Home Blog Page 14160

Konsumsi Daging Babi Naik 30 Persen

TEBING TINGGI- Setelah hari Natal dan menyambut Tahun Baru 2012, konsumsi daging babi di Kota Tebing Tinggi naik sekitar 30 persen bila dibandingkan hari-hari sebelumnya, Senin (26/12).

Kenaikan konsumsi daging babi itu diakui seorang pedagang di Pasar Hongkong , Hasun  mengatakan pembelian daging babi meningkat, hal itu terlihat cepatnya  stok daging habis. Tapi, harganya tak ikut naik. Daging merah Rp55 ribu per kg, daging paha Rp40 ribu per kg, daging samsam Rp42 ribu per kg, tulang rusuk Rp40 ribu per kg dan tulang kaki Rp38 ribu per kg.

Kepala Dinas Pertanian Tebing Tinggi Ir Leo Lopulisa Haloho mengaku ada kenaikan konsumsi daging babi sekitar 30 persen. “Hari biasa, di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) hanya 10 ekor per hari babi yang dipotong, tapi tiga hari belakangan ini mencapai 13-15 ekor per hari,” katanya. (awi/smg)

ICMI Medan Minta Wali Kota Peduli Kesejahteraan Lansia

Sumut Pelopori Musabaqah Tahtim Khusus Lansia Pertama di Indonesia

Yayasan Prestasi Lansia Sumut dipimpin H Sanggup Purba menggelar musabaqah tahtim khusus lansia di Aula Dinas Pendidikan Sumut Jalan Cik Ditiro Medan, Sabtu (24/12). Lomba memeriahkan Hari Ibu ke-83 dan Tahun Baru Islam 1433 Hijriah yang pertama di Indonesia ini diikuti 130 lansia berusia di atas 60 tahun memperebutkan Piala Plt Gubsu dan sejumlah hadiah lainnya.

MUSABAQAH semakin semarak dengan kehadiran Plt Gubsu diwakili Kepala Dinas Pendidikan Sumut Drs Syaiful Syafri MM, Anggota DPD RI DR H Rahmat Shah, Kepala Badan Ketahanan Pangan Sumut Setyo Purwadi, Ketua ICMI Medan Indra Sakti Harahap ST MSi, Sekretaris Dinas Pendidikan Sumut Baharuddin Manik, Sekretaris Korda Lansia Sumut N Daeng Malewa, Ketua Dewan Kesenian Medan Hj Anita Chairunisa Daryatmo, Ketua KBPPP Polri Sumut Ir Diapari Siregar, pengurus Bhayangkari Sumut dan undangan lain.

Ketua ICMI Medan Indra Sakti Harahap ST MSi mendesak pemerintah termasuk Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM lebih memperhatikan keberadaan lansia di Kota Medan. ‘’Menurut data statistik dan Kementerian Sosial tahun 1998, sebanyak 3.274.700 jiwa warga lansia terlantar kehidupannya. Sedangkan 5.102.800 jiwa  terancam terlantar,’’ ucap Indra.

Pimpinan Kolektif Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Medan mengungkapkan lansia merupakan tahap akhir siklus hidup manusia. ‘

Ia menegaskan, pemerintah memiliki kewajiban memberi perhatian dan kepedulian terhadap lansia sebagaimana diatur dalam UU Nomor 13 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia, UU Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial dan UU Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial.

‘’Angka harapan hidup masyarakat Indonesia juga terus meningkat. Saat ini angka harapan hidup rata-rata 64,5 tahun berjumlah 17.767.709 jiwa. Tahun 2020,  angka harapan hidup mencapai 71.1 tahun dengan jumlah lansia 28.822.879 jiwa,’’ rinci Indra.

Ketua ICMI Medan menambahkan, masa lansia  memiliki potensial dalam derap langkah pembangunan.  Atas berbagai kondisi ini, Ketua ICMI Medan meminta Wali Kota Medan membuat program pembangunan yang  memperhatikan lansia. ‘’Keinginan Yayasan Prestasi Lansia Sumut membangun taman lansia yang dilengkapi sarana olahraga dan rekreasi bagi lansia di Medan dapat terealisasi tahun 2012. Pemko Medan, ICMI,  Kahmi dan lembaga lain di Sumut harus memberi   kepedulian pada lansia,’’ jelasnya.

