31 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 13897

Tak Kalah, Inter Imbang

MILAN – Inter Milan mengakhir lima kekalahan beruntun di Seri A. Sayang bukannya kemenangan yang diraih melainkan hasil imbang 2-2 atas Catania.
Laga yang dihelat di Giuseppe Meazza, dini hari kemarin itu pun nyaris dimenangi tim tamu. Inter sempat tertinggal dua gol lebih dulu di babak pertama. Alejandro Gomez dan Mariano Izco mencetak gol-gol Catania.

Di babak kedua kemudian Inter menyamakan kedudukan lewat Diego Forlan dan Diego Milito. Dua gol ini sekaligus mengakhiri puasa gol di enam laga sebelumnya atau nyaris mencapai 540 menit. Hasil imbang ini membuat Inter tertahan di posisi ke-7 dengan 37 poin dari 27 laganya. Sementara Catania di urutan ke-10 dengan 33 poin.

Pahlawan La Beneatama di laga itu, Diego Milito, menyambut suka cita dan mengharapkan hasil ini dapat menghapus rangkaian raihan negatif timnya belakangan.

“Aku harap ini bisa kembali bangkit lewat satu poin ini,” seru Milito di Football Italia.
“Kami menunjukkan harga diri kami dan selalu lawan kami bisa mencetak gol lewat peluang pertama mereka. Kami mampu menyamakan kedudukan dan membuktikan tim ini ingin merubah situasi yang ada,”pungkasnya. (bbs/jpnn)

Nyicil Rumah di Atas Rp500 Juta Wajib Lapor

JAKARTA – Pihak yang berencana mencuci uang di sektor properti bakal semakin sulit. Pasalnya, ketentuan wajib lapor tidak hanya berlaku bagi pembelian tunai properti di atas Rp500 juta.

Konsumen yang membeli properti termasuk dengan cicilan tunai bertahap pun akan kena ketentuan pelaporan transaksi ini. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memastikan ketentuan ini berlaku mulai 20 Maret 2012.

“Mulai tanggal 20 Maret penyedia barang dan jasa menjadi pihak pelapor. Kepada PPATK untuk transaksi tunai Rp500 juta ke atas termasuk transaksi tunai bertahap,” kata Wakil Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Agus Santoso di gedung Bank Indonesia (BI), Thamrin, Jakarta, Senin (5/3)

Agus mengatakan pihaknya akan mendorong agar transksi tunai oleh masyarakat bisa dibatasi.

PPATK mengusulkan agar setidaknya transaksi tunai hanya Rp100 juta sementara sisanya melewati non tunai atau perbankan. Ia mengilustrasikan jika ada masyarakat yang akan membeli mobil Rp500 juta maka dalam bentuk tunai Rp 100 juta sementara sisanya lewat bank.

“Kita sudah menyurati gubernur BI supaya dalam amandemen UU BI, karena BI sebagai otoritas sistem pembayaran, kita minta BI memasukkan juga aturan mengenai pembatasan transaksi tunai, jadi BI kan juga punya program less cash society, mengembangkan untuk efisiensi dalam berbagai hal, sehingga menjadi bank minded sehingga ada perubahan dibudaya transaksional dari budaya tunai menjadi budaya melalui non tunai,” katanya.

Seperti diketahui para pebisnis pengembang termasuk agen properti, penjual kendaraan bermotor, pedagang permata-perhiasan-emas, pedagang barang antik bakal kena denda jika tak melaporkan selama 14 hari adanya sebuah transaksi tunai minimal Rp500 juta atau mata uang asing setara itu.
Ketentuan ini berlaku mulai tanggal 20 Maret 2012 yang tertung dalam Peraturan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) No: PER-12/1.02.1/PPATK/09/11 tentang cara pelaporan transaksi. (net/jpnn)

Angry Bird Mencuri Perhatian

Bukan hanya orang dewasa yang membutuhkan pakaian sesuai dengan trend, anak-anak juga membutuhkannya. Saat ini, trend pakaian anak adalah tokoh animasi yang tenar sejak menjadi permainan di Android, Angry Bird.

