23 C
Medan
Thursday, January 15, 2026
Home Blog Page 14121

Williams Pamer Kekuatan Baru

Tim Williams di F1 akan tampil dengan kekuatan barunya. Itu dijelaskan Direktur Teknik Mike Coughlanmenatap musim 2012 mendatang. Coughlan menyampaikan, Williams akan menempati fasilitas pengembangan mobil kelas satu yang memumungkinkan mereka untuk tampil lebih menjanjikan.

Ya, tim Tradisional Inggris ini nampaknya serius untuk mengembalikan era kejayaan mereka. Langkah pertama yang diambil di pertengahan musim, Williams kembali menunjuk Renault sebagai pemasok utama dapur pacu mereka. Nah, menatap musim depan yang bergulir Maret 2011 nanti, Coughlan menyatakan Williams akan hadir dengan kekuatan baru.
“Fasilitas di sini benar-benar peringkat pertama, dan satu-satunya yang belum kami optimalkan dengan benar,” kata Coughlan di kutip Autosport, Minggu (18/12). “Tampilan forensik di sini menunjukkan apa yang salah dan di mana kami membutuhkan pengembangan dan kami datang dengan kesimpulan bahwa kesalahan strategis telah di buat di masa lalu,” lanjut Coughlan.

Coughlan mengklaim, awak Williams telah menemukan jawaban dan rahasia untuk membuat mobil yang tepat secara berkesinambungan, tidak hanya untuk satu musim saja. “Kami telah mengidentifikasi elemen kunci yang harus ditempatkan pada tempatnya, tidak hanya untuk musim ini tetapi juga selamanya, untuk membuat mobil yang sukses setiap tahunnya,” tutur Coughlan.

“Kami membutuhkan performa keduanya dan realibitas merupakan faktor-faktor yang bekerja secara serempak. Itulah yang dimenangkan dalam setiap balapan dan kejuaraan dunia. Kami sekarang merasa bergerak ke arah yang benar,” pungkasnya. (net/jpnn)

Tiongkok Gagal Sapu Bersih

LIU ZHOU-Ambisi pebulu tangkis tuan rumah Tiongkok untuk menyapu bersih gelar Super Series Final 2011 tak tercapai. Itu setelah mereka kehilangan satu gelar dalam partai final di Liu Zhou, Tiongkok, kemarin (18/12).
Satu gelar yang melayang adalah di nomor ganda putra. Itu setelah pasangan Denmark Mathias Boe/Carsten Mogensen mampu menundukkan pasangan tuan rumah, Chai Biao /Guo Zhendong, dengan mudah dalam pertarungan dua game langsung 25-23, 21-7.

Sedangkan, untuk empat partai final lainnya, Tiongkok terlalu dominan. Selain sebelumnya telah memastikan dua karena tercipta final sesama pemain Tiongkok, wakil mereka juga berhasil memenangi pertarungan di nomor tunggal putridan ganda putri.

Wang Yihan tampil sebagai juara setelah menaklukkan Saina Nehwal dari India dalam pertandingan ketat tiga game 18-21 21-13 21-13. Sedangkan, Wang Xiaoli/Yu Yang menajdi juara ganda putri setalha menaklukkan pasangan Korsel Ha Jung-Eun, Kim Min-Jung.

Lin Dan menjadi juara tunggal putra setelah mengalahkan juniornya, Chen Long. Sedang di ganda campuran, Zhang Nan/Zhao Yunlei  terlalu tangguh bagi Xu Chen/ Ma Jin dan berhasil menutup pertandingan dengan  keunggulan 21-13, 21-15. (aam)

F1 Sulit Besar di AS

DUA musim ke depan dua balapan di Amerika Serikat masuk dalam kalender F1. Tetapi bos F1 Bernie Ecclestone menilai Formula 1 takkan mudah mendapat tempat di pasar negeri Paman Sam.
Musim depan F1 direncanakan menyambangi Austin, Texas, setelah masalah-masalah terkait sirkuit di lokasi tersebut sudah rampung.

