24 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 1385

Polisi Tembak Tersangka Pembunuh Wanita

DUDUGA PELAKU: Potongan rekaman CCTV yang diduga pelaku pembunuh wanita di dalam mobil di kawasan Tanjunggusta Medan, kemarin.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan telah menangkap pembunuh wanita, Vonda Harianingsih (50) yang ditemukan tewas bersimbah darah di dalam mobil, di Jalan Klambir V, Kelurahan Tanjunggusta, Kecamatan Medan Helvetia, Rabu (7/6) lalu.

Hal itu dikatakan Kasatreskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa, Senin (19/6).

Dijelaskannya, pelaku ditangkap di daerah Binjai beberapa waktu lalu, kedua kakinya ditembak karena berupaya melawan petugas saat ditangkap.

Saat ini, lanjut Fathir, pihaknya sedang mendalami kasus tersebut, dengan melakukan proses pemeriksaan terhadap pelaku. “Iya benar, saat ini pelakunya sudah ditangkap dan masih proses pemeriksaan. Masih kita dalami,” ujarnya.

Disinggung terkait motif pelaku, Fathir belum bersedia membeberkannya. Hal itu akan disampaikan Kapolrestabes Medan untuk ke depannya.

“Nanti, Pak Kapolrestabes yang akan menyampaikannya ya,” pungkasnya.

Sebelumnya, seorang wanita ditemukan tewas bersimbah darah dengan 21 tusukan di dalam mobil yang terparkir, di pinggir Jalan Kelambir V, Kelurahan Tanjunggusta, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Rabu (7/6).

Peristiwa tersebut membuat warga di sekitar lokasi geger. Bahkan video terkait tewasnya korban juga viral di media sosial (medsos). CCTV dan sejumlah saksi turut diperiksa oleh polisi. (dwi/azw)

Pencatatan Perdana EBAS-SP di Bursa Efek, BSI: Ini Gebrakan Baru Tumbuhkan Ekonomi Syariah

Hadir dalam kesempatan tersebut (ki-ka) : Sekretaris Jenderal Masyarakat Ekonomi Syariah Iggi Haruman Achsien (paling kiri), Ketua Eksekutif Pengawas Pasar Modal Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi, Wakil Menteri Keuangan RI Suahasil Nazara, Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk Hery Gunardi, Direktur Utama PT Sarana Multigriya Finansial (persero) Ananta Wiyogo dan Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman (19/6).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Efek Beragun Asset syariah (EBAS) yang pertama di Indonesia, yakni EBAS-SP SMF-BRIS01 hasil kerjasama antara PT Bank Syariah Indonesia Tbk (IDX: BRIS) dan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) telah resmi dicatatkan di Bursa Efek Indonesia. Hadirnya EBAS dengan skema Surat partisipasi ini menjadi gebrakan baru dalam investasi syariah sehingga dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah di negara berpenduduk muslim terbesar di dunia.

Seremoni pencatatan perdana EBAS-SP SMF-BRIS01 di Bursa Efek Indonesia yang juga sekaligus peluncuran produk terbaru di pasar keuangan nasional, dilakukan secara resmi oleh Wakil Presiden RI KH. Ma’ruf Amin. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama BSI Hery Gunardi, Direktur Utama PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) Ananta Wiyogo, Direktur Utama BEI Iman Rachman dan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi.

Wapres Ma’ruf Amin dalam sambutannya mengatakan kehadiran EBAS-SP SMF-BRIS01 ini diharapkan bermanfaat untuk kemaslahatan umat secara menyeluruh, karena dapat menjadi pilihan instrumen investasi syariah baru bagi masyarakat selain saham, sukuk, dan reksadana.

“Semoga kehadiran EBAS-SP SMF-BRIS01 yang menjadi produk terbaru sekaligus yang pertama di Indonesia ini dapat memberikan multiplier effect yang positif terhadap perekonomian dan keuangan syariah di Tanah Air. Selain itu mendukung langkah Pemerintah dalam pengembangan industri halal, di mana BSI diharapkan terus menjadi lokomotif yang mendorong kemajuan bagi ekonomi dan keuangan syariah Indonesia,” ujar Wapres Ma’ruf Amin.

Sementara itu, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan penerbitan EBAS-SP SMF-BRIS01 mendukung program-program pemerintah dalam memenuhi kebutuhan perumahan bagi masyarakat, sekaligus dapat memperdalam instrumen investasi di industri keuangan syariah di Indonesia.

“Penerbitan EBAS-SP SMF-BRIS01 diharapkan mendorong inklusi pasar keuangan dan pasar modal di Indonesia. Selain itu, dapat menjadi pilihan instrumen investasi syariah baru yang kompetitif dan menarik bagi masyarakat,” tuturnya.

