27 C
Medan
Friday, January 2, 2026
Home Blog Page 14160

Ditanggapi dengan Enteng

KISAH ASMARA ANGIE

JAKARTA-Wakil Sekjen Partai Demokrat Angelina Sondakh memilih bungkam daripada menanggapi pemberitaan tentang terungkapnya jalinan asmaranya dengan salah seorang penyidik KPK Kompol Brotoseno. Angelina kemarin tidak terlihat di kediamannya di kawasan Cilandak. Dia juga tak ada di ruang kerjanya di lantai 22 Gedung Nusantara I kompleks DPR/MPR/DPD di Senayan Satpam yang menjaga kompleks kediamannya mengatakan sudah beberapa hari ini tidak melihat janda mantan artis dan politikus Adjie Massaid itu. Sejumlah staf khusus anggota DPR juga mengatakan tidak melihat kehadiran dia di DPR sejak sepekan lalu. Sempat beredar kabar di dunia maya bahwa Angie tengah berada di sebuah hotel di Singapura. Namun, tidak ada yang bisa mengonfirmasi kebenarannya.

Nah, kemarin, melalui akun jejaring sosial Twitter, @sondakhangelina, Angie mengabarkan bahwa dirinya tengah menikmati hidup dengan berenang dan menyelam di Pulau Siladen, kawasan Taman Nasional Bunaken, Manado. “Swim and Dive Siladen Manado is Wow! so beautiful…,” katanya yang di-upload sekitar pukul 10.00. Seakan menjawab pemberitaan tentang dugaan korupsi kasus wisma atlet SEA Games dan hubungan asmaranya, mantan Putri Indonesia itu melanjutkan kalimatnya. “Aku nikmati saja irama kalian, que sera sera, whatever will be will be:) Allah selalu bersama orang-orang yang sabar.”

Namun, tak berselang lama dua kicauan tersebut dihapus. Menariknya, Angie dalam bio-nya di akun @sondakhangelina memasang status tentang rasa kangen kepada Adjie Massaid: desperately missing my hubby. Angie juga masih memasang foto ketika tengah berpelukan dengan Adjie dalam balutan baju pengantin. Pada pukul 11.15, Angelina mengirimkan serangkaian twit yang diberi tanda pagar #pelajaran. “Smuaujianhrsdihadapi& dilewati dgn kjrnihan hati& pikirn, keikhlasan, kekuatan doa+usaha agr lbh matang sbg makhluk Allah.”

Seperempat jam kemudian Angie menulis twit keduanya, “Bhwa derajat hub dgn ssama tdk ad yg bs menakar kcuali Allah & stp pribdi, shg sgt mustahil bila smua bs paham dgn psti akn hal tsb.” Kisah asmara ini telah mengundang banyak spekulasi publik. “Apapun alasannya, kisah asmara ini pasti akan mengundang spekulasi publik,” kata Anggota Komisi III DPR RI Aboebakar Al- Habsy, Sabtu (10/12), di Jakarta. Dia menegaskan, jika apa yang dikatakan Ketua KPK Busyro Muqaddas benar bahwa penyidik itu tidak menangani perkara Anggie, lantas pertanyaannya dari mana mereka berkenalan. “Apalagi hubungan mereka dikatakan telah berjalan dua bulan. Ini sejalan dengan lama waktu pemeriksaan Anggie di kasus Wisma Atlet,” kata Aboebakar.

Maka dari itu, Aboe berpandangan perlu dilakukan audit kinerja atas perkara Wisma Atlet. “Ada atau tidak hubungan pacar Anggie yang penyidik KPK dengan perkara Wisma Atlet. (Bagaimana pun) dia (pacar Angie) adalah orang dalam,” katanya. Ia menambahkan, kasus ini terlanjur mencuat, makanya publik harus diyakinkan bahwa penindakan kasus Wisma Atlet telah berjalan secara profesional. “Dan hal ini hanya dapat dilakukan dengan audit kinerja,” kata dia menegaskan. Lebih jauh dia berharap KPK baru, dapat mengerjakan audit kinerja itu.

