24 C
Medan
Saturday, January 3, 2026
Home Blog Page 13907

Sediakan 11 Kamar untuk Musafir

Masjid Al Amin Jalan Setia Budi Medan

Masjid Al Amin di Jalan Setia Budi Medan berdiri sejak 1960-an. Awalnya, masjid ini masih berstatus langgar bernama Taqwa. Namun kini, masjid ini berdiri megah dengan kubah mozaik emas. Bahkan, di masjid ini juga tersedia 11 kamar untuk para musafir.

Rahmat Sazaly Munthe, Medan

Tanah tempat berdirinya masjid ini dulunya merupakan tanah wakaf dari warga bernama H Sarpin Hasibuan, dengan luas tanah seukuran langgar, 10×10 meter. Saat itu, langgar ini masih terbuat dari dinding papan, beratapkan seng alakadarnya.

Untuk pertamakalinya, langgar ini berlokasi di simpang Jalan Dr Mansyur-Setia Budi Medan, tepatnya di pelataran parkir Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amalliyah saat ini. Sekitar 1982, seorang bernama H Abdul Muis memprakarsai renovasi bangunan langgar menjadi masjid dan bangunannya pun menjadi permanen.

Delapan tahun kemudian, tepatnya 1990, masjid ini pun berpindah tempat ke alamat yang sekarang. “Hal ini dikarenakan adanya pelebaran jalan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Medan. Dan Pemko mengganti rugi tanah tersebut dengan jumlah Rp20 juta,” ungkap Ketua Persatuan Tolong Menolong dan Kemalangan (PTMK) Masjid Al Amin H Syafaruddin, didampingi Arsitek Bangunan Masjid Al Amin H Sukijo, Kamis (16/2).

Setelah pemindahan lokasi masjid, Rp15 juta dari dana yang diterima dari Pemko Medan dialokasikan untuk membeli tanah di alamat masjid yang sekarang, yang dulunya adalah milik H Samiran. Dan mendapatkan tanah seluas 300 meter. “Sisanya untuk pembangunan Masjid Al Amin, yang masa itu masih dibangun dengan bangunan yang biasa atau yang lama,” ujar H Syafaruddin. Dan pada 1991, Masjid Al Amin diresmikan oleh Wali Kota Medan saat itu, Baharuddin Djafar.

Setelah itu, pada awal tahun 2000, luas masjid bertambah seiring dibelinya tanah seluas 130 meter ke arah belakang masjid. “Saat ini keseluruhan luas masjid berukuran lebih kurang 400-an meter,” jelas H Syafaruddin.

Selanjutnya, sambungkan H Sukijo, pada 2005 lalu, diprakarsai oleh dirinya sendiri, H Abdul Hamid dan masyarakat, masjid yang sekarang ini pun mulai dibangun. “Hingga saat ini masjid masih rampung sekitar 99 persen. Dan pada 2008 lalu masjid sudah dapat dipakai untuk melaksanakan salat wajib,” katanya.

Menurut H Sukijo, saat ini, di depan Masjid Al Amin direncanakan akan dibangun supermarket dan perpustakaan yang menyediakan buku-buku bacaan tentang keagamaan. “Di lantai dua, selain terdapat tempat untuk salat, kami juga membangun lima kamar, dan di lantai tiga enam kamar. Hal ini kami lakukan untuk memberikan kenyamanan bagi para musafir baik dalam dan luar kota untuk singgah di masjid ini,” jelasnya.

Uniknya lagi, kubah dan menara dari Masjid Al Amin ini berwaran keemasan. “Ini kami dapat dari seorang donatur yang tak ingin disebutkan namanya. Ia mencontohkan warna masjid di Brunai Darussalam, dan lantas kami membangunnya. Dan semua bahan keramik dan mozaik berwarna emas tersebut merupakan sumbangan dari beliau,” tuturnya.

