26 C
Medan
Friday, April 17, 2026
Home Blog Page 13939

Atlet Catur Sumut ke Luar Negeri

MEDAN- Upaya memperbaiki kualitas pecatur tanah air terus dilakukan Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi). Salah satunya program pengiriman atlet ke luar negeri untuk menimba ilmu. Belanda dan Hongaria kemungkinan menjadi alternatif  tujuan.

Hal itu disampaikan Ketua PB Percasi, Hasim Djojohadikusumo di Gedung PWI Sumut Parada Harahap, Selasa (28/2) kemarin. “Kita akan mempersiapkan program pengiriman atlet ke luar negeri. Mungkin ke Amsterdam (Belanda-red) atau Hongaria. Kuotanya 10 atlet,” ujarnya.

Kesepuluh atlet tersebut disaring lewat program seleksi nasional. Karena itu pecatur dari berbagai daerah berkesempatan untuk ikut serta menimba ilmu di luar negeri. “Kita saring dari seleksi nasional. Jadi semua daerah punya kesempatan untuk ikut. Nama-namanya juga sudah  ada gambaran. Termasuk Sumut dan Aceh yang punya potensi,” ujarnya.

Seleknas pecatur junior dibagi dalam dua tahap. Diikuti seluruh pecatur muda usia potensial 10-16 tahun dari berbagai daerah. Tahap awal telah digelar pada 15-21 Februari lalu. Tahap selanjutnya akan digelar pada pertengahan Maret mendatang.

Soal pembinaan catur di Sumut sendiri, Hasim melihat mulai dikembangkannya pembinaan sejak usia dini. Sumut punya pecatur potensial seperti Arif Rahman Saragih dan lainnya. “Pembinaan usia dini itu sangat penting. Saya lihat itu mulai ada di sini (Sumut-red) terbukti dari peserta turnamen yang berasal sekolah-sekolah dan atlet-atlet catur junior,” ujarnya.

Dari hasil pantauan Hasim mengatakan dari segi prestasi pecatur putri lebih menonjol. “Kemungkinan putri yang akan lebih banyak kita kirim karena lebih menonjol daripada putra,” ujarnya.

Selain itu peningkatan kualitas para pecatur di daerah juga tengah diperhatikan dengan program pengiriman pelatih ke daerah-daerah. “Kita akan mengirim pelatih ke daerah-daerah. Yang pastinya pelatih asing. Tapi kita belum tentukan ke daerah mana saja. Pelatih dari Eropa Timur masih menjadi prioritas,” ujarnya.

Kehadiran Hasim di Medan dalam rangka pembukaan turnamen catur terbuka perorangan Waspada Cup yang dirangkai dengan pengukuhan pengurus Pengcab Percasi Medan periode 2012-2015. Turnamen ini diikuti 218 pecatur termasuk dari provinsi lain di Sumatera.(mag-18)

Perusahaan dan Karyawan Harus Kompak

Wali Kota Medan Peringati Bulan K3N

Hubungan antara perusahaan dengan para karyawan yang telah terbina harus dipertahankan dan ditingkatkan. Kemudian, hidupkan komunikasi antara karyawan dengan perusahaan termasuk pemerintah.

Permintaan peningkatan hubungan perusahaan dengan karyawan terbina dengan baik disampaikan Wali Kota Medan, Drs H Rahudman Harahap MM saat memimpin upacara Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (K3N) tahun 2012, yang digelar di halaman perusahaan PT Industri Karet Deli Jalan Yos Sudarso, Medan.

Hadir pada kesempatan itu, para perwakilan karyawan perusahaan tersebut, pimpinan perusahaan, dan unsur Kordinasi Pim pinan Daerah Kota Medan serta sejumlah pimpinan SKPD jajaran Pemko Medan.

Menurut Rahudman, semakin kondusifnya suatu perusahaan, bergantung kepada hubungan karyawan dengan perusahaan, mulai dari peningkatakan kesejahateraan para karyawan dan bisa ditingkatkan lagi.