“Apalagi audit kinerja adalah salah satu program yang pernah dipresentasikan pimpinan KPK pada waktu fit and proper test,” katanya. Sedangkan Ketua Presidium Indonesian Police Watch (IPW) Neta S Pane, melihat hubungan Angelina Sondakh dengan penyidik KPK mencerminkan lembaga anti korupsi itu sering berhubungan dengan orang berperkara. “Kasus ini sebuah gambaran bahwa orang-orang KPK ternyata suka berhubungan dgn pihakpihak yang berperkara. Kita jadi ingat dengan apa yg diungkapkan Nazarudin (tersangka Wisma Atlet) bahwa dia berhubungan dengan sejumlah orang KPK,” kata pria yang juga Deklarator Pengawas KPK, kemarin.

Dijelaskan Neta, dengan adanya sejumlah pengakuan bekas Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazarudin tentang keterlibatan Anggelina alias Angie terakhir di persidangan, membuat hubungan asmara itu menjadi sebuah skandal yang paling spektakuler. “Ini harus dicermati pimpinan KPK maupun kelompok-kelompok masyarakat anti korupsi,” ujarnya. Ia memaparkan, untuk membuktikan tidak adanya pengkebirian terhadap KPK dengan adanya skandal asmara ini, sudah waktunya KPK memeriksa Anggie sebagai tersangka.

“Apalagi pengakuan Nazaruddin tentang keterlibatan Anggie sudah diungkapkan berulang-ulang,” katanya. Menurutnya, hubungan asmara antara wanita dan pria adalah hal yang wajar. Tapi, tegas dia, hubungan asmara antara wanita yang kasusnya tengah dilakukan penyelidikan oleh KPK dengan pria penyidik di lembaga anti korupsi itu, merupakan sebuah skandal yang spektakuler. “Apalagi ada Undang-undang yang melarang pihak KPK berhubungan langsung atau tidak langsung dengan pihak-pihak berperkara,” katanya. Menurutnya, hubungan asmara ini bisa dinilai sebagai sebuah strategi melumpuhkan KPK. “Setidaknya untuk melokalisir penanganan kasus wisma atlet yang diduga melibatkan banyak pihak,” ungkap Neta. Karenanya, Neta mendesak perlu diusut secara serius, apa motif skandal ini sesungguhnya. “Dan dilakukan tindakan tegas terhadap orangorang yang terlibat,” kata dia. (kuh/c4/kum/boy/jpnn)

4 Ruko Dilalap Sijago Merah

Membara di Bulan Purnama

MEDAN- Di saat warga menikmati proses gerhanabulan tadi malam, Sabtu (10/12), kebakaran terjadi di Jalan Letda Sujono, Percut Seituan. Si jago merah yang membara sekitar pukul 19.30 WIB itu, menghanguskan empat ruko. Tidak ada korban jiwa namun kerugian diperkirakan ratusan juta. Amatan Sumut Pos di Jalan Letda Sujono, Percut Seituan, polisi terpaksa mengalihkan arus lalu lintas. Polsekta Percut Seituan masih melakukan penyelidikan dan memintai keterangan dari sejumlah saksi.

Berdasarkan informasi sementara yang diperoleh di lapangan, api berasal dari bengkel milik Baharuddin (43) yang menjual spare part sepeda motor dan dengan cepat menyambar tiga ruko lainnya yang ditempati Agus (45), Butet (36) dan rumah makan family Saudara, Kak Uli (38). Penuturan Misnar (45), warga yang juga Tim SAR Percut Seituan, api melalap empat ruko dan penyebab kebakaran belum diketahui pasti. “Tidak tahu asal api tapi yang pasti kerugian ratusan juta. Untuk korban jiwa tidak ada korban jiwa,” katanya.

Sementara itu S Panjaitan (32), warga sekitar mengaku tidak begitu tahu penyebab kebakaran. Namun ia menyaksikan api dengan cepat menyambar. “Api dari bengkel milik Baharuddin. Api dengan cepat menyambar karena didalam bengkel ada tabung gasnya dan ada jual bensin pula,” ucapnya. Serma Ahyar, anggota Kodam I/BB yang tiba dilokasi kejadian menuturkan, kebakaran berasal dari bengkel milik Baharuddin dan menyambar tiga rukolainnya. “Api langsung menyambar tiga ruko lainnya dan untuk korban jiwa tidak ada,” pungkasnya.

Ditambahkannya, petugas pemadam kebakaran tiba dilokasi dengan cepat dan warga membantu memadamkan api. “Warga juga langsung kooperatif dimana warga juga ikut memadamkan kebakaran,” ungkapnya. Ade (45), Wadanru Pemadam Kebakaran mengaku sudah berupaya secepatnya tiba di lokasi. “Mobil pemadam yang diturunkan lebih kurang 15 unit.

