31 C
Medan
Saturday, April 18, 2026
Home Blog Page 14208

Bising, PT AJP Dilempari

LABUHAN- Sejumlah warga yang bermukim di Lingkungan II, Martubung, Medan Labuhan mendadak heboh keluar rumah mendengar suara bising seperti landasan pesawat terbang yang dikeluarkan mesin boler milik PT Agro Jaya Perdana (AJP), Jumat (16/12) sekitar pukul 15.00 WIB.

Akibatnya, sejumlah warga yang bermukim di belakang pabrik pengolahan minyak sawit merasa tak nyaman melakukan aksi protes dengan melempar batu dari arah depan PT AJP dari Jalan KL Yos Sudarso, Medan Labuhan.

Mendengar itu, petugas Polsek Medan Labuhan langsung menenangkan warga, dalam permasalah itu, pihak perusahaan telah menyurati pihak kelurahan tentang operasi mesin boiler yang akan di uji coba pertanggal 16,17 dan 19 untuk disosialisasi kepada warga.

Perwakilan warga, H Munif mengatakan PT AJP setuju menghentikan sementara mesin boilernya hingga sosialisasi mengenai masalah itu selesai dilakukan kepada warga. (ril/smg)

Curi Sawit, Oknum Polisi di Polres Tebing Tinggi Dipecat

Dua Polisi Binjai Positif Narkoba, Tunggu Sidang Kode Etik

BINJAI- Setelah diumumkan dua anggota Polres Binjai positif konsumsi narkoba, DPRD Binjai menyarankan dua oknum polisi itu selayaknya dipecat. Namun, Kapolres Binjai AKBP Musa Tampubolon menyatakan menunggu hasil keputusan sidang etik.

Usulan pemecatan dua anggota polisi positif konsumsi narkoba itu disampaikan anggota DPRD Binjai dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Irfan kepada Sumut Pos, Jumat (16/12). Dia beranggapan, tugas polisi sudah sama-sama diketahui sebagai unsur penegak hukum dan menindak setiap orang yang melanggarnya. Apabila ditemukan oknum polisi melanggar aturan hukum, sebaiknya diberikan sanksi berat hingga pemecatan.

“Karena narkoba merupakan barang haram dan sudah instruksi Kapolri untuk diberantas, artinya kedua oknum polisi itu sudah tidak loyal dan melanggar perintah atasannya,” ucapnya.
Irfan menambahkan, persoalan lainnya, ketika dua oknum polisi penjaga tahanan itu sudah positif mengkonsumsi narkoba, tindakan yang dilakukannya juga berdampak buruk.  Diantaranya, tidak memberikan makanan kepada tahanan dari pukul 11.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

“Padahal kita sama-sama tahu bahwa tahanan juga manusia, jadi manusia itu butuh makan. Bila tak diberikan makan dan dikurung itu sama saja melanggar hak asasi tahanan itu,” katanya.

Lebih lanjut, dia menyarankan kepada Kapolres Binjai untuk segera menertibkan anggotanya dan meminta dicopot saja kedua oknum polisi tersebut bila tidak bisa lagi diberikan pembinaan.
Kapolres Binjai, AKBP Musa Tampubolon mengatakan  hukuman yang akan diberikan kepada dua oknum polisi pengkonsumsi narkoba itu tergantung saran dan keputusan dewan sidang disiplin. “Jika sudah ada saran dan keputusan itu. Maka saya yang akan menetapkannya,” katanya.

Disinggung soal hukuman yang akan ditetapkannya terhadap kedua anggotanya itu, Musa menegaskan, kini yang pasti kenaikan pangkat untuk keduanya ditunda. “Sabar, nanti pak. Yang pasti, usulan saya kenaikan pangkatnya ditunda. Tapi, kami tetap ikut prosedur hukum yang berlaku,” ujarnya.

Kasi Propam Polres Binjai, IPDA Hamdani ketika ditanyai mengenai la tersebut, dia enggan memberikan keterangan ketika ditemui di ruangannya. “Kalau masalah itu, langsung saja dengan Kapolres. Soalnya, arahan dari Kapolres, kalau ada wartawan datang bertanya masalah ini, diarahkan langsung kepada beliau (Kapolres-red),” ucapnya.

Di  Polres Tebing Tinggi, seorang anggotanya berpangkat Brigadir diberhentikan dengan tidak hormat  (PTDH) karena tidak masuk dinas selama 77 hari berturut-turut serta tertangkap Satpam perkebunan mencuri buah kelapa sawit milik PTPN III, Kebun Gunung Monaco bulan Agustus 2011 lalu.

