24 C
Medan
Saturday, January 3, 2026
Home Blog Page 13906

Oknum Polisi Sergai Aniaya Warga

SERGAI- Terkait pembakaran satu unit escavator (beko) di perkebunan sawit di Sei Ular, Dusun I, Desa Ujung Rambung, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Jumat (10/2) lalu, berbuntut panjang.

Soalnya, seorang warga mengaku dianiaya petugas Satreskrim Polres Sergai saat ditangkap dengan tuduhan sebagai pelaku pembakaran.
Menurut Sugiarto, korban penganiayaan ketika ditemui Sumut Pos, Kamis (16/2) mengungkapkan, saat dirinya ditangkap 4 petugas Satreskrim Polres Sergai dan ketika diperiksa di mapolres Sergai, dirinya dianiaya serta diintimidasi personel Satreskrim Polres Sergai, bahkan saat menjalankan pemeriksaan, kepalanya sempat dipukul pakai botol minuman.

Diceritakan dia, dirinya dijemput paksa petugas berpakaian sipil sekira pukul 19.00 WIB usai salat maghrib dengan mengendarai mobil jenis Taft warna hitam yang ditumpangi tiga orang dan dua unit sepeda motor berboncengan.

Selanjutnya, para petugas menyerahkan surat perintah penangkapan dari Polres Sergai, nomor: SP.Kap/63/II/2012, tertanggal 15 Februari, menugaskan, Aiptu SA, Aipda SB, Bripka PD, dan Brigadir ABB, yang ditandatangani Kasat Reskrim.

Terkait penganiayaan tersebut, Kapolres Sergai AKBP Arif Budiman, didampingi Wakapolres Kompol Zahri, Kasat Intel AKP Drs Sugiono dan Kasat Reskrim AKP TML Tobing, mengatakan, kasus tersebut masih diselidiki Propam Polres Sergai. (mag-16)

Danau Siombak Butuh Perhatian Pemerintah

MEDAN- Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai Demokrat mendesak Pemko Medan untuk memberi perhatian serius terhadap objek wisata Danau Siombak di Kelurahan Paya Pasir, Medan Marelan. Pasalnya, saat ini Danau Siombak terkesan terabaikan oleh Pemko Medan. Mulai dari akses ke wilayah tersebut hingga sarana dan prasarana lainnya masih sangat memprihatinkan.

“Saya yakin, Danau Siombak bisa dibangun menjadi sebuah lokasi wisata terindah di Kota Medan. Keindahan danau ini bisa dijual ke warga Medan yang haus tempat rekreasi maupun warga luar kota, bahkan mancanegara,” kata Arifin Nainggolan kepada Sumut Pos di gedung dewan, Kamis (16/2).

Menurut Arifin, saat dia melakukan reses di Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Selasa (14/2) lalu, dia banyak menerima masukan dari aparatur pemerintahan dan masyarakat setempat terkait objek wisata buatan ini. Dalam reses itu hadir Ketua Penggerak PKK Kecamatan Medan Marelan Ny Nani Pulungan, Sekcam Medan Marelan beserta istri, Lurah Paya Pasir beserta istri, para kepling, tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Dalam reses dan silaturahmi itu, masyarakat sangat berharap agar objek wisata Danau Siombak tersebut benar-benar mendapat perhatian serius dari pemerintah, baik Pemko Medan maupun Pemprov Sumut. Pasalnya, jika Danau Siombak dapat menjadi tujuan wisata domestik maupun mancanegara, maka akan membuka lapangan pekerjaan sehingga perekonomian warga sekitar lebih meningkat.