Kubah Masjid Al Amin ini juga mirip dengan Masjid Kubah Emas Depok Jakarta, dengan warnanya yang keemasan. Selain itu, empat menara yang dibangun juga tak lepas dari unsur manusia, yakni air, api, bumi dan angin. “Kalau Bahasa Jawanya, Dulur Papat Perkoro, banyu, geni, bumi dan angin,” kata H Sukijo.

Jika ditambah kubah inti masjid, maka melambangkan kewajiban salat lima waktu dan rukun Islam. “Dibangunnya empat menara ini juga diprakarsai oleh dua perwiridan, yakni PTMK Al Amin dan Rukun Amal Saleh (RAS) Masjid Al Amin,” terang H Syafaruddin.
Saat ini, Masjid Al Amin dapat menampung hingga 800-an jamaah. Selain itu, di Masjid Al Amin juga diadakan pengajian Al Quran bagi anak-anak ba’da Salat Maghrib, dan pengajian minggu kelima oleh perwiridan yang mengundang ustadz. (*)

Kontrak Schumi Bakal Diperpanjang

WESTFALEN– Kabar menggembirakan datang dari pembalap veteran Formula One (F1), Michael Schumacher. Ada beberapa kabar yang mengatakan bahwa musim ini bukan menjadi musim terakhir Shumi, panggilan akrab Schumacher.

Sebab seperti diberitakan Planet F1, pembalap Jerman tersebut akan disuguhkan kontrak baru dengan tim Mercedes GP. Rencananya CEO Daimler Dieter Zetsche bakal memperpanjang kontrak baru berdurasi setahu lagi kepada Schumi.

Pembalap yang telah berusia 43 tahun tersebut telah membuat progres bagus di awal musim ini. Dan bermain cukup lumayan di musim keduanya setelah Comeback dari masa pensiunnya.

“Dia akan tetap menjadi ikon Formula One,” singkat CEO Daimler Dieter Zetsche, seperti dilansir Planet F1, Kamis (16/2). Di musim depan dia akan mendapatkan gaji  7 juta euro pertahunnya.

Schumacer kembali ke dunia F1 pada musim 2012, setelah dia memutuskan pensiun pada musim 2006 lalu. Sebelum pensiun, Schumi telah meraih 7 kali juara dunia F1 dan mencatat berbagai rekor pribadi, di antaranya kemenangan race terbanyak, pemegang pole position terbanyak, dan peraih poin paling banyak.(net/jpnn)

Kelelahan dan Kurang Sabar

Adelaide United vs Persipura

ADELAIDE- Pupus sudah harapan Persipura Jayapura untuk bisa tampil di fase grup Liga Champion Asia (LCA). Tim mutiara hitam tersebut kalah 0-3 dari tuan rumah Adelaide dalam lga play off LCA di Hindmarsh Stadium, Adelaide, kemarin (16/2).

Gol-gol kemenangan tim tuan rumah dicetak Nigel Boogard pada menit ke-12,  Levchenko menit ke-57, dan Sergio Van Dijk pada menit ke-84. Sesuai regulasi AFC, playoff hanya mempertandingkan satu partai hidup mati.

Meski kalah, Persipura sebenarnya mampu memberikan perlawanan cukup saat awal-awal laga. Mereka langsung mengambil inisiatif serangan.
Keasyikan menyerang membuat tim Mutiara Hitam, kecolongan. Berawal dari sepak pojok hasil serangan yang digagalkan, Adelaide akhirnya sukses merobek gawang Persipura akibat pemain belakang salah antisipasi. Boogard yang tidak terjaga sukses memperdayai penjaga gawang Yoo Jae Hoon.
Tertinggal, Persipura mencoba membalas. Meski tidak mampu tampil dominan untuk mengurung pertahanan lawan, serangan-serangan Persipura sempat beberapa kali membahayakan gawang Adelaide yang dijaga Eugene Galekovic.

Memasuki babak kedua, Adelaide semakin menekan. Mereka melakukan perubahan strategi untuk bisa memperbesar margin kemenangan. Hasilnya, 12 menit babak kedua berjalan, Adelaide menggandakan keunggulan melalui Levchenko.