Seperti diketahui, EBAS-SP SMF-BRIS01 merupakan efek hasil proses transaksi sekuritisasi aset pembiayaan rumah senilai Rp 325 miliar milik BSI yang diterbitkan oleh SMF. EBAS-SP SMF-BRIS01 mengantongi peringkat AAA dari Pefindo dan imbal hasil yang kompetitif yaitu 7%. Produk ini diterbitkan dalam 2 tranches yaitu Kelas A yang ditawarkan melalui mekanisme penawaran umum dan Kelas B sebagai kelas subordinasi yang berfungsi melindungi Kelas A.

Sekuritisasi aset pembiayaan rumah milik BSI yang diterbitkan SMF senilai Rp 325 miliar telah mampu terserap dengan baik oleh investor ritel, korporasi dan berbagai yayasan dana pensiun, bahkan oversubscribed sampai dengan 126%. Ini menjadi bukti bahwa animo investor dan para pelaku keuangan syariah sangat tinggi terhadap diversifikasi investasi syariah yang aman, cepat dan mudah. Terlebih, imbal hasil yang ditawarkan mencapai 7%, lebih tinggi di atas rata-rata investasi seperti deposito, sukuk maupun reksadana.

“Kami sangat mendukung program pemerintah dalam memperkuat pembiayaan perumahan dengan skema syariah serta berkomitmen untuk terus membangun ekonomi keumatan melalui skema dan business model yang tepat, sehingga peran perbankan syariah benar-benar nyata dalam berkontribusi bagi kemajuan ekonomi di Tanah Air”, ujar Hery Gunardi.

“Alhamdullilah produk terbaru ini mendapat animo yang besar dari para investor dan para pelaku keuangan syariah termasuk investor ritel di Indonesia. Kami juga mengapresiasi dukungan dari Pemerintah dan regulator untuk dapat mendorong inklusi pasar keuangan dan pasar modal syariah di Indonesia, sehingga menciptakan manfaat ganda ke seluruh sektor, serta menambah alternatif instrumen investasi syariah baru bagi masyarakat,” papar Hery.

Bagi BSI sendiri, sekuritisasi aset ini merupakan salah satu strategi Bank Syariah Indonesia dalam me-recycle aset yang memiliki pertumbuhan cukup tinggi dan bertenor panjang yaitu salah satunya adalah pembiayaan perumahan atau Griya, dimana secara YoY tumbuh sebesar 14,79% atau mencapai Rp 49 triliun pada Q1 2023. Dalam transaksi sekuritisasi aset ini pula, Bank Syariah Indonesia mengalami perubahan fungsi sebagai pemberi pembiayaan menjadi originator (pemilik awal dari portofolio yang disekuritisasi) dan collecting/servicing agent. Hal tersebut memberikan benefit tambahan bagi BSI, yaitu sebagai tambahan likuiditas, efisiensi CKPN serta peningkatan fee based income.

“Peluncuran EBAS-SP SMF-BRIS01 merupakan momentum baru bagi kemajuan industri perbankan syariah di Indonesia. BSI siap mengawal instrumen EBAS-SP SMF-BRIS01 sebagai gebrakan baru untuk pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia,” tegas Hery.

Direktur Utama PT Sarana Multigriya (SMF) Ananta Wiyogo mengatakan “Penerbitan EBA Syariah perdana ini merupakan tonggak sejarah bagi perkembangan pasar keuangan syariah, yang diharapkan dapat meningkatkan market share perekonomian syariah di Indonesia. Hadirnya EBA Syariah diharapkan dapat menjadi alternatif produk invetasi berbasis syariah bagi para investor, sehingga dapat mendorong terwujudnya market widening serta financial inclusive di pasar modal”.

Sekuritisasi syariah merupakan upaya keberlanjutan SMF sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan dalam menciptakan pendanaan kreatif (creative financing) dalam menyediakan sumber pendanaan jangka menengah panjang bagi pembiayaan perumahan. Sumber dana tersebut diharapkan dapat menjadi solusi bagi perbankan dalam mengatasi risiko maturity mismatch serta mendukung upaya menekan gap kepemilikan dan kepenghunian rumah di Indonesia.(rel)

Tiga Bulan di Laut, Jenazah Oky Akhirnya Dipulangkan kepada Keluarga

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Jenazah Oky Sanjaya Damanik, Anak Buah Kapal (ABK) yang meninggal (diperkirakan) pada 9 April lalu ketika sedang bekerja di luar negeri, berhasil dipulangkan ke keluarganya di Jalan Kenari, Lingkungan V, Padang Hilir, Tebingtinggi. Kepulangan jenazah Oky diadvokasi Anda Yasser, anggota DPRD Tebingtinggi dari Fraksi PKS dengan bantuan Anggota DPRD Sumut Fraksi PKS Hendro Susanto, Anggota DPRD Pemalang FPKS Nurkholis dan Anggota DPR RI FPKS H Hidayatullah SE.