Keputusan itu berdasarkan sidang komisi kode etik Profesi Polri Polres Tebing Tinggi yang digelar, Jumat (16/12) sekira pukul 10.00 WIB. Dalam sidang yang diketuai, Wakapolres Tebing Tinggi Kompol Safwan Khayat MHum, Wakil ketua Kompol Zalukhcu dan Anggota Kompol Usdek Sebayang, Sekretaris Ipda MT Sagala dari Kasi Propam dan AKP Aji Majnu.

Safwan mengatakan pihaknya melakukan pembinaan secara rutin, tetapi di masa pembinaan terperiksa tetap mangkir dan tidak masuk dinas. “Menurut pertimbangan yang diambil, Brigadir IS diputuskan putuskan hukuman PTDH ,” tegasnya.

Brigadir IS mengaku menyesalkan perbuatannya dan janji tak akan mengulangi perbuatannya. “Mohon pak jangan pecat saya, saya janji tak mengulangi kesalahan lagi,” ucapnya.  (dan/mag-3)

Ibarat Kehilangan Handphone, Dapat Ganti BlackBerry

Hardianus, Rising Star Muba Hangtuah IM Sumsel

Satu lagi pemain muda potensial meramaikan Flexi NBL Indonesia 2011-2012. Dia adalah Hardianus, penggawa Muba Hangtuah IM Sumatera Selatan. Skill dan visi permainannya meningkat pesat dibanding musim lalu. Tekad kuatnya muncul setelah gagal masuk first team DBL Indonesia East Kalimantan Series 2009.

AINUR ROHMAN, Bandung

Puncak permainan Hardianus adalah saat Muba Hangtuah IM Sumatera Selatan menekuk juara preseason tournament CLS Knights Good Day Surabaya 67-61 di GOR C-Tra Arena, Bandung, Senin (12/12).

Pemain 19 tahun itu menjadi motor kemenangan tim. Tampil selama 31 menit 38 detik, Hardianus menyumbang 6 poin bagi Muba.

Hardianus menjadi poros permainan Muba melalui visinya yang baik. Selain itu, dia memiliki ball handling yang mantap. Apalagi, pemuda bertinggi 175 sentimeter adalah pemain kidal. Hal itu membuatnya kreatif membuka serangan lewat passing-passing yang di luar dugaan.

Pelatih Muba Nathaniel Canson dan Manajer Ferri Jufry sepakat bahwa bintang kemenangan atas CLS adalah Hardianus. Dia tidak grogi meskipun harus berhadapan dengan point guard papan atas nasional seperti Dimaz Muharri dan Andrie Ekayana.

Hardianus memang hanya mencetak enam poin dan tujuh rebound. Namun, pemain kelahiran Sangata, Kalimantan Timur itu membukukan lima assist, terbanyak di timnya. Hardianus mencetak lima di antara 13 assist yang dicatat para pemain Muba.

“Saya memang sudah kehilangan handphone, tapi saya mendapatkan Blackberry,” kata Nathaniel Canson. Pernyataan Nath (sapaan akrab Nathaniel Canson) merujuk pada absennya point guard utama Robert Santo Yunarto hingga enam bulan karena cedera. Nah, hadirnya Hardianus membuat Muba sedikit melupakan hilangnya Robert.

“Dia (Hardianus, Red) harus terus bekerja keras untuk memperbaiki diri. Terutama harus lebih ngotot di lapangan. Kalau itu dilakukan, dia bisa menjadi point guard handal Indonesia,” lanjut Nath.

Hardianus sejatinya sudah bermain sejak musim lalu. Namun, dia tidak banyak turun. Hanya beberapa laga di seri I (Surabaya), seri V (Jakarta), dan Championship Series (Surabaya). Selebihnya, Hardianus harus pulang ke kampung halamannya karena menderita penyakit tifus. “Selain itu saya memang belum siap untuk tampil di NBL. Saat ini adalah waktu yang pas,” ujar Hardianus.

Motivasi pemain kelahiran 7 Maret 1992 itu memang sedang tinggi-tingginya. Salah satu pelatuknya adalah kegagalan masuk first team DBL Indonesia East Kalimantan Series pada 2009. Padahal, sekolahnya, yakni SMAN 1 Balikpapan, menang atas SMKN 1 Balikpapan di partai final.
Dari semua anggota tim SMAN 1 Balikpapan, hanya shooting guard Jevon Samuel yang masuk first team dan berhak berangkat ke Surabaya untuk ikut camp.