Ketinggalan dua gol, Persipura mulai bermain lebih sabar. Mereka mencoba menguasai bola lewat umpan-umpan pendek. Peluang matang Persipura lahir pada menit ke-71. Lukas Mandowen yang mampu melepaskan diri dari kawanlan bek lawan sukses melakukan tendangan dari dalam kotak penalti. Sayang, bola masih bisa ditangkap kiper Galekovic.

Nafsu besar untuk menyamakan kedudukan akhirnya harus dibayar mahal Persipura. Terlalu fokus menyerang, Adelaide berhasil melakukan serangan balik melalui sisi kanan pertahanan Persipura. Sergio Van Dijk yang tidak terjaga akhirnya berhasil  menceploskan bola setelah menerima umpan datar cukup matang dari sayap kirinya. Skor 0-3 tak berubah sampai peluit panjang dibunyikan.

Hasil ini memang membuat pelatih Jacksen F Tiago kecewa. Tapi, dia tetap bangga dengan perjuangan anak didiknya yang terus menunjukkan motivasi tinggi meski dalam kondisi kelelahan. “Kami dalan kondisi lelah, tapi tetap mampu melakukan organisai permainan yang bagus di babak pertama,” ujar Jacksen seperti dikutip situs AFC.

Jacksen mengakui kualitas timnya memang masih kalah dengan Adelaide. Dia menganggap permainann juara A-League itu masih setingkat di atas klub yang dilatihnya. “Mereka adalah tim yang cukup bagus. Mereka akan menjadi salah satu tim yang diperhitungkan di LCA ini,” tandasnya.
Pelatih Adelaide United luciano Trani mengaku cukup senang karena mampu meraih hasil akhir yang bagus. Dia juga memuji permainan Persipura yang sempat membuat Adelaide keteteran. “Persipura tidak jelek, mereka juga mampu membuat peluang bagus,” jelasnya. (aam/ruk/jpnn)

SSB Kompas Siapkan Dua Tim

MEDAN- SSB Kesatuan Olahraga Medan Amplas Sekitar (Kompas) akan menurunkan dua tim dalam laga Festival Forum Komunikasi Pelatih Sumatera Utara (FKPSU) Seri-VII di Lapangan SSB Kompas Jalan Sisingamangaraja Gang Dame Leter U, Medan Amplas, Minggu (26/2).
“Dalam laga ini kita akan menerapkan sistem permainan dengan memperkuat posisi penyerang,” tutur Supra Wira Toyo Kepala Pelatih SSB Kompas kepada wartawan, Kamis (16/2).

Pelatih dengan sapaan Toyo itu menambahkan, SSB asuhannya akan berupaya mempertahankan gelar juara tiga seperti yang sudah diraih saat Festival FKPSU seri-VI lalu.  “Targetnya tidak harus juara, minimal mempertahankan saja sudah mantap,” ucapnya sambil tersenyum simpul.
Di tempat yang sama Irin, salah satu pendiri SSB Kompas mengatakan, awal mula SSB itu terbentuk atas inisiatif dia bersama Buyung dan Jamal. “Waktu itu banyak anak-anak sekitar Amplas bermain bola di jalan raya. Dari sinilah kita bentuk SSB,” ungkapnya. (mag-10)

Hadapi Madina Medan Jaya, Dua Bek PSDS Absen

LUBUKPAKAM- Dua bek traktor kuning julukan PSDS, bakal absen menghadapi Madina Medan Jaya, pada lanjutan kompetisi PSSI Divisi Satu Grup II Liga Indonesia 2011-2012, di Stadion Baharoeddin Siregar, Jumat (17/2), sekitar pukul 16.00 WIB.

Duo bek itu adalah Budi Setiawan posisi kiri dan Sandi Hadi Supena posisi tengah. Mereka berdua mengalami cedera ketika menghadap PSSA Asahan, Rabu (15/2).