Semusim setelahnya, balapan kedua di negara itu akan masuk ke dalam kalender melalui sirkuit jalan raya New Jersey.
Meski begitu, Ecclestone memprediksi kalau balapan di AS akan sulit untuk mendulang sukses besar-besaran. Hal itu tidak lepas dari kurangnya sorotan dan ekspos karena besarnya wilayah.

“Kami sudah pernah berada di sana tahunan lalu dan sama halnya seperti di tempat lain di (benua) Amerika, mereka ingin melihat keuntungan sebelum memulai sesuatu dan itu tidak mudah dilakukan,” kata Ecclestone kepada Al Jazeera yang dilansir Planet F1.

“Kami memiliki maksimal dua balapan di Amerika dan ketika Anda mempertimbangkan (itu adalah) negara sebesar Eropa, padahal kami punya (delapan) balapan di Eropa, ini tidaklah mudah. Jika kami bisa menggelar lebih banyak balapan dan lebih banyak (siaran) televisi, maka akan bagus,” lanjutnya. (net/jpnn)

Daud ‘Cino’ Jordan Ingin Kuliah

BUKAN rahasia umum jika petinju di Indonesia selama ini identik dengan atlet yang kurang berpendidikan. Mereka biasanya lebih kental disebut sebagai atlet yang menedepankan otot bukan otak.

Namun, anggapan itu ditolak oleh Daud Jordan. Sebagai petinju kelas bulu andalan Indonesia di masa depan, dia ingin meneruskan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi.

“Saya tahu selama ini banyak petinju yang pendidikannya tak lebih dari SMA, bahkan mungkin tidak sampai lulus. Saya akan tunjukkan jika tidak semua begitu,’ katanya saat ditemui di Jakarta sepulang dari Australia lalu.

Petinju berjuluk The Stones tersebut mengutarakan niatnya beberapa tahun ke depan untuk mengambil jurusan kepelatihan olahraga. Dia melihat jurusan itu cocok untuknya karena sebelumnya adalah lulusan SMA Ragunan yang merupakan sekolah para atlet olahraga.

Jalan tersebut ditempuh Daud karena dirinya sadar tidak selamanya bakal jadi petinju.  (aam/jpnn)

Penataran Wasit-Juri KONI Medan Sukses

MEDAN- Sebanyak 80 wasit dan juri dari empat cabang olahraga merampungkan keikutsertaannya dalam kegiatan pelatihan penataran wasit dan juri yang diselenggarakan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan di Aula Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Unimed lantai tiga, Jalan Williem Iskandar-Pancing Medan, mulai 15-17 Desember 2011, berlangsung sukes dan lancar. Peserta yang mengikuti pelatihan  penataran  wasit dan juri berasal dari cabang karate, tinju, gulat dan pencak silat itu, menghadirkan pemateri dari Pengprov cabor masing-masing dan dari Unimed.

“Untuk kali ini, pelatihan wasit dan juri melibatkan empat cabang olahraga, dengan peserta 20 orang dari masing-masing cabang,” ucap Ketua Panpel Suryadi SE, di sela-sela pelatihan.

Dalam sambutannya, Ketua Umum KONI Medan Drs H Zulhifzi Lubis, diwakili Sekum Khairil Basri, Sabtu (17/12) mengatakan, pelatihan merupakan program KONI Medan di tahun 2011, guna meningkatkan kualitas dan kemampuan wasit dan juri dari cabang olahraga masing-masing.

“Sebelumnya, KONI Medan juga telah menyelenggarakan pelatihan untuk pelatih, yakni pelatihan dasar pelatih, pelatihan fisik, serta pelatihan penanggulangan cedera terhadap atlet,” ucap Khairil.

KONI Medan, katanya, senantiasa untuk tetap mengalokasikan anggaran untuk kegiatan seperti ini, sehingga setiap pelatihan yang digelar bisa ditindaklanjuti ke tingkat berikutnya, guna membekali para pelatih, wasit dan juri yang berkualitas.

Lalu, Ketua Panpel Suryadi SE, sebelum acara penutupan mengatakan, para wasit dan juri yang telah mengikuti pelatihan bisa menerapkan ilmu yang telah didapat dalam event tingkat cabang ataupun Porkot.