“Sempat sedih juga nggak kepilih ke Surabaya. Padalah tim saya menjadi pemenang. Tetapi saya tidak ingin jatuh dalam kesedihan, saya mencoba bangkit. Saya malah ingin membuktikan diri bahwa saya mampu,” ujar Hardianus.

Anak pertama dari empat bersaudara itu lalu mencoba peruntungan di Jakarta. Dia ikut berlatih di Satria Muda (SM) Britama. Nyaris dikontrak delapan tahun oleh SM, namun Hardianus menolak karena terlalu lama. Pada saat yang sama, Muba Hangtuah tertarik karena Hardianus juga sempat berlatih di tim peringkat tujuh musim lalu itu.

Faisal Julius Achmad, point guard utama SM, menyarankan Hardianus untuk ke Muba dulu. Menurut Faisal, yang membentuk dirinya sematang sekarang adalah Nath. “Akhirnya saya menerima tawaran tiga tahun kontrak dari Muba. Apalagi teman-teman di tim ini memberikan dukungan sangat besar,” katanya.

Absennya Robert Santo Yuanrto bagaikan blessing in disguise bagi Hardianus. Dia sama sekali tidak takut untuk menggantikan posisi seniornya tersebut sebagai playmaker “Dengan minute play yang banyak, saya yakin kemampuan akan meningkat pesat. Akan banyak pengalaman yang saya dapat,” paparnya.

“Hardianus bertekad akan membantu Muba untuk masuk empat besar musim ini. “Itu target tim sih. Kalau konsisten, kami semua yakin target itu bisa tercapai,” ucapnya. (*/ca/jpnn)

Resmi, Khan Menggugat

LONDON – Hasil pertarungan antara Amir Khan melawan Lamont Peterson masih bisa berubah. Dalam pertarungan pekan lalu, Peterson menang angka tipis atas Khan yang berstatus juara bertahan kelas welter ringan versi WBA dan IBF. Kubu Khan menggugat keputusan tersebut pada WBA dan IBF yang kini sedang memprosesnya.

“Kami akan menanti hasilnya dalam lima hingga tujuh hari ke depan apakah keputusannya berubah. Jika itu terjadi, saya akan memberi dia (Peterson) tarung ulang untuk memastikan poinnya,” kata Khan, pada Sky Sports News, kemarin (16/12) WIB.

Petinju berusia 25 tahun itu kehilangan dua gelarnya dengan cara yang kontroversial. Dia mendapatkan pengurangan poin dua kali dari wasit Joseph Cooper. Satu pengurangan poin terjadi di ronde terakhir, ronde ke-12, yang membuatnya tak mampu mempertahankan gelar.

Presiden IBF Daryl Peoples mengonfirmasi pihaknya sudah menerima gugatan dari kubu Khan. IBF juga mengungkapkan kubu petinju Inggris itu juga menggugat keputusan pengurangan poin yang dilakukan wasit Cooper.

“Kami telah meminta pada Golden Boy Promotions (GBP) selaku promotor pertarungan tersebut, rekaman berbentuk DVD, supaya saya bisa melakukan peninjauan bersama pihak yang berwenang termasuk Championships Chairman Lindsey Tucker,” ujar Peoples.

Khan menyebut kartu skor yang diserahkan para hakim pertarungan berubah sebelum diumumkan di atas ring oleh announcer. Itulah sebabnya jwaktu yang dibutuhkan antara usai pertarungan hingga pengumuman begitu lama, lebih dari biasanya. Kejanggalan tersebut menjadi puncak dari kontroversi.

“Saya sudah mendapatkan kabar bahwa saya memenangkan pertarungan itu dari seorang petinggi GBP yang melihat langsung kartu skor. Announcer Michael Buffer juga menyatakan hal yang sama, sebelum dia dipanggil dan terjadi perubahan. Tak pernah terjadi perbincangan yang begitu lama seusai pertarungan,” beber Khan.

Kekalahan kedua Khan di arena profesional tersebut membuat karirnya tersendat. Sebelumnya, Khan sudah berkoar akan naik ke kelas welter usai mempertahankan gelarnya. Di kelas welter dia mencari tantangan yang lebih besar, termasuk mencari kesempatan menantang petinju tak terkalahkan asal Amerika Serikat (AS) Floyd Mayweather.