Pelatih PSDS Dosman Sagala mengatakan untuk mengatasi absennya Budi Supena dan Busid Setiawan, dia menggantikannya dengan Rinaldo Surya dan Jefry yang selama ini sebagai pemain cadangan.

Pengamatan Sumut Pos di  Stadion Baharoeddin Siregar, Kamis (16/2), skuad PSDS saat latihan, Budi Setiawan posisi kiri dan Sandi Hadi Supena tidak diikutkan. Sementara pemain yang  lain berlatih dengan serius.

Barisan depan, Dosman masih mempecayahkan kepada dua straker PSDS, Ronal Sinaga dan Agung Surya Wardhana.
Bahkan kepada duo straker ini, diharapkan dapat memberi poin buat timnya.

“Kita akan ambil peluang main dengan Madina Medan Jaya. Kita kejar target posisi teratas pada putaran pertama ini, agar aman untuk putaran selanjutnya,” bilang Dosman.

Untuk posisi kiper dipercayakan kepada Zei Guntara yang sempat absen karena mengikuti ujian semester di kampusnya.
“Ujian semester uda usai, sekarang saya akan konsentrasi bertanding,” bilang mahasiswa Universitas Negeri Medan Jurusan Olahraga itu.(btr)

Riadi Ambil Bagian di Porcanas

MEDAN- Atlet atletik Sumut Riadi Sahputra optimis akan meraih prestasi dalam Pekan Olahraga Cacat Nasional (Porcanas) Oktober mendatang di Riau.
“Saya tidak mau terpuruk dengan kondisi ini dan berharap menjadi motivator bagi orang yang mengalami kelemahan fisik,” tuturnya kepada wartawan usai latihan di Stadio Unimed (16/2).

Riadi menuturkan kelemahan yang dialaminya adalah kaki lemah akibat sejak berumur dua tahun jatuh dari gendongan kakak.
Akhirnya setelah tamat SMA, Riadi mengikuti pembinaan di Yayasan Panti Sosial Bina Daksa Kelurahan Lau Bakti Medan Tuntungan.
Berbagai prestasi sudah diraihnya, diantaranya tahun 2003 pada Kejuaraan Daerah (Kejurda-Sumut) Riadi mendapatkan medali perak nomor lempar cakram kelas 1 kg, lempar leming kelas 600 gram,  serta lempar peluru kelas 5 kg.(mag-10)

NPC Sumut Target 22 Emas

MEDAN- Cabang olahraga atletik binaan National Paralimpic Commite (NPC) Sumut memasang target 22 emas untuk PON Riau mendatang.
“Pengurus mengharapkan penambahan medali emas dari Porcanas Kalimantan Timur 2008,” tutur Yoseph Lumi, Kepala Pelatih Atletik kepada wartawan usai memimpin latihan di Stadion Unimed Medan, Rabu (15/2).

Untuk keseluruhan atlet atletik Sumut yang lolos Pra-Porcanas itu ada 20 orang, antara lain nomor lempar cakram, lempar lembing dan tolak peluru.
Sementara nomor lari dan lompat jarak jauh  Harjono Tarihoran, Super Benektus, Abdul Halim, Indra, Aspen, Suriani, Melly, Lidya, Septi Sumarni. (mag-10)

Road Show Bikin Heboh

Empat Sekolah Dikunjungi Sekaligus

MEDAN- Agenda Road Show Honda Development Basketball League (DBL) North Sumatera Series 2012, berakhir di empat sekolah sekaligus, Kamis (16/2) kemarin. Ke empat sekolah yang beruntung itu adalah Prime One School, Harapan Mandiri, SMAN 2 Medan, dan Methodist 2 Medan.

Seperti biasa, kehadiran kru DBL disambut antusias nan menghebohkan. Ratusan siswa plus guru tumpah ruah di halaman sekolah. Tak ketinggalan, berbagai aksi sekolah masing-masing ditampilkan di hadapan tim road show. Sudah barang tentu, utusan sekolah-sekolah tersebut sudah tak sabar ingin tampil di ajang DBL sesungguhnya yang akan dibuka Sabtu (18/2) di GOR Samudera Sport Club.