Kendala yang dihadapi karena malam minggu sehingga jalanan sedikit macet dan itu pun kami tiba dilokasi dengan cepat dan dibantu warga agar api tidak menyambar,” ujarnya. Kanit Reskrim Polsekta Percut Seituan, AKP Faidir Chaniago SH menuturkan, pihaknya masih memintai keterangan dari saksi-saksi. Kapolsekta Percut Seituan, Kompol Maringan Simanjuntak saat dimintai keterangan juga enggan berikan komentar. “Kita tidak bisa menduga-duga dan masih dalam penyelidikan,” sebutnya.(jon)

Sebelum Bertanding Tak Lupa Berhias

Lindswell, Atlet Wushu Peraih Emas di Sea Games ke 26

Sebagai atlet wushu yang berprestasi, Lindswell, peraih emas pertandingan Sea Games ke 26 di cabang olahraga wushu ini tak lupa untuk menjaga penampilannya. Meski menekuni olahraga ‘keras’, tak membuatnya lupa berdandan. Bahkan, sebelum bertanding, Lindswell menyempatkan diri untuk memakai make up di wajahnya.  

WUSHU juga mengajarkannya untuk tampil lebih feminim. Sebab, wushu menampilkan keindahan gerak, yang ditunjang dengan pakaian dan rias wajah,” ujar bungsu dari 6 bersaudara ini. Lindswell mengaku, awal terjun sebagai atlet wushu, dirinya berpenampilan tomboy. Sampai-sampai, dia mengatur langkah berjalannya seperti laki-laki biar terlihat gagah. “Tetapi abang dan pelatihku menyarankan agar aku tak perlu berpenampilan tomboy.

Aku disarankan untuk tampil sebisa mungkin secara feminim. Syukurnya aku bisa merubah tomboyku.

Malah, sekarang orang lain tidak pernah nyangka kalau aku atlet,” ungkapnya sambil tertawa. Bukan disaat bertanding saja Lindswell peduli akan kecantikan, tapi juga di kehidupannya seharihari. Sebab, kata dia, jika perempuan tomboy atau feminimin mampu menjaga penampilannya, maka akan membuat orang lain senang melihatnya. “Tampil cantik, bersih dan rapi akan membuat orang lain senang memandang kita, bukan hanya lawan jenis,” ucap Lindswell.

Disadarinya, dengan fisik berkulit putih mulus, wajah oriental dan rambut lurus, ia terkadang menjadi objek godaan pria. Walau belum pernah menerima yang namanya perlakuan tidak menyenangkan dari pria, bukan berarti dirinya tidak menjaga diri. “Jangan kasih kesempatan pada lelaki yang melecehkan wanita. Aneh sekali, ada pria yang suka lecehkan perempuan, apa dia tidak ingat dengan ibu nya di rumah? Menurut aku, lelaki itu tidak normal,” lanjutnya. Berbicara tentang lawan jenis, baginya untuk menarik lawan jenis dengan penampilan itu tidak efektif. Menurutnya, penilaian seseorang akan penampilan itu berbeda. “Tidak semua pria suka wanita rambut panjang, ada juga yang suka rambut pendek.

Rambut pendek bukan berarti tak feminim kan?” tambahnya. Karena itu, aneh baginya bila sudut pandang pria terhadap wanita hanya berdasarkan penampilannya saja. Begitu juga, sudut pandang wanita terhadap dirinya sendiri berdasarkan kecantikan saja. “Kalau cantik itu relatif ya. Kalau pria masih menilai wanita berdasarkan penampilan dan kecantikannya, saya rasa pria itu masih kuno dan tak gentlemen atau bukan pria sejati,” ungkap nya. Menurutnya, lelaki yang modern dan berkembang sesuai zaman adalah lelaki yang tidak menempatkan wanita sebagai pajangan di rumah saja, tapi harus mampu mengajak wanitanya untuk bisa berdiskusi tentang masalah apapun. “Kalau pria zaman dulu itu selalu mencari wanita yang cantik. Makanya ada sebutan Kembang Desa atau Bunga Desa.