“Alhamdulillah proses pemulangan jenazah berjalan lancar dan sudah diserahkan ke pihak keluarga pada Minggu (18/6) kemarin ” kata Anda Yasser melalui pesan tertulisnya, Senin (19/6). Politisi muda Tebingtinggi ini menceritakan, berlikunya proses kepulangan jenazah Oky.

Menurutnya, kabar meninggalnya Oky didapat keluarga dari Ace selaku agensi, dan Tohari selaku Dirut PT Mutiara Jasa Bahari (MJB). Keduanya mengabarkan ke pihak keluarga melalui telepon, bahwa Oky telah meninggal dunia karena sakit kelenjar bening atau getah bening dan saat ini jenazahnya masih di kapal menuju Singapura.

Mendapat kabar itu, pada 13 Mei 2023, Zainal Abidin Damanik orang tua Oky dan keluarganya mendatangi rumah anggota DPRD Tebingtinggi Anda Yasser, guna meminta bantuan agar jenazah Oky bisa segera dipulangkan ke Tebingtinggi. ”Karena PT MJB ini berada di Pemalang, maka saya mengontak kolega saya anggota DPRD Pemalang dari Fraksi PKS juga, Nurkholis,” jelas Anda Yasser.

Anda Yasser meminta bantuan agar Nurkholis mencari informasi secara akurat kepada manajemen PT MJB, seperti apa peristiwa yang sebenarnya. Menurut Yasser, berdasarkan keterangan yang diperoleh Nurkholis dari pihak PT MJB, Oky berangkat berlayar pada Bulan November 2022 melalui PT MJB. Berdasarkan informasi dari agent yang berada di China, adapun lokasi operasi kapal tempat Oky bekerja berada di Samudera Hindia. Sempat bekerja selama lima bulan sebagai ABK, pada April 2023, Oky dikabarkan meninggal dunia.

Berdasarkan informasi dari PT MJB, jenazah Oky akan dipulangkan pada akhir Mei atau paling lambat awal Juni 2023. Informasi inipun sudah disampaikan kepihak keluarga. “Namun, pihak keluarga masih saja menanyakan perihal kapan jenazah Oky dipulangkan. Padahal sudah dijelaskan, jenazah tetap akan dipulangkan, namun pihak keluarga terus mendesak agar secepatnya jenazah Oky dipulangkan,” ungkap Yasser.

Karena PT MJB hanya bekerjasama dengan agent pengiriman ABK yang ada di China dan tidak bekerjasama dengan kapal yang membawa Oky, mereka tidak tahu sudah di mana dan kapan jenazah Oky akan dipulangkan. PT MJB juga tidak bisa menjelaskan di mana posisi kapal secara jelas. “PT MJB hanya bisa menjawab semua pertanyaan itu setelah mendapatkan informasi dari agennya yang ada di China yaitu CHA Shipping,” sebutnya.

Kemudian pada 8 Juni 2023, lanjut Yasser, keluarga mendapatkan kabar baik dari PT MJB bahwa jenazah akan segera dipulangkan. Jenazah akan dikirim ke Bandara Singapura pada 17 Juni, lalu ke Bandara SoekarnoHatta pada 18 Juni untuk selanjutnya dikirim ke Bandara Kualanamu Deliserdang, dan semua biayanya ditanggung oleh PT MJB.

Bukan itu saja, PT MJB juga memberikan hak-hak almarhum, seperti asuransi sebesar 19.000 US Dollar dan sisa gaji sebesar Rp6 juta. Setelah tiba di kampung halamannya, jenazah Oky langsung dimakamkan di pemakaman muslim, Kelurahan Deblot Sundoro, Tebingtinggi pada Hari Senin (19/6/2023). “Alhamdulillah semuanya sudah selesai. Saya pribadi turut berduka cita yang sedalam dalamnya atas musibah yang dialami Oky. Semoga pihak keluarga sabar dan ikhlas menerima semua ini,” pungkas Yasser. (adz)

Gelar Taiwanese Customer Gathering, J Trust Bank Siap Jadi Mitra Pelaku Usaha Taiwan

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank) melalui Kantor Cabang (KC) Cikarang mengadakan Taiwanese Customer Gathering yang dihadiri Direktur Utama J Trust Bank, Ritsuo Fukadai dan Direktur Bisnis J Trust Bank, Widjaja Hendra beserta jajarannya. Acara ini dilaksanakan sebagai apresiasi J Trust Bank atas antusiasme para pelaku usaha Taiwan dalam melihat Indonesia sebagai tujuan investasi utama yang prospektif dan berdaya saing di Asia Tenggara.

Hal ini tentunya juga tidak lepas dari dukungan Pemerintah Republik Indonesia yang menjaga iklim investasi dan kebijakan di Indonesia terus berkembang. Dalam sambutannya, Direktur Utama J Trust Bank, Ritsuo Fukadai menyampaikan, dengan semangat mendukung pelaku usaha Taiwan di Indonesia, J Trust Bank berkomitmen untuk menyediakan produk dan layanan keuangan yang memiliki nilai tambah, inovatif, dan berkualitas bagi nasabah dan mitra bisnis. “Kami siap untuk menjadi mitra perbankan dan mendukung pelaku-pelaku usaha dari Taiwan untuk mencapai tujuan bisnisnya,” kata Ritsuo Fukadai.