“Inilah harapan kita, harapan tersebut semoga bisa diwujudkan agar Kota Medan tetap kondusif dan terjaga dengan baik sam pai hari ini dan hari mendatang,” katanya.

Dia membeberkan, hal-hal yang timbul bisa diselesaikan dengan baik. Kemudian, organisasi karyawan yang ada dibutuhkan untuk saling bahu membahu agar tumbuhnya hubungan kerja antara perusahaan dengan tenaga kerja terjalin dengan baik.

Rahudman mengatakan, terima kasih dan penghargaan yang setingginya kepada seluruh karyawan, atas kekompakan dan kebersamaannya sehingga Kota Medan sampai tetap dalam kondisi aman dan terkendali dan kondusif. Hal ini membuktikan bahwa hubungan antara perusahaan dengan pekerja telah terbina dengan baik.

“Berkat kerja sama Pemko Medan, yang senantiasa memberikan fasilitas dalam rangka mewujudkan hak-hak kepada buruh dan karyawan. Hal ini tak terlepas dari perusahaan yang juga bertanggung jawab dalam rangka berbagi kegiatan keselamatan kerja di kawasan industri,” jelasnya.
Dia mengajak perusahaan yang sudah memiliki organisasi buruh agar senantiasa menyelasaikan persoalan buruh dengan satu kebersamaan, satu koordinasi, satu musyawarah yang dapat menghasilkan dan diterima oleh semua pihak.

Tak lupa, Rahudman membacakan sambutan tertulis Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI yang menjelaskan kalau peringatan K3N ini merupakan tahun ketiga bangsa Indonesia untuk berjuang, berperan aktif dan bekerja secara kolektif dalam mendukung cita-cita besar kita yakni Indonesia berbudaya K3 tahun 2015 sebagai mana telah ditetapkan dalam keputusan.

“Hal ini sejalan dengan perkembangan K3 di tingkat internasional, bahwa isu untuk menjadikan K3 dunia ke-18 tahun 2008 di Seoul,” tagasnya.
Lebih lanjut, dalam sambutan menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi tersebut dikatakan, berdasarkan laporan ILO setiap hari terjadi kecelakaan kerja yang mengakibatkan korban fatal kurang lebih 6.000 kasus, tingkat keparahan dan kecelakaan kerja di seluruh dunia pada umumnya. Di Indonesia pada khususnya masih cukup tinggi, kerugian akibat kecelakaan kerja di negara berkembang mencapai 4 persen dari Gross National Product (GNP) .
“Untuk itulah K3 di tempat bekerja harus mendapat perhatian serius,” jelasnya.

Acara peringatan bulan K3N ini dirangkai dengan penyerahan bea siswa kepada siswa-siswi SD.SMP dan SMA. Kemudian menyerahkan bantuan kepada karyawan yang berprestasi dan pemberian penghargaan kepada 14 perusahaan yang nihil kecelakan kerja anataranya, PT Coca cola, PT Industri Karet Deli, PDAM Tirtanadi, PT Ekogreen, PT Socfindo, Smart TBK, juga bakti sosial pengobatan gratis kepada karyawan. (adl)

Rutin Gelar Pengawasan

Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Medan, Marah Husin Lubis mengatakan, dalam pelaksanaan K3 pihak Dinsosnaker secara rutin melakukan pengawasan ke perusahaan yang ada di Kota Medan.

Dalam pengawasan itu, Husin menegaskan, pegawainya turun ke perusahaan-perusahaan agar kondusifnya Kota Medan. Tujuannya, hanya untuk melakukan pembinaan kepada perusahaan dan para karyawan.

“Harapannya semua buruh di Kota Medan dapat menerima upah minimum kota (UMK) yang telah ditetapkan sebesar Rp1.255.000,” katanya.
Husin diingatkan, seluruh perusahaan diminta untuk melaksanakan keputusan tersebut. Di mana, ketentuannya harus dijalankan perusahaan dengan memberikan upah sesuai ketentuan kepada karyawan tanpa terkecuali. Tapi, apabila ada yang membayar melebihi ketentuan, tidak masalah karena sesuai dengan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) ada ketentuan membayar uang transportasi, makan dan tunjangan lainnya.

