Home Blog Page 13943

POBSI-Sumut Targetkan Dua Emas

MEDAN- Persatuan Olahraga Billiard Seluruh Indonesia (POBSI-Sumut) memasang target dua emas untuk PON Riau September mendatang.
“Delapan dari 18 atlet billiard yang lolos pra PON itu sedang menjalani pelatda berjalan,” tutur Achmad Fadli Nasution, Pelatih POBSI Sumut di sekretariat POBSI kepada wartawan, Rabu (8/2).

Setelah pelatda berjalan yang diadakan dari Oktober 2011, maka selanjutnya mereka menunggu pemberitahuan dari KONI Sumut untuk Training Camp (TC).
Achmad mengatakan, kuota atlet yang lolos pra PON adalah tim pebilliard Sumut yang diketuai Salomo Tr Pardede. “Oleh sebab itu kita dapat menargetkan minimal dua medali emas,” katanya.

Keseluruhan atlet yang lolos itu terdiri dari tiga divisi. Mereka adalah M Fadli yang turun di nomor bola delapan tunggal putra, Stanza Purba turun di nomor bola sepuluh tunggal putra, Harry Sitanggang di nomor bola sembilan ganda putra.

Kemudian, Rini Nasution di nomor bola sembilan tunggal putri,  Lionnie Watinewa di nomor bola sepuluh ganda campuran.
Lalu Jaka Ginting di nomor English billiard single, dan Marlando Sihombing di nomor English billiard single.
Terakhir Hotmauli Simarmata turun di nomor tiga ban.(mag-10)

AIMI Sumut Terbentuk Mendorong Kesadaran Ibu Menyusui

MEDAN – ASI (Air Susu Ibu) secara eksklusif sangat penting diberikan kepada bayi hingga usia 6 bulan. Secara nasional, jumlah ibu yang memberikan ASI eksklusif kepada bayinya sangat rendah hanya mencapai 15,6 persen saja. Sebagai wadah yang memberikan informasi mengenai pemberian ASI yang baik, maka dibentuklah Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) wilayah Sumut.

“AIMI ini dibentuk karena jumlah ibu-ibu muda yang memberikan ASI eksklusif kepada bayinya sangat rendah. Padahal pemberian ASI ini sangat penting bagi keluarga. Saat ini membernya sudah mencapai ribuan orang. Jika ingin bergabung, maka kepesertaannya kita ajukan ke pusat, bukan di Medan,” kata Ketua AIMI wilayah Sumut, Nina Miranda Amalia, Selasa (7/2) saat ditemui di Sekretariat AIMI Sumut Jalan Dr Mansyur Pintu 1 USU Nomor 2.

Menurut Nina, AIMI sudah dibentuk di 5 kota besar Indonesia diantaranya Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Utara dan Makassar. Di Sumut sendiri, AIMI yang diprakarsai 12 orang pengurus dibentuk pada 20 November 2011 lalu. “Awalnya kita nggak saling kenal, kita dipertemukan di milis dan dunia maya. Karena memiliki tujuan yang sama, maka kami sepakat dan mengajukan kepusat agar membentuk AIMI ini,” jelasnya.

Seorang suami, kata Nina, sangat berperan penting terhadap pemberian ASI dari ibu kepada bayinya. Bahkan hampir 50 persen seorang ibu gagal menyusui karena tidak didukung oleh suami. Untuk itu, AIMI tidak hanya terbatas untuk kaum wanita saja, dalam waktu dekat akan dibentuk Ayah ASI. “Pengurus AIMI cabang Sumut ada laki-laki. Kita nggak ada membatasi pengurus dan member hanya diisi oleh kaum wanita saja. Kaum laki-laki juga harus ikut mendukung,” terang Nina.

Ditambahkannya, AIMI cabang Sumut dibentuk sebagai naungan bagi ibu-ibu untuk lebih mendapatkan informasi mengenai cara menyusui yang benar. Bahkan AIMI cabang Sumut sudah gencar melakukan sosialisasi, konseling dan pelatihan secara langsung kepada ibu-ibu di Sumut. “Dalam kegiatan yang kerap kita adakan, para peserta akan mendapatkan informasi dan dukungan penuh untuk memberi ASI eksklusif. Kita sharing bagaimana cara menyusui yang baik,” jelas perempuan berkulit putih ini.

