Home Blog Page 13964

Ulang Kesuksesan Musim Lalu

GENOA- Menjamu Parma dalam laga lanjutan Serie A Italia,  Minggu (26/2) di Stadion Luigi Ferraris, Genoa akan bermain maksimal. Soalnya The Rossoblu ini akan mengulang kesuksesannya saat laga dengan Genoa musim lalu. Pada pertandingan itu Genoa menang dengan skor  3-1.

Meskipun Genoa kalah dengan Chievo 0-1 pekan lalu, namun Pelatih Genoa Pasquale Marino yakin timnya bisa menang. Kekalahan ini akan dijadikannya sebagai pemicu untuk tidak mau kalah lagi dalam pertandingan selanjutnya. Kini Genoa berada di urut ke 12 klasemen sementara dengan poin 30.

Semangat untuk meraih kemenangan pun dilontarkan Emiliano Moretti. Pemain Genoa ini mengaku akan bermain maksimal.

“Pertandingan nanti (Genoa v Parma) akan berbeda dengan pertandingan sebelumnya. Dalam pertandingan ini kami punya target agar bisa menang seperti musim lalu,” ungkap Moretti.

“Kami berjuang untuk mendapatkan hasil dan kami tidak mau kehilangan tiga game berturut-turut. Makanya kita harus mengubah energi negatif dan pikiran positif agar kembali ke jalur kemenangan,” kata Moretti.

Selain itu Genoa juga harus bermain tanpa striker andalannya Alberto Gilardino. Soalnya dia mengalami cedera pada betis. “Gilardino adalah pemain  hebat, tapi sayang dia harus absen dalam pertandingan ini,” ungkap Moretti.

Ditempat terpisah Parma juga tidak mau kalah saat menghadapi Genoa nantinya. Bermodal kemenangan atas Chievo dengan skor 2-1 mereka juga akan mampu mengalahkan Genoa. Selain itu Parma juga akan belajar dari kekalahan mereka atas Roma dengan skor 0-1. Kini Parma berada di urutan ke 15 klasemen sementara Serie A Italia.

“Kita perlu belajar dari kekalahan ini dan melanjutkan kemenangan,” kata pelatih Parma Roberto Donadoni. “Dalam pertandingan melawan Genoa kami harus lebih agresip dan berani dibanding ketika kami bertanding melawan AS Roma sebelumnya,” ujar Donadoni.(bbs/jpnn)

Peserta Dikutip Rp600 Ribu

Outbond Kasek SDN se-Kota Medan Dituding Mubazir

MEDAN-Pelaksanaan outbond yang dilaksanakan Dinas Pendidikan (Disdik)  Kota Medan yang diikuti kepala sekolah di tingkat SD Negeri di Kota Medan dituding sebagai program mubazir. Selain dianggap tidak bermanfaat dan tidak menunjang majunya dunia pendidikan.

Kegiatan tersebut malah dianggap membebankan setiap kepala sekolah (Kasek) karena diwajibkan membayar Rp600.000 per orang.

Hal itu terungkap dengan adanya surat Nomor 420/94 PPMP/2012 tertanggal 03 Februari 2012 yang dilayangkan ke setiap sekolah yang ditujukan untuk Kasek SD Negeri di Kota Medan.

Dimana isi surat tersebut mengharapkan kepada pihak sekolah agar turut berpartisipasi sebagai peserta mengikuti outbond dengan biaya Rp600.000 per peserta.

Bukti-bukti tersebut dibeberkan oleh Direktur Konsultan Pendidikan Indonesia (Kopindo) Sumut, Joharis Lubis saat dikonfirmasi Jumat(24/2).

“Berdasarkan pengamatan, Disdik Medan adalah sebagai panitia pelaksana kegiatan outbond dan sudah terselenggara dua kali. Saya pikir ini tidak ada manfaatnya buat para Kasek itu. Kalaupun ada outbond, serahkan saja kepada panitia dan seharusnya jangan dibebankan biaya,” tegasnya.

Menurut informasi yang diterima, outbond telah berlangsung di kawasan Wisata Kolam Deli, Kabupaten Karo beberapa waktu lalu.

Kegiatan ini, menurut Johari, akan membuka peluang bagi dinas pendidikan Kota Medan untuk melakukan pengutipan kepada pihak kepala sekolah.
Salah seorang kepala sekolah SD Negeri yang enggan namanya disebutkan, membenarkan adanya acara outbond yang diselenggarakan oleh Disdik Medan.