Tapi kalau sepengetahuan saya, zaman sekarang, pria itu mencari wanita yang bisa diajak diskusi,” kata dia. Bicara soal masa depan dan cita-cita, gadis kelahiran Binjai 24 September 1991 ini akan terus menekuni olahraga wushunya. Saat ini ia tengah kuliah ditengah kesibukannya berlatih.

Bahkan, dia tercatat sebagai mahasiwa USU Fakultas Psikologi. “Saya tidak mau hanya dipandang sebagai atlet, masa saya menjadi atlet ada batasnya. Jadi saya mempersiapkan diri dengan bekal ilmu juga sebagai prioritas masa depan saya,” ungkapnya. Wanita berkulit putih ini mengaku sengaja memilih jurusan psikologi untuk menunjang kariernya. “Bagi seorang atlet, yang penting adalah keahlian dan mental. Dengan menguasai ilmu jiwa, mental saya dapat dijaga dalam pertandingan. Jadi sangat pas dengan olahraga yang saya tekuni,” ungkapnya. Lindswell mengaku, awal memilih olahraga wushu karena ia hanya ikutikutan saja dengan abang kandungnya yang telah terlebih dulu di olahraga wushu.

Tapi, seiring berjalannya waktu, kini wushu menjadi bagian jiwanya. Apalagi, olahraga ini telah digelutinya sejak usianya 9 tahun. “Wushu olahraga yang menggabungkan beladiri dan seni, jadi ada kekuatan dan kelembutan bersatu di dalamnya. Keren bangetlah,” ungkapnya. Nah, ketenarannya sebagai atlet yang mengharumkan nama Sumut dan Indonesia ini, sempat membuatnya begitu bangga bercampur gugup. Ia banga karena bisa mengharumkan nama Indonesia. Tapi ia juga gugup saat harus diwawancarai wartawan. “Bigung mau jawab apa apa kalau ditanya wartawan, jadinya gugup,” pungkasnya tersenyum. (juli ramadhani rambe)

Chevrolet New Captiva 2.0 L Meluncur di Medan

MEDAN- Setelah sukses menghadirkan Chevrolet Captiva dipasar otomotif Indonesia, Chevrolet kembali mengeluarkan Captiva 2.0 L. Varian Captiva baru ini dilengkapi fitur canggih di kelasnya, juga dengan tampilan wajah baru dan performa yang le bih baik dari model sebelumnya.

“Kami bangga memperkenalkan Chevrolet New Captiva 2.0L Diesel untuk konsumen kami di Sumut yang menginginkan SUV (sport Utility Vehicle),” ujar Regional Operation Manager PT General Motor Indonesia, Hin Robin dalam acara launching Chevrolet New Captiva Diesel 2.0 L, kemarin (10/12) di dealer Mega Center Auto (MCA) di Jalan Letda Sudjono, Medan. Fitur di mobil keluaran Amerika dengan tujuh tempat duduk ini, seperti Electric Parking Brake (EPB).

”Ini yang menjadi kelebihan kita dibandingkan dengan kompetitor, makanya kita optimis dengan Captiva diesel terbaru,” tambah Robin. Untuk fitur Electric Parking Brake, merupakan tekhnologi terbaru, dimana teknologi ini secara otomatis mengetahu jarak parkir yang aman, sehingga pengemudi, lebih nyaman dalam melakukan parkir. “Parkirkan tempatnya sudah ditentukan, batasan dan jarak. Jadi dengan tekhnologi ini, akan memudahkan pengemudi mencari jarak aman,” ujar Branch Manager PT Mega Center Auto Niaga, Apri Sianturi.

New Captiva Diesel 2.0L FWD mengusung mesin 2.0L DOHC, variable Geometry Tubocharger with Intercooler. Yang mampu menghasilkan tenaga maksimum 163 PS pada putara 3.800 rpm dan torsi maksimum 360 Nm pada putara 1.750-2.750 rpm lewat transmisi enam percepatan otomatis GM tiptonic. Dengan mesin yang digunakan dan torsi yang didapat, dapat dipastikan bahwa mobil ini hemat bahan bakar. “Kita belum pernah menguji secara resmi pemakaian bahan bakar, tetapi bila dilihat dari torsi yang dihasilkan, dapat dipastikan bahwa ini hemat BBM,” lanjut Robin.