Memberikan ASI eksklusif, lanjutnya, tidak hanya penting terhadap bayi, tapi juga si ibu. “Karena ibu yang memberikan bayinya ASI secara benar dapat mencegah terjadinya pendarahan setelah melahirkan, mencegah kanker payudara, kanker serviks dan banyak lagi keuntungannya. Terutama bagi suami dapat mengirit pengeluaran untuk membeli susu formula,” terangnya.

Sambungnya, tidak ada  seorang ibu yang tidak dapat memberikan bayinya ASI. Untuk itu, ibu hamil harus mengetahui laktasi secara tepat. “Tidak benar jika dikatakan ASI nya nggak bisa keluar. ASI tidak keluar karena diawali dengan cara yang salah. Jadi si ibu harus berusaha, jangan sampai bayi nya jadi malas menyusui, ibunya juga nggak semangat dan mengakibatkan keluarnya ASI menjadi terganggu karena ASI nggak keluar secara spontan,” ucapnya seraya menambahkan pada 11 Februari mendatang akan diadakan kelas edukasi persiapan menyusui. (mag-11)

Tilang tanpa Nama Petugas

081377345xxx

Pak Kapolresta Medan tolong tindak anggota Bapak yang menyalahi prosedur dalam melakukan razia di kawasan Jalan Brigjen Katamso Simpang Titi Kuning Medan. Pasalnya saya ditilang hanya karena lampu utama saya mati dikarenakan adanya sedikit kerusakan. Namun yang sangat saya sesalkan, oknum polisi tersebut tidak mencantumkan nama, kesatuan pangkatnya di dalam surat tilang tersebut. Oknum tersebut hanya menandatangani surat tilang tanpa nama. Apakah hal itu sudah sesuai prosedur?

Harus Ada Identitas

Terima kasih untuk pertanyaannya. Perlu kami sampaikan kepada masyarakat pengendara kendaraan bermotor, setiap pelanggaran lalu lintas akan dikenakan tilang. Sesuai peraturan, tilang wajib disertai nama, kesatuan, dan pangkat dari petugas yang bersangkutan. Bila tidak tercantum, silahkan bawa surat tilang tersebut untuk kami cek siapa petugasnya. Informasi dari masyarakat sangat kami harapkan dalam perbaikan kinerja petugas di lapangan.

Kompol I Made Ary Pradana
Kasat Lantas Polresta Medan

Adukan ke Pimpinannya atau DPRD Medan

Proses tilang harus ada aturan dimulai dari plang razia termasuk juga surat tilang yang dilengkapi nama petugas. Surat tilang tanpa nama petugas itu merupakan kesalahan. Bila terjadi, warga segera melapor ke atasannya yakni Kasat Lantas Polresta Medan atau ke DPRD Kota Medan.

Untuk itu kami minta Kasat Lantas Polresta Medan menindak tegas anggotanya yang melakukan kesalahan. Nama dan pangkat petugas di surat tilang itu penting bagi warga yang kena tilang sebagai pegangan bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti orang yang berpura-pura jadi polisi untuk membawa lari kendaraan warga tadi. Kalau seperti itu mau ke mana lagi warga mengadu?

Memang penegakan hukum harus hitam-putih, tapi perlu juga dilihat alasannya. Apalagi hanya masalah lampu. Mengingat budaya kita, warga masih perlu diingatkan lagi. Begitu pun warga masyarakat juga kita himbau agar mulai membenahi perlengkapan kendaraannya. Dengan menaati peraturan lalu lintas, warga membantu kinerja kepolisian sekaligus cermin sebagai anggota masyarakat yang bermartabat.

Aripay Tambunan
Anggota Komisi A DPRD Medan

NU dan Polri Jaga Keamanan Tebingtinggi

TEBING TINGGI- Menyikapi suhu politik yang semakin memanas jelang Pilgubsu Sumatera Utara tahun 2013, Kapolres Tebingtinggi AKBP Andi Rian Djajadi Sik melakukan kunjungan silatuhrami terhadap Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tebingtinggi di Aula Rumah Makan Bayulagon, Jalan Gatot Subroto, Kota Tebingtinggi, Selasa (7/2) siang.

Hadir dalam acara silatuhrami itu, Ketua Tanfiziah PCNU Kota Tebingtinggi, Ir Oki Doni Siregar, Sekretaris Syamsudin Harahap, Bendahara Gundur Pulungan dan seluruh pengurus PCNU Kota Tebingtinggi.