“J Trust Bank berupaya memperluas pangsa pasar guna mendapatkan basis nasabah yang besar. Sektor-sektor potensial dibidik untuk meningkatkan pertumbuhan kredit yang berkualitas, dengan tetap mencermati perkembangan pandemi dan kondisi perekonomian. Kami optimis, bahwa target kinerja tahun 2023 sesuai Rencana Bisnis Bank (RBB) dapat tercapai” sambung Ritsuo Fukadai

Sebagai langkah strategis, pada tahun 2023 Bank memfokuskan penyaluran kredit melalui segmen Corporate Banking, Commercial & SME, Business Linkage serta Consumer di mana tiga segmen ini menjadi penopang utama pertumbuhan kredit J Trust Bank dengan angka proyeksi target pertumbuhan kredit berkisar 25-30 persen. Sedangkan pada pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) J Trust Bank menargetkan juga tumbuh berkisar 25-30 persen di tahun 2023.

Menutup tahun 2022, J Trust Bank mencatat kinerja positif sebesar Rp86,6 miliar atau tumbuh Rp532 miliar dari rugi bersih Rp445,4 miliar pada Desember 2021. Hal ini merupakan fakta yang sangat baik mengingat kondisi sosial ekonomi paska pandemi Covid-19 yang sangat mempengaruhi kinerja industri perbankan selama tahun 2022. Per Desember 2022 kredit tumbuh sebesar 95 persen menjadi Rp19,53 triliun dari sebelumnya sebesar Rp10,01 triliun per Desember 2021.

Sedangkan pada sisi simpanan melalui instrumen tabungan, giro, dan deposito Bank menghimpun DPK sebesar Rp25,66 triliun atau tumbuh 61 persen dari sebelumnya sebesar Rp15,95 triliun pada akhir Desember 2021. Secara berkesinambungan J Trust Bank melakukan kampanye dan marketing program sebagai salah satu perwujudan nilai Perseroan yaitu “Customer First” dengan memastikan produk dan layanan yang disediakan memenuhi kebutuhan nasabah lebih dari memberikan suku bunga yang kompetitif. (adz)

Wasekjend DPP BKPRMI Malik A Harahap Dukung Jampidum Terapkan Restorative Justice

Wasekjend DPP BKPRMI Ir Malik Assalih Harahap ST MM IPM bersama Jampidum Kejagung DR Fadil Zumhana Harahap SH MH di Kejagung Jalan Sultan Hasanuddin Jaksel, baru baru ini.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Badan Komunikasi Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Malik Assalih Harahap mendukung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Fadil Zumhana Harahap menerapkan restorative justice (pendekatan keadilan restoratif) dalam penyelesaian masalah hukum di tingkat masyarakat.

Malik juga mengapresiasi Kejagung melalui Jampidum yang telah menyelesaikan 2.909 perkara dengan restorative justice sejak diundangkannya Peraturan Jaksa Agung Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif. ”Kurang lebih 2.909 perkara sampai saat ini telah diselesaikan dengan keadilan restoratif. Ini patut diapresiasi,” kata Malik Assalih Harahap melalui keterangan tertulisnya yang diterima Sumut Pos, Senin (19/6/2023).

Menurutnya, pelaksanaan penyelesaian perkara keadilan restoratif tersebut harus dilakukan secara selektif oleh Kejaksaan dengan dilakukannya gelar perkara yang dipimpin Jampidum pada pagi hari, setiap harinya. “Tentu jajaran Jampidum mengukur itu, dengan meminta laporan dari Kajati agar Kajari terus memonitor setiap perkara yang diputus setiap hari agar masyarakat dapat merasakan keputusan yang adil, yang dapat diterima semua pihak,” sebut Malik yang mantan aktivis mahasiswa ini.

Keadilan restoratif, lanjut Malik, menjadi program prioritas Jaksa Agung RI guna menghadirkan keadilan substantif bagi masyarakat. “Bagaimana mewujudkan keadilan yang dapat diterima masyarakat, keadilan yang benar-benar dapat dirasakan, baik oleh korban maupun tersangka ataupun lingkungan yang lebih besar,” ucapnya.

Malik berharap, pelaksanaan keadilan restoratif mampu mengembalikan dan memulihkan keutuhan dalam masyarakat dan mengurangi overcapacity dalam lapas. “Malik mengatakan, Jampidum DR Fadil Zumhana Harahap SH MH yang terkenal tegas berhasil menggiring merubah pola pikir jaksa yang tadi sifat legalistis formil, kembali kepada penyelesaian perkara yang dirasakan masyarakat. Kejagung tidak lagi ingin memenjarakan orang, tapi memulihkan keadaan seperti keadaan semula, supaya masyarakat hidup tertib, nyaman, berdampingan untuk mewujudkan kesatuan dan persatuan bangsa,” tuturnya.