Menyikapi hal itu, Arifin Nainggolan meminta kepada pemerintah, baik Pemko Medan maupun Pemprovsu untuk lebih serius membangun sarana dan prasarana di Danau Siombak tersebut dan gencar mempromosikannya sehingga wisatawan domestik maupun mancanegara tertarik dan berbondong-bondong ke Danau Siombak.(ade)a pendidikan Islam di Kabupaten Karo.(ade)

Jaksa Ulur Tuntutan, Hakim Kesal

Sidang Kasus Kas Pemkab Batubara

JAKARTA – Persidangan perkara kasus pembobolan kas Pemkab Batubara di pengadilan tindak pidana korupsi (tipikor) Jakarta, dengan agenda pembacaan tuntutan, tertunda.

Dalam persidangan kemarin (16/2), jaksa penuntut umum menyatakan belum siap menyampaikan materi tuntutan untuk dua terdakwa, yakni Kepala Dinas Pendapatan Daerah dan Pengelolaan Keuangan Daerah Pemkab Batubara, Yos Rouke dan Bendahara Umum Fadil Kurniawan.

Jaksa meminta agar agenda pembacaan tuntutan ditunda. Majelis hakim pengadilan tipikor yang dipimpin Tati Hardiyanti menuruti permintaan jaksa. Hanya saja, hakim perempuan ini mengingatkan jaksa bahwa penanganan perkara korupsi tidak boleh sembarangan dan diulur-ulur. Meski dengan intonasi datar, hakim tampak kesal.

“Supaya diketahui, perkara korupsi itu perkara khusus dan penanganannya juga khusus. Jadi ini harus diperhatikan,” ujar Tati Hardiyanti mengingatkan jaksa.

Sekedar diketahui, jaksa dalam perkara ini adalah jaksa dari Kejaksaan Agung (Kejagung), bukan jaksa dari KPK. Pasalnya, yang menangani perkara sejak awal adalah kejaksaan, bukan KPK.

Hakim lantas meminta agar jaksa sudah siap menyampaikan materi tuntutan pada persidangan Selasa, 21 Februari 2012. Menurut pengacara Yos Rouke, Bahani Goeltom, penundaan pembacaan tuntutan sudah untuk yang ketiga kalinya ini.

“Ini berarti jaksa tak siap membuat tuntutan sesuai dengan dakwaan yang dia buat. Kita kecewa karena sudah tiga kali ini tak siap,” ujar Goeltom kepada koran ini usai sidang.

Sementara, pengacara Fadil, Waode Nurzainab, dalam persidangan itu menyatakan, pihaknya bisa menyusun pembelaan setelah mendengar materi tuntutan jaksa. (sam)

Polisi Tahan Kapus Batang Serangan

LANGKAT- Kepala Puskesmas (Kapus) Sei Bamban, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat berinisial dr IW alias Indra, ditangkap polisi dan kini ditahan di sel Mapolres Langkat Jalan Proklamasi Stabat.

Informasi diperoleh Kamis (16/2), Indra ditangkap atas laporan Heru seorang warga ke Polres dengan pengaduan oknum Kapus menipu sekaligus melakukan penggelapan uang Rp80 juta.

Tersangka dalam modusnya, meyakinkan korban mampu menguruskan Anggun, salah seorang kerabat Heru menjadi pegawai negeri sipil (PNS) asal membayar sejumlah uang. Namun, meski uang Rp80 juta telah diterima tetapi oknum Kapus tersebut tidak juga menepati janjinya.

Setelah petugas memintai keterangan saksi dan bukti-bukti, ditambah itikad baik oknum dokter tidak terlihat,akhirnya dilakukan penangkapan.

Kasat Reskrim AKP Aldi S kepada wartawan membenarkan pihaknya (Polisi) telah menangkap dan menahan oknum Kapus Sei Bamban berinisial dr IW alias Indra tersebut.

Kabag Humas Pemkab Langkat, H Syahrizal, kepada wartawan beberapa waktu lalu mengatakan, karena masalah oknum dr IW tersebut sudah sampai ke penyidik, maka pihaknya (Pemkab) menghargai proses hukum.

