25 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 14143

Kapos Menyerahkan Diri, Pemkab Karo Bantah Pungli

Pasca Penangkapan Lima Pegawai Restribusi

KARO- Dua hari pasca penangkapan kelima anggotanya pegawai Dinas Perhubungan Karo di Pos Retribusi  Pajak Hasil Bumi, di Desa Doulu, Kecamatan Berastagi, dan sempat dicari pihak kepolisian, akhirnya, Kepala Pos (Kapos) Retribusi Hasil Bumi Doulu Rasmi Bangun, menyerahkan diri ke Polres Tanah Karo, , Kamis (19/1) pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

Hingga kemarin malam, Rasmi Bangun, masih diperiksa secara intensif di ruang Idik 2, Unit Tipiter Polres Tanah Karo.  Pemeriksaan pria yang sempat kabur saat penangkapan bawahannya, Selasa (17/1) dini hari lalu di pos dimana ia di tugaskan Pemkab Karo, diyakini akan menambah sejumlah deretan nama lainnya, yang terlibat kasus pungli.

Rasmi Bangun, saat diperiksa polisi menyebutkan, dia  pernah menyetorkan uang kepada seseorang di lingkungan Pemkab Karo  tanggal 1 Januari 2012 lalu. Namun kepada siapa diberikan, belum  diperinci oleh petugas.

Kapolres Tanah Karo AKBP Ig Agung Prasetyoko  didampingi Kasat Reskrim AKP Harry Azhar,  jumlah  uang belum dapat dijawab saat ini, karena Rasmi Bangun, masih dimintai keterangannya lebih lanjut. Sementara  untuk pengembangan kasus, pihak Polres Karo, telah melayangkan surat panggilan kedua terhadap  Bendaharawan Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Kekayaan Asli daerah (PPKAD) Kabupaten  Karo.

Sementara itu, Pemkab Karo melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan PDE mengklarifikasi tentang penangkapan lima pegawai pos retribusi tersebut.

Menurut Plt Kadis Kominfo dan PDE M Hanafiah,SH menyebutkan, kronologis terjadinya penangkapan kelima pegawai Pos Retribusi Doulo seperti disampaikan kepada Bupati Karo, Wakil Bupati Karo dan Asisten II Setdakab Karo dan pejabat lainnya, Pada hari Minggu (15/1)  sekitar pukul 21.00 WIB, sejumlah pengawas pos retribusi sedang tidur-tiduran dan tidak mengadakan pengutipan retribusi sesuai dengan Surat Edaran Bupati Karo, No 973/0002/Huk-Orta/2012 tentang “Penghentian Pemungutan Pajak dan Retribusi Daerah” dengan alasan, Peraturan Daerah belum disahkan DPRD Karo.
Kemudian, datang beberapa oknum Polisi yang berjumlah sekitar 25 orang dan anggota DPRD Karo berjumlah 6 orang ke Pos Pengawasan Doulu.

Saat itu juga, semua kendaraan yang lintas membawa barang hasil bumi menuju ke arah Medan distop oknum-oknum Polisi dan menyuruh membayar uang ke pos penjagaan melalui loket pos jaga sebagaimana selama ini dan saat itu tidak ada penjaga melakukan pengutipan retribusi.

Setelah proses lebih kurang 2-3 jam pemungutan secara paksa oleh oknum-oknum polisi kepada supir-supir yang membawa hasil bumi dengan cara uang tersebut dilemparkan ke dalam loket sehingga berserakan diatas meja didalam pos jaga.

Selanjutnya, oknum Polisi menyuruh petugas pos pengawasan untuk merapikan dan menghitung uang yang berserakan diatas meja.
Pada saat petugas jaga pos menghitung uang tersebut, oknum polisi mengadakan pemotretan berkali-kali seolah petugas jaga pengawasan sedang melakukan kegiatan pemungutan retribusi malam itu.

Setelah selesai menghitung uang dan oknum-oknum polisi yang melakukan pemotretan berhenti melakukan pemotretan, oknum-oknum Polisi langsung membawa petugas penjaga pos beserta uang yang telah dirapikan naik ke mobil.