Dari kepolisian tampak hadir, Kasat Bimas AKP Nurul Ain, Kasat Samaptha AKP Heriyanto Ginting, Kasat Intel AKP Ridwan Silalahi dan Kapolsek Padang Hilir, AKP Watshon Nasution.

Dalam paparannya, Kapolres Tebingtinggi AKBP Andi Rian Dajajadi Sik meminta agar seluruh warga Nahdlatul Ulama Kota Tebingtinggi tetap mendukung program kerja Polri untuk terus melakukan pembinaan mental hukum di tengah-tengah masyarakat.

“NU adalah salah satu ormas Islam terbesar, hendaknya warga NU bisa saling memberikan pandangan baik pengajaran tentang hukum di tengah-tengah masyarakat. Sekarang masyarakat mulai sadar tentang hukum sudah tinggi,” jelas Andi Rian.

Masih menurutnya, menyikapi masalah suhu politik jelang Pilgubsu kedepan semangkin memanas, Polri akan bekerjasama dengan NU untuk saling bertukar informasi untuk bisa mewujudkan masyarakat Kota Tebingtinggi menjadi lebih kondusif.

Kemudian tidak terpancing dengan sesuatu apapun yang bisa menyebabkan kehancuran suatu bangsa. “Ini giat kepolisian Polres Tebingtinggi untuk lebih menjalin komunikasi dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama serta ormas-ormas yang ada,” jelasnya.

Menyikapi kerja sama yang dilakukan Polres Tebingtinggi Ketua Tanfiziah PCNU Kota Tebingtinggi, Ir Oki Doni Siregar mengatakan sudah kewajiban warga NU untuk mewujudkan masyarakat Kota Tebingtinggi menjadi Darusallam.

“Yang penting bila kita bisa melaksanakan ajaran-ajaran agama dengan baik dan benar, maka kota itu akan menjadi kondusif,” ungkap Oki.
Diharapkannya kerjasama dan menjalin tali silatuhrami jangan sampai terputus, tetapi akan terus berkelanjutan secara formal dan informal.
Program kerja Polri dengan NU untuk saling memberikan informasi ini akan tetap dilaksanakan dengan baik.(*/mag-3)

PMI Bantuan Korban Kebakaran

MEDAN- Ketua PMI Sumut Dr H Rahmat Shah melakukan kunjungan ke lokasi kebakaran, Medan Area untuk menyampaikan bantuan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Sumatera Utara, Selasa (7/2).

Dengan disaksikan Camat Medan Area dan didampingi para pengurus PMI Sumut, Rahmat menyerahkan secara simbolis bantuan yang sangat dibutuhkan korban kebakaran.

Bantuan itu berupa kebutuhan dasar keluarga berupa selimut, paket Family Kit yang terdiri dari puluhan komponen keperluan dasar seperti handuk, sabun dan sebagainya.

Keseluruhan bantuan yang diberikan cukup untuk kebutuhan yang ada. Bahkan, menurut Rahmat, pihaknya akan segera mendirikan tenda posko tambahan sebagai tempat  mengorganisir beberapa aktifitas yang dibutuhkan.

Menurut Rahmat, dirinya dapat memahami dan ikut merasakan kepedihan yang dirasakan warga yang harus kehilangan harta benda yang berharga milik mereka.

Namun Rahmat tetap memotivasi warga korban kebakaran untuk dapat bersabar dan mengambil hikmah di balik musibah yang terjadi.
“Situasi yang cukup tegang dan pedih ini hendaknya diimbangi dengan sikap tenang dan tidak larut dalam situasi berduka ataupun sikap tegang dan marah-marah,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rahmat mengimbau agar tidak ada seorang pun yang tega mengambil keuntungan di sela-sela kekisruhan kondisi yang ada.
Untuk itu, Rahmat menekankan agar pihak pengamanan tetap meningkatkan pengawasan mereka dan melakukan penjagaan yang diperlukan agar tidak timbul hal-hal yang tidak diinginkan.

Rahmat menilai upaya tanggap darurat yang telah dilakukan Pemko Medan dan Camat Medan Area berjalan cukup baik sehingga korban terbantu. (*/ila)
yakni dapat melakukan koordinasi yang diperlukan kepada beberapa pihak sehingga upaya-upaya penanggulangan musibah seperti ini dapat terkendali dan tertib.