Terkait kasus lainnya, diperoleh informasi Polres Langkat juga sedang menyelidki dugaan kasus korupsi terjadi di salah satu kebun PTPN2 di Langkat. Disebut-sebut, dugaan korupsi yang informasinya merugikan negara hingga miliaran rupiah tersebut dengan cara menjual tandan buah segar (TBS) milik perkebunan ke pabrik perkebunan itu juga, dengan dalih buah tersebut bukan berasal dari kebun.
Dalam kasus itu, beredar kabar kalau menejer kebun bermarga G turut terlibat. (mag-4)

Angkot Terbalik, 1 Tewas 5 Kritis

MEDAN- Angkutan kota Rahayu BK 1734 DB jurusan Jalan Pancing-Perumnas Simalingkar, terbalik di Jalan Jamin Ginting, Padangbulan, Kamis (16/2), seorang penumpang tewas dan lima kritis.

Angkutan yang dikemudikan Thamrin Sigalingging (28) warga Jalan Sagu I Perumnas Simalingkar, Kecamatan Medan Tuntungan ini, terbalik akibat stir blong usai menabrak lubang.

Adapun korban tewas, Ngalimi (22) warga Jalan Gajahmada, Pasar II, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru, sedangkan penumpang luka parah masing-masing, Mahyuni (38) warga Jalan Pintu Air, Fitri Hanum (20) warga Jalan Melur I Medan dan dua putrinya berusia 4 dan 2 tahun yakni Sofi dan Nazwa serta Magdalena Siregar (20) warga Jalan Kapten Purba I, Kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan.  Kelima penumpang yang kritis tersebut dibawa ke Klinik Medica dan sopir angkot diperiksa di Satlantas Polresta Medan.

Thamrin Sigalingging yang ditemui di unit Laka Satlantas Polresta Medan menyebutkan, angkot yang dikendarainya melaju dari Jalan Pancing menuju Perumnas Simalingkar. Sesampainya di Jalan Jamin Ginting tepatnya Simpang Jalan Sembada Pasar V, Padangbulan, tiba-tiba saja stirnya tidak bisa dikemudikan. Selanjutnya angkot menabrak median jalan (trotoar jalan) hingga terbalik.

Sebelum stir blong, kata Sigalingging, angkotnya sempat melindas lubang. Sebelum kejadian itu, sempat terdengar suara keras dari bawah stir mobil.
“Saat kecepatan angkot 60 km/jam, tiba-tiba stirnya tidak bisa dikendalikan lagi. Aku terkejut. Mau kuhantam ke kiri, banyak orang di trotoar. Akhirnya kupijak rem mendadak sehingga menabrak median jalan dan angkot terbalik,” tutur Sigalingging.

Sementara itu, petugas Laka Lantas Polresta Medan Aiptu R Sianturi dan Briptu K Pandiangan yang turun ke lokasi kecelakaan segera mengevakuasi para penumpang ke klinik terdekat sekaligus mengamankan sopir angkot Thamrin Sigalingging beserta angkopt Rahayun ke komando. (gus)

Jaga Kualitas Air Danau Toba

MEDAN- Ketua Umum Yayasan Perhimpunan Pencinta Danau Toba (YPPDT) Letjen (Purn) Cornel Simbolon menjalin kerjasama (MoU) dengan Ketua Otorita Asahan Effendi Sirait, di Kantor Perwakilan Otorita Asahan Jalan Pattimura Medan, Rabu (15/2).

Menurut Letjen (Purn) Cornel Simbolon, dengan kerjasama yang dijalin diharapkan program YPPDT selama 2012 dapat berjalan dengan baik, khususnya di lingkungan hidup yang sudah sangat rusak dan memprihatinkan. “Dari kasat mata saja kawasan Danau Toba sudah rusak berat, itu bisa kita lihat dari udara melalui pesawat banyak kawasan hutan-hutannya bolong akibat ulah perambah liar dan lainnya,” katanya.

