27 C
Medan
Monday, February 2, 2026
Home Blog Page 13850

Kaji Opsi BBM, Pemerintah Gandeng 3 PT

JAKARTA – Rencana pembatasan konsumsi atau kenaikan harga BBM bersubsidi akan kembali ke titik awal. Pasalnya, lagi-lagi, pemerintah akan menggandeng 3 perguruan tinggi (PT) untuk mengkaji opsi-opsi yang selama ini berkembang.

Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita H Legowo mengatakan, sebagaimana tahun lalu, kali ini pemerintah akan kembali menggandeng 3 PT, yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Padjajaran (Unpad), untuk mengkaji dan memberikan masukan opsi mana yang terbaik. “Sekarang sedang dikerjakan, semoga dua minggu selesai,” ujarnya di Jakarta, Senin (6/2).

Sebagaimana diketahui, tahun lalu, ketika pemerintah berencana memberlakukan pembatasan BBM bersubsidi mulai 1 April 2011, pemerintah juga menggandeng 3 PT, yakni UI, ITB, dan Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan ketua tim Ekonom UGM Anggito Abimanyu.

Menurut Evita, kali ini pemerintah merasa perlu mendapatkan kajian dari akademisi lagi karena saat ini muncul opsi konversi dari BBM ke BBG (bahan bakar gas). “Dulu waktu dengan (tim) Pak Anggito kan belum ada opsi gas, sekarang ada, jadi perlu kajian lagi,” katanya.

Evita berharap, tim dari 3 PT tersebut bisa bergerak cepat untuk melakukan riset dan kajian, sehingga hasil kajian sudah bisa diserahkan kepada pemerintah paling lambat pertengahan Februari ini. “Setalah itu, hasilnya akan kami konsultasikan ke DPR,” jelasnya.

Sebagai gambaran, berikut adalah 3 opsi hasil kajian tim yang dipimpin Anggito Abimanyu 2011 lalu. Namun, setelah dilakukan pembahasan dengan DPR, 3 opsi ini ditolak, sehingga kebijakan BBM pun mundur.

Opsi pertama, menaikkan harga BBM subsidi jenis Premium dari Rp 4.500 per liter menjadi Rp 5.000 per liter, kemudian menyiapkan pemberian uang kembali atau cashback sebesar Rp 500 per liter untuk kendaraan umum. Jika opsi ini dilakukan, maka pemerintah bisa menghemat subsidi hingga Rp 7,3 triliun per tahun. Kelebihan opsi ini adalah mudah dilaksanakan. Namun, kekurangannya, kenaikan harga bisa memicu inflasi serta berimbas pada ongkos sosial politik.

Opsi ke dua, harga Premium tetap Rp 4.500 per liter untuk kendaraan umum dan sepeda motor, sedangkan mobil pribadi dilarang membeli BBM subsidi. Jika opsi ini dipilih, maka pemerintah bisa menghemat subsidi Rp 5,86 triliun per tahun. Namun, pelaksanaan opsi ini mengharuskan seluruh SPBU memiliki dispenser BBM nonsubsidi (Pertamax/Pertamax Plus) untuk melayani mobil pribadi. Dengan demikian, butuh waktu untuk pengembangan infrastruktur, terutama luar Jakarta.

Opsi ke tiga, harga Premium tetap Rp 4.500 per liter untuk kendaraan umum dan sepeda motor, namun dengan penjatahan.Jika kendaraan umum atau sepeda motor membeli BBM subsidi melebihi jatah, maka kelebihannya harus dibayar Rp 5.500 per liter. (owi/jpnn)

Pantang Kendur

AC Milan vs Juventus

Setelah membuang kesempatan naik ke puncak klasemen, AC Milan dibuat kesulitan oleh tim dengan materi pemain bagus. Kondisi tersebut jadi semacam peringatan dini buat Rossoneri jelang laga kontra Juventus, dini hari nanti.

Tengah pekan lalu Milan punya peluang naik ke posisi teratas klasemen, setelah Juventus gagal bertanding karena alasan cuaca. Tapi alih-alih menang, Diavolo Rosso malah tak dapat satupun poin karena kalah saat menghadapi Lazio.

Minggu (5/2) Allesandro Nesta dkk kembali dapat hasil tak maksimal. Di kandangnya sendiri mereka dibuat kerepotan oleh perlawanan Napoli, dan bermain imbang 0-0, dengan 10 pemain usai Zlatan Ibrahimovich dapat kartu merah.

