26 C
Medan
Saturday, January 17, 2026
Home Blog Page 13847

Andres Iniesta Jadi Bajak Laut

Andres Iniesta direncanakan akan bermain di film animasi tentang bajak laut berjudul, Pirates, Iniesta menggantikan bintang film Hollywood
kawakan Hugh Grant versi bahasa Spanyol.

Di film ini Iniesta akan menjadi pemeran utama film Piratas (Pirates dalam bahasa Spanyol). Film animasi ini adalah garapan Aardman (pria dibalik suksesnya film ‘Wallace and Gromit’ dan ‘Chicken Run’).

Maestro Tim Matador milik Barcelona ini menggantikan sosok Hugh Grant untuk mengisi suara seorang bajak laut albino bernama Pirata Albino, pria pucat yang mendambakan gelar untuk menjadi seorang bajak laut sejati ‘Pirate Of The Year’.

Karakter pembajak laut Pirata Albino ini memang sangat cocok diperankan oleh Iniesta, karena sebelumnya dia mendapat julukan El Caballero Palido alias Ksatria Bermuka Pucat dari rekan-rekannya di Timnas Spanyol dan Barcelona.

“Alasanku mau bermain di film ini agar kelak putriku akan mengetahui ayahnya main disebuah film animasi, itu sangat seru!” ucap Iniesta Andres Iniesta jadi pemain sepak bola pertama pengisi suara dalam film animasi. Menurut rencana, film Piratas ini akan dirilis pada tanggal 29 Juni 2012 mendatang. (net/jpnn)

BBM Naik, Bantuan Siswa Miskin juga Naik

BOGOR- Rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) pada 1 April mendatang, langsung mendapatkan respon Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Kementerian yang dipimpin Mohammad Nuh itu sudah berancang-ancang menaikkan unit cost Bantuan Siswa Miskin (BSM). Upaya ini digunakan untuk meredam gejolak masyarakat terhadap kenaikan BBM.

Usai membuka perhelatan Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) 2011 di Sawangan, Depok kemarin (27/12), Nuh mengatakan kenaikan harga BBM bersubsidi tentu akan mengakibatkan inflasi dan menurunnya daya beli. Terutama untuk masyarakat yang masuk kategori miskin dan hampir miskin.

Dampak tersebut, kata Nuh, jika tidak ditanggulangi bisa memperparah tingkat putus sekolah. Dia menyebutkan, sekitar 70 persen kasus drop out disebabkan karena persoalan ekonomi. Orang tua sudah tidak punya biaya lagi untuk membiayai sekolah anaknya. “Tentu kita harus memagari supaya angka drop out tidak menjadi-jadi akibat kenaikan harga BBM,” ujar menteri asal Surabaya.
Salah satu upaya atau perhatian untuk siswa miskin diberikan melalui BSM.

Tahun ini, Kemendikbud menganggarkan nominal BSM mencapai Rp3,9 triliun. Nuh menegaskan, kenaikan unit cost BSM ini masih dalam tahap ancang-ancang. Siap dilakukan jika harga BBM bersubsidi benar-benar dinaikkan pemerintah.

Upaya Kemendikbud menaikkan unit cost BSM dimulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA dan sederajat. Untuk unit cost BSM tingkat SD naik dari Rp 380 ribu menjadi Rp 450 ribu per siswa per tahun. Untuk tingkat SD jumlah penerima BSM mencapai 3,5 juta anak.

Sementara pada jenajgn SMP dan sederajat, unit cost BSM dinaikkan dari Rp 580 ribu menjadi Rp 700 ribuan per siswa per tahun. Jumlah siswa SMP pemerintah BSM mencapai sekitar 1,7 siswa. Terakhir untuk jenang SMA dan SMK, unit cost BSM naik dari Rp 700 ribuan menjadi Rp 1 juta. Total siswa SMA dan SMK yang menerima BSM ini sekitar 1,1 juta anak.