Adapun program YPPDT ke depan adalah menjaga kualitas dan kuantitas air Danau Toba, menjaga flora dan fauna di sekitar Danau Toba, menangkat nilai-nilai budaya  dan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di sekitar Danau Toba.

Kawasan utama yang menjadi perhatian YPPDT dalam waktu dekat antara lain kawasan pinggiran Danau Toba yang ada di Kabupaten Tanah Karo, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Samosir, dan lainnya.

YPPDT lanjutnya juga mengecam dan menolak rencana investasi yang akan merusak Hutan Tele di kawasan Samosir dengan cara melakukan penebangan hutan. “Tentang rencana Investasi  PT EJS AL dengan membangun kebun bunga, pangan, dan holtikultura di APL (area penggunaan lain) pada kawasan hutan Tele sekitar 2250 Hektar Are dengan cara menebang hutan di atasnya tidak benar. Pemkab Samosir agar segera membatalkan rencana tersebut dan mencabut izin amdalnya. Pemkab Samosir seharusnya lebih mengutamakan lingkungan Danau Toba dibandingkan keuntungan sesaat,” himbaunya.

Sedangkan Ketua Otorita Asahan Effendi Sirait mengatakan, dengan adanya MoU ini program-program yang dilaksanakan YPPDT untuk melestarikan lingkungan kawasan Danau Toba dapat berjalan dengan baik bersama masyarakat sekitarnya. Apalagi kualitas air Danau Toba menurun dan lingkungannya karena warga telah menggunakan airnya sebagai tempat aktivitas sosial ekonominya. Misalnya, memelihara ikan dengan kerambah, tempat sarana angkutan lalu lintas dan lain-lain,” ucapnya mengakhiri.

Hadir dalam kesempatan itu pengurus YPPDT lainnya, seperti Sekretaris Ir Ladjiman Damanik, Pontas Pardede, Budiman Damanik, Ketua YPPDT Sumut TMH Sinaga, para anggota YPPDT Sumut yakni Jamidin Manurung, Ricson Simarmata, Lenny Munthe dan Horas Sitompul SE, dan lainnya. (jul)

Pengakuan Kepala Sekolah dan Teman Pelaku Video Mesum Pelajar di Tebingtinggi

Dikenal Pendiam, Diketahui dari Gelang Tangan

Setelah video mesum pelajar di Tebingtinggi beredar luas, akhirnya pihak sekolah angkat bicara soal video mesum tersebut.

Alvianto, Kepala Sekolah SMA Negeri 4 tempat APS bersekolah, saat ditemui Kamis (16/2), membenarkan siswi dalam adegan mesum tersebut merupakan anak didiknya.

Pelaku diketahui pelajar kelas 10 berinisial APS (15) warga Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi dan lelakinya seorang pekerja yang tinggal di Sektor V, Kelurahan Bagelen, Kota Tebingtinggi berinisial DT (19).

Awalnya, kata dia, pihaknya tidak mengetahui kejadian ini, namun setelah pihak kepolisian memberi laporan barulah pihaknya menyelidiki video tersebut.

Pihak sekolah yakin kalau pelaku wanita dalam video itu APS, karena gelang yang dipakai APS saat di sekolah, sama persis dengan gelang yang dipakai gadis dalam vidoe mesum itu.

“APS langsung kita pecat dari sekolah ini, demi masa depannya pihak sekolah menyarankan agar APS pindah ke daerah lain, tetapi ini terpaksa dilakukan karena APS telah membuat malu dan mencoreng dunia pendidikan kota Tebingtinggi dengan aksi video mesumnya. Surat pemecatannya kami keluarkan tanggal 4 Februari 2012 lalu,” jelas Alvianto.

Sementara teman akrab pelaku, Fani Faradila dan Mulia Puspita Sari, saat ditemui di sekolah mengatakan, APS merupakan siswa pendiam dan jarang bercerita dengan teman-teman sekelasnya.