Bukan hanya orang dewasa, tetapi anak-anak dan remaja juga mulai candu dengan gambar dari tokoh yang berbentuk kepala burung dengan mimik marah ini.

Menyadari mulai tenarnya si “Burung Marah” ini, membuat sebagian produsen brand (merk) mengeluarkan produk fashion dengan tema burung ini. Mulai dari jaket, t-shirt, celana, dan kemeja yang menampilkan mimik si burung. Salah satu produsen yang mengikuti trend Angry Bird ini adalah Cool Kids, brand asal Amerika dengan model Indonesia.

Leader Cool Kids Plaza Medan Fair, Mian mengatakan mode Angry Bird sudah keluar sejak Imlek kemarin, dan hingga sekarang peminat si Burung Marah ini masih dominan. “Sejak Imlek, Angry Bird sudah keluar, hanya saja untuk sekarang warna yang kita keluarkan berbeda,” ujarnya.

Jelang Imlek, warna paling banyak dikeluarkan adalah yang warna merah, tetapi untuk saat ini, warna yang paling banyak diorder adalah warna ungu. “Tahun ini penggemar warna ungu paling digemari, karena itu kita keluarkan warna ungu,”tambah Mian.

Untuk pilihan corak anak, Cool Kids menyediakan untuk usia 6 bulan hingga 2 tahun. Untuk baby dengan harga minimal Rp69.900 untuk produk T-Shirt dan maksimal harga Rp300 ribuan untuk jenis jaket dan celana. Sementara untuk anak usia 2 tahun hingga 14 tahun  baik cowok maupun cewek harga yang ditawarkan  mulai Rp109.500 hingga Rp300 ribuan.

Layaknya dalam permainan, Angry Bird dalam foto ini juga mengalami metamorfosis, atau perubahan berjangka. Hal ini untuk meningkatkan pembelian, sehingga anak-anak tidak bosan dan mengikuti trend. “Kita ikuti trend, gambar terbaru keluar, kita juga muat, agar anak-anak juga senang,” tambah Mian.
Nah, bagi para ibu yang ingin membuat anaknya senang dan mengikuti trend fashion. Silahkan belanja di outlet ini. Dipastikan produk fashion yang dikeluarkan nyaman digunakan, karena terbuat dari bahan 100 persen katun, yang tidak panas dan menimbulkan keringat. (ram)

Kualanamu International Airport Lebih Pas

Polemik Nama untuk Bandara Baru

MEDAN- Keragaman suku menjadi kelebihan tersendiri bagi Provinsi Sumatera Utara. Namun, keragaman itu juga bisa memunculkan polemik, terutama jika terkait penamaan pada sesuatu yang penting. Contoh terkini adalah penamaan untuk bandara baru di Kualanamu.

Hal inilah yang menjadi catatan penting bagi beberapa pakar dan masyarakat. Misalnya, dosen Fakultas Ekonomi USU, Jhon Tafbu Ritonga. Dia mengatakan beberapa nama yang muncul hingga empat nama yang diusung oleh Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho cenderung rawan. Karena itu, dia mengatakan pemakaian nama Kualanamu International Airport lebih sesuai karena nama tersebut lebih dikenal masyarakat luas.

Dan pemakaian nama bandara baru ini harus sesuai fungsinya sebagai bandara internasional. “Nama ini lebih familiar, apalagi inikan Bandara Internasional, jadi untuk apalagi diperdebatkan? Mungkin untuk nama terminalnya bisa dipakai nama yang diusulkan ataupun memakai nama seorang tokoh. Jadi prinsip ke Bhinneka Tunggal Ika itu tetap ada,” terangnya.

Sambungnya, nama yang nantinya digunakan untuk bandara baru ini sebaiknya lebih menggambarkan Sumatera Utara bukan komunitas tertentu. “Nama yang berkembang bukannya tidak sesuai, tapi lebih mencirikan kelompok tertentu. Jadi nama Kualanamu yang dipakai sebelumnya lebih sesuai dan orang lain juga lebih mengenal tanpa dipromosikan lagi,” bebernya.