Rossoneri harus cepat berbenah untuk memenuhi target-target yang sudah dipasang. Namun, masalah Milan bertambah karena beberapa pemain yang cedera belum pulih dalam waktu dekat. Usai laga kontra Napoli dua hari lalu, Massimiliano Allegri memastikan skuadnya yang kini berada di ruang perawatan tak akan kembali untuk dua laga krusial ke depan.

Milan akan lebih dulu jadi tuan rumah babak semifinal Coppa Italia. Laga menjamu Juventus tersebut akan dilangsungkan pada Kamis (9/2) dinihari WIB.
Bermain di kandang tak menjamin perjuangan Milan bakal mudah saat menjamu Juventus.
Sejarah mencatat kalau Milan dan Juventus sudah delapan kali saling berhadapan di San Siro pada ajang Coppa Italia, dari jumlah tersebut tuan rumah menang tiga kali, imbang tiga kali dan kalah dua kali.

Milan disebut Allegri masih beruntung karena Ibra tetap bisa dimainkan di Coppa Italia dan Liga Champions.
Kartu merah yang diterima striker asal Swedia itu mungkin bisa jadi keuntungan tersendiri karena Ibra bisa beristirahat di Seri A dan memfokuskan tenaganya di laga kontra ‘Si Nyonya Tua’ dan ‘Gudang Peluru’.

“Untungnya saya punya pemain bertipe menyerang lebih banyak dibanding periode yang sama tahun lalu. Saya harap Ibra tak dapat hukuman yang panjang, dia akan siap untuk Liga Campions dan Coppa Italia. Hari Rabu kami akan menjalani leg pertama semifinal dengan Juventus,” tuntas Allegri.
Secara keselluruhan AC Milan telah 80 kali menjamu Juventus. Dari pertemuan itu Milan menang 27 kali, kalah 20 kali, sedang 33 pertandingan lainnya berakhir imbang.

Pada pertemuan terakhir Milan dan Juventus di San Siro untuk ajang Coppa Italia terjadi pada 23 Januari 2002, di mana Juventus berhasil memetik kemenangan 2-1. Pada leg kedua di Turin, Milan gagal membalas karena cuma bisa pulang membawa hasil 1-1.
Laga sebelumnya terjadi di musim 1991/1992, juga di babak semifinal. Pertemuan pertama di Milan berksudahan 0-0, sementara saat gantian main di Turin Juventus menang 1-0. Lantas  siapa pemenang pertandingan kali ini? (bbs/jpnn)

Rossoneri Banding Sanksi Ibra

BOMBER jangkung AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, dijatuhkan sanksi tiga laga akibat tindakannya menampar wajah Salvatore Aronica ketika Rossoneri ditahan tanpa gol oleh Napoli di San Siro. Hukuman itu bisa jadi membuat bomber Swedia tidak bisa memperkuat Il Diavolo kala melakoni laga krusial melawan Juventus, 25 Januari mendatang.

Menyikapi keputusan tersebut, kubu Milan mengonfirmasi bahwa mereka siap melakukan banding kepada Komisi Disiplin Liga Italia.
“AC Milan mengumumkan akan melakukan banding atas keputusan hakim olahraga yang melarang Zlatan Ibrahimovic tampil dalam tiga laga,” demikian pernyataan resmi klub seperti dikutip Sky Sports.

Ini bukan kali pertama Ibra berurusan dengan Komisi Disiplin Milan. Tahun lalu dia dikeluarkan pada dua pertandingan, sementara tujuh tahun lalu, ketika masih berseragam Juventus, dia melewatkan laga penentu juara kontra Milan karena masih harus menjalani hukuman. (net/jpnn)

Mengubah Pemikiran Gajah di Pelupuk Mata

Manufacturing Hope 8

Oleh: Dahlan Iskan

IDE-ide segar bisa datang dari mana saja. Salah satunya disampaikan Direktur Utama PT Pupuk Sriwijaya Holding Arifin Tasrif. Saya sangat tertarik dengan ide baru yang bisa sedikit mengatasi kesulitan gas untuk bahan baku pupuk. Ketika ide teman-teman Pupuk Sriwijaya ini saya sampaikan dalam pertemuan khusus dengan Presiden SBY, beliau juga sangat memuji.