Berkaitan dengan Musabaqah Tahtim Lansia yang pertama digelar di Indonesia, Ketua ICMI Medan memberi apresiasi. Bahkan Indra berjanji akan memberi dukungan sepenuhnya terhadap pelaksanaaan Musabaqah Tahtim 2012 di Lapangan Merdeka Medan dengan jumlah peserta yang lebih besar.

Menurut Indra, kehancuran bangsa Indonesia yang lebih parah dapat dicegah berkat masih adanya masyarakat yang dekat dengan Tuhan antara lain dengan membaca doa dan tahtim.

Apresiasi terhadap lansia juga disampaikan Plt Gubsu diwakili Kepala Dinas Pendidikan Sumut Drs Syaiful Syafri MMdan Anggota DPD RI DR H Rahmat Shah.

Plt Gubsu merasa bangga karena lansia masih menunjukkan perhatian terhadap kegiatan keagamaan. “Benarlah motto lansia, semakin tua semakin berguna,’’ terangnya.

Rahmat Shah mengungkap rasa bangga terhadap kepemimpinan H Sanggup Purba, purnawirawan bintara Polri selaku ketua yayasan berusia satu tahun yang memiliki semangat muda dan memiliki segudang prestasi dalam pembinaan lansia.  ‘’Atas prestasi segudang, wajar kiranya Pemprovsu dan Pemko Medan memberi bantuan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumut dan Medan,’’ tegasnya.

Secara khusus, Rahmat Shah mengundang para peserta dan panitia musabaqah tahtim lansia berkunjung ke Kebun Binatang Pematang Siantar dan Museum Rahmat Gallery Medan. Ke depan, ia juga siap memberikan dukungan terhadap upaya kepedulian bagi para lansia yang digagasi Yayasan Prestasi Lansia Sumut.

Ketua Yayasan Prestasi Lansia Sumut yang pernah menjadi Anggota DPRD Tapsel dan Pemred Majalah Satya Bhakti Polda Sumut H Sanggup Purba dalam pertemuan ini mengutarakan berbagai kiprah yayasan yang memiliki lebih 2.500 anggota dimulai dari pengobatan gratis, mendirikan perpustakaan lansia yang kini memiliki lebih 2.500 judul, aneka perlombaan dan kegiatan rohani.

Orangtua dari Ir Hj Netti Effridawati Purba MSi, Deddi Mulia Purba SP, Jerry Sentosa SP dan Happy Sri Rezeki Purba SS MHum ini juga menyampaikan terima kasih atas berbagai dukungan terhadap pelaksanaan musabaqah tahtim khusus lansia dan kegiatan lain yang dikembangkan Yayasan Prestasi Lansia Sumut.

‘’Terima kasih buat Bapak Plt Gubsu H Gatot Pujonugroho ST, Ketua ICMI Kota Medan Indra Sakti Harahap ST, Anggota DPD RI DR H Rahmat Shah dan Parlindungan Purba SH MM, Kadis Pendidikan Sumut yang juga Pembina Yayasan Prestasi Lansia Sumut Drs Syaiful Syafri MM, Kepala Badan Ketahanan Pangan Sumut Setyo Purwadi, Rektor UMN Al-Washliyah Drs H Kondar Siregar MA, Dirut Bank Sumut H Gus Irawan Pasaribu SE, tokoh masyarakat Patumbak Sutarno dan pihak  lain,’’ sebut purnawirawan Polri yang juga suami alm Hj Mawar Nasution tersebut.
Diakhir acara, Plt Gubsu diwakili Sekretaris Dinas Pendidikan Sumut Baharuddin Manik menyerahkan piala dan hadiah sekaligus menutup acara. Adapun juara pertama Grup Tahtim Mawar, juara kedua Grup Tahtim Kamboja, juara ketiga Grup Tahtim Kenanga, juara harapan pertama Grup Tahtim Melati dan juara harapan kedua Grup Tahtim Tanjung. (*)