Sementara, utak-atik besaran kenaikan harga BBM terus dilakukan pemerintah. Pemerintah juga akan membahasnya dengan Komisi VII DPR untuk menentukan kepastian kenaikan BBM sebagai imbas melejitnya harga minyak dunia.

Meski begitu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengatakan, kenaikan harga yang rencananya akan diberlakukan bulan April itu tidak akan mencapai 40 persen dari harga saat ini. “(Kenaikan) tidak sampai segitu (40 persen),” kata Jero di Istana Kepresidenan Bogor, kemarin (27/2).

Jika harga BBM saat ini Rp4.500, maka kenaikan maksimal (40 persen) adalah Rp1.800, sehingga harga BBM akan menjadi Rp6.300. Saat ini, beberapa kalangan memang menyarankan kenaikan harga BBM berada di kisaran Rp6.000 hingga Rp6.500.

Jero menjelaskan, selain membahas kisaran kenaikan harga BBM, pemerintah juga merumuskan kompensasi yang akan diberikan kepada masyarakat miskin. Termasuk yang berhak mendapatkan kompensasi itu.(wan/fal/jpnn)

Dominasi Heat

PORTLAND – Miami Heat kembali mendominasi pertandingan NBA. Kali ini, Portland Trail Blazers menjadi korban kesembilan secara beruntun LeBron James dkk. Meski tanpa Chris Bosh, Heat tetap menang dengan skor telak 107-93.

James dan Dwyane Wade seperti sulit dihentikan oleh pemain bertahan Blazers. Terbukti, mereka menjadi top skorer dengan James menghasilkan 38 poin dan 11 rebounds, sedangkan Wade menyumbang 33 poin dan 10 assist.

Dalam pertandingan di Rose Garden, Jumat (2/3), Heat tidak diperkuat oleh Bosh karena salah seorang sanak keluarganya meninggal dunia. Bosh juga kemungkinan tidak tampil saat Heat melawan Utah Jazz dan Los Angeles Lakers.

Dominasi sudah diperlihatkan oleh Heat sejak kuarter pertama. Kemudian, Udonis Haslem membuat poin untuk membawa Heat memimpin dengan skor 60-42 atas Blazers menutup kuarter kedua.

Heat semakin meninggalkan perolehan poin Blazers, setelah James melakukan aksi dunk dengan skor 77-55 menutup kuarter ketiga. Pada kuarter empat, Heat memutuskan untuk mengistirahatkan James. Namun, skor sudah tidak terkejar.

LaMarcus Aldridge menjadi pengumpul angka terbanyak Blazers dengan 20 poin. Jamal Crawford menymbang 18 poin, sedangkan pemain cadangan Wesley Matheus menambah dengan 15 poin. (net/jpnn)

Kadisdik:Cek Dulu Baru Cakap

Terkait Outbound Kepsek SDN Medan Dikutip Rp600 Ribu

MEDAN- Kepala Dinas Pendidikan Medan (Kadisdik) Medan, Rajab Lubis mengaku siap jika harus dipang gil Wakil Ketua DPRD Medan, Ikrimah Hamidy, terkait pelaksanaan outbound training yang dilaksanakan Disdik Medan terhadap kepala se kolah, dengan biaya yang dikenakan Rp 600 ribu kepada setiap peserta.

Rajab bahkan menepis adanya dugaan sengaja mengambil keuntungan atas pelaksanaan out bond yang dilakukan Dinas Pendidikan Medan.

“Saya siap jika harus dipanggil lagi ke dewan. Karena sebelumnya saya juga telah dua kali dipanggil anggota dewan terkait hal ini. Tapi saya berharap cek dululah sebelum cakap. Kalaulah saya melakukan hal seperti itu, saya siap melepaskan jabatan saya sekarang juga,”tegas Rajab.

Terkait hal tersebut Rajab mengaku telah menyampaikan pesan singkat terhadap anggota dewan untuk mengklarifikasi banyaknya tudingan miring yang diterimanya.

Isi pesan tersebut bilang Rajab, mengenai tujuan outbond training yakni membentuk team work, set mental, soliditas, motivasi kerja, kreativitas, ketekunan, kesabaran, percaya diri, dan loyalitas kepada tim kerja.