Sejumlah kemewahan juga dapat dilihat dari desain interior. Dengan paduan warna kayu, interior mobil terkesan elegan. Dan fitur sound system yang sudah menggunakan 3D surround sound, sehingga suara yang dihasilkan lebih bertenaga dan bas yang didapat lebih baik. Mobil ini juga sangat nyaman, dengan bangku dan bagasi luas. Bagian bagasi juga tersedia satu laci untuk penyimpanan. (ram)

GStar GLX888 Dilengkapi Cover 3 in 1

Flash Unlimided Sensation di Atrium Plaza Medan Fair

MEDAN– Masih ada kesempatan sampai hari ini (11/12) bagi Anda yang ingin mengunjungi arena pameran Flash Unlimided Sensation di Atrium Plaza Medan Fair. Banyak penawaran menarik yang sayang Anda lewatkan di event promo akhir tahun Telkomsel ini. Selain mendapatkan harga khusus untuk berbagai produk dan layanan, pengunjung juga berkesempatan membawa pulang berbagai hadiah menarik. Termasuk hadiah utama Samsung Galaxy Tab yang diundi hari ini. P

roduk–produk yang disediakan semuanya dibundling dengan Telkomsel Flash. Mulai dari tablet, modem, dan handphone qwerty. Telkomsel menggandeng beberapa mitra untuk meramaikan event pameran kali ini, seperti, MKN, Blueberry, Global, MLW, Samsung dan GStar. Di konter GStar, bisa didapati deretan handphone qwerty terbaru kaya fitur. Salah satunya yang terbaru adalah GStar GLX888.

Handphone ini dilengkapi sarung mewah yang berfungsi 3 ini 1. Sebagai cover, batrai, dan speaker. Handphone seharga Rp455.000 ini termasuk yang banyak dilirik pengunjung. ‘’Kesannya megah, fungsinya juga mewah,’’ujar Iwan salah satu pengunjung. Type lainnya yang tersedia G-Star Q86- TV seharga Rp250 ribu. Handphone yang dilengkapi fitur TV ini terdapat banyak pilihan warna seperti pelangi. Sehingga Anda bisa memilih warna yang Anda suka. Tidak hanya handphone, modem berbagai merek dan type juga tersedia dengan harga murah.

Modem Speed Up82 misalnya, ditawarkan dengan Rp199 ribu. Modem Speed Up youth ditawarkan dengan harga Rp299 ribu dari harga normal Rp349, speed up lifestyle dari harga normal Rp499 ribu menjadi Rp449, dan speed up pro yang dalam event ini ditawarkan harga Rp699 dari harga normal Rp799.

Event yang disiapkan Telkomsel sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan ini sangat disambut positif pengunjung. ‘’Acara ini sangat bermanfaat. Kita jadi lebih mengenal layanan internet dengan produk-produk Telkomsel. Apalagi promonya cukup menarik. Setiap pembelian produk mendapat bonus gratis layanan internet unlimited,’’sebut Rika warga Helvetia Medan. Melalui kegiatan Flash Unlimided Sensation ini pelanggan juga bisa saling bertemu dengan pelanggan lainnya untuk saling sharing dan merasakan langsung sensasi berinternetan cepat dan berkualitas dari Telkomsel Flash. (*/sih)

Warga Serbu Rumah Ketua PAC LMP

Tunggurono Kembali Bergolak

BINJAI- Konflik sengketa lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PTPN 2 Sei Semayang, tepatnya di Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, kembali bergejolak. Ratusan warga dengan penuh emosi menyerang dan menduduki rumah Parlin yang juga Ketua PAC Laskar Merah Putih (LMP) Binjai Timur, Sabtu (10/12) pukul 10.00 WIB. Puncak emosi ratusan warga yang tinggal di Lingkungan VIII itu, setelah Parlin, yang sebelumnya diminta warga untuk meninggalkan rumahnya karena dinilai meresahkan, malah kembali ke rumahnya bersama istri serta puluhan anggotanya.

Ratusan warga pun berkumpul untuk melakukan penyerangan ke rumah Parlin. Setelah itu, ratusan warga ini pun langsung menuju rumah Parlin. Setibanya di rumah Parlin, warga yang sudah dilengkapi bermacam senjata sempat ingin membakar rumah Parlin. Sementara, Parlin bersama istri dan puluhan anggotanya berada di dalam rumah.