Pelatih Tim Basket Putra Prime One School, Andy mengaku senang sekolahnya disambangi tim road show. “Tentu saja kunjungan tim DBL ini merupakan hal positif untuk sekolah dan siswa. Kita bisa lebih tahu tentang DBL,” katanya.

Senada, pihak SMA Harapan Mandiri lewat Fauzi selaku pelatih gembira bisa ikut di even basket pelajar paling akbar di Indonesia ini. “Sebuah even basket terbesar dan sangat positif. Kami sudah kali ketiga ini ikut even akbar ini, dan tahun ini kami menarget hasil maksimal,” kata Fauzi.

Sementara dari pihak Honda yang diwakili Yudi mengaku kaget dengan antusiasme para siswa. “Sebenarnya sesuai agenda hanya dua sekolah yang akan dikunjungi. Tapi dua sekolah lagi minta dikunjungi juga, jadi sebenarnya ini dadakan tapi tetap sangat meriah,” katanya.

Heibertus Ariyanto Manager Branch Telkomsel Medan mengucapkan selamat bertandingan kepada kontestan. “Jungjung tinggi sportivitas bagi seluruh yang bertandingan. Bagi pengunjung even DBL juga jangan lewatkan kesempatan mendapatkan hadiah undian berupa tiga Ipad , dengan  hanya isi ulang pulsa Rp20 ribu,” katanya.  (ful/saz)

Bekal Pengalaman

SMA Wahidin  vs  SMA Methodist 2

MEDAN- Laga perdana grand opening Honda DBL North Sumatera Series 2012 akan mempertemukan tim basket putri dari SMA Wahidin dan SMA Methodist 2.

Pertandingan yang digelar di GOR Samudera Sport Club, besok sore (18/2), bakal berlangsung menarik. Pasalnya, kedua kubu ngotot mempertunjukkan kemampuan terbaiknya. Meski sama-sama tak mencapai partai final pada Honda DBL 2011 lalu, kedua tim tetap memiliki strategi untuk tampil maksimal.
Kapten tim basket putri SMA Wahidin, Mellawati menuturkan, timnya optimis untuk menjuarai even bola basket paling bergengsi di Sumut ini. Dengan catatan rekor yang tak begitu baik, ia yakin ambisi teman-teman setimnya bakal terwujud. “Tahun lalu kita kandas di babak semifinal. Karena kita memang bertemu tim kuat yang menjadi juara tahun lalu, yakni tim SMA Sutomo 1,” ungkapnya, Kamis (16/2). “Namun, dengan persiapan yang cukup matang tahun ini, kita yakin bisa mencapai partai final,” tambahnya.

Senada, pelatih tim basket putri SMA Wahidin, Herijanto mengatakan, dengan berlatih maksimal dan bermateri pemain berpengalaman, ia mengaku optimis menjuarai even kali ini. “Pemain kita ada yang dari kelas XII, dan ini menjadi modal bagus untuk kita. Karena tahun lalu mereka juga ikut even serupa,” terangnya.

“Tentu, pengalaman even sebelumnya bisa menjadi satu kekuatan yang ditularkan ke pemain muda kita. Motivasi meraih juara juga akan timbul semakin tinggi,” ujar Herijanto.

Untuk strategi dan taktik yang bakal diterapkan, Herijanto memaparkan, skuad didoktrin untuk bermain defensif pada awal-awal babak. “Jika kita bisa menampilkan defensif yang cukup baik, baru kemudian di saat yang tepat kita melakukan penyerangan yang menusuk tajam,” tuturnya.

Semangat dari Kapten tim basket putri SMA Methodist 2, Tiffany juga tak kalah baiknya. Menurutnya, kekalahan tahun lalu di pase penyisihan tak bakal terulang lagi. “Kita sudah siapkan tim dengan cukup baik. Kita tak mau lagi dipermalukan seperti tahun lalu. Kali ini kita harus menang!” tegasnya.
Pelatih tim basket SMA Methodist 2 Jenny mengaku, memang tak ada target juara yang diharuskan dari sekolah. “Namun, di ajang yang cukup bergengsi ini, kita tetap berusaha tampil semaksimal mungkin. Tak ada kata menyerah,” ujarnya.