Dikatakan kedua pelajar ini, sebelum peristiwa ini, APS pernah menjalin hubungan asmara dengan Rizki, pria satu kampungnya. Hanya beberapa bulan, hubungan mereka kandas ditengah jalan. “Sering dia curhat masalah hubungan dengan pacarnya, malah saat diputusin cintanya oleh Rizki, APS sempat menangis. Tanggal 28 Januari 2012, kami kehilangan kontak dengannya karena video tersebut telah marak beredar,” ujar Fani dan Sari.

“Setalah video rekaman itu marak beredar, APS tidak pernah menghubungi kami berdua dan saat mencoba mendatangi rumahnya, kedua orangtua APS mengatakan, APS sekarang berada di Kota Medan dan belakangan mereka telah menikah di Pakanbaru, Riau.

Sementara Polres Tebingtinggi merazia pelajar di seluruh sekolah tingkat SMA/SMK di Kota Tebingtinggi, Kamis (16/2).
Sebanyak 150 personel dibantu petugas Kesbang Linmas Kota Tebingtinggi diturunkan ke 25 sekolah yang ada di Kota Tebingtinggi untuk memeriksa satu persatu handphon milik siswa.

Diduga, razia ini telah bocor, petugas hanya bisa mendapatkan 4 buah handphon pelajar yang menyimpan film porno, dua diantaranya milik pelajar perempuan dan langsung disita petugas. (mag-3)

Obama Gila Lin

Fenomena ‘Linsanity’ terus membahana di Amerika Serikat dan sudah masuk ke Gedung Putih di Washington DC. Presiden Barack Obama tidak ketinggalan memperhatikan Jeremy Lin.

‘Mendadak Lin’ terjadi setelah pebasket New York Knicks itu mulai menjadi starter di timnya di awal bulan ini, dan selalu memperoleh kemenangan. Dari sosok yang ‘terbuang’,  karena pernah ditolak Golden State Warriors dan Houston Rockets, ia tahu-tahu melejit.

Juru bicara Gedung Putih, Jay Carney, mengatakan, Obama yang merupakan penggemar berat bola basket, pun mengikuti sosok Lin.
Obama membicarakannya di dalam Marine One (helikopter kepresidenan AS), saat terbang menuju Milwaukee. Momennya adalah ketika guard lulusan Universitas Harvard itu mencetak three point di akhir pertandingan melawan Toronton Raptors kemarin, dan itu membuat Knicks menang.
“Seperti Anda ketahui, Presiden fans berat olahraga, khususnya bola basket. Dan kami membicarakan Jeremy Lin di Marine One, waktu kami terbang ke sini (Milwaukee),” ujar Carney.

“Ini sebuah kisah yang hebat, dan Presiden membahasnya pagi ini. Ini tentu saja sangat bagus untuk New York Knicks. Tapi ini cerita ini luar biasa untuk olahraga itu sendiri,” sambungnya.

Mereaksi perhatian Obama, pelatih Knicks Mike D’Antoni berkomentar. “Luar biasa. Ini cerita yang hebat. Obama fans bola basket. Bahkan dia mungkin berpikir dia bisa mengambil (Lin), aku tidak tahu,” katanya.

Fenomena Lin juga sampai ke tanah Spanyol. Klub basket top Real Madrid mengaku pernah terkait dengan pemain berusia 23 tahun itu.
“Kami pernah ditawari Jeremy Lyon, tapi waktu itu kami tidak banyak memikirkan dia,” ungkap pelatih Real Madrid, Pablo Laso, dikutip ESPN.(net/jpnn)

Mulialah Orang yang Meniti Ibadah

Oleh:
Drs H Hasan Maksum Nasution SH SPdI MA

Sabda Nabi Saw; “Perhatikan. Sesungguhnya jalan menuju surga itu dikepung oleh kesukaran (hal-hal yang tidak menyenangkan), sementara jalan menuju neraka itu dikepung dengan kesenangan-kesenangan nafsu”. Dan sabda beliau lagi: “Perhatikan. Sesungguhnya jalan menuju surga itu penuh dengan tanjakan (kesukaran) sedangkan jalan menuju ke neraka itu, mudah dan penuh kesenangan syahwat”.

