25 C
Medan
Thursday, January 29, 2026
Home Blog Page 13912

Langkah 1: Manufacturing Hope!

Industri apakah yang harus pertama-tama dibangun di BUMN? Setelah sebulan menduduki jabatan menteri negara badan usaha milik negara (BUMN) dan setelah mengunjungi lebih dari 30 unit usaha milik publik ini, saya bertekad untuk lebih dulu membangun industri yang satu ini: manufacturing hope! Industrialisasi harapan.

Itu bisa saya lakukan setelah saya berketetapan hati untuk lebih memerankan diri sebagai seorang chairman/CEO daripada seorang menteri. Kepada jajaran Kementerian BUMN, saya sering bergurau, “lebih baik saya seperti chairman saja dan biarlah wakil menteri BUMN yang akan memerankan diri sebagai menteri yang sebenarnya”.

Sebagai chairman/CEO Kementerian BUMN, saya akan lebih fleksible, tidak terlalu kaku, dan tidak terlalu dibatasi oleh tembok-tembok birokrasi. Dengan memerankan diri sebagai chairman/CEO, saya akan mempunyai daya paksa kepada jajaran korporasi di lingkungan BUMN.

Meski begitu, saya akan tetap ingat batas-batas: seorang chairman/CEO bukanlah seorang president director/CEO. Ia bisa mempunyai daya paksa, tapi tidak akan ikut melaksanakan. Tetaplah penanggung jawab pelaksanaannya adalah president director/CEO di masing-masing korporasi BUMN.

Dengan peran sebagai chairman/CEO, saya tidak akan sungkan dan tidak akan segan-segan ikut mencarikan terobosan korporasi. Ini sesuai saja dengan arahan Presiden SBY bahwa menteri yang sekarang harus bisa berlari kencang. Dengan memerankan diri sebagai chairman/CEO, saya akan bisa memenuhi harapan tersebut.

Tengoklah, misalnya, bagaimana kita harus menghadapi persoalan hotel-hotel BUMN kita yang berada di Bali. Semuanya sudah berpredikat yang paling buruk. Inna Kuta Hotel sudah menjadi yang terjelek di kawasan Pantai Kuta. Inna Sanur (Bali Beach) sudah menjadi yang terjelek di kawasan Pantai Sanur. Inna Nusa Dua (Putri Bali) sudah pasti menjadi yang terjelek di kawasan Nusa Dua yang gemerlapan itu. Bukan hanya yang terjelek, tapi juga sudah mau ambruk.

Padahal, pada zaman dulu, hotel-hotel ini tergolong yang terbaik di kelasnya. Kini, di arena bisnis perhotelan di Bali, hotel-hotel BUMN telah menjadi lambang kemunduran, keruwetan, dan kekumuhan.

Memang pernah ada upaya untuk bangkit. Direksi kelompok hotel ini (Grup PT Hotel Indonesia Natour) pernah diperbarui. Bahkan tidak tanggung-tanggung. Jajaran direksinya diambilkan dari para profesional dari luar BUMN.

Dengan semangat profesionalisme, grup ini ingin mulai merombak dua hotelnya: di Padang dan di Kuta. Tapi, dua-duanya mengalami kesulitan. Yang di Padang over investasi. Yang di Kuta sudah enam bulan mengalami slow-down. Yang di Padang itu bisa disebut over investasi karena jumlah kamarnya jauh lebih besar daripada pasarnya. Ini akan sangat sulit mengembalikan investasinya. Sedangkan yang di Kuta ada persoalan desain yang cukup serius.

Mengapa yang di Padang bisa terjadi over investasi? Ini tak lain karena kultur BUMN yang belum bisa menghindar dari intervensi. Begitu ada perintah untuk membangun hotel dengan skala yang sangat besar, direksinya tidak mampu meyakinkan bahwa skala itu kebesaran. Terutama dilihat dari kemampuan perusahaan. Permasalahan yang di Kuta lebih rumit lagi karena ketambahan masalah birokrasi.

