas dan gereja. Dinding depan yang selamat berdiri di atas empat kolom tiang dan ditutupi oleh ukiran dan patung yang dengan elok menggambarkan masa-masa awal gereja di Asia. Terdapat patung-patung Perawan dan Santo, lambang dari Taman Surga dan penyaliban, malaikat dan iblis, naga China dan krisan Jepang, kapal layar Portugis dan peringatan moral dalam tulisan China.

Setelah restorasi mulai tahun 1990 sampai 1995, bagian belakang Ruins of St. Paul’s diubah menjadi museum. Reruntuhannya dianggap sebagai simbol dari Macau, dan sekarang menawarkan kepada pengunjung situs baru di mana mereka dapat melihat sisa-sisa dari apa yang dulu adalah Gereja Bunda Tuhan.

Mitos yang beredar, kata Pauline, kebakaran gereja St Paul’s sampai 3 kali itu karena posisinya yang diapit kuil-kuil, khususnya kuil Naza. Di mana, Naza merupakan dewa yang agak nakal dan hobi main api. “Posisi gereja ini kurang hong sui,” cetusnya.

Di Macau juga ada patung yang sedikit aneh. Dengan tinggi kira2 15 meter, patung itu sebagai kenang-kenangan dari Portugis sebelum menyerahkan Macau ke China. Disebut aneh karena patung itu badannya badan Bunda Maria, tapi ditutupi jubah Dewi Kwan Im. Jadi mirip perpaduan antara Portugis Katolik dengan China yang percaya dewa-dewa. “Kami menyebutkan Dewi Kwan Im bule,” kekeh Pauline.

Selanjutnya perjalanan berlanjut ke gedung pertunjukan film 4D untuk menyaksikan Dragon Treasure atau sering juga disebut juga The Buble Show. Bayar 80 Dolar Hong Kong per orang, gedung pertunjukan ternyata tidak memakai kursi alias harus berdiri. Layarnya adalah atap gedung berbentuk kubah, dengan durasi pertunjukan sekitar 45 menit. Jadi selama itu, kepala kita harus menengadah ke atas.

Pertunjukannya sendiri cukup menarik, dengan berbagai variasi dan permainan lampu, filmnya film animasi, menceritakan tentang harta karun di bawah laut yang dijaga oleh naga. Cukup bagus. (dame)

Benny Pulangkan Pemain

MEDAN-Delapan pemain inti PSMS dipastikan absen pada laga kontra Persidafon Dafonsoro, Selasa (7/3) mendatang. Karena itu, dalam rangka efisiensi dana, manejer PSMS Benny Tomasoa memulangkan tujuh pemain serta Sekretaris Tim Fityan Hamdy.

Adapun ketujuh pemain tersebut yakni Inkyun Oh, Choi Dong Soo, Arie Supriatna dan Osas Saha dipulangkan ke Medan bersama Sektim. Sedangkan Sasa Zecevic singgah di Jakarta mengurus perpanjangan Kitas. Denny Rumba pulang ke Semarang dan Anton Samba ke Makassar.

Sementara kedelapan pemain yang absen yakni Anton Samba, Inkyun Oh dan Choi Dong Soo mengalami cedera. Sedangkan Markus Haris Maulana, Sasa Zecevic, Denny Rumba dan Osas Saha terkena akumulasi kartu kuning. Serta Arie Supriatna terkena hukuman kartu merah.

Dari data tersebut, berarti Markus yang juga dipastikan absen tetap dibawa ke Dafonsoro. “Markus masih kita perlukan untuk membimbing Edi Kurnia sebagai penggantinya di bawah mistar gawang. Lagi pula, kita sudah membeli 16 tiket untuk pemain.

Sementara dengan sisa pemain yang kita bawa pada tour Jawa Timur-Papua hanya ada 13 orang dan kita juga telah memanggil dua pemain dari Medan, jadi totalnya baru 15 pemain. “Hal itu yang menyebabkan Markus tak dipulangkan,” ujar Benny, Minggu (4/3).

Mengenai santernya informasi perselisihan antara Benny dan Fityan, ia mengaku hal tersebut tak ada kaitannya. “Tak ada masalah apa-apa, murni hanya untuk pengefisienan dana,” jelas Benny.

Informasi yang berkembang, dipulangkannya Fityan karena dianggap terlalu sering mencampuri yang bukan tugasnya. Sehingga kerap membuat suasana rombongan skuad Ayam Kinantan tegang. Fityan juga dianggap kerap menceritakan kondisi tim ke pihak luar, khususnya ke media di Medan. (saz)