Setahun Kiprah Yayasan Prestasi Lansia Sumut

  1. 20 Desember 2010
    Pengobatan gratis lansia kerjasama dengan dr Muhammad Arief dan Apotek Kalisha.
  2. 22 Desember 2010
    Berdirinya Yayasan Prestasi Lansia Sumut dipimpin H Sanggup Purba di Sekretariat Yayasan Prestasi Lansia Sumut Jalan Candi Mendut Nomor 5 samping Stadion Kebun Bunga Medan.
  3. 1-2 Oktober 2010
    Turnamen catur khusus lansia diikuti 16 regu dari Langkat, Binjai, Tebing Tinggi, Sergai, Deli Serdang dan Medan dibuka Ketua Umum Percasi Sumut yang juga Anggota DPD RI Parlindungan Purba SH MM.
  4. 23 Februari 2011
    Mendirikan perpustakaan lansia pertama di Indonesia pada Sekretariat Yayasan Prestasi Lansia Sumut.
  5. 16 Juni 2011
    Badan Perpustakaan, Dokumentasi dan Arsip Daerah (BPAD) Sumut menyerahkan 1.056 koleksi buku buat Perpustakaan Lansia Sumut.
  6. 21 Juli 2011
    Melaksanakan pertemuan lintas generasi bekerja sama dengan Dinas Kesejahteraan Sosial Sumut.
  7. 13 Agustus 2011
    Menggelar lomba baca puisi perjuangan antar-lansia pertama di Indonesia memeriahkan HUT Kemerdekaan dibuka Ketua DPD Pepabri Sumut.
  8. 17 Desember 2011
    Festival koor khusus lansia pertama di Indonesia menyambut Hari Natal dibuka Anggota DPD RI Parlindungan Purba SH MM.
  9. 24 Desember 2011
    Musabaqah tahtim khusus lansia pertama di Indonesia memeriahkan Tahun Baru Islam dan Hari Ibu dibuka Plt Gubsu diwakili Kadis Pendidikan Sumut Drs Syaiful Syafri MM.

Pria Dua Istri Tenggak Racun Rumput

SIANTAR- Seorang penjaga Terminal Horan Tanjung Pinggir, Siantar Martoba, Efendi Sidauruk (50) tewas setelah menenggak racun rumput di rumahnya di sekitar terminal, Senin (26/12) pagi.

Penemuan itu pertama kali diketahui oleh istri keduanya, Lidia br Siahaan (36). Saat itu, dia melihat suaminya mengeluarkan buih dari mulutnya, dan kondisinya sudah kejang-kejang. Dia lantas membawa suaminya itu ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong saat dalam perjalanan pria dua istri itu tewas.

Istri pertama Efendi, S br Girsang membantah isu suaminya meninggal akibat tuduhan pencabulan dengan putri kandungnya, Y.  Karena ada sepucuk surat ditemukan dalam saku baju Efendi yang berisikan  “Gara-gara kaunya aku seperti ini, kalau kau mau kaya carilah pria lain dan bukan aku,” ujar S br Girsang menirukan kata-kata tulisan Efendi.
Kapolsek Siantar Martoba, AKP Mukson membenarkan adanya bunuh diri. (mag-5/smg)

Cegah Potensi Konflik di Sumut

KONFLIK yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia mewanti-wanti Plt Gubsu H Gatot Pujonugroho ST. Melalui forum seminar dan sosialisasi yang diadakan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Sumut di Hotel Garuda, Rabu (21/12), Gatot berharap jalinan silaturahmi masyarakat Sumut tetap terjalin kokoh.

Dihadapan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, pimpinan pemerintahan dan Muspida di Sumut, Gatot mengutarakan kegelisahan dengan konflik dan kerawanan di tanah air. Sebagai miniatur Indonesia dengan keberagaman agama dan etnis, Plt Gubsu meminta masyarakat Sumut menjaga kebersamaan.