Dia bahkan mengatakan jika pihaknya mendapat info kalau pada Maret mendatang akan diselenggarakan kembali kegiatan outbond yang pernah dilakukan oleh Disdik Medan semasa Rajab Lubis sebagai Kadisdik Kota Medan.
Ditanya soal biaya, kepala sekolah tersebut mengaku belum ada disebutkan nominal dan sumber biayanya.

“Jumlahnya saya belum tahu. Ada dikabari kalau Maret ini bakal ada outbond lagi. Soal biayanya belum diketahui berapa jumlahnya. Masih menunggu kejelasan juga,” ucapnya.

Begitu juga pengakuan Eva, salah satu Guru SD negeri di Kota Medan dirinya membenarkan jika ada kegiatan outbond yang dilaksanakan oleh Disdik Kota Medan beberapa waktu lalu.

Namun dia tidak berani mengatakan soal biaya yang dibebankan kepada Kasek.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Rajab Lubis saat dikonfirmasi mengaku, sudah menutup kegiatan tersebut dan dipastikan tidak akan ada lagi kegiatan serupa untuk kedepannya.

Rajab mengakui jika kegiatan outbond dimasa kepemimpinannya telah  berlangsung sebanyak dua kali  dan tidak dikenakan pungutan.

Saat disinggung mengenai alasan tidak diselenggarakannya lagi outbond, menurutnya ada pihak tertentu yang merasa kegiatan itu tidak ada manfaatnya.

“Sudah kita tutup kegiatan outbondnya. Jadi sudah gak ada lagi kegiatan seperti ini karena gak ada manfaatnya kecuali buat guru,”katanya dan enggan membahas hal tersebut lebih lanjut. (uma)

Hanya 38 Persen Masyarakat Sumut Sadar Pajak

MEDAN-Kesadaran warga Sumatera Utara untuk membayar pajak sangat rendah atau jauh dari harapan. Diperkirakan hanya 38 persen masyarakat Sumut yang sadar pajak.

Demikian dikatakan Kepala Kantor Wilayah DJP (Direktoral Jenderal Pajak) Sumatera Utara I, Estu Budiarto didampingi Kabid P2 Humas, M Simbolon, usai mensosialisasikan e-Filing di Aula GKN Kantor Wilayah Sumut I, Medan, Jumat (24/2)

Menurut Estu Budiarto, umumnya masyarakat kurang percaya terhadap keberadaan pajak karena sebagian masih beranggapan pajak sama dengan upeti, memberatkan dan pembayarannya sering mengalami kesulitan.
“Ketidakmengertian masyarakat mengenai pajak membuat mereka malas dan tidak punya kesadaran untuk membayar pajak,” katanya.

Ditambahkannya, untuk itu DJP membuat terobosan dengan mengeluarkan e-Filing dimana pelaporan pajak dapat dilakukan dengan cepat, mudah dan aman. Setiap SPT pajak yang dikirimkan akan di-encrypted sehingga terjamin kerahasiaannya. Orang yang tidak berkepentingan tidak akan dapat mengetahui isi dari SPT pajak tersebut.

“Untuk menyikapi meningkatnya kebutuhan komunitas wajib pajak, maka tingkat pelayanan juga harus semakin baik. Selain itu, DJP juga telah mengeluarkan Surat Keputusan No 88 mengenai pelaporan SPT secara elektronik pada bulan Mei 2004, untuk mengatasi membengkaknya biaya pemprosesan laporan pajak, dan keinginan untuk mengurangi beban proses administrasi laporan pajak yang menggunakan kertas,” ujarnya.(mag-11)

Pemilik Cuma Suruh Bersihkan Puing

Bangunan untuk Swalayan Indomaret Dibongkar

MEDAN-Pemilik bangunan rumah tempat tinggal yang disulap menjadi swalayan Indomaret, di Jalan SM Raja Medan, tepatnya di simpang Jalan Sempurna, Medan Kota belum membongkar bangunan, yang dibongkar Dinas TRTB Medan, Kamis (23/2).