Rahmat juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pengelola Yuki Plaza yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran. Sejak peristiwa kebakaran ini kemarin, pengelola Yuki Plaza membolehkan lokasi mereka menjadi tempat penampungan sementara para korban kebakaran.
“Setelah program tanggap darurat ini berakhir, Pemko Medan dapat dengan segera melakukan penataan ulang, rehabilitasi dan pembangunan kembali perumahan warga di lokasi kebakaran ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu Rahmat yang juga anggota DPD RI ini mengharapkan agar seluruh pihak menaruh kepedulian yang tinggi terhadap musibah dan bencana yang menimpa korban kebakaran.
“Jika semua pihak menaruh kepedulian maka segala persoalan akan dapat teratasi dengan baik dan cepat.  Kepedulian ini hendaknya juga timbul dari para putera Sumatera Utara yang telah berhasil, baik di ibu kota maupun di daerah lainnya dan mewujudkan kepedulian mereka dengan membantu korban,” pungkasnya. (*/ila)

BEAST Manggung di Jakarta

Satu lagi idola KPop siap manggung di Indonesia. Boyband BEAST akan mengunjungi Jakarta 17 Maret mendatang. BEAST akan hadir dalam gelaran ‘BEAST Beautiful Show’. Konser tersebut akan digelar di JITEC Mangga Dua Square, Jakarta.

“BEAST akan menampilkan hits dan banyak lagi dari album terbaru mereka,” ujar Marketing Director Marygops Studios selaku promotor Neelam Vaswani dikutip dari situs resmi mereka.

BEAST dipilih promotor yang juga pernah membawa 2PM itu karena dinilai memiliki banyak fans di Indonesia. Selain Indonesia, mereka juga mengunjungi 17 kota dan 12 negara di Asia, Eropa, Amerika Utara, dan Amerika Selatan.

“Dari survei yang kami lakukan pada penikmat musik di Indonesia lewat Twitter, banyak fans yang meminta BEAST untuk tampil di Jakarta,” ujar Project and Creative Director Marygops Studios Peter Harjani.

Harga tiket dibanderol mulai Rp 500 ribu. Tiket konser  Boyband pelantun ‘Fiction’ BEAST  itu dibagi atas 5 kelas. Paling mahal adalah Diamond dengan harga Rp 1,75 juta dan termurah adalah Bronze yang dijual seharga Rp 500 ribu.

Penjualan akan dibuka mulai 11 Februari 2012 mendatang. Tiket dijual secara online dan offline di rajakarcis.com dan tiket.com. Yoon Doojoon, Jang Hyunseung, Yong Junhyung, Yang Yoseob, Lee Gikwang, dan Son Dongwoon akan tampil di Jakarta International Event & Convention Centre (JITEC) Mangga Dua Square (dtc)

Fadly Reses dengan 500 Kader PPP

TEBING TINGGI- Anggota DPRD Sumut dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, H Fadly Nurzal SAg menggelar reses di Kantor PAC PPP Jalan Gatot Subroto, Lingkungan I, Kelurahan Pabatu, Kota Tebingtinggi, Rabu (8/2) siang.  Acara itu dihadiri 500 kader PPP dan masyarakat.

Dalam paparannya, Fadly Nurzal menyebutkan PPP akan terus mengunjungi masyarakat dan merupakan satu-satunya partai yang berlandaskan Islam.
“Selain itu PPP adalah partai Islam yang terbuka untuk agama Islam dan syarat masuk PPP bisa mengucap dua kali masyahadat. Pengurus PPP yang menyimpang dari ajaran Islam akan diperingati dan apabila juga tidak berubah terpaksa harus dikeluarkan secara paksa, bila perlu saya langsung yang memecatnya,” tegas Fadly Nurzal.

Masih menurut dia, PPP adalah simbol persatuan umat Islam di Indonesia dan PPP merupakan rumah besar partai Islam yang ada di Indonesia sekarang ini. Kedepan parti Islam ini akan diperhitungkan kekuatannya oleh partai lain.

“Kami berharap kader PPP dan masyarakat tetap mendukung PPP menjadi partai Islam terbesar di 2014 dengan waktu yang singkat ini kita bisa meraih suara terbesar dalam pemilihan kursi legislatif mendatang,” terang  Fadly  Nurzal.

Dalam reses tersebut, terjadi dialog dengan warga dan kader PPP Kota Tebingtinggi, salah seorang warga sekitar, Anwar Marpaung menyampaikan jalan di tempat tinggalnya di Jalan Danau Poso rusak parah, tetapi tidak pernah ada perbaikan.