Ide ini juga menjadi bukti, berpikir kreatif lebih penting daripada terus-menerus mengeluh. Selama ini ada gejala terlalu banyak energi para pimpinan BUMN untuk mengeluh, ngomel, ikut menghujat. Termasuk soal kekurangan gas untuk bahan baku pabrik pupuk ini.

Sampai-sampai saya pernah sangat kasihan pada industri pupuk yang harus menutup pabriknya karena kekurangan gas. Sampai-sampai, sewaktu saya menjabat Dirut PLN, saya menegaskan: biarlah gas-gas di Sumsel lebih diutamakan untuk pupuk. Padahal, saat itu PLN sendiri sangat membutuhkan gas.
Tentu, banyak teman di PLN yang kurang setuju. Tetapi, saya punya logika sendiri. PLN masih bisa mencari sumber listrik dari bahan baku lain. Bahkan, untuk Sumsel, bahan baku itu melimpah: batubara dan air.

Sedangkan pabrik pupuk Sriwijaya harus tutup kalau tidak mendapat gas. Memang, PLN tetap memerlukan gas, tapi sebenarnya tidak harus sebanyak kapasitas pembangkitnya. Gas untuk PLN harus hanya untuk lima atau tujuh jam sehari. Yakni untuk jam-jam 16.00 WIB sampai jam 22.00 WIB.
Memang, harus ada pemikiran yang radikal. PLN perlu membuat tangki CNG (compressed natural gas). Agar gas yang mengalir 24 jam itu jangan dipakai 24 jam, tapi ditampung dulu dalam satu tangki. Gas itu harus dimampatkan agar tangkinya tidak terlalu besar. Baru pada jam yang diperlukan, gas tersebut dipakai.

Katakanlah di satu pulau atau di satu daerah atau di satu sistem, kebutuhan tetap (dasar) listrik sepanjang hari sebesar 1.000 MW. Baru pada jam-jam tertentu kebutuhan itu meningkat menjadi 1.200 MW. Sebaiknya, yang 1.000 MW diisi dengan pembangkit bertenaga batubara. Ditambah dengan geotermal dan air.

Ini sesuai dengan sifat batubara, geotermal dan air yang produksinya konstan. Baru pada jam-jam tertentu itu digunakan gas. Dengan demikian, dalam keadaan negara yang lagi kekurangan gas seperti sekarang, manajemen gas secara nasional bisa dilakukan dengan tepat.
Bisa jadi, teman-teman PLN tak setuju dengan ide seperti ini. Itu wajar karena orang PLN harus membela perusahaannya lebih dulu. Tapi, kalau kita sudah berbicara kepentingan nasional, tak bisa lagi masing-masing sektor berpikir egoistis. Bisa jadi, efisien di satu tempat membuat pemborosan yang luar biasa di tempat lain.

Tentu, PLN tidak seperti itu. PLN sudah melahirkan ide CNG sejak 2 tahun lalu. Kini proyek CNG PLN yang pertama sedang dikerjakan. Semoga segera dibangun proyek serupa, besar-besaran di semua daerah. Secara nasional, manajemen gas kita yang lagi sulit akan bisa lebih baik.

Demikian juga industri. Setiap industri harus berpikir untuk melakukan manajemen gas. Industri yang hanya menggunakan gas 12 jam sehari harus melakukan manajemen gas berbeda dengan industri yang menggunakan gas 24 jam.

Industri yang libur di hari Sabtu dan Minggu harus diperlakukan tidak sama dengan industri yang bekerja 24 jam dalam 7 hari seminggu. Karena itu, pengadaan receiving terminal gas yang sebentar lagi selesai sangat cocok untuk melengkapi sistem manajemen gas yang tepat.

Ide baru perubahan manajemen gas seperti itulah, yang sedang dirancang teman-teman di Pupuk Sriwijaya sekarang ini. Dulu Pupuk Sriwijaya itu seperti “melihat gajah di pelupuk mata”. Mereka mengeluh luar biasa karena kekurangan gas sebagai bahan baku pupuk.

Tapi mereka lupa, mereka sendiri ternyata melakukan pemborosan gas yang tidak perlu. Mereka telah menggunakan gas untuk membangkitkan listrik untuk kepentingan pabriknya. Inilah yang akan diubah oleh teman-teman di Pupuk Sriwijaya. Mereka akan segera membangun pembangkit listrik tenaga batubara.