Ibadah merupakan jalan menuju kebahagiaan dan cara yang harus ditempuh untuk masuk surga. Karenanya, penciptaan manusia tiada lain hanyalah untuk beribadah, agar tercipta puncak kebahagiaan dan kenikmatan yang hakiki di sisi Allah. Jalan yang dilalui dalam beribadah mulai dari awal hingga yang akhir, dari tingkat terendah sampai tertinggi, yang menjadi harapan dan cita-cita bagi penempuhnya, ternyata jalan itu sangat sulit dan melelahkan, banyak tanjakan dan penuh risiko, nyaris terkepung rintangan dan tantangan, pembegal dan penjagal. Sementara di sisi lain, manusia sebagai penempuh jalan itu, sangatlah lemah, berumur pendek dan memiliki banyak keterbatasan, namun ia tetap dituntut untuk dapat melaluinya hingga lolos sampai dipuncak, meraih kesuksesan. Bila tidak, akan hancur, merintih pedih dalam kehinaan siksa yang tiada henti.

Merentas dan Mematahkan Hambatan

Bagaimana caranya merantas dan mematahkan hambatan dan kesulitan-kesulitan tersebut, hingga dapat meraih buah kesuksesan beribadah? Tahapan-tahapan yang mesti dilalui itu dalam pandangan sang maestro ada tujuh. Secara kronologis, tujuh tanjakan dan tahapan itu ialah, tahap ilmu dan ma’rifat, tahap taubat, tahap rintangan, tahap godaan, tahap motivator, tahapan penoda dan pencemar ibadah dan tahap puji dan syukur.

Allah Swt tidak menciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepadaNya. Jalan untuk menyembah dan beribadah kepadaNya, begitu jelas bagi orang yang memiliki kehendak dan ketetapan hati untuk menempuhnya, tetapi Allah berkuasa menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan memberikan petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Allah Maha Mengetahui terhadap orang-orang yang pantas mendapatkan petunjuk.

Sesungguhnya ibadah itu merupakan buah dari ilmu, kegunaan umum, menghasilkan kekuatan bagi seseorang hamba, harta perniagaan, para wali, jalan-jalan orang yang bertakwa, saham orang yang alim, profesi para pembesar dan pilihan orang-orang yang memiliki penglihatan. Ibadah juga adalah jalan menuju kebahagiaan dan cara yang harus ditempuh untuk masuk surga.

Bersamaan dengan itu, manusia merupakan makhluk yang lemah, sementara masa yang dilaluinya begitu sulit dan melelahkan, persoalan keagamaan menjadi semakin surut, kesempatan untuk merealisasikan komitmen keagamaan sangat sempit, umur begitu pendek, kesibukan sangat banyak dan menumpuk, juga kesempatan untuk beramal selalu saja terabaikan dan gegabah dalam menunaikannya. Padahal yang menilai, Maha Melihat. Karenanya, barang siapa yang memperoleh bekal ketaatan yang memadai, sungguh dialah orang yang beruntung dan mendapatkan kebahagiaan yang abadi, sepanjang masa selama-lamanya.

Sebaliknya, barangsiapa yang melewatkan kebaktian begitu saja, maka merugilah ia bersama orang-orang rugi. Binasalah ia bersama orang-orang yang binasa, karena ia menyia-nyiakan ibadah yang menjadi perintah Allah baginya. Maka jadilah ia berada dalam sebuah kondisi yang terekam oleh kebinasaan dan kerugian yang besar. Mulialah orang-orang yang bermaksud meniti ibadah, tapi sayang jumlahnya hanya sedikit dan mulialah orang-orang yang merambah dan menempuh jalan dan sangat sedikit di antara mereka yang konsisten dengan tujuan semula, sampai memperoleh apa yang dicita-citakan.