Kepala Pos Pengawasan Doulu tidak tahu kemana mereka (5 petugas penjaga pos) dibawa seketika malam itu dan Kapos langsung lari menyembunyikan diri karena ketakutan terhadap kejadian tersebut.

Atas kejadian tersebut, sampai saat ini Kepala Pos Pengawasan Doulu sangat trauma dan menyesalkan kejadian tersebut.(wan)

KPAID Langkat tak Punya Kantor

LANGKAT- Pemkab Langkat mendengungkan pencanangan Kabupaten Layak Anak (KLA), namun Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Langkat kehilangan kantor karena putus kontrak gedung di Jalan Jendral Sudirman, Stabat.

“Penggunaan gedung sesuai kesepakatan kontrak telah habis. Pos anggaran sewa gedung, seperti kemarin di BKKBN belum diketahui ada tidaknya. Jadi saat ini kita belum tahu mau berkantor dimana,” kata Sekretaris KPAID Langkat Reza Lubis, dihubungi ke selulernya, Kamis (19/1).
Reza menyebutkan, urusan gedung baru KPAID Langkat, pihaknya belum mengetahui dari mana asal anggaran bakalan diambil. Padahal, pihak pengelola gedung memerintahkan pengosongan inventaris komisi dari situ.

Ketua KPAI Ernis SA, saat ditemui menegaskan, persoalan dihadapi sukseskan KLA tidak hanya pada gedung. Lebih dari itu, kesulitan mendapatkan pelayanan visum bagi korban pencabulan terutama anak dari jasa kesehatan apakah Puskesmas Stabat ataupun RSUD Tanjung Pura bahagian urgen tak terlepaskan.

Untuk pelayanan di RSUD, Ernis mengisahkan pengalaman komisi, sempat dikecewakan karena merasa dibola-bola oleh staf RS plus nihilnya dokter (stand by). Sehingga memaksa pihaknya berlaku sedikit keras untuk mendapatkan pelayanan prima. Begitu juga Puskesmas Stabat, kebutuhan visum korban hanya bisa hari Jum’at setiap pekannya karena dokter di hari dimaksud tersedia.

“Ada dua tempat penghunjukkan bagi (anak) korban cabul terutama berasal dari keluarga pra sejahtera diberikan Pemkab yakni RSUD Tanjung Pura dan Puskesmas Stabat, tetapi ya itu tadi kita menduga tenaganya (dokter) kurang stand by sehingga acapkali merepotkan kita melakukan pendampingan. Jadi bagaimana mungkin kita bicara KLA dengan lantam, kalau untuk persoalan mendasar seperti itu saja tidak terakomodir,” tandas Ernis.
Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Perempuan (PP) BKKBN Pemkab Langkat Rina Marpaung menegaskan, pihaknya berupaya semaksimal mungkin memenuhi setiap persoalan berkaitan dengan anak dan perempuan guna mendukung pencanangan KLA. (mag-4)

Libatkan Seluruh Instansi

Kepala Inspektorat Pemko Medan, Farid Wajedi menyambut baik niatan Asisten Deputi Pelayanan Pemerintahan Umum, Hukum dan Keamanan dari Menpan dan RB, Ir Hendrumal MP Panjaitan MA.

“Pemko Medan memang belum melaksanakan system pelayanan mutu ISO 9001:2008, tapi dalam waktu dekat Pemko Medan bisa dengan segera melaksanakanya karena mutu kualitas kerja Pemko Medan sudah sangat baik,” katanya.

Dia mengatakan, demi meningkatkan pelayanan publik sesuai dengan sistem tersebut, sebaiknya seluruh instansi termasuk Inspektorat harus dilibatkan. Karena semakin banyak instansi yang terlibat, maka komitmen kebersamaan bisa terwujud sesuai dengan harapan bersama.
Farid menambahkan, inspektorat tetap akan melakukan pembinaan terhadap Satuan perangkat Kerja Daerah (SKPD) agar bisa melaksanakan tugasnya dengan baik. Selanjutnya setiap pelayanan yang diberikan bisa bermanfaat bagi masyarakat.