Dua proyek ini kemudian menjadi isu yang ruwet. Ujung-ujungnya, direktur utama yang didatangkan dari luar BUMN itu tidak tahan lagi dan mengundurkan diri. Dalam suasana ruwet seperti itu, tidak mungkin perusahaan bisa maju. Bahkan, moral manajemen dan karyawannya pun bisa rusak, down, dan lalu putus harapan.

Maka, dalam kesempatan tiga hari menghadiri KTT ASEAN di Bali lalu, saya manfaatkan waktu untuk manufacturing hope. Selama di Bali, saya tidak tidur di hotel bintang lima di kompleks KTT berlangsung, tapi memilih tidur di Inna Hotel Kuta yang katanya terjelek itu. Saya ingin ikut merasakan kesulitan manajemen dan karyawan di hotel tersebut. Saya ingin mendalami persoalan yang menghadang mereka. Pagi-pagi saya turun naik di proyek setengah jadi itu.

Menjelang senja kembali turun naik lagi entah sampai berapa kali. Saya ingin, kalau bisa, menerobos hambatannya. Setidaknya saya ingin mereka tidak merasa sendirian dalam kesulitannya. Bahkan, pada malam kedua, saya tidur di kamar mock-up di tengah-tengah proyek yang lagi slow-down itu. Saya melakukan ini tidak lain untuk manufacturing hope.

Hasilnya, insya Allah, cukup baik. Pada hari kedua, semua persoalan bisa teruraikan. Proyek hotel yang sangat grand ini bisa dan harus berjalan kembali. Bahkan, tahun depan harus sudah jadi. Diputuskanlah hari itu: sebuah hotel baru dengan nama baru (Grand Inna Kuta) akan lahir dan menjadi sangat iconic. Apalagi, letaknya hanya di seberang Hard Rock Hotel dengan posisi yang jauh lebih baik karena langsung punya akses ke Pantai Kuta.

Pun, selesai upacara pembukaan KTT ASEAN (selesai melihat cantiknya Perdana Menteri Thailand yang baru, Yingluck Sinawatra) saya copot jas, ganti sepatu kets, dan langsung meninjau luar dalam Hotel Inna Putri Bali. Lokasinya tidak jauh dari gedung megah untuk KTT ASEAN di Nusa Dua itu.

Saya perhatikan mulai dapurnya, ruang cucinya, kamarnya, kebunnya, pantainya, hingga cottage-cottage-nya. Ternyata benar. Bukan hanya telah menjadi yang terjelek di Nusa Dua, tapi juga sudah mau ambruk. Di sini saya juga harus manufacturing hope. Tahun depan hotel yang sangat luas ini harus sudah mulai dibangun ulang.

Setelah membuat keputusan soal Nusa Dua, malam ketiga saya memilih tidur di Sanur. Hotel seluas (duile!) 41 hektare ini juga perlu dibangkitkan. Inilah hotel berbintang yang pertama di Bali. Inilah warisan Bung Karno. Kondisinya sudah kalah dengan tetangga-tetangganya. Hotel ini memiliki garis pantai matahari terbit sejauh 1 km! Alangkah hebatnya. Mestinya.

Saya tentu menginginkan tahun depan hotel besar ini juga ikut bangkit. Mengapa? Sebab, tiga-tiganya berada di Bali. Sebuah kawasan wisata yang pertumbuhannya sangat tinggi. Memang Grup Inna Hotel masih punya puluhan hotel lainnya di seluruh Indonesia (dan umumnya juga dalam keadaan termehek-mehek), namun sebaiknya fokus dulu di tiga hotel ini. Dari sinilah kelak hope akan ditularkan ke seluruh Indonesia.

Tiga hotel besar inilah yang lebih dulu akan menjadi titik tolak kebangkitan entah berapa banyak hotel BUMN ke depan. Saya sebut “entah berapa banyak” karena banyak BUMN yang kini juga memiliki hotel. Grup Inna punya banyak hotel. Garuda Indonesia punya banyak hotel.