Begitulah, pemilihan nama baru untuk Bandara Kualanamu yang akan dioperasikan pada 2013 mendatang menimbulkan banyak perdebatan. Pemilihan nama untuk bandara yang berlokasi di Kualanamu tersebut dinilai terlalu tergesa-gesa tanpa melalui kajian panjang.

“Opsi nama yang muncul ini harus melalui kajian yang panjang dan mengikutsertakan masyarakat bila perlu pihak universitas untuk pengkajiannya. Jadi, jangan terlalu tergesa-gesa,” kata Dosen Fisip USU (Universitas Sumatera Utara) Warjio.

Menurut Warjio nama yang digunakan nantinya harus memberikan kontribusi dan kebanggaan bagi masyarakat Sumut tanpa harus melegitimasi kelompok tertentu. Bahkan nama untuk bandara baru pengganti Bandara Polonia tersebut harus memiliki peranan yang strategis bagi masyarakat. “Jangan sampai nama baru yang digunakan nantinya menjadi polemik dan melegitimasikan kelompok tertentu karena di Sumut terdiri berbagai macam etnis. Penggunaan nama Bandara Kualanamu Internasional untuk sementara juga tidak masalah. Tapi itu tadi, pemilihan namanya harus melalui kajian panjang dan melibatkan masyarakat Sumut,” ujarnya. (mag-11)

Harmonisasi Sosial yang Sejuk

587 Peserta Meriahkan MTQN ke-45 Kota Medan 2012

MEDAN-Sebanyak 587 peserta terdaftar mengikuti MTQ Nasional ke-45 Kota Medan 2012 yang diselenggarakan pada 5-12 Maret di Jalan Amal Lingkungan III, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal.

Penyelenggaraan MTQ merupakan satu upaya untuk mendalami arti, makna, kandungan dan keindahan Al Quran sekaligus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Karena itu kegiatan ini telah menjadi tradisi dan diselenggarakan setiap tahunnya mulai dari tingkat kelurahan sampai nasional. “Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk menebarkan syiar Islam,” ungkap Wali Kota Medan H Rahudman Harahap pada
kata sambutannya, Senin (5/3) malam.

“Sebagai umat Islam, sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk tekun membaca, mempelajari  dan mengamalkan ajaran Al Quran di tengah-tengah arus perubahan sosial dan budaya dewasa ini,” tambahnya.

Hal ini juga merupakan pembentukan satu visi pembangunan untuk menjadikan Kota Medan sebagai kota religius. “Sekaligus mewujudkan harmonisasi sosial yang sejuk,  menumbuhkembangkan kegiatan-kegiatan keagamaan secara serasi, selaras dan seimbang dengan pembangunan fisik lainnya. Karenanya, MTQ memiliki kedudukan dan fungsi yang sangat luas dalam rangka pembangunan karakter masyarakat kota yang religius,”
tutur Rahudman.

Melalui kebersamaan itu, wali kota selanjutnya mengajak semuanya untuk mengedepankan rasa persaudaraan dan menjauhi kekerasan, sehingga dapat membangun dengan kokoh sikap toleransi, solidaritas dan kebersamaan di antara umat beragama di Kota Medan.

Kepada peserta MTQ, Walikota mengingatkan untuk tak semata mengejar menjadi yang terbaik. Tapi harus terus meningkatkan kualitas hasil yang diperlombakan. Dengan motivasi yang tinggi, qori dan qoriah yang mengikuti MTQ ini dapat menjaga kesehatannya, sebab stamina yang prima serta konsentrasi penuh akan sangat mempengaruhi dalam mengikuti MTQ tersebut. Sementara itu Sekda Kota Medan Syaiful Bahri yang juga Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Medan menyatakan dukungan atas digelarnya MTQN ke-45 Tingkat Kota Medan ini. “Hal ini sesuai dengan tujuan dibentuknya LPTQ yakni  membina, membimbing dan meningkatkan Tilawatil Quran. Selain itu untuk meningkatkan pemahaman ajaran Al Quran,” tuturnya.