Persiapan yang dilakukan pun dapat dikatakan cukup matang. Pasalnya dua minggu terakhir, pemain diporsir latihan dari pukul 18.00-21.00 WIB. “Ini untuk membentuk kekuatan fisik mereka,”  papar Jenny. (saz)

Tim Dance Bakal Hot

Besok (18/2) Honda DBL North Sumatera Series 2012 bakal dibuka sekira pukul 14.30 WIB. Namun, semangat dan antusias peserta juga para pendukung sudah sangat terasa gejolaknya. Seperti dari tim dance masing-masing sekolah. Bahkan ada yang siap tampil seksi nan hot.

“Kami siap tampil seksi untuk mendukung tim basket sekolah kami. Tapi seksi di sini maksudnya bukan berpakaian minim, tapi berpenampilan menarik dan tetap berpakaian sopan,” ungkap ketua tim dance SMA Negeri 1, T Malinda Ifkar, Kamis (16/2).

Menurutnya, dari tribun penonton nanti mereka akan memberikan semangat berupa teriakan-teriakan. “Karena dari panitia melarang penonton untuk bersorak-sorai mengucapkan yel-yel. Jadi paling teriakan-teriakan penyemangat seperti ‘go SMANSA go.’ Itu saja,” tutur Malinda.

Namun, untuk kompetisi dance yang memang diselenggarakan panitia, Malinda dan teman-temannya sudah mempersiapkan diri. “Kita akan menampilkan modern dance yang sudah kita latih bersama teman-teman selama dua minggu ini. Dan kita akan menari sebaik mungkin,” katanya.
“Tentu tak lupa kita tetap mendukung penuh tim basket baik yang putra maupun putri. InsyaAllah tim kita bisa menjuarai even tahun ini,” harap Malinda.
Kapten tim basket putra SMA Harapan 1 Hadian Indrawan mengaku timnya sangat bersemangat menghadapi even ini. “Dengan kekuatan penuh kita akan siap menjadi juara tahun ini. Tentunya kita juga memiliki persiapan yang cukup untuk menghadapinya,” ujarnya.

Sementara, manejer tim basket SMA Sutomo 1 Handy Sunandi menuturkan, sekolah sangat mendukung kedua tim basket mereka berlaga di kompetisi ini. “Melihat antusias dan semangat anak-anak, tak mungkin kita berdiam diri. Sekolah memotivasi mereka secara penuh untuk bisa menjuarai even ini. Baik secara lisan maupun dengan memfasilitasi latihan mereka,” ungkapnya.

Pada Honda DBL 2011 lalu, tim basket putri SMA Sutomo 1 berhasil keluar sebagai juara. Namun, untuk tim putra belum berhasil lolos. “Atas prestasi tersebut, kini mendoktrin anak-anak dengan target minimal menjadi juara pertama. Minimal, target ini untuk melecut motivasi dan semangat mereka. Karena mereka sendiri yang menunjukkan semangat dan antusias untuk meraih juara itu,” tutur handy.

Senada, manejer tim basket SMA Methodist Binjai Azhariyantosyah mengaku tim basket sekolahnya ingin tampil maksimal dengan torehan prestasi di akhir even. “Namun, kalah menang itu menjadi hal nomor dua setelah anak-anak menunjukkan performa terbaik mereka,” ujarnya.
Begitu pula yang diungkapkan guru pendamping tim basket SMA Negeri 5, M Subki. Menurutnya, dalam ajang ini kedua tim basket mereka belum meraih prestasi. “Jadi kita tak memasang target muluk-muluk. Dengan motivasi bertanding maksimal, kita berharap anak-anak bisa menunjukkan permainan terbaiknya,” katanya. (saz)