Khan memang tak menghapus ambisinya itu. Dengan meminta rematch atau tarung ulang pada Peterson, setidaknya butuh waktu baginya untuk melakoni laga di kelas welter. (ady/jpnn)

Gagal Tembus Semifinal

Indonesia di Super Series Final 2011

LIU ZHOU-Pupus sudah harapan Indonesia untuk bisa menempatkan wakilnya pada semifinal Superseries Final 2011 di Liu Zhou, Tiongkok. Itu setelah satu-satunya harapan Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di ganda campuran, kembali menelan kekalahan, kemarin (16/12).

Ganda berperingkat empat dunia tersebut harus mengakui keunggulan pasangan tuan rumah, Zhang Nan/Zhao Yunlei  setelah bertarung ketat tiga game  19-21, 21-18, 21-14. Rekor pertemuan keduanya pun menjadi 1-4 untuk keunggulan wakil Tiongkok.

Dengan hasil ini, Tontowi/Liliyana hanya menempati posisi ketiga dalam klasemen akhir grup A dengan torehan satu poin hasil dari kemenangan pada apertemuan pertama atas wakil Inggris Raya. Grup ini akhirnya diwakili oleh duo pasangan Tiongkok Zang/Zhao sebagai juara grup dan Xu Chen/Ma Jin sebagai runner up.

Meski kalah dan gagal memenuhi ekspektasi untuk meloloskan wakil ke semifinal, Sekjen PB PBSI Yacob Rusdianto tak mau menyalahkan anak asuhnya. Menurut Dia, permainan Tontowi/Liliyana sudah cukup bagus karena mampu memberikan perlawanan sengit dan mencuri game kedua dari pasangan tuan rumah.

“Inilah pertandingan, anak-anak sudah main bagus tapi di akhir pertandingan kalah tipis dari wakil unggulan tuan rumah,” ujarnya melalui pesan singkat kepada Jawa Pos (Grup Sumut Pos), tadi malam (16/12).

Kekalahan juga mewarnai penampilan wakil Indonesia di tunggal putra, Taufik Hidayat di Grup B dan Simon Santoso di grup A. Taufik takluk di tangan pebulu tangkis tuan rumah, Chen Long dengan skor 13-21, 7-21. Sedangkan Simon, kalah dari pemain Jepang Sho Sasaki dengan 19-21, 21-23.
Satu-satunya wakil merah putih yang meraih kemenangan adalah M. Ahsan/Bona Septano di ganda putra setelah menjungkalkan wakil Malaysia Koo Kien Keat/Tan Boon Heong 19-21, 21-19, dan 21-14.

Kegagalan menempatkan wakil di semifinal ini tak mau disesali cukup mendalam oleh PB PBSI. Sebab, lanjutnya,  secara permainan para penggawa merah putih semakin membaik di hari terakhir babak penyisihan grup.

Hasil buruk di super series final 2011 ini pun menggenapi tiga kegagalan Indonesia menempatkan wakil di babak empat besar  semenjak edisi 2009. Prestasi terbaik Indonesia di super series final  adalah pada edisi perdana pada 2008. Saat itu, Indonesia berhasil menempatkan dua wakil di final ganda putri dan ganda campuran meski akhirnya gagal menjadi juara. (aam/jpnn)

Operasi Sukses, Bautista Siap Tampil

MADRID – Masa istirahat dari balapan dimanfaatkan dengan baik oleh Alvaro Bautista untuk memulihkan kondisinya. Salah satunya dengan melakukan operasi pengambilan pin yang tertanam di tulang femur atau paha kirinya sepanjang musim ini. Kabar positif menyertai operasi yang dijalani pembalap Spanyol itu, kemarin (16/12) dini hari WIB.

Bautista mengalami kecelakaan fatal saat menjalani sesi latihan MotoGP Qatar yang merupakan pembuka MotoGP 2011, Maret lalu. Kecelakaan itu membuatnya tak tampil saat balapan. Di balapan berikutnya yang berlangsung di Jerez, Spanyol, dia masih belum bisa turun ke sirkuit. Pembalap yang musim lalu masih memperkuat Rizla Suzuki itu baru menjalani balapan perdana di musim 2011 saat MotoGP berlangsung di Estoril, Portugal.  Di balapan yang berlangsung di Jerez, Suzuki memilih pembalap Amerika Serikat (AS) John Hopkins.