Sebelumnya, Asisten Kesejahteraan Masyarakat (Askesmas) Musaddat selaku Ketua Umum Panitia Pelaksanaan MTQN ke-45 dalam laporannya menjelaskan maksud digelarnya kegiatan ini dalam rangka usaha mengembangkan kemampuan baca Al Quran dengan baik dan benar. Kemudian, memahami dan mengamalkan makna yang terkandung dalam Al Quran. Serta, membentuk sikap dan prilaku yang sesuai dengan tuntunan Al Quran. “Sedangkan tujuan dilaksanakannnya MTQ ini untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT  dengan merealisasikan ajaran agama
dalam masyarakat sesuai dengan tuntunan Al Quran,” jelas Musaddat.

Dijelaskannya, MTQ tahun ini akan dimusabaqahkan delapan cabang yakni Mujawwad, Hifzil Quran, Fahmil Quran, Syahril Quran, Khattil Quran,Tartilul Quran, Tafsirul Quran untuk  bahasa Indonesia dan Inggris dan Musabaqah Nakalah Ilmiah Al Quran  (M2IQ) dengan total peserta sebanyak 587 orang. (saz)

Kenaikan Harga BBM Diputuskan Hari Ini

JAKARTA–Pemerintah dan DPR hari ini akan memutuskan opsi kenaikan BBM bersubsidi. Pemerintah menyiapkan dua opsi yang akan diajukan ke DPR soal rencana kenaikan BBM tersebut.

Opsi pertama, BBM bersubsisi, premium dan solar, naik menjadi Rp 6 ribu. Opsi kedua, pemerintah memberi subsidi tetap Rp 2 ribu untuk BBM bersubsidi mengikuti harga minyak dunia. Pemerintah pun sudah mantap memilih opsi menaikkan harga jual BBM bersubsidi guna menekan anggaran yang terus membengkak.

Memuluskan rencana itu, pemerintah harus mengajukan perubahan UU APBN 2012 kepada DPR. Sebab, dalam UU APBN 2012 pemerintah tak diizinkan menaikkan harga bensin subsidi, yang ada hanya amanat pelaksanaan pembatasan BBM bersubsidi pada 1 April. “Diharapkan awal Maret itu (Rancangan UU APBN-P) sudah bisa disampaikan kepada DPR,” kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa beberapa waktu lalu.

Pemerintah berharap DPR segera mensahkan usulan APBN-P 2012 yang telah diajukan oleh Menteri Keuangan pada 29 Februari 2012. Dalam draf APBN-P yang diajukan tersebut, diusulkan kenakan harga bensin jenis premium naik Rp1.500 atau menjadi Rp6.000 per liter dari harga jual saat ini Rp4.500 per liter.

Hatta kembali mengatakan, presiden menginstruksikan untuk betul-betul memberikan support, bantuan kepada masyarakat yakni bantalan kompensasi untuk menekan dampak penaikan harga BBM. “Bantuannya harus cukup. Bantuan jaminan kesehatannya harus tetap berjalan, bantuan operasional sekolahnya tetap berjalan. Raskinnya juga harus bertambah kemudian bantuan-bantuan lainnya harus diberikan. Sehingga kenaikan tidak memberikan pengaruh pada masyarakat kita yang miskin kerena ada kompensasi itu,” jelas Hatta.

Menteri ESDM Jero Wacik menyatakan, rencana kenaikan harga BBM subsidi menjadi Rp6.000 per liter tidak mengejutkan. Pasalnya, tiga tahun yang lalu harga BBM subsidi juga pernah Rp6.000 per liter. “Angka Rp6.000 pernah kita alami selama 3 tahun jadi bukan angka baru sebenarnya. Jadi biar masyarakat tidak ‘wah’ Rp6.000, ya,” ujarnya.