“Kalau perusahaan membayar lebih dari ketentuan, tentu tidak ada masalah. Tapi kalau di bawah ketentuan baru tidak boleh karena sudah ada aturannya. Apabila menyalahi, akan dikenakan sanksi,” ujarnya.

Sedangkan untuk perusahan, lanjut Husin, yang tidak menyesuaikan dengan UMK akan disidik oleh Pejabat Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Kemudian, bila perusahaan yang tidak membayar sesuai dengan UMK dan menyebutkan perusahaan yang sedang mengalami pailit.
Husin menambahkan, pihaknya selalu memberikan pembinaan kepada perusahaan untuk melaksanakan seluruh ketentuan ketenagakerjaan. (adl)

Tindak Tegas Perusahaan Bandel

Komisi B DPRD Medan meminta Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Medan lebih aktif menyelesaikan berbagai permasalahan terkait dengan tenaga kerja serta meningkatkan pengawasan terhadap perusahaan-perusahaan yang membandel.

Demikian disampaikan Ketua Komisi B DPRD Medan Roma P Simaremare berbagai penyelesaian permasalahan seperti pemutusan hubungan kerja (PHK), perusahaan yang tidak membayar kewajibannya kepada karyawan dan lainnya, seringkali tidak tuntas.

“Seperti masalah yang terjadi di beberapa perusahaan sering melakukan PHK sepihak kepada karyawannya. Kasus-kasus seperti itu harus menjadi perhatian bagi Dinsosnaker,” katanya.

Persoalan ketenagakerjaan, lanjut dia, bukan baru kali ini saja terjadi melainkan sudah sangat sering kali penyelesaian persoalan PHK dan pembayaran pesangon tidak tuntas. Dinsosnaker dinilai tidak tegas karena perusahaan tidak mengindahkan surat teguran.
“Memang ada surat teguran yang disampaikan tapi kadang tidak diindahkan perusahaan. Jadi sampai sejauh mana kinerja Dinsosnaker ini, tentu jadi pertanyaan bagi kami,” ucapnya.

Dia memaparkan, perusahaan-perusahaan yang membandel tersebut, Dinsosnaker harus lebih meningkatkan pengawasannya. Apabila perusahaan tidak memperdulikan teguran, tentu harus diberikan sanksi tegas.

Dengan begitu maka berbagai aturan terkait ketenagakerjaan di kota ini bisa diterapkan, berarti hak-hak karyawan yang bekerja di seluruh perusahaan di sini terjamin.

“Tidak cukup hanya surat teguran saja, tetapi harus ada pengawasan lebih intens lagi kepada perusahaan-perusahaan tersebut,” ujarnya. (adl)

Bukti Young Guns

Inggris vs Belanda

Inggris versus Belanda di Stadion Wembey sedianya dilangsungkan pada 10 Agustus tahun lalu. Tapi, laga ditunda seiring merebaknya anarkisme di London kala itu. Setelah hampir tujuh bulan, kedua tim baru bisa bertemu dini hari nanti  Tentu saja, dengan rentang waktu yang cukup lama, banyak perubahan terjadi. Yang paling signifikan adalah Inggris. Three Lions (sebutan Inggris) belum menunjuk pelatih baru setelah Fabio Capello mengundurkan diri genap tiga pekan lalu (8/2).

Pelatih Inggris U-21 Stuart Pearce ditunjuk sebagai caretaker. Debut Pearce pun bakal sulit karena dia tidak bisa menjajal kekuatan terbaik seiring absennya pemain pilar. Dari John Terry, Wayne Rooney, Darren Bent, hingga pemain muda penuh potensi seperti Kyle Walker dan Tom Cleverley.
Kondisi tersebut berpotensi membuat The Three Lions menjadi santapan Belanda. Pelatih Oranje (sebutan Belanda) Bert van Marwijk bakal leluasa menjajal kemampuan semua pemain terbaiknya kecuali gelandang Tottenham Hotspur Rafael van der Vaart yang menarik diri dari skuad karena cedera engkel.