“Saya menilai kompetensi ini sudah samar-samar dan sayup-sayup tampaknya di kalangan pimpinan sekolah. Instrukturnya sudah bersertifikat, peserta adalah kepala sekolah dan merekrutnya ditawarkan dan bukan diperintah jadi diberikan kebebasan.

Benar biaya Rp600 ribu tapi dengan syarat tidak menggunakan dana BOS, tidak memakai uang kas, dan langsung dibayarkan kepada team out bond jadi bersumber dari uang pribadi,”ujar Rajab lewat pesan singkatnya yang disampaikan kepada salah seorang anggota DPRD Medan Komisi  B yang membidangi pendidikan beberapa waktu lalu.

Masih dalam pesan singkatnya, Rajab juga mencontohkan dari  50 kepsek di satu kecamatan ternyata hanya 25 saja yang hadir. Maka tidak ada sanksi atau hukuman yang diberikan. Bahkan, sebelumnya atau pada akhir 2011, bilang Rajab jika seluruh Camat dan Lurah dilanjutkan seluruh kepala SKPD dari Pemko dan penggerak PKK hingga tingkat kelurahan sudah di training.

“Jadi tidak benar uang itu untuk saya, tidak ada paksaan, tidak ada komisi, dan kegiatan ini dengan sepenuh hati saya kerjakan bersama-sama staf Disdik Medan. Maaf prediksi saya (mudah-mudahan keliru) bahwa ada individu yang ingin menjadikan aura dan roh pendidikan Kota Medan agar tidak kondusif,”ujarnya.

Sedangkan pengakuan Rajab sendiri, dirinya memiliki obsesi dan aksi agar pendidikan terbangun dari tidur pulas yang panjuang selama ini.
Sebelumnya, Direktur Konsultan Pendidikan Indonesia (Kopindo) Sumut, Joharis Lubis membeberkan adanya surat Disdik Medan Nomor 420/94/PPMP/2012 tertanggal 03 Februari 2012 yang dilayangkan ke setiap sekolah yang ditujukan kepada Kepsek SD Negeri di Kota Medan.
Yang isinya diharapkan agar sekolah berpartisipasi sebagai peserta outbond dengan biaya Rp 600 ribu per peserta.

“Berdasar pengamatan saya, Disdik Medan adalah sebagai panitia pelaksana outbond dan sudah terselenggara dua kali. Saya pikir ini tidak ada manfaatnya buat para kepsek itu. Kalupun ada outbond serahkan saja kepada panitia dan jangan dibebankan biaya,” tegasnya. (uma)

Kejagung Jerat Dhana Lima Pasal

JAKARTA- Kejaksaan Agung (Kejagung) benar-benar all out membongkar kasus mantan PNS Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak yang jadi tersangka korupsi Dhana Widyatmika. Korps Adhyaksa itu bahkan memprioritaskan kasus tersebut daripada kasus korupsi lainnya. Mereka yakin kejahatan tersebut tidak hanya berhenti di PNS golongan III-c tersebut.

“Speed kasus ini akan kami tingkatkan. Ini sudah jadi prioritas,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Noor Rachmad di Jakarta, Senin (27/2). Karena itu, kata Noor, semua sumber daya terbaik Kejagung dikerahkan untuk menuntaskan kasus dugaan makelar pajak model Gayus Tambunan itu.

Bahkan, kata Noor, saat ini tim khusus bentukan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) Andhi Nirwanto sedang menyeleksi satu penyidik sebagai tambahan personel. Itu dilakukan agar kasus tersebut cepat rampung dan bisa dibawa ke meja hijau. “Sekarang sedang interview yang bersangkutan. Dengan tenaga baru di tim khusus, kasus bisa cepat tuntas,” katanya.