“Tadi pemiliknya datang dan memerintahkan kami untuk membersihkan sisa-sisa batu dari bangunan yang dibongkar. Setelah itu, pemiliknya langsung pergi dengan mengatakan akan mengurusnya lagi,” kata  seorang pekerja yang meminta namanya tidak ditulis di lokasi bangunan saat membersihkan puing-puing, Jumat (24/2).

Dijelaskannya, pemiliknya menjelaskan kepada pekerja bahwa proses bangunan tetap akan berlanjut dan tidak akan dibongkar sendiri sesuai dengan perintah dari petugas Dinas TRTB Medan.

“Jadi, bangunan ini belum mau dibongkarnya sendiri dan rencananya tetap akan dilanjutkan. Kalau untuk lebih jelasnya langsung saja ke pemiliknya saja. Kami ini kan cuma pekerja,” cetusnya.

Kabid Pemanfataan dan Tata Ruang Dinas TRTB Medan, Ali Tohar mengatakan kalau kondisi bangunan berlantai dua berukuran lebih kurang 7×27,5 meter itu tetap akan terus diawasi. (adl)

Gembosi Ban Mobil, Maling Gasak Rp150 Juta

TEBINGTINGGI- Ikwanuddin Nasution (40) warga Dusun Huta Pasar Baru, Desa Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun, kehilangan Rp150 juta di depan Restoran India, Jalan Ahmad Yani, Kota Tebingtinggi, Jumat (24/2) siang. Padahal, uang tersebut hendak dibelikan mobil truk untuk menunjang usahanya.

Akibat kejadian tersebut, korban langsung membuat pengaduan ke Mapolres Tebingtinggi. Dari keterangan korban bersama sopirnya, Maslehan (32) di Mapolres Tebingtinggi, mengatakan, sebelumnya mereka mengambil uang di Bank BCA Jalan Sudirman, Kota Tebingtinggi untuk membeli truk. Kemudian, Ikhwan mengaku ditelpon temannya untuk datang ke Bank Muamalat di depan Restoran India, Jalan Ahmad Yani, Tebingtinggi.

“Pelaku mengemboskan ban mobil kami, saat sopir lengah pelaku langsung mengambil bungkusan plastik berisi uang ratusan juta rupiah,” jelas Ikhwan.

Sambung Ikhwan, kejadian persisnya tidak diketahui, karena saat itu dirinya masuk ke dalam Bank Muamalat untuk menjumpai rekannya, sementara sopir tinggal di dalam mobil Kijang Inova B 1363 KKF warna hitam miliknya.
Sebelum uang diambil pelaku, sopir sempat diberi tahu oleh Satpam bank kalau ban mobil sebelah kiri bocor, ketika itu sopir turun dengan tidak mengunci pintu depan mobil untuk mengganti ban, maka saat itulah pelaku beraksi dan berhasil menggondol Rp150 juta dari dalam mobil.

Saksi mata Satpam Bank Muamalat, Rahmad Dani Putera (24) mengatakan, sepintas mengetahui pelaku mengambil bungkusan plastik hitam dari dalam mobil, karena dipikir teman korban, maka dirinya tidak merasa curiga. “Naik sepeda motor jenis Honda Supra, pelaku satu orang menggunakan helm hitam tertutup,” kata Dani.

Usai dilihat pelaku mengambil bungkusan plastik, langsung Dani memberitahu sopirnya, ada seseorang mengambil bungkusan di dalam mobil. Saat dilihat, ternyata bungkusan berisi uang Rp150 juta yang diambil pelaku.
Kapolres melalui Kasubag Humas Polres Tebingtinggi, AKP Ngemat Surbakti, membenarkan kasus tersebut. (mag-3)
Kini pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. (mag-3)

Perantau Sipirok Demo DPR RI

JAKARTA – Berlarut-larutnya rencana pemindahan ibukota Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), dari PadangSidempuan ke Sipirok, mengundang reaksi warga Sipirok yang selama ini berdomisili di Jakarta.

Kemarin (24/2), puluhan warga Sipirok di Jakarta  yang tergabung dalam Forum Warga Sipirok-Jakarta Peduli Hukum (For Wash), menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPR, Jakarta. Sejumlah aktivis Lembaga Pengkajian Pembangunan Tapanuli Selatan juga ikut dalam aksi di tengah teriknya Jakarta itu.