“Inggris memang memiliki pemain berkualitas dan siapapun lawan mereka pasti tetap memberi perhatian ekstra. Tapi, tanpa seorang pelatih tetap, perjuangan mereka lebih sulit,” kata Johny Heitinga, defender Belanda yang merumput di Everton kepada NOS.

Heitinga pun memberi rekomendasi agar Inggris lebih memilih pelatih dalam negeri dibandingkan pelatih asing. Sebab, pelatih lokal lebih memahami gaya bermain yang terbaik untuk tim negerinya. “Anda bisa lihat bagaimana cara saya bermain di klub dengan timnas berbeda. Di timnas, kami memiliki gaya tersendiri,” jelas wakil kapten Oranje tersebut.

Tidak hanya pelatih tetap yang belum dimiliki Inggris, jabatan kapten tim pun masih teka-teki. Steven Gerrard memang favorit. Tapi, seiring baru tampil habis-habisan di final Piala Carling tiga hari lalu (26/2), Gerrard belum tentu turun starter. Nama yang banyak disebut, sebagaimana yang pernah disinggung Pearce, justru gelandang Manchester City James Milner.

“Orang mengatakan saya di usia ideal untuk menjadi seorang kapten, yakni di antara pemain muda dan yang lebih berpengalaman. Jika saya diminta melakukannya, saya akan menerimanya,” kata Milner seperti dilansir Sky Sports.
“Saya memainkan banyak laga di Premier League dan saya sudah hampir sepuluh tahun menjadi pemain profesional,” sambung pemain 26 tahun dengan 23 caps tersebut. (dns/jpnn)

Downing Dukung Gerrard

POSISI kapten di timnas Inggris masih lowong setelah FA mencabut ban kapten dari John Terry. Sebagai gantinya, Stewart Downing mendukung rekan setimnya di Liverpool, Steven Gerrard untuk menjadi kapten  Inggris.

Inggris akan menghadapi Belanda dalam laga persahabatan tanpa kapten yang tetap setelah FA mencabut ban kapten dari Terry. Sejauh ini caretaker Inggris, Stuart Pearce belum memutuskan siapa yang akan memimpin pasukannya di laga persahabatan hari Rabu (29/2/2012) mendatang itu.
Sebelumnya, Pearce sudah mengungkapkan syarat khusus untuk menjadi kapten Inggris. Dia bahkan sempat menyinggung nama midfielder Manchester City, James Milner.

Namun Downing punya pendapat yang berbeda. Menurutnya, Gerrard pantas menjadi kapten The Three Lions. Ia yakin Gerrard akan menjalankan tugasnya dengan baik mengingat pengalamannya menjadi skipper Liverpool  selama bertahun-tahun.

“Jika dia (Gerrard) dipilih untuk menjadi kapten Inggris maka dia akan melakukan tugasnya dengan baik,” ujar Downing pada BBC.
“Itu adalah keputusan manajer, tapi dia sudah menjadi kapten Liverpool selama bertahun-tahun dan dia melakukannya dengan baik,” imbuh winger The Reds itu.

“Dia adalah pemain besar untuk Liverpool dan Inggris. Dia punya  pengaruh yang besar pada para pemain. Jika dia diberi ban kapten Inggris, maka itu luar biasa,” tegasnya. (net/jpnn)

Laga Raksasa

Jerman vs Prancis

BREMEN-Tim unggulan Euro 2012 Jerman akan menjamu Prancis pada laga persahabatan yang berlangsung di Weserstadion, Bremen, dini hari nanti.
Menatap laga itu, pelatih tim nasional Jerman Joachim Low tidak terpengaruh penampilan buruk Prancis selama Piala Dunia 2010. Pelatih usia 52 tahun itu mengklaim, lini belakang tim besutan Laurent Blanc itu sulit ditembus dan memiliki barisan depan yang berbahaya.

”Saya pikir Prancis tim yang berbeda sekarang dibanding yang kami lihat di Piala Dunia 2010,” kata Low.