Gerakan Kesadaran Beribadah

Sesungguhnya, sesuatu yang pertama kali menggerakkan kesadaran seseorang untuk beribadah dan menempuh jalan secara murni dan ikhlas adalah adanya motivasi getaran samawiyah dari Allah Swt dan petunjuk secara khusus yang bersifat Ilahiyah.

Dalam surat Az-Zumar ayat 22 Allah berfirman: “Maka apakah orang-orang yang dibukakan oleh Allah hatinya untuk menerima agama Islam, lalu ia mendapatkan cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang membatu hatinya). Dan juga Nabi Saw. mengisyaratkan melalui sabdanya: “Sesungguhnya cahaya, ketika telahmasuk ke dalam hati, maka hati menjadi luas dan lapang”.

Dengan demikian, seseorang perlu mengendalikannya dengan kendali takwa, agar keberadaan nafsu itu tetap ada, namun tunduk dan berguna bagi dirinya di dalam menjalankan kebaikan dan meraih petunjuk, juga dapat mencegah dan kebinasaan dan kehancuran. Karenanya, seseorang dituntut untuk dapat melewati tahapan ini dengan memohon pertolongan kepada Allah Swt dalam menghadapi hal tersebut.

Tahapan Capai Puncak Ibadah

Melalui karya tulis yang berjudul “Minhajul ‘Abidin” oleh Hujjatul Islam Imam al-Ghazali, mengupas tuntas sisi-sisi terdalam tahapan demi tahapan mencapai puncak ibadah, meraih kebahagiaan dan kenikmatan yang tertinggi.

Pencapaian tahap kema’rifatan dan ilmu yakin terhadap yang ghaib ini, mendoronya untuk berkhidmat, mengabdi dan beribadah dengan sepenuh hati kepada Sang Pemberi Kenikamatan yang selama ini ia cari. Setelah berada dalam kondisi kema’rifatan kepada Allah Swt ia berusaha keras untuk mengetahui apa yang menjadi keharusan baginya, hingga mengetahui kewajiban-kewajiban syariat secara lahir dan batin. Maka ia bangkit menyibukkan diri, memusatkan konsentrasi untuk menunaikan ibadah. Kondisi semacam ini banyak dialami manusia hingga ia berkata: “Bagaimana aku beribadah menghadap Allah, sementara aku adalah orang yang ceroboh dan masih berlumuran dengan dosa kemaksiatan. Maka adalah menjadi kewajiban bagiku terlebih dahulu untuk bertaubat kepadaNya, agar Ia mengampuni dosa-dosaku, membebaskan dari kekejian dan membersihkan aku dari kotoran-kotoran dosa kemaksiatan, sehingga aku dapat berkhidmat, beribadah, mendekatkan diri kepadaNya.

Dari sini sampailah ia pada tanjakan atau tahapan taubat, ketika ia berhasil melalui tahapan taubat secara benar, lalu berkhidmat memusatkan diri untuk beribadah, ternyata ia menjadi tahu, bahwa dirinya dikepung berbagai perlawanan dan rintangan yang memalingkannya dari tujuan ibadah, setelah dihormati, ternyata rintangan yang mengepung dan menghadangnya itu ada empat, yaitu: dunia, makhluk (manusia), syaitan dan nafsu.

Tanjakan atau tahapan rintangan, untuk dapat memastikan dapat lolos dari tahapan rintangan ini, hendaklah dihadapi empat perkara, yaitu: membebaskan diri dari kepentingan dunia, menyendiri, memerangi syaitan dan mengendalikan nafsu. Dengan demikian, maka seseorang perlu mengendalikannya dengan kendali takwa, agar keberadaan nafsu tetap ada, namun tunduk dan berguna bagi dirinya di dalam menjalankan kebaikan dan meraih petunjuk, juga dapat mencegah dari kebinasaan dan kehancuran, karenanya seseorang dituntut untuk dapat melewati tahapan ini dengan memohon pertolongan kepada Allah Swt dalam menghadapi hal tersebut.