Petinggi Pemprovsu yang pernah menjadi dosen Polmed ini mengingatkan, masyarakat mencari titik temu dari berbagai perbedaan dan bukan mencari titik perbedaan. Ia mencontohkan, peran yang dilakonkan seorang tokoh peraih piagam hak azasi manusia yang mengungkapkan nasionality tertinggi terdapat pada humanity (kemanusiaan).
Plt Gubsu yang juga Pembina FPK Sumut mengatakan, dibukanya era perdagangan bebas ASEAN 2015 juga perlu disikapi masyarakat Sumut dengan terus menjalin kebersamaan dan menghindari potensi konflik. Karenanya, Gatot menyambut baik kegiatan sosialisasi atau desiminasi yang digagas FPK Sumut tersebut.

Ketua Panitia Seminar dan Sosialisasi Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Sumut Dr H Arifinsyah MAg kepada Plt Gubsu melaporkan tiga ide pelaksanaan acara. Ia mengatakan, saat ini banyak isu yang berkaitan dengan keagamaan, sosial dan penegakan hukum. Alasan lain, lanjut dia, kecenderungan melemahnya semangat kebangsaan.
“Pertemuan ini juga dimaksudkan untuk melakukan sosialisasi peranan FPK yang baru dibentuk dua bulan lalu. Kehadiran FPK untuk bekerja sama membangun wawasan kebangsaan di Sumut,” kata Arifinsyah yang juga Sekretaris FPK Sumut.

Seminar ini menghadirkan sejumlah pembicara diantaranya Prof Dr Ibnu Hajar M.Sc (tokoh antropologi budaya), Prof Dr Amroeni Drajat MA (tokoh budaya Jawa), Prof Dr T Wan Syaifuddin MA (tokoh budaya Melayu), Dr Phil Ichwan Azhari MA (tokoh pelestarian budaya bangsa), Pdt Jhones Sembiring (tokoh budaya Batak) dan Drs Bukit Tambunan MAP (Kaban Kespollinmas Sumut). (*)

GM Pujakesuma Sumut Go International

Luncurkan Website gmpujakesumasumut.org

MENYAHUTI era globalisasi yang membutuhkan informasi dan komunikasi cepat, dijawab keluarga besar Dewan Pimpinan Wilayah Generasi Muda (DPW GM) Pujakesuma Sumut dengan meluncurkan website gmpujakesumasumut.org.

Peluncuran website ini berlangsung di Ruang Broadband Learning Centre Gedung Telkom, Jalan HM Yamin Medan, Sabtu (24/12).  Launching dilakukan Ketua Umum DPP Pujakesuma H Suratman SP bersama Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (DPO) DPW GM Pujakesuma Sumut Drs Syaiful Syafri MM.

Kegiatan yang dilanjutkan dengan pelatihan komputer bagi utusan GM Pujakesuma kabupaten/kota se-Sumut tersebut, juga dihadiri Ketua MPO DPP Pujakesuma H Rusbandi, Ketua Harian DPP Pujakesuma Suherdi SSos, Ketua DPW Pujakesuma Sumut Ahwan Ismadi SPdI MH, Ketua DPW Sekretaris MPO GM Pujakesuma Sumut Zahir MAP, GM Pujakesuma Sumut Agus Baktiono dan undangan lainnya.

Syaiful Syafri yang juga Kadis Pendidikan Sumut dan Pembina Yayasan Prestasi Lanjut Usia Sumut mengatakan, dengan peluncuran website gmpujakesuma sumut.org berarti DPW Pujakesuma Sumut telah  go international.
Sebab berbagai kiprah GM Pujakesuma dalam memajukan generasi muda Sumut terutama masyarakat Jawa dapat diketahui secara luas baik di dalam dan luar negeri. “Website ini memudahkan masyarakat mendapatkan informasi mengenai GM Pujakesuma dimanapun berada termasuk di luar negeri,” kata Syaiful.