“Mereka memiliki pelatih baru dan hanya sekali kalah sejak September 2010 dan tak tak pernah kalah untuk jangka waktu yang lama. Saya pikir mereka hanya kebobolan empat kali dari 10 laga, yang menunjukan bagus dan disiplinnya tim Prancis,” tambahnya lagi.

Mantan pembesut Fenerbahce itu juga tidak malu memuji skuad Les Bleus, dan menyebut Franck Ribery serta Patrice Evra sebagai pemain terbaik dunia. “Pertahanan mereka sulit ditembus dan memiliki pemain bagus di depan, beberapa diantaranya saya yakin sebagai yang terbaik di dunia,” pujia Low.
“Ribery, (Samir) Nasri, (Eric) Abidal, Evra, mereka bermain di tim terbaik dan memiliki kualitas. Saya mengharapkan pertandingan menarik dan kami akan selalu banyak belajar. Kami akan memanfaatkan apa kami tahu soal Prancis untuk menyiapkan sebaik mungkin,” tambahnya.

Di tempat terpisah, laga ini akan menjadi kesempatan pertama bagi Louis Saha kembali memperkuat pasuka Les Bleus. Ya, Sudah hampir dua tahun Louis Saha tidak mendapatkan panggilan dari timnas Prancis. Maka, ketika kesempatan itu datang, Saha bertekad untuk tidak menyia-nyiakannya.
Saha terakhir kali memperkuat Prancis pada September 2010 dalam laga melawan Belarusia. Pada pertandingan tersebut, ia dimainkan sebagai pemain pengganti. Namun, baru 10 menit bermain, ia justru mendapatkan cedera.

Sampai kini kesempatan tersebut belum datang lagi. Oleh karenanya, pemain yang kini memperkuat Tottenham Hotspur itu mengaku getir tiap kali menyaksikan Les Bleus bertanding lewat layar kaca.     “Frustrasi,” ujar Saha ketika ditanya apa perasaannya mengenai karier internasionalnya kepada AFP.

“Anda pasti selalu ingin bermain. Anda pasti menyaksikannya dengan gejolak aneh di perut. Tapi, bagi saya, selalu menyenangkan melihat Les Bleus bertanding,” tambahnya.

Saha mengaku tidak berhenti berharap untuk bisa kembali memperkuat Prancis suatu hari nanti. Kesialan yang ia alami kala terakhir memperkuat tim nasional negaranya itu sudah ia lupakan.

“Memang ada beberapa kejadian, dan Anda harus bisa melupakannya. Itu hanyalah cobaan supaya Anda belajar untuk menerimanya. Sebab, ada banyak hal yang lebih serius di dalam hidup ini,” tambahnya.

“Saya beruntung mendapatkan cedera ketika memperkuat Prancis, sementara pemain lain hanya bisa menonton dari televisi,” tukasnya.
Saha sudah mengantongi 19 caps bersama ‘Tim Ayam Jantan’ dan empat gol sudah dicetaknya. Gol terakhirnya untuk Prancis hadir pada 11 Oktober 2006, ketika mereka menang 5-0 atas Kepulauan Faroe. Sedangkan bersama Tottenham, ia sudah mencetak tiga gol dalam tiga laga di Premier League sejak awal Februari lalu. (bbs/jpnn)

Sumut Pos, Bersama Kita Bisa

Melakukan sesuatu dengan bersama-sama pasti  hasilnya akan maksimal. Ungkapan inilah yang akan diterapkan Harian Sumut Pos lewat acara Gathering Sumut Pos dengan tema Bersama Kita Bisa di Gardenia Resto Jalan Dr Mansyur Medan, Minggu (26/2).

Surat kabar yang berdiri 11 tahun lalu ini menunjukkan eksistensinya dalam pemberitaan di Sumatera  Utara. Tak hanya itu, media yang bernaung di bawah grup Jawa Pos ini mendapatkan penghargaan sebagai koran dengan perwajahan terbaik skala Sumatera yang diberikan Serikat Perusahaan Pers (SPS) baru-baru ini.