Saking “geregetannya”, penyidik pada JAM Pidsus bakal menjerat Dhana lima pasal sekaligus. Selain pasal-pasal tentang korupsi, bapak satu anak itu bakal dijerat pasal money laundering, gratifikasi, penerimaan suap, dan pemerasan. Sebab, ada indikasi Dhana tidak hanya “pasif” menerima suap dan gratifikasi. Tapi juga meminta bahkan mengarah ke mengancam jika tidak diberi.

Yang mengejutkan, kendati banyak yang menyebut kasus ini “Gayus baru”, justru perkara ini dilakukan jauh sebelum Gayus menjalankan aksinya. Jika Gayus melakukannya pada 2009, Dhana diduga melancarkan aksinya pada 2002. Saat itu, dia masih bertugas di Ditjen Pajak sebagai petugas pemeriksa pajak.(aga/kuh/jpnn)

Putra Baasyir Sebut Intervensi CIA

MA Vonis Kasasi Abu Bakar Baasyir 15 Tahun 

JAKARTA- Mahkamah Agung (MA) menjatuhkan pidana dengan hukuman penjara 15 tahun kepada terdakwa kasus tindak pidana terorisme Abu Bakar bin Abud Ba’asyir atau biasa dikenal dengan sebutan Abu Bakar Ba’asyir. Putusan di tingkat kasasi dalam perkara itu dipimpin hakim agung Djoko Sarwoko, didampingi dua anggota yakni Mansur Kertayasa dan Andi Samsan Nganroe.

Dalam amar putusan perkara pidana khusus tindak pidana korupsi Nomor 2452 Kasasi/Pid. Sus/2011 tersebut, MA menolak permohonan Kasasi II terdakwa Abu Bakar Ba’asyir dan mengabulkan permohonan Kasasi I dalam tuntutan Penuntut Umum Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang menuntut terdakwa dengan hukuman penjara 15 tahun.

“Membatalkan putusan Pengadilan Tinggi Jakarta yang membatalkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No 148/Pid.B/2011/PN tanggal 16 Juni 2011,” kata Kepala Biro Hukum dan Humas MA, Ridwan Mansyur pada saat membacakan petikan putusan perkara itu, di gedung MA, kemarin (27/2).

Sebelumnya, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan Abu Bakar Ba’asyir dengan hukuman penjara 15 tahun dengan Putusan Nomor 148/Pid.B/2011/PN Jakarta Selatan 16 Juni 2011. Ba’asyir dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pindana terorisme dalam dakwaan subsider, yakni pasal 14 jo pasal 7 UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Terorisme.

Anak Baasyir,  Abdul Rachim menilai putusan MA ini sewenang-wenang. “Ini adalah maker musuh Allah dan intervensi Amerika Serikat, CIA dan sekutunya,” kata pria yang akrab disapa Iim ini.

Keluarga langsung berangkat ke Jakarta menjenguk Baasyir hari ini di Bareskrim Mabes Polri. “Langkah selanjutnya akan kami konsultasikan dengan tim kuasa hukum dulu,” katanya. Yang jelas Iim menduga AS  melakukan intevensi karena dua hari sebelum putusan kasasi mengeluarkan pernyataan bahwa JAT yang didirikan Baasyir merupakan organisasi teroris internasional. (rdl/ris/jpnn)

Formas Pahala Dilaporkan ke Polisi

MEDAN- Forum Masyarakat Sari Rejo (Formas) yang diketuai Pahala Napitupulu dilaporkan ke polisi dengan Laporan Nomor LP: 0105/For mas/II/2012 tanggal 27 Februari 2012, karena mencatut nama organisasi Formas yang sudah berdiri dan berkekuatan hukum tetap.

“Formas yang sudah berdiri berdasarkan akta berdiri tanggal 24 Februari 2011 No 30 di hadapan notaris Muhammad Dodi Budiantoro yang berkantor di Jalan Jenderal Ahmad Yani No 70 lantai 2 jelas bahwa kepengurusan Formas yang legal adalah kami yang sudah lama memperjuangkan sertifikat tanah seluas 260 hektar milik warga Kelurahan Sari Rejo, “ kata Ketua Formas, Riwayat Pakpahan, Jumat (3/3) siang.