“Karena kegiatan ini baru pertamakali dilaksanaka, maka, ke depannya kita akan gelar pelatihan serupa dengan lebih tertata lagi, tentunya dengan dukungan dan masukan dari Pengcab-pengcab olahraga yang ada,” ucap Suryadi.
Sementara, beberapa peserta, Junaedi dari cabor karate   dalam pesan dan kesan yang disampaikan di acara penutupan mengatakan, pelatihan yang berlangsung ini merupakan bukti perhatian yang cukup besar dari KONI Medan, dan mereka berharap bisa kembali mengikuti kegiatan serupa, jika digelar tahun depan.(*/omi)

63 Tim Ramaikan Festival Sepak Bola ASSBI

MEDAN-Gelaran festival sepak bola U-12 dan U-14 yang digagas Asosiasi Sekolah Sepak Bola Indonesia (ASSBI) Sumut mendapat sambutan yang antusias dari para pemilik SSB.

Itu terlihat saat berlangsungnya technical meeting yang berlangsung di Star Futsal Jalan Puri Medan, Jumat (16/12) lalu. Saat itu sebanyak  63 tim yang berasal dari berbagai daerah yang ada di Sumut membahas seputar masalah teknis pertandingan.

Ke-63 tim tadi terdiri dari 49 tim yang berlaga di kelompok U-12 dan 33 tim bertanding di kelompok U-14. Untuk kelompok U-12 dibagi dalam 16 pool, sementara itu di kelomppok U-14 dibagi dalam 8 pool
“Sejauh ini masih banyak SSB yang menyatakan ingin mengikuti turnamen ini. Mereka (SSB) beralasan jika keterlambatan mereka mendaftar disebabkan para siswa yang sedang menjalani ujian di sekolahnya masing-masing,” bilang Sumantraji, Ketua ASSBI Sumut, Jumat (16/12).

“Memang, sebelumnya ini pula yang menjadi alasan kami kenapa turnamen ini kami undur menjadi 27-28 Desember. Kami ingin memberi kesempatan kepada SSB tadi, utamannya yang berada di luar Kota Medan untuk dapat mengikutinya,” tambah Sumantraji lagi.

Ditambahkannya bahwa bagi SSB yang mengikuti even ini akan mendapat tas, bola sebanyak 2 buah serta 10 buah rompi untuk berlatih. “Semoga dengan cara ini para pemilik SSB semakin tergugah untuk mengikuti even yang berorintasi pada upaya peningkatan prestasi tim,” tuntas Sumantraji.

Adapun tim yang mengikuti U-14 adalah: Pool A: LPB, OP Ladon 89, Tasbi, Rajawali. Pool B: Bakrie Asahan, Cemerlang, Medan Soccer, Manunggal. Pool C: Porsega, Bintang Jaya, Patriot Medan, Katya Muda Leuser. Pool D: Kenari Utama, Mabar, Bansar, Dispora Binjai, Tunas Muda. Pool E: Cikal Garuda, Bhineka, Kurnia A, Bahilang. Pool F: Medan Utara, KTB, Taruna Jaya, Labusel. Pool G: Bintang Muda, Amor, Genersai Medan, Generasi Kosek. Pool H: Portis, Dispora Kisaran, Bina Pratama Karo dan Kurnia.

Sementara itu tim yang bertanding di kelompok U-12 adalah: Pool A:  Bintara Ganggang, Mabar, Labusel, Kurnia B. Pool B: Agas, Portis, Bima. Pool C: Rajawali, Bengkel FC, Putra Porsega. Pool D: Putra Mulia, Tunas Muda, Bina Satria. Pool E: BSD, KTB, B Muda Binjai, Pool F: Supra Pacifik, Olympus, Putra Family. Pool G: Mayang Putra, Bintang Muda A, Manunggal Unitied. Pool H: Dispora Hoki, Putra Buana, BIG Putra. Pool I: Tumpas, Patriot, Kurnia A. Pool J: Generasi, Dispora Binjai, Putra Jaya. Pool K: L Pakam Bersinar, Remaja Harapan, Kompas. Pool L: Vespa Raya, Bakrie, Bhineka‘. Pool M: Kharisma, Porsega, Scorpion. Pool N: PTP Wil I, Sinar Pratama, Karya Muda Leuser. Pool O: Naga 1000, Tumpas A, GMK. Pool P: Tasbi, Bahilang, Cikal Garuda. (jun)

RS Latersia Gelar Pengobatan dan Sunatan Gratis

BINJAI- MPI dan RSU Latersia Binjai mengadakan pengobatan gratis, Sabtu (17/12) di RSU Latersia Jalan Soekarno-Hatta Km 18 Binjai.