Kenaikan harga tersebut sudah sangat beralasan karena harga minyak naik dan di Februari mencapai sudah menembus USD 120 per barel. “Kalau bisa APBN-nya disetujui bisa lebih cepat sambil kami mempersiapkan semua sesuatunya mengenai kompensasi,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Golkar, Satya W Yudha menilai kenaikan harga BBM sebesar Rp1.500 merupakan pilihan yang sangat mungkin dipilih untuk meredam tekanan anggaran pemerintah. “Kemungkinan yang kita pilih kenaikan, kalau tidak masyarakat dibingungkan, kan harganya mengikuti harga minyak dunia,” ujarnya.

Untuk diketahui, tahap pertama DPR segera menggelar sidang paripurna untuk meminta pendapat fraksi awal pekan ini. Diteruskan dengan mendengar jawaban pemerintah atas pendapat fraksi yang akan memakan waktu selama sepekan. (lum/yay/dms/jpnn)

SMAN 5 Medan Di-Blacklist 3 Tahun

Diduga Mark up Nilai Murid untuk SNMPTN 2012 Jalur Undangan

MEDAN-Pada Tahun Pelajaran 2011/2012 ini, Panitia SNMPTN Pusat 2012 terapkan ‘blacklist’ kepada SMA Negeri 5 Medan. Ini terkait penerimaan mahasiswa jalur undangan dari universitas-universitas negeri se-Indonesia.

Pasalnya, sekolah yang beralamat di Jalan Pelajar No 17 Medan ini dianggap melakukan kesalahan pengiriman data ke panitia pusat SNMPTN pada Tahun Pelajaran 2010/2011 lalu. Namun, isu yang berkembang di masyarakat, ‘blacklist’ yang harus diterima SMA Negeri 5 Medan selama tiga tahun ini disebabkan adanya mark up nilai siswa pada semester 3, 4 dan 5 oleh pihak sekolah. Untuk mendapatkan nilai tinggi, siswa diharuskan membayar dengan sejumlah uang.

Humas panitia lokal SNMPTN Unimed 2012 DR Budi Valianto membenarkan hal tersebut. Namun, ia mengaku sebelumnya tak mengetahui hal tersebut. “Saya tahunya dari pihak SMA Negeri 5 Medan yang melakukan pelaporan. Setelah dicek ke panitia pusat ternyata hal tersebut benar,” ungkapnya, Senin (5/3). “Mereka (SMA Negeri 5 Medan, Red) dianggap melakukan kesalahan dalam pengiriman data ke panitia pusat,” tambahnya.

Menurutnya, SNMPTN jalur undangan tersebut adalah satu kesempatan yang diberikan kepada pihak sekolah untuk melakukan seleksi kepada siswa yang dianggap layak. Tentu ada syarat yang harus dipenuhi para siswa calon pendaftar jalur undangan tersebut. Yakni, siswa yang mampu mempertahankan nilai selama tiga semester yang dimulai pada semester tiga hingga lima. Dan siswa yang diambil yakni 50 persen dari seluruh siswa yang berada di semester tersebut. “Jadi, jika sekolah melakukan kesalahan dalam pengiriman data ke panitia pusat. Itu menjadi resiko sekolah itu sendiri,” ungkap Budi.
Budi juga mengungkapkan, bukan hanya SMA Negeri 5 Medan yang mengalami hal serupa. “Ada 14 sekolah di Indonesia yang mengalami hal sama, termasuk SMA Negeri 5 Medan. Namun, ke-13 sekolah yang lain saya tak mengetahui data pastinya. Hal tersebut bisa dikonfirmasikan ke panitia pusat,” ujarnya.

Sementara Pembantu Kepala Sekolah IV Bidang Humas SMA Negeri 5 Medan Zulkifli mengatakan, info yang beredar di masyarakat tak sesuai dengan kenyataan. “Kita mengaku tahun ini kita tak diberikan kesempatan mengajukan siswa untuk mengikuti SNMPTN jalur undangan. Namun, alasannya bukanlah seperti yang sudah diberitakan di beberapa media,” ungkapnya.