Kalau PLTU ini sudah jadi, gas sebesar 40 juta mscfd bisa dihemat. Bisa dialihkan untuk bahan baku. “Bisa untuk menghidupkan satu pabrik tersendiri dengan kapasitas 1 juta ton per tahun!” ujar Arifin Tasrif.

Bahkan, mungkin tidak perlu menunggu PLTU-nya jadi. Sekarang ini sistem kelistrikan di Sumsel sudah tidak krisis lagi. Sudah banyak pembangkit baru yang mulai menghasilkan listrik. Termasuk geotermal Ulubelu sebentar lagi selesai dibangun.

Pabrik-pabrik pupuk yang lain akan mengikuti logika tersebut. Maka, energi besar yang selama ini dipergunakan untuk mengeluh terbukti bisa diubah menjadi energi yang sangat positif. Betapa penting menggunakan kapasitas berpikir untuk sesuatu yang positif dan kreatif.

***

Ide kreatif juga datang dari PT Pelni. Direktur Utama Pelni Jussabela menyampaikan kepada saya tentang ide baru “Kapal 3 in 1”. Ide ini bermula dari menurunnya jumlah penumpang kapal. Sejak maraknya penerbangan murah 10 tahunan lalu, penumpang kapal Pelni menurun drastis. Tinggal 50 persen.

Padahal, Pelni tidak boleh menghentikan operasi. Pelni harus tetap mengemban tugas merangkai pulau-pulau Nusantara. Kalau Pelni tidak beroperasi, tidak ada pilihan bagi masyarakat golongan bawah yang ingin bepergian. Sekarang saja, kalau ada kapal Pelni yang dok (diperbaiki), harga-harga barang di suatu daerah terpencil langsung naik drastis.

Di samping itu, penumpang Pelni juga para pedagang kecil yang hanya dengan menggunakan Pelni dia bisa membawa barang dalam jumlah banyak dengan biaya yang murah. Bahkan, untuk kilogram tertentu, tidak perlu membayar.

Di saat pesawat semakin ketat dalam mengontrol berat barang bawaan, Pelni menjadi tumpuan bagi pedagang kecil antarpulau. Memang, kadang agak keterlaluan. Barang yang dibawa bukan lagi ratusan kilo, tetapi mendekati ton. Kalau ditegur, bisa memecah kaca terminal. Inilah yang membuat Pelni kian sulit.

Melihat gejala baru itu, teman-teman di Pelni bertekad mengubah kapalnya menjadi “kapal 3 in 1”. Agar tidak hanya bisa mengangkut orang. Kapal Pelni juga harus bisa mengangkut barang dan ternak. Artinya, sebagian ruang penumpang yang kini separo kosong itu diubah agar bisa dimasuki kontainer. Setidaknya, kontainer-20. Bahkan, mungkin kontainer yang lebih kecil.

Direksi Pelni sedang mendesain kontainer mini itu. Sekaligus untuk menambah fleksibilitas. Juga agar biaya modifikasinya lebih murah. Cukup mengadakan crane yang ukurannya kecil yang lebih murah.

Untuk itu, Pelni akan bekerja sama dengan Fakultas Teknik Perkapalan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS). ITS sudah punya pengalaman meredesain kapal Pelni untuk kepentingan serupa. Beberapa hari lalu, sebelum matahari terbit, saya melihat kapal yang sudah dimodifikasi itu di Tanjung Priok.

Sekalian melihat terminal baru penumpang Pelni di situ. Terminal baru yang dibangun Pelindo II ini berselera tinggi. Tidak kalah dengan bandara sekelas Juanda Surabaya. Desainnya futuristik. Ruang tunggunya mengejutkan. Apalagi kalau pohon-pohon yang saya minta banyak ditanam di situ sudah besar nanti, penumpang kapal Pelni tidak akan merasa rendah diri daripada penumpang pesawat terbang.

Saya juga sudah menyampaikan ide kreatif seperti ini kepada Presiden SBY. Beliau sangat menghargai bahkan berharap bisa ikut mengatasi kesulitan sistem logistik nasional. Terutama untuk daerah yang belum berkembang.

Jawa, misalnya, memerlukan daging sapi yang luar biasa besar. Tapi, kiriman sapi dari Indonesia Timur sangat mahal. Sebab, tidak ada kapal khusus angkutan sapi. Kapal khusus sapi harus besar. Padahal, sapi yang akan diangkut, tersebar di daerah-daerah kecil. Tidak mungkin kapal khusus bisa melayaninya.