Beruntung aksi nekat warga ini diketahui petugas Polsek Binjai Timur yang berpatroli menjaga kemanan di wilayah tersebut. Berselang beberapa menit, puluhan personel Polres Binjai tiba di lokasi. “Kami nggak mau dia di kampung kami. Selama dia ada di sini, kami tak tenang. Sebab, setiap hari anggotanya selalu menakut-nakuti kami dengan klewang,” teriak warga yang sudah mengepung rumah Parlin.

Melihat situsai semakin tegang, petugas terpaksa mengamankan istri Parlin, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Setelah mengamankan istri Parlin, petugas juga mengamankan Parlin beserta puluhan anggotanya. Parlinsempatmenolakdanmengaku siap mati di rumahnya. “Saya tidak mau Pak. Kami mau berjuang, Allahu Akbar….. biarkan saya mati di rumah ini. Tolong Pak, saya hargai upaya petugas yang mau menjaga keamanan saya. Tapisaya minta, tinggalkan saya di rumah ini, biar saya mati di rumah ini,” ujar Parlin tegar.

Namun setelah mendapat pengarahan dari Kapolsek Binjai Timur AKP Ismui dan sejumlah petugas lainnya, Parlin beserta puluhan anggotanya bersedia ikut. Hanya saja, Parlin meminta kepada Kapolsek untuk menjaga rumahnya agar tidak dirusak warga. Menanggapi permintaan Parlin itu, Kapolsek Binjai Timur AKP Ismui, setuju untuk menjaga rumahnya agar tidak dirusak. “Oke, rumah ini kami jaga,” kata Ismui. Selanjutnya, puluhan anggota Parlin diangkut menggunakan mobil polisi.

Sementara, Parlin ingin mengendarai mobil pribadinya, tetapi dilarang oleh petugas, karena dapat membahayakan dirinya sendiri. Lagi-lagi, petugas terpaksa membujuk Parlin untuk ikut ke mobil polisi. Setelah dibujuk, barulah Parlin masuk ke mobil polisi dan dibawa ke Polres Binjai. Meski Parlin sudah diamankan, tapi situasi di rumah Parlin tetap tegang. Sebab, ratusan warga yang sudah emosi ingin tetap merusak rumah Parlin. Bahkan , rumah Parlin yang dijaga petugas, tetap dirusak oleh ratusan warga. (dan)

Diarak Pakai Sepeda Ontel

Komandan CPM Kapten Abdul Karim Tinggalkan Tebing Tinggi

ADA yang unik dari acara pelepasan Komandan CPM Kapten Abdul Karim yang telah berakhir masa tugasnya di Kota Tebing Tinggi. Untuk melanjutkan tugasnya di Sumatera Barat, Kapten Abdul Karim diarak pakai sepeda ontel hingga ke perbatasan Kota Tebing Tinggi, Kamis (8/12) lalu. Terlihat Kapolres Tebing Tinggi AKBP Andi Rian Djajadi Sik dengan gagahnya mengayuh sepeda ontel dari halaman Mapolres Tebing Tinggi menuju ke perbatasan. Tak ketinggalan , Bapak Pembina Ontel Sumatera Utara yang juga Waka Polres Tebing Tinggi Kompol Safwan Khayat Mhum mengayuh sepeda ontel dengan penuh senyum.

Kapten CPM Budi Arianto, komandan yang baru juga tidak mau ketinggalan. Dia pun menyusul, mengayuh sepeda ontel mendampingi rekan-rekan lainnya. Ada juga komunitas sepeda ontel Tebing Tinggi yang tergabung dalam Sepakat (Sepeda Antik Kota Tebing Tinggi) yang dipimpin Ketua Ontel Tebing Tinggi Suhu Darma Surya turut melepas Kapten Abdul Karim. Puluhan sepeda ontel menyusuri jalan inti di Kota Tebing Tinggi sejauh empat kilometer, mulai dari Jalan Suprapto hingga ke Jalan Sudirman Kota Tebing Tinggi. Ini menjadi kenangan yang tidak terlupakan oleh Kapten CPM Abdul Karim. Bahkan, saat memberikan salam perpisahan, dia tak mampu menahan tetesan air matanya.