“Kita sudah melakukan konfirmasi ke pihak panitia pusat setelah mengetahui sekolah kita tak mendapat kesempatan tahun ini. Namun, pihak panitia pusat sama sekali tak memberikan jawaban atas hukuman ini,” tambah Zulkifli.

Menurut Zulkifli, pihak sekolah juga telah memberitahukan hal tersebut ke orangtua siswa juga siswa sendiri. “Namun, hingga saat ini belum ada yang datang ke sekolah untuk mempermasalahkan hal tersebut,” katanya.

Di kesempatan yang lain, Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 5 Medan Lindawati menyesalkan tuduhan yang disampaikan kepadanya terkait manipulasi data rapot untuk meloloskan siswanya pada  SMPTN 2011. Padalah menurut Lindawati, hingga kini pihaknya belum mengatahui secara alasan Pusat yang tidak mengikut sertakan sekolahnya untuk SNMPTN jalur undangan 2012.

“Kita sudah mempertanyakan ke USU dan Unimed kenapa sekolah kita tidak terdaftar Pusat untuk mengikutsertakan siswa kita mengikuti SNMPTN jalur undangan, tapi kita tidak mendapatkan jawaban pasti,” tegasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (2/3).

Lindawati juga mengaku telah menelepon panitia pelaksana SMPTN pusat yang ada di Bandung untuk mempertanyakannya dan panitia menyarankan kepada Lindawati untuk pergi ke Lampung guna mempertanyakan hal tersebut. Hanya saja pihaknya juga belum mendapatkan kepastian, hingga dirinya berencana untuk langsung ke Bandung dalam beberapa waktu mendatang. (saz/uma)

Perwira yang Kehilangan Rumah Numpang di Tempat Tetangga

Buntut Kebakaran di Asrama Brimob

MEDAN-Kebakaran di Komplek Markas Sat Brimobdasu, Jalan Sei Padang Dalam I, Medan Baru, Minggu (4/3) kemarin masih menyisakan cerita. Delapan perwira yang kehilangan rumah akibat bencana itu untuk sementara menumpang di rumah tetangga.

Setidaknya hal ini diungkapkan Komandan Satuan Brigade Mobil Poldasu (Dansat Brimobdasu), Kombes Pol Setyo Boedi Moempoeni Harso. “Saat ini tinggal di rumah sanak family dan sebagian lagi menumpang di rumah tetangga yang masih satu asrama,” jelasnya, Senin (5/3) siang.
Dijelaskannya, sampai saat ini pihaknya melakukan perbaikan terhadap delapan rumah yang dugaan sementara api berasal dari rumah Kompol dr Hj Imanta Tarigan yang bertugas di Dokkes Poldasu. “Perbaikan dilakukan bergotong royong bersama anggota Brimob Poldasu,” ucapnya.

Selain itu, pihak asrama juga memakai jasa tukang untuk merehabilitasi kedelapan rumah itu. “Perbaikan sementara, kita memasang tandu besar sebagai pengganti atap untuk rumah yang sudah hancur. Sedangkan untuk berapa lama pengerjaannya, saya tidak bisa memastiannya. Coba langsung saja ke tukangnya,” cetusnya dengan ketawa kecil.

Lalu, apa penyebab kebakaran yang sempat mengejutkan warga sekitarnya itu? “Kalau apa penyebab terbakarnya, saya belum tahu. Coba langsung Tanya ke Laboratorium dan Forensik (Labfor) Poldasu atau ke Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol Raden Heru Prakoso,” jelas Setyo Boedi.

Kepala Bidang Humas (Kabid Humas) Poldasu, Kombes Pol Raden Heru Prakoso yang dikonfirmasi mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan mengetahui penyebab kebakaran itu. “Masih melakukan penyelidikan oleh Tim Laboratorium dan Forensik (Labfor) Poldasu,” jelasnya.