Pengobatan gratis yang digelar itu, terdiri dari berbagai macam penyakit, diantaranya Diabetes, kolestrol, tekanan darah, dan lainnya oleh tim medis dari RSU Latersia, serta tak ketinggalan sunat massal.

Dalam kegiatan bakti amal tersebut, juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Binjai dr Agusnadi Tala, Pemilik RSU Latersia dr Robinson Sembiring, Ketua Bakornas Brigadir Mahasiswa MPI Montayana Meher SH, beserta rombongan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Binjai dr Agusnadi Tala, dalam kesempatan itu meminta kepada RSU Swasta khususnya RSU Latersia dapat semaksimal mungkin melayani masyarakat yang tidak mampu sebagai bentuk kepedulian ketimbang mencari bisnis dari Rumah Sakit tersebut.

“Saya juga mengharapkan pihak RSU Latersia dapat melaporkan kepada Dinas Kesehatan Kota Binjai atas permasalahan pasien yang mengalami DBD, diare dan penyakit lainnya. Sehingga sedapat mungkin untuk kita sikapi,” harap dr Agusnadi Tala.

Sementara itu, Direktur RSU Latersia dr Cashtry Meher, kepada sejumlah wartawan mengatakan, kegiatan pengobatan gratis dilaksanakan sebagai upaya mensosialisasikan RSU Latersia di tengah-tengah masyarakat. Karena sejauh ini menurutnya, fasilitas yang di sediakan sangat baik dan lengkap.

“Sekarang kita memiliki Radiologi, UGD, Trauma Center, Laboratorium Darah, Ruang Opererasi, ICU, Ruang Melahirkan, Ruang Bayi, Kelas Kamar Super VIP, VIP, Kelas I, Kelas II Biasa dan Kelas III, Bet Elektrik, dan lain-lain serta keamanan dan dokter jaga 24 jam, juga tenaga dokter spesialis yang berpengalaman dibidangnya masing-masing,” ujar dr Cashtry.

Kedepan lanjutnya, RSU Latersia akan mengupayakan pelayanan untuk pasien Jamkesmas, Jamsostek yang saat ini sudah di proses di Dinas Kesehatan serta membenahi manajemen yang open.  “Selain melayani peserta Jamsostek, Jamkesamas, dan Jamkesda. Kita akan merubah nama RSU Latersia, menjadi RSU Latersia Prima,” ungkapnya.(*/dan)

80 Wasit dan Juri Ikut Pelatihan KONI Medan

MEDAN-Sebanyak 80 wasit dan juri dari empat cabang olahraga ikut serta pada kegiatan Pelatihan Wasit Dan Juri yang diselenggarakan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan 2011.

Kegiatan ini berlangsung di Gedung Lantai Tiga Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Unimed, Jalan Williem Iskandar/Pancing, Medan mulai 15-17 Desember lalu.

Ke 80 wasit dan juri yang ikut dalam kegiatan pelatihan wasit dan juri berasal dari peserta cabang olahraga karate, tinju, gulat dan pencak silat.

Ketua Umum KONI Medan Drs. H. Zulhifzi Lubis diwakili Sekum Khairil Basri mengatakan bahwa pelatihan kali ini merupakan program KONI Medan dengan tujuan meningkatkan kualitas dan kemampuan wasit dan juri dari cabang olahraga masing-masing.

“Sebelumnya KONI Medan juga telah menyelenggarakan pelatihan untuk pelatih, yakni pelatihan dasar pelatih, pelatihan fisik, serta pelatihan penanggulangan cedera terhadap atlet” bilang Khairil.
Sementara itu Ketua Panpel Suryadi SE berharap agar para peserta pelatihan mampu menerapkan ilmu yang didapat kepada para anak didiknya kelak.