Dengan kapal Pelni “3 in 1”, lima atau enam ekor sapi dari satu daerah sudah bisa diangkut ke Jawa dengan ongkos yang murah. Presiden berharap ide kreatif ini bisa mendorong masyarakat di Indonesia Timur lebih semangat menernakkan sapi. Bisa menjual sapi dengan mudah dengan harga yang baik.
Tentu, penumpang Pelni tidak perlu merasa “kok disatukan dengan sapi”. Bukankah penumpang pesawat juga tidak merasa disatukan dengan jenazah ketika pesawat itu sedang mengangkut jenazah? Tentu, sapi-sapi itu tidak akan dimasukkan ke peti mati, tetapi akan dimasukkan dalam kontainer. Yakni kontainer khusus yang kini lagi dipikirkan desainnya. Satu sapi satu kontainer. Dengan demikian, sapi di pelabuhan sudah dikemas dalam kontainer. Tidak akan ada pemandangan sapi gila yang mengamuk karena tidak mau digiring ke kapal.

Ide ini sekaligus untuk mengatasi ketidakseimbangan angkutan barang antarwilayah Indonesia. Kapal-kapal Pelni yang menuju Indonesia Timur itu selalu penuh barang kalau meninggalkan Jakarta atau Surabaya. Tetapi, ketika kembali ke Jawa, tidak banyak barang yang diangkut. Sayang sekali kalau kapal itu kosong.

Dengan angkutan barang dan ternak ini, kapal Pelni yang kembali ke Jawa bisa penuh muatan. Dengan demikian,  pendapatan Pelni bisa lebih baik.  Kreativitas seperti itu akan terus didorong di BUMN. Agar bisa menggantikan sikap hanya bisa mengeluh atau cengeng. (*)

Penulis adalah Menteri BUMN

PSMS Setuju Bertanding Malam

MEDAN- Laga PSM Makassar kontra PSMS dipastikan digelar malam hari. Lanjutan kompetisi IPL yang disebut-sebut mundur menjadi Senin (13/2) mendatang di Stadion Andi Mattalata (Mattoangin) Makassar, sudah mendapat persetujuan dari kedua tim.

Manajer PSMS Doli Sinomba Siregar mengatakan, pihak PSM meminta persetujuan PSMS agar waktu pertandingan pekan ke 10 IPL ini dimundur dari siang menjadi malam. “Manajemen dihubungi pihak PSM tadi siang, mereka menanyakan apakah PSMS setuju jika pertandingan tersebut digelar malam hari,” ungkapnya, Selasa (7/2).

Tak bisa memastikan, Doli melakukan konsultasi kepada pelatih PSMS Fabio Lopez, menanyakan kesedian tim. Persetujuan pun diperoleh dari Fabio yang sebelumnya menanyakan hal tersebut kepada kapten PSMS Vagner Luis De Oliveira Marins dan pemain lainnya.

“Pelatih dan tim setuju, dan PSM juga berjanji untuk memberikan jam ujicoba stadion satu hari sebelum pertandingan di waktu yang sama dengan waktu pertandingan. Janji itu akan kita tagih tentunya,” jelasnya.

Permintaan perubahan waktu pertandingan bisa saja terjadi dengan berbagai alasan. Satu diantaranya harapan panitia akan mampu menjual tiket lebih banyak, karena jadwal pertandingan bukan pada jam kerja.

Fabio Lopez yang menyetujui perubahan jadwal tersebut mengaku tak memutuskan sendirian. Pelatih asal Italia itu sudah berdiskusi dengan beberapa pemain sebelum memberikan keputusan. “Bukan saya yang memutuskan, tapi pemain,” tuturnya.

Pertimbangan persetujuan yang dilakukan PSMS mengingat jika pertandingan dilaksanakan siang, sinar matahari sangat menyengat.(saz)

Dortmund dan Bayern Favorit Juara

MUNICH-Borussia Dortmund menguasai puncak klasemen Bundesliga setelah berhasil menggusur Bayern Munich. Die Borussen pun kini difavoritkan untuk mempertahankan titel juara mereka.