Sementara, anggota DPRD Medan Surianda Lubis meminta kepada Pemko Medan memakai paradigma baru dalam pencegahan peristiwa kebakaran di Kota Medan yang belakangan ini menjadi sangat tinggi. “Salah satunya dengan merangkul Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Pertamina,” kata Surianda.

Dijelaskannya, salah satu cara dengan merangkulnya dengan melakukan kerjasama dengan PLN. Dimana, banyak peristiwa kebakaran di Medan diakibatkan oleh korsleting arus pendek listrik. “Ini yang harus dilakukan, kita melihat permasalahan instalasi listrik  di banyak pemukiman padat di Medan yang punya potensi kebakaran. Di sinilah Pemko Medan perlu menggandeng PLN untuk melakukan perawatan dan perbaikan instalasi listrik,” ungkapnya.

Lanjutnya, Pemko Medan tidak hanya menggandeng PLN saja, tetapi juga disarankan menggandeng Pertamina dalam hal ini Perusahaan Gas Negara (PNG) mengingat permasalahan kebakaran di Medan di antaranya banyak terjadi diakibatkan salah menggunakan gas/tabung gas.

Menurutnya, dengan paradigma baru tersebut sudah selayaknya dilakukan oleh Pemko Medan agar tidak  menjadi beban Pemko Medan sendiri.  Dalam pencegahan dan pengendalian kebakaran di Kota Medan, Surianda juga memandang perlu didirikannya unit atau pos-pos di beberapa kawasan di Medan yang rawan  kebakaran. “Seperti di kawasan Medan Utara dan bebarapa kawasan lainnya yang merupakan kawasan padat penduduk perlu didirikan unit atau pos pemadam kebakaran sehingga peristiwa kebakaran bisa cepat ditanggulangi,” pungkasnya.(adl)

Razia Preman Perumnas Mandala

085359000xxx

Kepada Bapak Kapolsek Percut Sei Tuan, tolong dirazia premen-preman Perumnas Mandala karena saya menjadi korban penjambretan pada Sabtu siang di Jalan Garuda. Tolong ditingkatkan keamanan di wilayah tersebut karena sudah banyak korban. Wahai para penjambret, kudoakan kau kan mendapat hukum Tuhan.

Kami Tindaklanjuti

Terima kasih atas informasinya. Laporan ini segera kami tindaklanjuti dengan menempatkan anggota untuk memantau di lapangan. Warga yang merasa terganggu agar membuat laporan ke Polsek Percut Sei Tuan.

AKP Faidhir Chan
Kanit Polsek Percut Sei Tuan

Kalah Judi di Macao: Anggap Nyumbang Lo!

Travel Tour Hongkong-Macau (7/Habis)

Oleh: DAME AMBARITA
Pemimpin Redaksi Sumut Pos

Kota Macao terkenal sebagai kota judi. Sejumlah peserta tur sejak awal sudah siap-siap mengadu peruntungan. Tak satupun yang menang. “Anggap nyumbang lo,” kata mereka pasrah. Sejak awal memandu tur, Pauline sudah mengingatkan para peserta soal judi di Macao. “Macao ini hidup dari judi. Ratusan kasino tersebar di seluruh sudut. Tapi perlu saya ingatkan, bahwa berjudi di Macao ini jarang menang. Kalau para penjudi selalu menang, sudah lama Macao bangkrut,” warning Pauline.

Lantas ia menjelaskan berbagai kisah soal para penjudi yang kalah di Macao. Ada yang bunuh diri dengan cara melompat dari gedung tinggi, ada yang telantar tak bisa pulang lagi ke negaranya karena seluruh hartanya sudah ludes. Belum lagi ancaman para mafia judi yang terus mengincar para penjudi agar terus bermain habis-habisan.