Ketua MPO DPW Pujakesuma ini mengatakan, kehadiran website juga dapat mempermudah pengembangan dan pemasaran usaha produktif yang dikembangkan para anggota GM Pujakesuma. “Disini juga dapat dipakai memasarkan produk dari usaha produktif,” jelasnya.

Syaiful menambahkan, melalui website memudahkan komunikasi bagi pengurus GM Pujakesuma se-Sumut. “Setiap kegiatan GM Pujakesuma di kabupaten maupun kota juga akan dapat diakses di website tersebut. Kita telah melatih tenaga teknis agar informasi dari daerah juga dapat dimasukan ke dalam website tersebut,” terangnya. (rel/ndi)

Yamaha Berbagi Kebahagiaan di Hari Ibu

MEDAN- Sabtu (24/12) lalu, merupakan hari yang sangat spesial bagi sekitar 50 pasang ibu dan anak yang diundang mengikuti kegiatan “Pesona Kasih untuk Bunda”. Kegiatan yang digelar di halaman Sentral Yamaha, Jalan Adam Malik, Medan, tersebut untuk memeriahkan peringatan Hari Ibu.

“Sebagai pelopor motor matic yang ditujukan khusus untuk para wanita, Yamaha terus menunjukkan apresiasinya kepada konsumen wanita. Salah satunya dengan mengadakan program memperingati Hari Ibu yang bertema Pesona Kasih Untuk Bunda,” kata Divisi Promosi PT Alfa Scorpii, Ismansyah.

Berbagai perlombaan yang melibatkan ibu dan anak dilansungkan diantaranya lomba mewarnai, puisi anak-anak, karaoke ibu-anak, lomba memasak ibu-ibu, dan lomba busana kebaya. “Para peserta sangat menikmati berbagai acara yang kami kemas, dan ini merupakan kebahagiaan tersendiri buat kami,” kata Ismansyah.

Kehadiran istri Plt Gubsu Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho, pengusaha real estate dan juga bendahara REI Sumut Nonna Wahyuni, serta Putri Indonesia Kepulauan Sumatera 2010 Cut Nabila Azhar, dalam talkshow di tengah-tengah acara itu memiliki makna tersendiri. Mereka berbagi cerita mengenai success story masing-masing dan berbagi tips kepada puluhan ibu dan anak yang antusias mendengarkan penuturan nara sumber.

Sutias mengingatkan, bahwa peran perempuan sangat strategis dan penting mengingat saat ini Indoneisa sedang digiatkan dengan ekonomi kreatif. “Dengan tertatanya, dengan kesabaran kaum perempuan Indonesia memberikan sentuhan dan inovasi, peran kaum perempuan sangat penting dan strategis untuk terwujudnya ekonomi kreatif,” ujar Sutias.

Ditambahkan Sutias, semangat perjuangan kaum perempuan Indonesia tersebut yang tercermin dalam lambang Hari Ibu berupa setangkai bunga melati dengan kuntumnya yang menggambarkan, kasih sayang kondrati antara ibu dan anak, kekuatan, kesucian antara ibu dan pengorbanan anak dan kesadaran  wanita untuk menggalang kesatuan dan persatuan, keikhlasan bakti dalam pembangunan bangsa dan negara.

Dikatakannya, keluarga pusat pembagunan sumber daya manusia (SDM). Untuk membagun SDM yang handal, keluargalah yang menjadi tumpuan harapan utama karena di dalam keluarga ada sosok seorang ibu yang menjadi guru pertama bagi sebuah generasi. “Sosok ibu, sosok perempuan harus ditempatkan dalam ujung tombak pembangunan generasi muda,” ucap Sutias.(*/jun)

Ciptakan Remaja Mandiri dan Kreatif

FBRM Gelar Pelatihan Membuat Brush dan Payet

MEDAN- Sebagai organisasi yang bertujuan menciptakan remaja mandiri, kreatif dan berdikari, Forum Bina Remaja Mandiri (FBRM) menggelar pelatihan membuat brush dan payet dari bahan manik-manik di Aula Forum Remaja Islam Mathla’ul Anwar Sampali (Formasi) Jalan Irian Barat Pasar 7 Sampali, Deliserdang, Sabtu (24/12). Dalam menggelar pelatihan ini, FBRM bekerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kebangpolinmas) Provinsi Sumatera Utara.

Kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta yang berasal dari berbagai eleman remaja, baik remaja masjid maupun perkumpulan remaja lainnya. Diharapkan, kegiatan pelatihan membuat brush dan payet ini dapat menambah bekal keterampilan mereka guna menciptkan remaja yang mandiri, kreatif dan berdikari.

Ketua Forum Bina Remaja Mandiri (FBRM) Muhammad Syahputra ST dalam sambutannya mengatakan, sebagai remaja yang merupakan generasi penerus bangsa, remaja harus memiliki skill dan keterampilan yang baik sehingga sangat membantu dalam kehidupan ke depan.

Oleh karenanya, remaja harus bisa memanfaatkan kegiatan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya untuk menambah bekal keterampilan mereka. Bahkan, diharapkan seteleh selesai melaksanakan kegiatan ini para peserta bisa mengembangkannya menjadi kegiatan industri rumah tangga yang dapat menghasilkan rupiah dan dapat meningkatkan perekonomian mereka.

Para peserta yang seluruhnya adalah remaja ini terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka terlihat begitu tekun menyimak penjelasan dari instruktur yang sengaja didatangkan untuk membimbing mereka, hinga akhirnya mereka pun dapat menguasai materi yang diberikan dan langsung mempraktikanya.(ade)

Junaidi Jadi Ketua DPC PAN Kecamatan Tebing Tinggi

TEBING TINGGI- Muscab (Musyawarah cabang) DPC Partai Amanat Nasional (PAN) ke-IV Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai, berjalan lancar dan telah menetapkan Ketua DPC PAN Kecamatan Tebing Tinggi terpilih Junaidi S, periode 2010-2015. Muscab dilaksanakan di Pasar III, Desa Paya Lombang, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai, Sabtu (24/12) sore.

Hadir dalam Muscab, Ketua DPD PAN Sergai Ir H Soekirman sekaligus Wakil  Bupati Serdang Bedagai, Ketua MPP PAN Drs Sayuti Nur, Ketua POK PAN Sergai Suarifin S.Sos, Ketua Fraksi PAN Sergai H Syahlan Siregar, Sutikno, Sugito, Ketua DPC PAN Kecamatan Tebing Tinggi Junaidi S dan semua unsur pengurus Partai Amanat Nasional tingkat Kabupaten Serdang Bedagai, Camat Tebing Tinggi Drs Ramadan Purba, Kapolsek Tebing Tinggi AKP HE Harahap dan Ketua OC, Amiruddin serta rekan-rekan komunitas Ontel Sepakat dan Kereta Angin Paya Lombang Sekitarnya (Kapas).
Dalam sambutannya, Ketua DPC PAN Kecamatan Tebing Tinggi Junaidi S mengatakan, di Kecamatan Tebing Tinggi mempunyai 13 anak ranting pengurus PAN dan berkat upaya semua anak ranting bisa menghantarkan satu orang duduk dikursi legislatif di Sergai.

“Kepada kader-kader PAN, ke depan diminta bisa mengangkat kinerja dan menjalin silatuhrami untuk memperoleh dan mengangkat hasil dapem di Kecamatan ini,” kata Junaidi.

Sambung Junaidi S, di Desa Paya Lombang, terdaftar jumlah pemilih sebanyak 11.000 jiwa, karena itu, kader harus mampu menciptakan solusi ditengah-tengah masyarakat untuk mencintai PAN sebagai partai pemerhati masyarakat kecil. “Ke depan, kita akan bermain dan mendapatkan kursi legislatif lebih banyak  dari dapem Kecamatan Tebing Tinggi ini,” harap Junaidi.