“Semenjak saya kenal sepeda ontel ini, banyak pengalaman kita dapatkan. Sepeda ontel ini juga sebagai wujud jalinan silatuhrami, ada ikatan batin kuat didalamnya, seakan semangat kekelurgaan tidak bisa terpisahkan,” ucap Abdul Karim. Kapolres Tebing Tinggi AKBP Andi Rian Djajadi Sik merasa bangga dengan keberhasilan Polri dan TNI dalam menjalin kerjasama dan membuat suasana kondusif di Kota Tebing Tinggi hanya dengan sepeda ontel.(mag-3)

Perempuan Harus Bisa Hargai Diri Sendiri

KASUS kekerasan terhadap perempuan baik secara fisik, maupun psikologis di Indonesia ternyata masih cukup tinggi. Dari kekerasan yang terjadi dalam rumah tangga, sampai kekerasan yang dialami para TKW di luar negeri. Aktivis-aktivis perempuan pun banyak bermunculan untuk menuntut persamaan hak dan keadilan, misalnya dengan melakukan demo. “Menurut saya, itu bukan cara yang paling tepat untuk mendapatkan persamaan hak untuk perempuan,” ungkap Melanie Subono, saat peluncuran buku ketiganya, Cerita Segelas Kopi, di Toko Buku Gramedia, Grand Indonesia, Jakarta, baru-baru ini. Bagi Mel, begitu ia biasa disapa, banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi berbagai permasalahan perempuan, salah satunya melalui musik, menulis blog, sampai edukasi.

“Namun yang paling penting untuk mengatasi hal ini adalah adanya penghargaan terhadap diri perempuan itu sendiri,” ungkap perempuan yang sejak tahun 2009 menjadi Duta Sahabat Peduli Perempuan dari Komnas Perempuan. Menurutnya, sampai saat ini kekerasan terhadap perempuan masih sering terjadi karena perempuan pada dasarnya masih kurang menghargai dirinya sendiri. Banyak perempuan Indonesia yang belum mau berjuang mempertahankan dan mendapatkan keadilan untuk dirinya sendiri, sehingga masih bergantung pada orang lain untuk memperjuangkan nasib mereka. “Salah seorang teman saya seorang yang aktivis perempuan yang selalu berjuang untuk menentang poligami, dan ia ada di barisan depan ketika berdemo.

Namun ternyata ketika suaminya akhirnya berpoligami, dia hanya bisa pasrah dan nrimo saja karena takut tidak ada yang menjamin hidupnya lagi jika bercerai. Ini membuktikan bahwa perempuan masih kurang menghargai dirinya sendiri,” tukasnya. Kurangnya penghargaan perempuan terhadap diri sendiri berdampak pada sikap menerima setiap perlakuan buruk yang diterima. Bentuk perlakuan yang kurang menghargai diri juga terlihat dari kurangnya kemampuan para perempuan menerima kondisi fisik atau kehidupan mereka. Misalnya, melakukan operasi plastik untuk mengubah bentuk wajah, sampai memutihkan kulit. “Satu yang saya ingin tegaskan pada semua perempuan, bahwa kalian semua cantik apa adanya kalian, jadi nggak perlu melakukan itu semua,” tegasnya.

Namun, bukankah semua perempuan berhak untuk tampil cantik dan merawat diri? “Itu benar, namun ada batas-batas dimana para perempuan ini sudah kelewat batas untuk mencoba mengubah dan mengingkari jati diri mereka sebenarnya untuk menutupi berbagai kekurangan fisik mereka. Kulit Indonesia ciri khasnya berwarna coklat, walau pakai pemutih apapun juga akan tetap coklat. Jadi tidak usah ngoyo untuk jadi putih,” tambahnya. Penerimaan terhadap semua kondisi yang dialami, dan penghargaan atas diri sendiri, menurut Mel bisa mengurangi berbagai bentuk kekerasan terhadap perempuan. Sebab perempuan sudah berani bersuara, dan berani melawan jika mengalami kekerasan untuk membela diri, dan kemudian menuntut keadilan. “Kalau kita ingin dihargai orang lain, kita seharusnya menghargai diri sendiri dulu,” pungkasnya. (ila/net)

Motif Perebutan Lahan HGU PTPN 2

Bentrok Dua Kelompok Warga di Batangkuis

LUBUK PAKAM- Bentrokan antara kelompok penggarap Pujasena dan kelompok organisasi kepemudaan di Dusun IV, Desa Sena, Batangkuis, Deli Serdang, diduga dilatarbelakangi perebutan 350 Ha lahan HGU PTPN 2. Akibat bentrokan itu, tiga orang terluka. Dari tiga korban yang terluka, satu diantaranya Kopda Parlindungan Harianja (43), bukan Pardomuan Harianja seperti yang diberitakan sebelumnya, anggota TNI AD Yonif Kav 6/Serbu Asam Kumbang, MedanSunggal. SampaiSabtu (10/12), korban masih menjalani perawatan di RSU Mitra Sejati Jalan A Haris Nasution, Medan Johor.