Dortmund sedang dalam tren yang sangat positif di liga domestik. Tim asuhan Juergen Klopp ini tak terkalahkan dalam 14 partai terakhir. Posisi mereka di papan klasemen pun terkatrol ke peringkat teratas dengan 43 poin.

Keberhasilan Dortmund itu juga terbantu oleh hasil-hasil jelek yang didapat Bayern dalam tiga pertandingan terakhir. Die Roten cuma meraup empat dari sembilan poin yang bisa mereka dapat lantaran kalah dari Borussia Monchengladbach dan diimbangi Hamburg SV. Akibatnya, mereka kini tertinggal dua poin dari Dortmund.

Meski musim masih menyisakan banyak laga, Dortmund dinilai punya kans besar untuk terus berada di atas dan mempertahankan gelar yang mereka rebut musim lalu.

“Dengar, lupakan kesopanan yang berlebihan ini dan permainan petak umpet dengan moto ‘cuma Bayern yang akan jadi juara Jerman,” tulis legenda Bayern, Franz Beckenbauer, dalam kolomnya di Bild.

“Kloppo, Anda adalah juara bertahan, Anda sekarang pemimpin klasemen dan Anda favorit juara,” katanya.
Eks presiden Bayern ini menjelaskan, kegagalan Dortmund di Liga Champions secara tidak langsung juga telah membuat mereka hanya berkonsentrasi ke liga. Sementara itu, Bayern masih berbagi konsentrasi karena akan bertemu Basel di babak 16 besar.

“Periode yang sulit dimulai dengan beban tambahan dari Liga Champions, sedangkan Dortmund duduk nyaman di sofa, seperti yang mereka lakukan musim lalu ketika mereka memenangi gelar,” ujar Beckenbauer.

Meski Beckenbauer menjagokan Dortmund, namun pelatih Bayern Munich Jupp Heynckes tetap percaya jika anak asuhnya akan mampu memuncaki klasemen di akhir musim nanti, terlebih Bayern sukses menjadi juara paruh musim Bundesliga.

Catatan satu kali menang, satu seri, dan satu kalah membuat The Bavarians harus merelakan tahta klasemen disambar Borussia Dortmund, yang kini unggul dua angka atas Bayern.

“Dortmund melejit dan memulai dengan baik (pascamusim dingin). Tapi saya memiliki kepercayaan penuh pada tim dan para pemain saya. Kami
memiliki barisan pemain ofensif yang sangat bagus. Hanya masalah waktu saja sebelum mereka ‘meledak,” katanya kepada GOAL.com Jerman.
Sebelum melanjutkan perjalanan di Bundesliga dengan menjamu Kaiserslautern di akhir pekan, Bayern terlebih dahulu melawat ke markas VfB Stuttgart dalam perempat-final DFB-Pokal, Rabu (8/9) malam. (net/jpnn)

Kombes Pol Monang Situmorang Pimpin Perbakin Medan

MEDAN- Kombes Pol Monang Situmorang SH MSi resmi menjabat Ketua Pengcab Perbakin (Persatuan Olahraga Menembak dan Berburu Indonesia ) Medan menggantikan Kombes Pol Tagam Sinaga SH. Pergantian ini seiring dengan diserahterimakannya jabatan Kapolresta Medan dari Tagam Sinaga kepada Monang Situmorang.

Pada acara serah terima jabatan yang berlangsung di ruang Rupatama Mapolresta Medan, Selasa (7/2) sore, Monang Situmorang berharap atlet tembak asal kota Medan yang akan mewakili Sumatera Utara di arena PON 2012 Riau mendatang dapat merebut medali emas.

“Saya berharap dukungan dari berbagai pihak dalam menjalankan amanah sebagai Ketua Pengcab Perbakin Medan. Ke depan, saya berharap kita dapat sama-sama lebih memajukan olahraga menembak di Kota Medan. Saya juga berharap, atlet kita yang akan mewakili Sumatera Utara di arena PON Riau mendatang, dapat meraih medali emas,” kata Monang, dalam sambutan pertamanya sebagai Ketua Pengcab Perbakin Medan.

Monang sendiri bukan orang baru di dunia olahraga menembak. Pria yang sebelumnya menjabat Dir Pamovit Polda Riau ini juga adalah seorang atlet tembak. Beliau pernah mengikuti Kejurnas Menembak standar Polri di Surabaya pada tahun 1995.