Dalam menghadapi tahapan motivator, yang menghadapi seseorang yang sedang menempuh jalan ibadah, ia pun harus dapat melewatinya dengan dua perkara, dengan memohon taufik dan pertolongan dari Allah Swt yatu Raja’ dan Khauf. Ketika ia melewati tahapan ini, lalu kembali memusatkan orientasinya terhadap pelaksanaan ibadah. Dia tidak melihat adanya penghalang dan perintang yang merecokinya. Akhirnya dia dapat menunaikan ibadah dengan penuh kecintaan secara terus-menerus.

Namun dia melihat muncul dua bahaya besar yang akan merusak dan menghanguskan ibadahnya, yaitu Riya (keinginan untuk pamer dan mengharapkan popularitas) dan ‘Ujub (membanggakan diri dan sombong).

Akhirnya kita memohon kepada Allah Swt, kiranya Ia berkenan memberikan anugerah yang besar, karena hal ini tidaklah sulit bagi Allah untuk mewujudkannya. (*)

Penulis Dosen STAI Sumatera,
PTI Al-Hikmah dan STAI RA
Batangkuis.

Azarenka Melaju, Ivanovic Kandas

Qatar Ladies Open

DOHA- Unggulan teratas, Victoria Azarenka melewati laga pertamanya dengan mudah untuk lolos ke babak ketiga. Di partai lain, Ana Ivanovic dipaksa pulang lebih awal usai takluk dari petenis non unggulan.

Azarenka hanya kehilangan satu game saat menundukkan petenis Jerman, Mona Barthel 6-1 6-0 di babak kedua yang berakhir Kamis (16/2) dinihari WIB.
Kemenangan ini sekaligus menandai laga pertamanya sebagai petenis rangking satu dunia pasca memenangi titel grand slam di Australia Terbuka pada Januari lalu. Hasil sebaliknya diterima oleh Ivanovic. Petenis Serbia yang diunggulkan di tempat 13 itu menyerah straight set 4-6 4-6 dari Petra Cetkovska. Di laga selanjutnya, Cetkovska akan menghadapi unggulan tiga asal Australia, Samantha Stosur. Juara AS Terbuka ini sebelumnya meredam perlawanan Sorana Cirstea 6-4 7-6 (5).

Dua petenis unggulan, Francesca Schiavone dan Julia Goerges tereliminasi lebih awal. Schiavone, unggulan tujuh dikalahkan Yanina Wickmayer 6 (4)-7 4-6 sedangkan unggulan 16, Goerges ‘dikejutkan’ oleh petenis kualifikasi Varvara Lephencko 6(4)-7, 6(5)-7. Sebelumnya, saat pertandingan Rabu (15/2) malam WIB, para petenis unggulan mulai bertumbangan. Diantaranya dua mantan petenis rangking satu dunia, Jelena Jankovic dan Caroline Wozniacki yang langsung tersingkir usai melakoni laga pertamanya.

Memainkan pertandingan babak kedua yang berakhir Jankovic yang diunggulkan di tempat kedelapan menyerah dari petenis Israel, Shahar Peer dua set langsung 6(3)-7 2-6.

Hasil tidak kalah mengecewakan juga diterima Wozniacki, unggulan kedua. Petenis Denmark itu kalah tiga set dari petenis Ceko non unggulan, Lucie Safarova 6-4 4-6 6(3)-7.

Unggulan keenam sekaligus juara bertahan, Vera Zvonareva juga dipaksa pulang lebih cepat. Petenis Rusia itu mundur dalam kedudukan 5-7 2-3 saat melawan Monica Niculescu.(net/jpnn)