Sementara itu, Ketua DPD PAN Kabupaten Serdang Bedagai Ir H Soekirman mengatakan, kalender kerja PAN tetap aktif mulai dari rapat rutin baik untuk tingkat daerah dan tingkat nasional. Dijelaskan Soekirman, hasil silatuhrami PAN tingkat Nasional telah mengangkat beberapa poin, PAN dibawah kepemimpinan Hatarajasa tetap komit mendukung pemerintahan SBY-Budiono hingga tahun 2014.

“PAN bagian dari koalisi dan tidak akan meninggalkan pemerintahan Susilo Bambang Yudoyono,” jelas Soekirman yang juga Wakil Bupati Serdang Bedagai.

Masih keterangannya, kader PAN harus bisa menajalin konsolidasi dan silatuhrami dan ikut mensuseskan master plan percepatan pembangunan Indonesia dan Partai Bintang Reformasi (PBR) telah melebur ke PAN. “ Maka dari itu, Kader PAN harus bisa menjalin memperkuat persatuan dengan kader-kader PBR di daerahnya,” pinta Soekirman.
Sukses program, menurut Ketua DPD PAN Sergai Ir H Soekirman adalah, kader-kader PAN harus bekerjasama dengan kelompok-kelompok lain untuk melaksanakan program ditengah-tengah masyarakat dan suksesi pemilu 2014 itu merupakan sinergi DPP dan DPW PAN. “Tetapi peran kader-kader PAN dipusat dan daerah sangat diharapkan bisa memenangkan pemilu 2014 mendatang,” pintanya. (*/mag-3)

Merampok, 3 Pelaku Kritis Dimassa

BERINGIN- Tiga pelaku perampokan dipukuli warga setelah kedapatan merampok sepeda motor Yamaha Mio BK 6526 MAE milik Sri Sumiarsih (43) warga Desa Pertumbukan, Galang, Deli Serdang, Minggu (25/12) sekira pukul 05.00 WIB.
Aksi perampokan itu dilakukan tiga pelaku yakni Didi Handoko (26) warga Desa Pargoruan, Kecamatan Bangun Purba, Diki alias Tio (19) warga  Desa Ujung Rambe, Kecamatan Bangun Purba dan Budi Irwansyah (32) warga Desa Pertumbukan, Kecamatan Galang. Ketiganya berniat merampok setelah terpengaruh minuman keras dan membawa senjata parang berkarat.

Tepatnya di Dusun II A, Desa Sidourip, Kecamatan Beringin. Ketiganya merampas sepeda motor Mio milik korban Sri yang berboncengan dengan Indri alias Iin (29). Pelaku menyergap Sri dan Iin saat berhenti di depan rumah Iin.   Didi langsung mengancam Sri dan Iin agar tidak berteriak. Alhasil, warga sekitar langsung memberikan pertolongan. Warga langsung berhamburan ke jalan, dan mengejar pelaku.

Melihat warga berdatangan ketiga pelaku langsung tancap gas dengan mengendarai sepeda motor milik pelaku, sedangkan sepeda motor milik korban gagal dirampas.

Aksi kejar-kejaran antara pelaku dan warga terjadi, sialnnya pelaku lari ke Desa Durian, Kecamatan Pantai Labu. Melihat pelaku kabur ke Desa Durian, warga segera menghubungi beberapa warga agar ketiga pelaku ditangkap. Akhirnya, ketiga pelaku ditangkap dan dipukuli warga di Desa Durian.

Setelah babak belur dipukuli, warga lantas menghubungi Polsek Beringin. Pihak Kepolisian setempat segera membawa ketiga pelaku ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU Deli Serdang. Sedangkan parang berkarat milik Didi, diamankan ke Polsek Beringin untuk dijadikan barang bukti.

Ditemui di ruang rawat inap Mawar RSU Deliserang, Didi yang saat itu ditemani istrinya mengaku tidak berniat merampok. Sebenarnya dia dan rekannya hendak bertanya kepada Sri jalan menuju Pantai Labu. Tapi, karena melihatnya membawa parang, Sri ketakutan dan menjerit. “Mana mungkin kami mau merampok bang, soalnya parang yang ku bawa saja berkarat,” katanya sambil mengelus wajahnya yang sudah membengkak.