Sebelumnya, Kombes Pol Tagam Sinaga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pengurus cabang Perbakin Medan maupun Pengprov Perbakin Sumut atas kerja sama yang terjalin selama ini. Tagam mengaku, memiliki banyak kesan indah dan mendapat pengalaman baru selama menjabat Ketua Pengcab Perbakin Medan.

“Kesan di Perbakin sangat indah. Saya merasakan sendiri seperti apa menjadi seorang atlet. Terima kasih atas segala dukungan, dan mohon maaf jika selama ini ada hal yang tak berkenan. Saya berharap, ke depannya tali silaturahmi tetap terjalin,” ujar Tagam, yang di masa kepemimpinannya Perbakin Medan banyak menuai prestasi di berbagai even, termasuk meloloskan satu atlet tembak ke PON Riau, yakni Masmur Sitepu.

Selain dihadiri segenap pejabat utama Polresta Medan, Ketua Harian Pengprov Perbakin Sumut Musa Idhishah, beserta unsur pengurus dan penasehat Perbakin Sumut dan Medan hadir dalam acara tersebut.

Usai gelaran serah terima Ketua Pengcab Perbakin Medan, Ketua Harian Pengprov Perbakin Sumut Musa Idhishah juga mengungkapkan, pihaknya akan menggelar penataran dan ujian bagi para atlet tembak reaksi di Sumatera Utara pada 10 hingga 11 Februari mendatang.

Ujian yang bertujuan untuk meraih sertifikasi bagi para petembak itu akan digelar di Lapangan Tembak Anugerah Perumahan Cemara Asri. Pria yang akrab disapa Doddy itu juga menjelaskan, ujian sertifikasi ini akan diawasi langsung oleh instruktur asal PB Perbakin.

“Sertifikasi ini penting bagi para atlet untuk mengikuti pertandingan, baik di dalam maupun luar negeri. Ujian dan penataran ini juga terbuka untuk semua kalangan, baik itu umum, ataupun TNI dan Polri,” terang Doddy di Mapolresta Medan .

Penataran dan ujian sertifikasi ini sendiri merupakan lanjutan dari kegiatan pelatihan tembak reaksi yang digelar Pengprov Perbakin Sumut pada November 2011 lalu.(jun)

Angie Dihadirkan di Sidang Nazaruddin

Tak Kunjung Diperiksa KPK

JAKARTA- Meski sudah menetapkan Angelina Sondakh sebagai tersangka sejak Jumat (3/2) lalu, hingga saat ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum juga menjadwalkan pemeriksaan Angie. Meski begitu, istri mendiang Adjie Massaid itu dipastikan akan dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan Muhammad Nazaruddin.

“Kami berencana menghadirkan AS (Angelina Sondakh) sebagai saksi di sidang kasus wisma atlet,” kata juru bicara KPK Johan Budi di kantornya, Selasa (7/2). Kata dia, rencananya Angie akan dihadirkan dalam persidangan pekan depan dengan agenda mendegarkan keterangan saksi.

Memang selama ini nama Angie kerap disebut-sebut terlibat di dalam persidangan kasus wisma atlet. Beberapa saksi penting mengatakan, Angie meminta jatah Rp5 miliar kepada Permai Grup sebagai pelicin pembahasan anggaran proyek-proyek di Kemenpora.

Nah, jika memang Angie benar-benar dihadirkan, KPK tidak akan semakin terbantu untuk sedikit demi sedikit mengungkap kasus tersebut. Sebab, Angie hampir dipastikan akan ditanya tentang aliran dana Rp5 miliar kepadanya. Sebab, di dalam persidangan sebelumnya, majelis hakim dan perangkat sidang yang lainnya selalu menanyakan tentang uang yang diberi istilah “Apel Malang” dan “Apel Washington” itu.

Johan pun lantas membenarkan bahwa KPK akan terus memantau persidangan Nazaruddin, termasuk jika Angie datang sebagai saksi. Menurutnya, keterangan di persidangan adalah keterangan yang bisa digunakan sebagai salah satu alat bukti karena saksi telah memberikan keterangan di bawah sumpah.

Saat ditanya kapan KPK memeriksa Angie sebagai tersangka dan dituangkan dalam sebuah berita acara pemeriksaan (BAP), Johan mengatakan, semua adalah kewenagan penyidik.