Operasi pengambilan pin Bautista dilakukan di USP San Jose yang terletak di Madrid, Spanyol. Dia ditangani langsung oleh Dr Angel Villamor yang telah berpengalaman melakukan operasi yang sama pada beberapa pembalap MotoGP, terutama yang berasal dari Spanyol, seperti Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa.

“Terima kasih pada seluruh staf di rumah sakit USP San Jose dan tim Dr Angel Villamor yang hebat. Mereka selalu merawat saya dengan baik. Kini saya akan beristirahat dan besok pagi saya akan pulan ke rumah,” kata bautista.

Pengambilan pin penyambung tulang yang patah tersebut merupakan langkah besar dalam pemulihan kondisi  Bautista. Meski cedera patah tulang tersebut tak lagi mengganggu sejak pemasangan pin, beberapa kali Bautista mengeluh kurang nyaman. Dia merasakan kaki kirinya cepat lelah dan menganggu performanya di bagian akhir balapan.

Musim lalu, Bautista hanya menduduki posisi ke-13 dengan koleksi 67 poin. Performanya di beberapa balapan terakhir menunjukkan peningkatan besar. Meski Suzuki tak berpartisipasi di MotoGP musim depan, namanya amat laris dalam bursa perpindahan pembalap.

November lalu Bautista mendapatkan kepastian kelanjutan karirnya di MotoGP, setelah dipinang Gresini Honda yang   mengikatnya kontrak dua tahun. Ia dan akan  menunggang  motor  yang awalnya disiapkan untuk mendiang  Simoncelli. (ady/jpnn)

Pelatih Vettel Pilih Melatih Hoki

Juara dunia F1 dua musim terakhir Sebastian Vettel resmi ditinggal pelatih fisiknya Tommi Parmakoski, yang lebih memilih melatih tim hoki es perempuan Finlandia.

Padahal Tommi Parmakoski, sempat mendapat pujian khusus dari Vettel setelah memastikan gelar juara dunia kedua pada musim ini. “Aku pikir satu orang yang sangat menonjol tahun ini adalah orang yang paling sering menghabiskan waktu bersamaku tahun ini. Ia adalah pelatihku, Tommi Parmakoski,” ujar Vettel ketika itu.

Dijelaskan Vettel, Parmakoski yang asal Finlandia dan mantan pemain hoki itu bukan hanya menggembleng fisiknya saja tetapi juga menjaga mentalnya untuk tetap kuat dalam persingan.
“Di lintasan Sebastian adalah bosnya. Di luar lintasan, akulah bosnya,” ujar Parmakoski, yang sempat melatih hoki di Institut Olahraga Kuortane Finlandia, medio 2011.

Akan tetapi, musim depan Vettel takkan lagi ditemani oleh Parmakoski, sebagaimana dikonfirmasi oleh seorang juru bicara si pembalap Jerman kepada Reuters. Auto Motor und Sport menyebut kalau Parmakoski sudah bekerja dengan Vettel selama tiga tahun terakhir. Vettel kini dikabarkan sedang berusaha mencari pengganti. (net/jpnn)

Barea Bela Timberwolves

PEBASKET asal Puerto Riko, Jose Juan Barea telah menyetujui kesepakatan untuk bergabung dengan tim Minnesota Timberwolves, usia kontraknya dengan Dallas Mavericks berakhir.
Barea yang telah membela Mavericks selama lima musim ini dengan mencetak rekor dengan 9.5 poin dengan 3.9 assist memang telah berstatus agen bebas.

Pemain berusia 27 tahun ini, mengatakan pindah ke klub Timberwolves yang memiliki rekor buruk pada musim lalu adalah tantangan terberat bagi dirinya dan harus meninggalkan klub juara NBA 2011.
“Saya pernah merasakan perjuangan yang cukup berat saat harus meninggalkan Puerto Riko untuk melanjutkan sekolah di Northeastern,” jelasnya seperti dilansir AFP, Jumat (16/12).

“Saya juga harus ke Dallas untuk membuktikan bahwa diri saya ada di NBA. Memang cukup sulit untuk membantu tim ini, tapi saya sangat siap untuk melakukan hal tersebut,” tandasnya.

Terakhir Barea memperkuat Mavericks dalam pertandingan final NBA musim 2010-11 melawan Miami Heat. Ia telah menghasilkan 17 poin di game ke lima dan 15 poin di game ke enam. (net/jpnn)

Ferrari Siapkan Mobil Baru

Pabrikan otomotif asal Italia Ferrari akan meluncurkan ‘Jet Darat’ andalannya untuk bersaing di Formula 1 musim 2012 . Rencana itu akan diuji sebelum tes pra-musim pertama di bulan Februari mendatang.