Menurut dia,  SKPD yang akan memulai sistem tersebut adalah Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan agar kinerjanya dalam meningkatkan pelayanan publik terus meningkat. “Dengan adanya Puskesmas rawat inap dan sebagainya. Dinkes Medan sudah cukup baik dengan pelayanannya,” sebutnya.(adl)

3 Pembawa Ganja Diamankan, 1 Kabur

LANGKAT- Seorang dari empat kawanan pembawa 2 goni ganja seberat 7 Kg berhasil kabur dari sergapan polisi, saat melewati operasi hunting Satlantas Polres Langkat di Jalan KH Zainul Arifin Stabat, Kamis (19/1) pagi.

Ketiga pelaku diamankan ke Mapolres Langkat masing-masing Amiruddin alias Amir (38) berprofesi kernet tanki CPO, Fahmi alias Ami (21) dan Hamdani alias Ndan (33) keseluruhan warga Desa Kelambir, Titi Payung Hamparan Perak, Deliserdang, bersama barang bukti ganja basah 7 Kg baru di panen, dua pisau dan mobil Xenia Hitam Nopol BK 1597 KY.

Kapolres Langkat AKBP Mardiyono didampingi Kasat Reskrim AKP Aldi Subartono dan Kasat Narkoba AKP SR Tambunan mengaku, penangkapan ketiganya berawal dari Giat Hunting personil Satlantas Polres Langkat.

Dikronologikan, penangkapan dimulai ketika mobil rentalan kawanan melaju dari NAD ke Medan. Saat dimintakan berhenti, pengemudi malah tancap gas sampai akhirnya belok ke SPBU dikawasan Kelurahan Perdamaian, Stabat. Petugas yang mengejar, melihat dua penumpang lari menuju toilet.
Sementara, seorang diantaranya kabur meninggalkan rekannya yang teronggok di balik jok mobil.

Amir dan Ndan yang sembunyi di toilet berhasil diringkus begitu juga Ami di dalam mobil dan Syarifuddin (40) disebut-sebut warga Lhokseumawe berhasil kabur dan hingga kini masih dalam pengejaran petugas.(mag-4)

Bupati dan Sekda Incar Jeep

SIMALUNGUN- Meski dibelit berbagai kasus dugaan korupsi sejak awal menjabat, Bupati Simalungun JR Saragih tetap tidak terpengaruh. Buktinya, tahun ini telah dianggarkan Rp2,95 miliar dana membeli mobil jeep untuk bupati, wakil bupati, sekda dan kabag humas.

Saat ini bupati memiliki dua mobil dinas, Toyota Camry dan Mitsubishi Perado. Sementara wakil bupati Hj Nuriaty Damanik memiliki Toyota Camry dan Nissan X Trail, serta Sekda Ismail Ginting Toyota Altis  dan Kijang Innova. Sementara Kabag Humas M Andreas Simamora memiliki Isuzu Phanter.
Asisten III Wilson Manihuruk saat rapat hasil evaluasi APBD 2012 di Ruang Badan Anggaran DPRD Pamatang Raya, Kamis (19/1), menyebutkan, telah dianggarkan dana Rp2,95 miliar di APBD 2012 untuk membeli empat unit mobil jeep yang akan diberikan kepada Bupati, Wakil Bupati, Sekda dan Kabag humas.

“Selama ini, mobil dinas yang dipakai merupakan mobil jabatan. Kita menganggarkan mobil operasional jenis jeep untuk bupati, wakil bupati, Sekda dan humas,” ungkap Wilson.

Usai rapat, Wilson menyebutkan, mobil operasional jenis jeep ini belum ditentukan spesifikasinya karena hal itu tidak dibolehkan dituliskan di lembaran APBD. Namun dia memastikan kapasitas jeep yang akan dibeli ini sekitar 3200 cc.
“Untuk bupati, maksimal kapasitasnya 3200 cc, kalau wakil bupati, sekda dan kabag humas, tentu tidak sama. Kapasitasnya tentu yang lebih kecil dari itu,” katanya.