Posisi Angelina Sondakh sebagai wasekjen Partai Demokrat sudah dipastikan dilepas. Anggota Dewan Kehormatan Demokrat Jero Wacik mengungkapkan, pihaknya sudah menandatangani surat pemberhentian Angie.

Keputusan tersebut mengacu pada AD/ART Demokrat. “Kalau ada kader PD terlibat urusan korupsi dan sudah ditetapkan sebagai tersangka, dewan kehormatan harus memberhentikan sebagai pengurus partai,” kata Jero, kemarin.

Lantas bagaimana posisinya di DPR? Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat Sutan Bhatoegana menyatakan, posisi Angie di parlemen belum berubah. “Belum ada dari fraksi, kita belum ada. Ada di MD3 (UU No.27 tahun 2009 tentang MPR, DPD, DPR dan DPRD, Red), masak langsung dicopot. Lihat UU, kita tak bisa sembarangan,” katanya.

Perlakuan terhadap Angie tersebut berbeda dengan yang telah diterapkan terhadap mantan bedahara umum M. Nazaruddin. Saat ditetapkan sebagai tersangka, terdakwa kasus korupsi Wisma Atlet itu selain dicopot dari jabatannya juga sekaligus dipecat keanggotaannya dari partai. Praktis, keanggotaan sebagai anggota DPR ikut lepas. (kuh/dim/fal/dyn)

Lagi, Polisi Tewas di Papua

JAKARTA- Bumi Cendrawasih rupanya menjadi medan paling banyak memakan korban untuk satuan Brigade Mobil (Brimob) Polri. Sebelas hari setelah peristiwa penembakan anggota Brimob Bripda Sukarno di Puncak Jaya, satu lagi anggota korps berlambang bunga teratai itu meregang nyawa di Papua.
Briptu Ronald Sopamena, tewas setelah patroli Brimob Polda Papua disergap kelompok tak dikenal di areal pertambangan Freeport. Lokasinya berada di Mile 37, Mimika Papua. “Tadi pagi (kemarin, red) sekitar pukul 8.15 anggota kita gugur,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Penmas) Polri Brigjen Muhammad Taufik di Mabes Polri kemarin (7/2).

Taufik menjelaskan, awalnya tim patroli anggota Brimob Polda Papua mendapatkan informasi adanya pergerakan kelompok bersenjata di sekitar Mile 37. Pada saat bersamaan, regu yang berasal dari Detasemen B Mimika itu memang sedang melaksanakan kegiatan penyisiran dan patroli di sekitar daerah tanggul timur PT Freeport Indonesia.

“Kelompok itu muncul tiba-tiba sehingga terjadi kontak tembak,” jelas jenderal bintang satu ini. Ronald terkena peluru di kepala sehingga nyawanya tak tertolong. “Sempat dievakuasi tapi lukanya sangat serius sehingga meninggal di perjalanan,” tambah Taufik. (rdl/jpnn)

Curi Ikan, Kapal Thailand Ditangkap

BELAWAN- Aksi pencurian ikan di perairan Indonesia oleh kapal berbendera asing kembali terjadi. Senin (6/2) dini hari pukul 00.20 WIB, petugas kapal patroli Hiu 005 milik Dirjen Pengawas Sumberdaya Kelautan dan Perikanan kembali menangkap kapal ikan berbendera Thailand di kawasan perairan Zona Ekonomi Eksklusif.

Kapal dengan nomor lambung 1254 berikut 10 awaknya serta barang bukti 1 ton ikan segar campuran digiring ke Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Gabion Belawan untuk menjalani pemeriksaan.

Nakhoda kapal patroli Hiu 005, Capt Y Sutiono kepada Sumut Pos mengatakan, penangakapan kapal ikan asing asal Negeri Gajah Putih itu dilakukan pada koordinat 05.10.00 N dan 098.19.00 E atau di sekitar perairan Jambo Aye, Aceh. Ketika itu, petugas kapal patroli yang tengah melakukan patroli rutin mendapati kapal ikan tersebut sedang menangkap ikan di perairan ZEE yang masih masuk dalam teritorial Indonesia.

“Malam itu kita melihat kapal ini tengah menurunkan alat tangkap ke laut, selanjutnya petugas kapal patroli melakukan pengejaran untuk mengamankan kapal itu, karena nakhoda kapal tidak dapat menunjukan surat izin memasuki dan melakukan penangkapan di perairan kita,” kata Sutiono. (mag-17)