Tes pertama F1 di musim dingin rencananya akan berlangsung di sirkuit Jerez pada 7-9 Februari mendatang. Ferrari sendiri memastikan akan memperkenalkan mobilnya di awal bulan itu.

“Mobil baru F1 Ferrari akan diperkenalkan di awal Februari agar bisa ambil bagian di tes pertama,” jelas Luca Colajanni selaku pimpinan media Ferrari kepada Autosprint.
Colajanni menjelaskan, mobil baru Ferrari itu akan berbeda secara signifikan dengan mobil yang dipergunakan ‘Kuda Jingkrak’ musim 2011.

“Saat ini tidaklah penting mengatakan apakah proyek barunya akan jadi ekstrem. Yang pasti ini akan berbeda dengan yang lalu, program yang sama sekali berbeda karena tujuannya adalah menang dan ini menandai perubahan mentalitas dari seluruh tim,” papar Colajanni. (net/jpnn)

Berburu Kado Ulang Tahun

AC Milan vs Siena

MILAN- Kegagalan merebut tiga angka pekan lalu ketika ditahan Bologna 2-2 (11/12), membuat AC Milan kesulitan memenuhi target memimpin klasemen sebelum libur Natal. Namun, peluang belum tertutup sama sekali pada pekan ke-15.

Sekarang Milan berada pada posisi ketiga dengan 28 poin, mereka tertinggal dua angka di belakang Juventus dan Udinese yang berada pada dua besar. Adapun Serie A Liga Italia masih menyisakan dua laga sebelum liburan dimulai.

Sebelum terlalu memikirkan apa hasil yang digapai para pesaingnya, karena mereka baru bertarung pada Minggu (18/12), mending Milan fokus meraih tiga angka. Mereka akan menjamu tim papan bawah Siena dini hari nanti (siaran langsung Indosiar pukul 02.45 WIB).

“Tujuan kami sekarang adalah merebut sebanyak mungkin poin dalam dua laga ke depan. Kami memulai kompetisi dengan lamban, jadi kami harus mengejarnya. Pertandingan kami berikutnya sangat penting,” kata Massimiliano Allegri, pelatih Milan, seperti dikutip Football Italia.
Kalau menang, setidaknya Milan akan memimpin selama sehari dan memberikan tekanan kepada Juve yang akan menjamu Novara serta Udinese yang akan menantang Lazio. Lebih penting lagi, itu jadi kado ulang tahun ke-112 buat Milan yang jatuh pada 16 Desember kemarin.

“Tentu saja semua ingin mempersembahkan yang terbaik buat ulang tahun klub ini. Apalagi, kami akan bermain di hadapan publik sendiri. Kami berharap kado istimewa. Kemenangan dan posisi puncak klasemen adalah harapan kami,” kata Kevin Prince Boateng, gelandang Milan.

Di atas kertas, Milan tidak akan kesulitan mengalahkan Siena. Dalam 14 bentrok terakhir kedua tim di Serie A, Milan hanya kalah sekali dan menang 11 kali, sisanya imbang. Milan juga hanya sekali gagal membobol gawang Siena, yakni saat ditahan imbang tanpa gol pada Oktober 2006.

Apalagi, Milan bermain di kandang di mana mereka sudah mencatat 17 pertandingan tanpa tersentuh kekalahan. Situasi yang kontras dibandingkan Siena yang selalu kalah dalam tiga laga terakhir di Serie A dan juga tak mampu mencetak gol.

Hanya, Milan punya masalah dengan banyaknya pemain yang cedera. Di jantung pertahanan, setelah Alessandro Nesta duluan cedera, menyusul kemudian Mario Yepes yang selama ini menjadi pelapisnya. Kiper Christian Abbiati dan fullback Gianluca Zambrotta juga belum pulih.

Berita baiknya, Milan sudah bisa kembali memainkan Antonio Nocerino yang sudah mulai latihan setelah pulih dari cedera betis. Sedangkan, Siena melawat ke San Siro, markas Milan, tanpa gelandang senior Simone Vergassola.  Selain itu, dua pemain andalan mereka lainnya Cristian Del Grosso dan Nicolas Belmonte juga belum fit. (ham/jpnn)