Pengakuannya, pembelian mobil paling lambat dilaksanakan Maret 2012 dan akan dilaksanakan proses tender. Menurutnya, pembelian jeep ini ada dasar hukumnya yaitu Permendagri Nomor 17 Tahun 2007 tentang pengelolaan barang milik daerah.(ral/smg)

Pemko Medan Terapkan Pelayanan ISO 9001:2008

Kualitas pelayanan Kota Medan terus ditingkatkan demi memberi kemudahan bagi masyarakat dan menjadi contoh wilayah lainnya. Pemko Medan berkomitmen mendapatkan standart internasional dengan sistem manajemen mutu sesuai ISO 9001:2008.
Hal tersebut terungkap saat Wali Kota Medan, Drs H Rahudman Harahap MM menyambut kunjungan Asisten Deputi Pelayanan Pemerintahan Umum, Hukum dan Keamanan, Ir Hendrumal MP Panjaitan MA dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ke kantor Wali Kota Medan, Rabu (18/1).

Hendrumal memaparkan, kehadirannya di Kota Medan dalam rangka kunjungan mencari daerah-daerah yang akan dipilih jadi percontohan dan bagaimana membangun mekanisme, yang memenuhi persyaratan Internasional dalam hal melayani rakyat.
“Pelayanan dengan standar Internasional harus memakai sistem menejemen mutu untuk ISO 9001:2008, sistem tersebut  sebagai persyaratan minimum organisasi yang baik,” katanya.

Dia menyebutkan, Kota Medan sebagai daerah yang dipotret sistem pelayanannya. Dengan potret bisa dilihat dan dikaji sistem pelayananan, selanjutnya diberikan saran-saran untuk dapat memperbaiki fungsi-fungsi manajemen pelayanan yang sesuai dengan persyaratan.
“Pembicaraan saya dengan Wali Kota Medan adalah dalam rangka melakukan tukar pikiran, dengan adanya itu diharapkan Pemko Medan bisa melangkah membangun sistem manajemen mutu ISO 9001:2008,” ucapnya.

Hendrumal menegaskan, Kota Medan sudah terpilih untuk melaksanakannya. Namun, semuanya tergantung dengan surat dari pimpinan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

“Bila ini sudah ada, artinya sudah resmi. Tetapi secara informal kami merasakan persyaratan utama sudah terpenuhi,” bebernya.
Wali Kota Medan, Rahudman Harahap mengatakan, sampai saat ini Pemko Medan terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, disiplin para PNS Pemko Medan juga terus ditingkatkan guna mendukung kinerja yang maksimal.
“Kita menyambut baik dan ini yang perlu dikembangkan guna meningkatkan pelayanan publik, untuk itulah saya minta kepada Asissten Adminsitrasi Umum untuk terus berkoordinasi,” katanya.

Rahudman menyatakan, khusus kepada Dinas Kesehatan sebagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar terus meningkatkan pelayanan. Sebagai dinas yang berurusan langsung dengan masyarakat sangat baik bila terus melakukan perbaikan dan pembenahan pelayanan.
“Dalam kerangka itu Pemko Medan terus melakukan upaya peningkatan kesejahteraan kepada para pegawai dengan memberikan tunjangan secara bertahap,” tegasnya. (adl)

Tunggu Legalitas Pelayanan Internasional

Launching penerapan pelayanan sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 di Pemko Medan hanya menunggu hari. Pasalnya, keputusan penerapan sistem manajemen tersebut masih menunggu surat dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB).
Pernyataan itu disampaikan Asisten Administrasi Umum Ceko W Ritonga. Dia membeberkan, guna menuju langkah penerapan secara keseluruhannya, Pemko Medan tinggal menunggu legalitas saja.

“Sesuai dengan sistem pelayanan pada kesehatan. Pak Wali juga sudah komitmen akan melaksanakan penerapan tersebut,” ujarnya.
Ceko menegaskan, sesuai dengan komitmen Wali Kota Medan Rahudman Harahap. Tentunya fondasi untuk menuju sistem pe-layanan standar dunia sudah disiapkan, bahkan dasar-dasarnya sudah menunjukkan ke arah perbaikan. (adl)