Informasi menyebutkan, bentrokan itu berawal ketika kelompok penggarap Pujasena menebangi pohon sawit produktif di lahan HGUPTPN2diDusunVDesaSena Kecamatan Batangkuis, Selasa (6/ 12) lalu. Aksipenebanganitudihentikan kelompok OKP meski sempat terjadi perdebatan. Lalu pada Jumat (9/12) pukul 10.30 WIB, kelompok Pujasena berjumlah20orangkembalimeninjau lahan itu dengan mengendarai sepedamotor dan melintas di depan rumah ketua organisasi kepemudaan Warsito alias Anto Lembu di Dusun 4.

Di depan rumah Warsito, mereka mengeraskan suara deru mesinnya. Tak terima dengan aksi itu, sorenya pukul 15.30 WIB, sekira 50 orang bersenjata tajam menyerbu posko Pujasena dan terjadi bentrok. Sialnya, Kopda Parlindungan Harianja bersama temannya yang duduk di warung milik Titin tepat di samping posko II Pujasena turut menjadi korban penganiayaan. Bahkan mobil Kijang LGX BK 1679 CN milik Sabar Taringan turut menjadi sasaran. Pantauan di lokasi kejadian pascabentrok, Sabtu (10/12), kedua kelompok saling berjaga-jaga. Posko utama Pujasena dijaga sekitar lima anggotanya. Demikian juga rumah Warsito, sejumlah pemuda juga berjaga di sana.(btr)

Turis Meningkat, Rute Indonesia-Rusia Dibuka

NUSA DUA – Wisatawan Eropa, khususnya Rusia, yang hendak ke Bali akan semakin mudah. Menteri Luar Negeri (Menlu) Marty Natalegawa mengungkapkan, antara Rusia dan Indonesia sudah sepakat untuk membuka rute penerbangan langsung dari Negeri Beruang Merah itu ke Bali. “Jumlah turis dari Rusia makin meningkat, tapi saat ini tidak ada pesawat langsung Rusia dan Bali. Yang ada carter flight,” kata Marty usai penyelenggaraan Bali Democracy Forum (BDF) IV di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua.

Di sela BDF, 8-9 Desember, Marty melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Ketua Parlemen Rusia Ilyas Umakhanov untuk membahas kerjasama kedua negara. Diantaranya, menindaklanjuti pembicaraan mengenai rute penerbangan langsung Rusia-Bali. “Sudah disepakati. Sudah ada persetujuan di bidang perhubungan udara antara Indonesia dan Rusia, tapi sekarang belum ada jalur penerbangan yang regular,” paparnya. Jumlah wisatawan dari Rusia yang berkunjung ke Indonesia cenderung meningkat.

Tahun 2010, jumlahnya mencapai 79.100 orang atau naik sekitar 15 persen dari tahun sebelumnya. Sementara periode Januari-Juni 2011, jumlahnya 46.181 wisatawan dan ditargetkan bisa menyentuh angka 90 ribu orang pada akhir 2011. Selama ini, turis dari Rusia ke Indonesia banyak yang menggunakan jasa penerbangan carter, misalnya dari Moskow, St. Petersburg, Yekaterinburg, dan Novosibirsk. Jika menggunakan penerbangan regular, turis melalui Singapura, Doha, Dubai, Abu Dhabi, Frankfurt, atau Amesterdam.

“Hubungan RI dan Rusia sangat erat, sudah 61 tahun. Tentu masih banyak peluang agar bisa lebih meningkat,” kata Marty. Saat pertemuan, keduanya juga membahas mengenai APEC, di mana Rusia menjadi ketua pada 2012, sementara Indonesia tahun 2013. Selain dengan Rusia, kerjasama pariwisata juga dibahas saat Marty melakukan pembicaraan dengan Menlu Bosnia-Herzegovina Sven Alkalaj. “Dengan Bosnia, kami berbicara mengenai pemberian visa on arrival bagi wisatawan dari Indonesia dan Rusia,” tutur mantan dubes RI untuk PBB itu. (fal/nw/jpnn)