“Ini merupakan kebanggaan kita, dan ini karena kebersamaan yang kita jalin. Karena itu saya harapkan agar kebersamaan tetap kita pertahankan,” ujar Pimpinan Umum Sumut Pos, Marganas Naiggolan.

Dia menegaskan, dengan kebersamaan akan membuat masalah akan cepat selesai, dan tentu saja segala persoalan dalam pekerjaan, baik di lapangan maupun dalam kantor akan terselesaikan dengan baik. “Keterbukaan akan membuat semua masalah akan selesai, baik di lapangan maupun di kantor,” ujarnya.

Bukan hanya tema kebersamaan yang diangkat, bahkan pakaian yang digunakan untuk acara ini juga seragam yakni pakaian putih. Warna damai, yang disukai oleh semua kalangan. “Kebersamaan akan kita junjung terus. Dengan kebersamaan kita akan bawa Sumut Pos untuk tetap menjadi pelopor,” ujar Marganas.

Selain berbagai kata semangat yang diberikan, rasa santai dalam acara ini juga dapat terlihat dari berbagai kegiatan bersama yang dilakukan. Seperti bernyanyi bersama, joget bersama. Karena untuk saat ini, otak yang biasa digunakan untuk bekerja, diistirahatkan sejenak, tanpa berpikir soal pekerjaan. “Hari ini, kita tidak pikirkan target, pekerjaan, kantor, dan lainnya. Kita istirahatkan sebentar, nyanyi sebentar,” ungkap Marganas.

Kedepannya, acara Gathering ini bukan hanya untuk karyawan saja melainkan seluruh keluarga karyawan, mulai dari anak, istri, suami dan bahkan kakek keluarga karyawan.

Hal ini untuk menambah rasa kebersamaan baik antar karyawan dan keluarga. “Kita akan buat seperti Gathering di Jawa Pos Grup pada umumnya, karyawan dan keluarga,” tambah Marganas.

Di akhir acara karyawan dan pimpinan Sumut Pos menandatangani komitmen di kertas karton yang isinya Sumut Pos bersama kita bisa dan dilanjutkan dengan makan siang bersama.

Sementara itu mengawali tahun 2012 kemarin, penampilan Sumut Pos juga ditambah dengan penambahan halaman baru, tema yang mengangkat segala hal tentang wanita. For Ladies, halaman ini mengangkat semua sisi wanita, dari kesulitannya, kemudahan, kelebihan wanita, dan berbagai tips untuk mempermudah kinerja wanita.(ram)

Melawan Dua Musuh

Bahrain vs Indonesia

JAKARTA – Harga diri persepakbolaan Indonesia akan dipertaruhkan malam nanti. Ya, dimana timnas Indonesia akan menghadapi Bahrain di laga pemungkas kualifikasi Pra Piala Dunia Grup E zona Asia melawan tuan rumah Bahrain di Stadion Nasional Bahrain.

Skuad Garuda sudah tidak punya kepentingan apapun di kualifikasi ini. Sebab jauh-jauh hari, timnas yang sebelumnya diarsiteki Wim Rijsbergen babak belur dihajar lawan-lawannya dan pasti gagal melaju ke putaran ke IV. Tapi Bagi tuan rumah Bahrain, laga  ini masih bisa menjadi jalan untuk lolos ke babak berikutnya. Syaratnya Bahrain harus bisa menang telak 9-0 atas Indonesia dan diwaktu bersamaan Qatar kalah dari tuan rumah Iran.

Sementara publik tanah air tahu jika timnas yang sekarang terbang ke Bahrain hamper semuanya wajah-wajah baru yang minim pengalaman laga internasional. Saat berujicoba melawan tim IPL (Indonesia Premier League ) Persebaya 1927 Jumat (24/2) lalu di Surabaya timnas tampil buruk dan kalah 1-0.