Kisah Polmed Raih ISO

Mantan  Direktur Politeknik Negeri Medan, Ir H Zulkifli Lubis menceritakan perjuangan mendapatkan sertifikat manajemen mutu ISO 9001:2008 sangat panjang. Apalagi, PT SGS tidak sembarangan dalam mengeluarkan sertifikat manajemen mutu itu.
Berkat kerja keras semua pihak, terutama dosen dan pegawai sertifikat manajemen ISO itu bisa diraih. “Kami mempertahankan sertifikat ISO itu, apalagi setiap satu semester dievaluasi hingga masa berlaku sertifikat tiga tahun,” ujarnya.
Dalam acara itu, Polmed menggelar lomba robot tingkat mahasiswa, lomba mahasiswa berprestasi setiap program studi, penilaian karyawan terbaik bidang teknisi, staf administrasi, dosen, dan ketua program studi. Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi semua civitas akademika Polmed.
Zulkifli berharap, semua mahasiswa bisa berkompetisi ke arah yang positif, guna membangun Polmed di masa mendatang. (adl)

Setiap 6 Bulan Tim ISO Memantau

Sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 ternyata sudah disiapkan oleh Dinas Kesehatan Kota Medan. Sebagai satu contohnya, Puskesmas Glugur Darat sudah mendapatkan sistem manajemen mutu tersebut.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, dr Edwin Effendi MSc. Dia menyebutkan, ISO 9001:2008 yang diperoleh pada akhir tahun 2010 itu mendapat penilaian terbaik tentang kepegawaian, tenaga kerja, kelengkapan sarana dan pelayanan publik sudah memuaskan. Dengan kriteria itu bisa diketahui sasaran pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

“Setiap enam bulan sekali, tim dari ISO langsung dan terus melakukan pemantauan terhadap sistem kesehatan di Kota Medan. Jadi kami tetap melakukan persiapan dan selalu mengaudit setiap pekerjaan serta saling mengoreksi,” ungkapnya.

Menurut dia, pembinaan terus dilakukan agar tetap memperoleh ISO 9001:2008. Paramater pencapaian kerja yang dilakukan tetap melalaui pendekatan penilaian kepuasan masyarakat.

“Jadi setiap pegawai harus berjiwa peduli dan bersikap santun,” ingatkannya. (adl)

Kado Pep

Real Madrid vs Barcelona

Pelatih Barcelona Josep Guardiola mendapatkan kado istimewa di hari ulang tahunnya, kemarin (18/1). Pasalnya, selain sukses mengalahkan Real Madrid, Guardiola juga berhasil menyamai rekor mentornya, Johan Cruyff.

Memainkan pertandingan leg I perempatfinal Copa del Rey di Santiago Bernabeu, Barca membungkam Madrid dengan skor 2-1. Kemenangan ini menandai ulang tahun Guardiola yang tepat berusia 41 tahun pada 18 Januari 2012.

Itu merupakan kemenangan kesembilan yang dibukukan Barca dalam El Clasico sejak dilatih oleh Guardiola pada 2008 lalu.
Menurut Infostrada, pelatih yang akrab disapa Pep itu kini sejajar dengan Cruyff yang mencatatkan rekor kemenangan yang sama atas Madrid semasa melatih Barca pada 1988-1996.

Sementara statistik Opta mencatat Guardiola kini memenangi pertandingan melawan Madrid lebih dari tim manapun sejak menjadi entrenador.
Di pertandingan itu, Cristiano Ronaldo berhasil membawa Madrid unggul duluan hingga babak pertama. Namun, di babak kedua tandukan Carles Puyol sukses menyamakan kedudukan sebelum akhirnya gol Eric Abidal di menit 77 memastikan Barca tampil sebagai pemenang.
Dengan keunggulan ini, Barca diuntungkan dalam melakoni partai leg II di Camp Nou, sepekan mendatang. Lionel Messi dkk. hanya butuh hasil imbang untuk lolos ke babak semifinal.

Menanggapi hasil yang diraih timnya itu, Pep mengaku senang, namun meminta anak asuhnya untuk tetap fokus menatap leg kedua yang berlangsung 25 Janurai nanti.

“Kami mendominasi, kami menciptakan banyak peluang dan sekali lagi kami bangga bisa menang, tapi kami baru menjalani separuh perjalanan,” sahut Guardiola di AS.