“Ke depan kegiatan seperti ini akan lebih intesif digelar,” bilang Suryadi. (omi)

PTMSI Tebing Tinggi Dilantik

TEBING TINGGI- Wali Kota Tebing Tinggi Ir Umar Zunaidi Hasibuan MM didampingi Ketua Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Pengurus Propinsi Sumatera Utara, HT Ery Nuradi membuka secara langsung turnamen tenis meja Piala Wali Kota Tebing Tinggi di Gedung Olahraga Asber Nasution, Sabtu (17/11).

Dalam kesempatan itu Ketua PTMSI Sumut HT Ery Nuradi juga melantik Pengcab PTMSI Kota Tebing Tinggi yang diketuai oleh Agustami.

Ketua PTMSI Sumut HT Ery Nuradi mengatakan bahwa pada tahun 60-an prestasi petenis meja Sumut sangat disegani. Namun seiring perjalanan waktu, pada tahun 70-an prestasi tenis meja terus mengalami kemerosotan.
Karena hal tersebut Ery Nuradi berharap agar pada tahun 2012  prestasi tenis meja Sumut mengalami peningkatan dan mampu bersaing dengan daerah lainnya pada PON XVIII.

Pada kesempatan itu Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan, Ketua PTMSI Sumut HT Ery Nuradi serta perwakilan dari PTPN-IV Kebun Pabatu, Rusli Lubis menyerahkan sebanyak empat buah tenis meja kepada panitia lomba. (mag-3)

Meningkatkan Perekonomian UMKM

Customer Gathering Special Event Bank Syariah Mandiri

MEDAN- Bank Syariah Mandiri (BSM) Kantor Cabang Pembantu Kampung Baru Jalan Brigjen Katamso Medan, menggelar even bertajuk Customer Gathering Special Event di Garuda Plaza Hotel Medan, Jumat (16/12) lalu.

Even itu merupakan ide kreatif BSM Cabang Kampung Baru di bawah pimpinan Indriany. Tujuan digelarnya even itu sendiri agar mitra usaha BSM mampu meningkatkan perekonomian, utamanya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Hal itu dibenarkan Fadli selaku Ketua Panitia acara yang juga Kepala Divisi Mikro BSM Kampung Baru. “Tujuannya jelas, kami ingin meningkatkan perekonomian mitra kami yang merupakan pelaku UMKM. Kami juga ingin memaparkan bahwa banyak cara untuk menuju peningkatan ekonomi,” kata Fadli didampingi Analis Divisi Mikro, Indah Septika Sari.

Acara itu berlangsung menarik dengan hadirnya pembicara luar biasa. Ya, BSM Kampung Baru sengaja mendatangkan pendiri PT Angsa Emas, Haryanto. Dengan kehadiran Haryanto diharapkan customer BSM yang hadir mendapatkan pengalaman baru terkait investasi. “Memang even kita juga mengharapkan agar para customer dan mitra bisnis kita, terbuka wawasannya soal investasi. Dalam hal ini kita coba emas, karena kita juga punya program investasi emas,” sambung Fadli.

“Ini juga mengedukasi kita bahwa investasi tidak lagi melulu tanah, atau bahkan BPKP kendaraan. Sekarang zamannya invetasi emas,” lanjutnya.

Haryanto juga memaparkan sejumlah jurus jitu untuk berinvestasi emas. Dari analisis yang dilakukannya, dalam waktu dekat harga emas akan semakin tinggi.  “Investasi emas itu paling menguntungkan karena sudah terbukti minim resiko. Apalagi harganya makin lama makin mahal,” katanya.

Kembali ke program BSM, dipaparkan Fadli, Divisi Mikro atau biasa dikenal Warung Mikro punya dua program, yakni eksekutif dan chanelling. Maksud dari program eksekutif adalah pihak BSM bertindak sebagai pemodal langsung bagi pelaku UMKM. Sedangkan chanelling merupakan program pendanaan yang bersifat kerjasama antara BSM dan perorangan yang berlaku sebagai mediator.  “Ini sistem pembayarannya beda. Kami mendanai tapi ada pihak yang mengontrol usaha dari pelaku UMKM itu. Ini semacam sistem chanel tapi pemberi chanel bertanggung jawab,” ucapnya. (*/ful)