Pertamina punya banyak hotel. Kontraktor seperti Perusahaan Perumahan punya banyak hotel. Bahkan, Jasa Marga, konon, juga sedang menyiapkan banyak hotel. Karena itu, keberhasilan tiga pioner di Bali tadi akan besar artinya bagi BUMN.

Memang sebulan pertama ini baru hope yang bisa dibangun. Tapi, kalau sebuah hope bisa membuat hidup kita lebih bergairah, mengapa kita tidak manufacturing hope. Bahan bakunya gampang didapat: niat baik, ikhlas, kreativitas, tekad, dan totalitas. Semuanya bisa diperoleh secara gratis!(*)

Penulis adalah Menteri Negara BUMN

Ahn Jung Hwan Pensiun

MASIH Ingat Ahn Jung Hwan? Ya, mantan penyerang Korea Selatan yang populer usai bikin golden goal ke gawang Italia di babak perdelapan final Piala Dunia 2002. Mantan pemain  Perugia itu bakal gantung sepatu pekan depan di usia 35 tahun.
Rencana Ahn gantung sepatu ini diumumkan oleh agensi yang menaunginya, Moro Sports Korea, dalam siaran pers-nya yang dikutip Yonhap.

“Ahn kembali dari Dalian Shide di Liga Super China pada tahun ini, dan dia bimbang antara melanjutkan kariernya atau pensiun. Dia akhirnya memutuskan bahwa yang terbaik untuknya adalah mengakhiri kariernya pada titik ini.” kata pernyataan itu.
Ahn mengawali kariernya pada tahun 1998 di klub Busan Daewoo Royals. Berselang dua tahun, dia menjajal peruntungannya di Italia dengan memperkuat Perugia. Tapi, gara-gara golnya ke gawang Italia di Piala Dunia, dia dibenci publik Negeri Pizza dan akhirnya dijual.

Setelah sempat berkarier di Shimizu S-Pulse dan Yokohama F. Marinos, penyerang kelahiran Paju ini mendapat kesempatan kembali ke Eropa. Dia membela Metz dan Duisburg pada periode 2005-2006. Klub terakhirnya adalah Dalian, yang dia perkuat selama dua tahun terakhir. Sepanjang kariernya di level klub, Ahn tampil di 365 pertandingan dan mencetak 131 gol. Di timnas, dia mengoleksi 71 caps dengan sumbangan 17 gol. (net/jpnn)

Lulus, 4.673 Peserta UN Paket A,B,C

MEDAN- Sebanyak 4.673 peserta Ujian Nasional (UN) program paket A, B dan C periode kedua tahun 2011, dinyatakan lulusn
“Pelaksanaan ujian berlangsung dengan lancar dimana dari 7.142 peserta yang mengikuti ujian paket 4.673 dinyatakan lulus,” kata Kepala Dinas Pendidikan Sumutera Utara (Kadisdiksu), Syaiful Syafri, Jumat (27/1).

Penggunaan izajah paket ini, kata Syaiful, setara dengan ijazah UN reguler dari sekolah.“Bagi lulusan paket A, bisa melanjutkan ke SMP, dan lulusan paket B bisa melanjutkan ke SMA, serta lulusan paket C bisa melanjutkan ke perguruan tinggi manapun. Karena untuk hasil lulusan kesetaraan ujian paket ini tidak boleh ada bentuk diskriminasi,”sebutnya.

Untuk hasil ujian tersebut, Syaiful menjelaskan, paket A diikuti 917 peserta dan 522 atau 56,92 persen dinyatakan lulus. Untuk paket B diikuti oleh 2.371 peserta dan 1.370 atau 57.78 persen dinyatakan  lulus.

Sedangkan untuk paket C program IPA diikuti 61 orang dan 55 orang atu 90,16 persen dinyatakan lulus, sedangkan program IPS diikuti 3.793 peserta dan 2.726 atau 71,87 diantaranya dinyatakan lulus.