Masyarakat, lanjut dia, juga merespons positif terhadap pelaksanaan keadilan restoratif yang dijalankan sesuai Perja 15/2020 itu. “Tidak mendapat reaksi dari masyarakat berupa celaan ataupun pra-peradilan , ini menunjukkan adalah kepuasan masyarakat terhadap pelaksanaan restorative justice,” katanya. Dia pun menepis anggapan terkait pelaksanaan keadilan restoratif sebagai tempat untuk menegosiasikan suatu perkara. (adz)

Masalah Utama di Kecamatan Medan Belawan, Tawuran dan Banjir Rob

Camat Medan Belawan, Subhan Fajri.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO- Tawuran antarwarga, dan adanya banjir rob masih menjadi keluhan dan permasalahan warga di Kecamatan Medan Belawan.

Hal itu menjadi sebuah problema yang tak kunjung usai bagi daerah ujung Utara Kota Medan dan pesisir pantai selat Malaka itu.

Maka hal tersebut menjadi fokus utama Subhan Fajri,S.STP.M.AP, selaku Camat Medan Belawan, ketika ditemui Sumut Pos diruang kerjanya, Senin, (19/06/2023).

Subhan menjelaskan selama menjadi Camat, permasalahan daerah Belawan ini adalah banjir rob yang menjadi penyakit dari tahun sebelum sebelumnya, maklum Belawan adalah salah satu daerah yang bersentuhan langsung dengan laut, dalam artian ketika ada air pasang, maka air laut bisa sampai kepemukiman warga. Akibatnya banyak warga yang rumahnya digenangi banjir rob, dan kurangnya air bersih yang diperoleh oleh warga sekitar.

“Upaya yang kami buat dalam menangani banjir rob tersebut, adalah kami sudah membuat tanggul dan rumah pompa di Kelurahan Belawan 1, tanggul dan rumah pompa tersebut dibangun pada tahun lalu, dan Insya Allah dalam waktu dekat akan segera selesai, dan dapat dipergunakan, dan rumah pompa itu sendiri bertujuan untuk mencegah terjadi banjir rob dengan tekanan air yang lebih besar dan banyak,” ungkapnya.

Dari permasalahan selanjutnya adalah masalah tawuran, ini menjadi fokus utama juga di Belawan, yang mana sering sekali antar warga terlihat bentrok jarang sekali akar permasalahan dijelaskan secara jelas oleh para pelaku tawuran.

“Informasi yang saya dapat ketika ada kabar terjadinya tawuran yakni adanya perebutan tempat usaha antar kelompok pemuda. Kami sudah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti Tawuran yang diketahui oleh saya sendiri selaku camat, dan bekerja sama dengan Polres Pelabuhan Belawan, dan Polsekta Medan Belawan, dengan terbentuknya satgas ini Insya Allah kejadian tawuran bisa hilang dan minimal bisa diminimalisir,” tambahnya.

Subhan berharap, permasalahan di Kecamatan Medan Belawan yang terjadi saat ini bisa hilang. Dan seluruh masyarakat bisa lebih bijak dewasa, bila ada permasalahan.

“Ayo kita duduk sama, kita bicarakan bersama, biar kita tahu arah masalahnya, dan bisa secepatnya ambil solusi terbaik, jangan ketika ada permasalahan bisa diselesaikan dengan tawuran,” tandasnya. (mag-1/ram)

Tim Pelatda Uji Tanding di GOR Binjai untuk Persiapan PON 2024

TANDING: Kepala Tim Pelatih Pelatda Sumut, Hendrawan Ferdiansyah dan Ketua AFK Binjai, Samha Putra Husein foto bersama dengan tim pelatda saat uji tanding - Istimewa/Sumut Pos

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Tim Pelatihan Daerah (Pelatda) Pekan Olahraga Nasional (PON) Sumut-Aceh 2024 melakukan uji tanding dengan tim Binjai binaan Asosiasi Futsal Kota (AFK). Pertandingan yang berlangsung seru ini digelar di Gedung Olahraga Binjai, Jalan Jambi, Binjai Selatan, Senin (19/6).

Kepala Tim Pelatih Pelatda Sumut, Hendrawan Ferdiansyah menjelaskan, uji tanding ini dalam rangka persiapan PON Sumut-Aceh tahun 2024 mendatang. Ada tim putra dan putri yang bertanding dalam laga uji coba tersebut.

“Putra ada 21 orang dan putri 23 orang. Jumlah ini nanti akan diseleksi. Jadi uji tanding ini bagian dari seleksi yang dilakukan,” kata dia.

Pria yang akrab disapa Wawan ini menyebut, nantinya yang akan dibawa ada 14 orang. Baik itu tim putra maupun putri.