Timnas saat ini yang diberangkatkan hanya diperkuat oleh para pemain yang berkompetisi di IPL. Tidak ada satupun pemain ISL (Indonesia Seper League) yang dipanggil. Itu karena menurut PSSI, kompetisi ISL adalah illegal. Padahal sebelumnya mayoritas skuad “timnas adalah para pemain ISL.
Pada pertemuan pertama di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 6 September tahun lalu, Bambang Pamungkas dkk menyerah 2-0. Setelah pertandingan kemudian sempat terjadi ketegangan antara pemain dengan pelatih Wim Rijsbergen menyalahkan” timnya yang tampil buruk.

Lalu bagaimana timnas Indonesia yang sudah berubah “wajah” di laga malam nanti – sekecil apapun peluang meraih poin pasti masih ada. Tapi itu butuh perjuangan ekstra keras, sebab selain akan menghadap para pemain Bahrain yang pasti akan tampil” edan edanan untuk mencetak banyak gol, para pemain timnas Merah Putih juga akan menghadapi dengan cuaca dingin yang cukup ekstrem. Ya, saat ini cuaca di Bahrain berkisar antara 10-15 derajat Celsius. (ali/jpnn)

Liverpool Harus Kejar Liga Champions

LIVERPOOL- Kemenangan Liverpool atas Cardiff City di Piala Liga Inggris pekan lalu boleh dibanggakan. Tapi Liverpool jangan senang dulu sebab The Reds harus mengejaar posisi empat besar di akhir musim agar bisa bermain di Liga Champions.

Mantan Pemain Liverpool tahun 1999-2006 mengatakan sukses Liverpool itu diharapkan menjadi era baru bagi untuk mulai meraih prestasi di masa depan setelah beberapa musim terakhir memperoleh hasil yang cukup mengecewakan.

Saat ini The Kop mempunyai satu pertandingan sisa dan masih bertengger di posisi ketujuh klasemen dengan raihan 39 poin, terpaut tujuh angka dari Arsenal di posisi keempat.

“Untuk memajukan klub dan membawa kembali hari-hari bahagia, saya mungkin akan mementingkan (kualifikasi) Liga Champions dibanding Piala Liga,” ucap Hamann kepada Sky Sports News.

“Jika Anda lolos ke Liga Champions itu akan mendatangkan uang lebih banyak, di sana ada banyak pemain yang lebih baik dan saya pikir itu akan memberi Anda jauh lebih banyak peluang untuk sukses di masa depan,” lanjut pria Jerman itu.

Hamann berharap penampilan yang ditunjukkan Liverpool dalam kemenangannya di Piala Liga bisa dilanjutkan guna mendapatkan tempat di kompetisi paling elit di Eropa.

“Dari menengah hingga jangka panjang, jika Anda ingin berkompetisi dengan tim-tim terbaik maka Anda harus masuk ke Liga Champions,” ungkapnya.
Di tempat terpisah Gelandang Muda Liverpool, Jordan Henderson mengaku tidak akan melupakan pengalaman mengangkat trofi bersama dengan klub barunya tersebut.

Ini adalah Trofi pertama Henderson bersama dengan Liverpool setelah ditransfer dari Sunderland dengan harga 18 juta Pounds musim panas lalu. Pemain berusia 21 tahun ini berharap akan memenangi lebih banyak gelar bersama The Reds

“Tentu ini adalah perasaan yang luar bisa,” ucap Henderson kepada Sky Sports News. “Saya takkan melupakannya, hari yang luar biasa bagi semua yang terlibat dan hari yang takkan terlupakan,” ujarnya.

“Hari yang luar biasa dan sulit diungkapkan lewat kata-kata tetapi ada rasa emosional setelah pertandingan dan saya harap masih banyak lagi gelar yang bisa diraih nanti,” pungkas Henderson. (bbs/jpnn)

MU Jangan Terpeleset

MANCHESTER- Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson, berharap timnya tak terpeleset lagi di sisa pertandingan musim ini.
Ferguson juga mengakui bahwa laga derby Manchester lawan pemuncak klasemen, Manchester City, 30 April mendatang bisa jadi merupakan “final” Premier League musim ini.