Ujian paket A setingkat SD dilaksanakan di 15 kabupaten/kota,  paket B setingkat SMP di 25 kabupaten/kota dan paket  C setingkat SMA dilaksanakan di 23 kabupaten/kota. (uma)

Tinggal Incar Juara Grup

Pantai Gading Lolos Perempat Final

MALABO – Pantai Gading menjadi tim kedua yang lolos ke perempat final Piala Afrika 2012 setelah tuan rumah Guinea Equator. Tiket lolos mereka raih setelah menang 2-0 (1-0) atas Burkina Faso di Nuevo Estadio de Malabo kemarin dini hari WIB (27/1).

Suntikan tiga angka itu membuat Pantai Gading mengemas enam poin dan memimpin klasemen grup B. Mereka unggul dua poin atas Angola yang berada pada posisi kedua. Artinya, Pantai Gading hanya butuh satu poin saat menghadapi Angola (30/1) agar menjadi juara grup.

Sayang, kemenangan Pantai Gading harus dibayar mahal dengan cederanya Salomon Kalou. Pemain Chelsea itu terpaksa ditarik keluar di menit ke-65 karena cedera paha.

Belum dipastikan berapa lama cedera yang dialami Kalou. “Ini benar-benar mengesalkan. Dia pemain penting bagi kami. Dia mencetak gol dan juga mengkreasi gol. Kehilangan dia seperti hukuman bagi kami,” ungkap Francois Zahoui, pelatih, Pantai Gading, seperti dikutip Reuters.

Ya, Kalou memiliki peran penting atas kemenangan Pantai Gading. Dia mencetak gol pertama pada menit ke-16. Lalu, gol kedua Pantai Gading tercipta melalui bunuh diri Bakary Kone di menit ke-82.

“Saya puas dengan semangat tim ini. Kami juga melakukan perbaikan. Yang terpenting, kami lolos ke babak berikutnya. Sejak awal tujuan kami memimpin klasemen grup,” terang Zahoui, seperti dikutip Guardian. (ham/bas/jpnn)

Habiskan Masa Liburan, Webber Kembali Bekerja

MILTON KEYNES – Mark Webber kini kembali bekerja usai menikmati masa liburannya di Australia. Berada di markas Red Bull, Webber pun mulai mencari cara bersama teknisi, menciptakan sebuah mobil balap cepat, untuk menatap F1GP musim 2012.

Usai meraih kemenangan di GP Brasil pada akhir 2011, Webber memang pulang ke kampung halamannya, di Benua Kangguru, Australia. Pembalap berusia 35 tahun ini merayakan Natal dan Tahun baru 2011 bersama sanak keluarganya di New South Wales.
“Bekerja sama dengan para pria untuk aspek teknis, ini semua kembali pada kami cukup cepat,” tutur Webber di situs resmi timnya, seperti dilansir dari ESPN, Jumat, (27/1).

“Jelas bagus untuk bisa kembali dan mulai bekerja, serta mengembangkan dan bekerja untuk apa yang harus kita lakukan yakni membuat mobil menjadi secepat mungkin,” tandasnya.

Webber datang ke Milton Keynes pada minggu ini untuk bertemu dengan para pekerja shift malam, karena timnya memberlakukan sistem kerja 24 jam. Hal ini dikarenakan Red Bull Racing ingin melakukan pendekatan menjelang uji coba pra musim. Webber sendiri akan menjadi pembalap pertama yang mengendarai mobil baru Red Bull pada pra musim di sirkuit Jerez, 7 Februari mendatang.
Sementara itu di tempat terpisah Toni Fernandes yang kini bergabung  di kubu Caterham mengaku optimis bahwa mereka akan mampu bersaing di persaingan papan atas Formula One musim ini.

Bagi Fernandes, musim in merupakan musim ketiga baginya, karena di dua musim sebelumnya, dia menangani beberapa tim seperti Lotus Racing dan kemudian Team Lotus. Namun, dia mengubah nama timnya menjadi Caterham F1 di musim 2012 ini.
Sementara dengan dia mengubah nama barunya, dia yakin Caterham akan menjadi salah satu tim yang bisa mengancam atau bahkan menyaingi beberapa pabrikan papan atas, seperti Red Bulls Racing dan Ferrari.