Dikatakan Riwayat, dasar pelaporan Formas baru karena mencatutkan nama Formas dengan memakai stempel yang dipalsukan.
“Selain itu tindakan fitnah yang dilakukan atas pencemaran nama baik Formas tidak dapat dipertanggungjawabkan oleh Formas baru,” ujar Riwayat.

Dijelaskannya, tindakan provokasi yang dilakukan Formas baru terhadap warga Sari Rejo sudah sangat meresahkan dengan adanya selebaran yang akan melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran ke kantor Wali Kota Medan.

“Kita sudah menyerukan kepada masyarakat agar tidak terpancing atau terpengaruh terhadap hal-hal yang sifatnya memprovokasi dan mengadu domba.

Apalagi belakangan ditemukan ada selebaran dengan mengatasnamakan Formas mengajak masyarakat untuk melakukan aksi damai ke kantor Wali Kota. Ajakan tersebut disebarkan ke masjid-masjid. Kami berharap agar masyarakat tetap kondusif menghadapi masalah ini,” pintanya.

Pengurus lainnya, Asep menambahkan kalau kepengurusan Formas baru belum baku karena hanya berdasarkan AD dan ART saja. “Sudah membuka nama pengurusan baru yang namanya sama pula dengan berdasarkan AD dan ART yang hanya konsep dan belum berlaku. Boleh membentuk organisasi tapi jangan pakai nama Formas,” jelasnya.
Selama ini, lanjut Asep, Formas terus bersabar menyikapi terbentuknya Formas baru.

“Kalau kami terus diam, bisa saja masyarakat berpikiran kalau Formas tidak ada berusaha memperjuangkan tanah Sari Rejo. Untuk itu, kami sudah melaporkannya ke Polsek Medan Baru,” jelasnya.
Terpisah, Ketua Formas baru, Pahala Napitupulu menyerahkan semuanya ke Formas yang diketuai  Riwayat Pakpahan.

“ Itu hak dia. Biarlah mereka mengadu, bila ditanya akan saya jawab karena ini masalah perdata. Saat ini saya malas jawab karena berurusan dengan orang yang berbeda wawasan,” ucap Pahala.

Pakpahan menyakini kalau Formas baru yang dibentuknya adalah legal. “Kita menyakini Formas dibentuk dari masyarakat dan dihadiri hampir seribu lebih masyarakat pada saat pelantikan tanggal 7 Februari lalu. Jadi Formas sudah dibentuk sejak tahun 2007 dan terus melakukan aksi. Seharusnya, selama dua tahun sekali kepengurusan Formas harus diganti.

Namun sampai saat ini belum ada pergantian, masyarakat terus mempertanyakannya karena tidak ada pertanggung jawabannya selama ini,” jelasnya.Kapolsekta Medan Baru, Kompol Dony Alexander yang dikonfirmasi berjanji akan segera menindaklanjutinya.

“Laporannya sudah kita terima dan akan dipelajari dahulu untuk mencari unsur pidana dalam laporan itu. Jadi, bila terbukti ada unsur pidana akan ditindaklanjuti,” jelasnya. (adl)

Lorenzo Waspadai Ban

SEPANG-Faktor ban diyakini memegang peranan penting di MotoGP 2012.

Pebalap Yamaha Jorge Lorenzo bahkan menyebut rider yang bisa melakukan manajemen ban dengan baik akan memiliki kans besar jadi juara.
Analisis tersebut dilontarkan Lorenzo setelah menyelesaikan tes pra-musim kedua di Sepang, yang berjalan pada 28 Februari sampai 1 Maret kemarin.

Tes tersebut juga menjadi kesempatan pertama Lorenzo mencoba ban baru Bridgestone dalam jangka panjang. Dari pengujian tersebut, ia terkejut dengan betapa cepatnya ban aus.
Ban dengan spesifikasi baru tersebut memang dirancang dengan performa lebih baik di awal balapan.