Upaya telah dilakukan warga dengan memasukan dalam Musrembang tingkat Kelurahan dan Kecamatan tetapi tidak juga terealisasi.
Menyikapi hal tersebut, Fadly Nurzal akan mengupayakan kerjasama dengan Pemerintah Kota Tebingtinggi agar pemimpin daerah lebih memperhatikan masyarakatnya.

“Akan saya telepon wali kotanya, mengapa jalan tak kunjung diperbaiki,”  jawab Fadly.
Sementara itu Ketua DPC PPP Kota Tebingtinggi, Syahbuddin Abduh Hasibuan SH mengungkapkan walapun anggota DPRD di Kota Tebingtinggi tidak ada, namun PPP akan tetap berbuat yang terbaik di tengah-tengah masyarakat. Menjadikan PPP di Kota Tebingtinggi kedepan lebih dicintai masyarakat. (*/mag-3) adalah ajaran sesat yang harus dibubarkan,” jelas Abduh.  (mag-3)

Si Cantik Penghuni ‘Rumah Bekas Kuburan’

Martina Tesela

Martina Tesela Panjaitan adalah aktris pendatang baru yang kini ikut meramaikan dunia perfilman Tanah Air. Aktingnya di film layar lebar ‘Rumah Bekas Kuburan’ sukses membuatnya menuai pujian.

“Ini film layar lebar pertama aku. Senang banget sih rasanya karena banyak yang bilang aktingku bagus,” ungkapnya antusias.
Dalam film tersebut, Martina memerankan tokoh Susan, seorang mahasiswi sastra yang suka menulis cerita horor. “Jadi dia itu rasa penasarannya lebih tinggi dibandingkan dengan teman-temannya,” terangnya.

Perempuan kelahiran Jakarta, 22 April 1991 itu berkata, tak mudah untuk bisa bermain dalam film tersebut. Makanya ia mengaku berusaha mati-matian agar bisa memerankan tokoh Susan tersebut.

“Waktu itu sutradaranya Bang Irwan Siregar bilang, aku bisa dapat peran itu asal mau belajar terus. Kalau nggak bagus, katanya aku bakalan diganti. Makanya aku berusaha keras. Untungnya sih nggak diganti ya,” kisahnya seraya tertawa.

Seperti apa usahanya? “Aku terus belajar sama acting coach aku setiap hari. Kebetulan manager aku pernah main film juga, jadi aku banyak belajar juga sama dia. Satu lagi yang pasti sih diet supaya terlihat bagus di kamera. Hahaha,” paparnya.

Tak hanya itu, layaknya cerita yang senantiasa menyertai proses pembuatan film horor, pemilik tinggi 168cm dan berat 48kg itu juga punya pengalaman mistis. Bungsu dari dua bersaudara itu mengisahkan, banyak pengalaman mistis terjadi saat melakoni syuting di sebuah rumah di daerah Ciawi, Bogor, Jawa Barat. Namun, ia mengaku tak takut.

“Pernah aku lagi ngaca, di sampingnya itu ada sofa dan kayak ada yang duduk. Tapi pas aku lihat, nggak ada. Banyak juga kru yang kesurupan sampai dipulangkan. Kaca jendela jatuh sendiri sampai kena orang. Katanya sih rumah itu memang angker,” tuturnya dengan mimik wajah serius.
Sejaun ini, pengagum aktris Sandra Bullock itu mengaku serius terjun ke dunia film.

Sebelumnya ia telah bermain di beberapa judul sinetron seperti ‘Pejantan Cantik’, ‘Dua Dewi’, dan ‘Janji Cinta Aisyah’. Selain itu ia juga pernah membintangi FTV ‘Cinta di Atas Sepotong Rolade’ dan ‘Love is Magic’. (bar/mmu/dtc)

DPRD Suruh Bongkar, Unpri tak Mau

MEDAN- Universitas Prima Indonesia (Unpri) diminta menyerahkan jalan ke lebar semula yaitu 4,5 meter yang sekarang hanya 3,3 meter. Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Medan diminta membongkar bangunan jika ada yang menyalahi aturan.

Kepala Bidang Pengawasan Dinas TRTB Ali Tohar mengatakan sesuai dengan rencana tata ruang dan wilayah (RTRW), lebar Jalan Belanga 6 meter. Namun setelah ada pengaduan masyarakat, pihaknya turun ke jalan untuk mengukur kembali dan terbukti Unpri mempersempit jalan dengan memindahkan pagar ke bagian depan. Akibatnya, lebar jalan menyempit menjadi 3,5 meter.