Sementara itu pelatih Real Madrid Jose Mourinho mengaku siapa bertangung jawab atas kekalahan yang dialami Los Merengues.
“Tanggung jawab ada di pundak saya, khususnya di saat tim saya menelan kekalahan. Kemenangan ada di pundak banyak orang, namun kekalahan hanya ada di satu orang. Saya sudah lama berkecimpung di dunia sepakbola. Jadi, saya paham tentang hal ini,” tambah Mourinho.
Selanjutnya Mourinho mengatakan bahwa gol penyama kedudukan yang dilesakkan kapten Barcelona Carles Puyol membuat mental bertanding anak asuhnya luruh.

Sejauh ini Real Madrid dan Barcelona telah berhadapan sebayak tujuh kali di ajang Copa del rey. Real Madrid menang 3 kali, sedang Barcelona menang 4 kali. Artinya, jika pada leg kedua nanti Los Merengues mampu mencuri kemenangan di Nou Camp, maka rekor pertemuan antara kedua tim di ajang Copa del Rey menjadi imbang 4-4. Namun jika Iker Casillas kembali mengalami kekalahan, maka Barcelona semakin jauh meninggalkan seterunya itu dengan rekor  5 kali menang dan 3 kali kalah. Mampukah Merengues? (bbs/jpnn)

Bernabeu Milik Barca

KEMENANGAN 2-1 yang didapat Barcelona atas Real Madrid menuliskan rekor  baru yang belum pernah dibuat klub lain sebelumnya. The Catalans kini tak terkalahkan dalam tujuh pertandingan beruntun di Santiago Bernabeu.

Tak ayal, hasil tersebut mencatatkan sebuah rekor memalukan di kubu Los Blancos dan catatan hebat di pihak The Catalans. Dikutip dari Infostrada, Barcelona jadi klub pertama yang berhasil melewati tujuh pertandingan secara beruntun di Bernabeu tanpa sekalipun menderita kekalahan. Rekor mereka adalah lima kemenangan dan dua kali imbang dengan selisih gol 18-7.

Catatan bagus Barcelona tersebut dimulai saat mereka secara luar biasa menggilas Madrid dengan skor 6-2 di paruh kedua musim 2008/2009. Semusim berselang di tempat yang sama, Barca kembali pulang dengan kemenangan 2-0.

Pada musim 2010/2011 Madrid terhindar dari kekalahan, meski mereka tak juga menang setelah cuma bisa bermain imbang 1-1 di ajang La Liga.  (net/jpnn)

Llorente Menangkan Leones

BILBAO-Sejak laga digulirkan, anak-anak asuh Marco Bielsa tampil dominan di hadapan pendukungnya di San Mames dan memiliki sejumlah peluang, di mana kesempatan terbaik datang dari bek Jon Aurtenetxe.

Namun, upaya Aurtenetxe berhasil digagalkan Juan Calatayud di bawah mistar gawang Mallorca. Gawang Gorka Iraizoz sendiri sempat terancam bahaya lewat aksi Michael Pereira yang sukses meloloskan diri dari barisan pertahanan Athletic. Beruntung, antisipasi Iraizoz sukses menjaga gawang tuan rumah tetap aman.

Athletic akhirnya membuka keunggulan ketika laga bergulir 35 menit melalui Fernando Llorente yang menyambut umpan silang Oscar de Marcos. Keunggulan 1-0 bagi tuan rumah bertahan hingga turun minum.

Armada Los Leones (julukan Bilbao) menggandakan keunggulan mereka di menit ke-59 melalui Iker Munian, yang lolos dari penjagaan sekaligus memastikan kemenangan Athletic.

Mallorca bukannya tinggal diam menyaksikan keunggulan Athletic. Namun, pertahanan rapat Athletic membuat skuad besutan Joaquin Caparros frustrasi.
Mallorca berharap bisa membalikkan keadaan ketika menjamu Athletic pada leg kedua yang digelar di Ibeorstar Stadium, Kamis (26/1) dini hari WIB.
Athletic dan Mallorca berpeluang melenggang ke babak semi-final dan berhadapan dengan pemenang laga antara Espanyol dan klub divisi tiga La Liga Mirandes. Saat ini, Espanyol menggenggam keunggulan 3-2 di leg pertama. (net/jpnn)