Akhir pekan kemarin United meraih kemenangan dramatis 2-1 atas tuan rumah Norwich City berkat gol injury time Ryan Giggs, setelah beberapa menit sebelumnya Norwich sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1. “Kami tak boleh gugup, itu pasti. Kami harus melakukannya,” kata Ferguson seperti dilansir Sportinglife.

“Anda bisa lihat bagaimana reaksi kami setelah kemasukan gol. Kami terus bermain. Pengalaman sangat membantu kami menghadapi situasi seperti ini,” terang Ferguson. United saat ini terus menguntit City dengan selisih dua poin dalam persaingan di puncak klasemen Premier League.(net/jpnn)

Salahkan Buffon, Maxes dapat Hukuman

MILAN- Tensi panas usai laga AC Milan kontra Juventus masih belum mereda. Bahkan presiden UEFA, Michel Platini ikut angkat bicara.
Setelah laga yang berakhir imbang 1-1 dan dibayangi oleh kontroversi seputar dianulirnya gol Sulley Muntari itu, Buffon menyebut jika ia juga takkan mengakui pada wasit andai ia mengetahui bola yang ditepisnya kala itu sudah melewati garis gawang.

Kapten timnas Italia itu pun banyak menerima kritik karena dianggap tak mengusung tanggung jawab dalam pemilihan katanya, termasuk Platini yang menganggap sikap Buffon kurang bijak.

“Buffon sudah melangkah terlalu jauh dengan kata-katanya dan antara Turin dengan Milan harusnya tak ada perang,” tukas mantan pemain Prancis yang notabene merupakan legenda Juventus itu.

“Jika wasit menanyakan padanya, dan ia mengatakan ‘tidak’ maka itu akan menggambarkannya sebagai sosok pembohong. Jika saya mencetak gol dengan tangan saya, dan wasit bertanya pada saya, saya akan mengatakan jika saya mencetak gol dengan tangan,” katanya.

Sementara itu Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri tak mau terseret dalam kontroversi usai laga lawan Juventus ini.
“Ada rasa geram karena itu pertandingan penting. Episode tertentu muncul dalam pertandingan dan mereka harus dihadapi dengan ketenangan. Wasit memang bisa saja membuat kesalahan,” tegas mantan allenatore Cagliari itu.

“Saya kecewa dengan insiden yang terjadi, namun saya tak punya keluhan terhadap wasit. Ada kesalahan memang, namun laga dipimpin dengan baik. Kita bisa selesaikan semua tanpa pernyataan yang menyulut tensi di akhir laga. Kami kecewa, tapi saya tak ingin menciptakan tensi lebih panas,” ungkapnya.

Sementara menyikapi komentar Gianluigi Buffon yang bersikeras tak mau mengakui gol Muntari, Allegri hanya menjawab, “Saya lebih baik membicarakan sepak bola. Wasit harus mengambil keputusan, jadi tanggung jawab itu milik mereka,” ungkapnya.
Di sisi lain pemain bertahan AC Milan Philippe Mexes mendapatkan hukuman larangan bermain sebanyak tiga pertandingan setelah kedapatan mengasari pemain Juventus Marco Boriello, dalam duel kedua tim akhir pekan lalu.

San Siro akhir pekan lalu diramaikan dengan duel sengit antara Rossoneri sang tuan rumah kontra Bianconeri yang datang sebagai tim tamu. Sengit, bukan cuma karena posisi keduanya yang bersaing ketat di papan atas klasemen tetapi juga karena sejumlah insiden di lapangan.
Salah satu insiden tersebut adalah saat Mexes memukul rusuk Boriello, yang kebetulan adalah mantan rekan setimnya di AS Roma. Insiden itu luput dari pengamatan ofisial pertandingan, tapi tidak dari kamera video.

Setelah dilakukan penyelidikan, Mexes pun diputuskan bersalah dan kini dijatuhi hukuman larangan bermain sebanyak tiga pertandingan, sebagaimana diwartakan Football Italia.

Dengan hukuman tersebut maka si pemain Prancis kini tidak bisa membela Milan di dalam pertandingan melawan Palermo, Lecce, dan juga Parma.(bbs/jpnn)