“Setelah hanya tiga atau empat lap, ban belakangnya sangat menurun (performanya). Setelah itu tetap konstan. Menurutku ban depan juga sangat lunak dan aku punya masalah dalam pengereman, kendati aku masih bisa mempertahankan laju konstan dan aku cukup puas,” ujar Lorenzo kepada MCN. (net/jpnn)

Grosjean Kejutkan Pembalap Unggulan

BARCELONA- Pebalap Lotus, Romain Grosjean, mencatat waktu tercepat dalam sesi tes ketiga hari pertama di Barcelona. Grosjean berhasil menungguli catatan waktu pebalap McLaren, Jenson Button.

Cuaca yang memayungi di Sirkuit Catalunya cerah sehingga para pebalap menikmati sesi tes tersebut. Tercatat, ada 10 pebalap yang melakukan tes hari pertama ini.

Dalam sesi yang berlangsung Kamis (1/3) waktu setempat, Grosjean menorehkan catatan waktu 1:23,252 detik setelah melahap 73 lap. Catatan tersebut berselisih 0,258 detik dengan Button.

Grosjean mencatatkan waktu terbaiknya itu hanya 30 menit sebelum sesi ditutup dan melampaui catatan terbaik Button. Button sendiri menorehkan catatan waktu terbaik 1:23,510 detik setelah melahap 64 lap.

Posisi pembalap ketiga ditempati oleh Sergio Perez dengan catatan waktu 1:23,820 detik. Sementara itu, Mark Webber dan Nico Rosberg menempati posisi keempat dan kelima.

Melihat hasil ini, pembalap Red Bull Mark Webber memprediksi jika  perebutan gelar juara dunia Formula 1 tahun ini akan berlangsung sengit dari seri perdana.

“Kami semua ingin ke Melbourne dan melihat sampai di mana hasil kerja kami. Tapi, saya pikir tim sudah melakukan pekerjaan yang fenomenal dalam hal persiapan dan bekerja sekeras yang kami bisa. Kita lihat saja apakah itu sudah cukup,” ungkap Webber di Autosport.

Gong pembuka Kompetisi F1 tahun ini rencananya akan ditabuh dalam gelaran GP Australia pada 18 Maret mendatang. Sebanyak 24 pebalap dari 12 tim akan memulai persaingannya dari Sirkuit Albert Park, Melbourne.

“Saya pikir ini akan benar-benar ketat. Balapan pastinya akan melibatkan beberapa tim. Pada saat ini, sulit untuk memahami siapa sedang melakukan apa karena ada banyak variasi dalam hal kondisi bahan bakar, ban, berbagai hal lain,” jelas pebalap asli Australia ini.

Webber terkesan dengan kemajuan yang sudah dibuat tim-tim lain. “Ada sejumlah tim fenomenal yang berjuang sangat keras seperti McLaren, Mercedes, Ferrari, dan juga Lotus,” bilangnya. (net/jpnn)

Sibuk Urus Buruh Myanmar

Eva Kusuma Sundari

Dipercaya menjadi presiden Kaukus Parlemen ASEAN untuk Myanmar (AIPMC) membuat Eva Kusuma Sundari harus berpikir dan bersikap dalam skala lebih luas. Sebut saja dalam persoalan buruh migran. Perhatian Eva kini tak hanya tertuju pada isu domestik menyangkut TKI. Kacaunya perlindungan terhadap buruh migran Myanmar di Thailand juga menyedot konsentrasinya.

“Buruh migran dari Myanmar di Thailand, seperti buruh lainnya di kawasan ini, tidak mendapat perlindungan hukum yang cukup baik. Mereka menghadapi masalah besar, bahaya, dan kekerasan terus-menerus,” katanya di Jakarta, kemarin (25/2).

Dia menjelaskan, dengan makin baiknya perekonomian Thailand, semakin sedikit warga di sana yang bekerja di sektor domestik. Kondisi tersebut menjadi peluang pekerja asal Myanmar untuk bekerja di sana.(pri/c5/agm)