“Target Kami cukup realistis, Saya menginginkan mencetak poin perdana di tahun ini dan itu akan kami wujudkan. Itu telah kami lakukan (menilik musim lalu bersama Team Lotus),” ujar Fernandes, seperti diberitakan Planet F1, Jumat (27/1). (bbs/jpnn)
Cukup realistis, pasalnya di akhir musim lalu, dia berhasil membawa tim sebelumnya, Lotus bisa berada ke papan tengah. Dan, tahun ini dengan
pembalap dan fasilitas yang memadai, dia sangat yakin timnya bisa berbicara banyak. Di musim ini Caterham bakal diperkuat pembalapnya Jarno Trulli dan Heikki Kovalainen.

“Saya percaya diri bahwa kami bakal membahayakan tim papan tengah dan kami ingin menciptakan banyak poin,” tandasnya. (bbs/jpnn)

Akibat Demo Investor Tiga Negara Angkat Kaki

BEKASI- Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar mengakui dampak atas demontrasi Buruh Bekasi Jumat (27/1) kemarin berakibat buruk kepada kalangan investor asing. Saat ini investor dari Jepang, Korea dan Taiwan sudah menarik diri dari Indonesia.

“Kejadian demo ini membuat investor yang ingin menanamkan modal di Indonesia memilih pergi,” kata Muhaimin saat melakukan negoisasi dengan perwakilan buruh di Pintu tol Cikarang Barat 3, kemarin.

Dengan menggunakan helikopter milik Polda Metro Jaya, Muhaimin berusaha menenangkan massa yang sejak pagi sudah menutup akses tol Jakarta Cikampek. Dia pun berharap, bagi perusahaan yang mampu agar bisa melaksanakan SK Gubernur Jawa Barat No. 561/Kep.1540-Bansos/2011 tentang UMK Kota/Kabupaten di Jawa Barat terkait Upah pekerja tahun 2012.

“Bagi perusahaan tidak mampu, bisa melakukan perundingan kembali dengan pihak buruh. Namun, setidaknya upah tersebut tidak dibawah UMK tahun 2011,” tambah Muhaimin.

Bahkan, kata Muhaimin meski vonis PTUN Bandung terhadap gugatan UMK telah diputus dengan memenangkan Apindo, tetapi pemerintah menjamin tetap dilaksanakan. “Payung hukumnya SK baru Bupati Bekasi,” katanya Jumat 27/01 sore.
Rencananya, kata Muhaimin akan bertemu kembali dengan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Bupati Bekasi Sa’dudin dan pihak Apindo. Pertemuan tersebut untuk menegaskan bahwa UMK yang telah ditetapkan Gubernur dengan nilai minimum Rp 1,491 juta per bulan mutlak dilaksanakan.  “Saya sudah dapat kepastian hampir semua perusahaan siap melaksanakan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, ekses demonstrasi buruh yang memblokir ruas tol Jakarta-Cikampek sudah meluas. Menurutnya, ekses paling parah terhadap roda ekonomi di wilayah Jakarta bagian timur. Seluruh armada angkut industri mati, dan pengiriman barang produksi lumpuh total. “Sebaiknya dilakukan perundingan lagi mencari solusi terbaik, jangan seperti ini,” imbuhnya.

Dalam aksi buruh ini, pihak Polda Metro Jaya bersama Polresta Bekasi Kabupaten, dan Polresta Bekasi Kota menerjunkan sedikitnya, 3.200 petugas keamanan. (dny/ jpnn)

Rematch Hopkins-Dawson 28 April

PERTARUNGAN ulang antara petinju AS, Bernar Hopkins dan Chad Dawson direncanakan berlangsung pada 28 April mendatang. Pertarungan ulang perebutan mahkota tinju dunia kelas berat ringan versi Dewan Tinju Dunia (WBC) tersebut direncanakan berlangsung di Boardwalk Hall Atlantic City,