Kapolsek Beringin AKP Pantas Sinaga menyatakan, kedua pelaku masih dirawat di RSU Deli Serdang, sedangkan pelaku lainya tengah dalam pemeriksaan. Ketiga pelaku memang berniat melakukan aksi kejahatan. (Pasta/smg)

Ciptakan Mahasiswa Multitalenta

Peringati Dies Natalis ke 46 FK UISU

MEDAN- Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara (FK UISU) peringati Dies Natalis ke 46 sekaligus menyambut Milad ke 60 UISU dengan menggelar kegiatan bertajuk “Mahasiswa FK UISU Multitalenta”.

“Mahasiswa FK UISU sebagai calon dokter tidak cuma memahami pengetahuan medis saja, tapi ilmu menajemen dan seni, karena yang dihadapi adalah manusia sangat multi kompleks, baik dari kejiwaan, fisik dan sebagainya,” ujar Dekan FK UISU dr Rahmat Nasution DTM&H MSc Sp Park DK, dalam sambutannya di Kampus UISU, Jalan SM Raja Medan, Sabtu (24/12).

Menurut Rahmat, seorang dokter harus bisa menangani pasiennya secara holistik, tidak saja dengan pendekatan medis semata tapi emosionalnya juga harus bisa dibaca dan dipahami.

Selama ini, nilai Rahmat, jika dokter kurang menjiwai tentang pasiennya, bahkan susah  berkomunikasi tentang penyakit yang sedang diderita pasiennya.

Untuk itu, ke depan diharapkan perilaku  dokter harus bisa dirubah dan tetap membuka komunikasi yang efektif, dengan demikian bisa lebih menyenangkan.

“Tantangan yang dihadapi dokter sekarang ini adalah perbedaan budaya manusia. Karena perilaku pasien yang berbeda itu harus dicermati dengan komunikasi yang baik, sehingga perhatian yang khusus dari seorang dokter untuk memahami secara emosional tentang kondisi pasiennya bisa berjalan baik,” sebutnya.

Rahmat juga mengatakan, pimpinan UISU memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Dengan tema satukan pemikiran, diharapkan mahasiswa FK UISU memiliki multitalenta yang dapat terus tumbuh dan berkembang, dengan kreativitas mahasiswa di masa depan.

“Multitalenta yang dimiliki mahasiswa FK UISU ini diharapkan bukan hanya mampu dan bisa berinteraksi dengan pasiennya, tapi hendaknya juga memiliki prestasi non akademik seperti di bidang seni dan olahraga,” ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia Muhammad Akmal menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan Dies Natalis ke 46 FK UISU yang puncak acaranya bersamaan dengan Porsema 2011, berlangsung selama satu hari penuh.

“Adapun kegiatan yang diselenggarakan antara lain, cabang seni seperti festival band, musikalisasi puisi, lomba busana (fashion show), lomba kaligrafi, lomba karikatur dan photografi, lomba MTQ serta lomba adzan. Kemudian, cabang olahraga diantaranya, troop, tenis meja, badminton, lomba panco, catur, tarik tambang, sepak bola dan futsal. Sedangkan puncak acara Porsema tahun ini, juga dimeriahkan dengan perlombaan UISU Mencari Bakat (UMB) yang diikuti mahasiswa FK,” terangnya.

Kegiatan yang dimulai pada 19 November sampai 31 Des 2011 ini, lanjutnya, diisi dengan berbagai ajang di antaranya lomba cabang olahraga dan seni, bazar serta pengabdian pada masyarakat dengan melaksanakan bakti sosial di kantor Kecamatan Medan Tembung dengan memberikan pengobatan gratis kepada 180 orang lansia dan pemberian nutrisi kepada anak-anak penderita gizi buruk.

“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian FK UISU serta salah satu tuntutan tridharma perguruan tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat. Sedangkan acaranya akan diakhiri dengan lomba gerak jalan santai pada 31 Desember mendataang,” pungkasnya.(uma)