Mereka nantinya akan mewakili Sumut dalam ajang PON 2024. “Mereka yang uji tanding ini merupakan hasil seleksi terbuka yang dilakukan Asprov PSSI Sumut pada 10 Mei 2023 dan 11 Mei 2023. Uji tanding yang dilakukan melawan tim pembinaan AFK Binjai,” kata Wawan.

Pengamatan sementara dari yang juga melatih Tim Futsal SDR ini, untuk tim putra masih sama. Sementara tim putri, ada beberapa yang terlihat menonjol.

Hasil dari uji tanding, tim Pelatda putra dan putri menang. “Tim putra menang 4-0 dan tim putri menang 2-1,” kata dia.

Wawan menyebut, usia tim putri tidak ada batasan atau bebas. Sementara tim putra yang berlatih uji tanding adalah kelahiran 2005.

“Hasilnya segera diumumkan dalam waktu dekat ini. Karena pada 25 Juni 2023 ini, harus ada nama yang dikirim ke KONI Sumut,” katanya.

Dia berharap, tim Pelatda yang dibentuk dapat berjalan dengan sukses. Tak lupa juga mampu meraih medali emas dalam ajang PON Sumut-Aceh 2024.

“Kepada teman-teman yang sedang mengikuti seleksi ini, jaga kesehatan, jaga pola makan dan tidur yang teratur. Jangan nanti kita sudah terus latihan dan begitu mendekati hari H, mengalami cidera, tetap semangat teman-teman,” pungkasnya. (ted/ram)

Air PDAM Keruh dan Bau, Warga Medan Helvetia Curhat ke M Nuh

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Masyarakat di Kelurahan Helvetia Timur, Medan Helvetia, mengeluhkan susahnya mendapatkan air bersih. Pasalnya, air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang selama ini mereka gunakan, airnya keruh dan berbau. Bahkan, air sering tak mengalir ke rumah mereka, sehingga menyulitkan mereka untuk memasak, mencuci dan mandi.

Keluhan ini disampaikan masyarakat kepada anggota DPD RI asal Sumatera Utara, H Muhammad Nuh saat menyambangi konstituennya di Jalan Masjid Lingkungan IX, Kelurahan Helvetia Timur, Kamis (15/6). Hadir dalam kesempatan itu para tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.

Menyahuti keluhan konstituennya ini, M Nuh berjanji akan mendorong pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk serius menangani permasalahan air ini, sehingga setiap rumah bisa mendapatkan air dalam jumlah yang cukup, kualitas yang aman dan harga yang terjangkau.

Menurut Nuh, sejatinya air adalah kebutuhan primer atau pokok manusia dan air bersih adalah hak sosial masyarakat. “Air yang kita minum harus sudah sesuai dengan ketentuan Kemenkes dan pemerintah harus menjamin air mengalir 24 jam tanpa diskriminasi,” tegasnya.

Anggota Komite 1 DPD RI ini juga menambahkan, air bersih yang didapat masyarakat akan mempengaruhi kualitas kesehatan sebuah masyarakat. “Dengan kesehatan yang prima otomatis masyarakat dapat beraktivitas secara baik dan lebih produktif,” pungkas Nuh. (adz)

Bank Mestika Gelar Edukasi Keuangan, Diikuti Ratusan Pelajar dan Masyarakat

Bank Mestika Gelar Edukasi Keuangan.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bank Mestika menggelar edukasi keuangan diikuti ratusan pelajar tingkat SMA dan SMK di Pangururan, Kabupaten Samosir dan masyarakat di Desa Wisata Karang Anyar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Acara ini dihadiri oleh 226 pelajar perwakilan dari 5 sekolah tingkat SMA/SMK di Pangururan, serta 244 orang masyarakat yang berdomisili di Desa Wisata Karang Anyar, Kabupaten Simalungun.

Kegiatan Edukasi Keuangan kepada para pelajar dilaksanakan pada tanggal 15 Juni 2023 dan kepada masyarakat di Desa Wisata dilakukan pada tanggal 16 Juni 2023.

Bank Mestika dalam menjalankan kegiatan bisnisnya tidak hanya berfokus pada bisnis semata, Bank Mestika juga berkewajiban untuk mengimplementasikan regulasi mengenai POJK NO. 6/2022 tentang Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan dan POJK NO. 3/2023 tentang Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan di Sektor Jasa Keuangan Bagi Konsumen dan/atau Masyarakat.

Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai Lembaga Jasa Keuangan yakni terkait manfaat-biaya-risiko, hak-kewajiban konsumen; cara mengakses produk dan layanan, mekanisme transaksi transaksi produk dan layanan, mekanisme penanganan dan penyelesaian sengketa.

Lembaga keuangan atau bank dan masyarakat saling membutuhkan satu sama lain sehingga semakin tinggi tingkat literasi keuangan masyarakat, maka semakin banyak masyarakat yang akan memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan.