Mereka berharap Komisi II DPR, yang pada 2007 silam mengesahkan UU Nomor 37 Tahun 2007 tentang pembentukan Kabupaten Lawas Utara, mengingatkan Bupati Tapsel Syahrul Pasaribu untuk segera menjalankan amanat UU itu. Bupati didesak segera memindahkan ibukota dari PadangSidempuan ke Sipirok.

“Kami mendesak agar ibukota cepat dipindahkan karena ini perintah Undang-undang. Kami melihat, hingga saat ini belum ada upaya yang mendasar dan niat untuk memindahkan ibukota ke Sipirok,” kata juru bicara massa aksi, Bangun Siregar.

Menurut dia, rakyat memilih pasangan Syahrul Pasaribu – Aldinz Rapolo Siregar sebagai bupati-wakil bupati, karena pasangan ini pernah berjanji akan segera memindahkan ibukota, sebagaimana amanat pasal 21 ayat (1) dan (2) UU Nomor 37 Tahun 2007.

Pasal ini mengatur bahwa Ibukota Kabupaten Tapanuli Selatan yang merupakan kabupaten induk berkedudukan di Sipirok. Selanjutnya dinyatakan, paling lama 18 bulan sejak UU ini diundangkan, secara definitif, pusat kegiatan penyelenggaraan pemerintahan berada di Sipirok. “Nyatanya, pemindahan ibukota tak juga dilaksanakan,” imbuhnya. (sam) Bangun.

Dia tidak setuju bila masih ada yang mempersoalkan efektif tidaknya jika ibukota di Sipirok. Menurutnya, pindahnya ibukota ini sudah melalui kajian yang mendalam oleh Komisi II DPR dan pemerintah saat membahas UU pemekaran pada 2007 silam.

Bangun menilai, ini lebih ke masalah niat. Jika mau, hasilnya juga baik-baik saja seperti Padang Lawas Selatan dan Padang Lawas Utara yang sudah mampu mandiri sebagai daerah otonom hasil pemekaran Tapsel. (sam)

Kalah, MU Lolos 16 Besar

Manchester United v Ajax Amsterdam

Meski menuai kekalahan 2-1 dari Ajax Amsterdam, namun Manchester United tetap unggul agregat gol 3-2 dan berhak lolos ke babak 16 besar Liga Europa UEFA, Jumat (24/2) dini hari.

Sejak menit awal pertandingan United tampaknya bakal meraih kemenangan besar, hal itu terbukti dengan gol cepat di menit ke-6 yang dicetak oleh Javier Hernandez.

Tendangan kaki kiri pemain asal Meksiko ini berhasil bersarang di sudut kiri gawang Keneth Vermeer, sebelumnya, Hernandez berhasil mengelabui salah seorang pemain belakang Ajax setelah menerima umpan manis dari Dimitar Berbatov.
Jalannya pertandingan pun dikuasai oleh United, beberapa peluang emas sempat tercipta, meski begitu, Ajax mampu mencuri gol di menit ke-37 melalui tendangan cantik Aras Ozbiliz dari luar kotak penalti. Hingga pluit dibunyikan  Ajax Amsterdam menang dengan skor 2-1.(net/jpnn)

24 Juta Balita di Indonesia Bertubuh Pendek

MEDAN-Indonesia menghadapi masalah pertumbuhan fisik para balita. Kebanyak dari anak-anak Indonesia itu tergolong bertubuh pendek. Penyebab utamanya adalah kurangnya asupan gizi pada balita serta rendahnya kesadaran masyarakat membawa anaknya ke posyandu.

“Konsepnya posyandu itu kan wadahnya masyarakat. Dari dan untuk masyarakat. Untuk membantu pertumbuhkembangan anak kita mengembangkan konsep dari notakesepahaman Tim Penggerak PKK Pusat bersama PT Nestle Indonesia dalam Seminar Nasional Balita Indonesia Tumbuh-Aktif-Tanggap (TAT).

Konsep ini kita rancang untuk lebih mengembangkan Posyandu dengan konsep TAT,” kata pembicara PKK Pusat Intan Endang, Rabu (22/2), di Gedung Qubah Asrama Haji Medan. Dalam acara ini diikuti 72 kader Posyandu di Medan.