“Setelah kami turun ke lapangan, terbukti bahwa Unpri membongkar bangunan lama ke bagian depan jadi mempersempit jalan. Unpri memakai 1,75 meter,” katanya memberikan penjelasan di hadapan anggota dewan, di ruang rapat badan anggaran (banggar) DPRD Medan.

Karena itu, pihaknya sudah menyampaikan surat pemberhentian pelaksanaan pembangunan. Namun karena tidak di gubris, pihaknya kembali mengeluarkan surat yaitu surat peringatan untuk membongkar bangunan sendiri, serta surat pemberitahuan pengosongan lokasi untuk pembongkaran dan akhirnya langsung dilakukan pembongkaran karena tidak digubris oleh pihak yayasan.

Sekretaris Komisi D DPRD Medan, Muslim Maksum saat rapat dengar pendapat (RDP) antara masyarakat Jalan Belanga, Medan Petisah dengan pihak Unpri dan mahasiswa, kecamatan dan kelurahan, serta Dinas TRTB di DPRD Medan, Rabu (8/2) mengatakan, Unpri harus menyerahkan kembali luas tanah yang telah dipakai sehingga mempersempit Jalan Belanga karena telah menyalahi aturan. Terbukti, garis sepadan bangunan (GSB) tidak sesuai dengan izin yang diberikan.

Kuasa Hukum Yayasan Unpri, Marolop Butarbutar mengatakan, pihaknya tidak akan memberikan hak milik Unpri untuk badan jalan karena sesuai dengan pengukuran Badan Pertanahan Nasional (BPN) Medan dan sertifikat yang ada.

Sementara tim terpadu Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan membongkar bangunan tembok yang tidak memiliki surat izin mendirikan bangunan (SIMB) di Jalan Merpati, Kelurahan Sei Sikambing B, Medan Sunggal, Rabu (8/2) siang.

Sebelumnya, Senin (6/2), Dinas TRTB Medan juga membongkar bangunan perumahan elit Karya Quality di Jalan Damai, Kelurahan Sei Agus, Kecamatan Medan Barat. (adl)

Berdayakan Kaum ODHA

MEDAN- Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) sangat penting untuk diberdayakan. Diharapkan ODHA tidak menstigma dirinya sendiri dan pelayanan kesehatan bagi pengidap agar lebih ditingkatkan. Demikian dikatakan Kadis Kesehatan Sumut dr Candra Syafei SpOG, dalam seminar Pemberdayaan ODHA sebagai bagian penting dalam penanggulangan HIV/AIDS, yang diadakan LSM Medan Plus, Rabu (8/2).

“Ada dua stigma HIV/AIDS yaitu stigma yang datang dari ODHA sendiri dan stigma dari luar ODHA seperti masyarakat, petugas kesehatan. Tapi kita harapkan bagaimana agar ODHA itu tidak menstigma dirinya sendiri serta pelayanan kesehatan lebih ditingkatkan,” katanya.

Sementara Ketua Perhimpunan Dokter Peduli AIDS Indonesia (PDPAI) Sumatera Utara, dr Umar Zein SpPD mengatakan, tujuan pengobatan (pemberian ARV) bagi ODHA untuk menekan replikasi HIV sampai tidak terdeteksi di dalam darah.

Selain itu untuk meningkatkan daya tahan tubuh dengan meningkatnya kadar CD4, menurunkan angka kematian akibat AIDS sampai nol. “Menurunkan angka penularan HIV sampai tidak ditemukan kasus baru dan meningkatkan kualitas hidup pasien,” katanya.

Berdasarkan fakta penelitian di heterosexual HIV-1 Transmision After Initiation of ART, kata Umar Zein, disimpulkan ODHA yang minum Antiretroviral (ARV) akan mengurangi penularan ke pasangan heteroseksualnya sebesar 92 persen. Pentingnya memperluas dan meningkatkan tes HIV untuk selanjutnya diteruskan dengan pengobatan.

Tambahnya, berdasarkan penelitian dari 9 negara diantaranya Amerika, Baostwana, Brazil, India, Kenya, Malawi, South Africa, Thailand dan Zimbabwe pada April 2005 terhadap 1.763 pasangan ODHA, diketahui pengidap yang mendapat pengobatan ARV segera setelah diketahui terinfeksi HIV. (mag-11)