“Orang Macao sendiri jarang berjudi dan jarang menang judi. Memang pernah ada kisah seorang anak yang menang jutaan dolar dari judi di Macao ini. Tapi itu kisah 1 dari sejuta oranglah. Itupun, kemenangan itu dipercaya karena hong sui anak itu sedang bagus-bagusnya. Jadi… perlu saya ingatkan lagi soal judi ini. Judi menimbulkan candu. Kalau mau main, main 100-200 dolar saja. Kalah atau menang, langsung tinggalkan saja,” katanya.
Ie menyebutkan nama Stanley Ho sebagai Taipan judi terkenal di Macao. Pria beristri empat ini berhasil mengantongi lisensi untuk memonopoli pengelolaan industri judi di Macau selama 40 tahun. Ia tersohor di China karena dialah arsitek yang menyulap Makau dari koloni kecil Portugis di China menjadi surga judi dunia.

Forbes pernah mewartakan bahwa kekayaan Stanley mencapai 3.1 miliar dollar AS. Saat ini, Mr Ho sudah menginjak usia 89 tahun dan kesehatan rapuh. Pria yang mempunyai nama lain yakni Ho Hung Sun, terkenal doyan kawin, memiliki 17 anak dari keempat istrinya.

Meski sudah mengingatkan soal kalah berjudi, Pauline juga memberikan tip-tip soal hong sui judi. Misalnya, kata dia, orang Macao percaya orang yang pergi berjudi dengan baju warna merah cenderung menang. Kalau pergi berjudi ke The Venetian® Macau Resort Hotel, masuklah dari pintu belakang. Karena pintu depannya yang dikawal oleh patung dua harimau yang mulutnya menganga, mengindikasikan kasino itu akan menelan seluruh harta si pemain sampai ludes.

Adapun The Venetian® Macau Resort Hotel yang memiliki luas 56 kali lapangan rugby di Amerika, merupakan replika landmark dari kota Venesia, lengkap dengan St.Mark Square, the Doge’s Palace, Campanile Tower, indoor canal dengan gondola serta para gondoliernya.

The Venetian memiliki 3.000 kamar suite, kasino terluas di dunia dengan 6.000 mesin dan 800 meja judi. Kemudian ada 350 toko retail dengan brand internasional di tanah seluas 92.900 m2, 30 fine dining resto, spa and wellness center, dan lain-lain. Selain wisata belanja dan judi, yang menarik dan akan jadi salah satu tujuan orang datang ke Macau khususnya ke mega resor The Venetian ini adalah fasilitas exhibition hall dan stadium yang bisa jadi terbesar di dunia.

Beberapa peserta tur yang ingin mengadu peruntungan dio Macao, tetap nekat berjudi meski tak di The Venetian. Mereka memilih berjudi di hotel tempat peserta menginap, yang menyediakan ratusan meja judi. Awalnya, sejumlah peserta memang menang, membuat peserta lain tergiur ikut main. Namun pada akhirnya, semua kalah. Ada yang 500 dolar Hong Kong, 1.000 dolar, 2.000, hingga 4.000. “Sempat menang, tapi uangnya diminta lagi ama bandarnya. Terpaksa kasih lo,” gurau seorang peserta yang kalah 4.000, mengundang tawa yang lain.

Yang lain berceloteh: “Anggap ajalah nyumbang pemerintah Macao. Memang sudah mempersiapkan uang 2.000 Dolar untuk judi… kalah atau menang sudah siap,” cetusnya.

Ynag tidak hobi berjudi, Pauline menawarkan pertunjukan striptease khusus dewasa, dengan harga tiket 400 dolar. Sejumlah kecil peserta yang tidak mau menyia-nyiakan uangnya di meja judi, memilih menonton striptease. Yang lain, yang tidak ingin dua-duanya, memilih tidur saja istirahat di hotel, atau menonton teman-teman lain main judi.

Akhirnya, malam tiba. Esok pagi harus kembali ke Hong Kong naik ferry. Menginap semalam lagi di Hong Kong untuk acara bebas. Sebelum kembali ke Medan via Kualalumpur. Perjalanan yang cukup berkesan: relatif murah, meriah, berkesan! Mau coba? (*)