Kegiatan edukasi keuangan ini, disambut meriah, para pelajar bersemangat untuk mendengarkan paparan edukasi serta aktif memberikan pertanyaan terkait dengan Lembaga Jasa Keuangan.

Begitu juga dengan pelaksanaan edukasi keuangan di Simalungun juga mendapatkan atensi dari masyarakat dari 9 Dusun di Desa Wisata Karang Anyar, yang merupakan salah satu agenda kegiatan Bank Mestika. Dalam hal kerjasama, dalam program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) bersama Tim Percepatan Aksi Keuangan Daerah (TPAKD) Sumatera Utara dan Pemeritah Kabupaten Simalungun.

Program EKI ini, bertujuan untuk meningkatkan akses keuangan kepada masyarakat yang belum memikili akses keuangan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Haryanto- Pemimpin Cabang Bank Mestika Pematangsiantar, Riris, Kepala Seksi Corporate Secretary Bank Mestika, Ramadaniel Purba, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Simalungun dan jajarannya.

Kemudian, Solihin-Kepala Bagian Kemitraan Otoritas Jasa Keuangan Regional 5 dan jajarannya, Bapak Kunang Dana Saputra hadir mewakili Bank Indonesia Pematangsiantar, perangkat Desa Anyar Lestari.(gus)

Hadiri Pelantikan Jatman Idaroh Wustho Sumut, Gubsu Ajak Umat Islam Bersatu

JATMAN SUMUT: Gubsu H Edy Rahmayadi menerima cendera mata dari KH Mashudi saat menghadiri pelantikan pengurus Jatman Idaroh Wustho Sumut, Senin (19/6) - DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS

GUBSU H Edy Rahmayadi meminta umat Islam di Sumut untuk bersatu. Harapan ini disampaikan saat menghadiri pelantikan pengurus Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyah (Jatman) Idaroh Wustho Sumut masa khidmah 2023-2028 di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubsu, Senin (19/6).

Gubernur mengingatkan peran besar ulama dan umat Islam dalam memerdekakan Indonesia yang kini berpenduduk 275 juta jiwa. Bahkan hingga saat ini harus tetap eksis mengisi kemerdekaan tersebut.

Sementara itu Katib ‘Am Idaroh Aliyyah Jatman diwakili KH Mashudi MAg (sekretaris jenderal) didampingi KH Ir Bambang Irianto melantik pengurus Jatman Idaroh Wustho Sumut.

Rois Ifadliyah Jatman Idaroh Wustho Sumut H Ahmad Baqi Arifin SH MBA MM menegaskan Jatman merupakan sarana bersilaturahim untuk mempererat persaudaraan dan mengapai kejayaan Islam.

Sedangkan KH Dr M Sontang Sihotang MSi selaku ketua panitia pelantikan dan rapat kordinasi sekaligus mudir Imdloiyyah Jatman Idaroh Wustho Sumut berterima kasih atas dukungan Gubsu dan semua pihak.

Dalam acara ini disampaikan tausyiah dan arahan dari KH Ali Ridlo Hasyim. Turut menyampaikan sambutan Sultan Langkat Tuanku Azwar Abdul Jalil Rahmadsah Al-Hajj dan mewakili ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut.

Pengurus Jatman Idaroh Wustho Sumut pada Majlis Ifta’ Wal Irsyad terdiri: Dr HM Isa Indrawan MM (rois), Dr H Muhammad Zuhirsyan Lc MA (wakil rois) serta Prof Dr H Muzakkir MA, KH Sutan Djalaluddin Siregar SH, Syekh Dr H Ahmad Sabban Rajagukguk MA dan Ir Sofwan Hasyim SPd (anggota).

Ifadliyah terdiri: H Ahmad Baqi Arifin SH MBA MM (rois), KH Natsir Adnan (wakil rois), Dr Ansari Yamamah MSc (rois awwal), Sadikin Bintang MA (rois tsani), KH Zulkarnain (katib), Nurhafiani S Akun ME (wakil katib), Mhd Irfan Hamdi SAg (katib awwal) dan Dr Azizul Kholis MSi MPd CMA CSRS (katib tsani).

Imdloiyyah terdiri: KH Dr M Sontang Sihotang MSi (mudir), Agus Salim SAg (wakil mudir), Drs H Naziruddin Idris Lc (mudir awwal), Dr Joko Susanto MA (mudir tsani), Dr H Endi Marsal Dalimunthe MPd (sekretaris), Ali Nafiah Harahap SSos MM (wakil sekretaris), Irham Sukri Lubis SE (sekretaris awwal), Zainuddin Daulay SSos MKom (sekretaris tsani), Firdansyah Hasibuan SAg MH (aminus shunduq), Arfan SH MH (wakil aminus shunduq awwal) dan Nazril Sri Rahmadhani SHI (wakil aminus shunduq tsani).