Kata Intan, seharsunya ibu-ibu memperhatikan pengembangan TAT sendiri, karena selama ini hanya posyandu saja yang memantau per tumbuhan balita. (*/adl)

Demi Gelar Juara

Methodist 2 Vs Sutomo 2

MEDAN- Pentas Honda DBL 2012 North Sumatera Series memasuki puncaknya, Sabtu (25/2). Pementasan terakhir adalah suguhan aksi menawan tim basket putra SMA Sutomo 1 Medan melawan SMA Methodist 2 Medan. Sebuah drama besar bakal tersaji di GOR Samudera Sport Club siang ini.

Di kancah bola basket SMA Sumatera Utara, dua nama ini merupakan ikan besar. Keduanya kerap ikut turnamen basket antar pelajar dan tak jarang angkat tropi. Tapi, di even basket pelajar terbesar di tanah air: DBL, kedua kubu sama sekali tak pernah angkat tropi. Inilah saatnya hal itu jadi mimpi terwujud. Siapakah yang lebih dulu masuk daftar juara? Pastikan Anda bakal jadi saksi!

Coach Sutomo 1, Handy Suwandi mengaku siap tempur meski cukup sadar lawannya kali ini punya performa konsisten. “Anak-anak sudah sangat siap jadi kami tinggal main saja besok (hari ini-red). Soal Methodist dari pantauan kami mereka cukup konsisten di setiap laga. Sekarang tinggal bagaimana mengontrol diri sendiri,” beber Handy sebelum laga kemarin.
Meminimalisir kesalahan menurut Handy adalah strategi terbaik yang menjadi kunci kemenangan. “Kesalahan sendiri bisa melemahkan. Karena sudah tahu seperti apa Methodist 2 bermain, defence akan lebih diperketat untuk dua pemain mereka Nicholas dan Wilson,” lanjutnya.

Sayangnya persiapan Sutomo 1 sedikit diganggu cedera dua pemain kunci. Yang dimaksud, Regnaldo dan Christoper yang kerap menyumbang angka. “Dua pemain kami cedera, Regnaldo dan Christoper. Karena itu keduanya diistirahatkan pada latihan tadi agar besok tidak fit. Pasti main tapi takutnya tidak maksimal,” tambah Handy.
Di kubu Methodist 2, didapat komentar tak kalah optimis. Coach Jenny masih berpikir keras, bagaimana meracik strategi terbaik.

“Saat ini kami sedang berusaha pecahkan bagaimana menembus zona press mereka. Kami tetap akan bermain agresif dengan tempo cepat. Tapi tetap akan memperkuat defence. Intinya kami optimis dan tidak akan menyerah,” ujarnya.
Andalan Sutomo 1, Regnaldo juga sudah dipantau untuk dihentikan. “Regnaldo termasuk pemain senior mereka dan punya banyak pengalaman. Dia mungkin akan dikawal lebih ketat,” beber Jenny. (mag-18)

Tiga Penerjun Sangkut di Pohon

SERGAI- Ribuan warga dan pelajar Sergai antusias menyaksikan 46 personel Kostrad yang melakukan aksi terjun payung di Lapangan Bola Kaki Pematang Terap Kecamatan Perbaungan, Jumat (24/2).

Hadir dalam kegiatan itu Pangkostrad Letjen TNI AY Nasution dan istri Hj Hanum Siregar, Bupati Sergai HT Erry Nuradi, Wakil Bupati Ir Soekirman, Ketua DPRD Sergai H Azmi Yuli Sitorus, serta muspida plus.
Atraksi terjun payung bebas militer (TBM) dengan pesawat hercules itu terbang dengan ketinggian di atas 10.000 kaki dan mendarat tepat pada posisi yang telah diberi tanda silang.

Namun ada sebagian penerjun melenceng dari target pendaratan sehingga tersangkut di pohon sawit perkebunan PT Adolina yang tumbuh di pinggir lapangan, kemudian ada tersangkut di pohon cemara pinggiran lapangan bola dan di atap rumah warga.

Atraksi penerjun itu menjadi hiburan langka dan menarik bagi masyarakat Perbaungan. Aksi warga sempat membuat panitia kebingungan. Tapi sayang saat atraksi berlangsung kondisi cuaca tidak mengizinkan.
“Kondisi cuaca kurang mendukung. Ini sebabnya para penerjun sulit menjaga keseimbangan,” terang Pangkostrad Letjen TNI AY Nasution kepada Sumut Pos. (mag-16)