Pertemuan pertama kedua petinju berlangsung pada 15 Oktober 2011 lalu. Ketika itu Dawson dinyatakan menang TKO setelah  membanting Hopkins dan menyebabkan lawannya tersebut tidak dapat melanjutkan pertarungan. WBC kemudian menganulir keputusan tersebut dan menyebut pertaringan tersebut berakhir no-contest. (net/jpnn)

Gasol Sepelekan Chris Paul

PERTANDINGAN antara LA Lakers dan LA Clippers memang telah usai. Namun, bukan berarti rivalitas kedua tim sekota tersebut usai. Salah satunya adalah perseteruan antara Pau Gasol dan bintang baru Clippers, Chris Paul.

Paul marah ketika pada kuarter keempat dalam pertandingan kemarin (Kamis WIB), Gasol mengelus kepala Paul. “Jangan sentuh kepala saya seperti Anda menyentuh kepala anak Anda,” ujar Paul murka.

Namun, Gasol mendapatkan pembelaan dari koleganya di Lakers, Kobe Bryant. “Gasol tidak bermaksud mengajarkan Paul,” ujar Bryant. “Saya juga pernah melakukan hal serupa, tapi bukan kepada dia saja,” tambahnya. (net/jpnn)

Markas PBB pun Dikirimi Kokain

NEW YORK- Kepolisian New York, Amerika Serikat (AS) menahan kiriman narkoba jenis kokain seberat 16 kilogram dalam gudang milik Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Polisi masih mencari tahu siapa pemilik narkoba itu.

Juru bicara NYPD Paul Browne mengatakan, kokain itu dikemas seperti paket diplomatik, tetapi cap logo PBB yang buruk menimbulkan kecurigaan. Browne mengatakan, paket yang dikirim dari Mexico City melalui Cincinnati itu tidak bernama ataupun mencantumkan alamat. Petugas keamanan PBB kemudian menghubungi NYPD dan Drud Enforcement Administration (DEA) yang kemudian memastikan bahwa kantong itu berisi kokain.

Wakil Sekjen PBB untuk urusan keamanan dan keselamatan Gregory B Starr mengatakan “tidak ada indikasi kejadian ini terkait dengan siapapun di PBB”.

Starr mengatakan narkoba itu dikemas dalam dua kantong yang distempel logo PBB berwarna biru langit, seperti kiriman diplomatik lainnya yang seharusnya tidak diperiksa. Di dalam kantong itu, kokain itu disembunyikan di buku.(net/jpnn)

Cinta Diputus, Kaki Ikut Campur

Rindi Nur Indah bersama ibunya mendatangi Mapolsekta Percut Sei Tuan, Jumat (27/1). Wanita berusia 20 tahun warga Pekan Jumat, Desa Saentis, Percut Seituan itu, mengadukan pacarnya Nanda (21), warga Pasar VI, Desa Saentis, karena menganiayanyan
Informasi yang dihimpun, sebelum dianiaya Indah memutuskan hubungan dengan Nanda. Selasa (24/1), lalu saat Indah pulang membeli kue mengendarai sepeda motor, Indah berjumpa dengan Nanda di persimpangan Warno Saentis.

Indah sempat terlibat pembicaraan serius dengan Nanda. Entah apa isi pembicaraannya, Nanda tiba-tiba menendang Indah. Akibatnya Indah terjatuh. Nanda juga sempat menarik tangan Indah sampai terseret. Puas menganiaya mantan pacarnya itu Nanda langsung pergi. “Dia (Nanda) cemburu karena mengetahui kakakku sudah punya pacar lagi,” kata Yati, sepupu Indah di kantor polisi.

Yati juga bercerita, mantan pacar kakaknya itu juga pernah mengancam jika hubungan mereka putus akan membunuh kakaknya.
“Dia nggak rela kalau kakak sepupuku punya pacar lain,” ucap Yati.

“Masih pacaran aja sudah begitu, gimana lagi kalau udah kawin,” sambung ibu Indah saat membuat laporan pengaduan ke Mapolsekta Percut Seituan. (gus)