Imdadiyah terdiri lajnah pendidikan thoriqoh, lajnah iqtishodiyah, lajnah cinta tanah air, lajnah manajemen dan pengembangan SDM thoriqoh dan lajnah ta’lif wan nasyer thoriqiy. Kemudian lajnah wanita ahlith thoriqoh al-mu’tabaroh an-nahdliyah (wathonah), lajnah robithoh ma’ahid thoriqiyah, lajnah advokasi dan bantuan hukum, lajnah dakwah dan dzikir dan lajnah hubungan kelembagaan.

Untuk lajnah pendidikan thoriqoh
terdiri: Dr H Syarifuddin MH (kordinator), Ir Zainul Thahar MA (wakil kordinator), Dr H Suherman MA (sekretaris) serta Muhammad Syafi’i SAg, H Luli Kapitra Lc,
Riza Faisal Husaini Lc dan Mulkan Harahap (anggota).

Lajnah iqtishodiyah terdiri: Dr Hubbul Wathan MA (kordinator), H Sahala Fajarillah Lc (wakil kordinator), H Syamsuddin Tarigan Lc SPdI MPsi (sekretaris) serta Drs H Sanudin Desky MM, H Hendra Putra SHI, Mhd Din Al Chairi Nst AMd dan Sarmaulid Simamora SAg (anggota).

Lajnah cinta tanah air terdiri: Drs H Rajidin MAP (kordinator), Amir Syam SPd (wakil kordinator), Ismail Harahap SosI (sekretaris) serta Yamlika SFil SE MAD, Budi Sulaiman SE, Ainun Fauziah SHI, Hasan Albana Siregar SAg dan Henry Dhuha SH (anggota).

Lajnah manajemen dan pengembangan SDM thoriqoh terdiri: Irwan Dirhamsyah SE (kordinator), Abdul Hakim Siagian MHum (wakil kordinator), Kardo SE (sekretaris) serta Al Muarrif Fadhilla SE, Hermansyah SE, Zulfi Andika SHI, Budi Simatupang SSos dan Ahmed Fernanda Desky SSos MSi (anggota).

Lajnah ta’lif wan nasyer thoriqiy
terdiri: H Syarifuddin Pasaribu SSosI (kordinator), H Yusuf Sinaga Lc MA (wakil kordinator), Zul Anwar Marbun (sekretaris) serta Gumriadi Tambunan SSos, HM Mugni Siregar Lc MH, Zulkawahfi Nunut Pasi Lc, M Daniel Siregar MPd, Zainal Arifin Sinambela MA, Ismanto dan Fathi Farich Hasibuan (anggota).

Lajnah wanita ahlith thoriqoh al-mu’tabaroh an-nahdliyah (wathonah) terdiri: Dara Aisyah MSi PhD (kordinator), Dr Hj Nursalimi MAg (wakil kordinator, Siti Maryam Hanum SH MH (sekretaris) serta Sri Wahyuni SPdI MPdI, Nurizah Pasaribu, Fadhilatunnisa, Desi Panjaitan, Hj Irma Fatmawati SH MH CPM, Hj Rabina Zales SFil SH MH CPM, Hj Zarwah Zildaq SE, Hj Larasati Purdiasih SE, Hj Dwi Hayati Spt dan Siti Maryam Hanum SH MH (anggota).

Lajnah robithoh ma’ahid thoriqiyah terdiri: Dr Muhammad Faisal Hamdani MAg (kordinator), M Yose Rizal Saragih MKom (wakil kordinator), Ismail SPd (sekretaris) serta Ir Satria Rifa, Hermansyah Siregar, Mhd Khaidir, Zulkifli SHI dan Budi Setioso MA (anggota).

Lajnah advokasi dan bantuan hukum: Drs H Zulfi Imran SH MH (kordinator), H Muhammad Muchtar SH SPn MH (wakil kordinator), Batara Mulia Harahap SE SH (sekretaris) serta Amir Mahmud Daulay SH, Edwin Syahrizal Pohan ST SH, Ahmad Imam Swangsa S.Fil dan Ir H Armein Harahap SH MM (anggota).

Lajnah dakwah dan dzikir terdiri: M Kamil SAg MPd (kordinator), Afrizal SFil MFil (wakil kordinator), Ahmad Sujai Tanjung MKom (sekretaris) serta Tanwil Bahri Lc, Sabam Situmorang SAg, Hermansyah, Muhammad Fauzan, Supriadi MA, Ismanto dan Al-Fajzri SPdI (anggota).

Sedangkan lajnah hubungan kelembagaan terdiri: H Mukhlis Malik M Sos (kordinator), H Ilham Wahyudi SPdI (wakil kordinator), H Ali Wardana A Pulungan (sekretaris) serta Maniur Sigalingging, Azhari Nurdin, H Pipim Zuharli SSosI, Agus Ramadhani dan Suyono (anggota). (dmp)